Pendidikan Jasmani

Top PDF Pendidikan Jasmani:

Asas dan Falsafah Pendidikan Jasmani

Asas dan Falsafah Pendidikan Jasmani

Teramat banyak kasus atau contoh di mana orang menolak manfaat atau nilai positif dari penjas dengan menunjuk pada kurang bernilai dan tidak seimbangnya program pendidikan jasmani di lapangan seperti yang dapat mereka lihat. Perbedaan atau kesenjangan antara apa yang kita percayai dan apa yang kita praktikkan (gap antara teori dan praktek) adalah sebuah duri dalam bidang pendidikan jasmani kita.

9 Baca lebih lajut

Peran Pendidikan Jasmani dalam Meningkat

Peran Pendidikan Jasmani dalam Meningkat

Keberhasilan anak-anak dalam belajar keterampilan garak atau motorik, ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu usaha untuk mewujudkan keberhasilan anak di dalam belajar keterampilan gerak, adalah melalui program pendidikan jasmani di sekolah. Program pendidikan jasmani yang diselenggarakan di SD hendaknya mampu memberikan banyak pengalaman gerak bagi anak. Melalui berbagai bentuk gerakan dalam pendidikan jasmani, dapat memberikan sumbangan yang sangat besar dan bermakna bagi anak-anak SD terhadap pengembangan kemampuan pengetahuan, nilai dan sikapnya. Keberhalisan proses pendidikan jasmani tidak lepas dari peran serta semua unsur pendidikan baik dari kebijakan sekolah, perangkat sekolah, pendidik di sekolah, sarana-prasarana di sekolah dan orang tua siswa. Dengan demikian tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa program pendidikan pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan, artinya pendidikan jasmani merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KESEGARAN JASMANI DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI

HUBUNGAN KESEGARAN JASMANI DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Menurut Yatim (2010: 23) penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Pemilihan metode deskriptif ini dikarenakan peneliti akan menggambarkan hubungan kesegaran jasmani siswa SMP Negeri 21 Pontianak terhadap hasil belajar Pendidikan Jasmani di sekolah. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey yang bertujuan untuk mencari kedudukan (status), fenomena (gejala), dan menenentukan kesamaan status dengan cara membandingkannya dengan standar yang sudah ditentukan atau sudah baku. Fraenkel dan Wallen (Yatim, 2010: 23) menyatakan survei merupakan bentuk penelitian dengan mengumpulkan informasi dari suatu sampel dengan menanyakan melalui angket atau interview supaya nantinya menggambarkan berbagai aspek dari populasi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHR

PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHR

Pendidikan jasmani sebagai bagian integral dan merupakan alat pendidikan baik pada proses maupun tujuannya. Salah satunya dikutip Rusli Lutan sebagai berikut “pendidikan jasmani adalah bagian integral dari pendidikan melalui aktifitas jasmani yang bertujuan untuk meningkatkan individu secara organik, neuromuscular, intelektual, dan emosional.” Pada hakekatnya; “pendidikan jasmani adalah sebagai proses pendidikan via gerak insani (human movement) yang dapat berupa aktivitas jasmani, permainan atau olahraga untuk mencapai tujuan pendidikan” (Rusli Lutan : 7:1995-1996). Menurut Mu’arifin (2009:21) Di sekolahan, matapelajaran yang berkaitan dengan olahraga adalah pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (Dikjasorkes). Mata pelajaran itu bedasarkan konsep yang berasal dari kata physical education. Walau yang dididik adalah fisiknya, bukan berarti sebagai education of body, melainkan pendidikan yang mengenai dan meliputi seluruh aspek kepribadian siswa.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Karakte

Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Karakte

Penelitian ini menggunakan pendekatan literature study khususnya mengenai olahraga tinju, karakteristik kejiwaan, karakteristik kejasmanian dan karakteristik sosial anak SD. Penelitian ini sebagian besar mengembangkan kajian teoritik yang terdapat dalam thesis Sriundy (1998) berjudul “Evaluasi Program Diploma-II Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan” yang dilengkapi dengan berbagai bahan bacaan lain, terutama: 1) Fundamentals of Physical Education (Swain and Lemaistre: 1967), 2) Piaget’s Theory of Cognitive Development: An Introduction for Studies of Psychology and Education (Wadsworth: 1979), 3) Teaching Physical Education for Learning (Judith E. Rink: 1998).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA BERBASIS

PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA BERBASIS

Pendidikan Jasmani Dan Olahraga berbasis Blended Learing memang belum sepenuhnya berjalan dengan optimal dikarenakan ada beberapa faktor- faktor yang menghambat, seperti SDM, koneksi internet, dan juga sarana prasarana. Oleh karena pemerintah, sekolah, dan juga para pendidik harus saling mendukung untuk terselenggaranya model pembelajaran berbasis Blended Learning khususnya di SMP. Tindakan semacam itu memang harus dilakukan untuk memperoleh hasil yang optimal dan juga meningkatkan mutu hasil belajar.

9 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN JASMANI DAN KESIHATAN

PENDIDIKAN JASMANI DAN KESIHATAN

Modul pengajaran disediakan berpandu kepada Standard Kurikulum Pendidikan Jasmani dan Kesihatan untuk membantu guru menjalankan pengajaran dengan lebih berkesan. Guru boleh mengubahsuai atau membina modul yang bersesuaian mengikut keperluan. Penglibatan murid yang aktif dan guru yang kreatif dapat meningkatkan pencapaian prestasi murid ( cara PdP kesukanan)

70 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehata

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehata

Buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan ini disusun untuk memberikan pemahaman tentang cara berolahraga yang benar dan membiasakan pola hidup sehat. Materi dalam buku ini terdiri atas 12 bab. Bab 1–5 dibahas dalam semester satu, sedangkan bab 6–12 dibahas dalam semester dua. Melalui buku ini kalian akan diajak melakukan berbagai aktivitas, seperti permainan dan olahraga, kebugaran jasmani, senam, renang, aktivitas di luar kelas dan budaya hidup sehat. Materi dikemas dengan ringkas namun menarik. Dilengkapi dengan gambar- gambar yang mendukung pembelajaran, sehingga kalian dapat dengan mudah mempraktikkannya. Penyajian buku ini menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif sehingga lebih mudah memahaminya.
Baca lebih lanjut

156 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk Pendidikan Menengah Kelas X yang disajikan dalam buku ini memuat aktivitas dan materi yang diperlukan untuk memberikan kesadaran itu; termasuk juga pengetahuan dan teknik yang diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani. Sebagai bagian dari Kurikulum 2013 yang dirancang untuk memperkuat kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh, PJOK bukan hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan motorik, atau terbagi menjadi pengetahuan tentang kesehatan dan keterampilan berolahraga. PJOK adalah mata pelajaran yang memuat pengetahuan tentang gerak jasmani dalam berolahraga serta faktor kesehatan yang dapat mempengaruhinya, keterampilan konkret dan abstrak yang dibentuk melalui pengetahuan tersebut, serta sikap perilaku yang dituntut dalam berolahraga dan menjaga kesehatan sebagai suatu kesatuan utuh. Sehingga
Baca lebih lanjut

184 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Dalam buku ini Anda akan diajak untuk menemukan, memahami, dan menerapkan uraian materi yang menjelaskan antara konsep dan penerapannya dalam berolahraga beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Buku ini dimaksudkan sebagai panduan belajar siswa dalam mempelajari pendidikan jasmani di sekolah untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Bahasa yang disajikan dalam buku ini menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar Anda mudah memahami dan mempelajarinya. Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman dan kemanpuan siswa terhadap penguasaan materi, pada setiap bab disajikan soal-soal uji kompetensi dari materi yang sudah dipelajari.
Baca lebih lanjut

322 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN JASMANI DAN KEKERASAN SISWA

PENDIDIKAN JASMANI DAN KEKERASAN SISWA

Pendidikan jasmani adalah suatu proses melalui aktivitas jasmani, yang dirancang dan disusun secara sistematik, untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, meningkatkan kemampuan dan keterampilan jasmani, kecerdasan dan pembentukan watak, serta nilai dan sikap yang positif bagi setiap warga negara dalam rangka mencapai tujuan pendidikan (Aip Syaifuddin dan Muhadi, 1992: 4). J.B Nash mendefinisikan pendidikan jasmani adalah sebuah aspekdariproses pendidikan keseluruhan dengan menggunakan/menekankan pada aktivitas fisik yang mengembangkan fitness, fungsi organ tubuh, kontrol neuro-muscular, kekuatan intelektual, dan pengendalian emosi (dalam Victor G Simanjuntak, dkk. 2008). Sedangkan pengertian lai dari pendidikan jasmani adalah proses pendidikan yang melibatkan interaksi antara peserta (anak) didik dengan lingkungan yang dikelola melalui aktivitas jasmani secara sistematik menuju pembentukan manusia seutuhnya (Toho C dan Rusli L, 1997:13). Yang dimaksud manusia seutuhnya adalah manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dari pengertian pendidikan jasmani jelas bahwa dalam pendidikan jasmani terkandung manfaat yang tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mental dan sosial.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani dan Olahraga sebagai

Pendidikan Jasmani dan Olahraga sebagai

Kebanyakan orang sepertinya meyakini bahwa berpartisipasi dalam program aktivitas jasmani mengembangkan karakter secara otomatis, meningkatkan alasan-moral, dan mengajarkan nilai dari ciri-ciri olahragawan sejati, tetapi sedikit bukti bahwa itu semua membangun karakter Hodge (1989; dalam Gould, 2003:533). Partisipasi dalam pendidikan jasmani dan olahraga tidak secara otomatis menghasilkan orang yang baik atau jahat. Karakter tidak datang dengan sendirinya, tetapi diajarkan dalam program pendidikan jasmani dan olahraga. Dan pengajaran alasan-moral dan nilai-nilai olahraga itu melibatkan penggunaan strategi tertentu yang sistematis.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pendidikan Jasmani Otak

Pendidikan Jasmani Otak

Dalam kaitan dengan pendidikan jasmani, ada unsur gerak, aktivitas fisik, dan latihan fisik yang terstruktur. Bergerak berfungsi menyiapkan otak untuk belajar secara optimal. Dengan bergerak, aliran darah ke otak lebih tinggi, sehingga suplai nutrisi lebih baik. Otak membutuhkan nutrisi, terutama berupa oksigen dan glukosa. Glukosa bagi otak merupakan bahan bakar utama supaya otak dapat bekerja optimal. Setiap kali seseorang berpikir, akan menggunakan glukosa. Aktivitas otak diukur dari penggunaan glukosa. Di sisi lain, kurangnya suplai oksigen ke otak dapat menimbulkan disorientasi, bingung, kelelahan, gangguan konsentrasi, dan masalah daya ingat. Aktivitas fisik melalui pendidikan jasmani memberi otak suplai nutrisi yang diperlukan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI .

PENILAIAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI .

Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan dan mencakup seluruh aspek pada diri peserta didik, baik aspek kognitif, afektif maupun psikomotor sesuai dengan karakteristik mata pelajaran pendidikan jasmani.

12 Baca lebih lajut

Teknologi Pembelajaran Pendidikan Jasmani

Teknologi Pembelajaran Pendidikan Jasmani

KONSEP DASAR TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PROSES MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR MENINGKATKAN EFISIENSI PENDIDIKAN MEMPERLUAS KESEMPATAN BELAJAR MENSERASIKAN DENGAN KONDISI & KEBUTUHAN ME[r]

24 Baca lebih lajut

MASALAH DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN JASMANI

MASALAH DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN JASMANI

Masalah Masalah--masalah yang dapat diidentifikasi yang terdapatmasalah yang dapat diidentifikasi yang terdapat dalam laporan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam lapor[r]

15 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN STANDAR

PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN STANDAR

Kompetensi yang diuji : Melakukan dasar-dasar bermain sepak bola, bola voli, bola basket, dan bola tangan Indikator : Siswa dapat melakukan menyepak bola dengan kaki bagian luar.. Soal[r]

73 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...