pengadilan agama Jakarta Selatan

Top PDF pengadilan agama Jakarta Selatan:

Efektifitas hakim mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

Efektifitas hakim mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

QARIB, RASYID ABDULLAH, ALI IMRAN, Drs. H. NOER CHAZIN 13 . Pada perkembangan selanjutnya yaitu semasa berkepimpinan Drs. H. DJABIR MANSHUR, S.H., Kantor Pengadilan Agama Jakarta Selatan pindah ke Jalan Rambutan VII No. 48 Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan menempati gedung baru. Di gedung baru ini meskipun tidak memenuhi syarat untuk sebuah Kantor Pemerintah setingkat Walikota, karena gedungnya berada di tengah-tengah penduduk dan jalan masuk dengan kelas jalan III C. Namun sudah lebih baik ketimbang masih di Pondok Pinang, pembenahan – pembenahan fisik terus dilakukan terutama pada masa kepemimpinan Bapak Drs. H. JAYUSMAN, S.H. Begitu pula pembenahan – pembenahan administrasi terutama pada masa kepemimpinan Bapak Drs. H. AHMAD KAMIL, S.H. pada masa ini pula Pengadilan Agama Jakarta Selatan mulai mengenal komputer walaupun hanya sebatas pengetikan dan ini terus ditingkatkan pada masa kepemimpinan Bapak Drs. RIF’AT YUSUF 14
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Kedudukan panitera pasca amandemen UU NO.7 Tahun 1989 tentang peradilan agama : studi kasus pengadilan agama jakarta Selatan

Kedudukan panitera pasca amandemen UU NO.7 Tahun 1989 tentang peradilan agama : studi kasus pengadilan agama jakarta Selatan

Berdasarkan Undang Undang No 3 Tahun 2006 amandemen dari UU No 7 Tahun 1989 sesuai dengan pasal 44 yang berbunyi bahwa panitera pengadilan tidak merangkap sebagai sekretaris. Akan tetapi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis pengadilan agama Jakarta Selatan belum mengaplikasikan ketentuan yang ada dalam peraturan perundang-undangan, bukan kah berdasarkan dalam ketentuan UU No 10 Tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundang- undangan bahwa peraturan perundang-undangan mulai berlaku dan mempunyai kekuatan mengikat pada tanggal di Undang-undang kan kecuali ditentukan lain didalam peraturan perundang-undangan yang bersangkutan. 80 Dan memang apabila dilihat dari klausulnya penerapan undang-undang tersebut harus menunggu, diantaranya menunggu intruksi dari Mahkamah Agung dimana Mahkamah Agung sebagai lembaga tertinggi di seluruh peradilan agama di Indonesia, sedangkan fungsi dari Mahkamah Agung yang salah satunya adalah dengan mengeluarkan surat /peraturan Mahkamah agung terkait dengan kelembagaan peradilan. Dapat dilihat dari penjelasan pasal tersebut adalah berlakunya peraturan perundang- undangan yang tidak sama dengan tanggal pengundangan, di mungkinkan untuk persiapan sarana dan prasarana serta kesiapan aparatur pelaksana peraturan perundang-undangan tersebut. Dalam amandemen undang-undang peradilan agama
Baca lebih lanjut

161 Baca lebih lajut

Efektivitas mediasi dalam sistem peradilan di Pengadilan Agama Jakarta selatan dalam menyelesaikan kasus perceraian

Efektivitas mediasi dalam sistem peradilan di Pengadilan Agama Jakarta selatan dalam menyelesaikan kasus perceraian

1. Dari data yang didapat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tidak dicantumkan perkara yang berhasil dimediasi atau yang gagal dimediasi. Akan tetapi salah seorang hakim yang juga mediator bersetifikat menyebutkan bahwa dari kurang lebih 700 perkara yang beliau mediasi terdapat 6 perkara yang berhasil dimediasi dan gugatannya dicabut kembali. Walaupun tidak adanya data keberhasilan mediasi, tetapi terdapat data perkara yang dicabut setiap tahunnya. Dari sanalah kita dapat melihat perbandingan perkara yang dimediasi dan perkara yang dicabut atau berhasil dimediasi. Pada tahun 2008 jumlah perkara yang masuk adalah sebanyak 2240 perkara dan yang dicabut sebesar 176. Dari jumlah-jumlah tersebut dapat dilihat kecilnya angka perkara yang dicabut. Perkara yang di cabut pada tahun 2008 adalah 7.8 % dari perkara keseluruhan. Sedangkan pada tahun 2009 jumlah perkara yang masuk adalah sebesar 2690. Sedangkan perkara yang dicabut sebesar 215 perkara. Besar persentase perkara yang dicabut adalah sebesar 8 % dari perkara yang masuk di tahun tersebut. 2. Kendala atau hambatan yang dihadapi oleh para mediator dalam menjalankan
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Eksistensi kitab fikih dalam pertimbangan putusan hakim perkara cerai talak di pengadilan agama Jakarta Selatan Tahun 2010

Eksistensi kitab fikih dalam pertimbangan putusan hakim perkara cerai talak di pengadilan agama Jakarta Selatan Tahun 2010

Berdasarkan data yang telah penulis jelaskan maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan kitab fikih di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tahun 2010 dalam memeriksa, mengadili dan memutus perkara cerai talak sebanyak 6% sebagai landasan hukum. Hal ini sesuai dengan data perkara cerai talak pada tahun 2010. Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan lebih banyak menggunakan KHI sebagai dasar pertimbangan putusan, diketahui bahwa sebanyak 100% KHI digunakan sebagai landasan hukum perkara cerai talak, PP No. 9 Tahun 1975 menempati 94% sebagai landasan hukum, UU No. 1 Tahun 1974 menempati 86% sebagai landasan hukum, UU No. 7 Tahun 1989 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 3 Tahun 2006 dan Perubahan ke-II dengan UU No. 50 Tahun 2009 menempati 80% sebagai landasan hukum dan Yurisprudensi menempati 3% sebagai landasan hukum. Dari hasil persentase tersebut menandakan bahwa hakim agama hanya merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia sebagai rujukan atau sumber utama dalam memutus perkara. Tidak lagi melakukan ijtihad dengan mencari dasar dalam kitab fikih, dengan demikian bahwa hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan dalam memeriksa, mengadili dan memutus perkara menganut teori hukum positivisme, dimana hakim dalam melakukan pertimbangan terfokus pada peraturan perundang-undangan.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

Perceraian Anggota Polri (Studi atas Peraturan kapolri Nomor 9 Tahun 2010 dan Implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan )

Perceraian Anggota Polri (Studi atas Peraturan kapolri Nomor 9 Tahun 2010 dan Implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan )

Skripsi ini membahas pengaturan perkawinan dalam masalah perceraian yang berlaku khusus bagi anggota Polri serta bagaimana implementasinya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perceraian anggota polri yang diajukan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, mengetahui faktor penyebab perceraian dan bagaimana penyelesaian perkara yang diajukan tersebut. Skripsi ini menggunakan metode penggabungan dari penelitian normative dan penelitian empiris, dengan pendekatan studi deskriptif kualitatif. Sumber data primer berupa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan selama tahun 2013 yang sudah berkekuatan tetap (incraht) berkaitan dengan perceraian anggota polri, baik cerai talak ataupun cerai gugat. Selanjutnya setelah data terkumpul, penulis mengklasifikasikan yang kemudian diolah dan dilengkapi dengan metode deskriptif analitis. Dan teknik penulisannya berdasarkan pedoman penulisan skripsi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kesimpulan bahwa ada 2 bentuk perceraian yang diajukan anggota Polri pada Pengadilan Agama Jakarta selatan yakni : (a) cerai talak sebanyak 3 perkara dan (b) cerai gugat sebanyak 9 perkara. Yang menjadi faktor utama terjadinya perceraian yaitu perselisihan atau pertengkaran terus menerus dan faktor kedua adalah tidak memberi nafkah atau kebutuhan ekonomi. Tidak ada satu perkarapun yang ditolak (NO) oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan padat ahun 2013, akan tetapi terdapat 1 putusan yang dicoret dari register, 3 putusan yang dicabut oleh para pihak, dan sebanyak 8 putusan yang dikabulkan oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

Penetapan wasiat wajibah bagi anak angkat (analisis putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan nomor 171/Pdt.P/209/PA.JS)

Penetapan wasiat wajibah bagi anak angkat (analisis putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan nomor 171/Pdt.P/209/PA.JS)

Menurut ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak semua surat kuasa bisa dipergunakan untuk beracara di sidang pengadilan, seperti surat kuasa umum. Surat Kuasa umum ini diatur dalam pasal 1795 BW. Kuasa ini mengandung isi dan tujuan untuk melakukan tindakan-tindakan pengurusan harta kekayaan pemberi kuasa, dengan tugas utama adalah mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan harta kekayaan tersebut. Jadi titik berat kuasa umum hanya meliputi perbuatan pengurusan yang lazim disebut “ Beherder atau Management ” 80 . Oleh sebab itu ditinjau dari segi hukum, surat kuasa umum tidak
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Alasan Pemberian Izin Poligami di PEngadilan Agama Jakarta Selatan (Studi Putusan di PEngadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2013)

Alasan Pemberian Izin Poligami di PEngadilan Agama Jakarta Selatan (Studi Putusan di PEngadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2013)

suami boleh memiliki istri lebih dari satu, karena dalam agama Islam seseorang laki-laki dibolehkan mengawini lebih dari satu tetapi dibatasi hanya sampai empat orang istri. Akan tetapi kebolehannya tersebut memiliki syarat yaitu berlaku adil antara perempuan-perempuan itu, baik dari nafkah atau gilirannya. Para Imam di atas juga memberikan saran, apabila tidak bisa berlaku adil, hendaknya beristri satu saja itu jauh lebih baik. Para Ulama Ahli Sunnah juga telah sepakat, bahwa apabila seorang suami mempunyai istri lebih dari empat maka hukumnya haram. Dan perkawinan yang kelima dan seterusnya dianggap batal dan tidak sah, kecuali suami telah menceraikan salah seorang istri yang empat itu dan telah habis pula masa iddah-nya. Dalam masalah membatasi istri empat orang saja, Imam Syafi‟i berpendapat
Baca lebih lanjut

154 Baca lebih lajut

Mandul Sebagai Alasan Izin Poligami (Analisa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0023/Pdt.G/2014/PA.JS)

Mandul Sebagai Alasan Izin Poligami (Analisa putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0023/Pdt.G/2014/PA.JS)

Pada tahun 1976, gedung kantor cabang Pengadilan Agama Jakarta Selatan pindah ke blok D Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan menempati serambi Masjid Syarief Hidayatullah dan sebutan kantor cabang pun dihilangkan menjadi Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kemudian diangkat pula beberapa hakim honorer yang di antaranya adalah H. Ichtijanto, S.A., S.H. Penunjukan tempat tersebut atas inisiatif kepala Kandepag Jakarta Selatan yang waktu itu dijabat pula oleh Drs. H. Muhdi Yasin. Seiring dengan perkembangan tersebut, diangkat pula 8 karyawan untuk menangani tugas-tugas kepaniteraan yaitu, Ilyas Hasbullah, Hasan Jauhari, Sukandi, Saimin, Tuwon Haryanto, Fathullah AN., Hasan Mughni, dan Imron. Keadaan penempatan kantor di serambi Masjid tersebut, bertahan hingga tahun 1979. 7
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

Realisasi Pelaksanaan Nafkah Iddah Dalam Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2012

Realisasi Pelaksanaan Nafkah Iddah Dalam Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2012

Kemudian Pengadilan Agama langsung menentukan PHS (Penentuan Hari Sidang), akan tetapi para pihak tidak menghadap mengikuti sidang yang telah ditentukan oleh Pengadilan Agama. Dengan demikan pelaksanaan siding ikrar talak akan menunggu pihak suami melapor ke Pengadilan Agama bahwa pihak suami telah mampu untuk membayar nafkah iddah dengan jangka waktu enam bulan dari penetapan hari siding ikrar talak. Akan tetapi setelah berjalannya waktu dan mendekati enam bulan ternyata pihak suami belum juga melapor dan belum membayar nafkah iddah, maka pihak istri melakukan kesepakatan yang intinya pembayaran nafkah iddah dilakukan setelah sidang ikrar talak. 4 Setelah ada kesepakatan tersebut pihak suami melapor ke Pengadilan Agama untuk sidang ikrar talak. Sehingga Pengadilan Agama langsung membuat PHS (Penentuan Hari sidang) ikrar talak, yaitu 1 hari sebelum masa enam bulan habis, sesuai dalam ketentuan pasal 70 ayat 6 Undang-undang No.7 Tahun 1989 yang membatasi 6 bulan sebagai berikut: “ jika suami dalam tenggang waktu enam bulansejak
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Perselingkuhan Melalui Facebook dan Sms Penyebab Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan)

Perselingkuhan Melalui Facebook dan Sms Penyebab Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan)

Kemudian berinteraksi melalui media sosial memang tak perlu di ragukan lagi. Di jaman sekarang, semua bisa dilakukan melalui jejaring internet. Namun, dibalik segala keuntungan yang sudah di rasakan oleh siapa saja, ternyata ada juga beberapa pihak yang merasa bahwa media sosial seperti facebook memberikan efek buruk bagi hubungan suami istri. Kasus perceraian oleh istri yang terlebih dahulu mengajukan berkas cerai ke Pengadilan Agama (PA). Penyebabnya adalah perselingkuhan melalui facebook. Sebagian besar usia perkawinan yang mengajukan berkas cerai masih berumur 2-6 tahun. Banyak yang menganggap bahwa facebook dan media sosial lainnya bisa menyebabkan rusaknyaa hubungan seseorang, penculikan, pemerkosaan, hamil di luar nikah dan hal buruk lainnya. Padahal facebook dan situs jejaring
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Penyelesaian penceraian dan harta bersama (studi kasus pengadilan agama Jakarta Selatan)

Penyelesaian penceraian dan harta bersama (studi kasus pengadilan agama Jakarta Selatan)

sebagai penggugat dengan suami sebagai tergugat. Oleh karena itu segala ketentuan yang diperbolehkan hukum acara dalam berperkara secara partai, berlaku sepenuhnya dalam formulasi gugatan perceraian. Apalagi jika gugatan cerai gugat dihubungkan dengan pasal 86 undang-undang mo. 7 tahun 1989 tentang peradilan agama, yang memperbolehkan gugatan perceraian digabung bersama sekaligus dengan gugatan penguasaan anak, nafkah dan pembagian harta bersama, seluruh hal-hal yang berkenaan dengan gugat provinsi, CB dan petitum yang meminta puttusan dpat dijalankan lebih dulu, dapat dirumuskan dalam surat gugatan, yang penting harus diingat jangan sampai gugatan mengadung cacat anscur libel. Untuk itu formulasi gugat harus disusun secara sistematik dengan cara menempatkan gugatan cerai talak sebagai pokok utama dan gugat yang lain sebagai guagat assessor yang menempel kepada gugatan pokok.
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

Tingkat cerai gugat di Jakarta : studi pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2006-2008

Tingkat cerai gugat di Jakarta : studi pada Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2006-2008

melakukan perceraian harus ada cukup alasan, bahwa antara suami istri itu tidak akan dapat hidup rukun sebagai suami-istri. Dalam pasal 116 Kompilasi Hukum Islam (KHI) pun disebutkan, bahwa percerain dapat terjadi karena alasan atau alasan-alasan sebagai berikut: (a). Salah satu pihak berbuat zina, (b). Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama dua tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain di luar kemampuannya, (c). Salah satu pihak mendapat hukuman penjara lima tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung, (d). Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak lain, (e). Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami atau istri, (f). Antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga, (g). Suami melanggar taklik-talak, dan (h). Peralihan agama atau murtad yang menyebabkan terjadinya ketidakrukunan dalam rumah tangga. Dari pernyataan di atas, maka penulis pun tertarik untuk meneliti atau menganalisa tentang faktor-faktor penyebab terjadinya cerai gugat dan tentang angka cerai gugat itu sendiri yang terjadi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

surat pemberitahuan nip kpe

surat pemberitahuan nip kpe

Pengadilan Tinggi Jakarta Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Pengadilan Negeri Jakarta Timur Pengadilan Negeri Jakarta Utara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Pengadilan Agama Jakarta Pusat Pengadilan Agama Jakarta Timur Pengadilan Agama Jakarta Utara Pengadilan Agama Jakarta Barat Pengadilan Agama Jakarta Selatan

4 Baca lebih lajut

Batasan hakim pengadilan agama dalam berijtihad di wilayah Yurisdiksi penagadilan tinggi agama Jakarta

Batasan hakim pengadilan agama dalam berijtihad di wilayah Yurisdiksi penagadilan tinggi agama Jakarta

Gedung ini diresmikan dan ditempati pada tanggal 1 Maret 2004, kantor baru ini dibangun atas prakarsa Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan terdiri atas tiga lantai dan 16 ruangan; 9 ruang kerja; 3 ruang sidang; satu mushalla dan 3 toilet pada tiap lantai. Sebelah kanan kantor terdapat lapangan yang biasanya digunakan untuk tempat parkir kendaraan dan juga digunakan untuk senam aerobik pada setiap hari jumat yang dilaksanakan pada pagi hari. Dengan keadaan kantor yang seperti demikian dapat menampung jumlah karyawam kurang lebih 60 orang.

Baca lebih lajut

MEMORI KASASI  yang didasarkan (1)

MEMORI KASASI yang didasarkan (1)

Tuhanan Yang Maha Esa tidak mungkin dapat tercapai lagi.”----------------------------------------------------------------------------------------------------- Dalam hal ini Pemohon Kasasi menolak, menyangkal dan tidak sependapat dengan pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama Jakarta tersebut di atas. Pemohon Kasasi berpendapat bahwa tidak ada fakta-fakta dan bukti yang mendukung pertimbangan majelis hakim Penngadilan Negeri Jakarta Timur Jika Pemohon Kasasi/ Pembanding dan Termohon Kasasi/Terbanding telah lama terjadi
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

TINJAUAN KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PP NO

TINJAUAN KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PP NO

 Dengan demikian maka kedudukan dan fungsi KUA sebagai BP4 dalam kaitannya dengan masalah konsultasi permasalahan rumah tangga atau sebagai badan pelestarian perkawinan kurang maksimal. Penulis mempunyai pandangan bahwa perlu adanya pengkajian ulang masalah pentingnya komunikasi terlebih dahulu dengan pegawai BP4 dalam menyelesaikan masalah yang sedang dialami masyarakat terkait perceraian sebelum perkaranya dibawa ke Pengadilan Agama. Karena disamping masyarakat akan mendapatkan penasehatan perkawinan, alur perceraian yang ada dalam masyarakat juga semakin jelas. Sehingga pihak KUA akan lebih banyak mengetahui kondisi rumah tangga masyakatnya meskipun tidak ada pemberitahuan perceraian setelah diputuskan oleh Pengadilan Agama.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Nusyuz sebagai alasan perceraian

Nusyuz sebagai alasan perceraian

Menimbang, bahwa terhadap bukti surat P yang berupa fotokoi Kutipan Akta Nikah Nomor 32/32/I/2005, tanggal 12 Januari 2005 yang dikeluarkan oelh Kantor Urusan Agama Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang telah bermaterai cukup dan telah dicocokkan dengan aslinya, buku mana adalah surat yang dibuat dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan dalam surat tersebut memuat tentang telah terjadinya akad nikah antara pemohon dan termohon. Dengan demikian majelis hakim menilai bahwa bukti P adalah akta autentik, yang telah memenuhi syarat formil dayarat materil, sehingga berdsarkan pasal 165 HIR Jo, Pasal 285 Rbg, alat bukti tersebut kekuatan pembuktiannya sempurna dan mengikat, serta sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam bahwa akata nikah adalah satu-satunya bukti tentang sahnya suatu perkawinan.
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

Penyelesaian perkara prodeo di pengadilan agama Jakarta Timur

Penyelesaian perkara prodeo di pengadilan agama Jakarta Timur

Pada periode ini penyelesaian perkara-perkara antar penduduk yang beragama Islam dilakukan melalui tahkim yakni para pihak yang berperkara secara sukarela menyerahkan perkara mereka kepada seorang ahli agama baik faqih, ulama atau mubalig untuk diselesaikan dengan ketentuan bahwa kedua pihak yang bersengketa akan mematuhi putusan yang diberikan ahli agama itu. Periode selanjutnya disebut periode Tauliyah Ahl al Halli wa al Aqd. Periode ini dapat dilihat ketika pemerintah Hindia Belanda mulai menyerahkan sebagian wewenang peradilan kepada sultan-sultan atau raja. Periode berikutnya disebut periode Tauliyah dari Imam. Pada periode ini para hakim pelaksana Peradilan diangkat oleh sultan atau imam atau wali al amr. 23 2. Periode tahun 1882 sampai dengan tahun 1937
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Semua biaya yang diperlukan dalam rangka pembentukan dan pengadaan sarana dan prasarana Pengadilan Hak Asasi Manusia pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Negeri Surabaya, Pengadilan Negeri Medan, dan Pengadilan Negeri Makassar dibebankan pada anggaran Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia.

Baca lebih lajut

Edisi I

Edisi I

Kamis, (20/6/2013) Pengadilan Agama Muara Bulian kedatangan team Biro Perlengkapan Mahkamah Agung RI (MA-RI), team ini dip- impin oleh Denhar, SH (Kasub. Bag Bimbingan dan Monitoring A Biro Perlengkapan BUA MA- RI), Andi Nur Hasbi Alauddin, SE, MH (Staf Biro Perlengkapan BUA MA- RI) dan Gusnadi Susanto (Staf Biro Perlengkapan BUA MA- RI) dengan didampingi oleh Wakil Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jambi Meiradinata, S. Ag. Kedatangan team biro perlengkapan MA-RI ini dalam rangka kegiatan monitoring pembangu- nan gedung kantor/rumah dinas, pengadaan tanah, dan monitoring barang milik negara pada Pengadilan Agama/ Negeri di provinsi Jambi, sesuai dengan surat tugas nomor : 118/BUA.4/ST/ VI/2013 tertanggal 04 Juni 2013 dan PA Muara Bulian merupakan salah satu Instansi Mahkamah Agung yang sedang melakukan pembangunan ge- dung tahap III (inishing).
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...