Pemantauan Jentik

Top PDF Pemantauan Jentik:

Efektiftas Kartu Pemantauan Jentik Demam Berdarah Dengue Keluarga dengan Stiker terhadap Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk Penduduk Kelurahan Sumurboto Kota Semarang.

Efektiftas Kartu Pemantauan Jentik Demam Berdarah Dengue Keluarga dengan Stiker terhadap Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk Penduduk Kelurahan Sumurboto Kota Semarang.

Waktu pretest-posttest tidak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat. Menurut Sokidjo Notoatmodjo (2007:134) selang waktu antara 15-30 hari adalah cukup memenuhi syarat. Apabila selang waktu terlalu pendek, kemungkinan responden masih ingat pertanyaan-pertanyaan pretest-posttest. Apabila selang waktu terlalu lama, kemungkinan sudah terjadi perubahan variabel yang diukur pada responden. Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Saifuddin Azwar (2008:59) bahwa perjalanan waktu sangat mempengaruhi skor yang dihasilkannya karena aspek psikologis. Dalam penelitian ini, rentang waktu posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol adalah 4 hari. Pembedanya adalah, diantara waktu pretest-posttest, pada kelompok eksperimen diberikan intervensi pemberian penghargaan pada Kartu Pemantauan Jentik Demam Berdarah Dengue Keluarga dengan Stiker.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

Pengelolaan Sanitasi Toilet, Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes spp dan Analisa Kandungan Jamur Candida albicans pada Air Bak Toilet Umum di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2016

Pengelolaan Sanitasi Toilet, Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes spp dan Analisa Kandungan Jamur Candida albicans pada Air Bak Toilet Umum di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2016

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Pengelolaan Sanitasi Toilet, Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes spp dan Analisa Kandungan Jamur Candida albicans pada Air Bak Toilet Umum di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2016” ini beserta seluruh isinya adalah benar hasil karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko atau sanksi ang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Siswa Dalam Pemantauan Jentik dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Sebelum dan Sesudah Penyuluhan di SDN 081240 Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Tahun 2016

Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Siswa Dalam Pemantauan Jentik dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Sebelum dan Sesudah Penyuluhan di SDN 081240 Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Tahun 2016

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SISWA DALAM PEMANTAUAN JENTIK DAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI SDN 081240 KECAMATAN SIBOLGA SELATAN KOTA SIBOLGA TAHUN 2016 ” ini beserta seluruh isinya adalah benar hasil karya saya sendiri dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung risiko atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

163 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) EFEKTIFITAS KARTU PEMANTAUAN JENTIK DEMAM BERDARAH DENGUE KELUARGA DENGAN STIKER TERHADAP PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PENDUDUK KELURAHAN SUMURBOTO KOTA SEMARANG.

(ABSTRAK) EFEKTIFITAS KARTU PEMANTAUAN JENTIK DEMAM BERDARAH DENGUE KELUARGA DENGAN STIKER TERHADAP PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PENDUDUK KELURAHAN SUMURBOTO KOTA SEMARANG.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan kartu pemantauan jentik demam berdarah dengue keluarga pada kelompok kontrol yaitu kartu pemantauan jentik demam berdarah dengue keluarga model warna putih dan kelompok eksperimen yaitu kartu pemantauan jentik demam berdarah dengue keluarga model warna kuning memiliki nilai yang sama dengan kata lain tidak terjadi perubahan atau tidak efektif untuk perilaku pemberantasan sarang nyamuk sesudah adanya pemberian penghargaan.

3 Baca lebih lajut

PILOT STUDY: EFEKTIFITAS PENERAPAN LEMBAR PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI SECARA MANDIRI DI DESA LAMPUJA, ACEH BESAR | Diba | Idea Nursing Journal 8820 22400 1 PB

PILOT STUDY: EFEKTIFITAS PENERAPAN LEMBAR PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI SECARA MANDIRI DI DESA LAMPUJA, ACEH BESAR | Diba | Idea Nursing Journal 8820 22400 1 PB

, dan perilaku untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Sedangkan analisa bivariat digunakan untuk mengetahui efektivitas penerapan lembar checklist pemantauan jentik dengan melihat perbedaan antara dua kelompok data yang berskala ordinal atau interval menggunakan Wilcoxon Test. Setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi pemantauan jentik nyamuk melalui media booklet dan lembar pemantauan jentik, tingkat pengetahuan masyarakat berada pada kategori baik dengan peningkatan sebanyak 49,9%, sikap masyarakat mengalami peningkatan sebanyak 33,4% dan perilaku masyarakat juga mengalami peningkatan yang berada pada kategori baik sebanyak 16,7%. Dari hasil analisa didapatkan bawah lembar pemantauan jentik mampu membantu masyarakat melakukan aktifitas 4 M terutama memantau jentik nyamuk secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Penggunaan Lembar jentik ini efektif membantu meningkatkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait penanganan DBD di Desa Lampujam Aceh Besar.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERBEDAAN TINGKAT PARTISIPASI KADER KESEHATAN ANTARA KELURAHAN YANG MENJADI PROGRAM PJR (PEMANTAUAN JENTIK RUTIN) DAN NON PJR DALAM UPAYA PENCEGAHAN DBD KOTA SEMARANG TAHUN 2013.

PERBEDAAN TINGKAT PARTISIPASI KADER KESEHATAN ANTARA KELURAHAN YANG MENJADI PROGRAM PJR (PEMANTAUAN JENTIK RUTIN) DAN NON PJR DALAM UPAYA PENCEGAHAN DBD KOTA SEMARANG TAHUN 2013.

Dari hasil penelitian dapat diketahui persentase kategori partisipasi buruk pada Kelurahan Non PJR 92,9% lebih besar daripada Kelurahan PJR sebesar 23,5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa keaktifan kader dalam melakukan pemantauan jentik antara Kelurahan PJR lebih baik daripada Kelurahan Non PJR. Letak perbedaan yang paling terlihat adalah frekuensi responden dalam memantau jentik ke setiap rumah warga yang dikunjungi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada kelompok PJR sebesar 73,5% responden memantau jentik ke masing-masing rumah warga setiap 1 minggu sekali sedangkan pada kelompok Non PJR hanya terdapat 7,1% dari mereka yang melakukan pemantauan jentik setiap 1 minggu sekali.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Evaluasi Proses Pemantauan Jentik di Daerah Kepadatan Jentik Rendah (Studi di Kelurahan Panggung Lor Kota Semarang),.

Evaluasi Proses Pemantauan Jentik di Daerah Kepadatan Jentik Rendah (Studi di Kelurahan Panggung Lor Kota Semarang),.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan rancangan studi evaluasi dengan pendekatan kualitatif tentang kondisi pemantauan jentik di daerah kepadatan jentik rendah pada tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan pelaporan. Informan dalam penelitian berjumlah 11 orang yang terdiri dari ketua FKK, jumantik dan masyarakat yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah panduan wawancara, lembar observasi dan lembar dokumentasi. Analisis data menggunakan metode analisis isi ( content analysis ).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Sanitasi dan Pemantauan Jentik Nyamuk pada Toilet Sekolah Dasar Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2013

Sanitasi dan Pemantauan Jentik Nyamuk pada Toilet Sekolah Dasar Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2013

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat serta kasih karunia-Nya kepada penulis sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Adapun judul skripsi ini adalah ” Sanitasi dan Pemantauan Jentik Nyamuk pada Toilet Sekolah Dasar Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2013 ” yang merupakan hasil karya ilmiah penulis atas ilmu yang diperoleh selama ini. Semoga penulisan skripsi ini bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya Ilmu Kesehatan Masyarakat.

118 Baca lebih lajut

Pengelolaan Sanitasi Toilet, Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes spp dan Analisa Kandungan Jamur Candida albicans pada Air Bak Toilet Umum di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2016

Pengelolaan Sanitasi Toilet, Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes spp dan Analisa Kandungan Jamur Candida albicans pada Air Bak Toilet Umum di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan Tahun 2016

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan sanitasi toilet umum, keberadaan jentik nyamuk dan keberadaan Candidia albicans pada air dalam bak toilet umum di pasar tradisional. Jenis penelitian adalah deskriptif. Objek penelitian ini adalah sanitasi toilet umum di pasar tradisional. Pemeriksaan jamur Candidia albicans pada air bak toilet umum beberapa pasar tradisional dengan uji laboratorium menggunakan metode Tes Sabouraud Dekstrose.

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBENTUKAN MAWAS DBD TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK DI RW II DESA KARANGGONDANG KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA

PENGARUH PEMBENTUKAN MAWAS DBD TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK DI RW II DESA KARANGGONDANG KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam pelaksanaan program pengendalian DBD. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pemantauan jentik rutin oleh jumantik dari kalangan ibu rumah tangga tidak berjalan optimal, sehingga dilakukan intervensi kepada remaja sebagai jumantik secara kelompok dan bergilir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembentukan MAWAS DBD (Remaja Waspada DBD) terhadap ABJ di RW II Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

PEMBENTUKAN MAWAS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) Siska Yunita Arsula

PEMBENTUKAN MAWAS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) TERHADAP ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) Siska Yunita Arsula

para remaja dengan kegiatan yang lebih bermanfaat daripada hanya bermain. Berdasarkan hasil pemantauan jentik oleh MAWAS DBD pada minggu keenam dapat diketahui bahwa terdapat 63 KK yang masih ditemukan jentik dari semua rumah yang di pantau jentiknya. Angka tersebut mengalami penurunan dari hasil pemantauan jentik pada minggu pertama yaitu sebesar 164 KK. Hal ini sejalan dengan penelitian Andini (2014), bahwa keberadaan siswa pemantau jentik aktif memiliki pengaruh terhadap keberadaan jentik di sekolah dasar Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang tahun 2013. Sebagian besar tempat penampungan air yang masih ditemukan jentik adalah bak mandi. Selain bak mandi, tempat penampungan air lainnya adalah ember/tandon air, gentong/ tempayan, barang bekas, kulkas/dispenser, dan tempat perendaman kayu di beberapa mebel.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

NTT Membangun 28

NTT Membangun 28

kepada pemkab Sikka yang telah berjuang meningkatkan derajad kesehatan masyarakat melalui pencegahan penyakit malaria dengan memasukannya dalam kurikulum muatan lokal di tingkat SD dan sederajad. Terimakasih juga kepada mantan Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, yang telah memberikan perhatian serius dalam menurunkan tingkat endemik malaria di daerah ini”, kata Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi, ketiika mengukuhkan Laskar Jentik, Patriot dan Laskar Srikandi, di Maumere, Kamis (17/7).

Baca lebih lajut

Pedoman Penilaian Kinerja Kep. Lab

Pedoman Penilaian Kinerja Kep. Lab

Lingkup pengawasan pada satuan pendidikan diatur secara khusus dalam PP no.19 tahun 2005 pasal 55 yaitu: Pengawasan satuan pendidikan meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan . Dalam pasal 56 menjelaskan, bahwa pemantauan dilakukan oleh pimpinan satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkesinambungan untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas satuan pendidikan.

Baca lebih lajut

Peran Jumantik Terhadap Program Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Angka Bebas Jentik di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung Kota Adminstrasi Jakarta Timur Tahun 2017

Peran Jumantik Terhadap Program Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Angka Bebas Jentik di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung Kota Adminstrasi Jakarta Timur Tahun 2017

PSN merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dalam membasmi jentik nyamuk penular DBD dengan cara 3M, yaitu menguras secara teratur seminggu sekali atau menabukjan abate ke tempat penampungan air bersih, menutup rapat – rapat tempat penampungan air, dan mengubur serta menyingkirkan kaleng – kaleng bekas, plastik dan barang bekas lainnya yang dapat menampungair hujan sehingga tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti (Epidemiologi dan Penanggulangan DBD,1995).

36 Baca lebih lajut

Pedoman PK Kepala Laboratorium

Pedoman PK Kepala Laboratorium

Lingkup pengawasan pada satuan pendidikan diatur secara khusus dalam PP no.19 tahun 2005 pasal 55 yaitu: Pengawasan satuan pendidikan meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut hasil pengawasan . Dalam pasal 56 menjelaskan, bahwa pemantauan dilakukan oleh pimpinan satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkesinambungan untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas satuan pendidikan.

Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN SISWA PEMANTAU JENTIK

PEMBERDAYAAN SISWA PEMANTAU JENTIK

Wamantik merupakan siswa pemantau jentik yang memiliki peran melakukan kegiatan surveilans, preventif serta promotif. Peran surveilans yang dilakukan meliputi identifikasi tempat sarang nyamuk, menghitung jumlah jentik dan jumlah kontainer. Peran preventif yang dilakukan adalah siswa dilatih untuk memahami pentingnya gerakan 3M dan mampu mengaplikasikan di lingkungan rumah khususnya dan lingkungan sekolah pada umumnya. Peran selanjutnya adalah peran promotif yang sesuai dengan tujuan pendidikan kesehatan dimana diharapkan siswa mampu melakukan promosi baik di keluarga, masyarakat dan sekolah akan bahaya serta pencegahan DBD. Fokus dari kegiatan ini adalah menanamkan sejak dini kepada para siswa mengenai bahaya DBD. Oleh karena itu pendidikan kesehatan mengenai DBD diberikan sebagai upaya awal meningkatkan pengetahuan mereka akan penyakit berbahaya ini. Kegiatan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan pencarian jentik dan identifikasi kontainer sehingga dapat dihitung angka kontainer indeks untuk menentukan angka bebas jentik (ABJ). Siswa juga dilatih untuk melakukan gerakan 3M yang baik dan benar sebagai upaya efektif mencegah penyebaran nyamuk Aedes aegypti. Pada penelitian ini diukur tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai p= 0,000 sehingga didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Angka bebas jentik yang semula 7% dapat ditingkatkan menjadi 96% pada akhir pelatihan. ABJ yang meningkat dapat memutus siklus hidup nyamuk sehingga kepadatan populasi serta regenerasi nyamuk akan berkurang. Dalam jangka panjang hal ini diharapkan mampu mencegah KLB DBD. Penerapan wamantik berbasis sekolah perlu diterapkan di Indonesia sebagai upaya mengurangi morbiditas dan mortalitas DBD.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

STUDI ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) DAN INDEKS OVITRAP DI PERUM PONDOK BARU PERMAI DESA BULAKREJO KABUPATEN SUKOHARJO Tri Puji Kurniawan

STUDI ANGKA BEBAS JENTIK (ABJ) DAN INDEKS OVITRAP DI PERUM PONDOK BARU PERMAI DESA BULAKREJO KABUPATEN SUKOHARJO Tri Puji Kurniawan

Survei pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada bulan November 2015, bahwa perilaku PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) oleh mayarakat di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukoharjo masih belum baik. Survei yang dilakukan melalui wawancara dengan warga, dapat diketahui bahwa dari 15 warga terdapat 13 warga (86,7%) yang tidak melaksanakan PSN DBD sehingga kepadatan nyamuk dan jentik menjadi besar dengan alasan malas melaksanakan PSN. Masyarakat yang malas tersebut umumnya disebabkan karena sibuk dengan pekerjaan di sawah maupun pekerjaan lain yang mampu menghasilkan uang daripada harus memperhatikan kondisi rumah mereka. Padahal jika ditinjau dari segi kesehatan kondisi rumah lebih penting bagi kelangsungan hidup mereka. Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD yang umunya belum dilaksanakan dengan baik oleh warga, diantaranya tidak menutup penampungan air, menguras bak mandi lebih dari satu minggu sekali, tidak mengubur barang bekas dan hampir semua warga menggantung pakaian di dalam rumah.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Kasus Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Weleri 2.

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Kasus Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Weleri 2.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu respon yang baik oleh masyarakat untuk melaksanakan program P2DBD sehingga menurunkan kasus DBD. Saran yang diajukan bagi Puskesmas Weleri 2 dan puskesmas lain yaitu menggalakkan pemantauan jentik secara sukarela dan swadaya, serta bagi puskesmas lain untuk meningkatkan respon warga terhadap pelaksanaan program P2DBD dan kerjasama dengan tokoh masyarakat.

1 Baca lebih lajut

GAMBARAN PERASAN DAUN BELUNTAS TERHADAP KEMATIAN JENTIK NYAMUK Aedes Aegypti - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

GAMBARAN PERASAN DAUN BELUNTAS TERHADAP KEMATIAN JENTIK NYAMUK Aedes Aegypti - STIKES Insan Cendekia Medika Repository

Telur nyamuk Aedes aegypti berbentuk ellipsatau oval memanjang, berwarna hitam, berukuran 0,5-0,8 mm, dantidak memiliki alat pelampung. Nyamuk Aedes aegypti meletakkantelur- telurnya satu per satu pada permukaan air, biasanya pada tepi airdi tempat-tempat penampungan air bersih dan sedikit di ataspermukaan air.Nyamuk Aedes aegypti betina dapat menghasilkanhingga 100 telur apabila telah menghisap darah manusia. Telur padatempat kering (tanpa air) dapat bertahan sampai 6 bulan. Telur-telurini kemudian akan menetas menjadi jentik setelah sekitar 1-2 hariterendam air (Kristina, 2004).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 2057 documents...