Perairan Darat

Top PDF Perairan Darat:

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI PERAIRAN DARAT KELAS X SMA NEGERI 2 BINJAI T.A 2011/2012.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI PERAIRAN DARAT KELAS X SMA NEGERI 2 BINJAI T.A 2011/2012.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi perairan darat kelas X SMA Negeri 2 Binjai meningkat dari siklus I 41,54% menjadi 50,91% pada siklus II dengan peningkatan aktivitas belajar 9,37%; (2) hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi perairan darat kelas X SMA Negeri 2 Binjai meningkat dari siklus I 64,58% menjadi 89,58% pada siklus II dengan peningkatan aktivitas belajar 25%; (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada materi perairan darat di kelas X – 8 SMA Negeri 2 Binjai pada siklus I hasil perhitungan F hitung > F tabel adalah (30,94 >4,05) dan pada siklus II hasil perhitungan F hitung > F tabel
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pengembangan Sistem Informasi Perikanan Budidaya Perairan Darat Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pengembangan Sistem Informasi Perikanan Budidaya Perairan Darat Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sistem informasi sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan khususnya untuk pemasaran perikanan budidaya perairan darat di Kabupaten Bogor secara online yang dikembangkan oleh penulis. Sistem informasi ini memiliki peranan dalam membuat, menyimpan, memanipulasi, dan menampilkan geografik yang berbasis web. Adapun informasi lain dalam melengkapi dari data perikanan budidaya perairan darat ini yakni informasi mengenai curah hujan di daerah Kabupaten Bogor pada Tahun 2011. Sehingga penelitian ini diperlukan sebagai penyaji informasi yang interakif, efektif dan efisien.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Perairan Darat Klasifikasi dan Manfaatny

Perairan Darat Klasifikasi dan Manfaatny

Air merupakan sumber kehidupan. Ini berarti bahwa makhluk hidup tidak dapat tumbuh, atau berkembang tanpa adanya air. Adapun manfaat sungai sebagai salah satu bentangan perairan darat, mulai dari yang sederhana seperti keperluan minum, mandi, dan mencuci, hingga kebutuhan yang lebih kompleks, seperti:

12 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERAIRAN DARAT KELAS X SMA NEGERI 1 STABAT T.A 2011/2012.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERAIRAN DARAT KELAS X SMA NEGERI 1 STABAT T.A 2011/2012.

Ayu Mustika Hasan, NIM 308331014. Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition ( CIRC ) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perairan Darat Kelas X SMA Negeri 1 Stabat Tahun Ajaran 2011 / 2012. Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun 2012.

23 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI PERAIRAN DARAT DI KELAS X SMA NEGERI I PANGURURAN.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI PERAIRAN DARAT DI KELAS X SMA NEGERI I PANGURURAN.

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Adapun judul skripsi ini adalah : Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples Pada Materi Perairan Darat Kelas X SMA Negeri I Pangururan Tahun Ajaran 2011/2012.. Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan.

24 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian Karakterisasi hidroklimatologi dan penetapan status sumberdaya perairan darat Danau Tempe dengan sumber pendanaan DIPA Pusat Penelitian Limnologi, LIPI tahun anggaran 2012. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fajar Setiawan selaku koordinator kegitan penelitian ini dan bantuannya dalam pembuatan peta lokasi penelitian, serta kepada seluruh anggota tim kegiatan penelitian yang telah membantu dalam analisis kualitas air dan pengambilan sampel.

15 Baca lebih lajut

perairan darat dan laut

perairan darat dan laut

Anda telah mempelajari perairan darat, mari kita lanjutkan dengan mempelajari perairan laut. Pernahkah Anda melihat atau tamasya ke daerah pantai? Kalau pernah coba Anda ingat-ingat bagaimana rasa airnya? Asin bukan? Laut/lautan memang merupakan bagian dari permukaan bumi yang airnya memiliki kadar garam yang tinggi, sehingga air laut rasanya asin. Permukaan bumi yang luasnya diperkirakan mencapai 510 km2, ternyata hampir 2/3 bagiannya (71% nya) tertutup oleh laut dan hanya 1/3 nya saja yang berupa daratan.

45 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

131 eutrofikasi. Eutrofikasi perairan yang diindikasikan oleh tingginya produksi alga dapat meningkatkan bahan organik dan penggunaan oksigen oleh mikroorganisme dalam merombak bahan organik tersebut. Hilangnya oksigen sebagai hasil dari proses dekomposisi bahan organik ini selanjutnya berdampak kepada kematian organisme perairan atau sumberdaya ikan (Round, 1984). Eutrofikasi yang diindikasikan menurunnya kecerahan perairan dan tingginya material tersuspensi dapat mengganggu aktivitas ikan dalam reproduksi dan mencari makan (Jobling, 1995; Nurminen et al., 2010). Oleh karena itu tingkat kontaminasi unsur hara juga sering digunakan untuk menilai tingkat kesuburan, integritas biologi, dan status ekologi perairan (Wetzel, 2001; Sulastri et al., 2010). Sondergaard et al. (2005) memilih parameter fosfor untuk mengklasifikasi status ekologis danau-danau Danish dan melaporkan TP memiliki respon dan korelasi positip terhadap klorofil-a, total nitrogen, total suspended solid (TSS) dan peubah parameter bilogi lainnya seperti biomasa fitoplankton, zooplankton dan ikan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Sementara di selatan jembatan Sungai Progo, Sigug, Desa Bumiharjo juga dilakukan uji pollen. Hasil kandungan pollen berupa Commelina sp. (92 spesimen), Cyperaceae (94 spesimen), Gramineae (19 spesimen), Amaranthaceae (5 spesimen), Nuphar sp. (4 spesimen), Nymphaea sp. (1 spesimen), Retitricolpites sp. (1 spesimen), Pinus sp. (1 spesimen), dan Scabratemonocolpites sp. (10 spesimen). Sedangkan untuk Spora: Equisetum sp. (8 spesimen), Selaginella sp. (132 spesimen), Davallia sp. (14 spesimen), Lycopodium sp., (8 spesimen), dan Polypodiaceae (8 spesimen). Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi pengambilan sampel adalah lingkungan pengendapan berupa open swamp atau rawa yang terbuka. Hal ini dibuktikan dengan dijumpainya taksa dari tumbuhan perairan air tawar, seperti: Nuphar sp., Nymphaea sp., dan terutama Commelina sp., Equisetum sp. dan juga spora fungi, serta banyaknya taksa dari tumbuhan semak, seperti Cyperaceae dan Gramineae, menunjukkan sampel ini terendapkan di sekitar lingkungan rawa yang mulai mengering.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

darah mengandung air 74,4%, abu 2,2%, protein 19,5% dan lemak 2,5%. Kerang bulu memiliki kadar protein 6,8-11,9%, lemak 4,2-6,2%, karbohidrat 2,3-4,4%, air 77,6- 82,64% dan abu 1,3-2,1% (Arnanda et al., 2005). Kerang jago dari perairan Semarang memiliki kandungan air 78,9-80,5%, karbohidrat 1,1-3,8% , protein 12,0-13,2%, lemak 2,3-3,3% dan kadar abu 2,1-3,1% (Syahfril et al., 2004). Selain itu, dari peneitian terdahulu (Tanjung, 2013), diperoleh bahwa kandungan protein pada pensi adalah 9%, sedangkan pada tutut sebesar 12% dari berat basahya. Terdapatnya perbedaan kandungan proksimat, terutama protein, dalam sampel pensi dan tutut yang diambil pada waktu yang berbeda dan pada berbagai spesies Anadara tersebut diduga karena faktor umur, ukuran tubuh, siklus reproduksi, habitat, jenis kelamin dan faktor lingkungan (Arnanda et al., 2005; Nurjanah et al., 2005). Kerang pisau (Solen spp.) mengandung 9,8% protein, 0,3% lemak dan 4,9% karbohidrat (Nurjanah et al., 2008). Dibandingkan dengan kerang pisau dan Anadara sp. pensi dan kijing mengandung protein yang lebih rendah (Tabel 1).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

makalah perairan darat

makalah perairan darat

G.SUNGAI Sungai adalah air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan menuju dan bermuara di laut, danau atau sungai yang lebih besar, aliran sungai merupakan aliran yang bersumber d[r]

6 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

(Wetzel, 2001). Peningkatan aktivitas fotosisntesis yang menghasilkan oksigen untuk kehidupan biota diikuti dengan meningkatnya ion bikarbonat sehingga pH perairan tersebut juga meningkat. Nilai pH menjadi indikator dari adanya keseimbangan unsur-unsur kimia dalam perairan termasuk oksigen (Effendi, 2003). Karena pH dan DO merupakan faktor pendukung dalam penentuan tingkat kesuburan suatu perairan, maka parameter tersebut berkorelasi juga dengan konsentasi nitrat. Nilai pH dan DO berkorelasi kuat dengan nitrat, dengan nilai berturut-turut r = -0,896 dan r = -0,786. Apabila konsentrasi zat hara dalam suatu perairan sangat tinggi maka konsentrasi DO akan menjadi rendah, dan pada suatu kondisi tertentu konsentrasi DO bisa nol. Hal ini terjadi karena terjadinya proses pertumbuhan alga dan tanaman air yang tidak terkendali akibat berlimpahnya zat hara sehingga penetrasi cahaya ke air menurun yang menyebabkan konsentrasi DO menurun.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Sampai saat ini pengolahan air limbah terutama yang dikelola secara konvensional masih menimbulkan dampak kerusakan seperti penipisan oksigen dan eutrofikasi di perairan. Akhirnya solusi dengan cara ini selalu dipertanyakan dan terus menjadi pusat pembahasan para peneliti terutama tentang daur ulang nutrien. Di alam, keberadaa nitrogen umumnya dalam bentuk terikat dan melalui proses denitrifikasi sebagian terlepas ke atmosfer berupa gas, fosfor biasanya terakumulasi di sedimen dan pemanfaatan ketersediaan nutrien secara alami ini bukan lagi dianggap sebagai sumber nutrien utama di beberapa negara. Pentingnya daur ulang fosfor yang dianggap sebagai sumber daya terbatas dan beberapa metode untuk mengekstrak fosfor dari sedimen telah dibahas secara mendalam. Meskipun nitrogen bukan merupakan sumber daya yang terbatas, namun proses fiksasi nitrogen sangat mahal dan sehingga daur ulang nitrogen tetap menjadi hal menarik (Norström, 2005).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perbedaan laju pertumbuhan ikan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal sebagai faktor genetik yang secara langsung membatasi umur maksimum ikan dan ukuran tubuh ikan (Welcomme, 2001), dan eksternal sebagai faktor lingkungan dan ketersediaan makanan di perairan (Nikolsky, 1963; Adayemi et al., 2009). Correia et al. (2009) menambahkan koefisien pertumbuhan berbeda pada masing-masing spesies, musim, habitat, dan jenis kelamin yang berbeda. Laju pertumbuhan (K) ikan betina lebih cepat jika dibandingkan ikan jantan. Ikan dengan nilai K besar umurnya relatif singkat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Pulau Dolak merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang termasuk dalam ekoregion dataran rendah Trans-Fly. Lahan basah di Distrik Kimaam, Papua merupakan salah satu habitat perairan tawar di Pulau Dolak yang memiliki peran penting bagi konservasi sumber daya alam di pulau tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data karakteristik limnologis perairan lahan basah di Distrik Kimaam, Pulau Dolak, Merauke, Papua. Penelitian dilakukan saat musim peralihan hujan ke kemarau pada bulan Mei 2014 di tujuh stasiun pengamatan dengan parameter yang diamati adalah kualitas air dan kelimpahan plankton. Hasil menunjukkan bahwa lahan basah di Kimaam memiliki karakteristik rawa dengan kisaran pH yang asam (4,57 – 5,64) dengan alkalinitas yang rendah. Warna air cenderung jernih dan terkadang berwarna kekuningan karena pengaruh gambut dan partikel humus terlarut. Kesuburan perairan di Pulau Dolak relatif rendah (oligotrofik) berdasarkan kadar N dan P serta klorofil-a sehingga berdampak pada rendahnya kelimpahan fitoplankton (rerata 4826 sel/L) dan zooplankton (rerata 257 ind/L). Indeks ekologi plankton menunjukkan kriteria kestabilan komunitas antara sedang hingga rendah.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Artikel Utama Edisi 48 Sulastri

Artikel Utama Edisi 48 Sulastri

Limnologi sebagai salah satu cabang ilmu ekologi telah mengalami perkembangan untuk memecahkan berbagai permasalahan perairan darat. Limnologi modern pendekatan studinya mulai menggunakan hubungan sebab akibat untuk mengevaluasi kondisi dan permasalahan perairan darat, yakni dengan mempertimbangkan sistem transfer materi, beban masukan luar dan internal sistem perairan. Dengan pendekatan hubungan sebab akibat ini Limnologi telah berkembang dari ilmu yang bersifat teoritis yang digunakan untuk mendiskripsi, mengklasifikasi sifat- sifat sistem perairan menjadi ilmu terapan yang mampu memprediksi sebab-sebab perubahan kondisi dan fenomena yang terjadi pada sistem perairan. Berkembangnya ilmu Limnologi dasar menjadi ilmu terapan, maka Limnologi menduduki peran penting dalam pemanfataan dan pelestarian sumberdaya perairan darat, sehingga pada akhirnya penelitian Limnologi memiliki peran penting dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Edisi 2 no 45tahun XXIII Naskah Bu Gadis

Edisi 2 no 45tahun XXIII Naskah Bu Gadis

Dalam KTT Bumi tahun 1992, masalah air tawar mendapat perhatian serius sebagaimana yang tertuang dalam Dokumen Agenda 21, sedangkan pada W orld Summit on Sustainable Development yang diadakan di Johannesburg (Af rika Selatan) pada bulan Agustus tahun 2002, ditetapkan kesepakatan untuk memprioritaskan penyediaan kebutuhan minimal air untuk penduduk miskin dunia di tahun 2015. Pentingnya peran air juga diakui dalam bidang pertanian, energi, keanekaragaman hayati, dan upaya mengatasi kemiskinan. Hal ini menunjukkan hampir 20 tahun sejak dicanangkannya KTT Bumi, perairan darat di Indonesia belum mencapai perkembangan yang baik bahkan sebaliknya semakin memprihatinkan. Namun hal ini tidak menyurutkan langkah Pusat Penelitian Limnologi sebagai institusi ilmiah tingkat nasional untuk terus memberikan kontribusi yang nyata terhadap pengelolaan perairan darat yang berkelanjutan. Arah dan kegiatan penelitian akan terus dif okuskan pada pelestarian sumberdaya perairan darat di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan masyarakat, institusí atau lembaga terkait baik secara nasional maupun internasional. Dengan seminar nasional yang akan diselenggarakan secara kontinu di tahun-tahun yang akan datang diharapkan komunikasi keilmuan dapat terus terjalin. Hal ini semakin memperkuat kiprah dan posisi limnologi dalam menyumbangkan solusi ilmiah dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan disertai pemberdayaan masyarakat yang semakin kuat dalam pendayagunaan dan pengelolaan sumberdaya perairan darat bagi kepentingan kehidupan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MAKALAH FISIKA LINGKUNGAN HIDROSFER KELO (1)

MAKALAH FISIKA LINGKUNGAN HIDROSFER KELO (1)

Sekarang coba perhatikan air sumur, air pompa, air sungai, air empang, air danau, air rawa yang ada di sekitar rumah Anda. Air-air tersebut termasuk dalam bentang perairan darat. Perairan darat adalah semua bentuk perairan yang terdapat di darat. Bentuk perairan yang terdapat di darat meliputi, mata air, air yang mengalir di permukaan bergerak menuju ke daerah-daerah yang lebih rendah membentuk sungai, danau, rawa dan lain-lain yang memiliki suatu pola aliran yang dinamakan Daerah Aliran Sungai (DAS). Jenis-jenis perairan darat :
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Bahan Ajar HI HL5

Bahan Ajar HI HL5

NORMAL BASELINES - GRS PANGKAL AKAN MENGIKUTI BENTUK LEKUKAN MASING-MASING PANTAI - WILYAH PERAIRAN YANG TERLETAK PADA SISI DALAM GP DISEBUT PERAIRAN PEDALAMAN /PERAIRAN DARAT INLA[r]

10 Baca lebih lajut

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Dari analisis multiplier pendapatan tipe I, pada sektor ikan laut dan hasil laut lainnya, dan sektor ikan darat dan hasil perairan darat, masing-masing mempunyai nilai sebesar 1.097, dan 1.265, yang menunjukkan bahwa pengaruh peningkatan pendapatan tenaga kerja yang bekerja di sektor ikan laut dan hasil laut lainnya, dan sektor ikan darat dan hasil perairan darat, karena terjadinya kenaikan permintaan akhir di sektor yang bersangkutan sebesar satu satuan, akan meningkatkan pendapatan rumah tangga di semua sektor masing-masing sebesar 1.097 dan 1.265 satuan langsung maupun tidak langsung.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 6343 documents...