PDB riil

Top PDF PDB riil:

PENGARUH PDB RIIL BANK, INVESTASI PERBANKAN SYARIAH, DAN TOTAL PEMBIAYAAN PERBANKAN SYARIAH TERHADAP JUMLAH PEKERJA PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2008-2014

PENGARUH PDB RIIL BANK, INVESTASI PERBANKAN SYARIAH, DAN TOTAL PEMBIAYAAN PERBANKAN SYARIAH TERHADAP JUMLAH PEKERJA PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2008-2014

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan baik secara simultan ataupun parsial mengenai pengaruh PDB Riil Bank, Investasi Perbankan Syariah, dan Total Pembiayaan Perbankan Syariah terhadap Jumlah Pekerja pada Perbankan Syariah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis Regresi Berganda dengan metode Pooled Least Square (PLS) dengan empat variabel yaitu PDB rill bank, investasi perbankan syariah, dan total pembiayaan perbankan syariah sebagai variabel independen, sedangkan jumlah pekerja pada perbankan syariah sebagai variabel dependen. Populasi dari penelitian ini adalah data PDB riil bank yang diperoleh dari BPS (Badan Pusar Statistik) dan jumlah investasi perbankan syariah, total pembiayaan perbankan syariah, dan jumlah pekerja pada perbankan syariah yang diperoleh dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan)
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS DAMPAK INFLASI, SUKU BUNGA RIIL, PDB RIIL TERHADAP PROFITABILITAS BANK PERSERO DI INDONESIA Repository - UNAIR REPOSITORY

ANALISIS DAMPAK INFLASI, SUKU BUNGA RIIL, PDB RIIL TERHADAP PROFITABILITAS BANK PERSERO DI INDONESIA Repository - UNAIR REPOSITORY

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat serta kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Analisis Dampak Inflasi, Suku Bunga Riil, PDB Riil Terhadap Profitabilitas Bank Persero di Indonesia”.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PERMINTAAN JEPANG TERHADAP KOMODITAS UDANG INDONESIA TAHUN 1978 2003

ANALISIS PERMINTAAN JEPANG TERHADAP KOMODITAS UDANG INDONESIA TAHUN 1978 2003

3. Antara variabel PDB riil dengan permintaan Jepang terhadap komoditas udang Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang mempunyai hubungan yang negatif dan tidak signifikan. Hubungan yang negatif ini bisa dimengerti karena meningkatnya daya beli masyarakat Jepang terhadap barang impor berupa komoditas udang menyebabkan mereka mempunyai keleluasaan untuk memilih barang impor berupa komoditas udang yang beredar di pasaran Jepang dengan tingkat mutu produk yang diinginkannya, artinya mereka mulai mengalihkan konsumsinya ke produk lain. Tidak signifikannya PDB terhadap permintaan Jepang terhadap komoditas udang Indonesia menunjukkan bahwa PDB riil kurang diperhitungkan sebagai faktor yang mempengaruhi besarnya permintaan Jepang terhadap komoditas udang Indonesia. Permintaan untuk impor tergantung dengan daya saing produk dalam negeri dan selera masyarakat. Dalam jangka pendek maupun jangka panjang variabel PDB riil bersifat inelastis terhadap permintaan Jepang terhadap komoditi udang Indonesia, artinya satu persen perubahan PDB riil yang terjadi akan merubah persentase permintaan Jepang terhadap komoditi udang Indonesia kurang dari satu persen. Melihat besarnya koefisien elastisitas pendapatan dari permintaan yang bernilai negatif menunjukkan bahwa komoditas udang Indonesia bagi masyarakat Jepang dianggap sebagai barang inferior.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  KAJIAN EKONOMI KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DI DESA BANARAN Studi Kasus Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo.

PENDAHULUAN KAJIAN EKONOMI KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI DI DESA BANARAN Studi Kasus Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo.

Jika ditinjau dari segi penyerapan tenaga kerja, pada tahun 2009 sektor pertanian mampu menyerap sekitar 41,61 persen tenaga kerja yang ada di Indonesia, angka tersebut tertinggi di antara sektor lainnya. Kontribusi sektor pertanian pada tahun 2009 juga tertinggi kedua setelah sektor industri yaitu sebesar 15,3 persen terhadap PDB riil pada tahun 2009. Pada tahun 2010, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB riil masih di bawah sektor industri, namun sektor pertanian mampu menyerap tenaga kerja paling tinggi di antara sektor lainnya yaitu sebesar 43,47 persen. Pada tahun 2010, ketika sektor pertanian mampu menyerap tenaga kerja paling tinggi yaitu sebesar 43,47 persen, ternyata sektor pertanian menghasilkan penduduk miskin sebesar 64,23 persen dari total penduduk miskin tahun 2010 (BPS, 2010).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH PRODUK DOMESTIK BRUTO, KURS, CADANGAN DEVISA, TINGKAT SUKU BUNGA RIIL, DAN VOLATILITAS KURS TERHADAP PERMINTAAN IMPOR DI INDONESIA TAHUN 1990-2008: PENDEKATAN PARTIAL ADJUSMENT MODEL (PAM).

PENDAHULUAN PENGARUH PRODUK DOMESTIK BRUTO, KURS, CADANGAN DEVISA, TINGKAT SUKU BUNGA RIIL, DAN VOLATILITAS KURS TERHADAP PERMINTAAN IMPOR DI INDONESIA TAHUN 1990-2008: PENDEKATAN PARTIAL ADJUSMENT MODEL (PAM).

Pada Gambar 1.1, permintaan impor ditentukan oleh lima faktor, yaitu PDB riil, kurs, cadangan devisa, tingkat suku bunga riil domestik, dan volatilitas nilai tukar. Pembentukan kerangka berpikir tersebut didasarkan pada pendekatan teori permintaan. PDB riil merepresentasikan besarnya tingkat pendapatan secara agregatif di mana kemampuan dalam konsumsi ditentukan oleh besarnya kemampuan pendapatan dalam memenuhi pembiayaan atas konsumsi tersebut. Dalam perdagangan internasional, pertukaran barang maupun jasa dilakukan melalui pertukaran nilai mata uang di mana besarnya keseimbangan nilai tukar (kurs) ditentukan berdasarkan interaksi yang terdapat pada pasar uang internasional. Cadangan devisa merupakan besarnya ketersediaan kapital di dalam negeri yang diperlukan untuk keperluan transaksi berupa pembelian barang maupun jasa dari luar negeri. Tingkat suku bunga riil domestik menentukan seberapa nilai atau keuntungan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGURANGAN SUBSIDI BAHAN BAKAR

PENGARUH PENGURANGAN SUBSIDI BAHAN BAKAR

1999-2013. Dari hasil penelitian di jelaskan bahwa setiap peningkatan inflasi maka akan meningkatkan PDB Riil karena dari sisi demand pull inflation inflation membawa dampak positif yaitu ketika terjadinnya demand pull inflationatau tingginya permintaan barang dan jasa relatif terhadap ketersediaannya. Dari segi output biasanya ada kecenderungan outputnya (GDP Riil) menaik bersama-sama dangan naiknya harga umum, Dalam konteks makro ekonomi, kondisi ini di gambarkan oleh output riil yang melebihi output potensialnya atau permintaan total ( agregat demand ) lebih besar dari pada kapasitas perekonomian. Saran
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Analisis Kredibilitas Variabel   Variabe

Analisis Kredibilitas Variabel Variabe

Hubungan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dengan Produk Domestik Bruto riil (PDB riil) bisa dijelaskan melalui pendekatan dari sisi permintaan. Dari sisi permintaan agregat, kenaikan permintaan di dalam ekonomi yang terdiri atas permintaan masyarakat (konsumen), perusahaan, dan pemerintah akan meningkatkan pendapatan nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) menampilkan Pendapatan Nasional (Nasional Income) sebagai berikut :

6 Baca lebih lajut

INDIKATOR EKONOMI YANG AKAN DICAPAI

INDIKATOR EKONOMI YANG AKAN DICAPAI

Produk Domestik Bruto (PDB), Gross Domestic Product (GDP), adalah nilai (dalam nilai pasar atau nilai riil) semua barang dan jasa yang diproduksi di domestik atau dalam negeri suatu negara, baik oleh warga negara maupun warga negara asing, jadi terdiri dari PDB Nominal (GDP Nominal) atau PDB Riil (GDP Riil) yang dinyatakan dalam harga dasar.

29 Baca lebih lajut

Pengangguran dan pertumbuhan ekonomi ira

Pengangguran dan pertumbuhan ekonomi ira

Representasi Koreksi Kesalahan di atas jangka panjang hubungan dilaporkan dalam Tabel 4 yang menangkap dinamika jangka pendek hubungan antara variabel makroekonomi dan PDB riil per kapita . Kesalahan correction model berdasarkan pendekatan ARDL menetapkan bahwa perubahan dalam tingkat pengangguran , modal fisik , indeks harga konsumen dan rasio pengeluaran pemerintah terhadap PDB memiliki efek jangka pendek yang signifikan . Menurut hasil jangka pendek elastisitas tingkat pengangguran , indeks harga konsumen , rasio pengeluaran pemerintah terhadap PDB dan modal fisik adalah -0.16 , -0.38 , 0.11 dan 0.12 masing-masing. Perlu disebutkan bahwa elastisitas ini jauh lebih rendah daripada jangka panjang elastisitas . ECM ( -1 ) adalah salah satu nilai lag periode istilah error yang diperoleh dari hubungan jangka panjang . Koefisien ECM ( -1 ) menunjukkan berapa banyak
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO BERJANGKA PADA BANK UMUM DI INDONESIA TAHUN 2006-2008 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO BERJANGKA PADA BANK UMUM DI INDONESIA TAHUN 2006-2008 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Variabel dependent dalam penelitian Imam adalah tingkat bunga deposito berjangka satu bulan, tiga bulan, enam bulan dan dua belas bulan pada bank-bank umum pemerintah dan bank-bank umum swasta nasional. Sedangkan variabel dependentnya adalah jumlah uang yang beredar (M2) atau likuiditas perekonomian, tingkat inflasi, pendapatan domestik bruto (PDB) riil, LDR (Loan to Deposit Ratio), SIBOR (Singapore Interbank Offered Rate), kurs US$ terhadap rupiah, likuiditas bank serta tingkat suku bunga sertifikat Bank Indonesia (SBI).

81 Baca lebih lajut

Analisis keterkaitan besaran moneter bebas bunga dan mengandung bunga dengan business cycle dan inflasi Indonesia

Analisis keterkaitan besaran moneter bebas bunga dan mengandung bunga dengan business cycle dan inflasi Indonesia

Data time series biasanya memiliki pengaruh musiman dan irregular. Untuk itu perlu adanya suatu metode yang dapat menghilangkan pengaruh musiman dan irregular tersebut agar dalam mengambil suatu kesimpulan dari data yang ada tidak menjadi bias. Setelah data terbebas dari adanya pengaruh musiman dan irregular, trend dan siklikal data dapat dicari dengan menggunakan Hodrick- Prescott filter (HPF). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan evolusi trend dan siklikal variabel PDB riil dan variabel makroekonomi yang lain. Korelasi siklikal variabel PDB riil dengan variabel makroekonomi dapat dianalisis dengan menggunakan korelasi silang (cross correlation). Sementara untuk menganalisis keterkaitan antar variabel digunakan metode VAR/VECM. Ketiga metode yang telah dijelaskan tersedia di dalam software E-Views 4.1.
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH VARIABEL PDB INFLASI

ANALISIS PENGARUH VARIABEL PDB INFLASI

Ada dua faktor utama yang menentukan potensi Indonesia bagi investasi apabila dilihat dari sisi permintaan, yaitu jumlah penduduk dan pendapatan riil per kapita. Kedua faktor ini secara bersamaan menentukan besarnya potensi pasar, yang berarti juga besarnya potensi keuntungan bagi seorang investor. Indonesia, seperti halnya China dan India, merupakan potensi pasar yang sangat besar apabila dilihat dari segi jumlah penduduk. Namun, jumlah penduduk saja tidak cukup jika daya beli masyarakat kecil. Oleh karena itu, kemampuan Indonesia untuk pulih kembali setelah krisis dengan menghasilkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil rata-rata per kapita yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan serius bagi investor asing.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PDB, SUKU BUNGA RIIL DAN UPAH RIIL TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN  Analisis Pengaruh Pdb, Suku Bunga Riil Dan Upah Riil Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia Tahun 2000-2011.

ANALISIS PENGARUH PDB, SUKU BUNGA RIIL DAN UPAH RIIL TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN Analisis Pengaruh Pdb, Suku Bunga Riil Dan Upah Riil Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia Tahun 2000-2011.

Produk Nasional Bruto dibagi menjadi dua yaitu PDB nominal dan PDB riil. Yang dimaksud dengan PDB nominal adalah produk nasional yang dihitung menurut harga pasar yang berlaku dan belum disesuaikan dengan perubahan yang terjadi dalam tingkat harga atau tingkat inflasi, dan karenanya sering pula dinamakan sebagai produk nasional yang belum disesuaikan (unadjusted GNP). Sedangkan produk nasional bruto riil (real GNP) adalah produk nasional yang dihitung berdasarkan harga konstan atau harga tahun dasar. Dengan kata lain, telah disesuaikan dengan perubahan yang terjadi dalam tingkat harga atau tingkat inflasi, dan oleh karenanya sering disebut produk nasional tersesuaikan (adjusted GNP) (Nanga, 2001).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

JURNAL REZAL WICAKSONO C2B006060

JURNAL REZAL WICAKSONO C2B006060

Tingkat pengangguran berbanding terbalik dengan output selama siklus bisnis. Pergerakan ini diidentifikasi pertama kali oleh Arthur Okun, dan sekarang dikenal dengan nama Hukum Okun. Salah satu konsekuensi Hukum Okun adalah PDB riil harus tumbuh secepat PDB potensial untuk menjaga agar tingkat pengangguran tidak meningkat. PDB harus tetap melaju untuk menjaga tingkat pengangguran stabil. Jika pengangguran ingin diturunkan, PDB sebenarnya harus tumbuh lebih cepat dari PDB potensial (Mankiw, 2007). Dengan kata lain, dengan meningkatnya PDB maka akan meningkatkan jumlah tenaga kerja.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

kebijakan pembangunan pertanian bekelanjutan di

kebijakan pembangunan pertanian bekelanjutan di

2015 Penduduk Perdesaan: 121.0 juta jiwa PDB Per Kapita: 4.053 Pangsa PDB pertanian on‐farm: 12% Pangsa PDB industri: 29.5% Pangsa PDB agroindustri: 17% Pangsa TK pertanian on farm[r]

40 Baca lebih lajut

Produk dosmetik bruto PDB di

Produk dosmetik bruto PDB di

Pengertian Inflasi inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus continue berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbaga[r]

16 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN - PENGARUH PDB DAN UPAH RIIL TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI DI INDONESIA TAHUN 2000-2010 - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB III METODOLOGI PENELITIAN - PENGARUH PDB DAN UPAH RIIL TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI DI INDONESIA TAHUN 2000-2010 - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Menggunakan rumus Regresi Linear Ganda, yaitu untuk mengetahui pengaruh secara kuantatif dari perubahan Produk Domestik Bruto(PDB) Sektor Industri (X1) dan Upah Riil Pekerja Sektor Industri (X2) terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri (Y) yang fungsinya dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan berikut dengan model pertumbuhan ekonomi Neo Klasik dengan menggunakan pendekatan fungsi produksi Cobb- Douglas.

14 Baca lebih lajut

Solusi khusus PDB adalah suatu fungsi yang merupakan anggota dari

Solusi khusus PDB adalah suatu fungsi yang merupakan anggota dari

Tingkat dan derajat persamaan diferensial biasa Tingkat (orde) PDB adalah indeks tertinggi dari turunan yang terlibat pada persamaannya. Derajat (degree) PDB adalah pangkat tertinggi dari turunan yang terlibat pada persamaannya. PDB yang berderajat satu dinamakan persamaan diferensial linear.

17 Baca lebih lajut

Show all 1392 documents...