penguasaan kosakata bahasa Indonesia

Top PDF penguasaan kosakata bahasa Indonesia:

HUBUNGAN BAHASA IBU DENGAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BESUKI

HUBUNGAN BAHASA IBU DENGAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BESUKI

Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Hubungan Bahasa Ibu Dengan Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Besuki. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

17 Baca lebih lajut

PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK USIA 4-5 TAHUN

PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK USIA 4-5 TAHUN

Pada dasarnya sejak lahir manusia telah terikat secara kodrati untuk mempelajari bahasa pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu. Menurut Subyakto dan Nababan (1992:124) bahasa adalah segala bentuk komunikasi ketika pikiran dan perasaan seseorang disimbolisasikan supaya dapat menyampaikan arti kepada orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa bahasa komunikasi tidak dapat dilakukan dengan baik dan interaksi sosial pun tidak akan pernah terjadi. Chomsky sebagaimana dikutip Subyakto dan Nababan (1992:76) menyatakan bahwa setiap anak sejak lahir telah dilengkapi dengan seperangkat peralatan yang memungkinkannya memperoleh suatu bahasa. Seperangkat peralatan itu disebut dengan peralatan pemerolehan bahasa atau Language Acquisition Device (LAD). Dengan adanya LAD ini seorang anak dipastikan memiliki kemampuan alamiah untuk berbahasa.Berbahasa tidak terlepas dari kosakata.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Melalui Media Papan Selip (Slot Board) Pada Siswa Kelas II SDN 2 Karangtalun Tahun 2013/2014.

PENDAHULUAN Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Melalui Media Papan Selip (Slot Board) Pada Siswa Kelas II SDN 2 Karangtalun Tahun 2013/2014.

Penguasaan kosakata adalah kegiatan menguasai atau kemampuan memahami dan menggunakan kata – kata yang terdapat dalam suatu bahasa, baik bahasa lisan maupun tulisan. Penguasaan kosakata sangat diperlukan karena semakin banyak kosakata yang dimiliki seseorang, semakin mudah pula ia menyampaikan dan menerima informasi, bahkan kosakata dapat dipaki sebagai ukuran kepandaian seseorang.Kosakata yang dikuasai siswa dilihat dari penguasaan sinonim, antonim, dan makna kata. Tarigan (2011:78-79) menyatakan bahwa sinonim adalah kata – kata yang mengandung arti pusat yang sama, tetapi berbeda dengan nilai kata, antonim adalah kata lain untuk benda lain, dan makna istilah menurut Manaf (2008:73) adalah makna yang berlaku dibidang khusus, yang biasanya mengandung pengertian yang akurat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS MELALUI METODE KREASI GAMBAR HURUF ABJAD PADA ANAK USIA DINI DI RA PERWANIDA 1 SALATIGA TAHUN PELAJARAN 20162017 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS MELALUI METODE KREASI GAMBAR HURUF ABJAD PADA ANAK USIA DINI DI RA PERWANIDA 1 SALATIGA TAHUN PELAJARAN 20162017 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

melalui perantara Bahasa Internasional yaitu Bahasa Inggris. Bangsa yang maju adalah bangsa yang peduli akan nasib generasi penerusnya, sedangkan bahasa merupakan kunci utama bagi generasi bangsa untuk membuka jendela dunia. Maka sebaiknya generasi penerus bangsa kita, perlu dikenalkan dan diajarkan Bahasa Inggris. meskipun Bahasa Inggris itu sendiri bukan termasuk komponen yang wajib dalam kurikulum PAUD/TK/RA. Namun apa salahnya jika semenjak usia dini atau masa emas (golden age) dimana usia 0 – 6 tahun adalah masa peka dan pesatnya perkembangan otak anak, maka sangat tepat jika anak usia dini dikenalkan dengan Bahasa Indonesia sekaligus Bahasa Inggris.
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA 5 TAHUN BERDASARKAN STATUS SOSIAL

PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA 5 TAHUN BERDASARKAN STATUS SOSIAL

Untuk memperjelas arah dari penelitian maka, peneliti membatasi permasalahan dalam penulisan karya ilmiah agar permasalahan tidak meluas dan agar pokok pembahasan dapat dikemukakan secara jelas. Penelitian kosakata bahasa Indonesia yang dikuasai anak usia 5 tahun. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah:

21 Baca lebih lajut

HUBUNGAN BAHASA IBU DENGAN PENGUASAAN KOSAKATA

HUBUNGAN BAHASA IBU DENGAN PENGUASAAN KOSAKATA

Penguasaan kosakata menentukan kualitas berbahasa seseorang. Penguasaan kosakata yang tidak memadai, akan menyulitkan seseorang untuk melakukan komunikasi secara baik sebagai wujud interaksi sosial. Hal tersebut menunjukkan bahwa keterampilan berbahasa seseorang tergantung pada kualitas dan kuantitas kosakata yang dimilikinya. Kajian tentang penguasaan kosakata bahasa Indonesia dinilai cukup penting untuk dilakukan. Kajian ini berkaitan dengan peran kosakata sebagai salah satu aspek kebahasaan yang mendukung kualitas keterampilan berbahasa siswa. Salah satu kajian tentang kosakata bahasa Indonesia yang perlu dilakukan yaitu melihat hubungan bahasa ibu dengan penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Besuki. Jenis penelitian menggunakan inferensial kuantitatif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Jumlah subjek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu 40 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Besuki. Penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa dapat diketahui dari hasil skor tes Cloze berjudul “Wisata Alam Pasir Putih”, sedangkan hubungan bahasa ibu dengan penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa dapat dikethaui dari hasil penghitungan correlation produck moment, koefisien determinasi dan persamaan regresi sederhana. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan bahasa ibu dengan penguasaan kosakata bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Besuki.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB MELALUI MEDIA FLASHCARD.

MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB MELALUI MEDIA FLASHCARD.

2. Media flashcard yang ditujukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab anak Kelompok B1 di KOBER Wisana dilaksanakan dalam tiga tindakan dengan tiga siklus. Flashcard sangat membantu dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab anak karena memiliki konten yang dapat menarik perhatian anak yaitu bahwa flashcard berisi gambar yang dapat digunakan untuk melatih siswa dalam memperkaya kosa kata anak, melatih daya ingat, menambah wawasan, memotivasi belajar, menyenangkan, menjalin interaksi antara guru dengan anak-anak dan karena media ini meupakan media visual sehingga memudahkan anak-anak untuk mengerti apa yang diampaikan guru kepada anak-anak melalui media tersebut.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA    Hubungan Antara Penguasaan Kosakata Dengan Kemampuan Menulis Puisi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V MI Roudlatush Sholihin Kauman, G

HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hubungan Antara Penguasaan Kosakata Dengan Kemampuan Menulis Puisi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V MI Roudlatush Sholihin Kauman, G

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis puisi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MI Roudlatush Sholihin Kauman, Gemolong Sragen Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MI Roudlatush Sholihin Kauman, Gemolong Sragen. Subjek penelitian yang dipilih adalah siswa kelas VA dan VB. Dengan kata lain dalam penelitian ini sampelnya disebut sampel populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas V MI Roudlatush Sholihin Kauman, Gemolong Sragen Tahun Ajaran 2014/2015. Semakin tinggi penguasaan kosakata siswa maka, semakin meningkat pula kemampuan menulis puisi. Hasil analisis korelasi memperoleh nilai r hitung > r tabel (0,565 >
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

598656370.doc 147.71KB 2015-10-12 00:18:01

598656370.doc 147.71KB 2015-10-12 00:18:01

Berdasarkan kondisi di atas, kami mencoba menerapkan permainan edukatif “puzzle kata” yaitu program pengenalan kosakata atau mufradat kepada siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtida’iyah (MI). Puzzle merupakan hal yang tidak asing lagi pada kalangan anak-anak. Bahkan anak-anak cenderung menyukai permainan puzzle. Melalui permainan edukasi “puzzle kata”

Baca lebih lajut

S PRS 1105685 Chapter1

S PRS 1105685 Chapter1

[Penemuan dari beberapa ahli, pembaca, dan pembelajar mengindikasikan bahwa penerapan game online tersebut mampu meningkatkan dan mengembangkan perilaku pembelajar, motivasi dan penguasaan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Arab] (Sahrir, 2012:973) .

Baca lebih lajut

563832087.doc 160.33KB 2015-10-12 00:17:59

563832087.doc 160.33KB 2015-10-12 00:17:59

Dengan dikembangkannya “puzzle kata” menjadi sebuah metode pembelajaran kosakata atau mufradat, maka dapat membantu pemberian stimulus untuk mengembangkan potensi kreatifitas siswa. Kelekatan daya tangkap anak juga dipengaruhi oleh pembelajaran menggunakan benda konkret. “puzzle kata” menawarkan inovasi pembelajaran yang menarik dan kreatif karena belajar dengan media yang menarik dapat mempertinggi ingatan siswa.

Baca lebih lajut

PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK BAHASA JEPANG.

PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK BAHASA JEPANG.

Banyak hal yang dapat menghambat kegiatan belajar mengajar tersebut di samping teknis dari media, maupun kondisi pembelajar saat kegiatan menyimak. Ada hal yang dianggap paling penting oleh penulis diantara faktor-faktor di atas, yaitu kemampuan pengusaan kosakata. Kosakata dalam bahasa Jepang dikenal dengan goi yaitu kumpulan kata yang berhubungan dengan suatu bahasa atau bidang tertentu dalam bahasa itu. (Sudjianto dan Ahmad Dahidi, 2009: 97)

34 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PERMAINAN BELAJAR BINGO PADA  Peningkatan penguasaan kosakata dalam mata pelajaran bahasa Indonesia melalui permainan belajar bingo pada siswa kelas II SD Negeri 04 Jaten tahun

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PERMAINAN BELAJAR BINGO PADA Peningkatan penguasaan kosakata dalam mata pelajaran bahasa Indonesia melalui permainan belajar bingo pada siswa kelas II SD Negeri 04 Jaten tahun

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui permainan bingo kemampuan penguasaan kosakata siswa mengalami peningkatan dari hasil belajar siswa 39.5% pada data awal menjadi 50% kemudian meningkat menjadi 87% hingga mencapai hasil belajar 95%. Keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 26%, siklus II meningkat menjadi 60.5% dan pada siklus III mampu mencapai 87 %. Kreatifitas belajar siswa juga meningkat, perubahan hasil belajar pada kreatifitas belajar dapat terlihat dari data awal 0%, siklus I ada peningkatan menjadi 39.5%, pada siklus II sebesar 50%, hingga pada siklus III merupakan puncak dari hasil tindakan dengan permainan bingo seluruh siswa mau dan mampu mengembangkan kreatifitasnya mencapai 92%.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

LAPORAN HASIL PENELITIAN tindakan PSIKOLINGUISTIK

LAPORAN HASIL PENELITIAN tindakan PSIKOLINGUISTIK

Pada dasarnya sejak lahir manusia telah terikat secara kodrati untuk mempelajari bahasa pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu. Menurut Subyakto dan Nababan (1992:124) bahasa adalah segala bentuk komunikasi ketika pikiran dan perasaan seseorang disimbolisasikan supaya dapat menyampaikan arti kepada orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa bahasa komunikasi tidak dapat dilakukan dengan baik dan interaksi sosial pun tidak akan pernah terjadi. Tanpa bahasa siapa pun tidak akan mampu mengekspresikan diri dalam menyampaikan sesuatu pesan kepada orang lain. Chomsky sebagaimana dikutip Subyakto dan Nababan (1992:76) menyatakan bahwa setiap anak sejak lahir telah dilengkapi dengan seperangkat peralatan yang memungkinkannya memperoleh suatu bahasa. Seperangkat peralatan itu disebut dengan peralatan pemerolehan bahasa atau Language Acquisition Device (LAD). Dengan adanya LAD ini seorang anak dipastikan memiliki kemampuan alamiah untuk berbahasa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa docx

Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa docx

Vocabulary merupakan salah satu componen penting dalam pengajaran bahasa Inggris disamping komponen lainnya seperti structure, pronunciation dan intonation. Vocabulary mempunyai peranan yang sangat vital. Jika seorang siswa lemah dalam pm-Diasaan vocubalary, la tidak dapat mengkomunikasikan pikiran dan idenya dengan jeias seperti yang diinginkannya baik lisan maupun tulisan. la tidak bisa mengutarakan &-n-gan sempurna apa yang ingin ia sampaikan saat dia berbicara atau meqjelaskan apa van!a dia inginkan. Dia tidak akan mampu membaca text baik yang merupakan bahan ajar disekolah maupun yang ada pada majalah, surat kabar dan sebagainya. Bahkan ia tidak dapat memahami siaran yang dipancarkan melalui radio maupun televisi. Demikan juga kemampuan dalam menyimak dan membaca akan terkendala dengan penguasaan kosakata yang terbatas. Sudah merupakan pendapat umum, memiliki kosakata yang memadai merupakan modal atau kenderaan untuk lancarnya berkomunikasi (Adil Al¬Kufashi,1988). Lebih lanjut Jeremy Harmer (1991)menganalog kan jika bahasa itu merupakan sebatang tubuh, structure merupakan tulang yang membentuk rangka sedangkan kosakata atau vocabulary merupakan daging yang membuat tubuh mempunyai bentuk. Dengan demikian seorang tidak akan dapat berkomunikasi dalam bahasa sasaran kalau penguasaan kosakatanya tidak memadai.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S JRM 0808935 Abstract

S JRM 0808935 Abstract

Kosakata merupakan unsur penting dalam empat keterampilan berbahasa. Keempat keterampilan tersebut adalah menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di SMA Negeri 15 Bandung dapat dilihat bahwa siswa mengalami berbagai kesulitan dalam menguasai kosakata khususnya materi nomina dalam bahasa Jerman. Hal tersebut disebabkan antara lain karena cara pembelajaran yang kurang menarik. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang tepat untuk membuat siswa banyak berlatih dan mempermudah siswa dalam menghapal kosakata. Salah satu media yang mungkin cocok digunakan untuk pembelajaran kosakata bahasa Jerman adalah Spiel Tabu . Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui: 1) penguasaan kosakata bahasa Jerman siswa sebelum menggunakan media Spiel Tabu ; 2) penguasaan kosakata bahasa Jerman siswa setelah menggunakan media Spiel Tabu ; 3) efektivitas penggunaan media Spiel Tabu dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Quasi Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest tanpa kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 15 Bandung yang belajar bahasa Jerman, dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa 1 sebanyak 15 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis yang terdiri dari 25 soal. Setelah diberikan tiga kali perlakuan dengan media Spiel Tabu , nilai rata-rata pretest siswa adalah 54,53 dengan nilai tertinggi 68 dan nilai terendah 30, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah sebesar 84,6 dengan nilai tertinggi 91 dan nilai terendah 66 (Skala 0-100). Penghitungan uji-t menunujukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S JRM 0809348 Abstract

S JRM 0809348 Abstract

Kosakata merupakan salah satu aspek yang harus dikuasai dalam mempelajari bahasa Jerman, yaitu untuk menunjang penguasaan keterampilan berbahasa. Tujuan pembelajaran bahasa Jerman secara umum adalah agar setiap orang dapat menggunakan bahasa yang dipelajarinya untuk berkomunikasi, baik secara lisan maupun tertulis. Kosakata yang dibahas dalam penelitian ini adalah nomina. Pembelajaran kosakata pada umumnya dilakukan dengan menghafal nomina beserta artikelnya, tetapi tidak semua siswa dapat dengan mudah menguasainya. Kendala ini diduga dapat diatasi dengan penerapan media pembelajaran, salah satunya adalah Memory Games . Memory Games merupakan salah satu jenis permainan kartu yang dapat digunakan untuk mengembangkan kosakata. Kartu Memory Games yang digunakan adalah kartu yang memuat nama-nama benda dan Artikel, atau nama-nama benda dan gambar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penguasaan kosakata bahasa Jerman pembelajar sebelum penerapan media Memory Games , (2) penguasaan kosakata bahasa Jerman pembelajar setelah penerapan media Memory Games, dan (3) efektivitas penggunaan media Memory Games dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman. Dalam penelitian ini digunakan metode Quasi-Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMKN 3 Bandung dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI Akuntansi 4 yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest adalah 65,33 dengan nilai tertinggi 75 dan nilai terendah 50, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah sebesar 86,67 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 75 (Skala 0-100). Penghitungan uji-t menunjukkan bahwa t hitung
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

t ind 0808246 bibliography

t ind 0808246 bibliography

Smith, J. David (Ed) .2006. InklusiSekolah Ramah untuk Semua.Bandung: Penerbit Nuansa Krismas, Merry. 2005. Kontribusi Permainan Flash Cards dalam Meningkatkan Kemampuan kosakata Anak tunagrahita Ringan di SLB-C Purnama Asih bandung. Skripsi tidak dipublikasikan pada UPI Bandung.

Baca lebih lajut

S JRM 0808935 Abstract

S JRM 0808935 Abstract

Kosakata merupakan unsur penting dalam empat keterampilan berbahasa. Keempat keterampilan tersebut adalah menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di SMA Negeri 15 Bandung dapat dilihat bahwa siswa mengalami berbagai kesulitan dalam menguasai kosakata khususnya materi nomina dalam bahasa Jerman. Hal tersebut disebabkan antara lain karena cara pembelajaran yang kurang menarik. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang tepat untuk membuat siswa banyak berlatih dan mempermudah siswa dalam menghapal kosakata. Salah satu media yang mungkin cocok digunakan untuk pembelajaran kosakata bahasa Jerman adalah Spiel Tabu . Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui: 1) penguasaan kosakata bahasa Jerman siswa sebelum menggunakan media Spiel Tabu ; 2) penguasaan kosakata bahasa Jerman siswa setelah menggunakan media Spiel Tabu ; 3) efektivitas penggunaan media Spiel Tabu dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Qua si Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest tanpa kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 15 Bandung yang belajar bahasa Jerman, dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa 1 sebanyak 15 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis yang terdiri dari 25 soal. Setelah diberikan tiga kali perlakuan dengan media Spiel Tabu , nilai rata-rata pretest siswa adalah 54,53 dengan nilai tertinggi 68 dan nilai terendah 30, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah sebesar 84,6 dengan nilai tertinggi 91 dan nilai terendah 66 (Skala 0-100). Penghitungan uji-t menunujukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...