Pembuatan susu bubuk

Top PDF Pembuatan susu bubuk:

Isolasi dan Karakterisasi Protein Pupa Bombyx mori serta Aplikasinya pada Pembuatan Susu Bubuk Tinggi Protein

Isolasi dan Karakterisasi Protein Pupa Bombyx mori serta Aplikasinya pada Pembuatan Susu Bubuk Tinggi Protein

Pupa ulat sutera (Bombyx mori) merupakan hasil samping (by-product) industri pemintalan benang sutera yang mengandung protein tinggi (55.6%) dengan asam amino yang seimbang (Tomotake et al. 2010). Pemanfaatan pupa ulat sutera sebagai produk pangan komersial sudah umum dilakukan di negara lain. Penelitian tentang potensi pemanfaatan pupa ulat sutera sebagai fortificant protein belum banyak dilakukan. Khan et al. (2011) telah mengisolasi protein pupa ulat sutera kemudian mengaplikasikan isolat protein yang didapatkan sebagai fortificant protein pada susu bubuk. Penelitian lanjutan dibutuhkan guna menghasilkan isolat protein yang lebih murni melalui perbaikan metode isolasi protein sehingga dihasilkan susu bubuk dengan karakteristik lebih baik.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Proses pembuatan susu bubuk formula di PT. sari husada unit II Kemudo Klaten TA

Proses pembuatan susu bubuk formula di PT. sari husada unit II Kemudo Klaten TA

Setelah susu segar dinyatakan released oleh QA, maka susu segar tersebut siap untuk diproduksi. Teknik pengeringan produk susu bubuk yang dilakukan oleh PT. Sari Husada Tbk. unit II adalah teknik semprot (Spray Drying). Susu segar yang ditampung dalam Fresh Milk Tank (FMT) yang sebelumnya telah disaring oleh duplex filter yang berfungsi untuk menyaring benda-benda asing supaya susu segar tersebut benar-benar bersih. Sebelum susu segar tersebut masuk dalam tahap pasteurisasi, susu segar harus didinginkan terlebih dahulu melalui plate cooler hingga mencapai suhu 4 o C agar perkembangan bakteri yang ada dalam susu terhambat (nonaktif), reaksi enzimatis terhambat, serta reaksi kimia yang menyebabkan kerusakan dapat dicegah.
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN FERMENTASI BAKTERI Lactobacillus bulgaricus UNTUK MENGHASILKAN SUSU RENDAH LAKTOSA DARI SUSU YANG RUSAK

KEMAMPUAN FERMENTASI BAKTERI Lactobacillus bulgaricus UNTUK MENGHASILKAN SUSU RENDAH LAKTOSA DARI SUSU YANG RUSAK

kandungan mikroorganisme patogenik maksimum yang boleh ada pada bahan pangan yang siap dikonsumsi tidak boleh lebih dari 10 5 . Perlu diketahui bahwa pem- buatan susu fermentasi ini akan melalui proses yang panjang mulai dari proses pe- merahan, proses pengumpulan, transportasi, sanitasi alat, pekerja dan lain lain. Pada proses pembuatan susu bubuk rendah laktosa hasil fermentasi ini, kemungkinan terkonta- minasi yang bersumber dari sanitasi yang jelek (air yang digunakan, udara, peralatan, proses pemerahan dan pekerja) atau pe- nyimpanan pada suhu yang terlalu tinggi (17) . Namun demikian susu bubuk hasil penelitian ini termasuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) (18) , karena lebih kecil dari 3 x 10 5 cfu/ml yaitu 1,55 x 10 4 cfu/ml
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia coli Strain EHEC pada Produk Susu Impor

Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia coli Strain EHEC pada Produk Susu Impor

Susu disebut sebagai bahan makanan yang sempurna, memiliki nilai gizi yang tinggi dan lengkap. Kandungan gizi dalam susu sangat ideal, mudah dicerna serta diserap oleh darah dengan sempurna. Di dalam susu terkandung karbohidrat (laktosa) yang berfungsi sebagai bahan pembakar pada proses metabolisme dan digunakan dalam perkembangan sel otak. Lemak susu yang terdiri dari asam lemak merupakan sumber energi bagi tubuh. Keistimewaan lemak susu adalah tidak membentuk lemak cadangan, melainkan berfungsi sebaai lemak fisiologis. Protein dalam susu mengandung 11 asam amino esensial yang jarang ditemukan dalam makanan asal padi-padian (cereal grains). Kalsium dan vitamin D pada susu sangat penting untuk diet makanan manusia terutama wanita setelah masa menopause. Kasus osteoporosis lebih banyak diderita oleh wanita yang sudah lanjut usia. Susu diperkirakan dapat mensuplai sekitar 725 mg kebutuhan kalsium untuk manusia. Kandungan vitamin dan mineral yang terkandung pada susu berfungsi sebagai bahan pembantu pada proses katabiose dan anabiose metabolisme (Lukman et al. 2009).
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

PENGARUH BUBUK COKELAT TERHADAP NILAI WETTABILITY PADA SUSU PERTUMBUHAN - Unika Repository

PENGARUH BUBUK COKELAT TERHADAP NILAI WETTABILITY PADA SUSU PERTUMBUHAN - Unika Repository

bawah stand , lalu ditempatkan sebuah pelat untuk menjatuhkan sampel. Tabung perspex ditempatkan diatas pelat yang kemudian dipasang pada capitan penyangga agar saat pelat ditarik tabung tidak ikut jatuh kedalam air. Saat semua alat sudah terpasang semua dengan benar, sampel bubuk dituang kedalam tabung dan diratakan

43 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSENTRASI STABILIZER HPMC SS12 TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MAYONESSUSU KEDELAI REDUCED FAT | Angkadjaja | Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi 1 PB

PENGARUH KONSENTRASI STABILIZER HPMC SS12 TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MAYONESSUSU KEDELAI REDUCED FAT | Angkadjaja | Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi 1 PB

bumbu-bumbu, yaitu gula, garam, dan bubuk mustard kemudian diaduk menggunakan sendok hingga bumbu – bumbu tercampur rata. Selanjutnya dilakukan pencampuran minyak dan stabilizer hingga homogen lalu dicampurkan ke dalam campuran susu kedelai dan bumbu. Pencampuran pada tahap ini dilakukan dengan Hand Mixer berkecepatan 9500 rpm selama 20 detik hingga terbentuk emulsi berwarna putih berbentuk semisolid. Tahapan selanjutnya dilakukan pencampuran larutan cuka 3% ke dalam emulsi yang telah terbentuk kemudian dilakukan pencampuran kembali dengan hand mixer berkecepatan 9500 rpm selama 40 detik hingga tercampur. Mayones yang telah jadi dimasukkan ke dalam botol kaca yang telah disterilisasi selama 15 menit.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Bahan tambahan pangan pemanis buatan - Persyaratan penggunaan dalam Badan Standardisasi Nasional

Bahan tambahan pangan pemanis buatan - Persyaratan penggunaan dalam Badan Standardisasi Nasional

golongan poliol yang dibuat dengan cara hidrogenasi maltosa yang diperoleh dari hidrolisis pati. Maltitol berbentuk kristal anhydrous dengan tingkat higroskopisitas rendah, dan suhu leleh, serta stabilitas yang tinggi. Dengan karakteristik tersebut maltitol dimungkinkan bisa sebagai pengganti sukrosa dalam pelapisan coklat bermutu tinggi, pembuatan kembang gula, roti coklat, dan es krim. Maltitol berasa manis seperti gula dengan tingkat kemanisan relatif sebesar 0,9 kali tingkat kemanisan sukrosa. Nilai kalori laktitol sebesar 2,1 kkal/g atau setara dengan 8,78 kJ/g.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Natamisin terhadap Karakteristik Es Krim Yogurt Sinbiotik

Pengaruh Penambahan Natamisin terhadap Karakteristik Es Krim Yogurt Sinbiotik

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan tiga taraf perlakuan yaitu pemberian konsentrasi natamisin yang berbeda ke dalam yogurt sinbiotik (10 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm) dengan tiga kali ulangan untuk penelitian pendahuluan dan dua taraf perlakuan yaitu kondisi penambahan bakteriosin sebanyak 20 ppm yang berbeda : (a) natamisin ditambahkan pada pembuatan yogurt sinbiotik atau (b) natamisin ditambahkan pada pembuatan adonan es krim yogurt sinbiotik dengan tiga kali ulangan untuk penelitian utama. Peubah yang diamati untuk penelitian pendahuluan adalah viskositas, nilai pH, TAT (Total Asam Tertritasi), perhitungan mikrobiologi yang meliputi TPC (Total Plate Count), BAL (Bakteri Asam Laktat) dan kapang/khamir pada yogurt sinbiotik. Peubah yang diamati untuk penelitian utama adalah (a) sifat fisik es krim yang meliputi daya leleh, viskositas dan overrun, (b) sifat kimia es krim yang meliputi pengukuran keasamanan yaitu pH dan TAT (Total Asam Tertritasi) serta (c) sifat mikrobiologi yang meliputi Total Plate Count (TPC), total Bakteri Asam Laktat (BAL) dan total kapang dan khamir. Menurut Mattjik dan Sumertajaya (2002), model matematika yang digunakan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI doc 1

PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI doc 1

Susu steril Indomilk diproses melalui sterilisasi sehingga tahan lama. Dapat langsug diminum tanpa perlu disimpan dalam lemari pendingin. Tersedia dalam kemasan kaleng 400 ml. Susu steril Indomilk cocok bagi pemulihan kesehatan maupun sebagai campuran minum kopi, teh dan lain-lain.

5 Baca lebih lajut

Penetapan Kadar Kalsium Dan Besi Pada Bubur Bayi Instan Yang Beredar Di Kota Medan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

Penetapan Kadar Kalsium Dan Besi Pada Bubur Bayi Instan Yang Beredar Di Kota Medan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

Komposisi: Beras merah, beras putih, tepung susu skim, tepung tapioka, minyak nabati, tepung ayam, bumbu, sayuran kering, frukto oligosakarida, DHA, lisin, premiks vitamin (vitamin A, B1, B2, niasin, B6, asam folat, asam pantotenat, B12, C, D, E, K) dan premiks mineral (natrium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, kalium, zink, iodium).

34 Baca lebih lajut

s pem 0809289 chapter1

s pem 0809289 chapter1

Pelanggan susu Enfagrow A+ adalah ibu-ibu yang memiliki kartu member sebagai bukti keanggotaan EnfaClub. EnfaClub merupakan wadah atau komunitas yang diperuntukan bagi para Ibu yang selama ini setia menggunakan produk dari Mead Johnson Nutrition, yaitu EnfaMama A+, Enfagrow A+ dan Enfakid A+. Enfa Club yang didirikan pada 24 April 2010 berlokasi di empat kota besar, yaitu: Jakarta (dan Bodetabek), Bandung, Surabaya dan Medan. Bandung merupakan salah satu kota besar yang memiliki jumlah member EnfaClub dengan jumlah yang tidak sedikit di Indonesia.

14 Baca lebih lajut

DAMPAK BIOTEKNOLOGI DI BIDANG MAKANAN DA

DAMPAK BIOTEKNOLOGI DI BIDANG MAKANAN DA

4. Recheese Ah, terbuat dari jagung, minyak nabati ( mengandung antioksidan TBHQ ) gula, keju bubuk ( mengandung penguat rasa mononatrium glutamate dan dinatrium-5-ribonukleotida, pewarna kuning FCF Cl 15985 dan Kurkumin Cl 75300), whey bubuk, garam, pengemulsi lesitin kedelai, pewarna ( kuning FCF 15985 dan tartrazin Cl 19140), vitamin ( A, B1, B2, B6, B12 ). 5. Chocolatos, terbuat dari gula, tepung terigu, minyak

5 Baca lebih lajut

Analisis Strategi Pemasaran Susu UHT (Ultra High Temperature) (Studi Kasus : PT. ULTRAJAYA Tbk, Bandung)

Analisis Strategi Pemasaran Susu UHT (Ultra High Temperature) (Studi Kasus : PT. ULTRAJAYA Tbk, Bandung)

produksinya. Bahan baku susu murni diperoleh dari para peternak sapi yang tergabung dalam Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) - Pangalengan, Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) - Lembang, dan Koperasi Unit Desa lainnya. Bahan baku buah-buahan segar seperti jambu, mangga, nenas, sirsak, dan lain-lain diperoleh dari petani buah yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa yang berada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan buah-buahan lain seperti jeruk (orange), leci (lychee), dan apel (apple) masih diperoleh secara impor dalam bentuk konsentrat (concentrate). Demikian pula bahan kemasan aseptik (aseptic packaging materials) untuk produk minuman UHT masih diperoleh secara impor. Untuk menjaga kelangsungan pasokan bahan baku ini Perseroan membina dan memelihara hubungan yang sangat baik dengan para pemasok tersebut antara lain dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan baik segi teknik, manajemen dan permodalan, khususnya kepada para peternak sapi perah dan petani buah. Dalam melakukan kegiatan usahanya Perseroan melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan yang memiliki reputasi internasional antara lain dengan Morinaga-Jepang untuk memproduksi susu formula. Selain itu Perseroan menjalin kerjasama dengan Kraft Foods International Inc., USA, dengan mendirikan perusahaan patungan PT Kraft Ultrajaya Indonesia, perusahaan yang bergerak dalam bidang industri keju.
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

Laporan Praktikum Bioteknologi dan Biolo

Laporan Praktikum Bioteknologi dan Biolo

Cara pembuatan pisang nugget diawali dengan menyediakan alat dan bahan, mengupas pisang, memotong pisang menjadi empat bagian. Menyiapkan adonan pembungkus pisang yang terdiri atas campuran tepung terigu, vanili, santan, susu bubuk, gula, dan garam. Selanjutnya mencampur bahan pembungkus adonan hingga rata dengan menambahkan air sedikit demi sedikit hingga tercampur rata. Kemudian mencelup pisang ke dalam adonan yang telah jadi kemudian membalurinya dengan tepung roti. Terakhir menggoreng pisang nugget hingga berwarna keemasan dan siap untuk disajikan dengan beberapa bahan tambahan seperti keju dan susu.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

APLIKASI METODE FOAM-MAT DRYING DALAM PEMBUATAN BUBUK SUSU KEDELAI INSTAN

APLIKASI METODE FOAM-MAT DRYING DALAM PEMBUATAN BUBUK SUSU KEDELAI INSTAN

untuk melunakkan bahan supaya mudah dalam penggilingannya dan mengurangi bau langu. Selanjutnya dilakukan perebusan pada suhu sekitar 80 °C selama 15 menit untuk melunakkan biji kedelai dan menonaktifkan enzim lipoksigenase dalam mengkatalisasi reaksi ethyl venil keton (yang menyebabkan bau langu) dengan oksigen, sehingga oksidasi ethyl venil keton dapat dicegah dan demikian akan mengurangi bau langu susu kedelai yang dihasilkan. Sesudah direbus, kedelai ditiriskan dan dilakukan pengelupasan kulit. Endrasari (2012) menjelaskan bahwa pengupasan kulit biji kedelai bertujuan untuk mengurangi jumlah serat atau bahan-bahan yang tidak larut dalam air yang dapat menghambat pada saat proses ekstraksi dan dapat memperbaiki warna dari serat kedelai yang dihasilkan. Kemudian dilakukan penggilingan dengan penambahan air panas suhu 80°C dengan perbandingan 1:8 dari berat kedelai kering. Penggilingan bertujuan untuk memperoleh bubur kedelai yang selanjutnya disaring sehingga diperoleh filtrat. Filtrat direbus selama 8-10 menit dengan suhu 95°C dan dilakukan penyaringan sehingga diperoleh susu kedelai (Santoso, 2009). Pada pembuatan susu kedelai menggunakan 100 gram biji kedelai dihasilkan susu kedelai cair sebanyak ± 800 ml. Susu kedelai cair yang dihasilkan pada penelitian ini mempunyai rasa khas kedelai, warna kuning dan agak kental dengan kadar air 93,65%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar komposisi susu kedelai terdiri atas air, dan sisanya merupakan zat-zat nutrien yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam pengolahan bahan baku berkadar air tinggi menjadi tepung diperlukan metode yang tepat. Teknik foam-mat drying dapat mempercepat proses penguapan air dan dilakukan pada suhu rendah sehingga nilai gizi dapat dipertahankan (Ramadhia et al. 2012).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Formulasi dan Analisis Aktivitas Antioksidan Minuman Isoflavon Bubuk

Formulasi dan Analisis Aktivitas Antioksidan Minuman Isoflavon Bubuk

Perkembangan produksi susu kedelai komersial melahirkan berbagai variasi produk susu kedelai, seperti susu kedelai segar (tanpa penambahan gula), susu kedelai manis dan susu kedelai bubuk. Susu kedelai bubuk dibuat dari susu kedelai segar atau susu kedelai manis kemudian dikeringkan menggunakan pengering semprot (Shurtleff dan Aoyogi, 1984). Menurut Syarief dan Hariyadi (1991), pengeringan susu bubuk dapat menggunakan pengering semprot atau pengering drum. Proses pengeringan ini dapat mempengaruhi sifat fisik dan kimia susu bubuk. Susu yang dikeringkan menggunakan pengering semprot akan menghasilkan partikel 10-15 mikron dan kelarutannya dalam air sempurna hampir sama dengan susu segar. Syarat mutu susu bubuk berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) disajikan dalam Tabel 3.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Analisis Pola Konsumsi susu bubuk, Susu Kental Manis, da Susu Cair Konsumen Rumah Tangga (Survey Pada Perumahan TaMan PAgelaran, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, bogor)

Analisis Pola Konsumsi susu bubuk, Susu Kental Manis, da Susu Cair Konsumen Rumah Tangga (Survey Pada Perumahan TaMan PAgelaran, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, bogor)

Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang mengkonsumsi susu (bubuk, cair atau kental) di Komplek Perumahan Taman Pagelaran. Cara pengambilan sampel dilakukan secara dua langkah, yaitu: pertama menentukan lokasi penelitian yang dilakukan secara multistage purposive sampling yaitu pengambilan contoh secara bertingkat berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hal ini dimulai dari penentuan Perumahan Taman Pagelaran sendiri, selanjutnya memilih secara purposive lima Rukun Warga (RW) dengan jumlah penduduk terbanyak, dari masing-masing RW dipilih secara purposive dua Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah penduduk terbanyak. Selanjutnya dari sepuluh Rukun tetangga terpilih, diambil secara purposive sebanyak 60 responden dengan masing masing RW sebanyak 12 responden. Jumlah responden sebanyak 60 ini didasarkan atas pernyataan Setiady dan Husaini (1998) yang menyatakan bahwa untuk sebuah penelitian sosial deskriptif dibutuhkan minimal 30 responden. Lebih jelasnya lihat Tabel 3.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Tingkat Keamanan Susu Bubuk Skim Impor Ditinjau dari Kualitas Mikrobiologi

Tingkat Keamanan Susu Bubuk Skim Impor Ditinjau dari Kualitas Mikrobiologi

Susu merupakan makanan hampir sempurna dan merupakan makanan alamiah bagi hewan menyusui yang baru lahir, dan susu merupakan satu-satunya sumber makanan pemberi kehidupan segera sesudah kelahiran (Buckle et al. 1987). Susu dikenal sebagai bahan pangan sumber protein hewani yang kaya akan zat-zat gizi seperti protein, lemak, laktosa, mineral, vitamin dan dapat memenuhi semua keperluan zat-zat gizi manusia, terutama untuk pertumbuhan anak-anak. Namun demikian nilai gizi bahan tersebut menyebabkan susu merupakan substrat yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme baik patogen maupun bukan patogen (Fardiaz 1989). Susu adalah sumber kalsium yang penting untuk makanan manusia. Kadar lemak merupakan komponen penting dalam proses pengolahan lanjutan susu (Juergens et al. 2002)
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

PERMINTAAN DAN KEPUASAN KONSUMEN RUMAH TANGGA DALAM MENGONSUMSI SUSU BUBUK DI BANDAR LAMPUNG

PERMINTAAN DAN KEPUASAN KONSUMEN RUMAH TANGGA DALAM MENGONSUMSI SUSU BUBUK DI BANDAR LAMPUNG

Susu bubuk banyak diminati oleh banyak orang di daerah perkotaan, seperti Kota Bandar Lampung. Bandar Lampung merupakan pusat kegiatan pemerintahan dan perekonomian di Provinsi Lampung. Bandar Lampung merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung. Bandar Lampung mempunyai luas sebesar 197,22 km 2 dengan kepadatan penduduk terbesar di Provinsi Lampung, yaitu 4.520 jiwa/ km 2 . Jumlah penduduk Kota Bandar Lampung pada tahun 2011 mencapai 891.374 jiwa ( 11,59 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Provinsi Lampung sebesar 7.691.007 jiwa) (BPS, 2012). Kepadatan penduduk yang tinggi dapat menjadi pertimbangan bahwa terdapat banyak rumah tangga di Kota Bandar Lampung yang mengonsumsi susu bubuk serta melakukan permintaan terhadap produk susu bubuk.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

PEMBUATAN YOGHURT SUSU JAGUNG RENDAH LAKTOSA : KAJIAN PENAMBAHAN SUSU BUBUK SKIM DAN GELATIN

PEMBUATAN YOGHURT SUSU JAGUNG RENDAH LAKTOSA : KAJIAN PENAMBAHAN SUSU BUBUK SKIM DAN GELATIN

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT atas segala petunjuk dan kemudahan yang telah Dia berikan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul Pembuatan Yoghurt Susu Jagung Rendah Laktosa: Kajian Penambahan Susu Bubuk Skim dan Gelatin.

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...