Pemenuhan Hak Anak

Top PDF Pemenuhan Hak Anak:

TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM PEMENUHAN HAK ANAK ATAS IDENTITAS DIRI  TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM PEMENUHAN HAK ANAK ATAS IDENTITAS DIRI BERUPA AKTA KELAHIRAN.

TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM PEMENUHAN HAK ANAK ATAS IDENTITAS DIRI TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DALAM PEMENUHAN HAK ANAK ATAS IDENTITAS DIRI BERUPA AKTA KELAHIRAN.

Penulis hendak mengetahui segala permasalahan yang terkait dengan tanggung jawab dan kendala pemerintah dalam upaya pemenuhan hak anak atas identitas diri berupa akta kelahiran serta harmonisasi antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Penulis hendak mengkaji secara yuridis lebih mendalam ke dalam suatu karya ilmiah ini.

14 Baca lebih lajut

REALISASI PEMENUHAN HAK ANAK YANG DIATUR DALAM KONSTITUSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DALAM PROSES PEMIDANAAN.

REALISASI PEMENUHAN HAK ANAK YANG DIATUR DALAM KONSTITUSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DALAM PROSES PEMIDANAAN.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dalam bab sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa realisasi pemenuhan hak anak yang diatur dalam konstitusi terhadap anak yang berkonflik dengan hukum sudah ter- realisasikan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 28B ayat 2 “Se tiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.” karena anak yang berkonflik dengan hukum dalam proses pemidanaan tidak diputus dengan pidana penjara yang semata-mata hanya upaya balas dendam dari negara, namun anak yang berkonflik dengan hukum telah diberi putusan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masa depan anak tersebut, dan setelah dilakukan kajian dengan menganalisis putusan pengadilan terhadap perkara pidana anak, khususnya dibagian menimbang, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hakim dalam mengadili anak yang berkonflik dengan hukum telah memperhatikan hak-hak anak sebagaimana yang telah diatur dalam konstitusi yaitu mengedepankan pembinaan, pendidikan, dan dengan tetap memperhatikan setiap perkembangan dan tumbuh kembang anak, terbukti dengan tidak dijatuhkan pidana penjara kepada anak yang baru pertama kali melakukan tindak pidana, sedangkan bagi anak yang telah berulangkali melakukan tindak pidana di tempatkan di Lembaga Pembinaan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB IV PELAKSANAAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG CACAT DI KOTA BENGKULU A. Kondisi Anak Penyandang Cacat di Kota Bengkulu 1. Jenis Anak Penyandang Cacat - PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DIHUBUNGKAN DENGAN PEMENUHAN

BAB IV PELAKSANAAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG CACAT DI KOTA BENGKULU A. Kondisi Anak Penyandang Cacat di Kota Bengkulu 1. Jenis Anak Penyandang Cacat - PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DIHUBUNGKAN DENGAN PEMENUHAN

Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa jenis anak penyandang cacat di Kota Bengkulu berbeda jenisnya, kondisi kecacatan yang bervariasi, berbeda antar kecacatan maupun inter kecacatan, membuat kebutuhan setiap anak penyandang cacat juga berbeda serta memerlukan perhatian dan perlindungan yang layak. Fasilitas bagi anak penyandang cacat di Bengkulu beragam maka dari itu penjabaran mengenai data dari jenis kecacatan, fasilitas pengadaan hingga mencakup peran pendampingan yang diminta untuk tetap dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Bengkulu. Diketahui bahwa jenis kecacatan yang ada di Kota Bengkulu sangat bervariasi, maka pengajuan bantuan yang dibentuk demi terpenuhnya hak dasar anak dengan kecacatan haruslah disesuaikan dengan jenis kecacatannya agar perlindungan terhadap anak dengan kecacatan dapat terwujud.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

PEMENUHAN HAK ANAK DALAM KELUARGA POLIGAMI

PEMENUHAN HAK ANAK DALAM KELUARGA POLIGAMI

Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara. 8 Wawancara yang dilakukan oleh penulis adalah wawancara secara mendalam (in depth interview) terhadap anak dalam keluarga poligami yang berusia 12 tahun keatas untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh penulis yang berkaitan dengan hak anak. Untuk melengkapi data yang diinginkan oleh penulis, maka wawancara pun akan dilakukan oleh penulis secara tidak langsung melalui orang-orang terdekat yang berada di sekitar informan utama. Bentuk wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah model wawancara tidak terstruktur yaitu wawancara yang bebas dimana penulis tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya. 9 Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan oleh pewawancara.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENUTUP  REALISASI PERAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) DALAM MENANGANI ANAK YANG MENJADI PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN.

PENUTUP REALISASI PERAN KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA (KPAI) DALAM MENANGANI ANAK YANG MENJADI PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN.

pidana khususnya penganiayaan tersebut terpenuhi hak-haknya. KPAI terus memantau tumbuh kembang sang anak dan dalam pemenuhan hak-haknya yang dilakukan oleh pihak-pihak yang bertugas menjamin pemenuhan hak anak seperti Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak, LPA maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pemenuhan hak anak tersebut. Pemantauan ini dilakukan dari awal KPAI menerima laporan mengenai adanya anak pelaku tindak pidana penganiayaan sampai anak itu dapat kembali dan diterima oleh masyarakat. B. Saran
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PEMILIHAN GUBERNUR DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERIODE 2016-2021 (Studi Tentang Konflik antar Calon Gubernur)

PEMILIHAN GUBERNUR DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERIODE 2016-2021 (Studi Tentang Konflik antar Calon Gubernur)

Dengan adanya kondisi anak yang masi bermasalah di Kota Malang, melalui MAKOLA, Kota Malang bertekat untuk menjadikan kota yang layak terhadap anak. Salah satu yang direkomendasikan tim penilai untuk lebih dekat pada predikat tersebut Kota Malang harus melengkapi taman kotanya atau faslitas publiknya dengan ruang laktasi atau ruang ibu menyusui. tak hanya di taman- taman kota, namun juga di fasilitas publik lainnya seperti terminal, stasiun, pendidikan serta balaikota dan perkantoran pemerintah. Penyedian fasilitas publik di Malang bagi anak-anak di dasari dengan 31 indikator kota layak anak yang merupakan penjabaran dari 5 kluster hak-hak anak terlepas dari penguatan kelembagaan yang tertera dalam peraturan mentri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Indikator KLA dibuat dalam rangka untuk mengukur kabupaten/kota menjadi layak anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama seluruh pemangku kepentingan di tingkat nasional dan daerah, menetapkan 31 Indikator Pemenuhan Hak Anak yang sekaligus juga
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN MALANG KOTA LAYAK ANAK (MAKOLA) MELALUI PENYEDIAAN FASILITAS PENDIDIKAN

STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN MALANG KOTA LAYAK ANAK (MAKOLA) MELALUI PENYEDIAAN FASILITAS PENDIDIKAN

Dalam mewujudkan terpenuhinya hak pada anak, Indonesia menerapkan program maupun kebijakan yang di dalamnya terkait dengan pemenuhan hak anak yaitu Kota Layak Anak (KLA). KLA merupakan istilah yang diperkenalkan pertama kali oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan tahun 2005 melalui kebijakan Kota Layak Anak. Karena alasan untuk mengakomodasi pemerintahan kabupaten, belakangan ini istilah Kota Layak Anak menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak dan kemudian disingkat menjadi KLA. Dalam kebijakan tersebut digambarkan bahwa KLA merupakan upaya pemerintahan kabupaten/kota untuk mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan seperti kebijakan, institusi, dan program yang layak anak 4 . Perencanaan Kota Layak Anak (KLA) adalah salah satu upaya pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam memenuhi hak-hak anak yang juga merupakan bagian dari komunitas. Diperlukan partisipasi dari anak-anak agar perencanaan kota dengan konsep Kota
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Dalam Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Dikaitkan Dengan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Dalam Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Dikaitkan Dengan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Setiap anak jalanan memiliki hak yang sama dengan anak pada umumnya, salah satunya hak atas pelayanan kesehatan. Hingga kini, masih banyak anak jalanan yang sulit mengakses pelayanan kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji jaminan hukum terhadap hak anak jalanan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan memahami pemenuhan hak anak jalanan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan

1 Baca lebih lajut

PEMENUHAN HAK KONSUMEN ANAK MELALUI KAWA

PEMENUHAN HAK KONSUMEN ANAK MELALUI KAWA

Hak-hak konsumen anak-anak tersebut nyatanya belum sepenuhnya terakomodir dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan juga Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu para pihak yang berkewajiban untuk memberi pemenuhan hak anak juga masih belum dilibatkan dalam upaya pemenuhan hak anak sebagai konsumen. Apabila kita melihat ketentuan dalam Undang-undang Perlindungan Anak, hak-hak anak tersebut seharusnya dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara. Bila dikaitkan antara hak anak sebagai konsumen maka hak-hak konsumen anak juga seharusnya memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara. Perlindungan konsumen juga sebenarnya menjadi tanggung jawab semua pihak yaitu pemerintah, pelaku usaha, organisasi konsumen, dan konsumen itu sendiri. 11 Berdasarkan hal tersebut maka jelas bahwa kedudukan konsumen anak dengan konsumen dewasa berbeda. Kedudukan konsumen yang masih anak-anak selayaknya memperoleh metode perlindungan yang berbeda dibandingkan dengan konsumen dewasa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PEMENUHAN HAK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN BAGI ANAK-ANAK PENGUNGSI DI INDONESIA DITINJAU DARI KONVENSI HAKHAK ANAK.

PEMENUHAN HAK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN BAGI ANAK-ANAK PENGUNGSI DI INDONESIA DITINJAU DARI KONVENSI HAKHAK ANAK.

hukum mengikat negara-negara peratifikasi untuk mengimplementasikan Konvensi Hak Anak yang terdiri atas 54 (lima puluh empat) pasal itu.Indonesia sebagai anggota PBB dan bagian dari masyarakat internasional telah meratifikasi Konvensi Hak Anak pada tahun 1990. Peratifikasian Konvensi Hak Anak itu dilakukan melalui Keputusan Presiden No.36 tahun 1990. Indonesia termasuk negara yang paling awal meratifikasi Konvensi Hak Anak. 4 Dalam Konvensi tentang Hak Anak itu sendiri yang dimaksud dengan anak adalah setiap orang yang belum mencapai usia 18 tahun. Hak asasi manusia telah diakui dan dilindungi sejak masih dalam kandungan. Sebagai negara peserta Konvensi tentang Hak Anak, negara Indonesia mempunyai kewajiban untuk melakukan berbagai upaya dalam perlindungan hak asasi manusia. 5
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Peranan Saki ( Sanggar Anak Kampung Indonesia ) Dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak Di Kampung Ledok Tukangan Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Peranan Saki ( Sanggar Anak Kampung Indonesia ) Dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak Di Kampung Ledok Tukangan Yogyakarta

rancang seefektif mungkin untuk dapat merubah si anak itu sendiri ke arah yang lebih baik. Tidak akan mungkin jika kita membahas jalan keluar atau penyeleseian dari masalaha anak dengan singkat, tanpa mendalami keadaan si anak. Pencanangan mengenai kota layak anak pada tahun 2006 nyatanya belum banyak membawa perubahan pada dunia anak-anak, belum adanya kesatauan antara pemerintah pusat dengan elemen masyarakat membuat hal tersebut sulit terwujud, seperti apa yang dikatakan oleh menteri pemberdayaan perempuan Linda Gumelar yang dikutip oleh Tempo “Menurut Linda, saat ini baru ada 110 kabupaten atau kota yang masih dalam upaya membenahi diri menuju kota layak anak. Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam mewujudkan kota yang ramah anak. Salah satunya adalah belum kompaknya komitmen dari eksekutif, legislatif, dan swasta. "Dan juga belum disadari masyarakat umum," katanya. Jumlah anak di Indonesia mencapai 84 juta atau sekitar 34 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. ( www. tempo.com diakses pada 13 des 2013)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengembangan potensi keterampilan menjahit anak asuh sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak di panti sosial asuhan anak Putera Utama 03 Tebet Jakarta selatan

Pengembangan potensi keterampilan menjahit anak asuh sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak di panti sosial asuhan anak Putera Utama 03 Tebet Jakarta selatan

Seorang anak yang dilahirkan ke dunia ini sudah dibekali dengan pembawaan, bakat, atau potensi yang sangat penting dalam proses perkembangan berikutnya, namun demikian lingkungan yang berada di sekitar sang anak dibesarkan, termasuk dalam hal ini adalah lingkungan pendidikan formal maupun informal juga turut memberikan andil dan pengaruh dalam perkembangan anak. Faktor lingkungan atau pendidikan memang mempunyai posisi penting dalam perkembangan anak. Di sinilah sesungguhnya peran lingkungan, dunia pendidikan, dan lebih khusus lagi peran orangtua sangat besar dalam mengembangkan kecerdasan anak-anak. Setiap anak maupun manusia pada dasarnya mempunyai banyak kecerdasan, sebuah anugerah yang luar biasa dahsyat dari Tuhan ini sayang sekali bila tidak dikembangkan dengan baik. maka kecerdasan itu tidak bisa memberikan manfaat yang berarti bagi manusia. Di sinilah sesungguhnya peran lingkungan, dunia pendidikan, dan lebih khusus lagi peran orangtua sangat besar dalam mengembangkan kecerdasan anak-anak.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN BAGI ANAK DIDIK PERMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK YOGYAKARTA.

PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN BAGI ANAK DIDIK PERMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK YOGYAKARTA.

yang bersangkutan dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan pemuda. Seorang anak yang telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun dan belum selesai menjalani pidana, akan di pindahkan ke Rumah Tahanan Negara dewasa dengan memperhatikan kesinambungan pembinaan anak, yang berarti hak anak tetap di pertimbangkan keutamaannya dan juga asas kepentingan dalam bidang pendidikan harus tetap dipenuhi bagi narapidana anak di dalam Rumah Tahanan Negara, karena Rumah Tahanan Negara anak menjadi acuan bagi perkembangan narapidana anak baik dalam hal jasmani, rohani, maupun pendidikan. Dalam penjelasan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1983 tentang Pelaksanaan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, BAB VIII mengatur secara khusus tentang Rumah Tahanan Negara Pasal 21 ayat (1) Rutan dikelola oleh Departemen Kehakiman. Ayat (2), bahwa tanggung jawab juridis atas tahanan ada pada pejabat yang menahan sesuai dengan tingkat pemeriksaan. Ayat (3) bahwa tanggung jawab atas fisik kepada tahanan ada pada Rutan. Ayat (4) diatur tanggung jawab atas perawatan kesehatan tahanan ada pada dokter yang ditunjuk oleh mentri.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PERANCANGAN KAMPANYE PENTINGNYA QUALITY TIME PADA ANAK SEBAGAI PEMENUHAN HAK BERMAIN ANAK MELALUI EVENT.

PERANCANGAN KAMPANYE PENTINGNYA QUALITY TIME PADA ANAK SEBAGAI PEMENUHAN HAK BERMAIN ANAK MELALUI EVENT.

Afni Yunida, 2015. Pengantar Tugas Akhir ini berjudul Perancangan Kampanye Pentingnya Quality Time Pada Anak Sebagai Pemenuhan Hak Bermain Anak Melalui Event. Anak adalah karunia yang terbesar bagi keluarga, agama, bangsa, dan negara. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah penerus cita-cita bagi kemajuan suatu bangsa. Anak memiliki hak-hak yang harus terpenuhi, salah satunya adalah hak untuk bermain. Bermain dengan orang tua dapat menjadi momen kebersamaan antara orang tua dan anak. Menghabiskan waktu berkualitas dengan anak juga memiliki dampak positif yang dapat mempengaruhi perkembangan anak di masa depan. Namun, kenyataannya kegiatan ini tidak dapat dilakukan terutama pada orang tua yang sibuk bekerja.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

T1 312007037 BAB III

T1 312007037 BAB III

Secara umum kerusuhan konflik Poso merusak tatanan kehidupan masyarakat dan keluarga serta merusak sarana dan prasanan infastruktur yang ada. Kerusakan fisik yang nampak sebagai akibat dari konflik Poso adalah rusaknya sarana fisik seperti rusaknya rumah –rumah penduduk, tempat – tempat ibadah, bangunan sekolah dan sarana kesehatan. Hal tersebut menyebabkan sebagian besar penduduk kehilangan tempat tinggal dan terpaksa harus mengungsi di tempat pengungsian. Rusaknya bangunan sekolah mengakibatkan anakanak harus berhenti sekolah karena sekolah tempat mereka belajar menuntut ilmu sudah tidak layak di gunakan. Begitu pun rusaknya sarana dan prasarana umum yang lain mengakibatkan tatanan kehidupan masyarakat tidak dapat berjalan seperti sebelum terjadinya konflik.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

PEMENUHAN HAK-HAK ANAK USIA DINI MELALUI KAMPUNG RAMAH ANAK DI RW 05 KELURAHAN TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA.

PEMENUHAN HAK-HAK ANAK USIA DINI MELALUI KAMPUNG RAMAH ANAK DI RW 05 KELURAHAN TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA.

salah satu kegiatan yang dilakukanyang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka kematian untuk bayi, anak, dan angka kelahiran. Selain itu posyandu juga berperan dalam menambah asupan gizi dan vitamin yang diperlukan oleh anak usia dini, meningkatkan peran dari masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan KB, serta pemberian penyuluhan tentang asupan gizi dan cara pemberian ASI yang baik. Kegiatan posyandu dilaksanakan terpadu dengan kegiatan PAUD dan BKB yang berlangsung setiap satu bulan sekali pada tanggal 2. Posyandu sebagai sarana pemantau kesehatan pada anak usia dini secara sederhana dilakukan melalui pengecekan berat badan, pengukuran lingkar lengan, pengukuran lingkar kepala, serta pengukuran tinggi badan anak usia dini. Selain pemantau tersebut, posyandu juga memberikan makanan bergizi pada anak usia dini dengan memberikan menu makanan yang dapat membantu pemenuhan hak tumbuh dan berkembang pada anak usia dini.
Baca lebih lanjut

232 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - TINJAUAN YURIDIS TERHADAP STATUS ANAK DI LUAR PERNIKAHAN (StudiAnalisisTerhadapPutusanPengadilanAgamaDemakNomor 308/Pdt.G/2014/PA.DmkTentangPengesahanAnakDiLuar Nikah) - Unissula Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - TINJAUAN YURIDIS TERHADAP STATUS ANAK DI LUAR PERNIKAHAN (StudiAnalisisTerhadapPutusanPengadilanAgamaDemakNomor 308/Pdt.G/2014/PA.DmkTentangPengesahanAnakDiLuar Nikah) - Unissula Repository

Jadi dengan demikian anak sah yang lahir dari akibat perkawinan mempunyai hak dan kewajiban secara penuh sebagai anak dari ayah dan ibunya, sedangkan anak diluar kawin hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya saja. anak luar kawin tidak mempunyai hubungan dengan ayahnya sehingga tidak mempunyai hak dan kewajiban terhadap ayahnya, sebagaimana anak sah, baik yang berkenaan dengan biaya kehidupan, pendidikan maupun warisan, agar supaya terhadap anak yang dilahirkan oleh ibunya dan mendapat pengakuan dari ayahnya, peristiwa pengakuan anak itu sangat penting sekali mendapat pengesahan dari suatu lembaga yang berwenang yang merupakan langkah lebih lanjut dari pengakuan kedua orang tuanya tadi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

AKIBAT HUKUM PEMBATALAN AKTA KELAHIRAN TERHADAP ANAK THE LAWFUL CONSEQUENCES OF BIRTH CERTIFICATE ON CHILDREN ABROGATION Natasya Immanuela Sandjojo

AKIBAT HUKUM PEMBATALAN AKTA KELAHIRAN TERHADAP ANAK THE LAWFUL CONSEQUENCES OF BIRTH CERTIFICATE ON CHILDREN ABROGATION Natasya Immanuela Sandjojo

Upaya perlindungan hak asasi oleh Indonesia dapat dilihat dengan pengakuan bahwa hak-hak asasi manusia bersifat universal, dimana Indonesia menjadi salah satu negara pihak yang ada dalam Deklar- asi Wina tentang HAM dan instrumen- instrumen HAM internasional pada tahun 1993 yang menyatakan bahwa pelaksa- naan tentang HAM merupakan wewenang dan tanggung jawab setiap pemerintah negara dengan memperhatikan sepe- nuhnya keanekaragaman tata nilai, se- jarah, kebudayaan, sistem politik, tingkat pertumbuhan sosial dan ekonomi serta faktor-faktor lain yang dimiliki bangsa yang bersangkutan. Selain itu, di Indone- sia juga tercantum perlindungan hak ter- hadap warga negaranya dalam Undang- Undang Dasar 1945, Undang-Undang HAM, untuk perlindungan terhadap seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun maka dilindungi pula dengan Undang-Undang Perlindungan anak.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM MEMENUHI HAK DAN KEBUTUHAN ANAK

TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM MEMENUHI HAK DAN KEBUTUHAN ANAK

Beberapa daerah nampaknya telah mencoba menerbitkan kebijakan yang berkaitan dengan anak, baik berbentuk perda maupun kebijakan-kebijakan lainnya. Di Provinsi Lampung sendiri misalnya, pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah menjalankan program Desa Ramah Anak 12 . Program tersebut, selain dijalankan oleh pemerintah daerah, juga mendapat bantuan perguruan tinggi dalam praktik pelaksanaannya. Hal tersebut merupakan langkah yang sangat bagus, karena akan terjalin sinergisitas sekaligus terbentuk pengaturan yang berkualitas.

Baca lebih lajut

45 TAHUN 2016 SOTK Dinas Sosial, PP dan PA

45 TAHUN 2016 SOTK Dinas Sosial, PP dan PA

j. Melaporkan Program kegiatan Bidang Pemberdayaan Perempuan meliputi Pengarusutamaan Gender, Kerjasama, Informasi Gender dan Anak, dan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan kepada Kepala Dinas; dan k. Melaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...