PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

Top PDF PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD):

POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RAN

POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RAN

Abstrak: Potensi Pendapatan Asli Daerah Dalam Rangka Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Indramayu. Tuntutan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) semakin besar, berbarengan dengan semakin banyaknya pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Transfer keuangan yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah melalui dana perimbangan jumlahnya relatif memadai dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, walaupun begitu pemerintah daerah diharuskan lebih kreatif untuk menggali secara maksimal sumber pembiayaan daerah yang potensial, karena hal ini sangat membantu meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam penggunaan APBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah dan pelaksanaan pemungutannya dilakukan oleh unit kerja atau dinas-dinas terkait.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM - Raden Intan Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI LAMPUNG MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM - Raden Intan Repository

Pendapatan asli daerah bersumber dari pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil laba dari perusahaan milik daerah dan pendapatan lainnya yang sah yang diterima oleh pemerintah Provinsi lampung. Adapun pajak daerah yang dipungut oleh pemerintah provinsi lampung yaitu, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak bumi bangunan pedesaan perkotaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. Pajak-pajak tersebut diharapkan dapat meningkatkan PAD, setelah desentralisasi perpajakan direalisasikan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

View of Analisis Realisasi Pemungutan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Manado

View of Analisis Realisasi Pemungutan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Manado

Sumber Pendapatan Asli Daerah. Sumber-sumber pembiayaan pelaksanaan desentralisasi terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, Pinjaman Daerah dan lain-lain penerimaan yang sah. Sumber Pendapatan Asli Daerah merupakan sumber keuangan daerah yang digali dalam wilayah daerah yang bersangkutan dan diatur dalam Undang- Undang No. 33 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. Pajak hotel dan pajak restoran merupakan bagian dari pajak daerah, yang merupakan salah satu penyumbang pendapatan daerah sangat berpotensi untuk ditingkatkan. Bila pembangunan bisa berjalan dengan lancar maka kesejahteraan masyarakat juga diharapkan akan meningkat. Mardiasmo (2003), jenis dan objek pajak untuk Kabupaten/Kota terdiri dari: 1) Pajak Hotel; 2) Pajak Restoran; 3) Pajak Hiburan; 4) Pajak Reklame; 5) Pajak Penerangan Jalan; 6) Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C; 7) Pajak Parkir; 8) Pajak lain- lain.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap

Hasil uji koefisien parameter antara pendapatan asli daerah terhadap belanja modal menunjukkan nilai koefisien sebesar -0,028 dan nilai t-hitung sebesar 0,256. Nilai t-hitung tersebut lebih kecil dibanding nilai t-tabel sebesar 2,006 (0,256 < 2,006). Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama, pendapatan asli daerah berpengaruh negatif terhadap belanja modal. Hal ini dapat diartikan Pendapatan Asli Daerah belum mampu untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap belanja modal karena Pendapatan Asli Daerah porsinya masih sangat kecil (Tabel1.2) sehingga tidak dapat mempengaruhi belanja modal. Idealnya semua pengeluaran pemerintah daerah dapat dicukupi dengan menggunakan PAD-nya. Akan tetapi, realita menunjukan yang terjadi selama ini adalah masih terdapatnya kesenjangan fiskal. Kesenjangan fiskal tersebut timbul karena adanya keterbatasan sumber dan kewenangan penerimaan daerah, baik dalam pajak maupun bukan pajak serta adanya kebutuhan pengeluaran daerah yang lebih besar. Oleh karena itu, pemerintah pusat memberikan dana perimbangan dalam rangka menciptakan keadilan dalam pembagian sumber daya bagi kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Pradita (2011), yang menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh terhadap belanja modal. Akan tetapi, hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Situngkir (2009), Yustikasari (2007), dan Prakosa (2004), yang menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh signifikan terhadap belanja daerah.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SEMARANG - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya, ARIEF EKA ATMAJA, Menyatakan bahwa skripsi dengan judul: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SEMARANG, adalah hasil tulisan saya sendiri. Dengan ini saya menyatakan dengan sesunggunya bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain, yang saya akui seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri, dan/tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, tiru atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuanpenulis aslinya.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

ANALISIS KONTRIBUSI, EFISIENSI, DAN EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN DAERAH

ANALISIS KONTRIBUSI, EFISIENSI, DAN EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN DAERAH

Dari tabel diatas kita dapat mengetahui bahwa efektivitas selama 5 tahun yang diteliti yaitu dari tahun anggaran 2004 sampai dengan tahun anggaran 2008 tingkat efektivitasnya sudah melampaui 100%, hal ini disebabkan karena realisasi PAD lebih besar dibandingkan target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang artinya kemampuan daerah Provinsi DIY dalam menjalankan tugas sudah tergolong efektif. Walaupun pada tahun 2005 dan 2007 mengalami penurunan, namun tidak sampai dibawah 100%. Efektivitas pemungutan Pendapatan Asli Daerah ini berasal dari komponen-komponen Pendapatan Asli Daerah yang direalisasikan sesuai atau bahkan melebihi target yang telah ditentukan. Tingkat efektivitas sebesar 114,52% pada tahun anggaran 2004 mempunyai arti yakni dari target yang ditentukan yaitu sebesar Rp303.353.566.475,00 dapat tercapai melebihi target yang telah ditentukan yaitu sebesar Rp347.393.879.443,00 atau sebesar 114,52% dari target yang telah ditetapkan. Rasio 114,52% ini sendiri mempunyai arti, dari target yang ingin dicapai sebesar Rp 1,- dapat direalisasikan sebesar Rp 1,14,-.
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi - Ubharajaya Repository

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - Pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi - Ubharajaya Repository

Kota Bekasi sebagai kota metropolis memiliki banyak sekali tempat- tempat strategis untuk pendirian hotel dan tentu saja dengan semakin banyaknya aktivitas yang terjadi di Kota Bekasi maka semakin banyak juga kebutuhan akan pemakaian tenaga listrik di Kota Bekasi. Penulis ingin mengetahui seberapa besar pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Penerangan Jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi.

7 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH

diperhatikan baik itu di kabupaten maupun kota. Salah satu tujuan utama dari desentralisasi fiskal adalah terciptanya kemandirian daerah. Pemerintah daerah diharapkan mampu menggali sumber keuangan lokal, khususnya melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika PAD meningkat maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi. Hal tersebut akan meningkatkan kemandirian daerah, sehingga pemerintah daerah akan berinisiatif untuk lebih menggali potensi-potensi daerah yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi (Sidik, 2002).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

Daerah Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kontribusi masing-masing pos pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah dan mengetahui tingkat efektivitas masing-masing pos pajak daerah terhadap pendapatan asli daerahkota Surabaya dari tahun 2007-2011.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah metode kualitatif berupa analisis rasio.Analisis rasio yang diimplementasikan adalah rasio kontribusi dan rasio efektivitas. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder. Hasil penelitian ini adalah kontribusi untuk masing-masing pos pajak daerah terhadap PAD kota Surabaya berada dalam katagori sangat kurang sampai dengan kurang, dengan kata lain bahwa kontribusi masing- masing komponen pajak daerah berkisar antara lebih dari satu persen sampai dengan di atas 20% terhadap PAD, sedangkan efektivitas untuk masing- masing pos pajak daerah kota Surbaya masuk dalam kategori pajak yang kurang efektif (yang berkisar lebih dari 60% sampai dengan 80%), cukup efektif (yang berkisar lebih dari 80% sampai dengan 90%), efektif (yang berkisar lebih dari 90% sampai dengan 100%), dan sangat efektif (yang berkisar lebih dari 100%).
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN DAERAH  Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap Penerimaan Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten.

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN DAERAH Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap Penerimaan Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten.

PAD merupakan penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sedangkan Pendapatan Daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain pendapatan Daerah yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis efektivitas PAD tahun 2007 sampai 2010 di Pemkab Klaten. (2) Menganalisis seberapa besar kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah tahun 2007 sampai 2010 di Pemkab Klaten.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH OPTIMALISASI PAJAK DAN RETRIBUSI SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi pada Kab. OKU Selatan Tahun 2006-2017) - Raden Intan Repository

PENGARUH OPTIMALISASI PAJAK DAN RETRIBUSI SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi pada Kab. OKU Selatan Tahun 2006-2017) - Raden Intan Repository

Penyelenggaraan otonomi daerah yang sehat hanya tercapai apabila sumber utama keuangan daerah guna membiayai aktifitas daerah berasal dari pendapatan asli daerah (PAD)atau paling tidak pembiayaan rutinnya ditutup oleh hasil PAD. 16 Pajak daerah dan retribusi daerah memegang peranan dominan dalam meningkatan pendapatan asli daerah suatu daerah otonomi. Namun hal ini berbeda dengan Kabupaten OKU Selatan yang penerimaannya bukan di dominasi oleh penerimaan pajak dan retribusi melainkan oleh penerimaan nonpajak hal ini di dukung berdasarkan data yang tercatat di Badan Pusat Statistik dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan bahwa peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten OKU Selatan di dominasi oleh pendapatan lain-lain PAD yang sah sebesar 57% lalu penerimaan pajak sebesar 18% dan penerimaan retribusi sebesar 17% dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah hanya 8%. 17
Baca lebih lanjut

168 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN KONTRIBUSINYA PADA PENDAPATAN DAERAH.

EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN KONTRIBUSINYA PADA PENDAPATAN DAERAH.

Otonomi daerah adalah kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah dalam menggali potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah sebagai modal penyelenggaraan pemerintahan daerah. PAD adalah salah satu sumber pembiayaan daerah yang paling utama untuk memajukan dan mengembangkan daerah yang menyangkut kepentingan rakyat banyak. PAD diharapkan dapat memberikan kontribusi terbesar pada Pendapatan Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pemungutan PAD dan kontribusinya pada Pendapatan Daerah di Kabupaten Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi nonpartisipan. Variabel dalam penelitian ini adalah rasio efektivitas dan rasio kontribusi. Berdasarkan hasil analisis, efektivitas pemungutan PAD di Kabupaten Gianyar tahun 2009-2013 berdasarkan rasio efektivitas sebesar 115,20 persen dapat dikatagorikan sangat efektif, dan rasio kontribusi pada tahun 2009 sebesar 15,79 persen, pada tahun 2010 sebesar 19,90 persen, tergolong katagori kurang baik, dari tahun 2011-2013 masing- masing sebesar 23,75 persen, 24,50 persen, dan 25,60 persen digolongkan katagori sedang. Kata kunci: efektivitas, kontribusi, pendapatan asli daerah
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dana Alo

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dana Alo

Penerimaan daerah dapat bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah. PAD merupakan salah sumber pembelanjaan daerah. Jika PAD meningkat, maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi dan tingkat kemandirian daerah akan meningkat pula, sehingga Pemerintah Daerah akan berinisiatif untuk lebih menggali potensi-potensi daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi (Tambunan, 2006). Hal ini menunjukkan suatu indikasi yang kuat, bahwa jika PAD suatu daerah meningkat, maka kemampuan daerah untuk melakukan pengeluaran belanja modal juga akan mengalami suatu peningkatan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH PAD DAN

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH PAD DAN

3. Nilai koefisien determinasi (Adusted R Square) sebesar 0,563 menunjukan bahwa variabel independen Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum memiliki kontribusi sebesar 56,3 % terhadap perubahan dari variabel dependen perilaku oportunistik penyusun anggaran (OPA). Sedangkan sisanya sebesar 43,7 % dipengaruhi oleh variasi atau faktor lain yang tidak dimasukan ke dalam model. Hasil pengujian secara simultan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Abdullah dan Asmara (2006), Maria (2009) dan yang dilakukan oleh Fathony (2011) yang menunjukan bahwa variabel Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Oportunistik Penyusun Anggaran (OPA).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN  Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten

Sejak diberlakukannya Pelaksanaan otonomi daerah yang dititikberatkan pada Daerah Kabupaten dan Daerah Kota dimulai dengan adanya penyerahan sejumlah kewenangan (urusan) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah yang bersangkutan. Penyerahan berbagai kewenangan dalam rangka desentralisasi ini tentunya harus disertai dengan penyerahan dan pengalihan pembiayaan. Sumber pembiayaan yang paling penting adalah sumber pembiayaan yang dikenal dengan istilah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di mana komponen utamanya adalah penerimaan yang berasal dari komponen pajak daerah dan retribusi daerah. Otonomi Daerah merupakan pemberdayaan daerah dalam pengambilan keputusan daerah secara lebih leluasa untuk mengelola sumber daya yang dimiliki sesuai dengan potensi dan kepentingan daerah itu sendiri. Dengan otonomi daerah yang luas, nyata, bertanggung jawab, setiap daerah dituntut untuk meningkatkan kemandirian. Salah satu tolok ukur untuk melihat kesiapan daerah adalah dengan mengukur seberapa besar kemampuan keuangan daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah. Sumber keuangan tersebut salah satunya berasal dari Pendapatan Asli Daerah.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH POTENSI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENETAPAN TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENGAWASAN PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENCAPAIAN TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA INSTANSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH

PENGARUH POTENSI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH, PENETAPAN TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENGAWASAN PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENCAPAIAN TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA INSTANSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh potensi sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah), penetapan target PAD dan pengawasan penerimaan PAD, secara bersama-sama dan secara terpisah, terhadap pencapaian target PAD pada instansi di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat menguji hipotesis (hypothesis testing) dengan objek penelitian berupa populasi/sensus yaitu semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) atau instansi pengelola PAD di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh sebanyak 10 SKPD. Horizon waktu penelitian berupa cross-sectional study. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket (questionnaire). Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) potensi sumber PAD, penetapan target PAD dan pengawasan penerimaan PAD secara bersama-sama berpengaruh terhadap pencapaian target PAD (2) potensi sumber PAD berpengaruh terhadap pencapaian target PAD (3) penetapan target PAD berpengaruh terhadap pencapaian target PAD, dan (4) pengawasan penerimaan PAD berpengaruh terhadap pencapaian target PAD.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH FISCAL STRESS TERHADAP PERTUMBUHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL (Studi Pada Provinsi Jawa Timur Periode 2007-2009) - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH FISCAL STRESS TERHADAP PERTUMBUHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL (Studi Pada Provinsi Jawa Timur Periode 2007-2009) - Perbanas Institutional Repository

kabupaten/kota mengalami penurunan secara signifikan. Sehingga penerimaan yang tidak stabil selama krisis ekonomi menyebabkan adanya kondisi fiscal stress (tekanan keuangan), sehingga terjadinya penurunan rata-rata pendapatan dan belanja daerah (Andayani:2004). Dalam hal ini dapat membuktikan bahwa Tekanan keuangan akan cepat terjadi apabila terjadinya penerimaan daerah yang tidak stabil dalam arti tidak sesuai dengan apa yang dianggarkan. Dalam hal ini dapat membuktikan bahwa pemerintah harus memiliki kesiapan dalam memasuki era otonomi, karena tekanan fiscal (fiscal stress) dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada pendapatan daerah dan belanja modal. Pada saat fiscal stress tinggi, pemerintah cenderung menggali potensi penerimaan pajak untuk meningkatkan penerimaan daerahnya (Shamsub dan Akoto:2004). Oleh karena itu, tingginya angka upaya pajak dapat diidentikkan dengan kondisi fiscal stress. Upaya pajak (Tax Effort) adalah upaya peningkatan pajak diukur melalui perbandingan antara sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah. Tax Effort menunjukkan upaya pemerintah untuk mendapatkan pendapatan bagi daerahnya dengan mempertimbangkan potensi yang dimiliki. Potensi dalam pengertian ini adalah seberapa besar target yang ditetapkan oleh pemerintah daerah yang dicapai dalam tahun anggaran tersebut. Dalam hal ini dapat menunjukkan bahwa pemerintah harus bekerja keras dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya melalui peningkatan pajak yang dapat berguna untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun perekonomian suatu daerah.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Maluku Tahun 1990–2010.

PENDAHULUAN Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Maluku Tahun 1990–2010.

.Pendapatan asli daerah provinsi maluku dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2010 secara umum nilai absolutnya menurut laporan BPS Maluku terus mengalami peningkatan, namun tidak sama halnya dengan peningkatan pertumbuhannya. Untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan lebih lanjut dari pendapatan asli daerah dapat dilihat pada gambar 1.1 sebagai berikut :

12 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL

Pajak daerah itu sendiri terdiri atas pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan bahan galian golongan C, pajak lingkungan, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, BPHTB (Halim dan Kusufi, 2012:101). Retribusi daerah terdiri atas retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pelayanan kesampahan/kebersihan, retribusi penggantian biaya cetak KTP dan beban cetak akta catatan sipil, retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat, retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, retribusi pelayanan pasar, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran, retribusi penyediaan dan/atau penyedotan kakus, retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi jasa usaha terminal, retribusi jasa usaha tempat potong hewan, retribusi jasa usaha tempat rekreasi dan olahraga, retribusi jasa usaha penjualan produksi usaha daerah (Halim dan Kusufi, 2012:102). Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terdiri atas bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah/BUMD, bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik negara/BUMN, bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik swasta atau kelompok masyarakat. Sedangkan untuk lain-lain pendapatan asli daerah yang sah terdiri atas hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan, jasa giro, pendapatan bunga, penerimaan atas tuntutan ganti kerugian daerah, pendapatan denda pajak, pendapatan denda retribusi, dan sebagainya (Halim dan Kusufi, 2012:104).
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH PAJAK HIBURAN, PAJAK PARKIR, PAJAK REKLAME, PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SEMARANG (2009-2013).

PENGARUH PAJAK HIBURAN, PAJAK PARKIR, PAJAK REKLAME, PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SEMARANG (2009-2013).

Kota Semarang dengan populasi buku kas dan sampel data pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir dan pendapatan asli daerah. Jenis data yang digunakandalam penelitian ini adalah datakuantitatif. Data kuantitatif adalahjenis data yang berupa angka – angkayang dapat dihitung dan dapat diukur.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah datasekunder, yaitu data yang sudah ada ataudata yang diperoleh secara tidaklangsung yaitu melalui mediaperantara berupa buku kas pajak daerah di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang tahun 2009 – 2013. Adapun teknik pengumpulandata yang digunakan dalam penelitianini adalah sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...