Pelaksanaan Supervisi

Top PDF Pelaksanaan Supervisi:

PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MAN BEUREUNUEN

PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MAN BEUREUNUEN

Supervisi klinis merupakan bimbingan profesional yang diberikan kepada guru berdasarkan kebutuhannya melalui siklus yang sistematis, dan merupakan upaya perbaikan keterampilan mengajar yang dapat meningkatkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program supervisi klinis, tahapantahapan pelaksanaan supervisi klinis, dan faktor pendukung serta penghambat.

1 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MAN BEUREUNUEN

PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MAN BEUREUNUEN

Teknik pengumpulan data tentang pelaksanaan supervisi klinis yang digunakan dalam penelitian ini: (1) observasi terhadap program supervisi klinis, pelaksanaan supervisi klinis dan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan supervisi klinis untuk meningkatkan profesional guru; (2) wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru mata pelajaran; dan (3) studi dokumentasi meliputi program supervisi, instrumen observasi klinis dan hasil wawancara. Teknik analisis data tentang pelaksanaan supervisi klinis yaitu: (1) reduksi data dengan merangkum dan memilih data pokok tentang pelaksanaan supervisi klinis yang sesuai dengan tujuan penelitian; (2) display data dengan menyusun data tentang supervisi klinis sesuai urutan fokus penelitian dan merencanakan kerja selanjutnya, teks data dibuat dalam bentuk naratif; dan (3) verifikasi data yang merupakan tahapan akhir penelitian yaitu dengan interpretasi dan menyimpulkan, untuk melihat apakah tujuan dari penelitian sudah tercapai atau belum. Sedangkan uji kredibilitas pada penelitian ini dilakukan dengan triangulasi dan pemeriksaan data tentang pelaksanaan supervisi klinis di sekolah.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Akred No. 26 LAPORAN  SUPERVISI

Akred No. 26 LAPORAN SUPERVISI

A. Pelaksanaan Program Supervisi Akademik .............................................. 3 B. Jadwal Superviisi Akademik ................................................................ 3 C. Kesepakatan dengan guru tentang pelaksanaan Supervisi Akademik .... 4 D. Instrumen yang digunakan dalam Supervisi Akademik ........................... 5 E. Pendekatan Supervisi Akademik ........................................................... 5 . F. Tekhnik Supervisi Akademik ............................................................. 5
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PROG. SUPERVISI AKADEMIK

PROG. SUPERVISI AKADEMIK

Bagi guru yang memperoleh nilai sebutan Cukup atau kurang, maka kepala sekolah akan mengadakan rencana pelaksanaan supervisi klinis bagi guru tersebut, dengan menggunakan pendekatan kolaboratif, artinya tanggungjawab terbagi relatif sama antara kepala sekolah/pengawas dengan guru, dan langkah pelaksanaan supervisi klinisnya menggunakan tiga tahap, yaitu: tahap pertemuan awal, tahap observasi proses pembelajaran, dan tahap pertemuan balikan, serta instrumen yang digunakannyapun sama seperti pada waktu pelaksanaan supervisi akademik.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Format LAPORAN  SUPERVISI dan PEMANTAUAN

Format LAPORAN SUPERVISI dan PEMANTAUAN

A. Pelaksanaan Program Supervisi Akademik .............................................. 3 B. Jadwal Superviisi Akademik ................................................................ 3 C. Kesepakatan dengan guru tentang pelaksanaan Supervisi Akademik .... 4 D. Instrumen yang digunakan dalam Supervisi Akademik ........................... 5 E. Pendekatan Supervisi Akademik ........................................................... 5 . F. Tekhnik Supervisi Akademik ............................................................. 5
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SUPERVISI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MAN 2 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

SUPERVISI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MAN 2 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Peneliti akan menjelaskan terkait pengisian format atau instrumen supervisi yang harus di isi oleh guru, berikut ini deskripsi instrumen supervisi kepala madrasah yang harus dicapai oleh guru mata pelajaran Fiqih yaitu Ibu Kholis Zunaidah, yang dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Maret 2016 jam ke 1-2 supervisi dilaksanakan di kelas IX dengan teknik perorangan, pada waktu itu materi pembelajaran Fiqih dengan topik / tema warisan. Ada beberapa aspek yang dinilai dalam pelaksanaan supervisi dan mendapatkan nilai yang sempurna/tertinggi yaitu 4, untuk ini peneliti menjabarkan sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN PERANAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH UNTUK PROFESIONALISME GURU DI SMK PGRI DONOROJO KABUPATEN PACITAN - STIE Widya Wiwaha Repository

UPAYA PENINGKATAN PERANAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH UNTUK PROFESIONALISME GURU DI SMK PGRI DONOROJO KABUPATEN PACITAN - STIE Widya Wiwaha Repository

M enurut Arikunto (2008: 13) fungsi supervisi yaitu pertama, fungsi meningkatkan mutu pembelajaran yang tertuju pada aspek akademik yang terjadi di ruang kelas ketika guru sedang memberikan bantuan, bimbingan dan arahan kepada siswa. Fokus yang menjadi perhatian utama supervisor adalah bagaimana perilaku siswa yang belajar, dengan bantuan atau tanpa bantuan guru. Kedua, fungsi memicu unsur yaitu berfungsi sebagai alat penggerak terjadinya perubahan yang tertuju pada unsur-unsur yang terkait dengan atau bahkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Ketiga, fungsi membina dan memimpin, yaitu pelaksanaan supervisi pendidikan diarahkan kepada guru dan tenaga tata usaha. Sasaran utama adalah guru sehingga apabila guru sudah meningkat maka akan ada dampaknya bagi siswa.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SMP KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN PENGELOLAAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SMP KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN.

PENGELOLAAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SMP KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN PENGELOLAAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SMP KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN.

Hasil penelitian ini adalah 1. Perencanaan Supervisi Pendidikan Di SMP Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Dalam kegiatan perencanaan supervisi pendidikan pada SMP di Kecamatan Kedawung kepala sekolah mengevaluasi pelaksanaan supervisi di tahun yang lalu, merencanakan pelaksanaan supervisi, serta menyusun instrumen-instrumen yang diperlukan dalam supervisi. 2. Pelaksanaan Supervisi Pendidikan Di SMP Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Teknik supervisi pendidikan yang secara individual dan klasikal atau kelompok. Agar berhasil dalam pelaksanaan supervisi pendidikan yang dilakukan oleh pengawas maka teknik yang tepat digunakan agar tercapai tujuan secar efektif dan efisien adalah secara individual dan kelompok. Langkah yang dilakukan dalam supervisi pendidikan antara lain: a. Pertemuan Pra Supervisi; b. Pelaksanaan Supervisi (Pelaksanaan kegiatan supervisi pada SMP di Kecamatan Kedawung menggunakan beberapa teknik berikut: 1) Monitoring, 2) Wawancara; 3) Studi dokumen, 4) Angket; 5) Penilaian; 3. Evaluasi Supervisi Pendidikan Di SMP Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Agar supervisi memiliki makna maka dari keseluruhan kegiatan supervisi, maka perlu adanya evaluasi terhadap pelaksanaanya yang dapat dilakukan antara lain: a. Pertemuan Pasca Pengamatan, b. Rapat Evaluasi dan c. Kegiatan Tindak Lanjut
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAHAN KONSEP SUPERVESE

BAHAN KONSEP SUPERVESE

misalnya apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas?, apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas?, aktivitas-aktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan murid?, apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?, apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya?. Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini, bahwa setelah melakukan penilaian kinerja berarti selesailah pelaksanaan supervisi akademik, melainkan harus dilanjutkan dengan tindak lanjutnya berupa pembuatan program supervisi akademik dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SMP NEGERI 14 MEDAN.

HUBUNGAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SMP NEGERI 14 MEDAN.

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hubungan antara kemampuan manajerial dengan kinerja guru; (2) untuk mengetahui hubungan antara supervisi kepala sepala dengan kinerja guru; (3) untuk mengetahui hubungan antara kemampuan manajerial dan supervisi kepala sekolah secara bersama-sama dengan kinerja guru. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 14 Medan. Populasi penelitian ini adalah semua guru yang berjumlah 46 orang, dan jumlah sample sebanyak 46 guru. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan analisis korelasi. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu menggunakan angket yang disusun peneliti. Sebelum Instrumen digunakan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis korelasi dan regresi dengan taraf signifikan = 0,05. Sebelum pengujian hipotesis penelitian, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas data dengan rumus Liliefors, uji kelinieran dan keberartian persamaan regresi dengan avava dan uji homogenitas dengan uji Bartlett. Hasil penelitian menghasilkan bahwa variabel kemampuan manajerial, supervisi dan kinerja guru termasuk kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan manajerial dan supervisi kepala sekolah dengan kinerja guru, baik secara sendiri maupun secara bersama-sama.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

T2  Lampiran Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Supervisi Akademik Melalui Kunjungan Kelas Untuk Meningkatkan Kinerja Mengajar Guru Di SDN Karangrejo 1 Dempet Demak

T2 Lampiran Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Supervisi Akademik Melalui Kunjungan Kelas Untuk Meningkatkan Kinerja Mengajar Guru Di SDN Karangrejo 1 Dempet Demak

Program Supervisi tahun pelajaran 2014/2015 pada SDN Karangrejo 1 ini disusun berdasarkan tuntutan untuk memenuhi implementasi salah satu kompetensi yang harus dikuasai dan harus dilaksanakan oleh seorang kepala sekolah yaitu kompetensi Supervisi. Program supervisi ini meliputi supervisi Akademik dan supervisi Manajerial. Supervisi Akademik dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas pokoknya, sedangkan supervisi Manajerial dilakukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dan administrasi sekolah.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

EVALUASI PROGRAM SUPERVISI PENDIDIKAN

EVALUASI PROGRAM SUPERVISI PENDIDIKAN

Sebagaimana aktivitas pendidikan yang menentukan hasilnya dalam jangka panjang, supervisi pendidikan juga demikian, hasil yang dicapai dalam pelaksanaan supervisi pendidikan terutama yang berkenaan dengan manusia baru dapat dilihat dalam jangka panjang. Sedangkan hasil supervisi pendidikan yang dapat diketahui dengan cepat hanya penampakan hasil sementara. Dan hal ini akan menimbulkan kesulitan bagi kita dalam mengevaluasi program supervisi pendidikan, mengingat ruang lingkup yang akan dievaluasi dalam supervisi pendidikan sangat luas, dimana selain guru dan staf sekolah, programpun merupakan sasaran evaluasi program supervisi pendidikan. Hal ini sangat sesuai dengan apa yang dikatakan Elsbree dkk. Dalam buku “ Elementary School Administration and supervision ". yaitu :
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

SUPERVISI PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN. docx

SUPERVISI PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN. docx

Layanan bimbingan dan konseling di SD merupakan layanan spesifik yang diberikan kepada siswa untuk dapat mencapai perkembangan optimal, mampu mencapai tugas perkembangan seperti yang diharapkan. Tugas perkembangan yang harus ditampakkan dan dikuasai itu telah dirumuskan dalam standar kompetensi kemandirian peserta didik (SKKPD). SKKPD yang harus dikuasai oleh siswa di SD meliputi 10 aspek perkembangan yang setiap aspek perkembangan terdiri atas tiga tataran tujuan yakni tataran pengenalan, akomodasi, dan tindakan. Komponen program BK terdiri atas: layanan dasar bimbingan, layanan responsif, layanan perencanaan individu, dan dukungan sistem. Pelaksanaan program BK melalui strategi intervensi berupa pemberian layanan dan kegiatan pendukung bagi pelaksanaan pemberian layanan, maupun kegiatan penunjang yang berhubungan dengan pengelolaan atau manajemen. Pelaksana program BK di SD ialah guru kelas harus melaksanakan tugas memberikan layanan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Kehadiran tenaga ahli bimbingan diperlukan sebagai konselor kunjung untuk setiap konselor bagi beberapa SD.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

SUPERVISI PEMBELAJARAN KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA GURU MI DI KECAMATAN KOTA KUDUS | Mohtarom | QUALITY 2177 7431 1 SM

SUPERVISI PEMBELAJARAN KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA GURU MI DI KECAMATAN KOTA KUDUS | Mohtarom | QUALITY 2177 7431 1 SM

Supervisi dalam pendidikan diartikan oleh para ahli, di antaranya Kimball Wiles menyebutkan ―Supervision consists of all the activities leading to the improvement of instruction, activities related to morale, improving human relations, in-service education, and curriculum development ‖. Pernyataan tersebut memberikan pengertian bahwa Supervisi sebagai kegiatan layanan, yaitu kegiatan yang mendorong pada pengembangan pembelajaran, kegiatan yang berkaitan dengan moral, pengembangan hubungan antar manusia, pendidikan dalam jabatan dan pengembangan kurikulum.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Kepemimpinan kepala madrasah ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Lampung Utara - Raden Intan Repository

Kepemimpinan kepala madrasah ibtidaiyah Negeri di Kabupaten Lampung Utara - Raden Intan Repository

seorang siswa.Selain itu, guru berupaya untuk memberi kesempatan siswa untuk aktif, baik aktif mencari, memproses dan mengelola perolehan belajarnya. Untuk dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam prose belajar mengajar guru dapat melakukannya dengan: keterlibatan secara langsung siswa baik secara individual maupun kelompok, penciptaan peluang yang mendorong siswa untuk melakukan eksperimen, upaya mengikutsertakan siswa atau memberi tugas kepada siswa untuk memperoleh informasi dari sumberluar kelas atau sekolah serta upaya melibatkan siswa dalam merangkum atau menyimpulkan pesan pembelajaran.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setiap selesai melaksanakan pembelajaran guru mengadakan evaluasi.Hal yang kurang, bisa diperbaiki lagi.Agar pelaksanaan pembelajaran selanjutnya bisa berjalan dengan lancar dan keberhasilan program benar-benar terwujud. Dalam pelaksanaan pembelajaran kepala madrasah bertugas untuk mengawasi seorang guru dalam proses pembelajaran. Kepala madrasah berada di titik paling sentral dalam kehidupan madrasah.Maka dari itu kinerja kepala madrasah sangat berpengaruh. Jika nanti ada pendidik yang tidak mau mengajar atau tidak pernah masuk dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Kepala madrasah harus menegur guru yang mempunyai sifat tersebut agar pelaksanaan pembelajarn bisa berjalan dengan lancar.Dan juga kepala sekolah harus pula mengetahui srtategi yang digunakan oleh seorang guru dalam pelaksanaan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Nn

Nn

Pembicaraan individual merupakan teknik supervisi yang sangat penting karena yang diciptakan bagi kepala sekolah untuk bekerja secara idividual dengan guru berhubungan dengan masalah profesionalnya. Sesuai dengan pendapat bahwa yang dimaksud dengan percakapan individual ialah pertemuan secara pribadi, face to face antara supervisor yang telah atau akan mengadakan supervisi kelas dengan guru yang akan dioservasi itu. Pertemuan itu merupakan percakapan atau dialog tukar menukar pikiran antara supervisor dengan supervisi sebelum atau sesudah.

Baca lebih lajut

25 Evaluasi Program Supervisi Pendidikan

25 Evaluasi Program Supervisi Pendidikan

Supervisi pendidikan (supervisi akademik) adalah bantuan atau pelayanan kepada guru-guru agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan berkualitas. Fungsi dasar supervisi meningkatkan atau memperbaiki situasi belajar bagi murid, demikian pendapat tokoh dibidang supervisi pendidikan Kimbal Wiles, (1967) sementara itu H.P Adams dan Frank G. Dicky dalam bukunya yang berjudul “ Basic principles of Supervision” menjelaskan secara eksplisit bahwa “ Supervisi merupakan program berencana untuk memperbaiki pengajaran”. Jelaslah sekarang bahwa supervisi merupakan aktivitas yang terprogram, berencana, dan berlangsung kontinyu. Oleh sebab itu akvitas supervisi pendidikan harus dievaluasi, sebab supervisi pendidikan beraktivitas secara terprogram, evaluasi program supervisi pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara kontinyu terprogram dan mengunakan prinsip komperhensip, obyektif, operatif dan kontinyu.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Kepala Sekolah 25    Evaluasi Program Supervisi Pendidikan

Kepala Sekolah 25 Evaluasi Program Supervisi Pendidikan

Evaluasi program supervisi pendidikan adalah pemberian estimasi terhadap pelaksanaan supervisi pendidikan untuk menentukan keefektifan dan kemajuan dalam rangka mencapai tujuan supervisi pendidikan yang telah ditetapkan. Dalam evaluasi program superrvisi pendidikan untuk perbaikan pengajaran melibatkan penentuan perubahan yang terjadi pada periode tertentu, perubahan yang diharapkan dari semua personel dalam supervisi dan dalam perbaikan program melibatkan kepala sekolah (supervisor), guru, dan murid. Supervisor dan guru bekerjasama untuk membawa perubahan- perubahan dalam diri anak didik. Lebih dari pada itu semua yang harus dipertimbangkan sebagai ruang lingkup supervisi pendidikan adalah meliputi rencana perbaikan, organisasi perencanaan, tujuan yang akan dicapai, teknik-teknik pencapaian tujuan, dan perubahan- perubahan yang dilakukan di bidang kurikulurn dan bimbingan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...