Pengetahuan Antibiotik

Top PDF Pengetahuan Antibiotik:

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK TERHADAP PENGETAHUAN ANTIBIOTIK DAN PENATALAKSANAAN ALERGI ANTIBIOTIK DI KLINIK BEDAH MULUT FKG USU 2015

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK TERHADAP PENGETAHUAN ANTIBIOTIK DAN PENATALAKSANAAN ALERGI ANTIBIOTIK DI KLINIK BEDAH MULUT FKG USU 2015

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Digunakan untuk peradangan karena staphylokokus jika antibiotik lain tidak dapat digunakan 10 23,8 23,8 23,8 Digunakan un[r]

32 Baca lebih lajut

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KECAMATAN PRINGKUKU KABUPATEN  Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KECAMATAN PRINGKUKU KABUPATEN Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui tingkat pengetahuan antibiotik pada masyarakat Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan . Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden 96 orang. Data untuk menggambarkan tingkat pengetahuan disajikan dalam bentuk persentase (%) dengan kategorisasi (baik, cukup, kurang dan tidak baik). Analisis data yang digunakan adalah uji Spearman.

11 Baca lebih lajut

EVALUASI PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA TENAGA KESEHATAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH  Evaluasi Peengetahuan Tentang Antibiotik Pada Tenaga Kesehatan Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

EVALUASI PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA TENAGA KESEHATAN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH Evaluasi Peengetahuan Tentang Antibiotik Pada Tenaga Kesehatan Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Penelitian ini merupakan penelitian observasional (non eksperimental) dengan menggunakan metode deskriptif. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dengan subyek penelitian adalah tenaga kesehatan meliputi tenaga kefarmasian (18 responden) dan tenaga keperawatan (60 responden). Aspek penentuan tingkat pengetahuan antibiotik pada tenaga kefarmasian meliputi efek samping, waktu pemberian, penggolongan, kontraindikasi, rekonstitusi, penyimpanan (tempat), penyimpanan (stabilitas lama waktu yang digunakan), resistensi, rute pemberian, penyimpanan (suhu), spektrum, penyimpanan (waktu kadaluarsa) dan dosis. Sedangkan penentuan tingkat pengetahuan tentang antibiotik pada tenaga keperawatan meliputi resistensi, dosis, waktu pemberian, efek samping, rute pemberian, proses keperawatan (intervensi keperawatan), spektrum, penyimpanan (stabilitas lama waktu digunakan), penyimpanan (suhu), penyimpanan (waktu kadaluarsa), rekonstitusi, proses keperawatan (pengkajian keperawatan) dan penggolongan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian dengan kategori baik sebanyak (100%) dan tingkat pengetahuan tenaga keperawatan dengan kategori baik sebanyak (81,67%), kategori cukup sebanyak (18,33%).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EVALUASI PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT X  Evaluasi Peengetahuan Tentang Antibiotik Pada Tenaga Kesehatan Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

EVALUASI PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT X Evaluasi Peengetahuan Tentang Antibiotik Pada Tenaga Kesehatan Di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Berdasarkan Tabel 4 rata-rata skor tingkat pengetahuan tentang antibiotik dari beberapa aspek penentu tingkat pengetahuan pada perawat, terdapat tiga aspek terendah setelah dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu aspek tentang pengetahuan antibiotik terkait dengan resistensi dengan rata- rata skor (1,67), penyimpanan antibiotik terkait suhu dengan rata-rata skor (2,83) dan aspek penyimpanan terkait stabilitas lama waktu digunakan dengan aspek proses keperawatan terkait pengkajian keperawatan memiliki hasil rata-rata skor yang sama yaitu masing-masing sebanyak (3,3). Resistensi terhadap antibiotik, terjadi jika suatu bakteri resisten terhadap antibiotik, maka organisme itu akan terus bertambah meskipun telah dilakukan pemberian obat antibakterial (Kee and Hayes, 1994). Penggunaan antibiotik yang kurang tepat dimana pemakaiannya terlalu singkat atau terlalu lama merupakan salah satu faktor yang mendukung terjadinya resistensi. Selain itu, perilaku hidup tidak sehat terutama bagi tenaga kesehatan, misalnya tidak mencuci tangan setelah memeriksa pasien atau desinfeksi alat-alat yang akan dipakai untuk memeriksa pasien juga merupakan faktor yang mendukung terjadinya resistensi (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2011a). Pemberian obat menjadi salah satu tugas perawat yang paling penting. perawat merupakan mata
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KECAMATAN X KABUPATEN X  Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KECAMATAN X KABUPATEN X Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

Korelasi antara pekerjaan dengan tingkat pengetahuan antibiotik menunjukkan bahwa guru mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dibandingkan dengan kategori pekerjaan yang lain. Sesuai dengan tabel 6., seseorang yang berprofesi sebagai guru dan pegawai mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi dibandingkan dengan orang yang berprofesi sebagai wirausaha, ibu rumah tangga, nelayan, buruh dan petani. Guru merupakan mediator pendidikan di sekolah yang memberikan bimbingan belajar untuk meningkatkan kemampuan belajar pada muridnya, sehingga selain memahami materi juga mengaplikasikan materi terebut. Memahami merupakan kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan mengintepretasikannya, sedangakan aplikasi merupakan kemampuan untuk menggunakan suatu materi yang telah dipelajari (Notoatmodjo a , 2003). Selain itu, profesi seseorang akan berpengaruh pada tingkat penghasilan seseorang. Menurut Notoatmodjo b (2003), Jika seseorang mempunyai penghasilan yang cukup besar, maka dia akan mampu untuk menyediakan atau membeli fasilitas-fasilitas sumber informasi. Pada kategori pekerjaan, guru dan pegawai memiliki penghasilan yang cukup, sehingga mempunyai kemungkinan yang paling besar untuk mendapatkan sumber informasi. Hasil dari korelasi pekerjaan dengan tingkat pengetahuan tentang antibiotik menggunakan uji Spearman didapatkan nilai significance 0,764 (>0,05) yang menunujukkan korelasi pekerjaan dengan tingkat pengetahuan tentang antibiotik tidak bermakna, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan tingkat pengetahuan tentang antibiotik.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

PENDAHULUAN Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik Pada Masyarakat Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan.

Usaha untuk meminimalisir resistensi antibiotik meliputi diantaranya mendidik masyarakat tentang pengetahuan antibiotik. Beberapa negara telah melakukan kampanye nasional untuk mengubah kesalahpahaman masyarakat terkait pengetahuan antibiotik, dan untuk mempromosikan penggunaan antibiotik yang sesuai serta mencegah perkembangan resistensi antibiotik (Sun et al ., 2011). Pemahaman pengetahuan pasien dan sikap terhadap penggunaan antibiotik akan memfasilitasi komunikasi antara dokter dan pasien. Hal ini tentunya menjadi media untuk mendidik pasien dan masyarakat umum tentang penggunaan antibiotik yang benar (Eng et al. , 2003).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Tingkat Pengetahuan Mayarakat terhadap Pengetahuan Antibiotik di Kelurahan Sukamaju Kecamatan Medan Johor Kotamadya Medan.Jurnal.. Medan: Fakultas Kedokteran USU.[r]

4 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

resisten (termasuk bakteri, virus, dan beberapa parasit) mampu menahan serangan obat antimikroba, seperti antibiotik, antivirus, dan lainnya, sehingga standar pengobatan menjadi tidak efektif dan infeksi tetap persisten dan mungkin menyebar (Goodman Gillman, 2005). Resistensi antibiotik merupakan konsekuensi dari penggunaan antibiotik yang salah, dan perkembangan dari suatu mikroorganisme itu sendiri, bisa jadi karena adanya mutasi atau gen resistensi yang didapat.Ketidaktepatan serta ketidakrasionalan penggunaanantibiotik merupakan penyebab paling utama menyebarnya mikroorganismeresisten. Contohnya, pada pasien yang tidak mengkonsumsi antibiotik yang telahdiresepkan oleh dokternya, atau ketika kualitas antibiotik yang diberikan buruk (WHO., 2012).
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

UJI KEPEKAAN (SENSITIVITY TEST) BAKTERI PENYEBAB MASTITIS PADA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DIBEBERAPA KECAMATAN KABUPATEN BANYUWANGI TERHADAP ANTIBIOTIK AMPISILIN, OKSITETRASIKLIN DAN SULFAMETOKSAZOL.

UJI KEPEKAAN (SENSITIVITY TEST) BAKTERI PENYEBAB MASTITIS PADA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DIBEBERAPA KECAMATAN KABUPATEN BANYUWANGI TERHADAP ANTIBIOTIK AMPISILIN, OKSITETRASIKLIN DAN SULFAMETOKSAZOL.

Skripsi yang berjudul “Uji Kepekaan (Sensitivity Test) Bakteri Penyebab Mastitis pada Kambing Peranakan Etawa (PE) di Beberapa Kecamatan Kabupaten Banyuwangi terhadap Antibiotik Ampisilin, Oksitetrasiklin, dan Sulfametoksaszol” disusun berdasarkan hasil penelitian salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Melalui kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada :

33 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Antibiotik - Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Terhadap Antibiotik Dan Penatalaksanaan Alergi Antibiotik Di Klinik Bedah Mulut Fkg Usu 2015

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Antibiotik - Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Terhadap Antibiotik Dan Penatalaksanaan Alergi Antibiotik Di Klinik Bedah Mulut Fkg Usu 2015

Yang termasuk kelompok linkomisin adalah linkomisinyang diisolasi dari Streptomises linkolnesisdan senyawa sintesis parsial turunanya yaitu klindamisin. Kelompok linkomisin mempunyai spektrum kerja yang mirip antara yang satu dengan yang lain, mekanisme kerjanya sama dengan antibiotik makrolida, sedangkan kerja klindamisin 2-10 kali lebih besar dari intensitas kerja linkomisin. Yang penting adalah kemampuan difusinya yang baik dalam tulang. Linkomisin dan klindamisin digunakan untuk peradangan karena stafilokokus jika antibiotik lain tidak dapat digunakan dan berguna pada peradangan karena bakteri anaerob. 10 Selain itu, klindamisin digunakan untuk pasien yang alergi dengan penisilin atau terjadi kegagalan pengobatan dengan penisilin. 15
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap  Penggunaan Antibiotik Di Puskesmas Padang  Bulan Medan

Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik Di Puskesmas Padang Bulan Medan

Menurut International Journal of Infection Control, (2013) dalam banyak negera berkembang, antibiotik tersedia tanpa resep sehingga individu menggunakan antibiotik dengan sewenang-wenang. Antibiotik digunakan dengan dosis yang tidak tepat, tidak tepat indikasi, cara pemberian dengan interval waktu yang tidak tepat, dan lama pemakaian yang tidak tepat. The Center for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat menyebutkan terdapat 50 juta resep antibiotik yang tidak diperlukan (unnescecery prescribing) dari 150 juta resep setiap tahun (Akalin, 2002). Munculnya resistensi antibiotik telah menjadi masalah global kesehatan masyarakat dalam beberapa dekade terakhir. Studi di Eropa menunjukkan bahwa resisten terhadap antibiotik meningkat dengan peningkatan konsumsinya, yang dapat didorong oleh penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan pendidikan yang tidak memadai (Lim dan Teh, 2012). Orang yang terinfeksi dengan organisme resisten antibiotik lebih sering masuk rumah sakit dan membutuhkan pengobatan dengan obat lini kedua atau ketiga yang mungkin kurang efektif , lebih toksik dan biayanya tinggi (Sun et al, 2011).
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik pada Pengunjung Apotek di Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

PENDAHULUAN Tingkat Pengetahuan Tentang Antibiotik pada Pengunjung Apotek di Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

Penelitian di Yogyakarta menunjukkan pembelian antibiotik tanpa resep dokteradalah (7%). Amoksisilin merupakan antibiotik paling banyak dibeli secara swamedikasi atau sebesar (77%) selain ampisilin, tetrasiklin, fradiomisin-gramisidin, dan ciprofloksasin. Antibiotika tersebut rata-rata dibeli untuk mengobati gejala flu, demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan gejala sakit ringan lainnya dengan lama penggunaan sebagian besar kurang dari lima hari (Widayati et al, 2011).

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK GOLONGAN PENISILIN ORAL (Studi di Beberapa Apotek di Kecamatan Lowokwaru Malang)

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK GOLONGAN PENISILIN ORAL (Studi di Beberapa Apotek di Kecamatan Lowokwaru Malang)

Penisilin adalah suatu agen antibakteria alami yang dihasilkan dari jamur, genus, Penicillium. Penisilin digolongkan dalam obat-obat beta laktam karena mereka mempunyai cincin laktam yang unik dengan 4 anggota. Penisilin memiliki ciri-ciri kimia, mekanisme kerja, efek-efek farmakologis dan klinis, serta karakteristik imunologis yang sama dengan berbagai sefalosporin, monobactam, carbapenem, dan inhibitor-inhibitor beta laktamase, yang juga senyawa-senyawa beta laktam. Penisilin merupakan first choice untuk berbagai penyakit infeksi karena mempunyai spektrum yang luas (dapat mematikan gram positif dan gram negatif). Contoh obat antibiotik golongan penisilin antara lain ampisilin, amoksilin, dan co-amoksiklav (Katzung, 2004).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

LAPORAN FARMAKO ANTIBIOTIK REVISI

LAPORAN FARMAKO ANTIBIOTIK REVISI

Antibiotik beta laktam mempunyai mekanisme kerja yang mampu menyebabkan kerusakan pada dinding sel bakteri, yakni dengan menghambat secara selektif sintesis dari dinding sel bakteri. Diawali dengan aksi antibiotik berupa ikatan obat pada reseptor sel yang disebut protein binding penisilin (PBP). Seteah melakat pada suatu reseptor dari sel, reaksi transpeptidasi dihambat.

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pola Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik Pada Penderita Pneumonia Di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Periode Agustus 2013– Agustus 2015.

PENDAHULUAN Pola Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik Pada Penderita Pneumonia Di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Periode Agustus 2013– Agustus 2015.

Gambar 1. Alur tata laksana terapi antibiotik pada pasien pneumonia (Barlett et al., 2000) Keterangan: β -laktam: Sefotaksim, Seftriakson atau Inhibitor β -laktamase, Makrolida: Eritromisin, Klaritromisin, Azitromisin, Flurokuinolon: Levofloksasin, Moksifloksasin atau Gatifloksasin atau fluorokuinolon yang memiliki aktivitas antipneumokokus.

9 Baca lebih lajut

LAPORAN FARMAKOLOGI ANTIBIOTIK

LAPORAN FARMAKOLOGI ANTIBIOTIK

? Efek terapi antibiotik pada penyakit infeksi diperoleh hanya sebagai akibat kerja antibiotik terhadap biomekanisme mkroba. Kombinasi antibiotik digunakan untuk memberi manfaat klinik yang besar. Ada 4 indikasi penggunaan kombinasi tidak tetap : ? Pengobatan infeksi campuran ? pemberian kombinasi obat antibiotik sesuai dengan kepekaan kuman-kuman penyebab infeksi campuran tersebut

6 Baca lebih lajut

Penggunaan Antibiotik Β-Laktam Pada Proses Hymenoplasty Dan Vaginoplasty Di Rumah Sakit Vina Estetica Medan

Penggunaan Antibiotik Β-Laktam Pada Proses Hymenoplasty Dan Vaginoplasty Di Rumah Sakit Vina Estetica Medan

Antibiotik β -laktam menghambat pertumbuhan bakteri dengan jalan menghambat tahap spesifik dalam sintesa dinding sel bakteri. Dinding sel bakteri merupakan lapisan luar yang rigid (kaku), yang menutupi keseluruhan membran sitoplasma lapisan ini mempertahankan bentuk sel serta mencegah lisis sel yang mungkin terjadi akibat dari tekanan osmotik yang tinggi dibandingkan dengan lingkungan luarnya. Dinding sel terdiri dari kompleks polimer silang-kait, peptidogycan (murein, mucopeptida) yang terdiri atas polisakarida dan polipeptida. Peptida ini berakhir di D-alanyl-D-alanin. Protein-protein pengikat penisilin (PBPs=penisilin binding protein) mengkatalis reaksi transpeptidase yang melepaskan alanin akhir untuk membentuk ikatan silang dengan peptida terdekat. Hal ini memberikan struktur yang rigid bagi dinding sel. Antibiotik-antibiotik β - laktam merupakan analog struktural dari substrat D-Ala-D-Ala alami yang secara kovalen diikat oleh PBP pada situs aktif. Setelah suatu antibiotik β -laktam terhubung pada PBP, reaksi transpeptidase dihambat, sintesa peptidoglycan disakat dan sel akan mati (Hadisahputra & Harahap, 1994).
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Aminoglikosida merupakan salah satu antibiotik yang tertua. Sejak tahun 1944, antibiotik streptomisin merupakan produk dari bakterium Streptomyces griseus. Selain itu, terdapat juga antibiotik seperti neomisin, gentamisin, tobramisin, dan amikasin. Seperti penisilin, golongan ini aktif terhadap kedua bakteri gram negatif dan gram positif. Aminoglikosida merupakan senyawa yang terdiri dari 2 atau lebih gugus gula amino yang terikat lewat ikatan glikosidik pada inti heksosa (Hauser, 2007).

15 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia yang berlimpah sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skiripsi dengan judul “Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Padang Bulan Selayang II”.Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...