Pendekatan matematika realistik

Top PDF Pendekatan matematika realistik:

PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK. pdf

PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK. pdf

dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) dan prestasi belajar Matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Ekspositori.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi tentang Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Berbantuan Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SDK Ngedukelu, dapat membuat siswa lebih berperan aktif dan lebih terampil dalam belajar dan mampu mengkontruksi pemahaman matematika serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika, dapat dijadikan alternatif untuk memilih atau menyiapkan strategi pembelajaran yang bisa meningkatkan prestasi belajar siswa sesuai yang diharapkan serta untuk menumbuh kembangkan potensi belajar siswa khususnya mata pelajaran matematika, dapat memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan pembelajaran di dalam kelas berupa peningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika maupun mata pelajaran yang lain dan memperbaiki teknik dan metode pembelajaran yang bervariasi.Sebagai acuan untuk mengadakan penelitian lanjutan tentang pengaruh PMR dan manfaatnya secara langsung di dalam meningkatkan prestasi belajar matematika.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pendekatan Matematika Realistik

Pendekatan Matematika Realistik

Dalam pembelajaran Matematikaa selama ini, dunia nyata hanya dijadikan tempat mengaplikasikan konsep. Siswa mengalami kesulitan memahami Matematikaa di kelas. Akibatnya, siswa kurang menghayati atau memahami konsep-konsep Matematikaa, dan siswa mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan Matematikaa dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan Pendekatan Matematika Realistik dalam pengajaran Logika Matematikaa pada siswa SMA Unggul Sigli. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Unggul Sigli, sampel di bagi kedalam dua kelompok, yaitu kelas kontrol (n=31) adalah kelompok siswa yang menerima pengajaran Logika dengan Pendekatan konvensional dan kelas eksperimen (n=30) adalah kelompok siswa menerima pengajaran dengan Pendekatan Matematika Realistik. Untuk menentukan homogenitas sampel maka ujian pra dilakukan pada tahap awal penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal ujian Logika Matematikaa yang telah dimodifikasi dari soal-soal UAN. Untuk menentukan perbedaan min dari masing – masing kelompok maka digunakan ujian One Way ANOVA. Hasil analisis one way ANOVA menunjukkan F= 8.156 dan p = .006. Hasil penelitian ini mendapati bahwa siswa yang diajarkan dengan Pendekatan Matematika Realistik menunjukkan prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa dalam yang diajarkan dengan pendekatan konvensional.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Motivasi Belajar Melalui Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pokok Bahasan Bangun Datar Segiempat Pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Sumbergempol Tulungagung Tahun Ajaran 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN T

Pengaruh Motivasi Belajar Melalui Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pokok Bahasan Bangun Datar Segiempat Pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Sumbergempol Tulungagung Tahun Ajaran 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN T

a. Ada pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar melalui pendekatan matematika realistik terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan bangun datar segiempat pada siswa kelas VII SMPN 2 Sumbergempol Tulungagung tahun ajaran 2009/2010, hal ini dapat dilihat dari nilai korelasi sebesar r xy = 0,813 yang nilainya lebih besar jika dibandingkan

3 Baca lebih lajut

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Emosional Siswa SMP Melalui Pendekatan Matematika Realistik.

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Emosional Siswa SMP Melalui Pendekatan Matematika Realistik.

urgen untuk dikembangkan terlebih pada masa sekarang yang penuh dengan permasalahan-permasalahan atau tantangan-tantangan hidup. Dengan demikian, tidak berlebihan apabila disektor pendidikan mengharuskan untuk mempersiapkan peserta didik atau generasi penerus bangsa untuk menjadi pemikir-pemikir yang kritis, jujur dan bermatabat, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan dapat bertahan hidup secara manusiawi dengan penuh rasa percaya diri. Hal ini sesuai dengan tujuan umum diberikan matematika di jenjang persekolahan yaitu mempersiapkan siswa agar sanggup menghadapi perubahan keadaan di dalam kehidupan dan dunia yang selalu berubah dan berkembang melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran secara logis, kritis, cermat, jujur, efektif dan dapat menggunakan pola pikir matematis dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari berbagai ilmu pengetahuan (Depdiknas, 2004).
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik

Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik

matematika yang dikembangkan sejak tahun 1971 oleh sekelompok ahli matematika dari Freudenthal Institute, Utrecht University di Negeri Belanda (Aisyah, dkk, 2007:7-3) . Pendekatan ini didasarkan pada anggapan Hans Freudenthal bahwa matematika adalah kegiatan manusia. Dalam pendekatan matematika realistik, kelas matematika bukan tempat memindahkan matematika dari guru kepada siswa, melainkan tempat siswa menemukan kembali ide dan konsep matematika melalui eksplorasi masalah- masalah nyata. Oleh karena itu, siswa tidak dipandang sebagai penerima pasif, tetapi harus diberi kesempatan untuk menemukan kembali ide dan konsep matematika di bawah bimbingan guru. Proses penemuan penemuan kembali ini dikembangkan melalui penjelajahan berbagai persoalan dunia nyata (Hadi, dalam Aisyah, dkk, 2007:7-3). Dunia nyata diartikan sebagai segala sesuatu yang berada di luar matematika, seperti kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar. Dalam pendekatan matematika realistik dunia nyata digunakan sebagai titik awal pembelajaran matematika. Gravemeijer dalam Tarigan, 2006:3 menerangkan “ pendekatan matematika realistik adalah pembelajaran matematika yang menekankan pentingnya konteks nyata yang dikenal murid dan masalah konteks nyata merupakan bagian inti dan dijadikan starting point dalam pembelajaran matematika”.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA SMK

EFEKTIVITAS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA SMK

Sutriyono (1998:2) menyatakan nilai rata-rata Matematika yang rendah dapat terjadi karena kemampuan siswa di bidang matematika rendah, dapat juga terjadi karena tuntutan kurikulum yang berlebihan, materi dengan tingkat kesulitan tinggi, sistem evaluasi yang tidak realistis atau karena proses pembelajaran yang tidak mendukung siswa untuk memahami materi secara maksimal. Rendahnya prestasi belajar khususnya prestasi belajar matematika dapat disebabkan oleh faktor yang berasal dari dalam siswa misalnya: intelegensi, sikap, minat dan motivasi siswa. Faktor dari luar siswa juga mempengaruhi prestasi belajar siswa misalnya: lingkungan sosial yang terdiri dari guru, orang tua, saudara, teman dan tetangga. Selain faktor dari dalam dan dari luar siswa faktor pendekatan belajar juga mempengaruhi rendahnya prestasi belajar matematika (Muhibbin Syah, 2003:132).
Baca lebih lanjut

180 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PESERTA DIDIK KELAS VII MTS. ASSYAFI’IYAH GONDANG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA PESERTA DIDIK KELAS VII MTS. ASSYAFI’IYAH GONDANG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Adanya model pembelajaran yang terbukti lebih efektif untuk pembelajaran matematika ini maka diharapkan kepala sekolah dapat membuat kebijakan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan mutu kehidupan khususnya ilmu matematika sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan.

3 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DI SMP SWASTA MUHAMMADIYAH 2 MEDAN.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DI SMP SWASTA MUHAMMADIYAH 2 MEDAN.

Umumnya guru kurang melakukan persiapan yang matang sebelum mengajar. Hal ini dapat dilihat dari fakta di lapangan yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi di SMP Swasta Muhammadiyah 2 Medan, peneliti memperoleh data tentang kondisi pembelajaran matematika yang selama ini terjadi. Di sekolah umumnya terdapat 3 orang guru Matematika. Dalam proses pembelajaran, guru-guru tersebut hanya memakai buku seadanya. Selanjutnya dalam pembelajaran guru juga menyertakan lembar kerja siswa, tetapi lembar kerja siswa yang dipakai tersebut hanyalah lembar kerja secara umum, bukanlah lembar kerja siswa yang dapat menanamkan konsep aritmatika sosial. Lembar kerja tersebut biasanya dibeli dari toko-toko/percetakan yang memproduksi produk tersebut. Idealnya, gurulah yang lebih memahami karakteristik siswa, sehingga gurulah yang dapat mengembangkan lembar kerja siswa agar sesuai dengan kebutuhan siswanya. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa guru tidak mengembangkan bahan ajar. Padahal dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) no. 41 tahun 2007 tentang standar proses diharapkan guru dapat menggunakan bahan ajar lainnya selain buku teks sebagai salah satu sumber belajar. Bahan ajar yang dimaksud dapat berupa bahan ajar yang dikembangkan oleh guru sendiri. Bahan ajar yang disusun oleh guru sendiri mampu lebih efektif karena disusun berdasarkan sifat dan karakteristik peserta didik. Untuk itu, guru hendaknya dituntut untuk dapat membuat bahan ajar sendiri sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Penerapan Pembelajaran Realistik (PTK Pada Siswa Kelas VIIIH Semester Genap MTs Negeri Surakarta II Tahun Ajaran 2013/2014).

PENDAHULUAN Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Penerapan Pembelajaran Realistik (PTK Pada Siswa Kelas VIIIH Semester Genap MTs Negeri Surakarta II Tahun Ajaran 2013/2014).

menyelesaikan masalah tersebut adalah pendekatan matematika realistik. Pada pendekatan matematika realistik siswa harus memahami masalah yang diberikan oleh guru, masalah yang diberikan merupakan masalah yang dapat dibayangkan (imagineable) atau nyata (real) dalam pikiran siswa. Jika dalam memahami masalah siswa mengalami kesulitan maka guru memberikan petunjuk – petunjuk pada bagian tertentu yang belum dipahami. Siswa membandingkan jawaban dengan temannya dan kemudian menyimpulkan jawaban dari topik yang dipelajari.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

 this  file 7986 9957 1 SM

this file 7986 9957 1 SM

Abstrak: Ketika mendengar matematika, maka kesan dari sebagian orang adalah matematika itu sulit, menakutkan, menyeramkan, dan membosankan. Kesan inilah yang membuat sebagian orang membenci dan malas belajar matematika bahkan ada orang yang phobia terhadap matematika. Banyak upaya yang telah dilakukan oleh para pendidik, peneliti, dan pemerhati pendidikan di bidang matematika untuk mengubah kesan sebagian orang tersebut ke arah positif terhadap matematika. Salah satunya yaitu dengan mengembangkan strategi dan pendekatan pembelajaran matematika, yaitu pendekatan matematika realistik Indonesia. Pendekatan ini dikembangkan untuk mendekatkan matematika dengan siswa melalui masalah-masalah nyata dan benda-benda di sekitar siswa, hal ini dilakukan agar siswa mengetahui bahwa matematika itu dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

S PGSD 1003459 chapter5

S PGSD 1003459 chapter5

1. Perencanaan dengan menerapkan pendekatan matematika realistik pada materi Sifat-sifat Bangun Ruang di kelas VA SDN 3 Cikidang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat pada dasarnya disusun dengan sistematika yang sama dengan RPP yang biasa dibuat oleh guru yaitu mengacu pada kurikulum 2006 Permen No. 3 tahun 2008. Namun demikian, RPP yang disusun dengan menerapkan pendekatan matematika realistik memiliki ciri khusus yaitu dalam kegiatan inti memuat karakteristik yang ada pada pendekatan matematika realistik yaitu penggunaan konteks, pemodelan, pemanfaatan hasil konstruksi siswa, interaktivitas, dan keterkaitan. Perencanaan dalam penelitian ini mengalami perubahan dan perbaikan secara bertahap berdasarkan hasil refleksi. Perencanaan untuk setiap siklus pada umumnya sama, tetapi ada beberapa perbedaan. Perbedaan pada setiap siklus tergantung dari hasil observasi serta refleksi dari siklus sebelumnya. Sehingga perencanaan pembelajaran pada siklus selanjutnya dapat lebih laik lagi. Perencanaan ini juga dijadikan sebagai acuan atau rambu-rambu selama penelitian berlangsung.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Pendekatan Realistik Matematik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII Pada Pokok Bahasan Keliling dan Luas Segitiga Di SMPN 1 Ngunut Tulungagung Tahun Pelajaran 2013 2014 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh Pendekatan Realistik Matematik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII Pada Pokok Bahasan Keliling dan Luas Segitiga Di SMPN 1 Ngunut Tulungagung Tahun Pelajaran 2013 2014 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Interaksi antar siswa dengan guru merupakan hal yang mendasar dalam Pendekatan Realistik Matematik. Secara eksplisit bentuk-bentuk interaksi yang berupa negoisasi, penjelasan, pembenaran, setuju, tidak setuju, pertanyaan atau refleksi digunakan untuk mencapai bentuk formal dari bentuk-bentuk informal siswa. Proses belajar seseorang bukan hanya suatu proses individu melainkan juga secara bersamaan merupakan suatu proses sosial. Proses belajar siswa akan menjadi lebih singkat dan bermakna ketika siswa saling mengkomunikasikan hasil kerja dengan gagasan mereka. Pemanfaatan interaksi dalam pembelajaran matematika bermafaat dalam mengembangkan kemampuan kognitif dan afektif siswa secara simultan. Siswa diharapkan dapat saling mengkomunikasikan hasil kerja dan gagasannya dalam proses belajar mengajar.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASAL

KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASAL

Ketika siswa mengerjakan masalah-masalah nyata mereka dapat mengembangkan ide-ide/konsep-konsep matematika dan pemahamanya, mereka mengembangkan strategi yang mengarah (dekat) dengan konteks. Kemudian aspek-aspek dari situasi nyata tersebut dapat menjadi lebih umum, artinya model atau strategi tersebut dapat digunakan untuk memecahkan masalah lain. Bahkan model tersebut memberikan akses siswa menuju pengetahuan matematika yang formal. Untuk menjembatani antara tingkat informal dan formal tersebut, model/strategi harus ditingkatkan dari ― model of ‖ menjadi ― model for ‖. Perbedaan lain dari PMR dan pendekatan tradisional adalah pendekatan tradisional berfokus pada bagian kecil materi dan siswa diberikan prosedur yang tetap untuk menyelesaikan latihan dan sering individual. Pada PMR, pembelajaran lebih luas (kompleks) dan konsep-konsepnya bermakna. Siswa diperlakukan sebagai partisipan yang aktif dalam pembelajaran sehingga dapat mengembangkan ide-ide matematika.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN REALISTIK MATEMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI TURUNAN FUNGSI - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH PENDEKATAN REALISTIK MATEMATIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI TURUNAN FUNGSI - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pendekatan realistik matematika adalah pendekatan pembelajaran yang bertolak dari hal- hal yang ‘real’ bagi siswa, menekankan keterampilan ‘proses of doing mathematics’ , berdiskusi dan berkolaborasi, berargumentasi dengan teman sekelas sehingga mereka dapat menemukan sendiri ( ‘student inventing’ sebagai kebalikan dari ‘teacher telling’ ) dan pada akhirnya menggunakan matematika itu untuk menyelesaikan masalah baik secara individu maupun kelompok. Pada pendekatan ini peran guru tak lebih dari seorang fasilitator, moderator atau evaluator sementara siswa berfikir, mengkomunikasikan ‘ reasoning - nya’, melatih nuansa demokrasi dengan menghargai pendapat orang lain.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Penerapan pendekatan PMRI untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah geometri ruang sisi datar (Limas) siswa kelas VIII SMP Budi Mulia Minggir Yogyakarta tahun ajaran 2015/2016.

Penerapan pendekatan PMRI untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah geometri ruang sisi datar (Limas) siswa kelas VIII SMP Budi Mulia Minggir Yogyakarta tahun ajaran 2015/2016.

menggunakan pengetahuan informalnya agar menghasilkan modelnya sendiri dan secara bertahap diarahkan untuk menemukan kembali konsep-konsep matematika, sebagaimana dahulu konsep tersebut ditemukan. Melalui prinsip pertama siswa dihadapkan dengan masalah kontekstual atau realistik yang mempunyai berbagai kemungkinan solusi sehingga terjadi perbedaan penyelesaian atau prosedur dalam pemecahan masalah. Pembelajaran matematika berdasarkan prinsip kedua dilakukan dengan menyediakan situasi masalah-masalah khusus yang dapat digeneralisasi dan digunakan sebagai dasar untuk matematisasi vertikal. Proses ini lebih menuntut penggunaan penalaran dalam memperoleh generalisasi konsep matematika. Pembelajaran matematika juga dilakukan dengan memanfaatkan pengetahuan informal. Sedangkan van den Heuvel-Panhuizen (1996) merumuskannya sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Implementasi Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Dengan Strategi Student Teams Achievement Divisions (Stad) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika.

PENDAHULUAN Implementasi Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Dengan Strategi Student Teams Achievement Divisions (Stad) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika.

Berdasarkan observasi terdahulu, tingkat pemahaman konsep matematika siswa dalam belajar matematika masih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada solusi yang memuaskan dalam memecahkan masalah pemahaman konsep matematika siswa terutama pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV).

6 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA SMP SWASTA DARUL ILMI MURNI KABUPATEN DELI SERDANG.

PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA SMP SWASTA DARUL ILMI MURNI KABUPATEN DELI SERDANG.

peran guru sangat penting dalam memahami kemampuan peserta didik, sikap dan keterampilan sosial yang mempengaruhi cara belajarnya dan pemilihan model pembelajaran yang tepat dalam menyampaikan setiap materi. Belajar menyatakan ide-ide matematis dalam bentuk gambar, grafik, tulisan atau simbol-simbol matematis dan melakukan pemodelan matematis merupakan salah satu kunci sukses dalam belajar matematika. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mampu menyatakan ide-ide matematis dalam bentuk gambar, grafik, tulisan atau simbol-simbol matematis dan melakukan pemodelan matematis berarti memiliki kemampuan representasi yang baik. Tetapi pada kenyataan di lapangan sangatlah susah bagi siswa menyatakan ide matematis dalam bentuk gambar dan simbol-simbol.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Pengaruh pendekatan pendidikan matematika realistik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa

Pengaruh pendekatan pendidikan matematika realistik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa

Diawal pembuatan instrumen penulis membuat 10 butir soal untuk meminta penilaian validitas kepada dosen yang ahli dibidangnya. Hasil penilaian dan koreksi validitas isi dari tiga dosen menyatakan bahwa instrumen dapat digunakan dengan perbaikan pada indikator dan soal. Setelah melakukan validitas isi, kemudian penulis meminta pendapat kepada dosen pembimbing untuk memilih 5 butir soal yang paling tepat dari tiap indikator, hal ini dikarenakan jika posttes diberikan sebanyak 10 butir soal waktu yang tersedia tidak mencukupi sehingga menjadi tidak maksimal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik untuk Meningkatkan Kemampuan Intuisi dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa - repository UPI D MTK 0908490 Title

Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik untuk Meningkatkan Kemampuan Intuisi dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa - repository UPI D MTK 0908490 Title

Dengan ini saya menyatakan bahwa disertasi dengan judul “ Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik untuk Meningkatkan Kemampuan Intuisi dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa ” ini adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan plagiarisme atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika yang berlaku dalam tradisi keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menerima tindakan/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran atas etika akademik dalam karya saya ini, atau ada klaim terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

d mat 0707026 chapter5

d mat 0707026 chapter5

9. Tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan peringkat sekolah terhadap peningkatan kecerdasan emosional siswa. Dengan kata lain, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh secara bersama yang diberikan pendekatan pembelajaran dengan peringkat sekolah. Namun, bila dilihat rata-rata peningkatan kecerdasan emosional siswa melalui pembelajaran matematika dengan pendekatan matematika realistik lebih tinggi dari pembelajaran biasa untuk setiap sekolah peringkat tinggi, sedang dan rendah.

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...