pendidikan berbasis keunggulan lokal

Top PDF pendidikan berbasis keunggulan lokal:

Kebijakan Program Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Pekalongan

Kebijakan Program Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Pekalongan

Konsep Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) di SMA dan SMA Berbasis Ke- unggulan Lokal Kelautan di sejumlah SMA juga belum memperoleh hasil yang optimal dan tidak berkesinambungan (Direktorat Pembinaan SMA, 2010). Hal ini disebabkan unsur pendidik dan tenaga kependidikan belum sepenuhnya memahami program tersebut. Di samping itu, program yang dilaksanakan tersebut bukan menjadi bagian dari struktur kurikulum dan pembelajaran di sekolah. Sampai saat ini, kebijakan PBKL Kelautan di SMAN 2 Pekalongan masih menyisakan masalah permanen yaitu peninggian tembok batas kolam yang cukup luas belum dilakukan dan dana rutinitas perawatan perangkat kolam belum dialokasikan, sehingga fungsi kolam sebagai media pembelajaran belum berfungsi secara optimal. Akibatnya, penge- tahuan dan kompetensi/keterampilan peserta didik belum dapat dicapai sepenuhnya pada setiap tahapan kompetensi dasar (KD). Kepala sekolah juga menuturkan bahwa dalam pembelajaran praktik program PBKL perikanan secara psikologis terdapat perbedaan “sikap” antara peserta didik laki-laki (lebih aktif) dan perempuan (kurang aktif) manakala melakukan praktik pembelajaran perikanan masuk ke dalam kolam ikan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Rekonstruksi Tata Kelola Sekolah Sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal D 902009001 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Rekonstruksi Tata Kelola Sekolah Sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal D 902009001 BAB I

Sistem pendidikan disekolah yang berbasis keunggulan lokal akan mampu mewujudkan arti pendidikan yang seutuhnya. Sebab PBKL merupakan pendidikan yang dikelola sesuai kebutuhan lokal masyarakat. Karena setiap materi-materi pelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal setempat yang dipadukan dalam praktek pembelajaran dikelas. Model pendidikan seperti ini hanya dapat terwujud apabila tata kelola sekolahnya baik. Tjokroamidjojo (1995: 22) menjelaskan bahwa disebut tata kelola pemerintahan yang baik apabila didalam praktek penyelenggaraannya menerapkan prinsip pokok. Adapun prinsip tata kelola pemerintahan yang baik adalah partisipasi (participation) , prinsip transparansi (transparency) , prinsip akuntabilitas (accountability) , prinsip rule of law (kerangka keadilan), prinsip pertanggungjawaban (responsibility) , prinsip berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat (consensus orientation) , efektivitas dan efisiensi (effectiveness and efficiency) , dan memiliki visi yang strategis kemasa depan (strategic vision) .
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL).

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL).

Pendidikan berbasis keunggulan lokal membutuhkan adanya relevansi antara dunia pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu pengalaman belajar yang diberikan kepada peserta didik perlu diarahkan untuk menghubungkan ilmu pengetahuan yang didapat di sekolah dengan realitas yang ada di masyarakat. Hal ini belum banyak dipraktikkan di sekolah sehingga merupakan faktor yang menyebabkan peserta didik tidak mengenal apa yang terjadi dan keunggulan apa yang ada di lingkungan masyarakatnya. Relevansi antara keduanya dapat menambah semangat peserta didik dalam menimba ilmu dan mengembangkan kegiatan yang melahirkan temuan genuine dalam rangka social engineering sesuai potensi lokal (Asmani, 2012:960). Makna dari relevansi tersebut berkaitan dengan kurikulum sebagai the adaptive curriculum (Sanjaya, 2008:14). Artinya, bahwa kurikulum yang dikembangkan oleh sekolah perlu menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

FORMAT- PROPOSAL-PROGKER BANSOS SKM-PBKL-PSB-2011.FINAL

FORMAT- PROPOSAL-PROGKER BANSOS SKM-PBKL-PSB-2011.FINAL

Rencana Program dan Pembiayaan Pelaksanaan SKM-PBKL-PSB SMA Fatmawati Jakarta pada tahun 2011, disusun berdasarkan hasil analisis konteks dan evaluasi keterlaksanaan program SKM-PBKL-PSB tahun 2010. Selain itu, dalam menentukan tujuan dan sasaran dari setiap kegiatan difokuskan untuk memenuhi 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP), pelaksanaan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) serta pengembangan Pusat Sumber Belajar (PSB) dengan tetap memperhatikan: (1) Standar yang pengelolaan dan penyelenggaraannya sepenuhnya menjadi kewenangan sekolah (sesuai prinsip MBS) dan tidak tergantung pada kebijakan Daerah atau Pusat, seperti: Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Penilaian dan Standar Pengelolaan (2) Optimalisasi sumber daya yang tersedia yang terkait dengan upaya pemenuhan standar lainnya yaitu: standar pendidik dan tenaga Keendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, dan daya dukung lain yang tersedia, baik di dalam sekolah (internal) maupun di luar sekolah (Pemda, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi, Lembaga Pendidikan lain dan Masyarakat).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

T PKN 1200916 Chapter1

T PKN 1200916 Chapter1

Pendidikan berbasis keunggulan dapat menjadi alternatif untuk membina karakter kewarganegraan yang sesuai dengan nilai-nilai lokalnya. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dirancang secara sadar untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan nilai dan norma yang sesuai dan berkembang dalam lingkungannya. Jika kita telaah secara mendalam, ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar mengenai pendidikan berbasis keunggulan lokal ini.

10 Baca lebih lajut

1. FORMAT STANDAR ISI\1.11_Jawaban poin 8 PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL D1

1. FORMAT STANDAR ISI\1.11_Jawaban poin 8 PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL D1

Pendidikan berbasis lokal bertujuan memberikan bekal kepada siswa agar dapat mengacu pada kegiatan lokal tetapi juga mampu berfikir serta berwawasan secara global.Di SD ArRahmanpendidikan keunggulan lokal dan global diberikan kepada siswa melalui kegiatan pengembangan dirikomputer. a. Keunggulan lokal

4 Baca lebih lajut

KONSEP DASAR PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL)

KONSEP DASAR PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL)

Salah satu prinsip contextual teaching and learning (CTL) adalah prinsip saling ketergantungan (the principle of interdependence). Prinsip saling ketergantungan menyadarkan pendidik tentang saling ketergantungannya satu sama lain, kepada siswanya, kepada masyarakat di sekitarnya dan dengan bumi tempatnya berpijak (termasuk potensi lokal yang terkandung dalam bumi). Mereka berada dalam suatu jaringan saling ketergantungan yang menciptakan lingkungan belajar. Dalam suatu lingkungan belajar di mana setiap orang menyadari keterikatannya, maka pembelajaran kontekstual mudah berkembang (Johnson, 2002). Di samping itu bahkan pembahasan keunggulan lokal terkait dengan teori konstruktivisme. Kontruktivisme menurut Bettencourt (dalam Suparno, 1997) menyatakan bahwa kita tidak pernah mengerti realitas yang sesungguhnya secara ontologis. Yang kita mengerti adalah struktur konstruksi kita akan sesuatu objek. Dalam konteks ini realitas yang ada di sekeliling siswa sehari-hari, misalnya yang berupa potensi daerah yang menjadi keunggulan lokal, akan membantu mempercepat siswa untuk mengkonstruksi pemikirannya menjadi suatu pengetahuan yang bermakna bagi dirinya. Potensi daerah atau keunggulan lokal adalah potensi yang kontekstual yang dapat diangkat sebagai bahan pembelajaran yang menarik di sekolah.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

KONSEP DASAR PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL) | Karya Tulis Ilmiah

KONSEP DASAR PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL (PBKL) | Karya Tulis Ilmiah

Sumber daya manusia (SDM) didefinisikan sebagai manusia dengan segenap potensi yang dimilikinya yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk menjadi makhluk sosial yang adaptif dan transformatif dan mampu mendayaguna- kan potensi alam di sekitarnya secara seimbang dan berkesinambungan (Wikipedia, 2006). Pengertian adaptif artinya mampu menyesuaikan diri terhadap tantangan alam, perubahan IPTEK dan perubahan sosial budaya. Bangsa Jepang, karena biasa diguncang gempa merupakan bangsa yang unggul dalam menghadapi gempa, sehingga cara hidup, sistem arsitektur yang dipilihnya sudah diadaptasikan bagi risiko menghadapi gempa. Kearifan lokal (indigenous wisdom) semacam ini agaknya juga dimiliki oleh penduduk pulau Simeulue di Aceh, saat tsunami datang yang ditandai dengan penurunan secara tajam dan mendadak muka air laut, banyak ikan bergelimpangan menggelepar, mereka tidak turun terlena mencari ikan, namun justru terbirit-birit lari ke tempat yang lebih tinggi, sehingga selamat dari murka tsunami. Pengertian transformatif artinya mampu memahami, menerjemahkan dan mengembangkan seluruh pengalaman dari kontak sosialnya dan kontaknya dengan fenomena alam, bagi kemaslahatan dirinya di masa depan, sehingga yang bersangkutan merupakan makhluk sosial yang berkembang berkesinambungan.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Pendidikan Keaksaraan Fungsional Berbasis Keunggulan Lokal Dengan Kemampuan Calistung Warga Belajar Keaksaraan Fungsional (Studi Pada Program Keaksaraan Fungsional Kelompok Kenitu Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Ta

Hubungan Antara Pendidikan Keaksaraan Fungsional Berbasis Keunggulan Lokal Dengan Kemampuan Calistung Warga Belajar Keaksaraan Fungsional (Studi Pada Program Keaksaraan Fungsional Kelompok Kenitu Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Ta

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diatas diperoleh nilai r hitung sebesar 0,780. Nilai ini lebih besar dari pada r tabelnya. Untuk N=12 dengan taraf kepercayaan 95% sebesar 0,591 sehingga hasilnya signifikan yaitu Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini berarti terdapat hubungan antara pendidikan keaksaraan fungsional berbasis keunggulan lokal dengan kemampuan calistung warga belajar keaksaraan fungsional di keaksaraan fungsional kenitu. Hal ini dapat menjadi bukti bahwasannya keunggulan lokal yang ada di suatu daerah sangat berhubungan dengan proses pendidikan. Pendidikan
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PEMBANGUNAN KARAKTER MELALUI LESSON STUDY PADA PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL

PEMBANGUNAN KARAKTER MELALUI LESSON STUDY PADA PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL

Pada pokok bahasan materi pencemaran lingkungan, tidak hanya aspek definisi, jenis-jenis polutan, karakteristik polutan, jenis-jenis polusi dan cara meminimalisirkannya saja. Lebih lanjut, bagaimana kondisi demografis (kependudukan), penjelasan mekanisme biokimia dan kimia organik/ anorganik polutan, psikologi dan perilaku masyarakat, serta tinjauan dari norma hukum dan agama untuk mengelola lingkungan sangat relevan menjadi pembelajaran yang komprehensif serta mendalam dan memiliki makna sebagai referensi praktis peserta didik dalam berperilaku selanjutnya. Di satu sisi guru Biologi menyampaikan materi sesuai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dikuasi peserta didik. Di sisi lain, guru Kimia mendukung penjelasan mekanisme biokimia dan karaktistik polutan sehingga dapat menjawab mengapa suatu organisme jika terdedah pada polutan tertentu memiliki respon kimia tubuh tertentu pula. Adapun guru Geografi dan Sosiologi dapat mendukung penjelasan pencemaran lingkungan dari sisi demografi dan aspek sosiologi perilaku masyarakat yang berpotensi mencemari lingkungan. Selain itu, tinjauan pendukung untuk selalu berbuat ikhsan (baik) terhadap sesama dan alam pun (dari norma agama) diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Dengan demikian, kerja sama guru-guru yang tidak dalam satu bidang mata pelajaran dapat difasilitasi dengan baik dan proporsional melalui pengembangan implementasi model lesson study pada pembelajaran lingkungan hidup berbasis keunggulan lokal. Adapun mekanisme kerja sama baik antar guru-guru dalam lesson study sehingga dapat memotivasi peserta didik seperti pada gambar 1.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbasis Keung gulan Lokal di SDN 1 Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kudus. Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbasis Keung gulan Lokal di SDN 1 Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kudus. Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbas

Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbasis Keung gulan Lokal di SDN 1 Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kudus. Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbasis Keung gulan Lokal di SDN 1 Tumpangkrasak Kecamatan Jati Kudus. Evaluasi Pelaksanaan Sekolah Model Berbas

Keunggulan lokal adalah potensi suatu daerah untuk menjadi produk atau jasa yang bernilai dan dapat menambah penghasilan daerah dan bersifat unik serta memiliki keunggulan kompetitif (Ahmadi Amri dan Elisah, 2012). Keunggulan lokal harus dikembangkan dari potensi masing-masing daerah. Konsep pengembangan potensi lokal meliputi potensi sumber daya alam, potensi sumber daya manusia, geografis, budaya dan historis. Selama ini Indonesia tidak serius mengembangkan potensi lokal. Indonesia lebih banyak terfokus pada produk-produk dari luar negeri. Akibatnya potensi sumber daya alam dan manusia tidak dikembangkan dengan maksimal.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Keunggulan Lokal

Keunggulan Lokal

a Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.

1 Baca lebih lajut

PEMBINAAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL : Studi Kasus di SMA Negeri 1 Pangandaran.

PEMBINAAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL : Studi Kasus di SMA Negeri 1 Pangandaran.

Lokasi penelitian ini berada di Kecamatan Babakan yang merupakan bagian dari wilayah kabupaten Pangandaran, tepatnya di SMA Negeri 1 Pangandaran. Peneliti memilih lokasi ini berdasarkan beberapa pertimbangan yang mendasarinya. Pertama, Pangandaran merupakan salah satu daerah dengan potensi keunggulan lokal yang cukup banyak, baik keunggulan lokal fisik (sumber daya alam maupun keunggulan lokal non fisik (nilai-nilai yang hidup dan berkembang di masyarakatnya). Kedua, Sebagai kabupaten yang relatif masih baru, pembelajaran berbasis keunggulan lokal diharapkan menjadi salah satu program unggulan yang dikembangakan oleh satuan pendidikan dan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kabupaten Pangandaran. Ketiga, SMA N 1 Pangandaran telah melaksanakan pembelajaran berbasis keunggulan lokal sejak tahun 2007, sehingga gambaran implementasi pembelajran berbasis keunggulan lokal diharapkan dapat peneliti peroleh di sekolah ini. Dan Keempat, SMA N 1 Pangandaran menjadi salah satu percontohan bagi implementasi pembelajaran berbasis keunggulan lokal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pokok Pemikiran Ipb: “Pembangunan Pertanian Dan Pedesaan Untuk Kesejahteraan Rakyat”

Pokok Pemikiran Ipb: “Pembangunan Pertanian Dan Pedesaan Untuk Kesejahteraan Rakyat”

Dalam sejarah pembangunan pertanian, IPB telah punya andil dalam menggagas program revolusi IPB berperan penting, khususnya dalam menginisiasi konsep Bimas hingga implementasinya yang melibakan para mahasiswa untuk turun lapang. Pada tahun 1971, konsep Koperasi Unit Desa (KUD) lahir berbarengan dengan konsep UPGK sebagai implikasi dari penerapan konsep BIMAS. Pada tahun 1973, IPB kembali membuat sejarah dengan lahirnya indikator pengukuran kemiskinan dari Sajogyo yang masih digunakan hingga sekarang. IPB juga menginisiasi penelitian khusus tentang wanita dan mewadahi studi wanita dalam lembaga khusus yang disebut Pusat Studi Wanita (PSW). PSW merupakan lembaga studi wanita pertama yang secara resmi didirikan oleh perguruan tinggi, yang kemudian diikuti dengan perkembangan PSW di berbagai universitas. Di dunia pendidikan, Program pascasarjana IPB merupakan program pascasarjana pertama yang diselenggarakan secara terstruktur. IPB pun merupakan perguruan tinggi pertama yang menggagas penerimaan mahasiswa baru melalui jalur PMDK yang kemudian berkembang menjadi Undangan Siswa Masuk IPB untuk memberikan peluang yang lebih besar kepada mahasiswa daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERDA 002 Th. 2007 2 PERDA PENDIDIKAN

PERDA 002 Th. 2007 2 PERDA PENDIDIKAN

Pendidikan dengan sistem terbuka adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program lintas satuan dan jalur pendidikan (multi entry-multi exit system). Peserta didik dapat belajar sambil bekerja, atau mengambil program-program pendidikan pada jenis dan jalur pendidikan yang berbeda secara terpadu dan berkelanjutan melalui pembelajaran tatap muka atau jarak jauh. Pendidikan multi makna adalah proses pendidikan yang diselenggarakan dengan berorientasi pada pembudayaan, pemberdayaan, pembentukan watak dan kepribadian, serta berbagai kecakapan hidup.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SEKOLAHBERBASIS KEUNGGULAN LOKAL Pengelolaan Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal (Studi Kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

PENGELOLAAN SEKOLAHBERBASIS KEUNGGULAN LOKAL Pengelolaan Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal (Studi Kasus di SMK Negeri 8 Surakarta).

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya atas jasa- jasa tersebut. Penulis menyadari bahwa tesis ini masih ada banyak kekurangan, untuk itu sudilah kiranya memberikan kritik dan saran untuk penyempurnaan penelitian ini. Semoga tesis ini dapat memberikan manfaat pada semua pihak khususnya dalam bidang pendidikan.

Baca lebih lajut

1.b Panlak Prog Pemb PBKL & TIK 2012, Maseko-050512 (Kt Peng)

1.b Panlak Prog Pemb PBKL & TIK 2012, Maseko-050512 (Kt Peng)

Merealisasikan kebijakan dimaksud, sejak tahun 2010 Direktorat Pembinaan SMA telah melaksanakan program pembinaan pelaksanaan SNP, PBKL dan pembelajaran berbasis TIK di 132 SMA, dan pada tahun 2012 program tersebut akan tetap dilanjutkan. Sebagai salah satu bentuk dukungan dalam pelaksanaan program pembinaan tersebut, Direktorat Pembinaan SMA memprogramkan kegiatan asistensi dan sinkronisasi program dan memberikan dana bantuan sosial kepada setiap sekolah pelaksana. Sebagai acuan bagi sekolah dalam mengembangkan program kerja dalam pelaksanaan SNP, PBKL dan pembelajaran berbasis TIK serta pemanfaatan dana bantuan sosial maka disusun Panduan Pelaksanaan Program Pembinaan SMA Berbasis Keunggulan Lokal dan Pembelajaran Berbasis TIK. Panduan ini secara garis besar memuat informasi dan petunjuk teknis antara lain tentang latar belakang, dasar hukum, konsep dan strategi pembinaan, pelaksanaan program tahun 2012, dan pengelolaan dana bantuan.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

T PKN 1200916 Chapter5

T PKN 1200916 Chapter5

keunggulan lokal, yang dapat dijadikan sebagai bahan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang lebih berarti. Ketiga , Mengangkat, melestarikan dan memberdayakan lingkungan dan budaya serta keunggulan lokal pada siswa dan proses pembelajaran siswa. Melestarikan nilai-nilai dan menanamkannya kepada peserta didik.

5 Baca lebih lajut

D PK 0908816 Chapter3

D PK 0908816 Chapter3

orang, Bahasa Inggris tiga orang, Bahasa Arab tiga orang, Pendidikan Jasmani Olahraga satu orang; dan Bimbingan Konseling satu orang. Rekruitmen pendidik dilaksanakan melalui seleksi dan persyaratan khusus untuk pendidik di SMA PU Al Bayan adalah harus hafal minimal satu juz Al Qur’an dan mampu mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam yaitu Fikih, Tilawah, Sirah, Tafsir, Aqidah Akhlak, Muhadharah, Tilawah, Tahfidz. Prestasi para pendidiknya banyak terbukti, yaitu meraih medali perak dan emas pada ajang olimpiade guru nasional (OSN Guru 2011 dan 2013) untuk mata pelajaran Fisika.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

D PK 0908816 Chapter1

D PK 0908816 Chapter1

Pengembangan kompetensi hard skill yang tidak dibarengi dengan peningkatan soft skill juga telah menciptakan generasi yang tidak mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di pasar bebas. Mereka kalah bersaing karena ketunaan dalam etos kerja dan kurangnya ketekunan dalam berusaha. Apalagi jika program pendidikan yang ditempuh oleh peserta didik tidak membina keterampilan yang bersifat spesifik (specific skill), mereka hampir-hampir tidak berdaya. Data yang dikeluarkan oleh UNESCO tahun 2011 indeks pembangunan pendidikan atau Education Development Index (EDI) Indonesia berada pada posisi ke-69 dari 127
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...