Perbedaan Persepsi

Top PDF Perbedaan Persepsi:

PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN INFORMATIONAL  SUPPORT PADA PASIEN  DIABETES  Perbedaan Persepsi Antara Sebelum Dan Sesudah Diberikan Informational Support Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap RSUD DR.Moewardi.

PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN INFORMATIONAL SUPPORT PADA PASIEN DIABETES Perbedaan Persepsi Antara Sebelum Dan Sesudah Diberikan Informational Support Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap RSUD DR.Moewardi.

DM merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, sehingga seseorang yang terkena DM cenderung memiliki persepsi yang negative terhadap penyakitnya. Persepsi seseorang tentang suatu penyakit berhubungan dengan kepatuhan seseorang dalam menjalankan perawatan. Persepsi negatif terhadap penyakit menimbulkan ketidakbahagiaan sehingga berakibat seseorang enggan untuk melakukan perawatan dan pengobatan. Persepsi positif seseorang terhadap penyakit membuat orang tersebut mau menjalani perawatan maupun pengobatannya sendiri secara rutin dan teratur. Informational support merupakan tindakan untuk meningkatkan persepsi pasien terhadap penyakit berupa pemberian nasehat, ide dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ada perbedaan Persepsi antara Sebelum dan Sesudah Diberikan Informational Support pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi. Populasi penelitian adalah pasien DM yang menjalani rawat inap di RSUD. Dr. Moewardi dengan sampel sebanyak 33 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) persepsi sebelum pemberian informational support sebagian besar positif, (2) persepsi sesudah pemberian informational support semuanya positif, dan (3) terdapat perbedaan perbedaan Persepsi antara Sebelum dan Sesudah Diberikan Informational Support pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA PRIA DAN WANITA TENTANG KINERJA DAN KOMITMEN   PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA PRIA DAN WANITA TENTANG KINERJA DAN KOMITMEN PROFESI AUDITOR.

PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA PRIA DAN WANITA TENTANG KINERJA DAN KOMITMEN PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA PRIA DAN WANITA TENTANG KINERJA DAN KOMITMEN PROFESI AUDITOR.

Hasil penelitian menunjukkan: 1) Tidak terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi pria dan wanita tentang kinerja auditor. Hasil pengujian independent sample t-test ditolak pada taraf signifikansi 5%. Persepsi tentang kinerja auditor mahasiswa akuntansi pria dan wanita hampir sama. 2) Terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi pria dan wanita tentang komitmen profesi auditor. Hasil pengujian independent sample t-test diterima pada taraf signifikansi 5%. Persepsi mahasiswa akuntansi pria tentang komitmen profesi auditor lebih tinggi daripada persepsi mahasiswa akuntansi wanita tentang komitmen profesi auditor.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN  Perbedaan Persepsi Antara Sebelum Dan Sesudah Diberikan Informational Support Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap RSUD DR.Moewardi.

PERBEDAAN PERSEPSI ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN Perbedaan Persepsi Antara Sebelum Dan Sesudah Diberikan Informational Support Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap RSUD DR.Moewardi.

DM merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, sehingga seseorang yang terkena DM cenderung memiliki persepsi yang negative terhadap penyakitnya.Persepsi seseorang tentang suatu penyakit berhubungan dengan kepatuhan seseorang dalam menjalankan perawatan.Persepsi negatif terhadap penyakit menimbulkan ketidakbahagiaan sehingga berakibat seseorang enggan untuk melakukan perawatan dan pengobatan.Persepsi positif seseorang terhadap penyakit membuat orang tersebut mau menjalani perawatan maupun pengobatannya sendiri secara rutin dan teratur.Informational support merupakan tindakan untuk meningkatkan persepsi pasien terhadap penyakit berupa pemberian nasehat, ide dan informasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ada perbedaan Persepsi antara Sebelum dan Sesudah Diberikan Informational Support pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi.Populasi penelitian adalah pasien DM yang menjalani rawat inap di RSUD.Dr. Moewardi dengan sampel sebanyak 33 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) persepsi sebelum pemberian informational support sebagian besar positif, (2) persepsi sesudah pemberian informational support semuanya positif, dan (3) terdapat perbedaan perbedaan Persepsi antara Sebelum dan Sesudah Diberikan Informational Support pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PERBEDAAN KUALITAS PRODUK, PERBEDAAN KEWAJARAN HARGA, DAN PERBEDAAN PERSEPSI RESIKO PADA SIKAP BERPINDAH KONSUMEN DARI RITEL OFFLINE KE RITEL ONLINE.

PENGARUH PERBEDAAN KUALITAS PRODUK, PERBEDAAN KEWAJARAN HARGA, DAN PERBEDAAN PERSEPSI RESIKO PADA SIKAP BERPINDAH KONSUMEN DARI RITEL OFFLINE KE RITEL ONLINE.

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah banyak mengkaruniakan nikmat-Nya yang tak terhitung. Salah satunya adalah dengan penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ PENGARUH PERBEDAAN KUALITAS PRODUK, PERBEDAAN KEWAJARAN HARGA, DAN PERBEDAAN PERSEPSI RESIKO PADA SIKAP BERPINDAH KONSUMEN DARI RITEL OFFLINE KE RITEL ONLINE “ sebagai syarat untuk

21 Baca lebih lajut

perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi mengenai sosiologi kritis

perbedaan persepsi mahasiswa akuntansi mengenai sosiologi kritis

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi PTN ”X” dan mahasiswa akuntansi PTS ”Y” mengenai sosiologi kritis, kreatifitas, dan mentalitas. Manfaat dari penelitian diharapkan adanya output pendidikan yang berdaya kritis terhadap segala sesuatu menuju perbaikan yang konstruktif, kreatifitas dalam menciptakan karya yang baru dan memberi nilai tambah dan daya guna pada sesuatu hal, memiliki sifat dasar manusia berupa kasih, sayang, adil, dan syukur serta ketangguhan pribadi, ketangguhan sosial dan ketangguhan lingkungan. .
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL SEORANG WANITA DAN PRIA

PERBEDAAN PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL SEORANG WANITA DAN PRIA

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perbedaan persepsi karyawan terhadap kepemimpinan transformasional seorang pemimpin wanita dengan pemimpin pria. Hipotesis penelitian ini berbunyi: Pemimpin wanita dipersepsi lebih tinggi dalam menggunakan gaya kepemimpinan transformasional dari pada seorang pemimpin pria. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan yang dipimpin oleh seorang wanita atau seorang pria yang berada di kota Yogyakarta dan Surakarta. Pemimpin tersebut berkedudukan sebagai manager dalam perusahaannya dan karyawannya berada langsung di bawah pemimpinnya (supervisor). Jumlah subjek dalam penelitian ini 88 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Baca lebih lanjut

131 Baca lebih lajut

Perbedaan persepsi konsumen pada produk pasta gigi Pepsodent ditinjau dari segi merek harga dan cita rasa produk : studi kasus desa Sengon, kecamatan Prambanan, kabupaten Klaten.

Perbedaan persepsi konsumen pada produk pasta gigi Pepsodent ditinjau dari segi merek harga dan cita rasa produk : studi kasus desa Sengon, kecamatan Prambanan, kabupaten Klaten.

Alasan memilih uji Chi Square adalah karena sangat relevan dengan kasus yang diteliti untuk menguji apakah ada perbedaan persepsi konsumen dalam penilaian terhadap merk, harga dan citarasa pada produk pasta gigi pepsodent. Dengan uji Chi Square dapat dilihat apakah ada perbedaan yang signifikan antara frekuensi hasil observasi (fo) dengan frekuensi yang diharapkan penelitian (fh).dan untuk mengetahui seberapa besar korelasi antara fo dan fh digunakan kriteria atau interpretasi terhadap koefisien kontingensi di bawah ini :

115 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PERSEPSI MOTIVASI DAN MINAT MA

PERBEDAAN PERSEPSI MOTIVASI DAN MINAT MA

Uji yang digunakan menggunakan independent t test. Kelompok mahasiswa yang memilih bidang kerja akuntansi dan non akuntansi didasarkan pada hasil prediksi dari analisis diskriminan (Tabel 4.15). Sebelum menggunakan uji t maka dilakukan dulu pengujian normalitas dari data. Jika data terbukti menyebar normal maka uji t bisa digunakan, namun jika data terbukti tidak menyebar normal maka uji yang dilakukan adalah uji non parametrik bagi dua sampel tidak berpasangan yaitu uji Wilcoxon. Uji normalitas yang digunakan adalah menggunakan uji Kolmogorov Smironov. Hasil uji normalitas untuk persepsi, motivasi dan minat adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Perbedaan Persepsi Guru Berdasarkan Jenj

Perbedaan Persepsi Guru Berdasarkan Jenj

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka ada beberapa pihak yang diharapkan dapat berperan bagi perubahan persepsi para guru baik dari jenis sekolah maupun jenjang sekolah terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif khususnya di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Bagi Pemerintah Kabupaten Jember: 1) Melakukan sosialisasi yang lebih gencar lagi tentang program pendidikan inlusif. 2) Melaksanakan pelatihan secara terus menerus terkait dengan teknis menghadapi ABK pada seting pendidikan inklusif 3) Menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang berkompeten tentang penyelenggraan pendidikan inklusif (misalnya LPTK yang menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Luar Biasa). 4)Mengembangkan SLB yang ada menjadi resource center, sehingga guru-guru baik yang berasal dari sekolah segregasi maupun sekolah inklusif dapat saling bekerja sama guna penanganan ABK yang lebih optmal. Bagi LPTK sangat diharapkan untuk: 1) Memasukkan materi tentang ke-ABK-an atau layanan pendidikan inklusif sebagai mata kuliah pada semua FIP atau FKIP baik di universitas maupun institut ataupun sekolah tinggi. 2) Menumbuhkembangkan rasa simpati dan empati terhadap nilai-nilai kemanusiaan khususnya ABK baik pada mahasiswa program studi PLB maupun program studi non PLB. 3) Mengadakan seminar atau pelatihan pendidikan inklusif bagi para guru ataupun para calon guru sehingga diharapkan dapat memperbaiki persepsi mereka terhadap pendidikan inklusif. Dan bagi peneliti selanjutnya sangat diharapkan untuk meneliti lebih mendalam tentang faktor- faktor apa saja yang menyebabkan adanya persepsi negatif guru pendidikan dasar terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif khususnya di Kabupaten Jember.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN BEDA PERSEPSI ANTARA PEGAWAI DINAS KESEHATAN DAN PEGAWAI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (UPT PUSKESMAS) TENTANG OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN MAJALAH KIPRAH.

PENDAHULUAN BEDA PERSEPSI ANTARA PEGAWAI DINAS KESEHATAN DAN PEGAWAI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (UPT PUSKESMAS) TENTANG OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN MAJALAH KIPRAH.

mengakses informasi tentang kesehatan yang disampaikan, selanjunya penulis tertarik untuk melihat adakah perbedaan persepsi yang muncul antara pegawai Dinas Kesehatan dan pegawai UPT Puskesmas tentang objektivitas pemberitaan Majalah Kiprah yang merupakan salah satu media sumber informasi pemerintah Kabupaten Purworejo. Dari persepsi khalayak yang akan diteliti selanjutnya diharapkan kita dapat melihat sejauhmana kualitas suatu media cetak lokal/daerah yang dalam penelitian ini adalah Majalah Kiprah dalam menyampaikan setiap pesan atau informasi yang ada kepada khalayaknya dilihat dari obyektivitas yang tampak dari teks berita yang disajikannya. Bagaimana Majalah Kiprah yang melekat dan menjadi bagian dari lembaga humas ini dapat menjadi media informasi yang membangun dan kritis menanggapi isu-isu yang terjadi di daerah. B. Rumusan Masalah
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PERSEPSI AKUNTAN DAN MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI AKUNTAN Abstraksi

PERSEPSI AKUNTAN DAN MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI AKUNTAN Abstraksi

Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi akuntan dan persepsi mahasiwsa jurusan akuntansi terhadap etika bisnis dan etika profesi akuntan. Analisisnya didasarkan pada jawaban responden yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada responden yang terpilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Responden yang dipilih adalah akuntan yang bekerja sebagai akuntan publik, akuntan perusahaan, maupun akuntan pendidik yang berada di kota Semarang dan telah terdaftar sebagai akuntan yang resmi. Sedangkan, kriteria responden untuk mahasiswa jurusan akuntansi adalah masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan akuntansi Strata 1 di Universitas Islam Sultan Agung dan Universitas Katolik Soegijapranata, serta telah atau sedang menempuh mata kuliah Auditing 1. Untuk menguji reabilitas data digunakan Cronbach Alpha sedangkan untuk menguji normalitas data digunakan Kolmogrov-Smirnov. Untuk menguji perbedaan variabel data menggunakan Man Whitney. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan persepsi akuntan dan mahasiswa jurusan akuntansi secara signifikan terhadap etika bisnis, dan etika profesi akuntan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Karakteristik Generasi X dan Generasi Y terhadap Persepsi Kerja Karyawan.

Karakteristik Generasi X dan Generasi Y terhadap Persepsi Kerja Karyawan.

Dalam dunia kerja saat ini, perusahaan dihadapkan pada 2 generasi yang berbeda mulai dari generasi x, dan generasi y. Setiap generasi ini memiliki perspektif, gaya bekerja, dan ekspetasi yang berbeda-beda dalam pekerjaan sehingga memiliki potensi yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman, adanya stereotip dan terjadi konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi kerja yaitu praktek manajemen, gaji, kepuasan kerja, reputasi, keamanan kerja, jenjang karier, dan loyalitas antara generasi x dan generasi y. dengan menggunakan purposive sampling dengan judgment tertentu, sebanyak 162 orang karyawan pada perusahaan ritel menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Independent Samples T-Test menunjukkan bahwa dari 7 variabel persepsi kerja yang diuji terdapat perbedaan signifikan persepsi praktek manajemen, kepuasan kerja, keamanan kerja, dan jenjang karier antara generasi x dan generasi y. Sedangkan persepsi gaji, reputasi, dan loyalitas tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara generasi x dan generasi y.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERSEPSI AKUNTAN PENDIDIK DAN PRAKTISI TERHADAP INDEPENDENSI PENAMPILAN AKUNTAN PUBLIK DAN ADVERTENSI JASA KANTOR AKUNTAN PUBLIK.

PENDAHULUAN PERSEPSI AKUNTAN PENDIDIK DAN PRAKTISI TERHADAP INDEPENDENSI PENAMPILAN AKUNTAN PUBLIK DAN ADVERTENSI JASA KANTOR AKUNTAN PUBLIK.

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab masalah yang berkaitan dengan independensi penampilan akuntan publik menurut persepsi praktisi dan akuntan pendidik. Penelitian ini juga meneliti apakah terjadi perbedaan persepsi antara masyarakat yang berkepentingan dengan laporan keuangan, dalam hal ini persepsi dan praktisi akuntan publik terhadap hubungan antara tingkat independensi penampilan akuntan publik dengan faktor-faktor yang telah disebutkan dalam bagian latar belakang.

8 Baca lebih lajut

Hubungan antara Persepsi tentang Sakit dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Gunungpati Kota Semarang

Hubungan antara Persepsi tentang Sakit dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Gunungpati Kota Semarang

Ada perbedaan persepsi yang berkisar antara pengertian penyakit (disease) dan rasa sakit (illness). Dari batasan kedua pengertian atau istilah yang berbeda tersebut tampak adanya perbedaan konsep sehat-sakit yang kemudian akan menimbulkan permasalahan konsep sehat-sakit di dalam masyarakat. Secara objektif seseorang terkena penyakit, jika salah satu organ tubuhnya terganggu fungsinya namun dia tidak merasa sakit atau merasakan sesuatu di dalam tubuhnya, tetapi dari pemeriksaan klinis tidak diperoleh bukti bahwa ia sakit. Hal ini menimbulkan konsep sehat masyarakat, yaitu bahwa sehat adalah orang yang dapat bekerja atau menjalankan pekerjaannya sehari-hari .Dan konsep sakit masyarakat, dimana dirasakan oleh seseorang yang sudah tidak dapat bangkit dari tempat tidur, dan tidak dapat menjalankan pekerjaannya sehari-hari.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

ANALISIS PENYEBAB KONFLIK ANTARA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA TOMOHON PERIODE 2004-2009 | Rambing | JURNAL EKSEKUTIF 2688 4961 1 SM

ANALISIS PENYEBAB KONFLIK ANTARA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA TOMOHON PERIODE 2004-2009 | Rambing | JURNAL EKSEKUTIF 2688 4961 1 SM

Menurut Fargo Tular seorang aktivis yang pada masa periode walikota dan wakil walikota 2004-2009 , yang dianggap sebagai kerabat dekat mantan walikota Jefferson Rumajar, berpendapat dan membenarkan adanya konflik antara walikota Jefferson dan wakilnya Syenni . Saat ditanyakan mengenai adakah perbedaan persepsi antara walikota dan wakil walikota pada saat itu , dengan jelas Ago (panggilan akrab Fargo Tular) mengungkapkan ada perbedaan persespsi pada saat itu yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab serta kewenangan antara walikota dan wakilnya, dimana terkait dengan hal diatas wakil walikota pada saat itu memandang pembagian tugas, tanggung jawab dan kewenangan adalah hal yang biasa dikompromikan atau dibagi lewat kesepakatan interen. Sedangkan walikota mengenai hal tersebut diatas memiliki persepsi bahwa, tugas tanggung jawab dan kewenangan adalah sesuatu yang tidak bisa dikompromikan karena dalam system birokrasi pemerintahan semuanya telah diatur dibagi dan didistribusikan sesuai
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ANALISA PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PEMBERIAN TIP DI RESTORAN HOTEL ‘X’ SURABAYA | Helena | Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa 4142 7906 1 SM

ANALISA PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PEMBERIAN TIP DI RESTORAN HOTEL ‘X’ SURABAYA | Helena | Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa 4142 7906 1 SM

Uji One way ANOVA dilakukan untuk menguji perbedaan persepsi bedasarkan usia di restoran fine dining dan restoran buffet. Uji Post Hoc merupakan kelanjutan dari ANOVA, dengan tujuan untuk mengetahui variabel atau indikator yang membuat signifikan. Uji Post Hoc adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengkaji perbedaan antar satu sampel independen dengan sampel independen lainnya. Uji Post Hoc dapat dilakukan jika H1 diterima atau terdapat perbedaan dari tiap – tiap sampel. Metode yang digunakan dalam uji Post Hoc adalah metode Tukey. Metode Tukey digunakan untuk perbandingan berpasangan. Ini mengasumsikan kebebasan pengamatan yang sedang diuji, serta variasi yang sama di seluruh pengamatan digunakan (Hancock, et al, 2000).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERSEPSI REMAJA PEDESAAN TERHADAP KASUS PERNIKAHAN USIA DINI

PERSEPSI REMAJA PEDESAAN TERHADAP KASUS PERNIKAHAN USIA DINI

Teknik analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda non-parametrik berupa Uji Mann- Whitney U-Test. Uji Mann-Whitney U-Test ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi remaja secara statistik yang berada di Desa Pelem dan Desa Kayen yang memiliki perbedaan topografi. Teknik analisis statistik ini digunakan untuk menganalisis tujuan ke-3 dalam penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan persepsi remaja yang berada di Desa Pelem dan Desa Kayen. Data dalam penelitian ini adalah data Skala Likert yang berbentuk data ordinal sehingga uji statistik yang paling sesuai digunakan adalah Uji Mann-Whitney U-Test (Sugiyono, 2007).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

View of PERSONAL DISTRESS PADA SUAMI PENDERITA KANKER PAYUDARA

View of PERSONAL DISTRESS PADA SUAMI PENDERITA KANKER PAYUDARA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor- faktor personal distress suami penderita kanker payudara. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi fenomenologi. Teknik penentuan subjek menggunakan purposive sampling, serta metode pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Adapun kriteria subjek adalah seorang pria yang yang berusia 40 tahun ke atas, memiliki istri yang menderita kanker payudara pada stadium lanjut (3-4). Dari kriteria subjek peneliti mendapatkan dua orang subjek penelitian. Teknis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya, gambaran personal distress suami penderita kanker payudara. 1. Terdapat pengalaman tidak menyenangkan yang dialami oleh orang lain di sekitar subjek. Istri subjek mengalami perubahan-perubahan fisik dan psikologis. Muncul beberapa hambatan-hambatan pada subjek seperti pekerjaan, kondisi kesehatan, anak subjek yang menikah, dan istri subjek yang tidak mau melakukan operasi. 2. Subjek mengalami empati, subjek merasa kaget dan cemas ketika istrinya didiagnosis kanker payudara. Subjek tidak tega melihat istrinya merasa kesakitan, dan subjek ingin membagi rasa sakit istrinya pada subjek. subjek melakukan segala hal untuk membantu istrinya. 3. Subjek tidak dapat mengontrol emosinya sehingga menimbulkan emosi negatif seperti marah, khawatir, ketakutan, dan depresi. Adapun faktor pendukung personal distress adalah 1. Faktor perbedaan pengalaman yang dihadapi, subjek tidak memiliki pengalaman sebelumnya mengenai penyakit kanker payudara, dan subjek tidak menyangka istrinya terkena kanker payudara. Subjek mencari informasi pada teman dan keluarganya. 2. Perbedaan persepsi pada situasi yang dihadapi, subjek meyakini penyakit kanker payudara merupakan penyakit yang berat dan merupakan ujian dari Tuhan. 3. Perbedaan hubungan dengan orang lain, subjek mendapatkan bantuan dari keluarga besar, anak, dan teman-teman subjek. 4. Kesiapan subjek untuk mengalami empati, subjek menerima perubahan fisik istrinya, subjek tidak dapat menjaga kesehatan tubuhnya, subjek merasa berat dengan biaya pengobatan istrinya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Persepsi siswa, guru dan orang tua siswa terhadap kesiapan menghadapi ujian nasional - USD Repository

Persepsi siswa, guru dan orang tua siswa terhadap kesiapan menghadapi ujian nasional - USD Repository

Kansius Kadirojo terhadap kesiapan menghadapi Ujian Nasional. Dari hasil uji statistik menunjukkan tidak adanya perbedaan persepsi orang tua siswa dalam kesiapan menghadapi Ujian Nasional meskipun dari hasil interpretasi skor rerata tergolong negatif dan sangat negatif. Hal ini menunjukkan bahwa para orang tua siswa tidak setuju dengan adanya kelulusan sekolah berdasarkan hasil Ujian Nasional saja. Selain itu mereka juga tidak memperhatikan besarnya biaya yang dikeluarkan. Mereka lebih mementingkan perhatian kepada anak dan mendorong anak untuk semakin rajin dalam belajar sehingga dapat mengerjakan semua soal Ujian Nasional. Orang tua akan berusaha untuk menyediakan semua kebutuhan anak.
Baca lebih lanjut

144 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERSEPSI WARTAWAN DAN PRAKTISI HUMAS TERHADAP NILAI BERITA (Analisis Uji Beda Persepsi Wartawan dan Praktisi Humas di Yogyakarta terhadap Nilai Berita).

PENDAHULUAN PERSEPSI WARTAWAN DAN PRAKTISI HUMAS TERHADAP NILAI BERITA (Analisis Uji Beda Persepsi Wartawan dan Praktisi Humas di Yogyakarta terhadap Nilai Berita).

Peneliti memilih anggota AJI dan PWI sebagai responden penelitian karena peneliti menilai AJI dan PWI memiliki perbedaan perlakuan terhadap kode etik jurnalistik dimana hal tersebut diduga dapat memunculkan perbedaan persepsi nilai berita diantara mereka. Sedangkan hasil wawancara ayng dilakukan peneliti pada bulan September 2010 dengan ketua pengelola Keluarga Publik Relations (Kapurel), Deddy Pranowo Eryono mengatakan bahwa jumlah total anggota Kapurel adalah 198 praktisi Humas. Jumlah tersebut dijadikan oleh peneliti sebaga populasi penelitian ini, dengan pertimbangan wartawan anggota AJI dan PWI serta praktisi humas anggota Kapurel di Yogyakarta mudah untuk dijumpai sehingga memudahkan dalam penyebaran kuisioner.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...