Pembelajaran listening team

Top PDF Pembelajaran listening team:

Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Listening Team terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa di SMP Negeri 2 Prembun (Studi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2016/2017) - UNS Institutional Repository

Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Listening Team terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa di SMP Negeri 2 Prembun (Studi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2016/2017) - UNS Institutional Repository

Mawarning Stiara. K6413042. PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT SISWA DI SMP NEGERI 2 PREMBUN (Studi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2016/2017). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2017.

18 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRISIK DRAMA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA AL-ULUM MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRISIK DRAMA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA AL-ULUM MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat kasih dan anugerah-Nya maka peneliti dapat mengerjakan skripsi ini. Skripsi ini berjudul ” Pengaruh Metode Pembelajaran Listening Team Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Drama Siswa Kelas VIII SMP swasta Al-Ulum Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014 ” . Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan.

22 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX NEGERI 3 TANJUNG PURA TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX NEGERI 3 TANJUNG PURA TAHUN AJARAN 2014/2015.

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas rahmat dan anugerahnya penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik. Skripsi ini berjudul “Pengaruh Metode Pembelajaran Listening Team Terhadap Keterampilan Berdiskusi Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Tanjung Pura Tahun Ajaran 2014/2015 ”. Penulisan Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Negeri Medan.

23 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN KELAS XI SMK SWASTA MARISI MEDAN T.P 2013/2014.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN KELAS XI SMK SWASTA MARISI MEDAN T.P 2013/2014.

Melihat fenomena di atas, maka perlu diterapkan suatu strategi pembelajaran yang mempersyaratkan peserta didik untuk dapat menguasai secara tuntas seluruh standar kompetensi maupun kompetensi dasar mata pelajaran tertentu. Dalam strategi pembelajaran Listening Team menyuguhkan suatu strategi pembelajaran yang membutuhkan partisipasi peserta didik secara aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dimana setiap siswa dibagi dalam kelompok yang masing-masing kelompok akan diberikan tanggung jawab terhadap materi yang sedang diajarkan. Dengan demikian setiap peserta didik harus menguasai materi yang sedang diajarkan tersebut. Strategi pembelajaran ini merupakan salah satu solusi terhadap tuntutan yang menghendaki peserta didik berpartisipasi aktif dalam kelas sehingga siswa tidak hanya mendengarkan, memahami, namun juga mampu mengapresiasikan pendapatnya mengenai materi yang diajarkan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KUANTAN SINGINGI

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KUANTAN SINGINGI

Model pembelajaran Listening Team merupakan salah satu pembelajaran di mana siswa terlibat secara aktif dan terjadi hubungan yang dinamis serta saling mendukung antara siswa satu dengan siswa yang lain. Pengertian operasional dari Listening Team adalah suatu usaha untuk memperoleh pemahaman akan hakikat dari suatu konsep atau prinsip atau keterampilan tertentu melalui proses kegiatan atau latihan yang melibatkan indera pendengaran (Alinda, http://alindabreb. blogspot.com/2013/06strategi-

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH KELAS X MADRASAH ALIYAH

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH KELAS X MADRASAH ALIYAH

Beberapa saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Penggunaan model pembelajaran listening team pada mata pelajaran sejarah dapat memberikan efektifitas yang positif karena dapat membuat siswa untuk aktif dalam mengikuti proses pembelajaran; (2) Bagi yang ingin menggunakan model pembelajaran listening team dalam proses pembelajaran diharapkan dapat memperhatikan langkah-langkah dalam menerapkan model pembelajaran listening team , yakni harus autenti, sederhana, dan ukurannya relative, sehingga dalam pemanfaatannya si pengguna tidak kesulitan dalam menyampaikan materi; (3) Dalam penelitian dengan menggunakan model pembelajaran listening team, saat mengkondisikan peserta didik dalam bentuk kelompok belajar, suasana kelas menjadi ribut sehingga memerlukan waktu untuk menertibkan dan memberi arahan kepada peserta didik.; (4) Penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam meningkatkan prestasi siswa, mutu, dan kualitas sekolah; (5) Disarankan kepada guru sejarah untuk menggunakan model pembelajaran listening team pada pembelajaran sejarah, karena memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAAJRAN EXPLICIT INSTRUCTION DENGAN LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-2 SMA SWASTA JOSUA MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/204.

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAAJRAN EXPLICIT INSTRUCTION DENGAN LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-2 SMA SWASTA JOSUA MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/204.

Model pembelajaran Listening Team adalah model pembelajaran yang dapat membantu peserta didik agar tetap terfokus dan siap siaga dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi selama proses pembelajaran berlangsung. Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran yang membagi siswa menjadi 4 kelompok, yang terdiri dari kelompok penanya, kelompok penjawab, kelompok penentang dan kelompok penarik kesimpulan. Setiap kelompok mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Model pembelajaran ini dapat membuat peserta didik berani untuk bertanya, mengeluarkan pendapat sehingga lebih aktif, dan bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru kepada setiap kelompok.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE LISTENING TEAM PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI NO.102125 DOLOK MERAWAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE LISTENING TEAM PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI NO.102125 DOLOK MERAWAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Sehubungan dengan hal di atas yang menjadi permasalahan adalah efektifkah metode pembelajaran listening team. diterapkan guna meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPS khususnya dalam pokok bahasan Pentingnya Koperasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat? Permasalahan tersebut menarik untuk diangkat dalam suatu penelitian tindakan k elas yang berjudul : “ Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Listening Team Pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas IV SD Negeri No. 102125 Dolok Merawan Tahun Ajaran 2011/2012 .”
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID DI KELAS XI SMAN 10 PEKANBARU

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID DI KELAS XI SMAN 10 PEKANBARU

Guna mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif. Seperti dikemukakan Kemp (dalam wena, 2009) bahwa perlu adanya kegiatan belajar mengajar sebagai pendorong peserta didik untuk kooperatif berpartisipasi. Pada penelitian ini dilakukan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif Listening Team (Suprijono, 2011). Hal ini dilakukan karena model pembelajaran Listening Team dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, suasana belajar tidak kaku, tidak monoton, serta siswa menjadi antusias untuk mengikuti pelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fadril (2012) menggunakan model pembelajaran kooperatif listening team dapat meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika, di mana nilai rata-rata matematika pada kelas eksperimen 78,96 sedangkan kelas kontrol 71,7. Peningkatan ini terjadi karena model pembelajaran kooperatif listening team dirancang untuk membantu siswa agar dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STRATEGI LISTENING TEAM PADA TEORI CHASIS UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PIRI 1 YOGYAKARTA.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STRATEGI LISTENING TEAM PADA TEORI CHASIS UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PIRI 1 YOGYAKARTA.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), pada prosesnya menerapkan strategi pembelajaran listening team. Penelitian tindakan kelas ini ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR 2 SMK PIRI 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2011/2012 dengan jumlah 28 siswa. Pelaksanaan penelitian ini menerapkan 3 siklus, langkah-langkah penelitian dimulai dengan pretest untuk mengetahui kemampuan awal siswa, selanjutnya pemberian materi, setelah pembelajaran selesai maka startegi listening team diterapkan, adapun pelaksanaannya yaitu dengan membagi kelas ke dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok terdiri dari 6-7 orang siswa, kelompok I diberi tugas untuk bertanya, anggota kelompok ini mengajukan minimal 4 pertanyaan mengenai materi yang disampaikan, kelompok II diberi tugas sebagai kelompok yang menjawab pertanyaan dari kelompok I, kelompok III diberi tugas sebagai kelompok yang setuju, kelompok ini bertugas menyatakan poin-poin mana yang mereka sepakati dari pernyataan kelompok II disertai dengan alasan, kelompok IV diberi tugas sebagai kelompok yang tidak setuju, kelompok ini bertugas menyatakan poin-poin mana yang mereka tidak sepakati dari pernyataan kelompok III disertai dengan alasan. Pengamatan keaktifan siswa dalam belajar dan hasil belajar selama penerapan strategi listening team dipantau melalui observasi langsung, sedangkan hasil belajar diukur dengan melaksanakan tes awal pada awal pertemuan dan tes akhir pada akhir pertemuan.
Baca lebih lanjut

240 Baca lebih lajut

BAB II LANDASAN TEORI A. Landasan Teori - Isna Widhiana BAB II

BAB II LANDASAN TEORI A. Landasan Teori - Isna Widhiana BAB II

Pada kondisi awal, pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 1 Rancamaya belum menggunakan strategi pembelajaran yang menarik sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Prestasi belajar siswa rendah dan sikap percaya diri siswa belum terlihat. Kemudian dilakukan tindakan yaitu diterapkan strategi pembelajaran listening team. Tindakan pertama yaitu menggunakan strategi pembelajaran listening team pada siklus I, kemudian tindakan yang kedua menggunakan strategi listening team pada siklus II. Setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan strategi pembelajaran listening team pada siklus I dan siklus II diharapkan sikap percaya diri dan prestasi belajar siswa akan meningkat pada kondisi akhir.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN LISTENING TEAM DISERTAI TALKING STICK DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN TAHUN PELAJARAN 2010 2011

HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN LISTENING TEAM DISERTAI TALKING STICK DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN TAHUN PELAJARAN 2010 2011

diatas. Listening Team adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang memiliki peran dan tugas tertentu berkaitan dengan materi pelajaran. Pelaksanaan Listening Team dapat dimodifikasi dengan metode pendukung yaitu Talking Stick. Penggunaan metode pembelajaran Listening Team bertujuan melibatkan mental siswa secara maksimal, membangun suasana dialogis serta proses tanya jawab terus menerus yang diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berfikir siswa untuk memperoleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri. Talking Stick digunakan sebagai pendukung dalam pembelajaran ini, yang bertujuan agarsetiap siswa menjadi lebih siap dengan ditunjuknya siswa, sehingga dalam suatu kelompok tidak hanya menggantungkan pada siswa yang pandai saja tetapi siswa mempunyai kesempatan yang sama. Siswa yang berkemampuan tinggi dapat
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH ACTIVE LEARNING TIPE LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 PAGAR DEWA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

PENGARUH ACTIVE LEARNING TIPE LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 PAGAR DEWA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh active learning tipe listening team terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa mata pelajaran Geografi kelas X di SMA N 1 Pagar Dewa. (2) besar peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah penerapan model pembelajaran active learning tipe listening team pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA N 1 Pagar Dewa. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen semu (quasi experiment design). Objek penelitian adalah model pembelajaran active learning tipe listening team dan kemampuan berpikir kreatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X4 di SMA N 1 Pagar Dewa. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan Uji n-Gain. Hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran active learning dalam pembelajaran Geografi terhadap kemampuan berpikir kreatif dan ada peningkatan kemampuan berpikir kreatif sebesar 47% setelah menggunakan model pembelajaran active learning.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pembelajaran adalah upaya secara sistematis yang dilakukan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pembelaharan ini penulis hanya menjelaskan tentang model pembelajaran kooperatif. Cooperative berarti bekerja sama dan learning berarti belajar, jadi belajar melalui kegiatan bersama. 1 Cooperative Learning mengandung pengertian sebagai suatu sikap atau perilaku bersama dalam bekerja atau membantu diantara sesama dalam bekerja ataupun membantu diantara sesama salam struktur kerja sama yang teratur dalam kelompok, yang terdiri dari dua orang atau lebih di mana keberhasilan kerja sangat dipengaruhi oleh keterlibatan dari sikap anggota kelompok itu sendiri. Cooperative learning juga dapat diartikan sebagai suatu struktur tugas bersama dalam suasana kebersamaan di antara sesame anggota kelompok. 2
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

model pembelajaran membaca

model pembelajaran membaca

LISTENING TEAM • Langkah-Langkah • Siswa dibagi dalam kelompok dengan anggota 4-5 orang • Jelaskan pada tiap kelompok bahwa mereka mempunyai kewajiban menjelaskan materi pembelaja[r]

62 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif memiliki tiga tujuan yaitu: pertama, Pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan nilai siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar. Kedua, dengan pembelajaran Kooperatif seorang siswa dapat lebih mengenal perbedaan individu siswa baik ras, budaya, kelas sosial. kemampuan, ketidakmampuannya, karena dalam pembelajaran Kooperatif antar siswa harus saling menghargai satu sama lain. Ketiga, dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan ketrampilan sosial siswa, karena dalam dalam penerapan model pembelajaran ini antar siswa saling bekerjasama dan berkolaborasi.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

PENERAPAN TEKNIK LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH - repository UPI S SEJ 0906334 Title

PENERAPAN TEKNIK LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH - repository UPI S SEJ 0906334 Title

PENERAPAN TEKNIK LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Penelitian Tindakan Kelas X-IIS 5 di SMA Negeri 11 Bandung SKRIPSI Diajukan unt[r]

3 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

menentukan tingkat hasil belajar peserta didik. Nilai ketuntasan peserta didik pada siklus 1 yaitu sebesar 46.67% yang sebelumnya pada pre test 33,33 % dan meningkat secara signifikan pada siklus II yaitu sebesar 86,67 %. Nilai hasil belajar ini menunjukkan kriteria sangat baik. Hal ini menunjukkan peserta didik mampu memahami materi Akidah akhlak secara baik. Sedangkan indikator proses pembelajaran adalah aktifitas pendidik dan peserta didik. Aktifitas pedidik pada siklus I adalah 89,33% kemudian pada siklus II meningkat sebesar 94,66% . Sedangkan aktifitas peserta didik pada siklus I adalah 86,66% pada siklus II meningkat menjadi 93,33%. Hal ini menunjukkan aktifitas pendidik dan peserta didik menunjukkan criteria sangat baik.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

BAB 1  Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Strategi Mastery Learning With Quiz Team ( PTK Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Ngadirojo ).

BAB 1 Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Strategi Mastery Learning With Quiz Team ( PTK Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Ngadirojo ).

Berdasarkan pengamatan pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 3 Ngadirojo, banyak ditemui berbagai masalah mengenai keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran di kelas diantaranya: (1) siswa jarang mengajukan pertanyaan meskipun guru memberi kesempatan untuk bertanya(9,38%), (2) keaktifan dalam menjawab pertanyaan masih kurang(18,75%), (3) keaktifan dalam mengerjakan soal-soal latihan pada proses pembelajaran masih kurang(46,88%), (4) kurangnya keberanian siswa untuk mengerjakan soal di depan kelas(15,63%), (5) keaktifan dalam diskusi kelompok masih kurang(0%).

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...