Pembelajaran kooperatif STAD

Top PDF Pembelajaran kooperatif STAD:

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH I PALEMBANG

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH I PALEMBANG

Menurut Slavin (1995), guru memberikan penghargaan pada kelompok berdasarkan perolehan nilai peningkatan hasil belajar dari nilai dasar (awal) ke nilai kuis/tes setelah siswa bekerja dalam kelompok. Sehingga Pada siklus I semua kelompok masih menjadi tim standar, skor yang mereka peroleh belum melampaui skor dasar mereka sesuai dengan ketentuan penghargaan kelompok pada metode pembelajaran kooperatif STAD menurut Ibrahim (2000:62) dimana skor rata-rata urang dari 15 poin adalah tim standar. Hal in terjadi karena siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi belum berperan sebagai tutor bagi temannya yang memiliki kemampuan akademik rendah. Sifat individual masih tampak pada siswa karena mereka masih terbiasa dengan pembelajaran individual/kompetitifPenghargaan yang diterima oleh masing-masing kelompok. Penggunaan Metode STAD pada siklus I belum berhasil.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DILENGKAPI MODUL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK PERHITUNGAN KIMIA KELAS X SEMESTER 1

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DILENGKAPI MODUL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK PERHITUNGAN KIMIA KELAS X SEMESTER 1

Pada pembelajaran dengan metode konvensional yang diterapkan pada kelas kontrol hanya menjadikan siswa menjadi pendengar dan pencatat yang baik. Siswa akan merasa bosan dan berkurang konsentrasinya, karena penyampaian materi bersifat verbal. Siswa kurang terpacu mempelajari materi pelajaran secara mendalam karena mereka terbiasa hanya menerima apa yang disampaikan guru. Berdasarkan pengamatan peneliti pada kelas kontrol, tampak bahwa siswa mengerjakan soal-soal tersebut kurang bersemangat dan hanya menjalankan rutinitas belajar sehari-hari. Munculnya sikap tersebut mungkin karena siswa menganggap bahwa guru akan menyampaikan semua materi yang mereka butuhkan. Dengan demikian, metode konvensional membuat siswa tidak mandiri dalam belajar, hal ini tidak ditemui pada kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran menggunakan metode pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Divisions)dilengkapi modul. Merujuk pada hasil pengamatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode tersebut telah mampu mengaktifkan siswa untuk belajar.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

pengaruh pembelajaran kooperatif stad te

pengaruh pembelajaran kooperatif stad te

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif STAD terhadap retensi siswa kelas V pada mata pelajaran IPS di SDN Kelayan Barat 3 Banjarmasin. Jenis penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design . Subjek penelitian berjumlah 42 orang siswa kelas V. Instrument yang digunakan yaitu tes pilihan ganda yang berjumlah 20 butir. Analisis data yang digunakan menggunakan uji T independent berbantuan IBM SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran kooperatif STAD terhadap retensi siswa kelas V pada mata pelajaran IPS. Saran bagi guru guna menerapkan pembelajaran kooperatif STAD yaitu dengan merencanakan proses pembelajaran secara matang agar penerapan pembelajaran dapat lebih maksimal dan efisien.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA.

Jerman. Hal ini dapat dilihat dari penelitian yang sudah pernah dilakukan oleh Lima (2011) dalam skripsi yang berjudul “Belajar Kelompok Model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa ” . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman.

16 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA.

Jerman. Hal ini dapat dilihat dari penelitian yang sudah pernah dilakukan oleh Lima (2011) dalam skripsi yang berjudul “Belajar Kelompok Model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa ” . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman.

16 Baca lebih lajut

Pembelajaran Kooperatif Model STAD

Pembelajaran Kooperatif Model STAD

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hasil belajar serta tanggapan mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran kooperatif model STAD. Model penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus, dilaksanakan tiga bulan terhadap mahasiswa S1 reguler Jurusan Teknik Elektronika yang mengambil mata kuliah rangkaian listrik. Pegumpulan data dengan dokumentasi, observasi, dan tes, angket. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Proses pembelajaran terkesan lebih menarik karena mahasiswa bukan lagi sebagai obyek tetapi lebih sebagai subyek dalam pembelajaran. Kondisi pembelajaran diwarnai dengan aktivitas diskusi kelompok, mahasiswa berperan aktif dan saling ketergantungan satu sama lain dalam penguasaan konsep, sehingga terjadi interaksi belajar multi arah, peran dosen justru sebagai fasilitator. Hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Tanggapan mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran kooperatif STAD 10,81 % menyatakan sangat setuju dan 89,19 % menyatakan setuju.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

s jrm 0807424 chapter1   Copy

s jrm 0807424 chapter1 Copy

Jerman. Hal ini dapat dilihat dari penelitian yang sudah pernah dilakukan oleh Lima (2011) dalam skripsi yang berjudul “Belajar Kelompok Model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa ” . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman.

6 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF pada   SBMA

STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF pada SBMA

Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik. Dengan model NHT diharapkan dapat membangkitkan minat siswa dalam mengungkakan pendapat dalam bentuk rangkaian kata dan kalimat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan merangkai kata secara runtut sangat diperlukan sekali guna membantu mengembangkan hasanah Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat komunikasi atau meningkatkan rasa nasionalisme.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Peningkatan hasil belajar PKN siswa kelas IV MI Attaqwa Bekasi Utara melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

Peningkatan hasil belajar PKN siswa kelas IV MI Attaqwa Bekasi Utara melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)

1. Rahadat, Antonius 2009 , S1 Program Studi S1 PGSD Universitas Negeri Malang (UM) “ Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran PKn topik sistem pemerintahan desa dan kecamatan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Arjosari I Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan oleh Antonius Rahadat ” Mata pelajaran PKn bertujuan untuk menjadikan siswa agar mampu berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi persoalan hidup maupun isu kewarganegaraan di negaranya. Namun dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN Arjosari I Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan masih berpusat pada guru, sehingga aktivitas siswa tidak terlihat dan hasil belajar masih kurang dari standar kelulusan minimal. Dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, maka belajar akan berpusat pada siswa (student centered) sehingga situasi belajar siswa akan terlihat, dan hasil belajarnya akan meningkat.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DEVISION BAGI SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 SERDANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DEVISION BAGI SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 SERDANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Siswa kelas IV sebagai subyek penelitian ini memiliki karakteristik yang heterogen. Heterogen baik dalam segi kemampuan intelegensi, motivasi belajar, latar belakang keluarga, maupun sifat dan wataknya. Dari segi watak ada beberapa siswa yang memiliki watak sulit diatur, sehingga kadang-kadang menyulitkan guru pada saat pembelajaran berlangsung. Namun secara umum memiliki kepribaduan yang cukup baik. Dilihat dari kemampuan matematika sangat kurang. Permasalahan tersebut mungkin dikarenakan semangat belajar yang kurang. Keadaan tersebut dapat dilihat keadaan sehari-hari, di mana siswa sering mengeluh pusing dan bosan bila diajak belajar matematika. Permasalahan inilah yang mendorong peneliti mengangkat mata pelajaran matematika kompetensi dasar tentang mengidentifikasi benda-benda dan bangun datar simetris dan kompetensi mdasar tengang menentukan hasil pencerminan suatu bangun datar sebagai obyek penelitian.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY - TWO STRAY (TSTS) DAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DI KELAS X SMK TKJ NEGERI 1 STABAT T.A 2016/2017.

PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY - TWO STRAY (TSTS) DAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DI KELAS X SMK TKJ NEGERI 1 STABAT T.A 2016/2017.

Salah satu penyebab lemahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika adalah kurangnya kemampuan bernalar, Wahyudin (1999). Matematika merupakan sarana untuk menanamkan kebiasaan bernalar didalam pikiran orang. Menurut Hasratuddin (2013:133), pembelajaran matematika merupakan belajar mengenai keteraturan, struktur yang terorganisasi, konsep yang tersusun secara hierarkis dari yang sederhana hingga yang paling kompleks. Untuk itu, penalaran diperlukan dalam mengolah kesemua aspek tersebut. Penalaran menghasilkan pengetahuan yang berkaitan dengan kegiatan berpikir bukan merasa (Suriasumantri, 1999:42). Dalam hal ini penalaran dimaknai sebagai proses pemikiran yang logis yang perlu diterapkan secara kontinu dan konsisten pada setiap konteks permasalahan.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

S SEJ 0900986 Chapter 3

S SEJ 0900986 Chapter 3

Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPS 3 dengan jumlah siswa yang akan dijadikan subjek penelitian totalnya adalah 26 siswa dengan rincian 12 siswa laki- laki dan 14 siswa perempuan. Alasan peneliti memilih kelas ini adalah karena ketika melakukan observasi, kelas ini mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan dengan kelas yang lain. Siswa-siswa di kelas ini memiliki potensi yang cukup besar dalam pelajaran sejarah dan juga kebanyakan siswa aktif di dalam kelas namun keaktifan siswa tersebut belum bisa dikelola dengan baik oleh guru sehingga kelas tersebut selalu kelihatan ribut dan gaduh, oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di kelas ini supaya tujuan pembelajaran yang diharapkan bisa tercapai dengan optimal.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA DIKLAT PROSES DASAR PERLAKUAN LOGAM DI SMK N 1 SEDAYU.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA DIKLAT PROSES DASAR PERLAKUAN LOGAM DI SMK N 1 SEDAYU.

Segala puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan laporan Skripsi yang berjudul “ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Diklat Proses Dasar Perlakuan Logam di SMKN 1 Sedayu Bantul ” . Penyusunan laporan Skripsi ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan kelulusan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 PRINGSEWU BARAT KABUPATEN PRINGSEWU

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 PRINGSEWU BARAT KABUPATEN PRINGSEWU

Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar merupakan proses pendidikan yang berhubungan dengan keseharian siswa sehingga siswa mampu mengerti dan memahami kehidupan dirinya sebagai makhluk sosial dan tampil hidup di lingkungannya. Pelajaran Matematika berkaitan erat dengan kehidupan anak baik di rumah, di sekolah maupun di masyarakat. Untuk mencapai tujuan tesebut, model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sangat membantu agar proses pembelajaran berjalan lebih bermakna. Strategi pembelajaran ini tidak mengharuskan siswa menghafal, tetapi sebuah strategi yang mendorong siswa untuk menemukan pengetahuan dibenak mereka sendiri.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe stad

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe stad

Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam pembelajaran kooperatif yang sederhana dan baik untuk guru yang baru mulai menggunakan pendekatan kooperatif dalam kelas, STAD juga merupakan suatu metode pembelajaran kooperatif yang efektif.

19 Baca lebih lajut

Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD 0

Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD 0

Sajian dosen meliputi penyajian pokok permasalahan, kaidah, dan prinsip-prinsip bidang ilmu. Penyajian dosen dalam bentuk ceramah, tanya jawab. Diskusi kelompok dilakukan berdasarkan permasalahan yang disampaikan oleh dosen, oleh sekelompok mahasiswa yang cukup heterogen. Peran dosen sangat diperlukan untuk mengatasi konflik antar anggota kelompok. Diskusi kelompok merupakan komponen yang paling penting, karena sangat berperan dalam aktualisasi kelompok secara sinergis untuk mencapai hasil yang terbaik, dan pembimbingan antar anggota kelompok sehingga seluruh anggota kelompok sebagai satu kesatuan dapat mencapai yang terbaik. Setelah pendalaman materi, dilakukan tes/kuis atau silang tanya antar kelompok mahasiswa untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa, sementara dosen memberikan penguatan dalam dialog tersebut. Dalam pelaksanaan pembelajaran kooperatif ada tiga tahap yang dilakukan oleh pengajar, yaitu persiapan, proses belajar, dan evaluasi.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pemanfaatan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi relasi dan fungsi di kelas VIIIB SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2014/2015.

Pemanfaatan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi relasi dan fungsi di kelas VIIIB SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2014/2015.

This research was a qualitative descriptive. The learning process for this study was conducted in 3 sessions and 1 tile leeting laterials for data retrieval test understanding of the laterial. This study used instrulents such as (1) Observation Sheet liveliness of Students to observe active learners, and (2) Problel Sheet Material Understanding Test to deterline the learning outcoles of students. The results showed that the learning of lathelatics with cooperative learning lodels Student Teals Achievelent Divisions (STAD) on the subject of Relations and Functions (1) the study of students showed 18 learners have values above the linilul colpleteness of 75 and 8 students below linilul colpleteness, (2 ) the level of activity is high because students active learners who have very high criteria and high reached 88.16%.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad\I. ABSTRAK

Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad\I. ABSTRAK

Setelah data-data terkumpul, langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan data. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa respon siswa kelas VIII-B SMP Negeri 6 Pamekasan terhadap pembelajaran kooperatif tipe STAD sangat baik serta ketuntasan belajar siswa kelas VIII-B SMP Negeri 6 Pamekasan pada saat mengikuti pembelajaran kooperatif tipe STAD Pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel dapat dikatakan tercapai dengan prosentase ketuntasan 87,1%. Dalam penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD ini hendaknya disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan sehingga model pembelajaran ini bisa dipergunakan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

t ips 0809571 table of content

t ips 0809571 table of content

Hasil Kuesioner Pembelajaran Koperatif Tipe STAD ...137 4.14 Aktivitas Siswa Selama Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD ...143 4.15 Aktivitas Selama Pembelajaran Konvensional ...145... P[r]

6 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVEMENT DIVISION (STAD)MENGGUNAKAN MEDIA CHARTA PADA PELAJARAN BIOLOGI (PTK di Kelas VII.6 SMP Negeri 1 Gading Rejo 2011/2012)

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVEMENT DIVISION (STAD)MENGGUNAKAN MEDIA CHARTA PADA PELAJARAN BIOLOGI (PTK di Kelas VII.6 SMP Negeri 1 Gading Rejo 2011/2012)

“Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Belajar itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap. Hasil belajar diperoleh setelah melakukan kegiatan pembelajaran, sehingga dapat diketahui tingkat keberhasilan dari siswa. “ Selanjutnya Dimyati dan Mudjiono (2006: 3) menyatakan “Hasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar”. Dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. Dari segi siswa, hasil belajar merupakan berakhirnya penggal dan puncak proses belajar”. Hasil belajar merupakan hasil yang dicapai siswa dalam menuntut ilmu yaitu suatu hasil yang menunjukkan taraf kemampuan siswa dalam mengikuti program belajar mengajar dengan kurun waktu tertentu dan juga dengan kurikulum yang telah ditentukan pula (Sutamin, 2007: 6). Sedangkan menurut Hamalik (2004: 15), “Hasil belajar adalah pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...