Pemilihan Gubernur

Top PDF Pemilihan Gubernur:

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2015 DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MINAHASA Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa dalam pelaksanaan tahapan pembentukan Panitia Pemilihan K

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2015 DI KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MINAHASA Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa dalam pelaksanaan tahapan pembentukan Panitia Pemilihan K

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa dalam pelaksanaan tahapan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2015, setelah melaksanakan SELEKSI TERTULIS calon anggota PPK dengan ini;

9 Baca lebih lajut

Anggaran Pemilihan Gubernur Tahun 2015

Anggaran Pemilihan Gubernur Tahun 2015

Juru Bicara KPU Provinsi, Zainan Sagiman, S.H. memastikan nilai anggaran yang diajukan itu sudah sesuai dengan tahapan yang akan dilaksanakan berdasarkan ketentuan Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Bahwa jumlah itu sudah didasarkan pembagian dengan KPU Kabupaten/Kota yang juga menyelenggarakan Pilkada, sebagaimana aturan sharing yang dijabarkan Permendagri Nomor 57 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Belanja Pilkada.

4 Baca lebih lajut

Kebijakan Dan Kiprah Politik  Muhammadiyah Sumatera Utara  Terhadap Pemilihan Kepala Daerah Langsung  (Analisis Pada : Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur  Sumatera Utara Tahun 2008)

Kebijakan Dan Kiprah Politik Muhammadiyah Sumatera Utara Terhadap Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Analisis Pada : Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2008)

Atas pernyataan FSUI ini, kembali Drs Dalail Ahmad mengatakan merasa terganggu dan menegaskan bahwa sejauh ini Muhammadiyah sebagai organisasi indenpenden tidak pernah bersepakat dengan ormas Islam mana pun untuk mendukung salah satu pasangan cagubsu, termasuk Wahab Dalimunthe dan Raden Syafi. Ormas Islam, khususnya Muhammadiyah menjadi terganggu, karena banyak warga Muhammadiyah di berbagai daerah yang bingung, sehingga menanyakan keabsahan pernyataan FSUI itu. Dalail menegaskan, Muhammadiyah tidak pernah tahu dengan isi kesepakatan yang dibuat FSUI itu, apalagi sampai , kembali menegaskan tentang posisi Muhammadiyah dalam menghadapi pemilihan gubernur Sumatera Utara tahun 2008 serta menanggapi pernyataan Forum Solidaritas Umat Islam (FSUI) yang mengatakan wadah silaturahmi beberapa organisasi kemasyarakatan termasuk Muhammadiyah Sumatera Utara yang mengeluarkan pernyataan mendukung salah satu calon gubernur Sumatera Utara.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

Pemberitaan Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur2013 Pemberitaan Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur 2013 (Analisis Isi Keberpihakan Media dalam Pemberitaan Masa Kampanye Pemilihan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Putaran Pertama di Harian Pos K

Pemberitaan Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur2013 Pemberitaan Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur 2013 (Analisis Isi Keberpihakan Media dalam Pemberitaan Masa Kampanye Pemilihan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Putaran Pertama di Harian Pos K

Media massa yang menjunjung semangat demokrasiharus menyajikan pemberitaan kampanye pemilu yang baik bagi pembaca, agar pemberitaan tersebut dapat dijadikan pedoman untuk menilai kualitas figur pemimpin yang akan dipilih. Pada penyelenggaraan kampanye pemilihan gubernur putaran pertama tanggal 1-14 Maret 2013 di NTT, media lokal yang turut meramaikan pesta demokrasi kampanye Pilgub NTT adalah Pos Kupang dan Timor Express. Peneliti kemudian melihat bagaimana keberpihakan surat kabar Pos Kupang dan Timor Express dalam pemberitaan kampanye Pilgub NTT 2013 putaran pertama terhadap pemberitaan kampanye kelima calon kandidat gubernur dan wakil gubernur. Keberpihakan merupakan sikap yang ditampilkan oleh media massa dalam teks pemberitaannya dikaji melalui landasan teori objektivitas dengan keempat dimensi, yakni faktualitas, relevansi, netralitas, dan keseimbangan. Metode penelitian yang digunakan ialah analisis isi kuantitatif. Keberpihakan Pos Kupang dan Timor Express diukur melalui unit analisis sifat fakta, akurasi dari dimensi faktualitas, nilai berita dari dimensi relevansi, stereotip, sensasionalisme, linkages, juxtaposition dari dimensi netralitas, serta source bias, dan slant dari dimensi keseimbangan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR (PILGUB) DKI JAKARTA 2016

OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR (PILGUB) DKI JAKARTA 2016

Pada pembahasan ini akan dijelaskan secara rinci hasil penelitian dari kedua media cetak yaitu Harian Kompas dan Koran Sindo mengenai objektivitas pemberitaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 19 September - 23 Oktober 2016 sebelum dilaksanakannya masa kampanye oleh ketiga pasangan calon. Selain itu, temuan hasil dari penelitian kedua media cetak mengenai objektivitas pemberitaan kedua media cetak menjadi sub bahasan yang meliputi kategori factualness, completeness, panjang berita, relevansi, tipe liputan, arah berita. Pemberitaan mengenai Pilkada DKI Jakarta 2016 menjadi daya tarik media massa untuk meliput kegiatan calon kandidat dalam mempromosikan diri untuk menarik hati masyarakat memilih kandidat tersebut.
Baca lebih lanjut

272 Baca lebih lajut

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dala

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dala

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gambar, isi pesan, tujuan dan tanggapan netizen terhadap meme-meme yang beredar di dunia maya ( internet memes ). Metode yang dipergunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisa isi terhadap 40 meme yang terkait Pemilihan Gubernur Jakarta 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gambar-gambar yang dimunculkan dalam meme berupa tokoh yaitu calon gubernur, tokoh-tokoh di balik partai pengusung dan artis ; kegiatan, program atau kondisi wilayah DKI Jakarta ; komik dan foto masyarakat lainnya, (2) pesan yang disampaikan dalam meme mencakup profil calon gubernur pilihan, perbandingan diantara para calon gubernur, janji-janji atau pernyataan dari para calon gubernur, janji-janji atau pernyataan dari tokoh partai pengusung, pesan untuk berpartisipasi di dalam pemilihan gubernur dan sindiran terhadap para tokoh, (3) tujuan netizen menampilakan meme adalah sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam proses pemilihan gubernur, untuk hiburan, menunjukkan kreativitas, sindiran/satire, kritik sosial, menyampaikan informasi lebih dari sekedar teks dan menunjukan kapasitas para calon serta
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MEDIA MASSA DAN PEMILIHAN GUBERNUR JAWA TENGAH (Studi Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah Periode 2013 – 2018 Pada Surat Kabar JAWA POS (RADAR SOLO), SOLOPOS, dan JOGLOSEMAR Edisi Tanggal 1 – 31 Mei 2013).

MEDIA MASSA DAN PEMILIHAN GUBERNUR JAWA TENGAH (Studi Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah Periode 2013 – 2018 Pada Surat Kabar JAWA POS (RADAR SOLO), SOLOPOS, dan JOGLOSEMAR Edisi Tanggal 1 – 31 Mei 2013).

Muhammad Falahuddin Choirul Umam, D 1211052, Media Massa dan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Studi Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah Periode 2013 – 2018 Pada Surat Kabar Jawa Pos (Radar Solo), Solopos , dan Joglosemar Edisi Tanggal 1 – 31 Mei 2013) 195 halaman.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS FRAMING MEDIA KOMPAS DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA TAHUN 2017

ANALISIS FRAMING MEDIA KOMPAS DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA TAHUN 2017

Visi Kompas TV adalah menjadi televisi berita yang terbaik dan paling dipercaya dengan menyajikan program berita yang independen, kredibel dan menjadi acuan bagi para pengambil kebijakan. Sebagai televisi berita, Kompas TV memiliki 80% isi siaran mengenai berita dan turunan berita sehingga tayangan Kompas TV seluruhnya berisi tentang produk atau program berita atau program informasi dan program apapun yang berbasis informasi. Kedua media ini memiliki basis pemberitaan tersendiri dalam menganalisis peristiwa pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2017. Hal ini yang kemudian menjadikan analisis framing diantara kedua media tersebut menjadi perlu untuk dikaji untuk mengetahui arah dan tujuan pemberitaan yang dilakukan oleh kedua media tersebut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENEGAKAN HUKUM PIDANA DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN GUBERNUR DI JAWA TIMUR PENEGAKAN HUKUM PIDANA DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN GUBERNUR DI JAWA TIMUR.

PENEGAKAN HUKUM PIDANA DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN GUBERNUR DI JAWA TIMUR PENEGAKAN HUKUM PIDANA DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN GUBERNUR DI JAWA TIMUR.

Pemilihan kepala daerah secara langsung (pilkada) merupakan salah satu tujuan dari desentralisasi dalam kerangka otonomi daerah. Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah diatur dalam salah satu bagian Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yaitu dalam Bagian Kedelapan Pasal 56 sampai dengan Pasal 119. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian tentang Penegakan Hukum Pidana Dalam Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Di Jawa Timur sebagai refleksi dari pelaksanaan demokrasi pilkada. Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang dilaksanakan sampai tiga putaran tentunya tidak terlepas dari banyaknya pelanggaran-pelanggara yang terjadi baik pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana. Penelitian ini nantinya akan mengkaji secara khusus tentang pelanggaran-pelanggaran yang bersifat pidana yang ditemukan pada pelaksannan Pilgub Jawa Timur serta bagaimana upaya penegakan hukumnya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Perilaku Politik Etnis Tolaki Dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2007 (Kasus : Kubu NUSA Dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2007)

Perilaku Politik Etnis Tolaki Dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2007 (Kasus : Kubu NUSA Dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2007)

Rush dan Althoff (1983) mengemukakan bahwa sosialisasi politik negara berkembang seperti Indonesia lebih memiliki relasi terhadap sistem-sistem lokal. Soetarto dan Shohibuddin (2004) pun mengemukakan bahwa ikatan solidaritas lokal dapat menjadi basis legitimasi baru dalam sistem politik Indonesia. Konteks pemilihan Gubernur Sultra pun memungkinkan hal tersebut terjadi. Masyarakat Sultra yang terbagi dalam dua wilayah persebaran meliputi wilayah daratan dan wilayah kepulauan dengan etnis dominan pada masing-masing wilayah memungkinkan perolehan suara berdasarkan basis etnisitas. Namun demikian, kekhasan pilkada Sultra adalah dari keempat pasangan calon kepala daerah selalu menghadirkan pertautan antara dua figur dari daratan dan kepulauan. Terlebih figur daratan dengan etnis tolaki sebagai etnis dominan sekaligus etnis yang menjadi fokus kajian selalu ada dalam setiap pasangan calon kepala daerah, baik sebagai calon Gubernur ataukah hanya sebagai Wakil Gubernur. Hal ini kemudian menjadikan suara dari masyarakat etnis Tolaki sendiri pun akan terpecah-pecah seperti yang terjadi di Kelurahan Lepo-Lepo. Meskipun pada akhirnya kubu NUSA menjadi pemengan disana dengan adanya kedekatan emosional warga dan lokasi tempat tinggal, namun perolehan suara yang didapat tidak berbeda jauh malah terpaut beberapa angka dari pasangan AZIMAD dengan Abd. Samad sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Baca lebih lanjut

248 Baca lebih lajut

TINJAUAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH YANG BERSIH (STUDI TERHADAP PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA)

TINJAUAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH YANG BERSIH (STUDI TERHADAP PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA)

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, karunia, segala nikmat, dan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi/penulisan hukum yang berjudul ”TINJAUAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH YANG BERSIH (STUDI TERHADAP PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA)”. Penulisan hukum ini merupakan tugas akhir guna memenuhi syarat-syarat dalam mencapai derajat Sarjana Strata 1 (S1) dalam Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

15 Baca lebih lajut

PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA

PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA

Dalam rangka menegakkan supremasi hukum dalam konteks kesatuan hukum nasional, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ini mengatur penyelesaian baik penyelesaian untuk perselisihan hasil Pemilihan Gubernur maupun perselisihan hasil Pemilihan Bupati dan Walikota di tingkat Pengadilan Tinggi dan dapat mengajukan permohonan keberatan ke Mahkamah Agung yang putusannya bersifat final dan mengikat serta tidak dapat dilakukan upaya hukum lain.

152 Baca lebih lajut

KEMUNGKINAN GOLPUT DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA

KEMUNGKINAN GOLPUT DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA

POTENSI GOLONGAN PUTIH: PENGERTIAN DAN PENGUKURAN „ Golongan Putih Golput adalah perilaku tidak ikut serta dalam pemilihan umum atau Pilkada dengan alasan bahwa pemilu atau Pilkada ti[r]

38 Baca lebih lajut

PEMILIHAN GUBERNUR DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERIODE 2016-2021 (Studi Tentang Konflik antar Calon Gubernur)

PEMILIHAN GUBERNUR DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERIODE 2016-2021 (Studi Tentang Konflik antar Calon Gubernur)

Terlepas dari hal tersebut bukan hanya negara saja yang mempunyai kewajiban atas pemenuhan hak anak, akan tetapi anak juga harus memenuhi kewajibannya yang telah diatur oleh negara ti[r]

39 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...