penyebaran anestetik lokal

Top PDF penyebaran anestetik lokal:

Perbandingan Penggunaan Jarum Sudut Tumpul dengan Jarum Tuohy untuk Transversus Abdominis Plane Block terhadap Penyebaran Anestetik Lokal pada Operasi Ginekologi | Darmoko | Jurnal Anestesi Perioperatif 575 1887 1 PB

Perbandingan Penggunaan Jarum Sudut Tumpul dengan Jarum Tuohy untuk Transversus Abdominis Plane Block terhadap Penyebaran Anestetik Lokal pada Operasi Ginekologi | Darmoko | Jurnal Anestesi Perioperatif 575 1887 1 PB

Transversus abdominis plane block (TAPB) merupakan salah satu teknik anestesia regional untuk memblokade nyeri saat dilakukan sayatan kulit di dinding abdomen. Penelitian ini bertujuan membandingkan penggunaan jarum sudut tumpul dengan jarum tuohy untuk TAPB terhadap penyebaran anestetik lokal pada operasi ginekologi. Jenis penelitian eksperimental dengan uji acak terkontrol buta tunggal dilakukan di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung periode Juli–Agustus 2014. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 wanita berusia 18–60 tahun dengan status fisik American Society of Anesthesiologists (ASA) I–II yang menjalani operasi ginekologi dalam anestesi umum. Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu jarum sudut tumpul dan jarum tuohy. Teknik TAPB dilakukan di kedua sisi abdomen menggunakan 20 mL bupivakain 0,125%. Sebelum dan sesudah TAPB dilakukan pencitraan ultrasonografi untuk membandingkan penyebaran anestetik lokal. Analisis statistika menggunakan Uji Mann-Whitney dan uji Z. Hasil penelitian ini menunjukkan penyebaran anestetik lokal pada kelompok jarum sudut tumpul 50% dan pada kelompok jarum tuohy 26,7% secara statistika berbeda bermakna (p<0,05). Simpulan, pada operasi ginekologi dengan teknik TAPB penggunaan jarum sudut tumpul lebih baik dibanding dengan jarum tuohy terhadap penyebaran anestetik lokal.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Perbandingan Kombinasi Bupivakain 0,5% Hiperbarik dan Fentanil dengan Bupivakain 0,5% Isobarik dan Fentanil terhadap Kejadian Hipotensi dan Tinggi Blokade Sensorik pada Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal | Okatria | Jurnal Anestesi Perioperatif 820 303

Perbandingan Kombinasi Bupivakain 0,5% Hiperbarik dan Fentanil dengan Bupivakain 0,5% Isobarik dan Fentanil terhadap Kejadian Hipotensi dan Tinggi Blokade Sensorik pada Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal | Okatria | Jurnal Anestesi Perioperatif 820 303

Penelitian yang telah lalu membandingkan perbedaan tinggi blokade sensorik anestesi spinal yang dilakukan dalam posisi duduk dan lateral untuk seksio sesarea mempergunakan kombinasi bupivakain yang berbeda barisitas (hiperbarik, isobarik, atau hipobarik) dan diamorfin. Perbedaan barisitas anestetik lokal tidak memengaruhi tinggi blokade sensorik saat anestesi spinal dilakukan dalam posisi lateral, namun menghasilkan perbedaan yang bermakna pada saat anestesi spinal dilakukan dalam posisi duduk. Anestetik lokal hiperbarik bergerak sesuai arah gravitasi, isobarik tidak dipengaruhi gravitasi, sedangkan hipobarik melawan gravitasi sehingga didapatkan bahwa penyebaran anestetik lokal hipobarik lebih tingi dibanding dengan isobarik dan hiperbarik. Tinggi blokade sensorik pada penelitian ini yang dihasilkan anestetik lokal isobarik lebih tinggi, kemungkinan disebabkan oleh anestetik lokal isobarik yang sebenarnya bersifat sedikit hipobarik dan akan semakin hipobarik ketika ditambahkan fentanil sehingga anestetik lokal akan bergerak melawan gravitasi karena pada penelitian ini pasien diposisikan duduk saat penyuntikan. 4,7 Jumlah kejadian hipotensi juga
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Blok Aksilar dengan Panduan Ultrasonografi pada Operasi Debridement Lengan Bawah Pasien Systemic Lupus Erythematosus, Gagal Ginjal Kronik, Sirosis Hepatis, dan Gagal Jantung | Prihartono | Jurnal Anestesi Perioperatif 124 422 1 PB

Blok Aksilar dengan Panduan Ultrasonografi pada Operasi Debridement Lengan Bawah Pasien Systemic Lupus Erythematosus, Gagal Ginjal Kronik, Sirosis Hepatis, dan Gagal Jantung | Prihartono | Jurnal Anestesi Perioperatif 124 422 1 PB

Jarum yang digunakan pada teknik blok ini merupakan jarum khusus untuk melakukan stimulasi saraf. Nervus yang menjadi tujuan akan diidentifikasi memakai bantuan jarum stimulasi dan nerve stimulator dengan melihat respons motorik pada tiap nervus yang dituju. Setelah mendapatkan gerakan motorik nervus yang dituju, lalu anestetik lokal dimasukkan di sekitar nervus tersebut. Meskipun dengan memakai bantuan kedua alat tersebut, blokade saraf ini masih sering mengalami kegagalan karena penyebaran anestetik lokal tidak dapat dilihat secara langsung. 1
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Pengerjaan, Volume Anestetik Lokal, dan Angka Keberhasilan Blokade Aksilar dengan Panduan Pencitraan Ultrasonografi pada Prosedur Arterio-Venous Shunt | Guntara | Jurnal Anestesi Perioperatif 329 1080 1 PB

Pengerjaan, Volume Anestetik Lokal, dan Angka Keberhasilan Blokade Aksilar dengan Panduan Pencitraan Ultrasonografi pada Prosedur Arterio-Venous Shunt | Guntara | Jurnal Anestesi Perioperatif 329 1080 1 PB

panduan pencitraan ultrasonografi membantu untuk mengidentifikasi tiap-tiap saraf, melihat penempatan jarum dan penyebaran anestetik lokal di sekitar saraf secara tepat, sehingga dengan jumlah minimal anestetik lokal dapat meliputi seluruh serabut saraf yang dituju sehingga terjadi blokade saraf yang diinginkan. Hal ini juga meningkatkan angka keberhasilan blokade aksilar apabila dibandingkan dengan blokade aksilar dengan memakai teknik lainnya. Blokade aksilar dengan bantuan alat stimulasi saraf tepi atau teknik transarterial, tidak dapat melihat secara langsung penempatan jarum serta penyebaran obat anestesia lokal seperti pada penggunaan pencitraan ultrasonografi, sehingga dibutuhkan obat anestesi lokal dalam jumlah besar yang diharapkan dapat meliputi serabut saraf secara keseluruhan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

THE EFFECTS OF ADDING SODIUM BICARBONATE INTO LOCAL ANESTHETIC AS BUFFERING AGENT.

THE EFFECTS OF ADDING SODIUM BICARBONATE INTO LOCAL ANESTHETIC AS BUFFERING AGENT.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari efek dari anestetikum lokal yang telah diberi larutan bufer natrium bikarbonat. Penelitian ini merupakan studi literatur yang didasarkan pada membaca, menafsirkan dan menyusun informasi dari berbagai referensi, termasuk jurnal, buku dan situs web.

2 Baca lebih lajut

ANESTESI LOKAL DAN ANESTESI UMUM KELOMPOK 7 | Karya Tulis Ilmiah

ANESTESI LOKAL DAN ANESTESI UMUM KELOMPOK 7 | Karya Tulis Ilmiah

prilokain adalah hidrolisis yang menghasilkan metabolit o-toluidin yang dapat menyebabkan methemoglobinemia. Pada pasien dengan kelainan hepar penggunaan obat anestesi lokal golongan amida perlu diperhatikan. Amida yang terdapat pada obat anestesi lokal terikat dengan protein plasma dalam jumlah besar (55%-95%), khususnya asam glikoprotein. Absorbsi melalui paru juga berperan penting dalam distribusi obat anestesi lokal.

5 Baca lebih lajut

TRADISI SANTRI DALAM HISTORIOGRAFI JAWA

TRADISI SANTRI DALAM HISTORIOGRAFI JAWA

Mengenai kapan Islam masuk ke tanah Jawa, sumber Babad hanya menceriterakan bahwa komunitas Islam telah tumbuh di lingkungan kota pelabuhan Surabaya, Gresik dan Tuban sekalipun Kerajaan Hindu Majapahit masih berkuasa. Kota-kota pelabuhan Kerajaan Majapait itu sesungguhnya telah tumbuh sejak akhir abad ke-13 dan meningkat pada abad ke-15-16, serta telah memiliki jaringan pelayaran dan perdagangan dengan Pasai dan Malaka, serta daerah Maluku dan Nusa Tenggara Timur. Sumber Babad menjelaskan bahwa penyebaran Islam dilakukan oleh para mubalig atau da'i yang terkenal dengan sebutan Wali. Sesungguhnya jumlah Wali banyak namun tradisi Jawa lebih menokoh sembilan atau sepuluh Wali, atau lebih dikenal "Wali Sanga" ("Wali Sembilan"). Mereka yang banyak disebut dalam Babad antara lain ialah Sunan Ngampel-Denta, Sunan Bonang, Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Gunungjati, Sunan Murya, Sunan Dradjat, Sunan Tembayat, Sunan Walilanang (Sunan Malik Ibrahim), dan Sunan Seh Siti Jenar.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERGUB NOMOR 070 THN 2017 ttng LPPL ABDI PERSADA

PERGUB NOMOR 070 THN 2017 ttng LPPL ABDI PERSADA

Menimbang: a. bahwa dalam rangka ikut mengembangkan kualitas siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Abdi Persada sebagai salah satu media penyebaran informasi pembangunan dan kegiatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta sebagai bagian dari transparansi berita untuk menunjang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dipandang perlu mengatur organisasi kelembagaan, dan perangkat Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Abdi Persada;
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UJI KLINIS PERBANDINGAN MULA SERTA  KERJA ANTARA BUPIVAKAIN 0,5% 12,5 MG HIPERBARIK DAN ISOBARIK PADA ANESTESI SPINAL - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) Budi Wibowo Tesis

UJI KLINIS PERBANDINGAN MULA SERTA KERJA ANTARA BUPIVAKAIN 0,5% 12,5 MG HIPERBARIK DAN ISOBARIK PADA ANESTESI SPINAL - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) Budi Wibowo Tesis

mempunyai resistensi yang sama besar. Data dari percobaan laboratorium pada suhu kamar seperti yang dilakukan Glissen tergantung pada perubahan temperatur dan serabut bermielin memberikan reaksi terhadap pendinginan dimana serabut A resisten terhadap obat anestesi lokal, hal ini terjadi karena serabut A-delta yang mengatur sensasi nyeri dan suhu lebih sensitif dibanding serabut C yang juga mengatur rasa nyeri meskipun ia mempunyai daya hantar yang lebih cepat. Nyeri patologis (dihantarkan oleh serabut C) seperti yang terjadi pada robeknya rahim (ruptur uteri) atau plasenta, dapat dihambat dengan melakukan blok epidural pada penanggulangan nyeri persalinan. 11,13
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

20170603 02 Ranie AH FPRB DIY Peran Serta Masyarakat dlm PB Diskusi Pucen 3Juni17 low

20170603 02 Ranie AH FPRB DIY Peran Serta Masyarakat dlm PB Diskusi Pucen 3Juni17 low

Peran Serta Masyarakat SFDRR:  Prioritas 1 Memahami Risiko Bencana: Meningkatkan kerjasama di tingkat lokal dalam penyebaran informasi risiko bencana –keterlibatan LSM, OBM organisa[r]

31 Baca lebih lajut

Analisis Bifurkasi Pada Model Epidemiologi SEIR Demam Berdarah Di Surabaya

Analisis Bifurkasi Pada Model Epidemiologi SEIR Demam Berdarah Di Surabaya

Dari tabel Routh-Hurwitz dapat dilihat bahwa variabel- variabel pada kolom pertama memiliki nilai yang sama yaitu bertanda positif. Titik kesetimbangan endemik untuk model epidemiologi SEIR demam berdarah terbukti stabil asimtotik lokal jika memenuhi

7 Baca lebih lajut

ANESTESI LOKAL DAN ANESTESI UMUM KELOMPOK 7

ANESTESI LOKAL DAN ANESTESI UMUM KELOMPOK 7

? Metabolisme obat anestesi lokal merupakan hal yang sangat penting, karena toksisitasnya bergantung pada keseimbangan kecepatan absorbsi dan eliminasi. Absorbsi obat anestesi lokal dapat dikurangi dengan menambahkan vasokonstriktor ke dalamnya. ? Beberapa obat anestesi lokal yang biasa digunakan, yaitu golongan ester, dihidrolisis dan diinaktifkan terutama oleh enzim esterase, kemungkinan enzim plasma pseudokolinesterase. Hepar juga berperan dalam hidrolisis obat anestesi lokal, yaitu oleh enzim mikrosom spesifik sitokrom P-450. Dalam cairan serebrospinal yang mengandung sedikit atau tidak ada esterase, obat anestesi lokal yang disuntikkan melalui intratekal akan menetap sampai obat anestesi lokal diabsorbsi ke dalam sirkulasi. ? Obat anestesi lokal golongan amida, umumnya didegradasi oleh retikulum endoplasmik hepar. Reaksi awal melibatkan N-dealkilasi dan selanjutnya terjadi hidrolisis. Langkah awal degradasi prilokain adalah hidrolisis yang menghasilkan metabolit o-toluidin yang dapat menyebabkan methemoglobinemia. Pada pasien dengan kelainan hepar penggunaan obat anestesi lokal golongan amida perlu diperhatikan. Amida yang terdapat pada obat anestesi lokal terikat dengan protein plasma dalam jumlah besar (55%-95%), khususnya asam glikoprotein. Absorbsi melalui paru juga berperan penting dalam distribusi obat anestesi lokal. Anastesi local berpotensi menjadi toksisitas. Toksisitas bergantung pada:
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Peta penyebaran agama hindu buddha

Peta penyebaran agama hindu buddha

Disamping pendapat / hipotesa tersebut di atas, terdapat pendapat yang lebih menekankan pada peranan Bangsa Indonesia sendiri, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini. Hipotesis Arus Balik dikemukakan oleh FD. K. Bosh. Hipotesis ini menekankan peranan bangsa Indonesia dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu dan Budha di Indonesia. Menurutnya penyebaran budaya India di Indonesia dilakukan oleh para cendikiawan atau golongan terdidik. Golongan ini dalam penyebaran budayanya melakukan proses penyebaran yang terjadi dalam dua tahap yaitu sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

ukuran penyebaran data

ukuran penyebaran data

3.Simpangan Baku / standar deviasi Simpangan Baku S dari sekumpulan bilangan adalah akar dari jumlah deviasi kuadrat dari bilangan-bilangan tersebut dibagi dengan banyaknya bilangan at[r]

44 Baca lebih lajut

Penyebaran Dan Populasi Lutung.

Penyebaran Dan Populasi Lutung.

Studi penyebaran dan populasi lutung telah dilakukan pada Juli – Agustus 2003, dengan menggunakan metode jelajah dan sensus. Hasil studi menunjukkan bahwa secara umum penyebaran lutung di Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Pangandaran tidak merata. Penyebaran lutung di daerah Taman Wisata lebih mengelompok daripada yang terdapat di Cagar Alam. Di Taman Wisata terdapat 7 kelompok lutung dengan kepadatan kelompok antara 18-26 kelompok/Km 2. ,

1 Baca lebih lajut

Penggunaan Brooder dengan Berbagai Jenis Energi pada Pemeliharaan Ayam Kampung Fase Starter Chapter III V

Penggunaan Brooder dengan Berbagai Jenis Energi pada Pemeliharaan Ayam Kampung Fase Starter Chapter III V

Grafik penyebaran angin kencang anak ayam selama penelitian menunjukan bahwa rataan tertinggi penyebaran kepanasan terdapat pada (P0) listrik sebesar (8,53 %) hal ini dikarenakan suhu di dalam kandang angin masuk sehingga anak ayam bergerombol disudut kandang dan menjauhi brooder tersebut dan suhu diluar kandang terkadang tidak stabil dikarenakan musim hujan dan

20 Baca lebih lajut

Manfaat Kampung Konservasi Tumbuhan Obat Keluarga (Toga) Gunung Leutik, Desa Benteng Ciampea Bogor

Manfaat Kampung Konservasi Tumbuhan Obat Keluarga (Toga) Gunung Leutik, Desa Benteng Ciampea Bogor

Jumlah penduduk Desa Benteng menurut data terakhir pada Mei 2014 adalah 12 062 jiwa dengan laki-laki 5 627 jiwa dan perempuan 6 345 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 2 782 KK. Sebanyak 20% masyarakat Desa Benteng berada di Kampung Gunung Leutik. Jumlah penduduk Kampung Gunung Leutik adalah 2 545 jiwa, dengan laki-laki sejumlah 1 350 jiwa, perempuan 1 195 jiwa, dan 673 KK. Mata pencaharian penduduk Desa Benteng terdiri dari petani, buruh, Pegawai Negeri Sipil (PNS), pedagang, pembantu rumah tangga, dan pensiunan. Penduduk Desa Benteng sebagian besar merupakan warga lokal (92%), tetapi terdapat juga warga pendatang sebanyak 8%. Sebagian besar etnis yang tinggal di Desa Benteng adalah Sunda (Tabel 5). Agama yang dianut oleh masyarakat Desa Benteng sebagian besar adalah Islam (84%), tetapi ada juga yang menganut agama lain, seperti Kristen (5%), Katholik (5%), Hindu (1%), Budha (2%) dan Konghuchu (3%).
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...