PEKERJAAN BEBAS

Top PDF PEKERJAAN BEBAS:

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Pekerjaan Bebas

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Pekerjaan Bebas

Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki pekerjaan bebas yang terdaftar pada Kantor Pajak Pratama (KPP) se-DKI Jakarta. Alasan dipilihnya KPP di DKI Jakarta dikarenakan Jakarta sebagai Ibukota Indonesia dengan jumlah Wajib Pajak dan perusahaan yang relatif lebih banyak dibandingkan daerah lainnya dinilai sangat representatif untuk dijadikan lokasi penelitian. Populasi dalam penelitian ini juga memfokuskan pada Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi yang memiliki pekerjaan bebas, hal tersebut dikarenakan Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi yang memiliki pekerjaan bebas cenderung memiliki banyak peluang untuk melakukan penghindaran pajak dari pada Wajib Pajak Orang pribadi yang memiliki pekerjaan tetap. Guna efisiensi waktu dan biaya, maka tidak semua wajib pajak orang pribadi tersebut dijadikan objek penelitian.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH KESADARAN, PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

PENGARUH KESADARAN, PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

Widayati dan Nurlis (2010) meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan untuk membayar pajak wajib badan orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas. Adapun faktor – faktor tersebut adalah kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan, dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada wajib pajak yang melakukan pekerjaan bebas yang terdaftar di KPP Pratama Gambir Tiga. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis maka diperoleh hasil bahwa semua faktor di atas mempunyai pengaruh terhadap kemauan wajib pajak untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

ANALISIS PERSEPSI YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN DALAM MEMBAYAR PAJAK PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

ANALISIS PERSEPSI YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN DALAM MEMBAYAR PAJAK PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

mempunyai keahlian khusus sebagai usaha untuk memperoleh penghasilan yang tidak terkait oleh suatu hubungan kerja (pasal 1 ayat 24 ,UU KUP No.28/2007). Menurut Handayani, dkk (2012), Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan pekerjaan bebas berpeluang besar menghindari kewajiban untuk membayar pajak. Berdasarkan uraian tersebut, maka penelitian ini diberi judul, “Analisis Persepsi Yang Mempengaruhi Kemauan Dalam Membayar Pajak Pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Pekerjaan Bebas

38 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan untuk membayar Pajak Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan Bebas

Faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan untuk membayar Pajak Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan Bebas

Berdasarkan kesimpulan diatas, menunjukkan bahwa variabel kesadaran membayar pajak, pengetahuan peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, dan kualitas perpajakan berpengaruh secara signifikan terhadap kemauan untuk membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan kepada pihak terkait yang senantiasa dihadapkan pada usaha ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. Perlu disosialisasikan sikap sadar membayar pajak agar masyarakat mau untuk membayar pajak. Sosialisasi ini dapat melalui iklan di televisi, radio maupun surat kabar serta media lainnya. Perlu secara berkala Direktorat Jenderal Pajak mengadakan acara yang mendidik serta menghibur masyarakat agar memiliki kesadaran untuk membayar kewajiban perpajakan. Sosialisasi di acara tertentu dengan cara mengundang tokoh yang disegani oleh kalangan profesional tertentu.
Baca lebih lanjut

169 Baca lebih lajut

KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI NON PEKERJAAN BEBAS SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI NON PEKERJAAN BEBAS DI KANTOR PELAYANAN PAJAK SEMARANG BARAT).

KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI NON PEKERJAAN BEBAS SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI NON PEKERJAAN BEBAS DI KANTOR PELAYANAN PAJAK SEMARANG BARAT).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh dari persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, dan tingkat kepercayaan terhadap sistem hukum dan pemerintahan terhadap kepatuhan membayar pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) non pekerjaan bebas yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Barat. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Metode pemilihan sampel menggunakan accidental sampling dengan sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) non pekerjaan bebas yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Barat, sedangkan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan dan tingkat kepercayaan terhadap sistem hukum tidak berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) non pekerjaan bebas yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Barat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

Pemungutan pajak memang bukan suatu pekerjaan yang mudah, disamping peran serta aktif dari petugas perpajakan, juga dituntut kemauan dari para wajib pajak itu sendiri. Dimana menurut undang-undang perpajakan, Indonesia menganut sistem self assessment yang memberi kepercayaan terhadap wajib pajak untuk menghitung, menyetor dan melapor sendiri pajaknya, menyebabkan kebenaran pembayaran pajak tergantung pada kejujuran wajib pajak sendiri dalam pelaporan kewajiban perpajakannya.

23 Baca lebih lajut

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Pekerjaan Bebas

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Pekerjaan Bebas

Dari 62 responden terdiri dari 33 orang atau 53,2% responden didominasi oleh jenis kelamin laki – laki dan sedangkan responden perempuan dalam penelitian ini berjumlah 29 orang atau 46,8%. Dari tingkat usia sebagian besar responden didominasi oleh usia 36 – 45 tahun yaitu sekitar 25 orang atau 40,3%, usia 23 – 35 tahun sekitar 22 orang atau 35,5%, usia 46 – 55 tahun sekitar 12 orang atau 19,4%, dan usia lebih dari 56 tahun sekitar 3 orang atau 4,8%. Dari tingkat pendidikan responden yang berpendidikan SMA yaitu 27 orang atau 43,5%, responden yang berpendidikan S1 sebanyak 17 orang atau 27,4%, responden yang berpendidikan S2 sebanyak 11 orang atau 17,7%, dan responden yang berpendidikan Diploma sebanyak 7 orang atau 11,3%. Dari jenis pekerjaan sebagian besar responden yang bekerja sebagai pedagang yaitu sebanyak 24 orang atau 38,7%, jasa sebanyak 12 orang atau 19,4%, diikuti dengan responden yang bekerja sebagai dokter berjumlah 10 orang atau 16,1%, notaris berjumlah 5 orang atau 8,1%, lalu pengacara sebanyak 5 orang atau 8,1%, pelatih berjumlah 3 orang atau 4,8%, kemudian responden yang bekerja sebagai arsitek sebanyak 2 orang atau 3,2%, dan 1 orang atau 1,6% responden bekerja sebagai konsultan. Berdasarkan lamanya berkerja responden yang bekerja selama kurang dari 5 tahun sebanyak 24 orang atau 38,7%, sedangkan 21 orang atau 33,9% bekerja selama lebih dari 10 tahun, dan diikuti responden yang bekerja selama 5 – 10 tahun sebanyak 17 orang atau 27,4%.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

support.pajak.go.id - Rinci Aturan

support.pajak.go.id - Rinci Aturan

d. Bagi Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menggunakan cash register dan tidak menerbitkan faktur/nota/bon penjualan (sales invoice) atau bukti penerimaan lainnya, maka jumlah peredaran dari kegiatan usaha dan/atau penerimaan bruto dari pekerjaan bebas yang dicatat secara harian adalah penjumlahan dari penjualan tunai.

5 Baca lebih lajut

PEMBUKUAN DAN NORMA PENGHITUNGAN  ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN ANTARA NORMA PENGHITUNGAN DAN PEMBUKUAN.

PEMBUKUAN DAN NORMA PENGHITUNGAN ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN ANTARA NORMA PENGHITUNGAN DAN PEMBUKUAN.

Seluruh penghasilan atau kerugian bagi wanita yang telah kawin pada awal tahun pajak atau pada awal bagian tahun pajak, begitu pula kerugiannya yang berasal dari tahun-tahun sebelumnya yang belum dikompensasikan sebagaimana dimaksud dalam PPh Pasal 6 ayat (2) dianggap sebagai penghasilan atau kerugian suaminya, kecuali penghasilan tersebut semata-mata diterima atau diperoleh dari 1(satu) pemberi kerja yang telah dipotong pajak berdasarkan ketentuan Pasal 21 dan pekerjaan tersebut tidak ada hubungannya dengan usaha atau pekerjaan bebas suami atau anggota keluarga lainnya.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN ORDONANSI PAJAK PERALIHAN TAHUN 1944

PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN ORDONANSI PAJAK PERALIHAN TAHUN 1944

(1) Wajib pajak seperti yang dimaksudkan pada pasal 1 ayat 1, sekadar ia menjalankan suatu pekerjaan bebas atau perusahaan, apabila penghasilan kotor pekerjaan atau perusahaan itu dalam sesuatu tahun setelah tahun 1945 telah melebihi jumlah seratus ribu rupiah, ataupun apabila ia ditunjuk oleh pembesar yang dibebani ketetapan pajak untuk itu, diwajibkan untuk mengadakan pembukuan tentang apa yang dijalankan, demikian rupa, sehingga dari pembukuan dapat ternyata penghasilan bersih yang didapat dari pekerjaan atau perusahaan itu.

0 Baca lebih lajut

PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA CV. KARYA BARU KANTOR CABANG KLATEN.

PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA CV. KARYA BARU KANTOR CABANG KLATEN.

disebutkan bahwa “Setiap warga Negara berhak atas pekerjaan yang layak bagi kemanusian”. Yang dimaksud dengan pekerjaan dan penghidupan yang layak adalah pekerjaan yang bersifat manusiawi yang memungkinkan pekerja berada dalam kondisi selamat dan sehat, bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sedangkan penghidupan yang layak adalah hidup sebagaimana layaknya manusia, dengan penghasilan yang dapat memenuhi kebuhan hidup layak sehari-hari sehingga tingkat kesejahteraannya dapat terpenuhi sesuai dengan harkat dan martabat sebagai manusia pada umumnya. Oleh karena itu lingkungan kerja yang manusiawi dan lestari sangat diharapakan akan menjadi pendorong bagi kegairahan dan efisiensi kerja. Disamping itu tenaga kerja yang dimiliki oleh suatu badan usaha, juga memiliki peranan yang besar dalam meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja, mengingat tenaga kerja merupakan salah satu faktor kunci peningkatan produktifitas yang ingin dicapai, dimana dalam proses pencapaiannya akan terkait dengan permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja. Lingkungan kerja yang aman dan nyaman merupakan persyaratan penting untuk mencapai kondisi kesehatan prima bagi karyawan yang bekerja.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERDAGANGAN BEBAS PERDAGANGAN BEBAS asean

PERDAGANGAN BEBAS PERDAGANGAN BEBAS asean

Perbalahan antara pendukung perdagangan bebas dan pendukung proteksionisme semestinya sudah selesai sejak lama karena fakta yang mendukung manfaat perdagangan bebas sudah sedemikian jelasnya. Manfaat yang dapat diraih dari perdagangan bebas adalah luar biasa. Lagipula zaman kita ini zaman globalisasi, kerjasama dan kesalingtergantungan. Negara-negara terkemuka semestinya tak membiarkan diri mereka didikte oleh kebijakan peraturan perdagangan yang tak berwawasan jangka panjang. Penentang perdagangan bebas harus mulai mendengar pendapat yang rasional supaya kita bisa mendebatkan kebijakan publik dan isu pembangunan lain yang lebih penting.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB III TINJAUAN PROYEK (adi)

BAB III TINJAUAN PROYEK (adi)

Perencanaan merupakan suatu tahapan awal dari suatu pekerjaan pembangunan pekerjaan sipil atau pekerjaan lainnya. Kegiatan Perencanaan juga merupakan sebuah kegiatan yang harus dilakukan dalam sebuah proyek, karena apa yang akan dikerjakan pada proyek tersebut harus sesuai dengan permintaan owner dan konsultan. Hasil perencanaan harus merupakan produk yang didukung oleh peraturan atau ketentuan yang sah, yang dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun secara hukum. Tahap perencanaan ini haruslah ditinjau dari berbagai aspek yang mempengaruhinya, antara lain:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Determinan Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Konflik Keluarga-Pekerjaan, Dalam Domain atau Antar Domain.

Determinan Konflik Pekerjaan-Keluarga dan Konflik Keluarga-Pekerjaan, Dalam Domain atau Antar Domain.

digunakan sebagai acuan utama dalam studi ini. Argumen kunci teori ini adalah bahwa pengalaman pada satu domain kehidupan (misalnya, pekerjaan), cenderung berimbas pada pengalaman pada domain yang lain (misalnya, keluarga) (Kinnunen & Mauno, 2001). Pada dasarnya imbas ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu imbas positif dan imbas negatif. Imbas positif akan tampak jika kepuasan yang diperoleh dan energi yang dikeluarkan di tempat kerja, misalnya, menyebabkan perasaan dan energi positif dalam tumah tangga. Sebaliknya, imbas negatif terjadi jika masalah dan tekanan di tempat kerja, menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam menunaikan tugas dan tanggung jawab keluarga. Namun, sebagian besar hasil-hasil studi empiris menunjukkan bahwa pengalaman pekerjaan-keluarga muncul sebagai proses imbas negatif. Hal ini disebabkan sebagain besar studi peran ganda mengarah pada “kerugian” yang ditimbulkan dibandingkan “manfaat” yang diperoleh (William & Alliger, 1994).
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

PEDOMAN PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN BEBAS

PEDOMAN PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN BEBAS

Sebagai seorang profesional kesehatan dalam bidang kefarmasian, Apoteker mempunyai peran yang sangat penting dalam memberikan bantuan, nasehat dan petunjuk kepada masyarakat yang ingin melakukan swamedikasi, agar dapat melakukannya secara bertanggung jawab. Apoteker harus dapat menekankan kepada pasien, bahwa walaupun dapat diperoleh tanpa resep dokter, namun penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas tetap dapat menimbulkan bahaya dan efek samping yang tidak dikehendaki jika dipergunakan secara tidak semestinya.

Baca lebih lajut

PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN pdf

PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN pdf

Pekerjaan beton bertulang dilaksanakan pada sloof, kolom, balok, lantai, plat lantai, tangga, meja beton, ring balok, dan lain - lainnya sebagaimana dijelaskan dalam gambar dengan memakai adukan 1 bagian PC : 2 bagian pasir : 3 bagian kerikil.

Baca lebih lajut

Kel 10 Keamanan dan Kesehatan Kerja

Kel 10 Keamanan dan Kesehatan Kerja

Dibawah OSHA, pengusaha yang memiliki 11 karyawan atau lebih harus memiliki arsip tentang, dan melaporkan luka-luka kerja dan penyakit kerja. Penyakit kerja adalah kondisi abnormal atau penyakit yang disebabkan oleh kerentanan terhadap faktor lingkungan yang terkait dengan pekerjaan. Hal ini meliputi penyakit akut dan kronis yang disebabkan oleh pernapasan, penyerapan, pencernaan, atau kontak langsung dengan bahan kimia beracun atau pengantar yang berbahaya.

Baca lebih lajut

Strategi  Adaptasi  Buruh Bagasi ( PORTER ) Dalam Bertahan Hidup  ( Mengenai Adaptasi Melalui Pemilihan Pekerjaan, Pola Tempat Tinggal dan Hubungan-hubungan Sosial Buruh Bagasi )  (Studi  Deskriptif: di Terminal Pelabuhan Belawan, Kecamatan Medan Belawan)

Strategi Adaptasi Buruh Bagasi ( PORTER ) Dalam Bertahan Hidup ( Mengenai Adaptasi Melalui Pemilihan Pekerjaan, Pola Tempat Tinggal dan Hubungan-hubungan Sosial Buruh Bagasi ) (Studi Deskriptif: di Terminal Pelabuhan Belawan, Kecamatan Medan Belawan)

bagasi yang bekerja pada saat itu, akan dibagi rata. Dan yang membagikan perolehan pendapatan tersebut adalah mandor. Mengenai pendapatan dari masing- masing buruh bagasi yang sama dibagi rata, tidak ada masalah diantara sesama buruh bagasi dan begitu juga antara buruh bagasi dengan mandor. Ketika para buruh bagasi bekerja pada bagian kapal Ferry, mereka harus mengenakan baju kerja atau baju anggota yang berwarna kuning beserta dengan kartu pas. Baju kerja beserta kartu pas tersebut sebagai salah satu syarat atau bukti bahwa mereka bagian anggota buruh bagasi di pelabuhan belawan. Dan apabila buruh bagasi tidak membawa kartu pas maupun baju kerja, maka mereka tidak diperbolehkan untuk bekerja, karena itu sudah menjadi peraturan yang harus ditaati demi menjaga keamanan dan kelancaran kerja di pelabuhan serta dapat mempertahankan atau menjaga kedisiplinan kerja antara sesama buruh bagasi. Seperti biasa setelah mereka selesai bekerja, mereka istirahat sejenak lalu berkumpul seperti biasanya dan setelah itu mereka kembali pulang meninggalkan lokasi pekerjaan dan biasanya sampai batas jam 03.00 maupun jam 04.00 sore.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BA Pengumuman Pemenang Perpanjangan Lisensi

BA Pengumuman Pemenang Perpanjangan Lisensi

Berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) 5119.001.017.01/D.02.07.12/ULP- PNBP/5/2014 tanggal 19 Mei 2014 paket Pekerjaan Perpanjangan Lisensi Perangkat Pusat Operasional Keamanan TIK dan Sistem Aplikasi IT Centre (SOC). pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, diumumkan bahwa pemenang lelang untuk pekerjaan tersebut diatas adalah sebagai berikut :

Baca lebih lajut

PENGUMUMAN PEMENANG CS PEL. LAUT  2014

PENGUMUMAN PEMENANG CS PEL. LAUT 2014

PENGADAAN JASA CLEANING SERVICE KANTOR PELABUHAN LAUT BATAM PERIODE PEBRUARI S.D. DESEMBER 2014 pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, maka diumumkan bahwa pemenang lelang untuk pekerjaan tersebut diatas dengan nilai HPS sebesar Rp. 2.442.808.000,- adalah sebagai berikut :

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...