pencemaran air tanah

Top PDF pencemaran air tanah:

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN AIR TANAH BEBAS DI KECAMATAN MEDAN TEMBUNG.

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN AIR TANAH BEBAS DI KECAMATAN MEDAN TEMBUNG.

Dalam memenuhi kebutuhan air bersih, penduduk di Kecamatan Medan Tembung sebagian sudah menggunakan air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Medan, akan tetapi masih banyak pula rumah tangga yang menggunakan sumber air bersih berasal dari sumur gali. Untuk tahun 2010, jumlah rumah tangga di Kecamatan Medan tembung sebanyak 29.832 rumah tangga, sementara jumlah rumah tangga yang berlangganan air PDAM masih berjumlah 20.879 rumah tangga. Dari data ini dapat diketahui masih banyak rumah tangga di Kecamatan Medan Tembung yang belum menggunakan air PDAM sebagai sumber air bersih yakni berjumlah 8.953 rumah tangga (Kantor Camat Medan Tembung, 2010). Masih banyaknya rumah tangga yang memanfaatkan sumur gali sebagai sumber air bersih yang bersifat dangkal ini (air tanah bebas) sementara lokasi pembuangan limbah belum tentu tepat, mengakibatkan sumur gali rentan mengalami proses pencemaran akibat limbah domestik yang dihasilkan oleh aktivitas penduduk maupun limbah yang dihasilkan oleh industri. Permasalahan pencemaran terutama yang berkenaan dengan pencemaran air tanah merupakan permasalahan yang sangat serius dan membutuhkan banyak kajian ataupun penelitian khusus untuk mengatasinya.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

 Pencemaran Air Tanah Akibat Pem

Pencemaran Air Tanah Akibat Pem

Dan ketergantungan manusia terhadap air pun semakin besar sejalan dengan perkembangan penduduk yang semakin meningkat. Di daerah Banjar Ubung Sari, yang pola penyebaran kepadatan penduduknya tidak merata dan volume penduduk pendatangnya cukup besar, hal ini mengakibatkan makin berkembangnya permukiman-permukiman yang kurang terencana baik dalam bentuk kawasan hunian sub standar dan tidak teratur. Dan dengan adanya permukimanpermukiman yang kurang terencana, maka dapat mengakibatkan sistem pembuangan limbah rumah tangga seperti pembuangan limbah kamar mandi/wc dan dapur tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga limbah tersebut dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran air tanah yang dapat mengakibatkan terjadinya penyebaran beberapa penyakit menular. Selain mengakibatkan terjadinya pencemaran air tanah dapat juga mengakibatkan lingkungan di daerah permukiman tersebut menjadi tercemar.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pencemaran Air Tanah Akibat Pem

Pencemaran Air Tanah Akibat Pem

Merosotnya kualitas sungai-sungai di Lampung, dapat dijelaskan dari sudut pandang ini. Sungai yang dulunya besar dan berair bersih, sekarang banyak yang menciut dan kotor. Mereka sedang meratap karena pabrik-pabrik yang berdiri di dekatnya seenaknya menggelontorkan limbah dan mencemari air. Sungguh, sebuah kerugian amat besar bagi rakyat dan daerah ini. Atas nama manfaat ekonomi jangka pendek, kita harus kehilangan manfaat jangka panjang. Sungai tidak lagi bisa dikonsumsi, bahkan untuk sekadar mandi, cuci, dan kakus.

21 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN METODE IPAL ( INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH ) DALAM MENGATASI PENCEMARAN AIR TANAH DAN  Pengelolaan Metode Ipal ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah Dan Air Sungai.

PENGELOLAAN METODE IPAL ( INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH ) DALAM MENGATASI PENCEMARAN AIR TANAH DAN Pengelolaan Metode Ipal ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah Dan Air Sungai.

Hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam pemilihan system pengolahan air limbah domestic menurut Pedoman Pengelolaan Air Limbah perkotaan Departemen Kimprasiwil tahun 2003 didasarkan pada faktor-faktor (1) Kepadatan penduduk, (2) Sumber air yang ada, (3) Kedalaman muka air tanah, dan (4) Kemampuan membiayai. Berdasarkan factor- faktor tersebut kemudian dilakukan pemilihan- pemilihan system pengolahan air limbah dengan mempertimbangkan kondisi tersebut terhadap kemungkinan penerapan system pengolahan terpusat (Off Site System) ataupun system pengolahan setempat (On Site System).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN METODE IPAL ( INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH ) DALAM MENGATASI PENCEMARAN AIR TANAH DAN  Pengelolaan Metode Ipal ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah Dan Air Sungai.

PENGELOLAAN METODE IPAL ( INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH ) DALAM MENGATASI PENCEMARAN AIR TANAH DAN Pengelolaan Metode Ipal ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah Dan Air Sungai.

Metode penelitian dalam penelitian ini pada tahap awal adalah pengumpulan data untuk menentukan jumlah kebutuhan air bersih dan air kotor dari setiap rumah. Setelah pengumpulan data kemudian dilakukan pengecekan lokasi dan uji alat pendukung bangunan IPAL, kemudian dihitung nilai konsentrasi BOD, COD, dan jumlah bak kompartmen dari masing-masing bangunan IPAL dengan menggunakan perhitungan DEWATS.

16 Baca lebih lajut

Pengelolaan Metode IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah dan Air Sungai

Pengelolaan Metode IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dalam Mengatasi Pencemaran Air Tanah dan Air Sungai

Seperti yang dimuat di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahwa IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) adalah suatu perangkat peralatan teknik beserta perlengkapannya yang memproses / mengolah cairan sisa proses produksi pabrik, sehingga cairan tersebut layak dibuang ke lingkungan.

7 Baca lebih lajut

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum PP No.43 TH 2008

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum PP No.43 TH 2008

hak guna air dari pemanfaatan air tanah. Pada prinsipnya izin di bidang air tanah berfungsi sebagai legalisasi atas kepemilikan hak guna air dari pemanfaatan air tanah dan sebagai alat pengendali dalam penggunaan air tanah. Hak guna pakai air dari pemanfaatan air tanah, sepanjang untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bagi perseorangan atau bagi pertanian rakyat berdasarkan persyaratan tertentu, diperoleh tanpa izin. Hak guna pakai air yang pemanfaatan air tanahnya dilakukan dengan cara mengebor, menggali air tanah atau penggunaannya mengubah kondisi dan lingkungan air tanah dan dalam jumlah besar, diperoleh harus dengan izin. Demikian pula dengan hak guna usaha air dari pemanfaatan air tanah harus diperoleh dengan izin.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN TIMBAL (Pb) PADA TANAH, AIR LINDI DAN AIR TANAH (SUMUR MONITORING) DI TPA PAKUSARI KABUPATEN JEMBER

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN TIMBAL (Pb) PADA TANAH, AIR LINDI DAN AIR TANAH (SUMUR MONITORING) DI TPA PAKUSARI KABUPATEN JEMBER

Pertambahan penduduk yang meningkat seiring dengan segala aktivitas dan kegiatan di berbagai sektor mengakibatkan bertambahnya jenis dan kuantitas sampah di Kabupaten Jember sehingga akan menimbulkan permasalahan apabila tidak diikuti dengan sistem pengelolaan sampah yang optimal. Sistem pengelolaan sampah yang digunakan di TPA Pakusari secara controlled landfill berpotensi mencemari air tanah karena sampah yang dibuang dengan cara controlled landfill tertimbun di TPA mengalami dekomposisi yang bersama air hujan akan menghasilkan cairan lindi (leachate). Air lindi yang mengandung kotoran organik, nitrat, sulfat, klorida dan logam berat dalam konsentrasi tinggi salah satunya timbal dapat dengan mudah menyebar mengikuti gerakan aliran air dalam tanah. Apabila Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk pengolahan air lindi tidak berfungsi dan pada jarak kurang dari 95 meter terdapat 5 sumur monitoring maka diduga terjadi pencemaran timbal (Pb) terhadap air tanah. Air sumur monitoring dimanfaatkan warga sekitar TPA untuk keperluan sehari-hari sehingga apabila kadar timbal pada air sumur tinggi maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik operasional pengelolaan sampah yang menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, untuk menganalisis volume dan komponen komposisi sampah di TPA Pakusari Kabupaten Jember dan untuk menganalisis kadar timbal (Pb) pada tanah, air lindi dan air sumur monitoring di TPA Pakusari Kabupaten Jember.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Model Pengendalian Pencemaran Perairan Di Danau Maninjau Sumatera Barat

Model Pengendalian Pencemaran Perairan Di Danau Maninjau Sumatera Barat

Dari rumusan tersebut, secara singkat pencemaran air dapat dikatakan sebagai turunnya kualitas air karena masuknya komponen-kompoen pencemar dari kegiatan manusia atau proses alam, sehingga air tersebut tidak memenuhi syarat atau bahkan mengganggu pemanfaatannya. Terjadinya pencemaran perairan danau dapat ditunjukkan oleh dua hal, yaitu (1) adanya pengkayaan unsur hara yang tinggi, sehingga terbentuk komunitas biota dengan produksi yang berlebihan, (2) air diracuni oleh zat kimia toksik yang menyebabkan lenyapnya organisme hidup, bahkan mencegah semua kehidupan di perairan (Southwick, 1976). Senada dengan hal tersebut Saeni (1989) menyatakan bahwa pencemaran yang terjadi di perairan dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu (1) pencemaran kimiawi berupa bahan-bahan organik, mineral, zat-zat beracun dan radioaktif, (2) pencemaran fisik berupa lumpur dan uap panas, dan (3) pencemaran biologis berupa berkembangbiaknya ganggang, tumbuh-tumbuhan pengganggu air, kontaminasi organisme mikro yang berbahaya atau dapat berupa gabungan ketiga pencemaran tersebut.
Baca lebih lanjut

367 Baca lebih lajut

BAB 10 Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

BAB 10 Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

Pencemaran Air • Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup atau zat lain ke dalam air yang menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sehingga tidak dapat berfungsi sesua[r]

55 Baca lebih lajut

PENCEMARAN LINGKUNGAN AIR UDARA DAN TANA

PENCEMARAN LINGKUNGAN AIR UDARA DAN TANA

Parameter kimia yang dilakukan melalui kegiatan pernapasan jasad renik dikenal sebagai parameter biokimia, contohnya adalah pengukuran BOD atau KOB Pengukuran BOD. Bahan pencemar organik (daun, bangkai, karbohidrat, protein) dapat diuraikan oleh bakteri air. Bakteri memerlukan oksigen untuk mengoksidasikan zat-zat organik tersebut, akibatnya kadar oksigen terlarut di air semakin berkurang. Semakin banyak bahan pencemar organik yang ada diperairan, semakin banyak oksigen yang digunakan, sehingga mengakibatkan semakin kecil kadar oksigen terlarut. Banyaknya oksigen terlarut yang diperlukan bakteri untuk mengoksidasi bahan organik disebut sebagai Konsumsi Oksigen Biologis (KOB / COD) atau Biological Oksigen Demand, yang biasa disingkat BOD. Angka BOD ditetapkan dengan menghitung selisih antara oksigen terlarut awal dan oksigen terlarut setelah air sampel disimpan selama 5 hari pada suhu 200C. Karenanya BOD ditulis secara lengkap BOD205 atau BOD5 saja.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pencemaran paH pada Tanah dan Air

Pencemaran paH pada Tanah dan Air

Pencemaran tanah akibat limbah industri organik seperti benzena, naftalena, anthracene, sianida, amonia, fenol, cresols juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem. Perubahan kimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun atau berbahaya bahkan pada dosis yang rendah sekalipun. Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut. Bahkan jika efek kimia pada bentuk kehidupan terbawah tersebut rendah, bagian bawah piramida makanan dapat menelan bahan kimia asing yang lama-kelamaan akan terkonsentrasi pada makhluk-makhluk penghuni piramida atas. Banyak dari efek-efek ini terlihat pada saat ini, seperti konsentrasi DDT pada burung menyebabkan rapuhnya cangkang telur, meningkatnya tingkat Kematian anakan dan kemungkinan hilangnya spesies tersebut.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

a. Studi pustaka merupakan gambaran umum tentang daerah yang akan diteliti berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada atau berbagai sumber lain. Seperti tujuan, perizinan, estimasi biaya, pembuatan kerangka acuan, pengumpulan data awal, dan bebrbagai peta dasar serta citra. Tahapan survei atau pengamatan lapangan biasanya dilakukan dalam tiga bentuk kegiatan survei yaitu pengamatan identifikasi (menggunakan boring tanah), pegamatan detail (pembuatan minipit) dan dekripsi profil. Dua kegiatan survei yang paling umum dilakukan adalah pengamatan identifikasi yang dilakukan dengan mengambil sampel tanah menggunakan bor tanah dan mencatat keterangan-keterangan/data-data penting di lapang. sementara pengamatan detail juga sangat sering dilakukan pada pengamatan detail dilakukan penggalian profil untuk identifikasi horison-horison tanah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

Limbah industri cair yang merupakan hasil pengolahan dalam suatu proses produksi, misalnya sisa-sisa pengolahan industri pelapisan logam dan industri kimia lainnya. Tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam seperti Hg, Zn, Pb, Cd dapat mencemari tanah. Merupakan zat yang sangat beracun terhadap mikroorganisme. Jika meresap ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah.

12 Baca lebih lajut

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

Makalah Ini Antara Lain Pencemaran Tanah

Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernapas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.

9 Baca lebih lajut

Analisis Penyediaan dan Penggunaan Air Sungai Pada Rumah Tangga Di Desa Kelambir Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang

Analisis Penyediaan dan Penggunaan Air Sungai Pada Rumah Tangga Di Desa Kelambir Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang

Menurut Engeline, et. al. (2012) berdasarkan data Puskesmas Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun tahun 2011, diare merupakan penyakit terbesar nomor 3 (879 kasus) setelah ISPA (7405 kasus) dan Gastritis (2536 kasus). Sei Belawan Medan memiliki warna coklat kekuningan dan terlihat adanya buangan limbah industri domestik, sementara hilir sungai sebagian besar masarakat menggunakan air Sei Belawan untuk MCK. Masyarakat di sekitar Sei Belawan Medan menggunakan air sungai sebagai sumber air bersih walaupun tidak memenuhi syarat kesehatan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, didapatkan bahwa jumlah E.coli pada titik tengah dan hilir Sei Belawan telah melebihi baku mutu yang ditetapkan. Menurut Wardhana (2001) rendahnya penggunaan jamban yang sehat akan berpengaruh terhadap tingginya angka kesakitan diare.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Makalah ini antara lain pencemaran tanah

Makalah ini antara lain pencemaran tanah

1) Sampah-sampah organik yang tidak dapat dimusnahkan (berada dalam jumlah cukup banyak) dan mengganggu kesejahteraan hidup serta mencemari tanah, agar diolah atau dilakukan daur ulang menjadi barangbarang lain yang bermanfaat, misal dijadikan mainan anak-anak, dijadikan bahan bangunan, plastik dan serat dijadikan kesed atau kertas karton didaur ulang menjadi tissu, kaca-kaca di daur ulang menjadi vas kembang, plastik di daur ulang menjadi ember dan masih banyak lagi cara-cara pendaur ulang sampah.

11 Baca lebih lajut

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN TIMBAL (Pb) PADA TANAH, AIR LINDI DAN AIR TANAH (SUMUR MONITORING) DI TPA PAKUSARI KABUPATEN JEMBER

ANALISIS POTENSI PENCEMARAN TIMBAL (Pb) PADA TANAH, AIR LINDI DAN AIR TANAH (SUMUR MONITORING) DI TPA PAKUSARI KABUPATEN JEMBER

Sistem pengelolaan sampah di TPA Pakusari secara controlled landfill, dapat berpotensi mencemari air tanah karena sampah yang dibuang di TPA akan membusuk bersama dengan air hujan akan menghasilkan lindi. Kandungan Pb pada sampah dan lindi dapat dengan mudah menyebar mengikuti gerakan aliran air dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik operasional pengelolaan sampah, menganalisis volume dan karakteristik sampah serta menganalisis kadar timbal pada tanah, air lindi dan air tanah (sumur monitoring) di TPA Pakusari. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan uji laboratorium. Hasil observasi menujukkan bahwa teknik operasional pengelolaan sampah yang tidak sesuai dengan SNI 19-2454-2002 adalah tidak ada tahap pemilahan antara sampah organik dan an organik sejak tahap pengumpulan. Untuk volume sampah yang dibuang di TPA sebesar 496,51 m 3 / hari dengan prosentase sampah organik (61,7%) dan sampah an organik (38,3%). Rata-rata kadar Pb pada sampel tanah di TPA yaitu 7,174 ppm (< BML 50 ppm), rata-rata kadar Pb pada sampel air lindi yaitu 0,141 ppm (< BML I ppm) dan rata- rata kadar Pb pada air sumur monitoring yaitu 0,152 ppm (> BML 0,05 ppm). Kadar Pb pada air sumur monitoring melebihi BML, dimana air tersebut masih digunakan oleh masyarakat untuk aktifitas sehari-hari sehingga perlu adanya sosialisasi dan peringatan oleh dinas terkait kepada masyarakat sekitar untuk tidak lagi menggunakan air sumur monitoring untuk aktifitas sehari-hari
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Pencemaran Pada Lingkungan Pencemaran Tanah

Pengaruh Pencemaran Pada Lingkungan Pencemaran Tanah

Sebenarnya tidak semua jenis insekta, cacing (nematode) dan lain-lain merupakan hama dan penyakit bagi tanaman, akan tetapi racun serangga telah membunuhnya. Tetapi makhluk-makhluk kecil ini sangat diperlukan untuk kesuburan tanah selanjutnya. Apabila penyemprotan dilakukan secara berlebihan atau takaran yang dipakai terlalu banyak, maka yang akan terjadi adalah kerugian. Tanah disekitar tanaman akan terkena pencemaran

9 Baca lebih lajut

PENCEMARAN AIR (POLUSI AIR)

PENCEMARAN AIR (POLUSI AIR)

• Kualitas air berhubungan erat dengan penggunaan air dan keadaan pembangunan ekonomi. Di negara-negara industri, kontaminasi bakteri dari air permukaan menyebabkan masalah kesehatan yang serius di kota-kota besar pada pertengahan 1800-an.

27 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...