penerimaan pajak hotel

Top PDF penerimaan pajak hotel:

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Hotel Khususnya Pertumbuhan Jumlah Hotel, Pertumbuhan Ekonomi, dan Tingkat Inflasi terhadap Penerimaan Pajak Hotel di Kota Bandung : Studi Kasus pada Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung.

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Hotel Khususnya Pertumbuhan Jumlah Hotel, Pertumbuhan Ekonomi, dan Tingkat Inflasi terhadap Penerimaan Pajak Hotel di Kota Bandung : Studi Kasus pada Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung.

Pajak merupakan salah satu alat pemerintah untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi seperti pembangunan negara. Pajak itu sendiri terdiri dari pajak pusat dan pajak daerah. Pajak hotel termasuk dalam pajak daerah. Dalam penelitian ini penulis meneliti mengenai analisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak hotel khususnya tingkat pertumbuhan jumlah hotel, pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi dalam penerimaan pajak hotel tahun 2006 – 2012. Metode yang dipakai adalah metode pengujian hipotesis kausal. Alat analisis yang dipakai adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah secara parsial pertumbuhan jumlah hotel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Kota Bandung, sedangkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Kota Bandung. Secara simultan pertumbuhan jumlah hotel, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inflasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Kota Bandung.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung: Studi Empirik pada Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung.

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung: Studi Empirik pada Dinas Pelayanan Pajak Kota Bandung.

Menurut Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Herman Budiono (2015),dengan pemasukan pajak tersebut tidak dipungkiri bahwa masih ada penerimaan pajak hotel dan pajak restoran yang masih di bawah potensi yang disebabkan oleh adanya kebocoran pada penerimaan sektor pajak daerah di Kota Bandung, yakni pajak hotel yang sampai dengan akhir tahun 2015 penerimaan pajak hotel masih sangat jauh dari target yang ditetapkan oleh Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) Kota Bandung.

18 Baca lebih lajut

PERAMALAN PENERIMAAN PAJAK HOTEL DENGAN METODE RUNTUN WAKTU-ARIMA

PERAMALAN PENERIMAAN PAJAK HOTEL DENGAN METODE RUNTUN WAKTU-ARIMA

Berdasarkan hasil penelitian ini kenaikan yang signifikan pada bulan Desember dan bulan Januari hal ini dikarenakan pada bulan Desember dan Januari ada event nasional seperti natal dan tahun baru, selain itu pada bulan Desember Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendapatan selalu mengadakan evaluasi penerimaan pajak, sehingga jika terjadi penurunan pendapatan pajak hotel Pemerintah daerah akan mengambil kebijakan demi tercapainya estimasi yang telah disepakati bersama untuk terwujudnya tercapai Pendapatan Asli daerah yang maksimal sehingga tujuan untuk pembangunan daerah, selain itu juga hasil estimasi peneliti menjadi bahan pertimbangan atau acuan bagi Pemerintah Daerah dalam pengambilan keputusan khususnya dalam penentuan target penerimaan Pajak Hotel yang maksimal untuk Pembangunan Kota Ambon.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surakarta.

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surakarta.

Berdasarkan uraian di atas, penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, adanya fenomena banyaknya pembangunan hotel di Kota Surakarta dan meningkatnya volume kendaraan, membuat peneliti tertarik untuk membahas mengenai pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surakarta. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian-penelitian sebelumnya adalah penelitian ini menggunakan pajak hotel dan pajak parkir sebagai objek penelitian. Penelitian ini mengacu pada pemerintahan daerah Kota Surakarta dan penelitian ini menggunakan periode tahun yang berbeda yaitu tahun 2010 sampai dengan bulan Agustus tahun 2013. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul : “Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surakarta.”
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN RESTORAN SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BERAU

ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN RESTORAN SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BERAU

Judul: ”Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Hotel Dan Restoran Serta Kontribusinya Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Di Kabupaten Berau”. (Rima Yurika Pratiwi, Dr. Ahmad Juanda. MM. Ak. CA, Drs. Dhaniel Syam. MM. Ak. CA). Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana dan seberapa besar tingkat efektivitas, kontribusi terhadap Pajak Daerah serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas dan kontribusi penerimaan Pajak Hotel dan Restoran.

Baca lebih lajut

ANALISIS PERKEMBANGAN DAN PREDIKSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN RESTORAN

ANALISIS PERKEMBANGAN DAN PREDIKSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN RESTORAN

Penelitian dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Daerah Kota Yogyakarta selama bulan Oktober 2006 sampai dengan bulan Februari 2007. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan kepurtakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) untuk masalah pertama digunakan peramalan trend garis lurus utuk mengambarkan perkembangan pada suatu waktu tertentu. Setelah diketahui persamaan trend dan perkembangannya selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji statistik “t’’, (2) untuk masalah kedua hasil persamaan trend yang diperoleh dari permasalahan pertama di atas digunakan untuk menghitung prediksi pendapatan pajak daerah dilihat dari penerimaan pajak hotel dan restoran dari tahun anggaran 2006 sampai tahun anggaran 2010.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2005 2009

KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2005 2009

Bila dilihat dari angka-angka diatas memberikan gambaran bahwa Pajak Hotel dapat memberikan kontribusi yang cukup baik terhadap penerimaan Pajak Daerah walaupun mungkin tidak terlalu besar. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui seberapa besar potensial penerimaan Pajak Hotel dalam memberikan kontribusinya terhadap pendapatan daerah di Kabupaten Boyolali tahu 2005-2009.

47 Baca lebih lajut

Tinjauan Terhadap Target Dan Realisasi  Penerimaan Pajak Hotel Pada Dinas Pengelolaan  Keuangan Dan Aset (DPKA) Kota Langsa

Tinjauan Terhadap Target Dan Realisasi Penerimaan Pajak Hotel Pada Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset (DPKA) Kota Langsa

Pada tabel 1 tahun 2005 dapat dilihat bahwa target PAD/Tahunnya sebesar Rp. 60.000.000,-. Namun pencapaian jumlah realisasi dan persentasenya melebihi dari target yaitu sebesar Rp. 80.000.000,- dan persentasenya sekitar 120,50 %. Namun pada tahun 2005 yang di targetkan per tahunnya belum mencapai tingkat yang diinginkan dan jumlah realisasinya pun hampir memenuhi target yang diharapkan oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset di Kota Langsa, dan jelas tertera bahwa target dan realisasi penerimaan Pajak Hotel di Kota Langsa itu hanya meningkat sebesar Rp. 20.000.000,-. Dan pada tahun ini peningkatan PAD nya tidak begitu mengalami kenaikan yang sangat tinggi dikarenakan penerimaan pajak hotel tersebut belum bisa direncanakan dengan semaksimal mungkin.
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Optimalisasi Penerimaan Pajak Hotel Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Optimalisasi Penerimaan Pajak Hotel Pada Dinas Pendapatan Kota Medan

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga dapata menyelesaikan Laporan Tugas Akhir yang disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk meneyelesaikan studi pada program Diploma III Administrasi Perpajakan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara dengan judul: OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK HOTEL PADA DINAS PENDAPATAN KOTA MEDAN .

71 Baca lebih lajut

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN KABUPATEN KARANGANYAR PERIODE 2008 s.d. 2010

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN KABUPATEN KARANGANYAR PERIODE 2008 s.d. 2010

Melihat besarnya potensi penerimaan pajak hotel, dalam meningkatkan PAD Kabupaten Karanganyar, maka aspek kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak sangat menentukan besar kecilnya penerimaan dari sektor ini, sehingga besar kecilnya realisasi Pajak Hotel dalam tiap tahunnya berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar. Oleh karena itu, semakin tinggi realisasi penerimaan Pajak Hotel mengindikasikan semakin besar kontribusi Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karanganyar. Karena arti penting Pajak Hotel tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian tentang Pajak Hotel di Kabupaten Karanganyar dalam sebuah penelitian yang berjudul “ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL SERTA
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA SEMARANG.

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA SEMARANG.

Kota Semarang merupakan daerah yang sedang berkembang serta merupakan pusat pemerintahan dan pembangunan. Sasaran peningkatan sumber pendapatan daerah yang berasal dari pajak hotel dan restoran memiliki dua arti strategis yaitu sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah dan sebagai salah satu komponen dalam melaksanakan otonomi daerah. Efektivitas penerimaan pajak hotel dan restoran terhadap pajak daerah perlu dilakukan mengingat jumlah target penerimaan yang ditetapkan setiap tahun anggaran relatif lebih kecil dibandingkan potensi yang dimiliki dari pajak hotel dan restoran untuk pemerintah kota Semarang. Kesenjangan antara potensi dan target yang telah di tentukan menyebabkan kecilnya jumlah penerimaan Pendapatan Asli Daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan, yang berimplikasi pada para pengambil keputusan yang sulit melakukan perencanaan sumber pembiayaan secara lebih baik, sehingga upaya percepatan pelaksanaan pembangunan dapat terhambat dan otonomi daerah tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SEMARANG TAHUN 2007-2009.

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA SEMARANG TAHUN 2007-2009.

Efektivitas adalah suatu keadaan yang terjadi sebagai akibat yang dikehendaki. Selanjutnya efektivitas harus dinilai atas tujuan yang bisa dilaksanakan dan bukan atas konsep tujuan yang maksimum. Menurut Halim (2004) konsep efektivitas jika dikaitkan dengan pemungutan pajak (penerimaan pajak hotel), maka efektivitas yang dimaksudkan adalah seberapa besar realisasi penerimaan pajak hotel berhasil mencapai potensi yang seharusnya dicapai pada suatu periode tertentu. Rahmanto (2007) mengungkapkan bahwa pengelolaan pajak hotel di Kabupaten Semarang tahun 2000-2004 menunjukkan belum efektif, dengan rata-rata efektivitas 61,94 % pertahun. Meski demikian tingkat efektivitas pajak hotel sudah mengalami peningkatan untuk tiap tahunnya. Kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah Kabupaten Semarang adalah 10,9%, sisanya dipengaruhi oleh jenis pajak daerah lainnya.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Faktor_faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di Kota Medan

Faktor_faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di Kota Medan

Pajak dari perspektif ekonomi dipahami sebagai beralihnya sumber daya dari sektor privat kepada sektor publik. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua situasi menjadi berubah. Pertama, berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang dan jasa. Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan jasa publik yang merupakan kebutuhan masyarakat.

45 Baca lebih lajut

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI KOTA PALU

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI KOTA PALU

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat pertumbuhan, efisiensi, efektifitas dan kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah di Kota Palu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan periode yang di analisis dari tahun 2010 sampai tahun 2014. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palu. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pertumbuhan, analisis efisiensi, analisis efektifitas, dan analiasis kontribusi. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa pertumbuhan pemungutan pajak hotel di Kota Palu sebesar 52,73%. Secara riil terlihat meningkat, akan tetapi secara presentase berfluktuasi. Pemungutan pajak hotel di Kota Palu dalam kurun waktu tahun 2010-2014 menunjukan sangat efektif, hal ini terlihat bahwa realisasi pajak hotel dapat dicapai diatas 100% dengan tingkat efektifitas sebesar 133,05%. Tingkat efisiensi pajak hotel diakatakan sangat efisien dari tahun-ketahun dengan tingkat efisiensi pajak hotel sebesar 0,05 atau 5%. Kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah kota palu dari tahun 2010-2014 sebesar 8,16%, ini berarti pendapatan pajak daerah Kota Palu sebesar 8,61% berasal dari pajak hotel.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel terhadap Penerimaan Pajak Daerah Kota Bandung : Survei pada Dinas Pendapatan Kota Bandung.

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel terhadap Penerimaan Pajak Daerah Kota Bandung : Survei pada Dinas Pendapatan Kota Bandung.

Pajak Hotel merupakan salah satu komponen dalam penerimaan Pajak Daerah. Pembangunan di Kota Bandung telah meningkat banyak terutama di sektor pariwisata dan industri. Pembangunan tersebut memiliki dampak di sektor bisnis hotel. Meningkatnya jumlah wisatawan mempengaruhi prospek bisnis hotel. Meningkatnya jumlah hotel membuat pengusaha memiliki kewajiban membayar pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pajak Hotel terhadap penerimaan Pajak daerah. Penelitian ini menggunakan metode pengujian hipotesis kausal dimana data Pajak Hotel dan Penerimaan Pajak Daerah diperoleh dari DISPENDA, Bandung untuk tahun 2006 sampai 2010. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Kesimpulan dalam penelitian ini Pajak Hotel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan Pajak Daerah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI KOTA PALU | RAFYUMAN R. MASSI | JURNAL ILMU MANAJEMEN UNIVERSITAS TADULAKO 8273 27120 1 SM

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI KOTA PALU | RAFYUMAN R. MASSI | JURNAL ILMU MANAJEMEN UNIVERSITAS TADULAKO 8273 27120 1 SM

3. Untuk meningkatkan pertumbuhan, efektifitas, efisiensi, serta Kontribusi pajak hotel terhadap pajak daerah Kota Palu, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) harus lebih menggalakkan kegiatan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat luas khususnya para wajib pajak mengenai pentingnya pajak agar kesadaran membayar pajak semakin meningkat, selain itu DPPKAD Kota Palu diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia aparatur melalui kegiatan diklat maupun studi banding dengan instansi luar daerah kota Palu.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Bandung.

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Bandung.

Undang Nomor 28 Tahun 2009 ini dikelompokkan menjadi Pajak Provinsi dan Pajak Kabupaten. Jenis Pajak Provinsi terdiri atas: pajak kendaraan bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok. Jenis Pajak Kabupaten/Kota terdiri atas: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (http://vitonews.com).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Peranan Penerimaan Pajak Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung).

Peranan Penerimaan Pajak Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung).

Dengan hotel-hotel yang berdiri di Kota Bandung ini, tentu saja akan mendatangkan pendapatan bagi Pemerintah Daerah Kota Bandung sendiri, dan pendapatan tersebut diperoleh dari hasil pemungutan pajak. Berdasarkan Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 dalam Pasal 1 ayat (20), yang dimaksud dengan pajak hotel adalah pajak atas pelayanan yang disediakan oleh hotel. Selanjutnya dalam Pasal 32 dijelaskan pula, adapun yang menjadi objek pajak hotel itu sendiri adalah pelayanan yang disediakan oleh hotel dengan pembayaran, termasuk jasa penunjang sebagai kelengkapan hotel yang sifatnya memberikan kemudahan dan kenyamanan, termasuk fasilitas olahraga dan hiburan. Sedangkan untuk tarif pajak hotel ditetapkan paling tinggi sebesar 10% (sepuluh persen), sebagaimana yang tertulis dalam Pasal 35 ayat (1) undang-undang tersebut.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011-2015.

KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK HOTEL TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2011-2015.

In conducting this research The data collection techniques used is to conduct interviews with several staff in DPPKAD the hotel tax in detail and literature to supplement the results of the research. The method used in this research is descriptive method.

Baca lebih lajut

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN EVALUASI KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI SURAKARTA

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK HOTEL DAN EVALUASI KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI SURAKARTA

Dari analisis diatas dapat diketahui pelaksanaan audit di Surakarta selama tahun 2002. Hotel yang diaudit selama tahun 2002 ada 59 buah hotel yang terbagi dalam kelas hotel yang berbeda. Dari hasilnya dapat diketahui tingkat kepatuhan Wajib Pajak Hotel masing-masing kelas hotel tersebut. Bila dilihat dari jumlah hotel yang diaudit maka Hotel Melati II yang paling banyak diaudit. Hal ini mencerminkan kejanggalan dan kecurigaan paling besar para petugas pajak terhadap para pengusaha hotel kelas tersebut. Akan tetapi bila dilihat dari hasil temuan kurang bayar dan tunggakan yang belum dibayar oleh Wajib Pajak Hotel, maka Hotel Melati I adalah hotel yang paling banyak ditemukan kurang bayar serta tunggakan. Hal ini menggambarkan bahwa kepatuhan Wajib Pajak Hotel Melati I dalam melakukan kewajiban perpajakannya paling rendah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...