pemetaan sekolah

Top PDF pemetaan sekolah:

PENGEMBANGAN WEBGIS DALAM PEMETAAN SEKOLAH (SCHOOL MAPPING) UNTUK SEKOLAH  Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

PENGEMBANGAN WEBGIS DALAM PEMETAAN SEKOLAH (SCHOOL MAPPING) UNTUK SEKOLAH Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

Penelitian ini dimaksudkan untuk pendataan, pemetaan sekolah, dan penyajian informasi tentang sekolah-sekolah di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan diseluruh SMA dan SMK yang terdapat di kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 48 sekolah. Keseluruhan data yang diperoleh mengenai SMA/SMK di Kabupaten Sukoharjo selanjutnya akan dipetakan ke dalam sebuah peta yang dapat diakses melalui komputer/user interface, gadget, dan perangkat lainnya kapanpun dan dimanapun sesuai kebutuhan para pengguna.

13 Baca lebih lajut

PWM Jatim - UMM Latih Surveyor Pemetaan Sekolah Muhammadiyah

PWM Jatim - UMM Latih Surveyor Pemetaan Sekolah Muhammadiyah

Sejumlah 104 mahasiswa dari enam Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Se-Jawa Timur mengikuti pelatihan surveyor pemetaan sekolah Muhammadiyah Jawa Timur di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Selama dua hari, Jumat-Sabtu (28-29/10) mereka akan dibimbing oleh 12 dosen pendamping dari UMM dan beberapa pemateri dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan UMM.

1 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Menengah Atas di Salatiga Berbasis Multimedia

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Menengah Atas di Salatiga Berbasis Multimedia

Sistem Informasi Geografis adalah salah satu sistem yang diperlukan saat ini, karena berfungsi sebagai dasar dalam mendukung berbagai aplikasi di berbagai sektor, salah satunya adalah pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Salatiga mempunyai tugas melaksanakan pelayanan bidang pendidikan di wilayah Kota Salatiga. Penyediaan informasi kepada masyarakat mengenai pendidikan, khususnya sekolah, menjadi hal yang sangat penting guna mendukung kegiatan pelayanan Dinas Pendidikan Kota Salatiga. Masih sedikitnya informasi geografis berbasis multimedia tentang sekolah di Dinas Pendidikan Kota Salatiga, sehingga perlu untuk memiliki sistem informasi geografis pemetaan sekolah. Metode yang dipakai dalam merancang Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Berbasis Multimedia adalah prototype model. Hasil menunjukan bahwa Sistem ini memberikan informasi tentang sekolah menengah atas di kota dalam bentuk peta digital, yang berisi data spasial dan data atribut, menghasilkan informasi tentang indikator pendidikan dan juga bermanfaat bagi pihak terkait untuk meningkatkan layanan pendidikan di Kota Salatiga.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Menengah Atas di Salatiga Berbasis Multimedia

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Menengah Atas di Salatiga Berbasis Multimedia

Sistem Informasi Geografis adalah salah satu sistem yang diperlukan saat ini, karena berfungsi sebagai dasar dalam mendukung berbagai aplikasi di berbagai sektor, salah satunya adalah pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Salatiga mempunyai tugas melaksanakan pelayanan bidang pendidikan di wilayah Kota Salatiga. Penyediaan informasi kepada masyarakat mengenai pendidikan, khususnya sekolah, menjadi hal yang sangat penting guna mendukung kegiatan pelayanan Dinas Pendidikan Kota Salatiga. Masih sedikitnya informasi geografis berbasis multimedia tentang sekolah di Dinas Pendidikan Kota Salatiga, sehingga perlu untuk memiliki sistem informasi geografis pemetaan sekolah. Metode yang dipakai dalam merancang Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Berbasis Multimedia adalah prototype model. Hasil menunjukan bahwa Sistem ini memberikan informasi tentang sekolah menengah atas di kota dalam bentuk peta digital, yang berisi data spasial dan data atribut, menghasilkan informasi tentang indikator pendidikan dan juga bermanfaat bagi pihak terkait untuk meningkatkan layanan pendidikan di Kota Salatiga.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

PENDAHULUAN Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

Penelitian ini dimaksudkan untuk pendataan, pemetaan sekolah, dan penyajian informasi tentang sekolah.-sekolah di Kabupaten Sukoharjo. Aplikasi ini dapat digunakan oleh para pengambil keputusan untuk mempertimbangkan informasi-informasi yang ada di dalamnya sebagai langkah awal dalam pengambilan keputusan untuk memilih suatu jenjang pendidikan.

4 Baca lebih lajut

PEMETAAN SEKOLAH SMA/SMK BERDASARKAN KERAWANAN BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN  Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

PEMETAAN SEKOLAH SMA/SMK BERDASARKAN KERAWANAN BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

i PEMETAAN SEKOLAH SMA/SMK BERDASARKAN KERAWANAN BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KEBENCANAAN SISWA DI KABUPATEN SUKOHARJO SKRIPSI Untuk memenuhi sebagai persyaratan Guna m[r]

12 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN WEBGIS DALAM PEMETAAN SEKOLAH (SCHOOL MAPPING) UNTUK SEKOLAH  Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

PENGEMBANGAN WEBGIS DALAM PEMETAAN SEKOLAH (SCHOOL MAPPING) UNTUK SEKOLAH Pengembangan WebGIS Dalam Pemetaan Sekolah (School Mapping) Untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Di Kabupaten Sukoharjo.

Penelitian ini dimaksudkan untuk pendataan, pemetaansekolah, dan penyajian informasi tentang sekolah.-sekolah di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan diseluruh SMA dan SMK yang terdapat di kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 48 sekolah. Keseluruhan data yang diperoleh mengenai SMA/SMK di Kabupaten Sukoharjo selanjutnya akan dipetakan ke dalam sebuah peta yang dapat diakses melalui komputer/user interface, gadget, dan perangkat lainnya kapanpun dan dimanapun sesuai kebutuhan para pengguna.

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

PENDAHULUAN Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi peneliti yang lain terutama dalam masalah fungsi pemetaan letak sekolah berdasarkan kerawanan bencana guna menambah pengetahuan kebencanaan siswa SMA/SMK sehingga mampu mengurangi tingkat resiko saat terjadi bencana.

8 Baca lebih lajut

PEMETAAN SEKOLAH SMA/SMK BERDASARKAN KERAWANAN  BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN  Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

PEMETAAN SEKOLAH SMA/SMK BERDASARKAN KERAWANAN BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN Pemetaan Sekolah Sma/Smk Berdasarkan Kerawanan Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kebencanaan Siswa Di Kabupaten Sukoharjo.

komponen sekolah dengan perannya masing-masing dalam membangun kesiapsiagaan di sekolah. Kegiatan pengurangan risiko bencana sebagaimana yang telah tercantum di dalam Undang-undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana harus dimasukkan ke dalam program pembangunan termasuk dalam bidang pendidikan. Dan ditegaskan pula dalam undang- undang tersebut bahwa pendidikan menjadi salah satu faktor penentu dalam kegiatan pengurangan risiko bencana.

13 Baca lebih lajut

PERANAN SIG DALAM BIDANG PENDIDIKAN DISU (1)

PERANAN SIG DALAM BIDANG PENDIDIKAN DISU (1)

Peran ini dapat dilakukan dengan adanya pemetaan sekolah (School mapping) yang apabila disinergikan dengan pemanfaatan GIS, akan diperoleh suatu sistem yang mampu mendata daerah atau wilayah mana saja yang belum terlayani pendidikan secara baik untuk diberikan solusi . Sehingga program-program yang direncanakan bisa tepat sasaran. Di samping itu penentuan letak sekolah baru dapat dilakukan dengan cara menggabungkan beberapa data (penduduk usia sekolah) dengan peta (peta jaringan jalan, peta tata guna lahan, peta kawasan industri) sehingga dapat diperoleh perencanaan pendidikan yang komperehensif. Fungsi overlay, query, buffer yang dimiliki SIG akan sangat membantu pada proses ini. Dalam hal ini terbukti pada kasus Program Rehabilitasi dan Rekontruksi di Aceh pasca gempa bumi dan gelombang tsunami.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

pemetaan jumlah sekolah menengah atas di

pemetaan jumlah sekolah menengah atas di

Perkembangan pemanfaatan data spasial dalam dekade belakangan ini meningkat dengan sangat pesat. Hal ini berkaitan juga dengan meluasnya pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan perkembangan teknologi dalam memperoleh, merekam dan mengumpulkan data yang bersifat keuangan (spasial). Kemampuan penyimpanan yang semakin besar, kapasitas transfer data yang semakin meningkat, dan kecepatan proses data yang semakin cepat menjadikan data spasial merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari perkembangan teknologi informasi. Sistem informasi atau data yang berbasis keuangan yang ada pada saat ini merupakan suatu elemen yang sangat penting karena berfungsi sebagai fondasi dalam melaksanakan dan mendukung berbagai macam aplikasi. Salah satu contoh yang dapat dibuat dengan dasar SIG adalah pemetaan sekolah (school mapping) di Kabupaten Pekalongan. Perlunya dilakukan pemetaan sekolah dilakukan untuk pendataan sekolah serta potensi wilayah dalam rangka mendukung tercapainya rencana strategi untuk pendidikan yang ada di kabupaten Pekalongan.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENDAMPINGAN ANAK MELALUI PROGRAM KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK PKSA) DI RUMAH SINGGAH AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA.

PENDAMPINGAN ANAK MELALUI PROGRAM KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK PKSA) DI RUMAH SINGGAH AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA.

Penggunaan uang tersebut masih dalam pengawasan para pendamping di Rumah Singgah, apabila anak jalanan membelikan uang itu dengan suatu barang maka akan diminta nota atau tanda bukti untuk menyakinkan bahwa uang tersebut digunakan secara benar. Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak, untuk beli susu, biaya membeli alat-alat perlengkapan sekolah. Walau ada juga beberapa anak ataupun orang tua anak yang tidak tepat dalam memanfaatkan dana PKSA tersebut seperti membeli handphone. Apabila itu terjadi maka pihak dari Rumah Singgah akan menghentikan mencoret mereka dari daftar penerima PKSA.
Baca lebih lanjut

143 Baca lebih lajut

t pips 0802385 biblography

t pips 0802385 biblography

Pengukuran dan Pemetaan Bidang Tanah di Desa Sidomulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul D.I Yogyalarta.. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.[r]

2 Baca lebih lajut

 PROTA PROMES SILABUS RPP DAN KKM SD KELAS 1 2 3 4 5 DAN 6 SESEUAI KURIKULUM 2013 (LENGKAP)

PROTA PROMES SILABUS RPP DAN KKM SD KELAS 1 2 3 4 5 DAN 6 SESEUAI KURIKULUM 2013 (LENGKAP)

PEMETAAN KOMPETENSI DASAR KD DAN PEMETAAN KOMPETENSI INTI KI TEMA 1 DIRIKU... PEMETAAN INDIKATOR PEMBELAJARAN..[r]

313 Baca lebih lajut

Seminar Paradigma Baru Pemberdayaan Masyarakat mpdf

Seminar Paradigma Baru Pemberdayaan Masyarakat mpdf

Kunci dari semua ini adalah management financial, orang kaya bisa jadi miskin ketika tidak bisa melakukan management financial dengan baik, dan orang yang miskin akan bisa jadi kaya ketika bisa melakukan management financial dengan baik. Setelah dilakukan pemetaan potensi yang dilakukan selanjutnya adalah penguatan kelembagaan, karena program ini tidak dapat dilakukan individual, program ini akan berjalan dengan baik ketika dilakukan secara bersama-sama dan diikat dalam suatu kelembagaan yang kuat.

5 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PENGGUNAAN PERALATAN UKUR TANAH TERHADAP HASIL BELAJAR SURVEY DAN PEMETAAN PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SMK NEGERI 2 BINJAI TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

KONTRIBUSI PENGGUNAAN PERALATAN UKUR TANAH TERHADAP HASIL BELAJAR SURVEY DAN PEMETAAN PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SMK NEGERI 2 BINJAI TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Sanjaya (2006:54) menyatakan : Ada dua keuntungan bagi sekolah bila memiliki sarana yang lengkap dalam belajar, yakni: a). Kelengkapan sarana dapat meningkatkan gairah dan motivasi guru mengajar, sarana belajar dapat digunakan untuk menyampaikan materi secara efektif dan efisien; dan b). Kelengkapan sarana dapat memberikan pilihan pada siswa untuk belajar. Siswa akan lebih mudah belajar dengan mempergunakan pendengaran dan penglihatan mereka dalam memahami sarana yang tersedia.

18 Baca lebih lajut

T1 672006261 Full text

T1 672006261 Full text

b. Angka Partisipasi Murni (APM), yaitu perbandingan jumlah murid pada jenjang pendidikan SMA yang berusia 16-18 tahun dengan penduduk kelompok usia SMA dan dinyatakan dalam persentase. APM ini diantaranya berguna untuk mengukur tingkat keberhasilan pemerintah dalam memeratakan kesempatan memperoleh pendidikan. APM juga untuk melihat keterjangkauan satuan pendidikan tertentu oleh penduduk usia SMA. Semakin tinggi nilai APM berarti semakin banyak penduduk usia SMA yang sekolah di suatu daerah tertentu. Nilai APM paling baik adalah 100% jika APM lebih besar dari 100% karena adanya siswa dari luar daerah yang berada pada sekolah di daerah tertentu.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Metode Pemetaan Pikiran (Mind Mapping) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs Darul Huda Wonodadi Blitar Tahun Ajaran 2012 2013 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB V fix

Pengaruh Metode Pemetaan Pikiran (Mind Mapping) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs Darul Huda Wonodadi Blitar Tahun Ajaran 2012 2013 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB V fix

Dengan adanya penelitian ini dan ditunjukkan bahwa metode pemetaan pikiran (mind mapping) lebih efektif, maka penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan pertimbangan guna membuat sekolah dan guru di sekolah akan lebih kreatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih baik serta membuat siswa merasa nyaman dalam belajar sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik.

3 Baca lebih lajut

Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 SE-100 I 2013 Tanggal 3 Januari 2013

Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 SE-100 I 2013 Tanggal 3 Januari 2013

12. Pelayanan Pemetaan Tematik dilaksanakan dalam rangka Pemecahan Sertipikat, Pemberian Hak Atas Tanah, Pengadaan Tanah, dan kerjasama dengan pihak ketiga berdasarkan permohonan Perseorangan, Badan Hukum atau Instansi Pemerintah yang menjadi satu kesatuan dengan permohonan Survei Pengukuran dan Pemetaan. Pelayanan Pemetaan Tematik yang diajukan kepada Kepala Kantor Pertanahan setempat, kewenangan pelaksanaannya diatur sebagai berikut:

41 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...