pengadilan agama Jakarta Selatan

Top PDF pengadilan agama Jakarta Selatan:

AKIBAT HUKUM PERJANJIAN PERKAWINAN TERHADAP HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN(Studi Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0502 Pdt.G 2013 PAJS)

AKIBAT HUKUM PERJANJIAN PERKAWINAN TERHADAP HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN(Studi Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0502 Pdt.G 2013 PAJS)

Toyota Alphard tipe V3.0 AT tahun 2003, 1 (satu) unit mobil Jaguar X type 2.0 V6 tahun 2002, rumah yang terletak di Bali, 2 (dua) unit Apartemen di Jakarta Utara. Kasus ini diawali dari perceraian yang diikuti dengan gugatan rekonvensi antara penggugat dan tergugat telah terjadi perjanjian perkawinan dan di dalam perjanjian tersebut menyatakan pemisahan harta. Sesuai dengan putusan No 0502/Pdt.G/2013/PAJS yang di keluarkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan menetapkan penggugat dan tergugat masing-masing mendapat setengah bagian dari harta bersama aktiva dan passiva.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

Tingkat cerai gugat di Jakarta : studi pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2006-2008

Tingkat cerai gugat di Jakarta : studi pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2006-2008

melakukan perceraian harus ada cukup alasan, bahwa antara suami istri itu tidak akan dapat hidup rukun sebagai suami-istri. Dalam pasal 116 Kompilasi Hukum Islam (KHI) pun disebutkan, bahwa percerain dapat terjadi karena alasan atau alasan-alasan sebagai berikut: (a). Salah satu pihak berbuat zina, (b). Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama dua tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain di luar kemampuannya, (c). Salah satu pihak mendapat hukuman penjara lima tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung, (d). Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak lain, (e). Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami atau istri, (f). Antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga, (g). Suami melanggar taklik-talak, dan (h). Peralihan agama atau murtad yang menyebabkan terjadinya ketidakrukunan dalam rumah tangga. Dari pernyataan di atas, maka penulis pun tertarik untuk meneliti atau menganalisa tentang faktor-faktor penyebab terjadinya cerai gugat dan tentang angka cerai gugat itu sendiri yang terjadi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

Eksistensi kitab fikih dalam pertimbangan putusan hakim perkara cerai talak di pengadilan agama Jakarta Selatan Tahun 2010

Eksistensi kitab fikih dalam pertimbangan putusan hakim perkara cerai talak di pengadilan agama Jakarta Selatan Tahun 2010

Sejumlah Peraturan Perundang-undangan tentang perkawinan dijadikan rujukan oleh hakim dalam pertimbangan hukum pada perkara cerai talak. Agar permasalahan dalam penelitian skripsi ini tidak meluas, maka dalam penelitian ini, penulis memfokuskan dan membatasi pada salinan putusan cerai talak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tahun 2010 dengan jumlah putusan sebanyak 549 perkara cerai talak. Pengambilan sampel 10% dari jumlah salinan putusan dan dilakukan secara acak, sehingga jumlah putusan yang diteliti sejumlah 50 putusan. Adapun yang dimaksud dengan kitab fikih klasik adalah kitab asli hasil ijtihad para ulama yang salah satu pembahasannya tentang masalah- masalah perkawinan, seperti: kitab Al-Mahalli dengan karangan Imam Jalaluddin al Mahalli, kitab al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh karangan Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili, kitab Fiqh as-Sunnah karangan as-Sayyid Sabiq, kitab Bidayatul Mujtahid karangan Ibnu Rusyd, kitab Fathul Baari karangan Ibnu Hajar Al-Asqalani dan kitab Kifayatul Akhyar karangan Al- Imam Taqiyuddin Abu Bakar AlHusaini.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

Kedudukan panitera pasca amandemen UU NO.7 Tahun 1989 tentang peradilan agama : studi kasus pengadilan agama jakarta Selatan

Kedudukan panitera pasca amandemen UU NO.7 Tahun 1989 tentang peradilan agama : studi kasus pengadilan agama jakarta Selatan

Penulis akan menggambarkan keadaan bagunan pada gedung lama. Jumlah bangunan fisik / gedung pengadilan agama Kelas I.A Jakarta Selatan yang terletak di jalan Rambutan VI/48 Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan sejak 1 juni 2005 terjadi penambahan yaitu 1 gedung lagi yang terdiri dari dua ruang yang khusus untuk ruangan tunggu sidang yang diperoleh dari biaya anggaran tahun 2005 sebanyak Rp.170.000.000,-(seratus tujuh puluh juta rupian). Serta mempunyai sebuah mushollah berlantai dua yang paling atas diperuntukkan untuk mushollah yang luas bangunanya 7 x 12 M2 (84 M2 ) dan lantai bawah digunakan untuk menyimpan arsip perkara dengan luas 7 x 12 M2 (84 M2) sehingga keseluruhan luasnya 168 M2. Sejak tanggal 5 desember 1996 bangunan induk pun diperlus lagi dengan ruangan arsip berkas perkara seluas 65 M 2. Perlusan dan rehabilitasi gedung pengadilan agama Jakarta Selatan kelas I A yang lama ini memang sering terjadi beberapa kali sehingga berdasarkan data luas bangunan lama tersebut seluruhnya adalah 1.108,2 M2. Serta luas taman dan halaman parkir 2686 M2. Sehingga keseluruhan luas tanah nya 3.421 M2. Status kepemilikan gedung penagdilan agama Jakarta Selatan kelas I A adalah milik Pemda DKI Jakarta.
Baca lebih lanjut

161 Baca lebih lajut

Efektivitas mediasi dalam sistem peradilan di Pengadilan Agama Jakarta selatan dalam menyelesaikan kasus perceraian

Efektivitas mediasi dalam sistem peradilan di Pengadilan Agama Jakarta selatan dalam menyelesaikan kasus perceraian

1. Dari data yang didapat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tidak dicantumkan perkara yang berhasil dimediasi atau yang gagal dimediasi. Akan tetapi salah seorang hakim yang juga mediator bersetifikat menyebutkan bahwa dari kurang lebih 700 perkara yang beliau mediasi terdapat 6 perkara yang berhasil dimediasi dan gugatannya dicabut kembali. Walaupun tidak adanya data keberhasilan mediasi, tetapi terdapat data perkara yang dicabut setiap tahunnya. Dari sanalah kita dapat melihat perbandingan perkara yang dimediasi dan perkara yang dicabut atau berhasil dimediasi. Pada tahun 2008 jumlah perkara yang masuk adalah sebanyak 2240 perkara dan yang dicabut sebesar 176. Dari jumlah-jumlah tersebut dapat dilihat kecilnya angka perkara yang dicabut. Perkara yang di cabut pada tahun 2008 adalah 7.8 % dari perkara keseluruhan. Sedangkan pada tahun 2009 jumlah perkara yang masuk adalah sebesar 2690. Sedangkan perkara yang dicabut sebesar 215 perkara. Besar persentase perkara yang dicabut adalah sebesar 8 % dari perkara yang masuk di tahun tersebut. 2. Kendala atau hambatan yang dihadapi oleh para mediator dalam menjalankan
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Efektifitas hakim mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

Efektifitas hakim mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

QARIB, RASYID ABDULLAH, ALI IMRAN, Drs. H. NOER CHAZIN 13 . Pada perkembangan selanjutnya yaitu semasa berkepimpinan Drs. H. DJABIR MANSHUR, S.H., Kantor Pengadilan Agama Jakarta Selatan pindah ke Jalan Rambutan VII No. 48 Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan menempati gedung baru. Di gedung baru ini meskipun tidak memenuhi syarat untuk sebuah Kantor Pemerintah setingkat Walikota, karena gedungnya berada di tengah-tengah penduduk dan jalan masuk dengan kelas jalan III C. Namun sudah lebih baik ketimbang masih di Pondok Pinang, pembenahan – pembenahan fisik terus dilakukan terutama pada masa kepemimpinan Bapak Drs. H. JAYUSMAN, S.H. Begitu pula pembenahan – pembenahan administrasi terutama pada masa kepemimpinan Bapak Drs. H. AHMAD KAMIL, S.H. pada masa ini pula Pengadilan Agama Jakarta Selatan mulai mengenal komputer walaupun hanya sebatas pengetikan dan ini terus ditingkatkan pada masa kepemimpinan Bapak Drs. RIF’AT YUSUF 14
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Mandul Sebagai Alasan Izin Poligami (Analisa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0023/Pdt.G/2014/PA.JS)

Mandul Sebagai Alasan Izin Poligami (Analisa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0023/Pdt.G/2014/PA.JS)

Pada tahun 1976, gedung kantor cabang Pengadilan Agama Jakarta Selatan pindah ke blok D Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan menempati serambi Masjid Syarief Hidayatullah dan sebutan kantor cabang pun dihilangkan menjadi Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kemudian diangkat pula beberapa hakim honorer yang di antaranya adalah H. Ichtijanto, S.A., S.H. Penunjukan tempat tersebut atas inisiatif kepala Kandepag Jakarta Selatan yang waktu itu dijabat pula oleh Drs. H. Muhdi Yasin. Seiring dengan perkembangan tersebut, diangkat pula 8 karyawan untuk menangani tugas-tugas kepaniteraan yaitu, Ilyas Hasbullah, Hasan Jauhari, Sukandi, Saimin, Tuwon Haryanto, Fathullah AN., Hasan Mughni, dan Imron. Keadaan penempatan kantor di serambi Masjid tersebut, bertahan hingga tahun 1979. 7
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Realisasi Pelaksanaan Nafkah Iddah Dalam Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2012

Realisasi Pelaksanaan Nafkah Iddah Dalam Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2012

Sejak menempati gedung baru yang cukup megah dan representatif tersebut di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dilakukan pembenahan dalam segala hal, baik dalam hal pelayanan terhadap pencari keadilan maupun dalam hal peningkatkan T.I. (Teknologi Informasi) yang sudah semakin canggih disertai dengan program-program yang menunjang pelaksanaan tugas pokok, seperti program SIADPA (Sistem Informasi Administrasi Perkara Pengadilan Agama) yang sudah berjalan dan terintegrasi dengan TV Media Center, Touch Screen (KIOS-K) serta beberapa fitur tambahan dari Situs Web http://www.pa-jakartaselatan.go.id. 3
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Penetapan wasiat wajibah bagi anak angkat (analisis putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan nomor 171/Pdt.P/209/PA.JS)

Penetapan wasiat wajibah bagi anak angkat (analisis putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan nomor 171/Pdt.P/209/PA.JS)

Penetapan hari sidang paling lambat 1 (satu) bulan setelah pengajuan gugatan tersebut di daftarkan pada panitera Pengadilan Agama Jakarta Selatan, maka Pengadilan harus mulai menyidangkan perkara tersebut. Untuk itu Ketua Majelis Hakim menetapkan sidang yang ditentukan para pemohon yang diwakili oleh kuasa insidentil yang sekaligus pemohon I berdasarkan surat kuasa khusus insidentil nomor w.9-A 4/P/ 4787/X2009tanggal 5 November 2009 telah hadir secara in person dalam persidangan yang atas pertanyaan majelis hakim 67 .
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Perceraian Anggota Polri (Studi atas Peraturan kapolri Nomor 9 Tahun 2010 dan Implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan )

Perceraian Anggota Polri (Studi atas Peraturan kapolri Nomor 9 Tahun 2010 dan Implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan )

Skripsi ini membahas pengaturan perkawinan dalam masalah perceraian yang berlaku khusus bagi anggota Polri serta bagaimana implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perceraian anggota polri yang diajukan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, mengetahui faktor penyebab perceraian dan bagaimana penyelesaian perkara yang diajukan tersebut. Skripsi ini menggunakan metode penggabungan dari penelitian normative dan penelitian empiris, dengan pendekatan studi deskriptif kualitatif. Sumber data primer berupa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan selama tahun 2013 yang sudah berkekuatan tetap (incraht) berkaitan dengan perceraian anggota polri, baik cerai talak ataupun cerai gugat. Selanjutnya setelah data terkumpul, penulis mengklasifikasikan yang kemudian diolah dan dilengkapi dengan metode deskriptif analitis. Dan teknik penulisannya berdasarkan pedoman penulisan skripsi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kesimpulan bahwa ada 2 bentuk perceraian yang diajukan anggota Polri pada Pengadilan Agama Jakarta selatan yakni : (a) cerai talak sebanyak 3 perkara dan (b) cerai gugat sebanyak 9 perkara. Yang menjadi faktor utama terjadinya perceraian yaitu perselisihan atau pertengkaran terus menerus dan faktor kedua adalah tidak memberi nafkah atau kebutuhan ekonomi. Tidak ada satu perkarapun yang ditolak (NO) oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan padat ahun 2013, akan tetapi terdapat 1 putusan yang dicoret dari register, 3 putusan yang dicabut oleh para pihak, dan sebanyak 8 putusan yang dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

Alasan Pemberian Izin Poligami di PEngadilan Agama Jakarta Selatan (Studi Putusan di PEngadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2013)

Alasan Pemberian Izin Poligami di PEngadilan Agama Jakarta Selatan (Studi Putusan di PEngadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2013)

Adapun syarat utama yang harus dipenuhi adalah suami mampu berlaku adil terhadap istri istrinya dan anak-anaknya, akan tetapi jika si suami tidak bisa memenuhi maka suami dilarang beristri lebih dari satu. Disamping itu si suami harus terlebih dahulu mendapat ijin dari pengadilan agama, jika tanpa ijin dari pengadilan agama maka perkawinan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum. Apabila seorang suami bermaksud untuk beristeri lebih dari seorang maka ia wajib mengajukan permohonan secara tertulis kepada Pengadilan, sesuai yang tercantum dalam Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yaitu:
Baca lebih lanjut

154 Baca lebih lajut

Penyelesaian penceraian dan harta bersama (studi kasus pengadilan agama Jakarta Selatan)

Penyelesaian penceraian dan harta bersama (studi kasus pengadilan agama Jakarta Selatan)

sebagai penggugat dengan suami sebagai tergugat. Oleh karena itu segala ketentuan yang diperbolehkan hukum acara dalam berperkara secara partai, berlaku sepenuhnya dalam formulasi gugatan perceraian. Apalagi jika gugatan cerai gugat dihubungkan dengan pasal 86 undang-undang mo. 7 tahun 1989 tentang peradilan agama, yang memperbolehkan gugatan perceraian digabung bersama sekaligus dengan gugatan penguasaan anak, nafkah dan pembagian harta bersama, seluruh hal-hal yang berkenaan dengan gugat provinsi, CB dan petitum yang meminta puttusan dpat dijalankan lebih dulu, dapat dirumuskan dalam surat gugatan, yang penting harus diingat jangan sampai gugatan mengadung cacat anscur libel. Untuk itu formulasi gugat harus disusun secara sistematik dengan cara menempatkan gugatan cerai talak sebagai pokok utama dan gugat yang lain sebagai guagat assessor yang menempel kepada gugatan pokok.
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

Perselingkuhan Melalui Facebook dan Sms Penyebab Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan)

Perselingkuhan Melalui Facebook dan Sms Penyebab Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan)

Allah telah menetapkan talak sebagai obat untuk perselisihan kekeluargaan ketika obat selainnya tidak bermanfaat. Orang-orang Barat sejak dahulu kala telah mencela Islam atas perintah talak. Mereka menganggap ini sebagai dasar bahwa Islam merendahkan kekuatan perempuan dan kesucian pernikahan. 4 Agama Islam membolehkan suami istri bercerai, karena alasan- alasan tertentu, kendatipun perceraian itu (sangat) dibenci Allah. Sebabnya adalah karena akibatnya tidak hanya akan dialami oleh suami istri, terutama istri, bersangkutan, tetapi juga oleh anak-anak (kalau telah ada) dan keluarga belah pihak. 5
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

surat pemberitahuan nip kpe

surat pemberitahuan nip kpe

Pengadilan Tinggi Jakarta Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Pengadilan Negeri Jakarta Timur Pengadilan Negeri Jakarta Utara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Pengadilan Agama Jakarta Pusat Pengadilan Agama Jakarta Timur Pengadilan Agama Jakarta Utara Pengadilan Agama Jakarta Barat Pengadilan Agama Jakarta Selatan

4 Baca lebih lajut

Penyelesaian Harta Bersama Gugatan Pasca Perceraian Di Pengadilan Jakarta Selatan

Penyelesaian Harta Bersama Gugatan Pasca Perceraian Di Pengadilan Jakarta Selatan

Mengenai proses pemeriksaan perkara perceraian bersamaan dengan penyelesaian perkara pembagian harta bersama di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada dasarnya tidak berbeda dengan proses pemeriksaan perkara perdata lainnya, khususnya untuk yang beragama Islam di berbagai Pengadilan Agama di Indonesia. Apabila tidak terjadi perdamaian, Hakim wajib untuk memeriksa satu demi satu benda-benda yang disebutkan dalam dasar tuntutan/petitum apakah benar-benar ada hubungan hukumnya sehingga dapat dinyatakan menjadi harta bersama dan berusaha menemukan peristiwa (feitvender, fact finding), sehingga diharapkan dapat menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya berdasarkan bukti surat, bukti saksi, persangkaan, pengakuan dan sumpah dalam perihal perkara harta bersama hakim juga melakukan pemeriksaan setempat (descente).
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

Penyelesaian perkara prodeo di pengadilan agama Jakarta Timur

Penyelesaian perkara prodeo di pengadilan agama Jakarta Timur

Pada tahun 1957, dikeluarkanlah Peraturan Pemerintah (PP) No. 29 Tahun 1957 tentang Pembentukan Pengadilan Agama/ Mahkamah Syar’iyah di Provinsi Nanggro Aceh Darussalam yang hal ini menjadikan keadaan dasar hukum Pengadilan Agama di luar Jawa dan Madura sangat berragam. Ditambah lagi dengan penampungan pejabat-pejabat Badan Peradilan Agama dalam formasi Kantor Urusan Agama sebagai akibat pelaksanaan UU No. 22 Tahun 1946 jo UU No. 32 Tahun 1954 tentang pencatatan nikah, talak, rujuk, sehingga seolah-olah Badan Peradilan Agama terhapus. Oleh karena itu perkara-perkara yang menjadi wewenang Pengadilan tidak mendapat perhatian dan pelayanan semestinya, dan juga untuk melaksanakan Pasal 1 ayat (4) UU Darurat Nomor 1951, maka untuk daerah luar Jawa dan Madura (kecuali sebagian daerah Kalimantan Selatan dan Timur yang termasuk dalam daerah hukum dari Pengadilan Kadi) diadakan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1957 (LN 99) yang mengatur pembentukan Pengadilan Agama
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

Edisi I

Edisi I

Deinisi di atas memberikan pemahaman bahwa, diskursus tentang contempt of court tersebut berkaitan dengan perbuatan yang dapat mengu- rangi wibawa dan martabat peradilan. Perbuatan yang dimaksud, tidak saja berkaitan dengan tinda- kan tingkah laku tetapi juga mencakup dengan si- kap atau ucapan yang dapat menjatuhkan wibawa, martabat dan kehormatan badan peradilan . Pengaturan tentang Contempt of Court dimak- sudkan untuk menegakkan dan menjamin proses peradilan berjalan tanpa rongrongan dari berbagai pihak, antara lain pihak yang terlibat dalam proses peradilan, mass media, maupun pejabat pengadi- lan itu sendiri. Pengaturan tentang contempt of court merupakan upaya hukum untuk membela kepentingan umum dan supremasi hukum agar proses peradilan dapat dilaksanakan dengan se- wajarnya dan adil, tanpa diganggu, dipengaruhi atau dirongrong oleh pihak-pihak lain, baik se- lama proses peradilan berlangsung di pengadilan maupun diluar gedung pengadilan.
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

MEMORI KASASI  yang didasarkan (1)

MEMORI KASASI yang didasarkan (1)

Dengan ini mengajukan Permohonan Pemeriksaan perkara pada tingkat Kasasi sesuai Pernyataan Kasasi di Pengadilan Tinggi Agama Jakarta, pada hari Senin, tanggal 24 Juni 2013, terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta dalam Perkara Perdata Nomor : No.256/Pdt.G/2013/PTA.JKT, tertanggal 30 Juni 2013, dalam hal ini memilih kediaman hukum (domisili) di kantor kuasanya sebagaimana telah diuraikan diatas, yang semula sebagai Tergugat mohon untuk selanjutnya disebut sebagai ------------------------------------------------------------------------------------- PEMOHON KASASI
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Nusyuz sebagai alasan perceraian

Nusyuz sebagai alasan perceraian

Pada dasarnya perkawinan itu dilakukan untuk waktu selamanya sampai matinya salah seorang suami istri. Inilah sebenarnya yang dikehendaki agama islam, namun dalam keadaan tertentu terdapat hal-hal yang menghendaki putusnya perkawinan itu dalam arti bila hubungan perkawinan tetap dilanjutkan, maka kemudharatan akan terjadi. Dalam hal ini Islam membenarkan putusnya perkawinan sebagai langkah terakhir dari usaha melanjutkan rumah tangga. Putusnya perkawinan adalah suatu jalan keluar yang baik, Macam-macam perceraian dengan rincian sebagai berikut yaitu : Perceraian atau talak, Khulu, Zhihar, Ila, syiqaq dan Lian. 21
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...