pemanfaatan dan pemajuan

Top PDF pemanfaatan dan pemajuan:

2017, No Pemajuan Kebudayaan Nasional Indonesia secara menyeluruh dan terpadu; e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam hur

2017, No Pemajuan Kebudayaan Nasional Indonesia secara menyeluruh dan terpadu; e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam hur

(1) Industri besar dan/atau pihak asing yang akan melakukan Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan untuk kepentingan komersial wajib memiliki izin Pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan dari Menteri. (2) Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus

26 Baca lebih lajut

Sambut Baik UU Pemajuan Kebudayaan, Ini Harapan Budayawan Delapan Hal Ini Bisa Kamu Lakukan untuk Pemajuan Kebudayaan Indonesia

Sambut Baik UU Pemajuan Kebudayaan, Ini Harapan Budayawan Delapan Hal Ini Bisa Kamu Lakukan untuk Pemajuan Kebudayaan Indonesia

maupun global juga tak kalah derasnya, sehingga memerlukan payung hukum yang tegas agar jati diri bangsa tetap teguh terjaga, karakter bangsa terus terpupuk, persatuan bangsa terjalin kuat, serta citra bangsa semerbak harum di mata dunia. Bagaimanapun, kebudayaan adalah investasi untuk membangun peradaban bangsa. Oleh karenanya cara pandang kita terhadap kebudayaan juga harus mulai ditata dan dipertegas searah hukum positif ini. Selanjutnya, norma hukum perlu diikuti dengan langkah-langkah cepat dengan membangun strategi pemajuan kebudayaan. Di antaranya, perlu segera dilakukan pendataan dan pengintegrasian data kebudayaan terkait dengan kemajuan budaya, sumber daya manusia kebudayaan, lembaga kebudayaan, pranata, sarana dan prasarana serta data lain terkait kebudayaan. Selain itu perhatian terhadap budaya daerah, penghargaan terhadap pelaku budaya, serta pemanfaatan budaya pada industri kreatif juga memerlukan kejelian kita bersama.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Pemajuan kebudayaan: IKWAN SETIAWAN Peneliti Matatimoer Institute Pengajar FIB Univ. Jember

Pemajuan kebudayaan: IKWAN SETIAWAN Peneliti Matatimoer Institute Pengajar FIB Univ. Jember

Keenam, pemanfaatan kebudayaan. UU ini mengatur industri besar dan/atau pihak asing yang akan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan bagi kepentingan komersial, sehingga diwajibkan memiliki izin dari kementerian terkait dengan memenuhi persyaratan, yaitu memiliki persetujuan atas dasar informasi awal, adanya pembagian manfaat, dan pencantuman asal-usul objek pemajuan kebudayaan. Apa yang harus diperhatikan adalah bahwa para pemodal besar industri budaya akan berusaha mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, sehingga pemerintah harus membuat aturan yang benar-benar jelas dan tegas agar para pelaku kultural dan rakyat di tingkat bawah tidak hanya dijejali dengan keterpesonaan karena budaya mereka dikemas dalam format yang lebih “wah” serta ditonton masyarakat nasional dan internasional. Ketujuh, penghargaan. Masih menurut Riefky, Negara wajib memberikan penghargaan kepada orang yang berkontribusi atau berprestasi luar biasa dalam pemajuan kebudayaan bakal mendapat penghargaan. Tak hanya itu, pemerintah pusat dan daerah memberikan fasilitas ke seseorang yang berjasa dalam bidang kebudayaan. Fasilitas tersebut dalam bentuk biaya hidup, materi, dan/atau sarana prasarana sesuai dengan kemampuan keuangan negara, diberikan untuk (terus) mengembangkan karya- karyanya. Penghargaan memang diharapkan oleh para seniman rakyat yang telah bersungguh-sungguh melestarikan dan mengembangkan kesenian lokal, tetapi mereka juga tidak terlalu sumringah karena selama ini penghargaan yang mereka peroleh hanya berupa tali asih ratusan ribu. Kalaupun ada hibah yang diberikan pemerintah pusat, persyaratan yang diminta juga sulit dipenuhi oleh para seniman rakyat, sehingga banyak dimanfaatkan oleh para seniman pemilik sanggar yang paham prosedur.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Seni Kuda Lumping “Turangga Tunggak Semi” di Kampung Seni Jurang Belimbing Tembalang: Sebuah Alternatif Upaya Pemajuan Kebudayaan di Kota Semarang

Seni Kuda Lumping “Turangga Tunggak Semi” di Kampung Seni Jurang Belimbing Tembalang: Sebuah Alternatif Upaya Pemajuan Kebudayaan di Kota Semarang

Undang Undang Pemajuan Kebudayaan (UU No. 5 Tahun 2017) mengamanatkan untuk melakukan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan berbagai jenis kebudayaan. Salah satu jenis dari kebudayaan adalah kesenian. Berbagai macam jenis kesenian yang ada di tengah masyarakat perlu mendapatkan perlindungan, pengembangan dan pembinaan. Kesenian tradisional Kuda Lumping “Turangga Tunggak Semi” yang berada di Kampung Seni Jurang Belimbing Kelurahan Tembalang merupakan kelompok kesenian tradisional yang masih didukung kederadaannya oleh masyarakat sekitarnya. Kelompok kesenian ini beranggotakan anak-anak muda yang berada di kampung seni Jurang Belimbing yang didukung oleh para sesepuh dan perangkat desa di kampung tersebut. Di era Global dimana anak-anak muda cenderung menggandrungi budaya dari luar, namun di kampung seni jurang belimbing generasi muda masih sangat memperhatikan bahkan melestarikan kesenian tradisional yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat pada umumnya. Pemerintah Kota Semarang berupaya untuk melestarikan dan melakukan pembinaan terhadap Kesenian Kuda Lumping “Turangga Tunggak Semi” dengan menetapkan Kampung Jurang Belimbing sebagai Kampung Tematik Seni dan Budaya. Upaya ini dimaksudkan selain untuk melestarikan beberapa kesenian yang berada di Kampung tersebut, juga diharapkan akan membawa dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

-1- GUBERNUR SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG PELESTARIAN DAN PEMAJUAN KEBUDAYAAN TAKBENDA

-1- GUBERNUR SULAWESI SELATAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG PELESTARIAN DAN PEMAJUAN KEBUDAYAAN TAKBENDA

Yang dimaksud dengan "pengarusutamaan Kebudayaan" adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan serta rangkaian program yang memperhatikan Pelindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan.

28 Baca lebih lajut

PEMAJUAN VALVE TIMING

PEMAJUAN VALVE TIMING

Dengan pemajuan valve timing sebesar 10°, diperoleh langkah kompresi sepanjang 47, 74 mm (naik 1,67 mm), dengan volume langkah aktual 151, 27 cc (naik 5,3 cc) dan menghasilkan perbandingan kompresi sebesar 8,72. Penelitian pada 4000 rpm sampai 10000 rpm dengan interval rekam data setiap 250 rpm, mampu meningkatkan torsi rata rata sebesar 3,55 %, dan meningkatkan daya rata rata 3,14 %.

6 Baca lebih lajut

Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan Melayu Riau Dr. H. Muhammad Ikhsan, ST, MSc Ketua DPH LAMR Provinsi Riau

Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan Melayu Riau Dr. H. Muhammad Ikhsan, ST, MSc Ketua DPH LAMR Provinsi Riau

Meningkatkan sarana dan prasarana untuk perlindungan objek pemajuan kebudayaan Melayu Riau. Jumlah objek pemajuan kebudayaan Melayu Riau yang mendapatkan pengembangan[r]

34 Baca lebih lajut

BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG PEMAJUAN KEBUDAYAAN DAERAH

BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TRENGGALEK NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG PEMAJUAN KEBUDAYAAN DAERAH

Yang dimaksud dengan "repatriasi" adalah mengembalikan Objek Pemajuan Kebudayaan yang berada di luar wilayah Republik Indonesia ke dalam wilayah Republik Indonesia. Repatriasi dilakukan, antara lain, dengan pembelian Objek Pemajuan Kebudayaan yang ada di luar negeri, kerja sama pengembalian Objek Pemajuan Kebudayaan dengan negara asing dan advokasi di tingkat internasional.

40 Baca lebih lajut

KETERANGAN PERS No. 045/Humas/KH/X/2020 STAGNASI PEMAJUAN DAN PENEGAKAN HAM PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO WAPRES KH.

KETERANGAN PERS No. 045/Humas/KH/X/2020 STAGNASI PEMAJUAN DAN PENEGAKAN HAM PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO WAPRES KH.

Berdasarkan  kewenangan  yang  diberikan  oleh  Undang-­‐Undang  Nomor  39  Tahun   1999  tentang  Hak  Asasi  Manusia  pada  Pasal  89  ayat  (1)  huruf  e,  Komisi  Nasional   Hak   Asasi   Manusia   Republik   Indonesia   (Komnas   HAM   RI)   sebagai   lembaga   mandiri   setingkat   dengan   lembaga   negara,   berwenang   melakukan   pembahasan   berbagai  permasalahan  terkait  dengan  penegakan,  perlindungan,  dan  pemajuan   HAM.   Sehubungan   dengan   pemerintahan   Presiden   Joko   Widodo   dan   Wakil   Presiden   KH.   Ma’ruf   Amin   yang   menginjak   usia   setahun   sejak   dilantik   pada   20   Oktober   2019,   Komnas   HAM   RI   perlu   memberikan   pandangannya   dikaitkan   dengan  6  (enam)  isu  strategis  bagi  pemajuan  dan  penegakan  HAM.  
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAJUAN WAKTU PENGAPIAN DAN PENINGKATAN RASIO KOMPRESI TERHADAP DAYA DAN TORSI SEPEDA MOTOR SUPRA FIT DENGAN BAHAN BAKAR LPG

PENGARUH PEMAJUAN WAKTU PENGAPIAN DAN PENINGKATAN RASIO KOMPRESI TERHADAP DAYA DAN TORSI SEPEDA MOTOR SUPRA FIT DENGAN BAHAN BAKAR LPG

oktan yang tinggi dan auto ignition temperature yang lebih tinggi daripada bensin, namun ketika rasio kompresi ditingkatkan menjadi sangat tinggi dengan ditambah pemajuan waktu pengapian, maka akan mengakibatkan penyalaan terlalu awal. Menurut Yunianto (2009: 2), penyalaan yang terlalu awal akan mengakibatkan tekanan pembakaran maksimum tercapai sebelum 10° sesudah TMA. Tekanan pembakaran dan suhu di dalam silinder akan menjadi lebih tinggi daripada pembakaran dengan waktu yang tepat. Pembakaran campuran udara dengan bahan bakar yang spontan akan terjadi dan dapat mengakibatkan knocking. Terjadinya
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

TERM OF REFFERENCE. Kongres Pejuang HAM 2009 Merebut Ruang Politik Bagi Pemajuan Hak Asasi Manusia

TERM OF REFFERENCE. Kongres Pejuang HAM 2009 Merebut Ruang Politik Bagi Pemajuan Hak Asasi Manusia

Pemenuhan kewajiban negara (state obligation) dalam hal pemajuan, perlindungan dan penegakan hak asasi manusia dipandang mulai melemah, dengan tidak berjalannya mekanisme keadilan transisional (transitional justice) sebagai wujud keberanian politik nasional dalam memutus mata rantai impunitas. Dasar keadilan yang didambakan oleh korban dan keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia banyak mendapatkan hambatan, akibat ketidakjelasan sistem mekanisme hukum yang berlaku yang lebih banyak dijadikan dalih untuk berkelit dari proses pertanggungjawaban hukum.

8 Baca lebih lajut

Pendidikan dan Pemajuan Perempuan : Menuju Keadilan Gender* Oleh : Ariefa Efianingrum Dosen FSP FIP UNY

Pendidikan dan Pemajuan Perempuan : Menuju Keadilan Gender* Oleh : Ariefa Efianingrum Dosen FSP FIP UNY

Pendidikan yang tidak diskriminatif dan berkeadilan disadari sangat bermanfaat dalam upaya mewujudkan kesetaraan relasi interaksi antara laki-laki dan perempuan. Namun dalam kenyataannya, perempuan masih banyak mengalami diskriminasi, khususnya dalam bidang pendidikan. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi terjadinya ketidakadilan tersebut, yaitu faktor struktural dan kultural. Selain kebijakan pembangunan yang kurang sensitive gender, di masyarakat juga masih terdapat praktik- praktik budaya yang bias gender. Menghadapi kondisi semacam itu, tentunya diperlukan upaya nyata dalam upaya pemajuan perempuan menuju pendidikan yang lebih berkeadilan gender. Terbukanya akses pendidikan yang lebih luas adalah satu kunci untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan agar dapat berpartisipasi dalam pembuatan keputusan di segala bidang kehidupan di masyarakat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Strategi Jalur-Ganda dalam Pemajuan Pertanian Indonesia: Memfasilitasi Generasi Milenial dan Menyejahterakan Petani Kecil

Strategi Jalur-Ganda dalam Pemajuan Pertanian Indonesia: Memfasilitasi Generasi Milenial dan Menyejahterakan Petani Kecil

Ada dua kelompok yang perlu mendapat prioritas perhatian saat ini, yakni: (1) petani kecil (smallholder farmers) baik di perdesaan maupun diperkotaan (diberi tanda bulatan merah pada Gambar 1); dan (2) petani milenial yang melakukan kegiatan budidayanya di pinggiran perkotaan (peri-urban area) dan petani milenial yang melakukan distribusi dan pemasarannya di perkotaan, tetapi kegiatan budidayanya di kawasan perdesaan. Baik petani kecil maupun petani milenial punya jalur pengembangannya sendiri-sendiri. Petani kecil tidak akan secara serta-merta dapat bertransformasi menjadi petani modern sebagai mana halnya para milenial; demikian juga sebaliknya. Oleh sebab itu, masing-masing perlu dikembangkan dengan strategi yang berbeda. Dua kelompok ini sangat penting perannya dalam pertanian Indonesia saat ini. Petani kecil sangat penting sebagai penghasil pangan (padi, palawija, dan hortikultura) karena jumlahnya yang masif, yakni lebih dari 88 persen dari total petani Indonesia saat ini; sedangkan petani milenial sangat penting karena mereka adalah masa depan dan aktor utama pemajuan pembangunan pertanian Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Judul FAKTOR FAKTOR YANG YANG YANG BERHUBUNGAN BERHUBUNGAN BERHUBUNGAN DENGAN DENGAN DENGAN PEMANFAATAN PEMANFAATAN PEMANFAATAN JAMBAN JAMBAN

Judul FAKTOR FAKTOR YANG YANG YANG BERHUBUNGAN BERHUBUNGAN BERHUBUNGAN DENGAN DENGAN DENGAN PEMANFAATAN PEMANFAATAN PEMANFAATAN JAMBAN JAMBAN

Berdasarkan hasil uji statistik dengan chi square (kai kuadrat) antara variabel keterlibatan tokoh masyarakat dengan variabel pemanfaatan jamban diperoleh nilai p=0,001 (p<0,05) ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara keterlibatan tokoh masyarakat dengan pemanfaatan jamban program CLTS. Sesuai dengan teori L Green yang menyatakan bahwa keterlibatan tokoh masyarakat merupakan faktor pendorong untuk terjadinya perubahan perilaku kesehatan. Tokoh masyarakat merupakan panutan bagi masyarakat di sekitarnya, sehingga peran mereka sangat diharapkan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN BAMBU

PEMANFAATAN BAMBU

Bambu hitam atau  bambu wulung (Gigantochloa verticillata), banyak tumbuh di Jawa dan Sumatra,  jenis bambu ini dapat mencapai diameter hingga 14 cm dan tinggi lebih dari 2[r]

12 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN MIKROORGANISME SEBAGAI

PEMANFAATAN MIKROORGANISME SEBAGAI

Dari berbagai definisi tersebut, penulis mengartikan probiotik sebagai mikroba hidup atau sporanya yang dapat hidup atau berkembang dalam usus; dan dapat menguntungkan inangnya baik seca[r]

15 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Biosolid.

Pemanfaatan Biosolid.

Jenis pelarut solven Proses ekstraksi dan fermentasi daun/ ranting tanaman dipengaruhi oleh jenis pelarut, hal ini disebabkan ion/ unsur makro dalam daun/ ranting dapat larut dengan [r]

202 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN RHIZOBACTERIA

PEMANFAATAN RHIZOBACTERIA

Pemanfaatan rhizobacteria merupakan salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya kekurangan unsur hara. Rhizobacteria merupakan bakteri perakaran tanaman dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman, yang hidup dan berkembang dengan memanfaatkan eksudat yang dikeluarkan oleh perakaran tanaman. Bakteri tersebut dapat mengikat unsur N bebas, serta dapat meningkatkan unsur hara dan ZPT di sekitar perakaran tanaman yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tanaman. Tanaman kacangan merupakan tanaman yang memiliki rhizobacteria di sekitar perakarannya, salah satunya adalah tanaman orok-orok.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN PENGENDALIAN pemanfaatan DAN PEMELIHARAA

PEMANFAATAN PENGENDALIAN pemanfaatan DAN PEMELIHARAA

Pengendalian bukan hanya untuk mencari kesalahan-kesalahan, tetapi berusaha untuk menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan serta memperbaikinya jika terdapat kesalahan. Jadi pengendalian dilakukan sebelum proses, saat proses, dan setelah proses, yakni hingga hasil akhir diketahui. Dengan pengendalian diharapkan pemanfaatan unsure-unsur manajemen efektif dan efisien.

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...