panjang kalsifikasi tulang

Top PDF panjang kalsifikasi tulang:

Efek Ekstrak Etanol Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Efek Ekstrak Etanol Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan rahmat yang begitu besar kepada saya sehingga Karya Tulis Ilmiah yang berjudul ‘ Efek Ekstrak Etanol Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) Terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar ” dapat diselesaikan dengan baik. Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu persyaratan akademik untuk mencapai gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Bandung.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana Linn.) terhadap Panjang Badang Lahir, Berat Badan Lahir dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana Linn.) terhadap Panjang Badang Lahir, Berat Badan Lahir dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit buah manggis (EEKM) terhadap pertumbuhan janin dengan parameter panjang badan lahir (PBL), berat badan lahir (BBL) dan panjang kalsifikasi tulang femur. Desain penelitian eksperimental laboratorium sungguhan, menggunakan hewan coba tikus jantan dan betina yang dikawinkan sampai dipastikan hamil. Tikus betina hamil dibagi menjadi 4 kelompok yang diberi perlakuan I. EEKM D-1 (45mg/kgBB), II. EEKM D-2 (90mg/kgBB), dan III. EEKM D-3 (180mg/kgBB), IV Kontrol (CMC 1%) pada usia kehamilan 11 hari. Pembedahan dilakukan saat usia kehamilan 20 hari.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Ekstrak Etanol Purwoceng (Pimpinella alpina) Terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Klasifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Pengaruh Ekstrak Etanol Purwoceng (Pimpinella alpina) Terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Klasifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar.

Puji syukur kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat yang begitu besar kepada saya sehingga Karya Tulis Ilmiah yang berjudul ‘Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Purwoceng (Pimpinella alpina) Terhadap Berat Badan, Panjang Badan, dan Panjang Kalsifikasi Tulang Femur Janin Tikus Wistar ” dapat diselesaikan dengan baik. Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu persyaratan akademik untuk mencapai gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Bandung.

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Suplementasi Vitamin D3 Dosis Tinggi Terhadap Kalsifikasi Tulang Femur Janin Mencit Galur Swiss Webster.

Pengaruh Suplementasi Vitamin D3 Dosis Tinggi Terhadap Kalsifikasi Tulang Femur Janin Mencit Galur Swiss Webster.

Uji ANAVA dan uji LSD menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok KN dengan kelompok A (p = 0,001), C (p = 0,000), dan D (p = 0,000). Hal itu menunjukkan kelompok A, C, dan D memiliki panjang kalsifikasi tulang femur yang lebih pendek dibandingkan dengan kelompok KN. Dari hasil di atas dapat disimpulkan pemberian vitamin D 3 dosis tinggi dapat menghambat

16 Baca lebih lajut

Sistem gerak pada manusia (9)

Sistem gerak pada manusia (9)

Osifikasi adalah proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras. Rangka manusia telah terbentuk pada akhir bulan kedua, atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio. Yang mula-mula terbentuk adalah tulang rawan. Kartilago berasal dari jaringan ikat embrional atau mesenkim. Di dalam kartilago terdapat rongga yang mengandung osteoblas. Peristiwa pengerasan tulang ini urutannya sebagai berikut:

5 Baca lebih lajut

Patah Tulang Humerus

Patah Tulang Humerus

tulang melalui Kanal Volkman. Pembuluh darah inilah yang mengangkut nutrisi untuk tulang dan membuang sisa metabolisme keluar tulang. Lapisan tengah tulang merupakan akhir dari sistem Haversian, yang didalamnya terdapat Trabekulae (batang) dari tulang.Trabekulae ini terlihat seperti spon tapi kuat sehingga disebut Tulang Spon yang didalam nya terdapat bone marrow yang membentuk sel-sel darah merah. Bone Marrow ini terdiri atas dua macam yaitu bone marrow merah yang memproduksi sel darah merah melalui proses hematopoiesis dan bone marrow kuning yang terdiri atas sel-sel lemak dimana jika dalam proses fraktur bisa menyebabkan Fat Embolism Syndrom (FES).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal

Anatomi Fisiologi Sistem Muskuloskeletal

Tulang Cranium •Tulang Kranium •1 tulang oksipital tulang Kepala Belakang •2 tulang parietal tulang ubun-ubun •1 tulang frontal tulang dahi •2 tulang temporal tulang pelipis •1[r]

45 Baca lebih lajut

Pertumbuhan Dan Morfometrik Tubuh Ternak Sapi Peranakan Ongole Dan Kerbau Jantan Dengan Pencitraan Digital

Pertumbuhan Dan Morfometrik Tubuh Ternak Sapi Peranakan Ongole Dan Kerbau Jantan Dengan Pencitraan Digital

Pengukuran metode citra digital dapat dijadikan alternatif dalam pengukuran morfometrik ternak karena kemudahan mengumpulkan data di lapangan, pengambilan sampel dalam jumlah yang lebih banyak, waktu pengambilan data lebih singkat, aman, dan mengurangi tingkat stres ternak. Adanya tindakan meminimalisasi kontak langsung dengan ternak dapat menjadikan ternak menjadi lebih tenang dan stabil sehingga proses pengukuran dapat berlangsung dengan baik. Penerapan metode citra digital ini tentunya disertai dengan keterampilan dari sumberdaya manusia yang cakap terutama dalam hal analisis citra digital komputer. Tasdemir et al. (2011) menyatakan dengan metode pengukuran secara digital dapat meminimalkan masalah dalam hal biaya, kesulitan pengukuran, keterbatasan personel, dan mengatasi risiko serta stres pada ternak. Metode pengukuran citra digital dapat memberikan analisis yang lebih baik dan mendetail terhadap performans ternak. Performans ternak tersebut, tidak hanya performans utama seperti panjang dan tinggi badan, tetapi juga dapat memberikan informasi lebih banyak lagi tentang detail ukuran tubuh yang dapat digunakan seperti pertulangan. Performans ternak ini dapat digunakan untuk memprediksi pertumbuhan dan produktivitas ternak. Pada dasarnya, pengukuran morfometrik memiliki beberapa kegunaan pada ternak diantaranya untuk kajian hubungan filogenetik, mengetahui evolusi, dimorfisme seksual, ekomorfologi, kondisi tubuh, tingkat pertumbuhan, dan tingkah laku ternak (Zelditch et al. 2004; Green 2001; Ackerman 2005).
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Anatomi Skelet Tungkai Kaki Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)

Anatomi Skelet Tungkai Kaki Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)

terbatas tetapi kokoh sehingga hewan ini mampu berjalan dengan kuat dalam jarak yang relatif jauh. Menurut Borner (1979), badak Sumatera digolongkan sebagai hewan penjelajah, karena dapat menempuh perjalanan antara 2-10 km dalam sehari. Bagian distal os scapula pada hewan ini yaitu cavitas glenoidalis, memiliki permukaan yang relatif dangkal dan luas. Bagian ini bersendi dengan caput humeri dari os humerus. Permukaan caput humeri berukuran besar, luas, berbentuk konveks dan mengalami penjuluran ke dorsodistad. Kedua tulang ini membentuk persendian gelang bahu, berupa persendian peluru (articulatio sphaeroideus) yang memungkinkan terjadinya gerakan fleksio dan ekstensio tetapi gerakan abduksi dan adduksi yang sangat terbatas. Gerakan bahu yang terbatas diduga menyebabkan pergerakan melangkah hewan ini relatif kaku. Pergerakan melangkah badak Sumatera jarang terjadi secara zig-zag (berbelok- belok) melainkan pergerakan lurus ke depan yaitu menerobos seperti kendaraan tank (Van Hoeve 2003). Bila akan berbelok maka pergerakan bahu akan diikuti pergerakan kepala dan leher secara keseluruhan. Selain itu, pergerakan lurus badak Sumatera ini juga diduga terkait dengan persendian yang relatif sempit antara os radius dan os ulna, membentuk lekah yang hanya membentang dari proksimal ke sepertiga os radius-ulna. Persendian ini merupakan persendian syndesmose, sehingga tidak memungkinan pergerakan supinasio dan pronasio kaki depan (Soesetiadi 1977a; Dyce et al. 2002). Struktur lekah ini mirip pada pemamah biak dan babi, sedangkan pada karnivora lekah ini luas sehingga dapat melakukan pergerakan melangkah secara maksimal dan berbelok-belok (Getty 1975; Skerritt dan Lelland 1984). Selain itu, pergerakan lurus ke depan diduga dipengaruhi juga oleh eksistensi ekor badak Sumatera yang pendek dengan bentuk yang semakin mengecil ke kaudad, sehingga ekor badak Sumatera relatif kurang berperan penting dalam menjaga keseimbangan.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Tinggi Badan dan Usia Tulang Sindrom Nefrotik yang Mendapat Terapi Steroid Jangka Panjang

Tinggi Badan dan Usia Tulang Sindrom Nefrotik yang Mendapat Terapi Steroid Jangka Panjang

lebih dari 6 bulan. Dosis steroid kumulatif adalah dosis keseluruhan prednison yang dikonsumsi sejak terapi dimulai hingga penelitian berlangsung (dinyatakan dalam milligram). Tinggi badan standar adalah TB untuk usia dan jenis kelamin berdasarkan baku WHO-National Center for Health and Statistic (NCHS). Persentil 50 dari baku WHO-NCHS dianggap sebagai seratus persen standar. Tinggi badan dikatakan mengalami hambatan apabila nilainya di bawah 90%. Usia tulang didefinisikan sebagai deviasi dari usia kronologis (CA). 7 Delta ( ∆ )

5 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan Mahasiswi Fakultas Kedokteran Usu Terhadap Gangguan Haid Dan Siklusnya Pada Tahun 2015

Tingkat Pengetahuan Mahasiswi Fakultas Kedokteran Usu Terhadap Gangguan Haid Dan Siklusnya Pada Tahun 2015

Ovarium mengalami perubahan-perubahan dalam besar, bentuk dan posisinya sejak bayi dilahirkan hingga masa tua seorang wanita. Di samping itu, terdapat perubahan-perubahan histologik yang disebabkan oleh rangsangan berbagai kelenjar endokrin. Pada masa pubertas ovarium berukuran 2,5-5 cm panjang, 1,5-3 cm lebar, dan 0,6-1,5 tebal. Pada salah satu pinggirnya terdapat hilus,tempat keluar-masuknya pembuluh-pembuluh darah dan serabut-serabut saraf (Prawirohardjo, 2009).

17 Baca lebih lajut

PPT Materi Sistem Gerak - Biologi Edukasi: Belajar Sains Biologi sistem gerak

PPT Materi Sistem Gerak - Biologi Edukasi: Belajar Sains Biologi sistem gerak

Bentuk Tulang • Tulang Pipih: Tulang tengkorak, tulang rusuk, tulang belikat • Tulang pendek: bentuk tidak beraturantulang belakang, tulang jari tangan dan kaki... Hubungan antar tul[r]

40 Baca lebih lajut

KECEPATAN PERTUMBUHAN TULANG PANJANG TIKUS WISTAR DENGAN DIET SUSU KEDELAI – MADU LOKAL DALAM BERBAGAI RASIO

KECEPATAN PERTUMBUHAN TULANG PANJANG TIKUS WISTAR DENGAN DIET SUSU KEDELAI – MADU LOKAL DALAM BERBAGAI RASIO

Susu kedelai lokal jika ditambah dengan madu, dapat melengkapi kandungan gizi diantara keduanya dalam proses pertumbuhan tulang. Hal ini disebabkan oleh kandungan zat gula (glukosa) di dalam madu. Selain madu mudah diserap, madu juga menjadi lebih mudah disimpan untuk dipergunakan saat sel tulang membutuhkan energi untuk metabolisme tulang. Sejumlah vitamin yang terkandung di dalam madu memiliki tugas fisiologis yang penting, seperti vitamin C dan vitamin B. Zat-zat ini sangat penting untuk membantu tubuh dalam proses produksi protein, hormon dan antioksidan untuk melindungi sel tulang dalam proses metabolisme tulang dari oksidan-oksidan berbahaya. Madu tersebut dicampurkan ke dalam susu kedelai sesuai dengan dosis yang dikonsumsi manusia kemudian dikonversikan dengan berat badan tikus. Dalam penelitian ini menggunakan tiga rasio madu, yaitu menggunakan dua sendok madu, empat sendok madu, dan enam sendok makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan tulang femur Tikus Wistar betina terhadap pemberian susu kedelai lokal dan madu. Sedangkan Manfaat penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pemberian makanan bergizi untuk diinformasikan kepada masyarakat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

RPP K 13 SISTEM GERAK (1)

RPP K 13 SISTEM GERAK (1)

2) Siswa menulis hasil identifikasi gambar bagian-bagian tulang penyusun kerangka pada tubuh manusia, jumlah tulang penyusun kerangka tubuh dan fungsi dari tulang tersebut 3) Guru sebagai moderator, motivator dan fasilitator dalam

9 Baca lebih lajut

PENEMUAN KERANGKA MANUSIA DI BANYURADEN GAMPING

PENEMUAN KERANGKA MANUSIA DI BANYURADEN GAMPING

Proses evakuasi kerangka pun dilakukan. Dengan dibantu tim Basarnas DIY sedikit demi sedikit akhirnya kerangka manusia pun berhasil diangkat dan dikumpulkan. Karena kurang lengkap, petugas kemudian melakukan evakuasi kedua. Dari evakuasi diperoleh kerangka yang sudah tercerai berai. Dari evakuasi didapat 1 buah tulang rahang, 29 tulang jari, 24 tulang belakang, 14 tulang rusuk, 1 tulang dada, 2 tapikula, 4 tulang lengan, 1 tulang paha, 3 tulang pinggul, 1 tulang ekor, dan7 tulang sendi.

2 Baca lebih lajut

Unduh rangka otot

Unduh rangka otot

M Macam-macam bentuk tulangacam-macam bentuk tulang  Tulang pipa contoh : tulang lengan atas, Tulang pipa contoh : tulang lengan atas, yulang hasta, tulang pengumpil, tulang kering, [r]

27 Baca lebih lajut

SOAL TENTANG SISTEM GERAK (1)

SOAL TENTANG SISTEM GERAK (1)

- Jawaban d. 7 ruas tulang leher, 11 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, lengkung pelvis (gabungan 4 tulang), tulang ekor (gabungan 3 tulang) “SALAH” karena yang benar bukan 11 ruas tulang punggung melainkan 12 ruas tulang punggung, lalu lengkung pelvis bukan terdiri dari 4 tulang melainkan dari gabungan 5 tulang, sedang tulang ekor bukan terdiri dari 3 gabungan tulang melainkan dari 4 gabungan tulang

21 Baca lebih lajut

Klasifikasi Tulang Rangka pada Manusia

Klasifikasi Tulang Rangka pada Manusia

5). Tangan dan kaki Tulang tangan tersusun atas tulang-tulang pergelangan tangan, telapak tangan dan jari-jari. Jari tangan terdiri dari tiga ruas kecuali ibu jari yang hanya mempunyai dua ruas. Telapak kaki manusia melengkung dan tidak kaku sehingga berfungsi sebagai pegas ketika berjalan.

7 Baca lebih lajut

Klasifikasi Tulang Rangka pada Manusia (1)

Klasifikasi Tulang Rangka pada Manusia (1)

5). Tangan dan kaki Tulang tangan tersusun atas tulang-tulang pergelangan tangan, telapak tangan dan jari-jari. Jari tangan terdiri dari tiga ruas kecuali ibu jari yang hanya mempunyai dua ruas. Telapak kaki manusia melengkung dan tidak kaku sehingga berfungsi sebagai pegas ketika berjalan.

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...