Pembelajaran listening team

Top PDF Pembelajaran listening team:

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX NEGERI 3 TANJUNG PURA TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX NEGERI 3 TANJUNG PURA TAHUN AJARAN 2014/2015.

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas rahmat dan anugerahnya penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik. Skripsi ini berjudul “Pengaruh Metode Pembelajaran Listening Team Terhadap Keterampilan Berdiskusi Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Tanjung Pura Tahun Ajaran 2014/2015 ”. Penulisan Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Negeri Medan.

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Listening Team terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa di SMP Negeri 2 Prembun (Studi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2016/2017) - UNS Institutional Repository

Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Listening Team terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa di SMP Negeri 2 Prembun (Studi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2016/2017) - UNS Institutional Repository

mengemukakan pendapat siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran Listening Team terhadap kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMP Negeri 2 Prembun (Studi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Prembun tahun ajaran 2016/2017). Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan rerata kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran Listening Team lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN KELAS XI SMK SWASTA MARISI MEDAN T.P 2013/2014.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN KELAS XI SMK SWASTA MARISI MEDAN T.P 2013/2014.

Melihat fenomena di atas, maka perlu diterapkan suatu strategi pembelajaran yang mempersyaratkan peserta didik untuk dapat menguasai secara tuntas seluruh standar kompetensi maupun kompetensi dasar mata pelajaran tertentu. Dalam strategi pembelajaran Listening Team menyuguhkan suatu strategi pembelajaran yang membutuhkan partisipasi peserta didik secara aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dimana setiap siswa dibagi dalam kelompok yang masing-masing kelompok akan diberikan tanggung jawab terhadap materi yang sedang diajarkan. Dengan demikian setiap peserta didik harus menguasai materi yang sedang diajarkan tersebut. Strategi pembelajaran ini merupakan salah satu solusi terhadap tuntutan yang menghendaki peserta didik berpartisipasi aktif dalam kelas sehingga siswa tidak hanya mendengarkan, memahami, namun juga mampu mengapresiasikan pendapatnya mengenai materi yang diajarkan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRISIK DRAMA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA AL-ULUM MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRISIK DRAMA SISWA KELAS VIII SMP SWASTA AL-ULUM MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

Beberapa hal yang dapat diidentifikasi dari kesulitan siswa dalam mengikuti suatu mata pelajaran di antaranya disebabkan tidak adanya cara atau strategi yang digunakan dalam pembelajaran menganalisis unsur instrinsik drama. Hal ini dikarenakan pola mengajar guru masih mengarah pada pola konvensional. Dengan demikian guru diwajibkan mampu memilih materi pelajaran, metode pembelajaran yang dapat membantu peserta didik mencapai keberhasilan pembelajaran dan melibatkan siswa secara aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan kurikulum dan potensi peserta didik merupakan suatu kemampuan yang wajib dimiliki oleh seorang guru sehingga nantinya kualitas pembelajaran akan berdampak positif bagi pengembangan peserta didik dalam menguasai ilmu pengetahuan.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KUANTAN SINGINGI

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KUANTAN SINGINGI

Model pembelajaran Listening Team merupakan salah satu pembelajaran di mana siswa terlibat secara aktif dan terjadi hubungan yang dinamis serta saling mendukung antara siswa satu dengan siswa yang lain. Pengertian operasional dari Listening Team adalah suatu usaha untuk memperoleh pemahaman akan hakikat dari suatu konsep atau prinsip atau keterampilan tertentu melalui proses kegiatan atau latihan yang melibatkan indera pendengaran (Alinda, http://alindabreb. blogspot.com/2013/06strategi-

16 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID DI KELAS XI SMAN 10 PEKANBARU

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID DI KELAS XI SMAN 10 PEKANBARU

Pelaksanaan model pembelajaran Listening Team ini diawali dengan penyajian materi oleh guru, selanjutnya siswa yang telah dikelompokkan menjadi empat orang dalam kelompok dengan memiliki peran yang berbeda – beda (Penanya, penjawab, penentang dan pemberi kesimpulan) diminta mengerjakan LKS sesuai dengan peran yang dimilikinya. Kemudian bagi setiap peran akan berkumpul pada kelompok yang lebih besar sesuai dengan peran yang dimilikinya (Penanya, penjawab, penentang dan pemberi kesimpulan). Misalnya kelompok penanya akan menyampaikan beberapa pertanyaan dari hasil diskusi kelompok besar. Adanya tugas membuat pertanyaan menjadikan lebih banyak siswa kelas eksperimen yang bertanya dibanding kelas kontrol, sehingga siswa kelas eksperimen mempunyai pengetahuan lebih baik daripada siswa kelas kontrol. Ketika kelompok penanya menyampaikan pertanyaan maka kelompok pendukung akan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok penanya lalu kelompok penentang akan senantiasa mengoreksi setiap jawaban yang dikemukakan oleh kelompok pendukung. Karena kelompok penentang senantiasa menentang pernyataan kelompok pendukung yang mereka pikir kurang tepat. Adanya kelompok penentang menambah suasana diskusi kelas menjadi lebih hidup. Diakhir dikusi kelompok penarik kesimpulan akan menyampaikan tugas mereka yaitu menyampaikan kesimpulan atau hasil diskusi mengenai materi yang dipelajari.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Sekolah Berbagi - RPP, Silabus, Prota, Prosem SMP KTSP dan Kurikulum 2013 Tahun 2017 2018 -  Berkas Guru WPP 2

Sekolah Berbagi - RPP, Silabus, Prota, Prosem SMP KTSP dan Kurikulum 2013 Tahun 2017 2018 - Berkas Guru WPP 2

This section allows students to apply and consolidate their knowledge. Activities include listening comprehension, note taking, many reading passages (usually accompanied by pre-reading and post- reading tasks), open dialogues, interviews, role plays, problem solving activities, crosswords, word puzzles, songs and writing tasks. The listening activities and reading passages in this section present a richer vocabulary than that of the opening dialogue and Communication Practice section. However, exercises related to the readings do not generally require the use of a dictionary and are well within the reach of the students' active abilities. From the outset, the course exposes students to spoken and written language that is a little more complex than the language they arc able to produce. The use of authentic language versus restricted language encourages students to draw upon their native abilities and use inference and deduction to acquire overall meaning rather than leant the language word by word.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU MELALUI COOPERATIVE LEARNING METODE LISTENING TEAM DI MTs KHAS KEMPEK PALIMANAN CIREBON (Penelitian Tindakan Kelas) SKRIPSI

DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU MELALUI COOPERATIVE LEARNING METODE LISTENING TEAM DI MTs KHAS KEMPEK PALIMANAN CIREBON (Penelitian Tindakan Kelas) SKRIPSI

Metode pembelajaran Cooperative learning bertujuan untuk memberikan pengetahuan, konsep, kemampuan dan pemahaman yang dibutuhkan peserta didik, agar menjadi anggota masyarakat yang bahagia dan memberikan kontribusi yang positif pada masyarakat sekitar. Menurut Slavin (1995) mngemukakan bahwa cooperative learning adalah suatu model pembelajaran yang mana system belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil yang berjumlah 4-6 orang secara kolaboratif sehingga dapat merangsang siwa lebih semangat dalam belajar untuk menggapai hasil belajar yang maksimal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Efektifitas Penerapan Strategi Listening Team terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Panca Rijang Kab. Sidenreng Rappang. - Repositori UIN Alauddin Makassar

Efektifitas Penerapan Strategi Listening Team terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Panca Rijang Kab. Sidenreng Rappang. - Repositori UIN Alauddin Makassar

Ada beberapa hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih strategi pembelajaran agar efektif, sebelum lebih jauh penulis ingin memapar yang di maksud dengan strategi pembelajaran efektif. Strategi pembelajaran efektif adalah prinsip memilih hal- hal yang harus di perhatikan dalam menggunakan strategi pembelajaran. Prinsip umum menggunakan strategi pembelajaran adalah bahwa tidak semua strategi pembelajran cocok di gunakan untuk mencapai semua tujuan dan semua keadaan. Setiap strategi memiliki khas sendiri-sendiri. Hal ini seperti yang di kemukakan oleh Killen : No teaching strategy is better than others in all circumstances, so you have to be able to use a variety of teaching strategies, and make rational decisions about when each of the teaching strategies is likely to most effective. 33
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA MATERI POKOK GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI KELAS X SMA NEGERI 1 COLOMADU TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - UNS Institutional

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA MATERI POKOK GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI KELAS X SMA NEGERI 1 COLOMADU TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - UNS Institutional

The results of this research show: 1) there is a differences of the students’ learning outcome by using Listening Team Method, Numbered Head Together (NHT), and Discussion on Gerak Rotasi and Revolusi Bumi materials to the tenth grade students, 2) the students’ learning outcome by using Listening Team method is better than by using discussion, 3) the students’ learning outcome by using Numbered Head Together (NHT) is better than by using discussion, 4) the students’ learning outcome by using Listening Team method is better than by using Numbered Head Together (NHT).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAJARANPROBLEM POSING DENGAN LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DANHASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA PRAYATNA MEDAN TAHUNPEMBELAJARAN 2013-2014.

PENERAPAN KOLABORASI MODEL PEMBELAJARANPROBLEM POSING DENGAN LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DANHASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA PRAYATNA MEDAN TAHUNPEMBELAJARAN 2013-2014.

Di SMK PRAYATNA Medan masih ditemukan bahwa guru masih menggunakan model konvensional dalam kegiatan belajar mengajar. Metode konvensional adalah metode pembelajaran yang bersifat satu arah, dimana kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru. Guru lebih aktif dan lebih banyak dalam memberikan informasi-informasi tentang materi pelajaran dan kurang melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hal ini menyebabkan siswa cenderung pasif, malas, bosan, dan tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran didalam kelas. Sehingga siswa tidak dapat maksimal menyerap materi pelajaran yang diberikan oleh guru didalam kelas sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pembelajaran adalah upaya secara sistematis yang dilakukan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pembelaharan ini penulis hanya menjelaskan tentang model pembelajaran kooperatif. Cooperative berarti bekerja sama dan learning berarti belajar, jadi belajar melalui kegiatan bersama. 1 Cooperative Learning mengandung pengertian sebagai suatu sikap atau perilaku bersama dalam bekerja atau membantu diantara sesama dalam bekerja ataupun membantu diantara sesama salam struktur kerja sama yang teratur dalam kelompok, yang terdiri dari dua orang atau lebih di mana keberhasilan kerja sangat dipengaruhi oleh keterlibatan dari sikap anggota kelompok itu sendiri. Cooperative learning juga dapat diartikan sebagai suatu struktur tugas bersama dalam suasana kebersamaan di antara sesame anggota kelompok. 2
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

1. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Listening Team dalam mata pelajaran Akidah Akhlak peserta didik kelas V MI plus Wtes Kroyo Besuki Tulungagung dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Penjelasan materi. (2) Peneliti melakukan tujuan ini untuk pemahaman siswa terhadap pokok materi pelajaran. (3) Peneliti mengajukan permasalan yang berkaitan dengan materi lalu meminta mereka untuk memikirkan jawabanya dengan kelompoknya. (4) Setelah dirasa waktu sudah cukup, peserta didik diminta untuk mengerjakan tugasnya itu. (5) Setelah waktu diskusi selesai, peneliti meminta peserta didik untuk menpresentasikan di depan kelas. (6) Peneliti memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menanyakan materi yang belum dipahami. (7) Peserta didik bersama peneliti menarik kesimpulan dari pembelajaran.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE LISTENING TEAM PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI NO.102125 DOLOK MERAWAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE LISTENING TEAM PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI NO.102125 DOLOK MERAWAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Masalah penelitian ini adalah rendahnya minat mempelajari mata pelajaran IPS siswa Kelas IV SD Negeri No. 102125 Dolok Merawan Tahun Ajaran 2011/2012, salah satu factor penyebabnya guru dominan menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan minat belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran menggunakan Metode Listening Team Pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas IV SD Negeri No. 102125 Dolok Merawan Tahun Ajaran 2011/2012.

20 Baca lebih lajut

PENGARUH ACTIVE LEARNING TIPE LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 PAGAR DEWA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

PENGARUH ACTIVE LEARNING TIPE LISTENING TEAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 PAGAR DEWA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh active learning tipe listening team terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa mata pelajaran Geografi kelas X di SMA N 1 Pagar Dewa. (2) besar peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah penerapan model pembelajaran active learning tipe listening team pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA N 1 Pagar Dewa. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen semu (quasi experiment design). Objek penelitian adalah model pembelajaran active learning tipe listening team dan kemampuan berpikir kreatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X4 di SMA N 1 Pagar Dewa. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan Uji n-Gain. Hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran active learning dalam pembelajaran Geografi terhadap kemampuan berpikir kreatif dan ada peningkatan kemampuan berpikir kreatif sebesar 47% setelah menggunakan model pembelajaran active learning.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif memiliki tiga tujuan yaitu: pertama, Pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan nilai siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar. Kedua, dengan pembelajaran Kooperatif seorang siswa dapat lebih mengenal perbedaan individu siswa baik ras, budaya, kelas sosial. kemampuan, ketidakmampuannya, karena dalam pembelajaran Kooperatif antar siswa harus saling menghargai satu sama lain. Ketiga, dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif dapat meningkatkan ketrampilan sosial siswa, karena dalam dalam penerapan model pembelajaran ini antar siswa saling bekerjasama dan berkolaborasi.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

HASIL DAN PEMBAHASAN Pertemuan I

HASIL DAN PEMBAHASAN Pertemuan I

Antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti pelatihan ini dikarenakan materi yang ditawarkan sangat sesuai dengan kebutuhan mereka sebagai guru SD. Model pembelajaran kooperatif tipe Listening Team dianggap cukup efektif bagi peserta dalam memecahkan masalah pembelajaran PKn yang cenderung menjadikan siswa SD pasif. Model pembelajaran kooperatif tipe Listening Team dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PKn, karena mampu meningkatkan kemauan dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memunculkan diskusi yang mengaktifkan kemampuan berfikir siswa, serta merangsaang kemampuan bekerjasama dan rasa tanggung jawab dari siswa SD.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Skripsi ini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Listening Team Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Peserta Didik Kelas V MI Plus Wates Kroyo Besuki Tulungagung” ini ditulis oleh Widya Yektining Dharmas Tutik, NIM. 3217113103, Dosen Pembimbing Hj. Luluk Atirotu Zahroh, S.Ag, M.Pd.

Baca lebih lajut

S SEJ 0906334 Chapter3

S SEJ 0906334 Chapter3

Kebersihan kelas ini juga dapat dikatakan cukup baik, karena tidak ada sampah, serta lantai yang bersih. Selain itu, ukuran kelas ini cukup luas, sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman dan guru dapat mengembangkan metode pembelajaran yang bervariatif. Hanya saja kenyamanan tersebut terganggu oleh penataan barang-barang di meja dan lemari guru yang tidak tersusun dengan rapi di mana terdapat beberapa benda yang tertumpuk dalam lemari dan banyak spidol yang tidak terpakai tergeletak pada meja guru, bukan banyaknya tumpukan meja yang tidak terpakai di belakang meja juga mengurangi keindahan kelas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS V MI PLUS WATES KROYO BESUKI TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

model pembelajaran kooperatif tipe Listening Team, menjelaskan beberapa manfaatnya, serta memberikan motivasi kepada peserta didik untuk berpatisipasi dan aktif dalam proses pembelajaran dengan mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe listening Team ini. Selanjutnya peneliti menjelaskan materi dari awal mulai optimis. Bergantung, putus asa. Materi ini dijelaskan dengan menggunakan media gambar yang dicetak dikertas kemudian peneliti menempelkanya di papan tulis. Setelah peneliti menjelaskan materi didepan kelas sebagai penguatan peneliti memberikan pertanyaan kepada peserta didik terkait materi yang dijelaskan tadi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...