Pemahaman Orang Tua

Top PDF Pemahaman Orang Tua:

PENGARUH PELUANG  KERJA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PEMAHAMAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN TINGGI   Pengaruh Peluang Kerja Dan Persepsi Siswa Tentang Pemahaman Orang Tua Dalam Pendidikan Tinggi Terhadap Motivasi Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kel

PENGARUH PELUANG KERJA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PEMAHAMAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN TINGGI Pengaruh Peluang Kerja Dan Persepsi Siswa Tentang Pemahaman Orang Tua Dalam Pendidikan Tinggi Terhadap Motivasi Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kel

pengaruh yang diberikan oleh kombinasi variabel peluang kerja dan Persepsi siswa tentang pemahaman Orang Tua dalam Pendidikan tinggi secara bersama-sama terhadap motivasi melanjutkan ke perguruan tinggi adalah sebesar 34,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Variabel Peluang kerja(X1) memberikan sumbangan relatif sebesar 25,4% dan sumbangan efektif sebesar 8,7%. Variabel Persepsi siswa tentang pemahaman Orang Tua dalam Pendidikan tinggi (X2) memberikan sumbangan relatif sebesar 74,6% dan sumbangan efektif sebesar 25,7%.Berdasarkan besarnya sumbangan relatif dan efektif dapat diketahui bahwa variabel Persepsi siswa tentang pemahaman Orang Tua dalam Pendidikan tinggi mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap motivasi melanjutkan ke perguruan tinggi dibandingkan denganpeluang kerja.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG GENDER DALAM

PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG GENDER DALAM

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua yang ada di Desa Long Payau tentang gender serta mengetahui cara orang tua memberikan pola asuh kepada anak remaja laki-laki dan perempuan yang ada di Desa Long Payau. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak remaja laki-laki maupun perempuan yang berumur 12-17 tahun, anak remaja laki-laki dan perempuan, serta kepala adat Desa Long Payau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa orang tua yang ada di Desa Long Payau belum memahami perbedaan gender dengan jenis kelamin karena mereka masih membedakan pekerjaan berdasarkan jenis kelamin, cara orang tua memberikan pola asuh kepada anak remaja laki-laki dan perempuan adalah dengan melibatkan anak secara langsung mengerjakan kegiatan orang tua.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PARENTING SKILL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH

EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PARENTING SKILL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH

Program Pelatihan parenting skill ini merupakan upaya untuk mewujudkan salah satu program layanan bimbingan dan konseling yang komprehensip di Sekolah Dasar yang berkaitan dengan dukungan sistem, yaitu memberikan layanan kepada orang tua sebagai dukungan bagi program pendidikan orang tua siswa dalam meningkatkan kualitas pengasuhan. Adapun program pelatihan yang akan diberikan diantaranya mengenai (1) Merubah pola pikir orang tua berkenaan dengan pola pengasuhan pada anak, masa lalu, kini dan yang akan datang, (2) komunikasi yang seharusnya dibangun oleh orang tua dalam memperlakukan anak, (3) Pengetahuan dan pemahaman mengenai dampak dari berbagai pola asuh yang diberikan pada anak, serta (4) Pemahaman mengenai kelebihan, kekurangan, dan kemampuan masing-masing anak, sehingga orang tua bisa menerapkan ilmu mengasuh dan mendidik anak dengan baik dan benar berdasarkan kapasitas yang dimiliki anak melalui ilmu pengetahuan dan pemahaman yang diperolehnya selama mengikuti pelatihan parenting skill, serta dapat meminimalisir tingkat kekerasan terhadap anak. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian yang mengarah kepada “Efektivitas Program Pelatihan Parenting Skill Terhadap Peningkatan Pemahaman Orang Tua Tentang Pola asuh,” sehingga bisa diketahui apakah program pelatihan parenting skill ini
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH PELUANG  KERJA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PEMAHAMAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN TINGGI TERHADAP  Pengaruh Peluang Kerja Dan Persepsi Siswa Tentang Pemahaman Orang Tua Dalam Pendidikan Tinggi Terhadap Motivasi Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi Pada S

PENGARUH PELUANG KERJA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PEMAHAMAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN TINGGI TERHADAP Pengaruh Peluang Kerja Dan Persepsi Siswa Tentang Pemahaman Orang Tua Dalam Pendidikan Tinggi Terhadap Motivasi Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi Pada S

< 0,05, yaitu 0,009 dengan sumbangan relatif sebesar 25,4% dan sumbangan efektif 8,7%. 2) Persepsi orang tua tentang pendidikan terhadap motivasi melanjutkan ke perguruan tinggi dapat diterima. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier ganda (uji t) diketahui bahwa t hitung > t tabel , yaitu 5,575 > 2,000 dan nilai signifikansi < 0,05,

18 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PARENTING SKILL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH.

EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PARENTING SKILL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH.

cara orangtua mereka terdahulu. Profil pengasuhan melalui instrument yang diberikan kepada 15 orang tua siswa kls III MI husainiyah menunjukkan bahwa 58% orangtua menggunakan gaya Authoritative, 20% gaya Autoritarian, 17% gaya indulgent dan 5% gaya indifferent. Namun dari data tersebut, ternyata menjadi berbeda ketika orang tua siswa yang berhasil dimintai keterangan mengenai “hal apa saja kesalahan orang tua yang sering dilak ukan kepada anaknya” ternyata mereka menjawab hampir 88% menyatakan “memaki/menghardik dan mencela”, 15%, sering mencubit karena kesal, 75% selalu memenuhi setiap keinginannya, dan 3% pernah mengguyur dengan air. Dari data ini saja peneliti bisa melihat betapa para orang tua masih belum siap memberikan pengasuhan yang baik tanpa hardikan dan kekerasan, oleh karenanya, program pelatihan parenting skill ini disusun dan diberikan kepada orang tua sebagai pemberian layanan bimbingan dari sekolah, dengan harapan para orangtua akan menemukan cara-cara baru dalam hal mengasuh anak terutama dalam menjalankan fungsi pendidikan di rumah dan di sekolah. Di samping itu, orangtua juga akan melihat seberapa besar manfaat keterampilan yang didapatkan tersebut dalam mengubah keadaan di rumah (Bailey, Perkins & Wilkins, 1995).
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRI PADA PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH.

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRI PADA PROGRAM PARENTING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan pedekatan kualitatif ini dikarenakan permasalahan yang diteliti oleh peneliti merupakan permasalahan sosial yang ada di lingkungan masyarakat khususnya masyarakat miskin. Masyarakat miskin yang penuh dengan problematik kehidupan sosial mulai dari masalah sosial dalam keluarga maupun dengan lingkungan sekitarnya. Tema yang diangkat tentang strategi pembelajaran inkuiri dalam program parenting untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang pola asuh sangat erat kaitannya dengan kehidupan keluarga dalam mendidik dan mengasuh anak. Banyak permasalahan sosial yang dapat diungkapkan dalam penelitian yang berhubungan dengan pola asuh. Sedangkan dari sisi strategi inkuiri dalam program parenting yang merupakan bagian dari tema utama yang peneliti angkat, merupakan kegiatan yang melibatkan masyarakat miskin sebagai warga belajar. Masyarakat miskin yang identik dengan rendahnya pendidikan, kerawanan sosial, diskriminatif, penindasan, kekurangan, tentunya menjadi masalah sosial tersendiri dalam proses pembelajaran. Masalah yang harus digali dan diungkapkan untuk memberi gambaran yang sebenarnya dari proses pembelajaran bagi masyarakat miskin tersebut. Sebagaimana dikatakan oleh Bogdan dan Biklen (Sudirman, 2000 : 61) pendekatan ini berusaha untuk : (1) memberikan suatu aktivitas pendidik atau pelatih berdasarkan data lapangan yang digali dikawasan tertentu, namun tidak bermaksud menguji atau membuktikan suatu teori, (2) tidak mencari kebenaran mutlak, melainkan bergantung pada kenyataan lapangan menurut suatu pandangan kelompok tertentu.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Evi Nurdianingsih BAB I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Evi Nurdianingsih BAB I

bahwa keberhasilan sebuah TT tidak terlepas dari enam aspek yang harus diketahui dan dipahami oleh orang tua agar penerapan TT bisa berhasil sesuai yang diharapkan yaitu pemahaman orang tua tentang TT, waktu penerapan TT, mengajarkan anak cara menggunakan toilet, kesiapan anak melakukan TT sendiri, faktor-faktor yang menyebabkan anak mengalami regresi saat TT dan juga suka dan duka orang tua saat mengajarkan TT. 2. Luqman (2009), berjudul ” Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Ibu

8 Baca lebih lajut

T PKKH 1302971 Chapter5

T PKKH 1302971 Chapter5

dengan baik. Pemahaman orang tua tentang konsep ketunarunguan akan berdampak pada kemampuan orang tua dalam memberikan layanan kepada anak tunarungu, pemahaman yang baik akan menumbuhkan pola asuh yang tepat dan cara penanganan Anka dapat meningkat. Sedangkan kemampuan pemahaman pola layanan orang tua terhadap anak tunarungu dari perspektif ekologi akan mempengaruhi pengertian orang tua untuk dapat lebih memberikan kesempatan, dukungan dan penguatan terhadap perkembangan anak terutama dalam aspek keterampilan komunikasi, dan pemahaman orang tua dalam pengembangan keterampilan komunikasi akan dapat membantu orang tua mengintervensi anaknya di rumah dalam mengembangkan teknik-teknik komunikasi yang benar dengan anak tunarungu sehingga keterampilan komunikasi yang dimiliki anak akan meningkat.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PERANAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA PUTRI MENURUT ISLAM Arhjayati Rahim

PERANAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA PUTRI MENURUT ISLAM Arhjayati Rahim

Tulisan ini membahas tentang peranan orang tua terhadap pendidikan karakter remaja putri menurut Islam. Masa remaja dalam kehidupan manusia hanya datang sekali, masa yang indah sekaligus rentan karena masa ini merupakan masa transisi fisik,emosi dan psikologi menuju ke fase hidup selanjutnya yang mengarah pada kedewasaan, kematangan berfikir dan bertindak sebagai eksistensi sisi manusia. Masa ini juga identik dengan pergaulan dan adaptasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga tidak mengherankan ketika pola fikir dan tingkah laku masing-masing remaja di tiap negara berbeda karena terkait masalah kultur dan dominasi sosial lingkungannya. Remaja cenderung akan mengalami kondisi yang labil sehingga di perlukan pengawasan dan bimbingan dari orang tua terutama pada remaja putri, kondisi pengetahuan dan pemahaman orang tua baik dari segi kepribadian dan pengetahuan keagamaan sangat berpengaruh terhadap pola didik terhadap karakter remaja putri sehingga mereka dapat melewati masa remaja dengan baik dan sesuai ajaran Islam sehingga menghasilkan generasi yang tangguh,berprestasi serta taat dan selalu berada dalam jalur Islam.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Orang Tua  utuh dan orang (1)

Orang Tua utuh dan orang (1)

Pembentukan karakter anak juga sangat dipengaruhi oleh karakter, perilaku bahkan kata-kata yang biasa diucapkan oleh orang tua. Banyak anak yang merasa kurang percaya diri, atau terlalu percaya diri karena kesalahan pola asuh orang tua, Banyak anak yang menjadi kurban pelecehan dari orang tuanya secara fisik, tetapi tanpa disadari banyak dari kita sebagai orang tua melukai anak dengan kata-kata kita, yang juga dapat ‘membunuh’ anak kita. Kata-kata sederhana seperti ‘anak bodoh’, anak sial’, ‘anak malas’, ‘anak nakal’, ‘si buruk rupa’, ‘kamu tidak sepintar kakakmu’, dapat meninggalkan luka yang sangat dalam di diri anak-anak, yang nantinya akan sangat
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Buku Siswa Kelas 4 SD Agama Buddha dan Budi Pekerti   Backup Data www.dadangjsn.blogpspot.com

Buku Siswa Kelas 4 SD Agama Buddha dan Budi Pekerti Backup Data www.dadangjsn.blogpspot.com

Bersabar juga harus diterapkan ketika orang berjuang meraih cita- citanya. Misalnya ketika belajar, orang tidak boleh malas, bosan, apa lagi putus asa ketika menghadapi kesulitan. Belajar juga tidak boleh terburu-buru, menganggap enteng, dan ingin segera cepat selesai. Mengapa? Belajar merupakan perjuangan untuk meraih cita-cita. Saat guru menerangkan, siswa harus mendengarkan dengan baik, dan tidak boleh bermain atau berbicara sendiri. Menghadapi pelajaran yang sulit, siswa harus bersabar dan tetap semangat, terus berjuang pantang menyerah. Dengan bertanya kepada guru, banyak membaca, dan berlatih disertai kesabaran, pelajaran sesulit apa pun akan dapat dipahaminya.
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING KELOMPOK BERMAIN (KB) PRIMA SANGGAR DALAM MENDORONG KETERLIBATAN ORANG TUA PADA PENDIDIKAN ANAK.

PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING KELOMPOK BERMAIN (KB) PRIMA SANGGAR DALAM MENDORONG KETERLIBATAN ORANG TUA PADA PENDIDIKAN ANAK.

“…yang terlibat saat persiapan program ya penyelenggara, nara sumber, sama orang tua mbak. Jadi biasanya perencanaan atau persiapan dilakukan dengan melakukan identifikasi kebutuhan terlebih dahulu, materi parenting yang berikan harus menyesuaikan dengan kebutuhan orang tua agar pembelajaran yang dilakukan sesuai apa yang diinginkan. Kami sosialisasi ke orang tua besok mau diadakan kegiatan parenting bu, lalu kami bersama-sama dengan orang tua Tanya jawab apa yang menjadi kebutuhan orang tua untuk anak-anaknya. Biasanya orang tua juga meminta pada kami mbak, „bu besok kita diajari melipat kertas yang origami -origami itu ya‟. Contoh lain nya, ketika kami akan memberikan materi tentang makanan tradisional kepada anak terlebih dahulu pendidik atau pengelola melakukan pendataan makanan apa yang disenangi peserta didik. Jadi dari identifikasi kebutuhan, nanti kami jadi tahu „ooo ternyata anak -anak sukanya makanan yang seperti itu‟….Setelah melakukan identifikasi kebutuhan, kami juga mempersiapkan nara sumber, jadi nara sumber harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Kemudian diadakan sosialisasi program kepada orang tua dengan cara membuat undangan kalau akan diadakan program parenting.”
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Kelas 04 SD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Siswa

Kelas 04 SD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Siswa

Saat para penduduk Rājagaha saling berbicara, masing-masing dengan pendapatnya sendiri-sendiri, pelayan istana datang kepada Raja Bimbisāra dan melaporkan, “Raja besar, seorang yang luar biasa yang tidak seorang pun mengetahui apakah Beliau adalah Dewa atau Gandabha atau Naga atau Yakkha, sedang mengumpulkan dana makanan di Kota Rājagaha.” Mendengar kata-kata ini, Raja yang telah melihat-Nya dari teras atas di istananya merasa penasaran dan memerintahkan menterinya, “Pergi selidiki orang itu. Jika Dia adalah Yakkha, Dia akan menghilang ketika tiba di luar kota ini. Jika Dia adalah Dewa, Dia akan berjalan di angkasa. Jika Dia adalah Naga, Dia akan masuk ke dalam tanah dan menghilang. Jika Dia manusia, Dia akan memakan makanannya di tempat tertentu.”
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - STUDI TERHADAP PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN SEBERANG ULU I KOTA PALEMBANG DITINJAU DARI HUKUM ISLAM - eprint UIN Raden Fatah Palembang

BAB I PENDAHULUAN - STUDI TERHADAP PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN SEBERANG ULU I KOTA PALEMBANG DITINJAU DARI HUKUM ISLAM - eprint UIN Raden Fatah Palembang

Pernikahan usia dini banyak berdampak bagi pelaku,orang tua, maupun bagi anak yang dilahirkannya. Bagi para pelaku, pernikahan di usia dini berdampar tidak tercapainya tujuan pernikahan, yaitu membentuk kelauarga sakinah, mawaddah dan rahmah. Hal tersebut, disebabkan sering terjadi pertengkaran karena emosi masing-masing pasangan belum matang, karena diantara keduanya belum bisa menyelami perasaan satu sama lain dengan sifat keegoisannya yang tinggi dan belum matangnya fisik maupun mental mereka dalam membina rumah tangga memungkinkan banyaknya pertengkaran atau bentrokan yang bisa mengakibatkan perceraian.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

USAHA ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK

USAHA ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK

mendapatkan pahala dari Allah SWT., karena mereka benar-benar telah menjaga amanah Allah tersebut.Oleh sebab itu orang tua haruslah berhati-hati menjaga dan membina atau mendidik anak dalam rumah tangga. Mereka juga harus selalu mengusahakan atau menunjukan sikap dan tindakan yang baik terhadap anak, karena si anak akan meniru dan mengikuti semua gerak-gerik orang tua dalam rumah tangga. Dari uraian-uraian di atas, maka jelaslah bahwa usaha keluarga yaitu orang tua dalam rumah

Baca lebih lajut

4 AGAMA BUDDHA BUKU SISWA

4 AGAMA BUDDHA BUKU SISWA

Dahulu Candi Borobudur dikelola oleh pemerintah, tetapi sejak tahun 2011 Candi Borobudur dikelola oleh orang Buddha. Candi Borobudur harus dikelola dan dijaga kebersihannya. Lingkungan candi harus dilengkapi fasilitas yang memadai yang tidak jauh dari letak candi, seperti: toilet umum, pasar, hotel, rumah makan, poliklinik kecil, jasa fotografer, dan museum. Untuk melestarikan Candi Borobudur, usaha- usaha yang dilakukan oleh pengelola di antaranya membatasi jumlah pengunjung secara bersama-sama, membersihkan lumut-lumut yang menempel pada candi serta menjaga keamanan dan kebersihan dengan baik. Wisatawan yang datang ke Candi Borobudur tidak hanya untuk berwisata saja, tetapi juga untuk melakukan penelitian. Namun bagi penganut agama Buddha, mereka datang ke Candi Borobudur untuk beribadah. Tidak hanya wisatawan lokal saja yang berkunjung ke Candi Borobudur.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

S PLS 1107570 Chapter1

S PLS 1107570 Chapter1

Pendidikan orang dewasa merupakan seluruh proses pendidikan yang terorganisasi dengan berbagai bahan belajar, tingkatan, dan metoda, baik bersifat resmi maupun tidak, meliputi upaya kelanjutan atau perbaikan pendidikan yang diperoleh dari sekolah, akademi, universitas, atau magang. Pendidikan tersebut diperuntukan bagi orangorang dewasa dalam lingkungan masyarakatnya, agar mereka dapat mengembangkan kemampuan, memperkaya pengetahuan, meningkatkan keteranpilan dan profesi yang telah dimiliki, memperoleh cara-cara baru, serta mengubah sikap dan perilaku orang dewasa, tujuan pendidikan ini ialah supaya orangorang dewasa mampu mengembangkan diri secara optimal dan berpartisipasi aktif, malah menjadi pelopor di masyarakat dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah dan berkembang.Pendidikan orang dewasa ini memiliki corak pendidikan seperti pendidikan berkelanjutan, pendidikan perbaikan, pendidikan populer, pendidikan kader, pendidikan kehidupan keluarga, dan pendidikan perluasan. (2000:5)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BERBAKTI PADA ORANG TUA

BERBAKTI PADA ORANG TUA

Karena itulah, Jangan sekali­kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya   ancaman   bagi   siapapun   yang   durhaka   kepada   orang   tua.   Wahai   saudaraku, Rasulullah menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Allah.   Dalam   hadits   Rasulullah   SAW   bersabda:   “Maukah   kalian   aku   beritahukan   dosa   yang paling besar ?” para sahabat menjawab, “Tentu.” Nabi bersabda, “(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua.” (HR. Al Bukhori)
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

KISI KISI PAS PAI KLS  9 KURIKULUM 2013

KISI KISI PAS PAI KLS 9 KURIKULUM 2013

Disajikan beberapa contoh kewajiban seorang anak kepada orang tua yang sudah meninggal, peserta didik dapat menentukan perilaku terpuji (menunaikan kewajiban kepada orang tua yang sudah meninggal) sesuai Contoh dengan benar

Baca lebih lajut

PERAN ORANG TUA DALAM PEMAHAMAN ETIKA SOSIAL ANAK

PERAN ORANG TUA DALAM PEMAHAMAN ETIKA SOSIAL ANAK

Frederich II dari Jerman pernah mengadakan eksperimen yang sangat berani. Ia ingin mengetahui dalam bahasa apakah anak akan berbicara sejak masih bayi. Ia pikir kalau seorang anak tidak diajari sejak bayi, mungkin anak tersebut akan berbicara dalam bahasa Hebrew Kuno. Lalu ia mengumpulkan anak-anak dan bayi-bayi terlantar. Mereka dipelihara dalam suatu ruangan. Perwat digaji untuk memberi makan. Demi kepentingan eksperimen, makanan diberi tanpa perawat tersebut mengucapkan sepatah kata pun juga tanpa memeluk atau memegang mereka. Bahasa Hebrew tidak muncul dan tidak seorang anak pun kasih sayang, daya hidupnya lemah, dan akan cepat mati. Kasih sayang orang tua terhadap anak adalah kasih sayang yang memberikan kepada anak kekuasaan untuk hidup. Anak-anak mempunyai indra yang tajam untuk menyerap perasaan dan ekspresi kita (Suzuki, 1989: 61).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...