Peningkatan Mutu Pendidikan

Top PDF Peningkatan Mutu Pendidikan:

peranan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan

peranan guru terhadap peningkatan mutu pendidikan

Guru dalam proses belajar mengajar mempunyai fungsi ganda, sebagai pengajar dan pendidik, maka guru secara otomatis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mencapai kemajuan pendidikan. Secara teoritis dalam peningkatan mutu pendidikan guru memilki peran antara lain : (a) sebagai salah satu komponen sentral dalam system pendidikan, (b) sebagai tenaga pengajar sekaligus pendidik dalam suatu instansi pendidikan (sekolah maupun kelas bimbingan), (c) penentu mutu hasil pendidikan dengn mencetak peseta didik yang benar-benar menjadi manusia seutuhnya yaitu manusia yang beriman danbertaqwa kepada Tuhan YME, percaya diri, disiplin, dan bertnggung jawab, (d) sebagai factor kunci, mengandung arti bahwa semua kebijakan, rencana inovasi, dan gagasan pendidikan yang ditetapkan untuk mewujudkan perubahan system pendidikan, dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, (e) sebagai pendukung serta pembimbing peserta didik sebagai generasi yang akan
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN BE

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN BE

Abstrak. Harapan masyarakat akan pendidikan yang bermutu sejalan dengan tuntutan dunia usaha untuk memperoleh tenaga kerja yang berkualitas. Dengan demikian penyelenggara pendidikan, harus mampu merespon dan mengakomodir harapan dan tuntutan tersebut dalam proses pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu pendidikan. Ini memberi keyakinan bahwa dalam proses pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu pendidikan, dapat dipergunakan berbagai teori, perspektif dan kerangka acuan (framework) berbasis sekolah. Asumsi ini memberi konsekwensi bahwa sekolah harus menjadi bagian utama dalam proses pembuatan keputusan dalam peningkatan mutu pendidikan. Sementara masyarakat dituntut partisipasinya agar lebih memahami pendidikan, sedangkan pemerintah berperan dalam hal menentukan kerangka dasar kebijakan pendidikan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI

STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI

Berdasarkan pendapat diatas, dapat dijelaskan bahwa kepala sekolah dan guru mempunyai tanggung jawab besar terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Utamanya guru, karena guru sebagai ujung tombak dilapangan (di kelas) yang bersentuhan langsung dengan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu untuk meningkatkan mutu pembelajaran, seorang guru harus mempunyai syarat-syarat yang diperlukan dalam mengajar dan membangun pembelajaran siswa agar efektif dikelas, saling bekerjasama dalam belajar sehingga tercipta suasana yang menyenangkan dan saling menghargai (demokratis ), diantaranya : 1. Guru harus lebih banyak menggunakan metode pada waktu mengajar, variasi
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

makalah peningkatan mutu pendidikan BAB

makalah peningkatan mutu pendidikan BAB

Sementara itu pendanaan walaupun dianggap penting dalam perspektif proses perencanaan dimana tujuan ditentukan, kebutuhan diindentifikasikan, kebijakan diformulasikan dan prioritas ditentukan, serta sumber daya dialokasikan, tetapi focus perubahan kepada bentuk pengelolaan yang mengekspresikan diri secara benar kepada tujuan akhir yaitu mutu pendidikan dimana berbagai kebutuhan siswa untuk belajar terpenuhi. Untuk itu dengan memperhatikan kondisi geografik dan sosioekonomik masyarakat maka sumber daya dialokasikan dan didistribusikan kepada sekolah dan pemanfaatannya dipercayakan kepada sekolah sesuai dengan perencanaan dan prioritas yang telah ditentukan oleh sekolah tersebut dan dengan dukungan masyarakat. Pedoman pelaksanaan peningkatan mutu pendidikan kalau ada hanya bersifat umum yang memberikan rambu-rambu mengenai apa-apa yang boleh/tidak boleh dilakukan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PARADIGMA BARU PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

PARADIGMA BARU PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Guru sebagai ujung tombak dalam peningkatan mutu pendidikan bahkan sebagai ujung peluru kendali, masa depan bangsa ada dipundak dan tanggung jawab guru oleh karena itu perlu adanya suatu perubahan paradigma khususnya dalam pembelajaran, sangat kurang berarti adanya Menteri Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan, perubahan kurikulum bahkan penataran penataran, seminar yang menghabiskan miliaran rupiah jika tidak ada perubahan pola mengajar dan pembelajaran pada diri guru.

4 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH BER

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH BER

lembaga pendidikan. Faktor-faktor tersebut antara lain: 1) kompetensi pendidik yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian; 2) Kompetensi kepala madrasah yang meliputi kompetensi manajerial, kewirausahaan, dan supervisi; 3) Sistem pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Athhar (MINA) meliputi input, proses, dan evaluasi; 4) Sarana prasarana MINA yang meliputi ruang kantor, ruang kelas, perpustakaan, sarana olah raga, tempat parkir, toilet, dan halaman; dan 5) Lingkungan yang meliputi asri dan rindang, keamanan, dan kebersihan. Kelima faktor inilah yang dijadikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap mutu pendidikan MINA melalui penelitian dengan judul “Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Berbasis Customer dan Model Sikap Fishbein”
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN PENDIDIKAN DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

KEBIJAKAN PENDIDIKAN DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Sebuah informasi baru yang perlu diikuti oleh 191 negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ialah deklarasi Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan-tujuan Pembangunan Abad Milenium yang harus dicapai pada tahun 2015. Dari delapan target yang harus dicapai tiga yang penulis anggap sangat penting diperhatikan: 1. Meniadakan kemiskinan dan kelaparan ekstrim, 2. Mencapai pendidikan dasar secara universal dan 3. Mengurangi tingkat kematian anak. Tiga target (sasaran) tersebut di atas sangat erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah tentang pendidikan yang mengarah ke peningkatan mutu pendidikan yang dapat diterapkan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan mengurangi tingkat kematian anak.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Melalui Manajemen Berbasis Sekolah Di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta Tahun 2012/2013.

PENDAHULUAN Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Melalui Manajemen Berbasis Sekolah Di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta Tahun 2012/2013.

dan bahkan pemimpin pendidikan yang terlibat dalam reformasi sekolah tersebut untuk memikirkan kembali praktek pendidikan, mengembangkan diri, mengubah peran, merumuskan inovasi, dan meningkatkan hasil pendidikan sekolah. Dalam dekade terakhir dari pelaksanaan MBS, isu kunci telah sering bagaimana meningkatkan atau bahkan kembali insinyur proses internal sekolah sehingga sekolah secara keseluruhan dapat menambah nilai melalui efektivitas sekolah, mengenai proses internal sekolah, menunjukkan bagaimana sekolah dapat memaksimalkan penggunaan sumber daya internal untuk mencapai kondisi yang optimal untuk operasi dan pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan, proses belajar mengajar, dalam perubahan lingkungan abad baru. Yin Cheong Cheng, 2003. “visi Baru Manajemen Berbasis Sekolah :Globalisasi, Lokalisasi, dan Individualisasi” . Publication Department,
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Peningkatan Mutu Pendidikan dari Perspek (1)

Peningkatan Mutu Pendidikan dari Perspek (1)

Salah satu unsur utama dalam pendidikan adalah tenaga pendidik atau guru. Guru diharapkan memiliki mutu yang baik sehingga mampu melaksanakan pembelajaran dengan baik. Guru yang bermutu akan mampu melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan, sehingga siswa senang untuk belajar. Pada dasarnya guru memiliki beberapa tugas pokok, Daryanto (2013:200) mengemukakan diantaranya: (a) menyelenggarakan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, (b) membina perkembangan peserta didik secara utuh sebagai makhluk Tuhan, individu dan anggota masyarakat, (c) melaksanakan tugas profesional lain dan administratif rutin yang mendukung pelaksanaan dua tugas utama di atas.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Prog

Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Prog

Full day school mulai marak pada tahun 1980-an di Amerika Serikat di jenjang sekolah Taman Kanak-kanak (TK) atau sering dikenal sebagai layanan pendidikan pra sekolah sehari penuh (day care) bagi anak-anak usia pra sekolah yang diberikan pada orang tua atau keluarga muda yang sibuk bekerja. Layanan pendidikan ini kemudian meluas pada jenjang yang lebih tinggi sampai dengan sekolah menengah atas. Latar belakang munculnya Full Day School ini dipicu oleh semakin banyaknya kaum ibu yang memiliki anak berusia di bawah 6 tahun dan mereka juga bekerja di luar rumah serta berkembangnya kemajuan di segala aspek kehidupan. Banyak orang tua kemudian berharap bahwa di sela-sela kesibukan bekerja di luar rumah tetap pendidikan anak menjadi prioritas. Para orang tua berharap agar prestasi akademis anak-anak mereka meningkat sebagai persiapan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya dan sekaligus juga mampu mengatasi persoalan kompleksitas hidup anak yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan zaman.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Peranan Guru Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan

Peranan Guru Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan

Guru ataupun dikenali juga sebagai ?pengajar?, ?pendidik?, dan ?pengasuh? merupakan tenaga pengajar dalam institusi pendidikan seperti sekolah maupun tiusyen (kelas bimbinangan) yang tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Guru sebagai pengajar Ialah orang yang memiliki kemampuan pedagogi sehingga mampu mengutarakan apa yang ia ketahui kepada peserta didik sehingga menjadikan kefahaman bagi peserta didik tentang materi yang ia ajarkan kepada peserta didik. Seorang pengajar akan lebih mudah mentransfer materi yang ia ajarkan kepada peserta didik, jika guru tersebut benar menguasai materi dan memiliki ilmu atau teknik mengajar yang baik dan sesuai dengan karakteristik pengajar yang professional. Sebagai contoh pengajar yang kompeten sehingga berhasil mencetak siswa-siswa yang pandai dan menguasai materi adalah Yohanes Surya. Proses pembelajaran (learning proses) yang dilakukannya dalam membimbing tim olimpiade fisika menuju keberhasilan di tingkat internasional bias dijadikan sebagai salah satu model pembelajaran bagi guru-guru lainnya. Tidak tanggung-tanggung, mesti para siswa itu hanya berpendidikan SMA dan satu diantaranya berpendidikan SMP, ilmu yang dipelajari selama masa bimbingan dalam beberapa aspek setara dengan pengetahuan pascasarjana. Sehingga dengan kefahaman dan kesiapan yang matang, para siswa tidak canggung dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan dalam kompetisi olimpade. Guru Sebagai Pendidik
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Peningkatan Mutu Pendidikan

Peningkatan Mutu Pendidikan

KOLABORASI PENGUATAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN YANG DIKEMBANGKAN DIANTARA SEKOLAH/ WILAYAH SASARAN DENGAN CARA BELAJAR BERSAMA MELALUI BERBAGI PENGALAMAN, PEMECAHAN MASALAH BERSAMA, PENYUSUNAN RENCANA MUTU BERSAMA, DAN PENGUATAN KEMAMPUAN SDM SEKOLAH KOLABORASI PENGUATAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN YANG

38 Baca lebih lajut

Manajemen Inovasi Pendidikan [Compatibility Mode]

Manajemen Inovasi Pendidikan [Compatibility Mode]

RASIONAL RASIONAL Upaya peningkatan mutu pendidikan dan Upaya peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran dilakukan dengan penerapan pembelajaran dilakukan dengan penerapan berbagai in[r]

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...