Penjaminan Mutu Pembelajaran

Top PDF Penjaminan Mutu Pembelajaran:

MODEL PENJAMINAN MUTU PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA

MODEL PENJAMINAN MUTU PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA

Signifikansi pengaruh lokal ini sejak awal telah diidentifikasi oleh Hoy, Charles. (2000:72) berpeluang sangat mewarnai model dan karakteristik penjaminan mutu sehingga memungkinkan tumbuhnya model pengelolaan kualitas dengan caranya sendiri maupun tipe evaluasi menuju tercapainya kemajuan. Fenomena ini dipertegas lagi oleh Owens, G. Robert. (1995:206) bahwa lingkungan setempat seperti nilai budaya serta keadaan sosial merupakan aspek yang kuat sebagai faktor dinamik perubahan yang membentuk corak khas suatu produk masyarakat termasuk di dalamnya sistem pendidikan.

14 Baca lebih lajut

Program Penjaminan Mutu Melalui Supervisi Praktik Baik Belajar Aktif

Program Penjaminan Mutu Melalui Supervisi Praktik Baik Belajar Aktif

Sitem penjaminan mutu pembelajaran Program pengawasan ini merupakan bagian dari pemenuhan target kinerja sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil yang dijabarkan dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil, sebagai kepala sekolah.

32 Baca lebih lajut

PENERAPAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL  SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN  DI UNIVERSITAS MERDEKA MALANG

PENERAPAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN DI UNIVERSITAS MERDEKA MALANG

kendala dalam implementasi penjaminan mutu pembelajaran sehingga dapat dicari penyelesaiannya. Ketidaksesuaian dan tindakan perbaikan dari hasil audit mutu kemudian dilaporkan pada Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di mana dalam RTM dihadiri oleh semua jajaran struktural (Rektorat, Dekanat dan Para Ketua dan Sekretaris Jurusan) untuk membahas hasil temuan Audit. Sejalan dengan perluasan fungsi BP3M maka peran BP3M dalam implementasi menjaminan mutu juga meliputi:

4 Baca lebih lajut

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi PS S2

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi PS S2

(student oriented) dengan kondisi pembelajaran yang mendorong mahasiswa belajar mandiri maupun kelompok untuk mengembangkan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills). Selain itu, pembelajaran yang dibangun mendorong mahasiswa mendemonstrasikan hasil belajarnya dalam berbagai bentuk kegiatan, unjuk kerja, kemampuan dan sikap terbuka, mau menerima masukan untuk menyempurnakan kinerjanya. Strategi pembelajaran memperhitungkan karakteristik mahasiswa termasuk kemampuan awal yang beragam yang mengharuskan dosen menerapkan strategi yang berbeda. Dalam mengaplikasikan strategi pembelajaran dosen mendasarkan pada konsep bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkembang secara akademik dan profesional. Sistem pembelajaran mencakup pemantauan, pengkajian, dan perbaikan secara berkelanjutan. Kajian dan penilaian atas strategi pembelajaran yang digunakan dilakukan melalui perbandingan dengan strategi-strategi pembelajaran terkini.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran Daring 20160422071111

Penjaminan Mutu Proses Pembelajaran Daring 20160422071111

Sesuai dengan Permen 109/2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh di Perguruan Tinggi, pendidikan jarak jauh di Indonesia mempunyai karakteristik: bersifat terbuka, belajar mandiri, belajar tuntas, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, menggunakan teknologi pendidikan lainnya dan/atau pembelajaran terpadu perguruan tinggi. Penyelenggaraan program pendidikan jarak jauh dilandasi pada prinsip pendidikan terbuka dan pendidikan jarak jauh. Pendidikan terbuka mencerminkan penyelenggaraan pendidikan secara multi entry-multi exit, tanpa membatasi usia, tahun ijazah, latar belakang bidang studi, masa dan kecepatan studi, masa registrasi, tempat dan cara belajar, masa evaluasi hasil belajar, dan pemilihan program studi. Pendidikan jarak jauh dapat memberikan layanan pendidikan khusus dan layanan khusus secara inklusif. Misalnya, terbuka bagi siapa saja untuk menjadi peserta didik, terbuka bagi peserta didik mengambil program studi apa saja atau mata kuliah apa saja yang diminati, terbuka bagi peserta didik untuk belajar melalui cara dan strategi yang beragam, terbuka bagi peserta didik untuk ujian dalam beragam bentuk kapan saja dibutuhkan. Keterbukaan yang disediakan oleh institusi penyelenggara pendidikan menyediakan keluwesan belajar bagi peserta didik, dalam berbagai derajat intensitas.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi PS

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi PS

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah (domain) belajar dan hierarkinya. Kegiatan pembelajaran adalah pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa dari kegiatan belajar, seperti perkuliahan (tatap muka atau jarak jauh), praktikum atau praktek, magang, pelatihan, diskusi, lokakarya, seminar, dan tugas-tugas pembelajaran lainnya. Dalam pelaksanaan pembelajaran digunakan berbagai pendekatan, strategi, dan teknik, yang menantang agar dapat mengkondisikan mahasiswa berpikir kritis, bereksplorasi, berkreasi, dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber belajar. Pendekatan pembelajaran yang digunakan berorientasi pada mahasiswa (student oriented) dengan kondisi pembelajaran yang mendorong mahasiswa belajar mandiri maupun kelompok untuk mengembangkan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills). Selain itu, pembelajaran yang dibangun mendorong mahasiswa mendemonstrasikan hasil belajarnya dalam berbagai bentuk kegiatan, unjuk kerja, kemampuan dan sikap terbuka, mau menerima masukan untuk menyempurnakan kinerjanya. Strategi pembelajaran memperhitungkan karakteristik mahasiswa termasuk kemampuan awal yang beragam yang mengharuskan dosen menerapkan strategi yang berbeda. Dalam mengaplikasikan strategi pembelajaran dosen mendasarkan pada konsep bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkembang secara akademik dan profesional. Sistem pembelajaran mencakup pemantauan, pengkajian, dan perbaikan secara berkelanjutan. Kajian dan penilaian atas strategi pembelajaran yang digunakan dilakukan melalui perbandingan dengan strategi-strategi pembelajaran terkini.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi Sarjana

Buku 2 Standar dan Prosedur Akreditasi Sarjana

Berbeda dari bentuk penilaian mutu lainnya, akreditasi dilakukan oleh pakar sejawat dan mereka yang memahami hakekat pengelolaan program studi/perguruan tinggi sebagai Tim atau Kelompok Asesor. Keputusan mengenai mutu didasarkan pada penilaian terhadap berbagai bukti yang terkait dengan standar yang ditetapkan dan berdasarkan nalar dan pertimbangan para pakar sejawat (judgments of informed experts). Bukti-bukti yang diperlukan termasuk laporan tertulis yang disiapkan oleh institusi perguruan tinggi yang akan diakreditasi yang diverifikasi melalui kunjungan para pakar sejawat ke tempat kedudukan perguruan tinggi. Akreditasi merupakan suatu proses dan hasil. Sebagai proses, akreditasi merupakan suatu upaya BAN-PT untuk menilai dan menentukan status mutu program studi di perguruan tinggi berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan. Sebagai hasil, akreditasi merupakan status mutu perguruan tinggi yang diumumkan kepada masyarakat. Dengan demikian, tujuan dan manfaat akreditasi program studi adalah sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

BUKU 2-STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PS S3

BUKU 2-STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PS S3

Standar ini adalah acuan keunggulan mutu tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu program studi sebagai satu kesatuan yang terintegrasi sebagai kunci penting bagi keberhasilan program dalam menjalankan misi pokoknya: pendidikan, penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat. Tata pamong program studi harus mencerminkan pelaksanaan good university governance dan mengakomodasi seluruh nilai, norma, struktur, peran, fungsi, dan aspirasi pemangku kepentingan program studi. Kepemimpinan program studi harus secara efektif memberi arah, motivasi dan inspirasi untuk mewujudkan visi, melaksanakan misi, mencapai tujuan dan sasaran melalui strategi yang dikembangkan. Sistem pengelolaan harus secara efektif dan efisien melaksanakan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengembangan staf, pengawasan, pengarahan, representasi, dan penganggaran. Sistem penjaminan mutu harus mencerminkan pelaksanaan peningkatan mutu yang berkesinambungan (continuous quality improvement) pada semua rangkaian sistem manajemen mutu (quality management system) dalam rangka pemuasan pelanggan (customer satisfaction).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BUKU 2 STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PS S2

BUKU 2 STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PS S2

Standar ini adalah acuan keunggulan mutu sumber daya manusia yang andal dan mampu menjamin mutu penyelenggaraan program studi, melalui program akademik sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran. Program studi harus mendayagunakan sumber daya manusia yang meliputi dosen dan tenaga kependidikan yang layak, kompeten, relevan dan andal. Dosen merupakan sumber daya manusia utama dalam proses pembentukan nilai tambah yang bermutu pada diri mahasiswa yang dibimbingnya, bagi bidang ilmu yang diampunya, dan kesejahteraan masyarakat. Untuk menjamin mutu dosen dan tenaga kependidikan yang bermutu baik, program studi harus memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan terkait dengan perekruten, penempatan, pembinaan, pengembangan karir yang baik. Program studi harus memiliki sistem monitoring dan evaluasi yang efektif terhadap pengelolaan sumber daya manusia untuk menjamin mutu pengelolaan program akademik.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

161. LPMP MALUKU UTARA_2017

161. LPMP MALUKU UTARA_2017

PETA JABATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MALUKU UTARA KEPALA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MALUKU UTARA.[r]

1 Baca lebih lajut

155. LPMP SULAWESI TENGAH_2017

155. LPMP SULAWESI TENGAH_2017

PETA JABATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SULAWESI TENGAH KEPALA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SULAWESI TENGAH.[r]

1 Baca lebih lajut

149. LPMP NUSA TENGGARA TIMUR_2017

149. LPMP NUSA TENGGARA TIMUR_2017

PETA JABATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN NUSA TENGGARA TIMUR Rekapitulasi KEPALA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN.[r]

1 Baca lebih lajut

Permendikbud Nomor 29 Tahun 2017  tentang Kelas Jabatan di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Permendikbud Nomor 29 Tahun 2017 tentang Kelas Jabatan di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PETA JABATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RIAU KEPALA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RIAU Kelas = 13.[r]

1 Baca lebih lajut

PEMAHAMAN PENGELOLA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) AR-RUM TERHADAP PROGRAM PENJAMINAN MUTU LEMBAGA.

PEMAHAMAN PENGELOLA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) AR-RUM TERHADAP PROGRAM PENJAMINAN MUTU LEMBAGA.

tersebut, peneliti menemui ketua LKP AR-RUM yaitu ibu Arum untuk menyampaikan bahwa peneliti sudah bisa memulai penelitian di lembaga beliau. Peneliti menanyakan kepada bu Arum selaku ketua lembaga terkait jadwal kesediaannya untuk wawancara. Peneliti juga mencoba menjelaskan kembali bahwa peneliti akan mengambil data terkait dengan program penjaminan mutu kursus menjahit yang ada di LKP AR-RUM. Kemudian beliau bercerita bahwa sampai tanggal 5 Maret 2016 beliau masih sibuk menguji di sekolah-sekolah, beliau baru bersedia untuk diwawancarai setelah tanggal tersebut. Beliau juga memberikan gambaran sekilas terkait kondisi yang ada di LKP AR-RUM.
Baca lebih lanjut

203 Baca lebih lajut

Laporan Audit Mutu Internal SDN CIWANGI

Laporan Audit Mutu Internal SDN CIWANGI

Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan saat ini semakin menjadi pacuan bagi setiap satuan pendidikan untuk meningkatkan mutu beserta pelayanannya. Pemerintah juga memperkuat hal ini dengan mengeluarkan berbagai undang-undang dan peraturan yaitu Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Undang- undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

29 Baca lebih lajut

Optimalisasi Evaluasi Mutu Melalui Sistem Informasi Manajemen Mutu (SIMUTU) di Universitas Muhammadiyah Malang

Optimalisasi Evaluasi Mutu Melalui Sistem Informasi Manajemen Mutu (SIMUTU) di Universitas Muhammadiyah Malang

dilaksanakan oleh internal Perguruan Tinggi (audit mutu) ataupun oleh pihak eksternal (akreditasi). BKMA UMM sebagai bagian dari satuan penjaminan mutu di UMM memiliki salah satu fungsi yakni memantau, memfasilitasi dan melaksanakan evaluasi mutu sebagai bagian dari siklus SPMI terhadap pelaksanaan isi SN Dikti khususnya standar nasional pendidikan beserta standar turunannya. BKMA UMM sejak awal dibentuk telah konsisten melakukan serangkaian kegiatan evaluasi mutu. Beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut ialah:

4 Baca lebih lajut

135. LPMP KEPULAUAN RIAU_2017

135. LPMP KEPULAUAN RIAU_2017

PETA JABATAN LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEPULAUAN RIAU KEPALA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEPULAUAN RIAU Kelas =.[r]

1 Baca lebih lajut

Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI)  Universitas Panca Marga Probolinggo

Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Panca Marga Probolinggo

Penjaminan mutu (Quality Assurance) merupakan suatu organisasi yang memiliki kewajiban dalam menjamin pemenuhan mutu yang berkaitan dengan kebutuhan dan kepuasan pelanggannya, sebab pelanggan yang puas akan meningkat menjadi pelanggan yang loyal dan hal ini akan memberikan benefit bagi organisasi yang bersangkutan. Buku Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) menjelaskan bahwa sistem penjaminan mutu perguruan tinggi dilakukan atas dasar penjaminnan mutu internal, dan penjaminan mutu eksternal.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROSES PEMBELAJ (1)

PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROSES PEMBELAJ (1)

Penjaminan mutu di Sekolah/Madrasah diarahkan pada pemberian jaminan agar lulusan sesuai dengan tuntutan minimal standar kompetensi atau melampauinya. Oleh karena itu, penjaminan mutu terfokus pada pengendalian sistem penyelenggaraan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan penguasaan kompetensi dasar. Selanjutnya dijelaskan bahwa unsur-unsur yang harus ada dalam penyelenggaraan penjaminan mutu proses pembelajaran di sekolah/Madrasah adalah: (a) kebijakan akademik sekolah/Madrasah; (b) kebijakan mutu akademik sekolah/Madrasah; (c) manual prosedur penjaminan mutu sekolah/ Madrasah; (d) monitoring dan revieu program secara periodik; (e) pengukuran siswa; (f) penjaminan mutu bagi guru; dan (g) sistem informasi.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Panduan Penyusunan LED APS 4.0   20190212 Published 2

Panduan Penyusunan LED APS 4.0 20190212 Published 2

Bagian ini mencakup latar belakang, tujuan, dan rasional strategi pencapaian tata kelola dan tata pamong yang mencakup: sistem tata pamong, kepemimpinan, sistem penjaminan mutu, dan kerjasama. Tata pamong merujuk pada struktur organisasi, mekanisme dan proses bagaimana UPPS dan program studi dikendalikan dan diarahkan untuk mencapai visinya. Tata pamong juga harus mengimplementasikan manajemen risiko untuk menjamin keberlangsungan UPPS dan program studi. Pada bagian ini harus dideskripsikan perwujudan tata pamong yang baik (good governance), pengelolaan, sistem penjaminan mutu, dan kerjasama di UPPS dan program studi.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects