Pengayuh Becak Lansia

Top PDF Pengayuh Becak Lansia:

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Etos Kerja Pengayuh Becak Lansia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup” (Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember) adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi manapun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

17 Baca lebih lajut

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP( Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember)

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP( Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember)

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Etos Kerja Pengayuh Becak Lansia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup” (Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember) adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi manapun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

17 Baca lebih lajut

Etos Kerja Pengayuh Becak Lansia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup di Jalan Jawa Raya, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember

Etos Kerja Pengayuh Becak Lansia Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup di Jalan Jawa Raya, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember

Dengan adanya permasalahan kemiskinan menyebabkan masyarakat tidak bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, sehingga mereka tidak tertampung di sektor formal dan mereka melakukan pekerjaan di sektor informal seperti pengayuh becak khususnya lansia yang masih tetap bekerja bertahan untuk mendapatkan penghasilan yang nantinya digunakan untuk kebutuhan hidup. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis “Etos kerja pengayuh becak lansia dalam memenuhi kebutuhan hidup. Jenis penelitian yang penulis gunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif, penelitian tersebut digunakan untuk pengkajian selanjutnya dengan metode penentuan informan yang digunakan oleh peneliti adalah metode purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini ialah pengumpulan data mentah, transkrip data, penyimpulan data sementara, triangulasi, pembuatan koding, kategorisasi data, penyimpulan akhir. Hasil analisis mendiskripsikan bahwa pengayuh becak lansia melakukan pekerjaanya dengan semangat kerja keras yang dimilikinya tanpa mengenal waktu demi memenuhi kebutuhan hidup.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP (Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember)

ETOS KERJA PENGAYUH BECAK LANSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP (Studi Deskriptif di Jalan Jawa Raya Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember)

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik maupun demografi dan etos kerja pengayuh becak lansia, yang kemudian dapat diketahui bagaimana lansia tersebut tetap bersemangat. Kelompok sasaran dalam penelitian ini adalah lansia yang berusia 60 tahun keatas yang bekerja sebagai pengayuh becak dan pekerjaan ini merupakan pekerjaan pokoknya. Dipilihnya lansia ini karena melihat usaha mereka tetap bekerja di usianya yang tidak lagi muda dan usia yang tidak seharusnya lagi bekerja namun mereka tetap bekerja, kemudian factor menarik lainnya adalah pekerjaan yang mereka geluti adalah pekerjaan yang berat yaitu sebagai pengayuh becak. Melihat keadaan saat ini, pekerjaan sebagai pengayuh becak adalah pekerjaan sektor informal yang tidak lagi menjanjikan karena sekarang ini sudah banyak masyarakat yang mempunyai kendaraan sendiri, dan hal ini mengakibatkan berkurangnya penumpang becak.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KESEPIAN LANSIA | Karya Tulis Ilmiah KESEPIAN LANSIA

KESEPIAN LANSIA | Karya Tulis Ilmiah KESEPIAN LANSIA

Menurut Masdani (1998) orang dikatakan lanjut usia apabila telah berumur 60 tahun keatas. Pada masa ini lansia akan mengalami proses penuaan atau aging yang merupakan suatu proses dinamis sebagai akibat dari perubahan sel, perubahan fisiologis, dan perubahan psikologis (Afida, 1996). Sehingga dalam masyarakat masa tua sering diidentikan dengan masa penurunan dan ketidakberdayaan. Mereka beranggapan bahwa masa tua itu tidak berguna, lemah, tidak memiliki semangat hidup, pelupa, penyakitan, dilupakan keluarga, dan sebagainya. Padahal dengan beberapa penurunan yang dialami, orang yang sudah tua (lansia) pemenuhan kebutuhannya akan sangat bergantung pada bantuan orang lain ( Hurlock, 1980).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Pada awal mulanya becak merupakan sebuah kendaraan yang berasal Jepang yang ditarik dengan menggunakan tenaga manusia. Kemunculan becak berawal pada Tahun 1869 ketika Jonathan Goble, seorang pria Amerika yang menjabat sebagai pembantu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jepang, berjalan - jalan menikmati pemandangan Kota Yokohama. berpikir membuat kendaraan untuk istrinya yang lumpuh, Eliza Weeks. Dia pun mulai menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Rancangan tersebut ia kirimkan kepada sahabatnya, Frank Pollay. Pollay membuatnya sesuai rancangan Goble lalu membawanya ke seorang pandai besi bernama Obadiah Wheeler. Sehingga Jadilah becak. Orang-orang Jepang yang melihat kendaraan pribadi yang ditarik manusia itu, menamakannya "Jinrikisha" ( 人力車 , 人 jin = orang, 力 riki = tenaga, 車 sha = kendaraan), yang berarti "kendaraan tenaga manusia". (id.wikibooks.org/wiki/profil_Becak_di_Indonesia/Asal –muasal_becak).
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP TINGKAT KESEGARAN KARDIORESPIRATORI PENARIK BECAK KAYUH DAN PENARIK BECAK MOTOR

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP TINGKAT KESEGARAN KARDIORESPIRATORI PENARIK BECAK KAYUH DAN PENARIK BECAK MOTOR

Berdasarkan jenis becak yang digunakan terdapat dua jenis penarik becak, yaitu penarik becak kayuh dan penarik becak motor. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Hukmawati tahun 2009 dengan judul komunitas becak motor sebagai potret perubahan sosial, menunjukkan bahwa salah satu faktor pendorong penarik becak merubah becaknya menjadi motor adalah faktor tuntutan zaman (Hukmawati, 2009). Dengan perubahan tersebut maka terdapat perbedaan aktivitas fisik yang dilakukan, dengan perbedaan aktivitas fisik maka sistem kardiorespiratori menjadi terpengaruhi. Dari hasil penelitian pendahaluan yang telah dilakukan penarik becak paling banyak terdapat dikawasan pasar besar Malang dan Malang Plaza yang berjumlah 250 penarik becak motor dan 100 penarik becak kayuh.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI HAZARD DI PASAR TRADISIONAL (1)

IDENTIFIKASI HAZARD DI PASAR TRADISIONAL (1)

Risiko terserempet atau bahkan tertabrak kereta api yang melintas, karena jaraknya sangat dekat antara lokasi berjualan/ lokasi becak dengan rela kereta api 4 4 16 4.. Tukang becak mem[r]

2 Baca lebih lajut

KESEPIAN LANSIA | Karya Tulis Ilmiah

KESEPIAN LANSIA | Karya Tulis Ilmiah

Dengan latar belakang permasalahan tersebut maka peneliti tertarik untuk mengetahui perbedaan kesepian pada lansia yang tinggal bersama keluarga dirumah sendiri, lansia yang tinggal bersama keluarga dirumah anak, dan lansia yang tinggal dipanti jompo.

4 Baca lebih lajut

UNDANGAN BAK BECAK SAMPAH

UNDANGAN BAK BECAK SAMPAH

KARYA CINTA BIMA Di: Tempat Sehubungan dengan Evaluasi Pelelangan Sederhana Pengadaan Barang/Jasa pada Dinas Kebersihan Kota Medan Tahun Anggaran 2016 Pengadaan Bak Becak Sampah, maka [r]

1 Baca lebih lajut

Pengumuman Pemenang   Becak Barang

Pengumuman Pemenang Becak Barang

250,000,000.00 2016 maka Pokja Pengadaan Barang/Jasa Pada Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun Anggaran 2016 mengumumkan Paket tersebut di atas dengan rinc[r]

1 Baca lebih lajut

PENGUMUMAN Becak sampah BLH

PENGUMUMAN Becak sampah BLH

Sehubungan dengan pekerjaan pengadaan becak sampah, berdasarkan penetapan pemenang pelelangan Nomor 027/15/PPBJ/BLH/2012, tanggal 09 Maret 2012, serta mempertimbangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 atas perubahan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa Pemeritah.

1 Baca lebih lajut

ANALISIS KELAIKAN DAN KEBUTUHAN BECAK MOTORDI YOGYAKARTA ANALISIS KELAIKAN DAN KEBUTUHAN BECAK MOTOR DI YOGYAKARTA.

ANALISIS KELAIKAN DAN KEBUTUHAN BECAK MOTORDI YOGYAKARTA ANALISIS KELAIKAN DAN KEBUTUHAN BECAK MOTOR DI YOGYAKARTA.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kelaikan dan faktor- faktor yang membuat kendaraan ini tetap beroperasi dan digunakan oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan solusi bagi masyarakat di berbagai pihak di kota Yogyakarta dan sekitarnya. Metode penelitian yang dipakai adalah pengambilan data dengan wawancara kepada pihak-pihak masyarakat (pengguna, non pengguna atau pengguna jalan dan juga tukang becak motor). Observasi (pengamatan) dilakukan untuk mengetahui tingkat persebaran dan pertumbuhan populasi becak motor serta mengamati tingkat keamanan dan kelengkapan becak motor. Studi literatur sebagai bahan pembanding kelaikan becak motor, sesuai dengan standar kelaikan kendaraan bermotor.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Tinjauan Kondisi Sosial Ekonomi Penarik Becak di Lingkungan Universitas Sumatera Utara

Tinjauan Kondisi Sosial Ekonomi Penarik Becak di Lingkungan Universitas Sumatera Utara

Medan: Universitas Sumatera Utara repository.usu.ac.id Tasrum, Abdyaskar 2013 Strategi Adaptif Tukang Becak Dalam Bertahan Hidup Studi Kasus Pada Komunitas Tukang Becak di Kota Palop[r]

6 Baca lebih lajut

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penarik becak dalam mempertahankan profesinya sebagai penarik becak BSA. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, pengamatan, serta studi kepustakaan.

8 Baca lebih lajut

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penarik becak BSA menggunakan strategi adaptasi untuk mempertahankan eksitensinya. Ada beberapa strategi yang digunakan diantaranya memodifikasi tampilan becak, pembuatan suku cadang sendiri melalui proses pembubutan, memanfaatkan jaringan sosial, dan melakukan strategi adaptasi ekonomi yaitu melakukan pekerjaan sambilan dan menambah jam kerja.

1 Baca lebih lajut

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Tujuan dari pengembangan becak vespa ini adalah untuk memuaskan penumpang dan meningkatkan persaingan sesama becak dalam menjaring penumpang. Becak vespa saat ini bagian luarnya lebih ramping tetapi bagian kabinnya tetap terasa lapang. Pada awalnya, vespa yang digunakan untuk becak adalah model piaggio (buatan Italia) karena berhubung vespa tipe piaggio semakin langka, maka vespa jenis PX pun akhirnya menjadi alternatif pilihan lainnya. Adapun becak jenis lain, seperti Honda, Yamaha, Suzuki tidak mendapat respon positif di kota ini. Becak ini dapat mengangkut dua orang penumpang, dan terkadang bisa mengangkut sampai dengan enam orang, dimana dua atau tiga orang penumpang duduk di kabin dan dua orang duduk di boncengan vespa.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Strategi Adaptasi Penarik Becak Siantar (Studi Kasus Pada Penarik Becak di Kecamatan Siantar Utara)

Bertambahnya para penarik becak memunculkan organisasi - organisasi paguyuban tukang becak seperti CV Cinta Maju, Firma Gabe Mas (Gabungan Becak Motor Siantar), CV Karbevsi (Karyawan Becak Veteran Siantar Simalungun), CV Gabe Mas, CV BPM (Badan Persatuan Becak Mesin), PRIBUMI, dan GASKORO. Biasanya tukang becak akan meletakkan nama organisasi yang mewadahi di selembar plat besi dan digantung dibawah bak penumpang. Organisasi - organisasi ini menjadi media interaksi sosial sesama penarik becak.

11 Baca lebih lajut

Show all 4253 documents...

Related subjects