Partai Persatuan Indonesia

Top PDF Partai Persatuan Indonesia:

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Meski sebagai Partai Politik baru, Partai Persatuan Indonesia telah memiliki badan hukum yang sah berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M.HH-03.AH.11.01 Tahun 2014 tertanggal 08 Oktober 2014. Oleh karena itu, dengan status badan hukum, berarti satu tahapan verifikasi yang wajib diikuti Partai Persatuan Indonesia telah terlampaui. Tahapan selanjutnya yang mesti dilewati adalah verifikasi yang dilakukan KPU lolos sebagai Partai Politik peserta pemilu. Status sebagai partai peserta pemilu, Partai Persatuan Indonesia akan ikut menentukan dalam kompetisi politik tahun 2019 yang akan datang. ”Persatuan Indonesia” sebagai nama partai diambil dari isi sila ketiga Pancasila. Penggunaan nama tersebut tentu mengandung maksud dan tujuan, dasar pertimbangan filosofis, serta konsekuensi logis yang harus dapat dipertanggung jawabkan. Partai Persatuan Indonesia memahami realitas sejarah bahwa masalah persatuan di Indonesia senantiasa mengalami pasang-surut seiring dengan dinamika dan perkembangan bangsa dan negara. Partai Persatuan Indonesia menjadikan Pancasila sebagai ideologi partai dan meyakini bahwa Pancasila adalah ideologi yang
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Ormas Perindo didirikan dengan tujuan untuk meggalang, menggorganisasi, menggerakkan dan menumbuh kembangkan persatuan nasional dengan bersungguh sungguh mewujudkan bangsa yang demokratis. Ormas perindo juga mempunyai fungsi yaitu membangun persatuan nasional sebgai prasyarat bangsa berdaulat dan mendorong nilai nilai nasional sebagai pedoman bersama kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada awalnya ormas perindo merupakan sayap demokrasi untuk masyarakat menengah kebawah tanpa disadari bahwa kegagalan ormas perindo menjalankan visi misi mereka, semua anggota ormas perindo yang ada di seluruh Indonesia maupun di sumatera utara membuat konsep untuk didirikannya partai politik yang tentunya itu di barengi dengan pak hary tanosudibjo selaku pendiri ormas perindo. Stelah persetujuan konsep dari anggota anggota ormas yang di setujui oleh pak hary tanosudibjo maka terbentuklah partai perindo.partai perindo mempunyai tujuan yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan dalam rangka meningkatkan taraf hidup haruslah melalui sebuah perubahan yang menyeluruh, sistematis, terpadu, terarah. Partai Persatuan Indonesia memahami bahwa Indonesia sebagai Negara Kesejahteraan memiliki landasan ideologis dan konstitusional yang sangat kuat.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Ormas Perindo didirikan dengan tujuan untuk meggalang, menggorganisasi, menggerakkan dan menumbuh kembangkan persatuan nasional dengan bersungguh sungguh mewujudkan bangsa yang demokratis. Ormas perindo juga mempunyai fungsi yaitu membangun persatuan nasional sebgai prasyarat bangsa berdaulat dan mendorong nilai nilai nasional sebagai pedoman bersama kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada awalnya ormas perindo merupakan sayap demokrasi untuk masyarakat menengah kebawah tanpa disadari bahwa kegagalan ormas perindo menjalankan visi misi mereka, semua anggota ormas perindo yang ada di seluruh Indonesia maupun di sumatera utara membuat konsep untuk didirikannya partai politik yang tentunya itu di barengi dengan pak hary tanosudibjo selaku pendiri ormas perindo. Stelah persetujuan konsep dari anggota anggota ormas yang di setujui oleh pak hary tanosudibjo maka terbentuklah partai perindo.partai perindo mempunyai tujuan yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan dalam rangka meningkatkan taraf hidup haruslah melalui sebuah perubahan yang menyeluruh, sistematis, terpadu, terarah. Partai Persatuan Indonesia memahami bahwa Indonesia sebagai Negara Kesejahteraan memiliki landasan ideologis dan konstitusional yang sangat kuat.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia) Chapter III IV

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia) Chapter III IV

Kronologis singkat perubahan Ormas Perindo menjadi Partai Perindo yakni, Pertama, Harry Tanoesoedibjo mendirikan Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Indonesia (Perindo) di Istoran Senayan, Minggu 24 Februari 2013. Ormas ini kemudian resmi menjadi partai politik dengan nama Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Jakarta International Expo, Sabtu 7 Februari 2014. Kedua kemenkumham menyatakan Partai Perindo lolos verifikasi badan hukum pada 8 Oktober 2015. Untuk lolos verifikasi itu, syarat yang harus dipenuhi setiap parpol baru adalah memiliki akta notaris, domisili kantor, dan melengkapi pengurus di setiap tingkatan daerah (DPW, DPD, DPC). Ketiga, Partai Perindo telah memiliki badan hukum yang sah berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M.HH 03.AH.11.01 Tahun 2014 tertanggal 08 Oktober 2014. Keempat, dengan status badan hukum tersebut dipoin 4, berarti satu tahapan verifikasi yang wajib diikuti Partai Perindo (dan juga parpol lain) telah terlampaui. Tahapan selanjutnya yang mesti dilewati adalah verifikasi faktual yang dilakukan KPU untuk menetapkan parpol peserta Pemilu 2019. Oleh karena itu, verifikasi KPU yang akan menetapkan nama nama partai yang nanti akan menjadi peserta Pemilu 2019. Kelima, Kemenkumham membuka pendaftaran dan verifikasi parpol baru pada 25 Mei 2016 sampai dengan 29 Juli 2016. Lima partai politik mendaftarkan diri: Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Persepsi Mahasiswa UKSW terhadap Makna Indonesia: Studi Iklan Televisi Partai Persatuan Indonesia versi “Siapakah Indonesia?”

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Persepsi Mahasiswa UKSW terhadap Makna Indonesia: Studi Iklan Televisi Partai Persatuan Indonesia versi “Siapakah Indonesia?”

Chinese-Indonesian involvement in Indonesian politics is nothing new to the society. Nevertheless, ethnicity issue oftentimes becomes an obstacle to enter political field. It is caused by the dichotomy of majority and minority. Perindo Party is a newcomer in Indonesian politics. Not so long after being declared, Perindo aired a television advertisement that take up the meaning of Indonesia. This advertisement as though answering minority problem through reformalizing who is really Indonesian. This research aimed to describe Satya Wacana Christian University (SWCU) students’ perception toward the meaning of Indonesia in Perindo advertisement “Siapakah Indonesia?”. The result shows that SWCU students’ perceptions are generally divided into four key concepts: nationalism, bhinneka tunggal ika, majority-minority, and leadership. Researcher also found that despite of having different approaches in perceiving the meaning of Indonesia, students’ perception generally leads into something that is more or less the same. This finding is in accordance to Social Category Theory that assumes people on the same social category tend to react similarly toward information. Students’ perception actually match the party idea about the four key concepts found in this research, therefore it can be concluded that this advertisement is quite informative in delivering the party ideas. However students’ perception leads more into actor’s (Hary Tanoesoedibjo) representation.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Persepsi Mahasiswa UKSW terhadap Makna Indonesia: Studi Iklan Televisi Partai Persatuan Indonesia versi “Siapakah Indonesia?”

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Persepsi Mahasiswa UKSW terhadap Makna Indonesia: Studi Iklan Televisi Partai Persatuan Indonesia versi “Siapakah Indonesia?”

presiden. Tapi tommy, mbak tutut, sigit, bukan anak presiden. Dia lahir bapaknya pangkostrad kan gitu lho. Kan mbak tutut lahirnya di Semarang bapaknya pangkodam. Gojek tapi ada maknanya. Nah itu saja nyalon presiden yang kedua kali bersama pak hasyim musadi ketua umum PBNU dengan anggota 80 juta Nahdlatul Ulama di Indonesia aja ora dadi. Masalahnya apa? Dikotomi tadi. Ya kalo masih ada imam yang laki-laki seorang muslim milihnya yang laki-laki. Jangan pilih imam perempuan, kan gitu. Ini yang harus kita sikapi jangan kita musuhi, bagaimana strategi melawan ini, gitu lho. Dan menjadi pembelajaran. Ternyata di komplek-komplek pesantren yang saya datangi itu bu Mega kalah. Walaupun datangnya dengan ketua PBNU padahal pesantren NU. Tetep kalah karna itu tadi lho. Jadi kayak gitu. Jadi gitu, ya.. kamu kan meh tanya itu jan jan e. saya paham situasi kebatinan kamu, nyinggung nggak ke pak sis gitu. Kan Hary Tanoe nyalon presiden kan, pengen jadi presiden kan boleh saja, hak dia. Lha kembali kepada konstitusi bangsa, selama tidak diatur dalam undang-undang dasar. Undang-undang dasar kan anu, grand norm, jadi apa. Undang- undang tertinggi gitu kan. Itu di bawahnya baru undang undang pelaksana, di bawahnya lagi baru peraturan pemerintah. Jadi undang-undang dasar tu paling tinggi, di bawahnya baru undang-undang pemilu. Di bawahnya ada undang-undang opo wae. Pelaksanaannya baru peraturan pemerintah. Lah peraturan pemerintah tidak boleh tabrakan dengan undang- undang, undang-undang juga tidak boleh tabrakan dengan undang-undang dasar. Nah, undang-undang yang tabrakan dengan undang-undang dasar wasitnya Mahkamah Konstitusi. Nah di sini nggak ada di undang-undang dasar kan, di undang-undang pemilu nggak ada, pilpres nggak ada, Kpu ngga ada, peraturan yang pelaksanaan nggak ada. Berarti boleh kan? Sah. Dipilih nggak dipilih itu nomer dua nomer empat nomer sekian urusan masyarakat wong akeh banget ok. Nha tugasnya biar bisa dipilih apa, memberikan pencerahan kepada masyarakat pemilih, ki lho Hary Tanoe ki jan e ngene. Nek ribut masalah agama saiki diitung, disensus, keputusan survei itu harus by data. Akeh ndi wong islam sing dadi maling koruptor karo wong sing non islam. Loh clear to? Nanti apa, dibuat secara linier dengan populasi. Kan gitu, itu clear dan itu fair. Betul itu muslim. Gitu lho. Sekarang kita melihat kenyataan, jangan di Indonesia. Di Indonesia percuma. Di seluruh dunia, apakah negara yang berdasarkan agama, negara itu guyub rukun makmur sejahtera. Nggak ada. Iran, Turki, ngendi wae. Irlandia. Lha utara sama selatan satu kristen satu katolik. Kamu ke irlandia utara orang kristen bikin gereja aja nggak boleh, harus katolik. Sehingga pemberontakan dari protestan terus menerus. Artinya ada terjadi seperti itu.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Mengabdi pada res publik. Untuk itu, maka hari ini, kami yang berkumpul disini, mengambil jalan baru dengan membentuk sebuah organisasi kemasyarakatan bernama Persatuan Indonesia. Sebagai bentuk pembelaan kaum muda terhadap demokrasi dari upaya pembajakan kaum oligarkis. Sebagai wadah bersatunya potensi muda untuk memperjuangkan, merawat dan melindungi hak- hak politik warga negara, membangun kembali semngat republikalisme, menghidupkan kembali jiwa gotong royong, serta mempercepat terwujudnya negara kesejahteraan. Perindo adalah tempat berseminya jati diri kaum muda indonesia, yang memiliki militansi, simpati dan empati pada sesama serta keteguhan pengetahuan yang kokoh. Etos, Patos dan Logos untuk kepemimpinan Politik baru Bangsa Indonesia. Kebenaran tidak perlu dibela, kebenaran harus diperjuangkan Jayalah Perindo. 31
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

DINAMIKA POLITIK DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN KABUPATEN MOJOKERTO DALAM PEMILIHAN BUPATI MOJOKERTO 2015.

DINAMIKA POLITIK DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN KABUPATEN MOJOKERTO DALAM PEMILIHAN BUPATI MOJOKERTO 2015.

Pernyataan tersebut juga didukung pernyataan beliau di media masa bahwa pada waktu itu diperintahkan DPP PPP Djan Faridz untuk mendukung pasangan Purbantara (Mustafa Kamal Pasa-Pungkasiadi ). " semula dukungan saya kepada bu Nisa tetapi kondisi seperti ini kok tidak mungkin (meneruskan dukungan). Posisi bu Nisa saat ini kalah karena putusan Mahkamah Agung. Kalau terjadi seperti ini (Bu Nisa bukan Calon) suara kita mubazir.” 32 pernyataan pak Rochim dapat dibenarkan dari pernyataan Wasekjen Mimin Austiyana di media, dalam pernyataan disebutkan tugas partai sudah selesai bahwa kami hanya merekomendasi untuk pak MKP. Selanjutnya kita merapatkan barisan dan fokus untuk pemenangan pak MKP. Kita sudah koordinasi dengan DPW Jatim dan DPC kabupaten Mojokerto. Kita minta agar ikut memenangkan pak MKP. 33
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Analisis Sebaran Perolehan Suara Partai Politik Pada Pemilu Legislatif 2009 Dan 2014 Kabupaten Grobogan Jawa Tengah (Korelasi Teori Clifford Geertz).

PENDAHULUAN Analisis Sebaran Perolehan Suara Partai Politik Pada Pemilu Legislatif 2009 Dan 2014 Kabupaten Grobogan Jawa Tengah (Korelasi Teori Clifford Geertz).

Perolehan suara pada lima partai politik diatas mengalami peningkatan maupun penurunan di setiap Kecamatan. Dinamisasi peningkatan maupun penurunan perolehan suara partai politik pada Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 dan 2014 terlihat dengan persentase perolehan suara oleh masing masing partai, baik Partai yang berideologi Islam, Basis Massa Islam ataupun Partai dengan ideologi Nasionalis. Data pada tabel 1.5 menunjukkan terjadinya perubahan perolehan suara di masing masing kecamatan, namun yang menarik dan perlu dicermati lebih dalam adalah terjadi pergeseran terhadap daerah basis massa atau kantung suara masing masing Partai Politik pada Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 dan 2014 disemua Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Grobogan. Perolehan suara terbanyak atau mayoritas di satu daerah pemilihan secara berturut turut dapat dimaknai daerah tersebut sebagai daerah basis massa atau kantung suara partai politik tertentu. Seperti hasil yang diperoleh Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) maupun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Grobogan pada Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 dan 2014.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Strategi Kampanye Humas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dalam Meningkatkan Citra Partai Menjelang Pemilu 2014

Strategi Kampanye Humas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dalam Meningkatkan Citra Partai Menjelang Pemilu 2014

Ada beberapa perencanaan kampanye yang akan dilakukan untuk menjamin terlaksananya dengan baik seluruh gagasan dan program pemenangan pemilu. Segala program PKB di bagi dalam 3 tahap misalnya, jangka panjang, pendek dan menengah. Sehubungan basis massa PKB adalah NU, yang lekat dengan budaya kultur dari NU itu sendiri maka hubungan secara kultural dibina dengan misalnya, megadakan pengajian, istighasah, maulid dan lain- lainnya. Dengan menyisipkan bahwa PKB ini adalah sebuah partai yang memang terlahir dari rakyat dan kembali ke rakyat. Seiring dengan perkembangan zaman tidak terlepas dengan ciri khas dari budaya kulturnya PKB tetap menyisipkan unsur modern dengan menggunakan fasilitas- fasilitas modern, seperti membuat iklan di media nasional sampai dengan kita menggunakan media- media pribadi kita sendiri dengan internet atau website yang dimiliki PKB.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Perkembangan partai politik di Indonesia dari zaman demokrasi liberal sampai orde baru - USD Repository

Perkembangan partai politik di Indonesia dari zaman demokrasi liberal sampai orde baru - USD Repository

Jatuh bangunnya partai politik dalam pemerintahan ini, pada perkembangan selanjutnya dijadikan alat untuk melumpuhkan partai politik yang tidak sehaluan dengan Soekarno. Dilain pihak keadaan negara yang semakin kacau mendorong dipercepatnya kehadiran militer dalam sistem politik Indonesia. Hadirnya Kabinet Karya yang dipimpin oleh Djuanda pada tahun 1957-1959 berarti telah dimulainya era baru politik Indonesia atau bisa juga disebut peralihan Demokrasi Parlemen ke Demokrasi Terpimpin. Kabinet ini bertujuan untuk melakukan stabilitas politik. Hal ini terlihat dari pemimpin kabinet ini yang tak berpartai, maka menteri yang ada dalam kabinet juga dipilih dengan adil. Dari 30 kursi dalam kabinet hanya ada 10 orang tokoh partai politik, jadi tidak adanya dominan tokoh-tokoh partai politik tertentu yang duduk dalam kabinet.
Baca lebih lanjut

0 Baca lebih lajut

STRATEGI PARTAI POLITIK DALAM MERAIH DUKUNGAN MASSA (Studi Pada Partai Persatuan Pembangunan Kota Malang 2007-2008)

STRATEGI PARTAI POLITIK DALAM MERAIH DUKUNGAN MASSA (Studi Pada Partai Persatuan Pembangunan Kota Malang 2007-2008)

Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui pendekatan personal kedalam partai politik. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan kepengurusan yang terkait dengan penentuan strategi partai dan pengumpulan data mengunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis mengunakan kualitatif agar data yang diperoleh dapat di diskripsikan.

2 Baca lebih lajut

Negara Orde Baru Dan Pengendalian Partai Politik (Studi Deskriptif Kebijakan Pemerintahan Orde Baru terhadap Partai Persatuan Pembangunan).

Negara Orde Baru Dan Pengendalian Partai Politik (Studi Deskriptif Kebijakan Pemerintahan Orde Baru terhadap Partai Persatuan Pembangunan).

Partai Islam Perti sebetulnya berawal dari Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti) yang didirikan pada tanggal 5 Mei 1928 di Bukit Tinggi, Sumatera Tengah. Awalnya organisasi ini merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan dan agama. Perti dalam syariat ibadah mengikuti madzhab Imam Syafi’I Rahimahullah. Perti sendiri merupakan benteng pertahanan golongan Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah terhadap penyebaran paham dari gerakan Islam modern. Pilihan Perti mengubah dirinya menjadi partai politik karena hubungan yang kurang harmonis dengan Majelis Islam Tinggi (MIT), sebuah partai Islam di Sumatera yang kemudian berubah menjadi Masyumi. Para elite Perti beranggapan dengan mengubah dirinya menjadi partai politik, paham keagamaan mereka lebih mudah dipertahankan. Pada Pemilu 1955 partai ini berada di posisi kesepuluh dengan perolehan 483.014 suara. Ketika Presiden Soekarno memberlakukan kebijakan penguburan partai, Partai Islam Perti merupakan salah satu dari 9 partai politik yang diizinkan hidup oleh Presiden Soekarno. Selain Perti ada PNI, NU, PKI, Partai Katolik, Partai Murba, PSII, IPKI, serta Partai Kristen Indonesia (Parkindo).
Baca lebih lanjut

139 Baca lebih lajut

PERAN PARTAI POLITIK DALAM MENSUKSESKAN PEMILU LEGISLATIF 2014 STUDI KASUS DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN SERDANG BEDAGAI.

PERAN PARTAI POLITIK DALAM MENSUKSESKAN PEMILU LEGISLATIF 2014 STUDI KASUS DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN SERDANG BEDAGAI.

Sebagai bahan informasi pemerintah agar mengetahui bagaimana realita peran partai politik dalam mensukseskan pemilu legislatif tahun 2014 dan bagi DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Serdang Bedagai agar dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya, khususnya dalam rangka pelaksanaan pemilu legislatif 2014.

20 Baca lebih lajut

DISKUALIFIKASI PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKALAN MADURA PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH

DISKUALIFIKASI PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANGKALAN MADURA PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH

pasangan calon oleh KPUD dapat digagalkan oleh ketua dan sekretaris partai politik yang merasa kepentingannya dirugikan yang pada akhirya penetapan itu digagalkan melalui pengadilan. Sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Bangkalan Madura pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) kandas ditengah perjalanan hanya 6 (enam) hari menjelang pemilu, Cabup Cawabup nomor urut satu K.H. Imam Buchori dan HR. Zainal Alim dicoret atau dicabut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangkalan atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya Nomor 136/G/2012/PTUN.Sby. tanggal 5 Desember 2012, sehingga tidak dapat mengikuti tahap pemilihan umum dalam Pilkada Kabupaten Bangkalan.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Pragmatisme partai islam : studi tentang perekrutan calon legislatif artis oleh Partai Persatuan Pembangunan

Pragmatisme partai islam : studi tentang perekrutan calon legislatif artis oleh Partai Persatuan Pembangunan

umum rekrutmen politik pada caleg artis adalah suatu proses dimana PPP menempatkan artis-artis pada pemilu supaya bisa mendapatkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dan bisa memperjuangkan visi misinya. Adanya perekrutan para artis menjadi caleg mengakibatkan dapat memotong mata rantai proses kaderisasi internal PPP dan hal ini juga menutup peluangnya para kader yang sejak awal merintis dan menekuni kerja-kerja kepartaian. Proses dalam mengangkat seorang berbakat yang dianggap mampu menduduki suatu posisi atau jabatan dapat berpartisipasi secara langsung dalam setiap kegiatan organisasi yang berorientasi kepada kualitas dan kuantitas caleg artis serta menghidupkan regenerasi untuk eksistensi organisasi.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

han judul GERAKAN VSTP SEMARANG

han judul GERAKAN VSTP SEMARANG

Isi buku ini merupakan pengembangan dari sebagian skripsi saya di Universitas Gadjah Mada tahun 1987. Pada akhir saya berharap sekali pun rentang waktu 15 tahunan dari buku ini disusun semoga tetap relevan untuk memahami dinamika perburuhan di Indonesia.

9 Baca lebih lajut

DINAMIKA PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN PADA ERA ORDE BARU

DINAMIKA PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN PADA ERA ORDE BARU

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai hasil fusi Golongan Spiritual yang terdiri dari empat partai Islam diantaranya NU, Parmusi, SI, dan Perti pada tanggal 5 Januari 1973. Kekuatan politik Islam dalam sejarah kehidupan sosial dan politik di Indonesia cukup kuat. Golongan Spiritual yang kemudian melebur menjadikan PPP sebagai partai politik pusat kekuatan politik Islam. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimanakah dinamika Partai Persatuan Pembangunan pada awal fusi, (2) Bagaimanakah dinamika Partai Persatuan Pembangunan pada masa berasas Islam, (3) Bagaimanakah dinamika Partai Persatuan Pembangunan pada masa berasas Pancasila. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk: (1) Ingin mengkaji dinamika PPP pada masa awal berdiri, (2) Ingin mengkaji dinamika PPP pada masa berasaskan Islam, (3) Ingin mengkaji dinamika Partai Persatuan Pembangunan pada masa berasas Pancasila. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah perbendaharaan ilmu sejarah khususnya tentang Ilmu perpolitikan khususnya tentang Partai Islam yang ada di Indonesia salah satunya adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

POLITIK ISLAM DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN HINGGA DEMOKRASI TERPIMPIN

POLITIK ISLAM DI INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN HINGGA DEMOKRASI TERPIMPIN

Meskipun Departemen Agama dibentuk, namun hal itu tidak meredakan konflik ideologi pada masa sesudahnya. Di beberapa wilayah pinggiran, beberapa kelompok Muslim menolak sikap kompromi ini dan bersikeras untuk bertempur demi merealisasikan sebuah negara Islam. Di antara gerakan pemberontakan Islam yang terbesar adalah Dâr al-Islam, yang didirikan oleh mantan aktivis Sarekat Islam bernama Kartosuwiryo. Ia berperang melawan Belanda pada tahun 1947 dan pada tahun 1948 ia tidak mau menerima perjanjian Renville antara Indonesia dan Belanda, keluar dari partai Masyumi, bertahan untuk melanjutkan pertempuran militer dengan caranya sendiri, dan menyatakan dirinya sebagai imam untuk sebuah pemerintahan Islam sementara, Negara Islam Indonesia. Negara Islam ini ditegaskan sebagai negara yang berdasarkan al-Qur’an dan hadis, dan sebuah republik konstitusi dengan sebuah parlemen hasil pemilihan. Sang imam, yang dipilih oleh parlemen, merupakan kepala negara. Negara baru tersebut menegaskan bahwasanya negara memberikan perlindungan yang sama di muka hukum, hak standar kehidupan yang tinggi, dan kebebasan beribadah, berbicara, dan perwakilan untuk seluruh warga. Pertempuran militer melawan Belanda dan belakangan melawan
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Sejarah pemilu indonesia Farhan XI Inter

Sejarah pemilu indonesia Farhan XI Inter

Gonjang-gonjang politik pasca pemilu 1955 berujung pada huru-hara gerakan 30 september Partai Komunis Indonesia pada tahun 1966. Presiden Soekarno yang memimpin Indonesia sejak tahun 1945 akhirnya lengser satu tahun kemudian. Pada tahun 1968 Soeharto ditetapkan oleh MPR Sementara sebagai Presiden Indonesia. Era kepemimpinan Soeharto selanjutnya disebut sebagai zaman orde baru, untuk membedakan dengan zaman Soekarno yang disebut sebagai orde lama.

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...