Pentanahan Peralatan

Top PDF Pentanahan Peralatan:

PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN PERALATAN PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) JENIS TANAH KERIKIL KERING

PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN PERALATAN PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) JENIS TANAH KERIKIL KERING

Pentanahan peralatan adalah penghubungan bagian bagian peralatan listrik yang pada keadaan normal tidak dialiri arus. Tujuannya adalah untuk membatasi tegangan antara bagian bagian peralatan yang tidak dialiri arus dan antara bagian bagian ini dengan tanah sampai pada suatu harga yang aman untuk semua kondisi operasi baik kondisi normal maupun saat terjadi gangguan. Sistem pentanahan ini berguna untuk memperoleh potensial yang merata dalam suatu bagian struktur dan peralatan serta untuk memperoleh impedansi yang rendah sebagai jalan balik arus hubung singkat ke tanah. Bila arus hubung singkat ke tanah dipaksakan mengalir melalui tanah dengan tahanan yang tinggi akan menimbulkan perbedaan tegangan yang besar dan berbahaya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ANALISA KEBUTUHAN PERLINDUNGAN KATODIK UNTUK SISTEM PENTANAHAN PERALATAN TIPE GRID-ROD BERBAHAN BAJA PADA GARDU INDUK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISA KEBUTUHAN PERLINDUNGAN KATODIK UNTUK SISTEM PENTANAHAN PERALATAN TIPE GRID-ROD BERBAHAN BAJA PADA GARDU INDUK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pada bab ini akan dibahas mengenai analisa kebutuhan perlindungan katodik pada hasil rancangan struktur pentanahan peralatan berbahan baja Gardu Induk 500 kV di Pedan, Klaten. Struktur yang akan dilindungi merupakan rancangan sistem pentanahan peralatan jenis kombinasi grid dan rod berbahan baja. Sistem pentanahan peralatan dirancang dengan bahan konduktor baja lunak jenis steel 1020 yang dipendam di dalam tanah. Sistem perlindungan katodik yang diaplikasikan adalah jenis metode sacrificial anode. Akan dibandingkan antara penggunaan sacrificial anode jenis magnesium dan zinc pada sistem pentanahan peralatan tersebut. Proses pengolahan data ini mengacu pada langkah- langkah perencanaan pentanahan peralatan IEEE standard 80-2000 dan langkah-langkah perencanaan sistem perlindungan katodik pada buku pedoman electrical engineering cathodic protection yang mengacu pada NACE standard RP- 02-85.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

EVALUASI PENTANAHAN PERALATAN TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA PADA GARDU INDUK BUKIT SIGUNTANG PT. PLN (PERSERO) PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

EVALUASI PENTANAHAN PERALATAN TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA PADA GARDU INDUK BUKIT SIGUNTANG PT. PLN (PERSERO) PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

Puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir dengan judul “ Evaluasi Pentanahan Peralatan Pada Transformator 30 MVA di Gardu Induk Bukit Siguntang Palembang ”. Serta terima kasih yang sebesar-besarnya penulis ucapkan kepada orangtua dan keluarga besar yang telah membantu baik secara moril maupun materil selama menyelesaikan Laporan Akhir.

13 Baca lebih lajut

Betta yudhi setyawan

Betta yudhi setyawan

Program simulasi analisa kebutuhan perlindungan katodik terhadap sistem pentanahan peralatan tipe grid-rod berbahan baja pada gardu induk ini menggunakan program Matlab 7.9. Pembuatan program simulasi ini dimulai dari pembuatan tampilan GUI dan penulisan seranai program dan pengujian program. Secara umum diagram alir pembuatan program simulasi tahap ini dapat dilihat pada Gambar 3.1.

8 Baca lebih lajut

LAPORAN AKHIR Disusun untuk memenuhi syarat menyelesaikan Pendidikan Diploma III Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Sriwijaya Disusun oleh : ACHMAD ZULKIFLI

LAPORAN AKHIR Disusun untuk memenuhi syarat menyelesaikan Pendidikan Diploma III Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Sriwijaya Disusun oleh : ACHMAD ZULKIFLI

Sistem pentanahan peralatan transformator daya 4 pada GI Talang Ratu Palembang menggunakan Rod, dimana sistem ini dilakukan dengan cara menanamkan batang elektroda tegak lurus ke dalam tanah, serta mempertimbangkan kedalaman penanaman batang elektroda dengan nilai tahanan jenis tanah, sehingga dapat menghasilkan nilai tahanan pentanahan (R), tegangan sentuh (E m ) dan tegangan langkah ( E ℓ ) yang lebih baik dan aman.

12 Baca lebih lajut

ID perencanaan sistem pentanahan tenaga

ID perencanaan sistem pentanahan tenaga

Sistem Penangkap Petir yang terinterkoneksi dengan sistem Pentanahan Peralatan berikut Sistem Pentanahan Tenaga Listriknya terintegrasi pada suatu Bar Plate yang terletak pada Bak kontrol. Rancang Bangun Sistem tersebut diatas sangat diperlukan agar supaya didapatkaan Sistem pentanahan yang baik yang sangat berpengaruh Nilai Tahanan Tanahnya. Perangkat elektronika yang berada di dalam bangunan aman terhadap tegangan lebih maupun tegangan kejut akibat gangguan jaringan / petir.

7 Baca lebih lajut

Optimasi Sistem Pentanahan Di Gardu Induk 150 KV Rawalo Dengan Menggunakan Metode Sacrificial Anode

Optimasi Sistem Pentanahan Di Gardu Induk 150 KV Rawalo Dengan Menggunakan Metode Sacrificial Anode

Sistem pentanahan peralatan memiliki tujuan untuk membatasi tegangan antara bagian- bagian peralatan dengan tanah sampai pada suatu harga yang aman (tidak membahayakan) untuk semua kondisi operasi, baik pada saat kondisi normal maupun pada saat terjadi gangguan. Sistem pentanahan peralatan yang dibuat dari bahan baja akan memiliki sifat rentan terhadap korosi, sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengurangi laju korosi yang terjadi. Korosi merupakan timbul akibat reaksi elektrokimia antara baja, air dan oksigen, sehingga mengurangi massa baja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah perlindungan terhadap korosi secara katodik, baik dengan sacrificial anode atau impressed current [1][6] .
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Generator - ANALISA SISTEM PENTANAHAN GENERATOR TURBIN GAS DI PT. PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN KERAMASAN - POLSRI REPOSITORY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Generator - ANALISA SISTEM PENTANAHAN GENERATOR TURBIN GAS DI PT. PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN KERAMASAN - POLSRI REPOSITORY

Tujuan pentanahan peralatan adalah usaha untuk mengamankan system apabila terjadi hubung singkat pada peralatan, selanjutnya arus hubung singkat tsb akan disalurkan ketanah dan tidak membahayakan bagi orang dan peralatan, terutama pada peralatan listrik yang rangka (bodi) terbuat dari logam harus ditanahkan.Pengukuran perlu dilakukan sebelum system dioperasikan pertama kali, waktu pemeliharaan atau setelah system ada gangguan. Sewaktu pelaksanaan pengukuran pentanahan, saluran (kawat) dari electrode ke rangka peralatan harus dilepas. Pengukuran dilakukan pada electrode dengan alat ukur Earth Tester.Pelaksanaan pengoperasian Earth Tester sbb: Prop (A) di hubungkan dengan electrode (di bak kontrol). Prop (B) dan (C) ditancapkan ketanah dengan jarak antara 5 sd. 10 m. Maka alat ukur akan menunjukan besar dari R-tanah lihat pada gambar 2.16.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Disain Sistem Pentanahan Proteksi Petir

Disain Sistem Pentanahan Proteksi Petir

Tujuan dari desain sistem pentanahan adalah untuk memastikan keamanan bagi manusia dan peralatan dan mengembangkan deteksi gangguan sistem proteksi. Semua peralatan listrik seharusnya terkoneksi ke sistem pentanahan. Suatu pentanahan sistem merujuk pada suatu titik dalam suatu rangkaian listrik yang terhubung ke tanah. Titik hubung ini secara tipikel ada pada saluran netral rangkaian listrik. Item-item pentanahan listrik harus dilakukan di dalam rak yaitu konduktor tembaga yang berisolasi akan digunakan sebagai konduktor loop yang ditanahkan. Bar pentanahan peralatan, kubikel, panel, dipasang di dalam kotak terminal. Proteksi petir, peralatan listrik dan instrumen harus terkoneksi ke sistem pentanahan secara terpisah. Tujuan proteksi petir adalah untuk menghindarkan/mencegah bahaya kerusakan pada peralatan dan mencegah cedera pada manusia. Energi sambaran petir dapat dengan mudah menimbulkan kebakaran dan merusak peralatan. Metode perhitungan yang digunakan disain sistem pentanahan proteksi petir adalah multiple vertical electrodes system.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Pentanahan

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Pentanahan

Pentanahan peralatan sistem pentanahan netral pengaman (PNP) adalah tindakan pengamanan dengan cara menghubungkan badan peralatan / instalasi yang diproteksi dengan hantaran netral yang ditanahkan sedemikian rupa sehingga apabila terjadi kegagalan isolasi tidak terjadi tegangan sentuh yang tinggi sampai bekerjanya alat pengaman arus lebih. Yang dimaksud bagian dari peralatan ini adalah bagian-bagian mesin yang secara normal tidak dilalui arus listrik namun dalam kondisi abnormal dimungkinkan dilalui arus listrik. [7] Pentanahan Peralatan bertujuan:
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BAB 10 SISTEM PENTANAHAN JARINGAN DISTRIBUSI

BAB 10 SISTEM PENTANAHAN JARINGAN DISTRIBUSI

Sistem JTM 20 kV sampai dengan 29 kV harus selalu diketanahkan karena kemungkinan gagal sangat besar oleh tegangan lebih transien yang dikaitkan oleh busur tanah (arcing grounds). Dibawah ini ditunjukkan konstrksi pentanahan langsung dan pentanahan peralatan jaringan.

18 Baca lebih lajut

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km. 8 Rumbai Pekanbaru, Telp. (0761) 52324 E-mail : abrartanjung_1970yahoo.co.id (Received: 27 Maret 2015; Revised: 16 Juni 2015; Accepted: 27 Juni 2015) ABSTRAK - Analisi

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km. 8 Rumbai Pekanbaru, Telp. (0761) 52324 E-mail : abrartanjung_1970yahoo.co.id (Received: 27 Maret 2015; Revised: 16 Juni 2015; Accepted: 27 Juni 2015) ABSTRAK - Analisi

Untuk menyalurkan kebutuhan tenaga listrik tersebut dari produsen listrik ke konsumen diperlukan suatu jaringan dan gardu distribusi. Berdasarkan Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN), sistem dapat dikatakan efektif bila drop tegangannya tidak melebihi + 5 % dan - 10 % dari tegangan nominal, rugi-rugi daya dan dari total daya yang disalurkan. Pada saat terjadi gangguan, arus gangguan yang dialirkan ke tanah akan menimbulkan perbedaan tegangan pada permukaan tanah yang disebabkan karena adanya tahanan tanah . Universitas Lancang Kuning merupakan lembaga pendidikan memiliki beberapa fakultas mempunyai kegiatan admistrasi dan belajar mengajar, menggunakan peralatan listrik. Pemakaian beban listrik juga banyak dipakai dalam pemasangan lampu penerangan dan peralatan-peralatan listrik lainnya. Akibat penambahan beban pada gedung fakultas Unilak, menyebabkan terjadi ketidakseimbangan beban, nilai tahanan pentanahan peralatan sangat besar dan terjadi kelebihan beban (Over load) pada transformator distribusi. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa dan menghitung besar tahanan pentanahan transformator distribusi di Universitas Lancang Kuning. Metode penelitian dengan cara melakukan pengukuran data transfromator distribusi menggunakan alat ukur, melakukan analisa data dan perhitungan data.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ANALISA PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN INST

ANALISA PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN INST

Sigarang (sistem grounding arang dan garam) adalah suatu sistem pentanahan menggunakan arang dan garam. Percobaan dilakukan dengan cara melakukan perhitungan terhadap data resisitivitas tanah yang telah diberikan perlakuan fisik berupa penambahan air, garam dan arang yang bertujuan untuk mencari nilai resistivitas yang rendah dari tanah tersebut. Penelitian karakteristik tanah ini dilakukan dengan penambahan air, arang dan larutan garam dan mengikuti beberapa langkah.

5 Baca lebih lajut

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum

Tujuan pertama dari pentanahan, yaitu untuk mengatasi tegangan antara bagian-bagian peralatan yang tidak dilalui arus antara bagian-bagian ini dengan tanah sampai pada suatu harga yang aman (tidak membahayakan) untuk semua kondisi operasi normal atau tidak normal.Untuk mencapai tujuan ini, suatu sistem pentanahan yang baik sangat dibutuhkan. Gunanya adalah untuk memperoleh potensial yang merata (Uniform) dalam semua bagian peralatan dan juga menjaga agar manusia yang berada di daerah tersebut mempunyai potensial yang berada di daerah tersebut mempunyai potensial yang sama dan tidak berbahaya pada setiap waktu.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Instalasi Pentanahan Dan Proteksi Gangguan Ke Tanah Pada Pembangkitan Multi Generator Di Sistem Kelistrikan Industri Minyak Nabati

Instalasi Pentanahan Dan Proteksi Gangguan Ke Tanah Pada Pembangkitan Multi Generator Di Sistem Kelistrikan Industri Minyak Nabati

Abstrak—Pemilihan metode pentanahan pada multi generator menjadi pertimbangan penting dalam sebuah industri yang memiliki tegangan menengah. Hal ini dikarenakan seringnya terjadi gangguan ke tanah serta besarnya arus gangguan satu fasa ke tanah pada masing–masing generator. Jika terjadi kesalahan dalam pemilihan pentanahan generator akan menyebabkan kerusakan yang sangat berarti pada peralatan tersebut. Tugas akhir ini akan membahas berbagai macam metode pentanahan pada generator yang beroperasi di Industri Minyak Nabati. Besar arus gangguan satu fasa merupakan faktor utama dalam pemilihan pentanahan sistem. Berdasarkan hasil simulasi hubung singkat 1 fasa ke tanah, maka dapat ditentukan kombinasi pentanahan pada masing- masing generator disistem tegangan menengah yaitu Low Resistance – Open atau sebaliknya. Selain itu, akan dibahas juga pengaman arus gangguan ketanah. Dengan adanya penambahan pembangkit dan beban pada perusahaan ini, akan berpengaruh pada besar arus hubung singkat pada sistem kelistrikan diperusahaan tersebut. Untuk itu perlu dilakukan analisis ulang penyetelan kordinasi rele proteksi yang ada seperti rele pengaman gangguan tanah (Ground Fault Relay) serta menggambarkan kurva karakteristiknya.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Daud Salemba HUBUNGAN ANTARA PENTANAHAN

Daud Salemba HUBUNGAN ANTARA PENTANAHAN

Lokasi dan cara membuat sambungan secara kritis berhubungan dengan efektifitas peralatan pelindung terhadap sambaran petir. Bahaya potensial dapat timbul diantara obyek – obyek yang nominalnya ditanahkan bilamana ada diantara penghantar tersebut melewatkan arus petir. Telah diperlihatkan bahwa dengan mengurangi panjang penghantar, apakah secara langsung atau membuat jalur parallel ditambah dengan tindakan bonding yang sesuai, efektifitas penuh peralatan pelindung sambaran petir dapat dicapai

5 Baca lebih lajut

REVIEW METODE ELEMEN HINGGA UNTUK PENTANAHAN

REVIEW METODE ELEMEN HINGGA UNTUK PENTANAHAN

Listrik merupakan energi sekunder yang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Selain bermanfaat bagi kehidupan manusia, tenaga listrik juga dapat membahayakan jika tidak memiliki instalasi dan pengamanan yang sesuai standar. Salah satu cara untuk menanggulangi bahaya dalam instalasi tenaga listrik yaitu menggunakan sistem pentanahan (grounding system). Sistem pentanahan merupakan salah satu elemen kunci dalam perlindungan keamanan manusia dan keamanan berbagai macam instalasi listrik(Ghoneim, Hirsch, Elmorshedy, et al. 2006)(Ghoneim, Hirsch & Elmorshedy 2006)(Gazzana et al. 2014)(Anggoro 2012)(Wu et al. 2014). Tujuan utama sistem pentanahan adalah memberikan bantuan deteksi cepat dan meminimalkan tegangan dan tekanan termal pada peralatan, memberikan keamanan dan mengurangi gangguan sistem (Somani et al. 2005).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Sistem Pentanahan Pada Jaringan Tegangan

Sistem Pentanahan Pada Jaringan Tegangan

Kumparan petersen biasanya digunakan dalam sistem pentanahan 3 phasa untuk membatasi arus busur selama terjadinya gangguan tanah. Kumparan ini pertama dikembangkan oleh W.Petersen pada tahun 1916. Ketika terjadi sebuah gangguan 1 phasa ke tanah pada sistem 3 phasa yang tidak ditanahkan, tegangan dari phasa yang terganggu berkurang sampai tegangan tanah (0V). Gangguan ini menyebabkan 2 phasa sehat tegangannya meningkat menjadi 3 kali tegangan semula. Peningkatan tegangan ini menyebabkan suatu aliran arus Ic melaluikapasitansi phasa ke tanah. Arus Ic yang meningkat 3 kali arus kapasitif normal dan mengalir pada rangkaiannya. Ini menyebabkan pukulan pada lokasi gangguan yangdikenal dengan busur tanah (arching ground ). Hal ini juga menyebabkan tegangan berlebih pada sistem.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian mengenai perbaikan sistem pentanahan telekomunikasi (BTS XL- Axiata) di Site Kampung Baru Area Batanghari, Jambi. Tahap pertama adalah studi literature dari referensi- referensi yang ada baik berupa buku maupun karya-karya ilmiah. Tahap kedua berupa observasi lapangan antara lain analisis konfigurasi & topografi survey (existing), analisis konfigurasi tower (integrated grounding system) dan analisis konfigurasi desain satu titik (isolated grounding system) serta pengumpulan data yang diperoleh dari pengukuran. Tahap ketiga berupa analisis data dan perancangan, yaitu pengolahan data dengan pengukuran dan perhitungan secara manual kemudian membandingkan hasilnya
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

EVALUASI KEAMANAN PADA SISTEM PENTANAHAN GARDU INDUK 150 KV JAJAR  Evaluasi Keamanan Pada Sistem Pentanahan Gardu Induk 150 KV Jajar.

EVALUASI KEAMANAN PADA SISTEM PENTANAHAN GARDU INDUK 150 KV JAJAR Evaluasi Keamanan Pada Sistem Pentanahan Gardu Induk 150 KV Jajar.

Tugas Akhir dengan judul “ EVALUASI KEAMANAN PADA SISTEM PENTANAHAN GARDU INDUK 150 KV JAJAR ” ini telah dipertahankan dan dipertanggung jawabkan dihadapan Dewan Penguji Tugas Akhir Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta, pada :

16 Baca lebih lajut

Show all 7385 documents...