penyakit demam berdarah

Top PDF penyakit demam berdarah:

MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI MALANG

MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI MALANG

arthralgias) dan ruam; ruam demam berdarah mempunyai ciri-ciri merah terang, petekial dan biasanya mucul dulu pada bagian bawah badan pada beberapa pasien, ia menyebar hingga menyelimuti hampir seluruh tubuh. Selain itu, radang perut bisa juga muncul dengan kombinasi sakit di perut, rasa mual, muntah-muntah atau diare. Demam berdarah umumnya lamanya sekitar enam atau tujuh hari dengan puncak demam yang lebih kecil terjadi pada akhir masa demam. Secara klinis, jumlah platelet akan jatuh hingga pasien dianggap afebril. Penyebab demam berdarah menunjukkan demam yang lebih tinggi, pendarahan, trombositopenia dan hemokonsentrasi. Pada awal tahun 2004 kita dikejutkan kembali dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan jumlah kasus yang cukup banyak. Hal ini mengakibatkan sejumlah rumah sakit menjadi kewalahan dalam menerima pasien DBD. Untuk mengatasinya pihak rumah sakit menambah tempat tidur di lorong-lorong rumah sakit serta merekrut tenaga medis dan paramedis. Merebaknya kembali kasus DBD ini menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan. Sebagian menganggap hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dan sebagian lagi menganggap karena pemerintah lambat dalam mengantisipasi dan merespon kasus ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD

Faktor-faktor yang bertanggung jawab mengakibatkan peningkatan kasus Dengue dan DBD masing-masing sebagai masalah kesehatan global adalah kompleks dan belum sepenuhnya difahami. Walau bagaimanapun, kemunculan semula penyakit ini sangat erat kaitannya dengan perubahan demografik dan masyarakat lebih 50 tahun dahulu. Dua faktor utama adalah ketidakseimbangan pertumbuhan populasi secara global dan urbanisasi yang tidak terancang dan terkawal terutama di negara-negara tropikal yang sedang membangun. Perumahan yang di bawah standar, kepadatan, penurunan kebersihan air dan sistem pengurusan bahan buangan dengan urbanisasi yang tidak terancang telah menciptakan kondisi yang ideal untuk peningkatan penyakit yang ditransmisi oleh nyamuk di kawasan tropikal (Gubler D.J., 1998).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI MALANG

MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI MALANG

Penyakit DBD sering salah didiagnosis dengan penyakit lain seperti flu atau tipus. Hal ini disebabkan karena infeksi virus dengue yang menyebabkan DBD bisa bersifat asimtomatik atau tidak jelas gejalanya. Data di bagian anak RSCM menunjukkan pasien DBD sering menunjukkan gejala batuk, pilek, muntah, mual, maupun diare. Masalah bisa bertambah karena virus tersebut dapat masuk bersamaan dengan infeksi penyakit lain seperti flu atau tipus. Oleh karena itu diperlukan kejelian pemahaman tentang perjalanan penyakit infeksi virus dengue, patofisiologi, dan ketajaman pengamatan klinis. Dengan pemeriksaan klinis yang baik dan lengkap, diagnosis DBD serta pemeriksaan penunjang (laboratorium) dapat membantu terutama bila gejala klinis kurangmemadai.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Kebijakan Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Kebijakan Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan penanggulangan penyakit DBD di Indonesia. Penulisan makalah ini menggunakan metode tinjauan kepustakaan (library research). Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa kegagalan antisipasi KLB DBD karena under- estimate risk estimation harus dicegah dengan pengawasan pelaksanaan tugas pejabat kesehatan yang berwenang mengawasi upaya pemberantasan wabah penyakit menular di daerahnya. Dalam kebijakan penetapan status wabah dan kejadian luar biasa, perlu diwaspadai kesalahan memperkirakan risiko terlalu kecil (under-estimate risk perception) apalagi mengingat keterbatasan kemampuan dan sikap mental pejabat kesehatan di daerah dengan kewenangan otonomi daerah. Sikap mental di sini mengacu pada antisipasi kecenderungan Oleh karena itu direkomendasikan agar sistem peringatan dini wabah dan kejadian luar biasa seharusnya dilaksanakan dengan pengawasan pelaksanaan tugas dan wewenang pejabat kesehatan di tingkat pemerintah pusat dan daerah untuk memantau sedini mungkin dan setransparan mungkin kemungkinan berjangkitnya wabah demam berdarah. Agar kewaspadaan dini wabah penyakit menular para pejabat kesehatan terkait dapat diandalkan, bagi mereka perlu ada program pengembangan kapasitas (capacity building) di bidang persepsi dan penilaian risiko (risk perception & risk assessment) wabah penyakit.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Aplikasi Sistem Informasi Penyakit Demam Berdarah Berbasis Android

Aplikasi Sistem Informasi Penyakit Demam Berdarah Berbasis Android

Demam berdarah merupakan penyakit yang tanda dan gejala penyakit ini sukar dikenali dengan segera karena gejalanya hampir sama dengan tifus sehingga sering terlambat ditangani. Untuk itu aplikasi ini dibuat yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang penyakit demam berdarah. Sistem ini dirancang dengan meggunakan perangkat lunak android studio dengan bahasa pemrograman java.

2 Baca lebih lajut

Mawatdah Yusoh BAB II

Mawatdah Yusoh BAB II

Penyakit demam berdarah dengue mengenai seseorang melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang menularkan penyakit adalah nyamuk betina dewasa. Nyamuk betina memerlukan darah manusia atau binatang untuk hidup dan berkembang baik. Apabila disekitar tempat sarang nyamuk tersebut dijumpai seseorang yang sedang sakit demam berdarah penyakit demam berdarah dengue ringan atau berat. Sebaliknya, apabila daya tahan tubuh rendah seperti pada anak-anak, penyakit infeksi dengue ini dapat menjadi berat bahkan dapat mematikan (Misnadiarly, 2009).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Pengaruh Pengetahuan dan Kepercayaan Ibu terhadap Tindakan Mencegah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi

Pengaruh Pengetahuan dan Kepercayaan Ibu terhadap Tindakan Mencegah Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi

_______, 1998. Menggerakkan Masyarakat Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk, Demam Berdarah Dengue: Petunjuk Bagi Kader dan Tokoh Masyarakat pada Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue, Jakarta : Ditjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman. Dahniar, 2009, Pengaruh Nilai Budaya Masyarakat terhadap Perawatan Ibu Hamil,

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP,TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH PUSKESMAS MARTAPURA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP,TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH PUSKESMAS MARTAPURA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Banyak wilayah di Indonesia yang merupakan wilayah endemik DBD di mana kasus DBD yang berulang-ulang setiap tahun. Data riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2007 menyatakan prevalensi nasional DBD di Indonesia adalah 0,62%. Salah satu daerah endemis DBD adalah Kalimantan Selatan. Penyebaran penyakit DBD di Provinsi Kalimantan Selatan terjadi di 13 (tiga belas) kota/kabupaten. Kasus tertinggi terjadi di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Wilayah Kabupaten Banjar dengan kasus terbesar tahun 2010 di puskesmas Martapura dengan jumlah kasus sebanyak orang 38 penderita . Adapun faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit demam berdarah dengue antara lain faktor host, lingkungan, dan faktor virusnya sendiri. Faktor host yaitu kerentanan dan respon imun; faktor lingkungan yaitu kondisi geografi (ketinggian dari permukaan laut, curah hujan, angin, kelembaban, musim); kondisi demografi (kepadatan, mobilitas, perilaku, adat istiadat, social ekonomi penduduk). Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan periaku masyarakat mengenai DBD di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2011. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara systematic random sampling. Kesimpulan adalah bahwa Karakteristik responden yaitu Jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan lebih banyak pendidikan SMA/sederajat di ikuti SD, SMP dan Akademi, dan jenis pekerjaan adalah ter- besar ibu RT diikuti oleh Swasta dan PNS. Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penyakit DBD
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

TUGAS PENYAKIT TROPIK DEMAM BERDARAH DENGUE

TUGAS PENYAKIT TROPIK DEMAM BERDARAH DENGUE

Penyakit demam berdarah dengue disebabkan oleh agen utama berupa virus dengue. Virus dengue (DENV) merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Virion Dengue merupakan partikel sferis dengan diameter nukleokapsid 30nm dan ketebalan selubung 10 mm, sehingga diameter virion kira-kira 50 nm. Genon virus Dengue terdiri dari asam ribonuleat berserat tunggal, panjangnya kirakira 11 kilibasa. Genon terdiri dari protein structural dan protein non structural, yaitu gen C mengkode sintesa nukleokapsid (Capsid), gen M mengkode sintesa protein M (Membran) dangan E mengkode sentesa glikoprotein selubung (Envelope) Virus dengue termasuk dalam genus Flavivirus dan memiliki empat serotipe yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4 diamana 4 serotip ii saling berhubungan dengan flaviviruses lainnya termasuk West Nile, Japanese Encephalitis dan virus demam kuning.(4)
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

JARINGAN SYARAF TIRUAN PREDIKSI PENYAKIT

JARINGAN SYARAF TIRUAN PREDIKSI PENYAKIT

Pada penelitian ini, kami melakukan beberapat tahapan penelitian, yaitu analisis, desain, pembuatan program dan uji coba. Pada tahapan analisis adalah tahapan dimana kami melakukan proses analisa permasalahan yang ada. Disini kami menemukan beberapa hal mulai dari jenis nyamuk, waktu penggigitan, gejala-gejala, dan akibat yang terjadi sesuai dengan gejala yang ada. Pada tahapan ini, yaitu pada bagian gejala-gejala, kami menentukan 21 gejala yang berhubungan dengan penyakit demam berdarah, yaitu demam meningkat tinggi, kedingingan, tubuh terasa sakit, sakit kepala, tenggorokan sakit saat menelan, badan lemas dan lemah, bintik-bintik merah pada kulit tubuh, panas tubuh semakin meninggi, otot terasa nyeri, nafsu makan berkurang, mual-mual, denyut nadi terasa lemah, tubuh terasa ngilu, persendian membengkak, stamina tubuh menurun, nyeri pada persendian, terasa ingin muntah, leher dan punggung terasa kaku, sering merasa ngantuk, dan mudah terangsang. Pada tahapan ini juga kami telah melakukan penentuan derajat penyakit demam berdarah (DBD), yaitu DBD derajat I, DBD derajat II, DBD derajat III dan DBD derajat IV. Disini semakin tinggi derajat DBD maka penyakit tersebut semakin berbahaya bagi pasien.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan di sebar luaskan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah dapat menyerang anak – anak maupun orang dewasa. Nyamuk Aedes aegypti betina biasanya menggigit pada pagi, siang, atau sore hari. Penyakit ini tidak menular melalui sentuhan. Dengan melakukan penyemprotan, pengasapan, dan memutus daur hidup nyamuk dapat memberantas nyamuk Aedes aegypti.

13 Baca lebih lajut

POTENSI EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.) SEBAGAI PENOLAK (Repellent) NYAMUK Aedes aegypti L.

POTENSI EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara L.) SEBAGAI PENOLAK (Repellent) NYAMUK Aedes aegypti L.

Tanaman tembelekan selain dapat digunakan sebagai tanaman hias juga dapat digunakan sebagai tanaman obat dan insektisida alami. Bagian tanaman yang dapat digunakan adalah akar yang bersifat tawar dan sejuk, untuk meredakan demam, TBC, rematik, memar, keputihan, kencing nanah, gondongan, sakit kulit, penawar racun, penghilang nyeri dan penghenti pendarahan. Daun yang bersifat pahit, sejuk dan berbau, untuk menghilangkan gatal, batuk, rematik, anti-toksik, menghilangkan bengkak. Bunga tembelekan bersifat manis dan sejuk dapat digunakan untuk

35 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Hipertermi dengan Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue pada Anak.

PENDAHULUAN Hubungan Hipertermi dengan Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue pada Anak.

Dalam kurun waktu 30 tahun sejak ditemukan virus dengue di Surabaya dan Jakarta, baik dalam jumlah penderita maupun daerah penyebaran penyakit terjadi peningkatan yang pesat. Sampai saat ini DBD telah ditemukan di seluruh propinsi di Indonesia, dan 200 kota telah melaporkan adanya kejadian luar biasa. Incidence Rate (IR) meningkat dari 0,005 per 100,000 penduduk pada tahun 1968 menjadi berkisar antara 6-27 per 100,000 penduduk. Pola berjangkit infeksi virus dengue dipengaruhi oleh iklim dan kelembaban udara. Pada suhu yang panas (28-32°C) dengan kelembaban yang tinggi, nyamuk Aedes tetap bertahan hidup untuk jangka waktu lama. Di Indonesia, karena suhu udara dan kelembaban tidak sama di setiap tempat, maka pola waktu terjadinya penyakit agak berbeda untuk setiap tempat (Depkes, 2004).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Penjasorkes SD MI Kelas 4. Pelajaran 12

Penjasorkes SD MI Kelas 4. Pelajaran 12

Sebenarnya nyamuk bukan penyebabnya, melainkan bibit penyakit yang hidup dalam tubuh nyamuk. Saat nyamuk mengisap darah kita, bibit penyakit itu masuk ke dalam tubuh kita. Akibatnya kita menjadi sakit. Nah, bagaimana cara pencegahannya? Untuk mencegahnya, kita basmi sarang nyamuk agar nyamuk mati.

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Asuhan Keperawatan Pada An.V Dengan Dengue Hemoragic Fever (DHF) Grade I Di Ruang Anggrek RSUD Surakarta.

PENDAHULUAN Asuhan Keperawatan Pada An.V Dengan Dengue Hemoragic Fever (DHF) Grade I Di Ruang Anggrek RSUD Surakarta.

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memungkinkan berbagai jenis vektor penyakit hidup di Indonesia. Salah satu vektor tersebut adalah nyamuk. Beberpa jenis nyamuk yang hidup di wilayah Indonesia, yaitu nyamuk Anopheles sp, Aedes sp, Mansonia sp, Culex sp, Toxor sp.

5 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Demam Berdarah Dengue (DBD) 1. Definisi - Tegar Alam Pambudi BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Demam Berdarah Dengue (DBD) 1. Definisi - Tegar Alam Pambudi BAB II

b. Fase kritis, pada kasus ringan dan sedang, semua tanda dan gejala kliniks menghilang setelah demam turun sertai keluarnya keringat, perubahan pada denyut nadi dan tekanan darah, akan teraba dingin di sertai dengan kongesti kulit. Perubahan ini memperlihatkan gejala gangguan sirkulasi, sebagai akibat dari perembasan plasma yang dapat bersifat ringan atau sementara. Pada kasus berat, keadaan umum pada saat atau beberapa saat setelah suhu turun antara 3-7 terdapat tanda kegagalan sirkulasi, kulit teraba dingin dan lembab terutama pada ujung jari kaki, sianosis di sekitar mulut, pasien menjadi gelisah, nadi cepat, lemah kecil sampai tidak teraba dan ditandai dengan penurunan suhu tubuh disertai kenaikan permeabilitas kapiler dan timbulnya kebocoran plasma yang biasanya berlangsung selama 24–48 jam. Kebocoran plasma sering didahului oleh lekopeni progresif disertai penurunan hitung trombosit dibawah 100.000/mm (trombositopeni). Pada saat akan terjadi syok pasien mengeluh nyeri perut.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Penyakit Tropik Tugas 4 Kel 9 PM DBD

Penyakit Tropik Tugas 4 Kel 9 PM DBD

Gambaran penyakit ini sangat bervariasi mulai dari yang paling ringan sampai yang paling berat dengan tanda-tanda demam tinggi, perdarahan pada kulit mungkin juga pada gusi dan cenderung terjadinya syok. Masa inkubasi penyakit berkisar antara 1 hingga 4 hari, timbul demam. Sehari sebelum demam atau H-1 dengan teknik diagnosis deteksi NS1, maka antigen virus telah bisa di deteksi. Sebelumnya deteksi atau diagnosis DBD mendasarkan kepada antigen- antibodi yang baru bisa di deteksi pada hari ke 3 atau 4 setelah demam berlangsung, atau hari ke-7 setelah infeksi berjalan.(13)
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Karakteristik Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUP Haji Adam Malik Pada Tahun 2015

Karakteristik Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUP Haji Adam Malik Pada Tahun 2015

Penjamu yang dimaksudkan adalah manusia yang kemungkinan menderita DBD. Faktor manusia berhubung kait dengan perilaku dan peran serta dalam kegiatan pemberantasan vektor pada masyarakat. Mobilitas penduduk yang tinggi memudahkan penularan virus dengue. Faktor umur dan kekuatan daya tahan tubuh dari serangan penyakit juga mempengaruhi. Tambahan pula, faktor pendidikan mempengaruhi cara berfikir dalam penerimaan penyuluhan yang diberikan dan cara mengatasi DBD.

9 Baca lebih lajut

Hubungan Frekuensi Pemberantasan Sarang Nyamuk Dan Angka Bebas Jentik Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Periode Januari-Desember Tahun 2012 Di Kota Medan

Hubungan Frekuensi Pemberantasan Sarang Nyamuk Dan Angka Bebas Jentik Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Periode Januari-Desember Tahun 2012 Di Kota Medan

Demam berdarah tidak menular melalui kontak manusia dengan manusia, namun ditularkan melalui nyamuk penyebab demam berdarah. Penularan terjadi apabila nyamuk Aedes aegypti melakukan gigitan kepada manusia yang pada saat itu darahnya sedang mengandung virus dengue (viraemia). Penularan ini terjadi karena setiap kali nyamuk menggigit, sebelum menghisap darah akan mengeluarkan air liur melalui alat tusuknya, agar darah yang dihisap tidak membeku. Virus yang sampai kedalam lambung nyamuk akan mengalami replikasi (memecah diri/berkembang biak), kemudian akan migrasi yang akhirnya akan sampai di kelenjer ludah. Virus yang berada di lokasi ini setiap saat siap untuk dimasukkan kedalam kulit tubuh manusia melalui gigitan nyamuk (Anies, 2006).
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN JUMLAH

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN JUMLAH

Demam berdarah dengue yang menye- rang anak-anak cenderung lebih meningkat- kan morbiditas dan mortalitas sehingga diperlukan perhatian lebih, baik pada gejala klinis maupun hasil laboratorium. Sampai saat ini masih sering ditemukan pasien DBD yang pada permulaan tidak berat secara klinis dan laboratorium, tetapi dalam perjalanan penyakitnya mengalami syok dan pada kasus berakhir dengan kematian. Berbagai aspek mengenai infeksi virus dengue telah diteliti untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan menimbulkan berat ringannya infeksi virus dengue, dari parameter sederhana (pemeriksaan klinis dan pemeriksaan laboratorium rutin) hingga pemeriksaan laboratorium yang canggih. Pada pemeriksaan laboratorium rutin, peme- riksaan yang akan diperiksa antara lain: hemoglobin, eritrosit, hematokrit, leukosit dan trombosit.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...