pereda nyeri

Top PDF pereda nyeri:

PDF ini PENGETAHUAN TENTANG JAMU SEBAGAI PEREDA NYERI HAID PADA SISWI SMA N 1 JATINOM KLATEN | Dewi | Jurnal Kebidanan Indonesia : Journal of Indonesia Midwifery 1 SM

PDF ini PENGETAHUAN TENTANG JAMU SEBAGAI PEREDA NYERI HAID PADA SISWI SMA N 1 JATINOM KLATEN | Dewi | Jurnal Kebidanan Indonesia : Journal of Indonesia Midwifery 1 SM

Berdasarkan study pendahuluan yang dilakukan di SMA N 1 Jatinom Klaten dengan metode wawancara sebanyak 14 siswi mengatakan diantaranya tidak mengerti tentang nyeri haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang jamu sebagai pereda nyeri haid pada siwi SMA N 1 Jatinom Klaten. Metode Penelitian ini adalah mengunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling purposive , dengan jumlah sampel 76 responden. Teknik pengambilan data dengan angket menggunakan pertanyaan tertutup. Hasil Penelitian di dapat pengetahuan tentang jamu sebagai pereda nyeri haid pada siswi SMA N 1 Jatinom Klaten masuk dalam kategori sangat baik sebanyak 1,32%, kategori baik sebanyak 50,00%, kategori tidak baik sebanyak 47,36%, dan kategori sangat tidak baik sebanyak 1,32%. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian basar remaja putri memiliki pengetahuan baik sebanyak 38 siswi (50,00%).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Penggunaan metilprednisolon sebagai pereda nyeri pada pasien nyeri punggung bawah akut di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta

Penggunaan metilprednisolon sebagai pereda nyeri pada pasien nyeri punggung bawah akut di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta

terdapat perbedaan antara terapi NPB akut dengan atau tanpa tambahan metilprednisolon 4 mg sebagai pereda nyeri. Menurut Friedman, et al (2008), penggunaan metilprednisolon tidak memberikan perbaikan yang signifikan atau berbeda bermakna pada pasien NPB akut dibandingkan dengan pasien NPB akut tanpa metilprednisolon. Selisih nilai VAS untuk pemberian regimen dosis metilprednisolon yang berbeda dianalisis dengan uji ANOVA dan diperoleh nilai p = 0,755 (tabel V) dimana tidak ada pengaruh regimen dosis metilprednisolon yang ditambahkan pada terapi NPB akut terhadap selisih nilai VAS sebelum dan sesudah terapi.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

TAP.COM -   EFEKTIFITAS PAKET PEREDA NYERI PADA REMAJA DENGAN DISMENORE 4 7 2 PB

TAP.COM - EFEKTIFITAS PAKET PEREDA NYERI PADA REMAJA DENGAN DISMENORE 4 7 2 PB

Peneliti belum menemukan penelitian terkait yang mengungkapkan tentang hubungan antara keletihan dengan intensitas nyeri haid, sehingga peneliti akan menghubungkan hasil penelitian ini dengan teori terkait. Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Potter dan Perry (2006) menya- takan bahwa rasa letih/lelah dapat menyebabkan sensasi nyeri semakin intensif dan menurunkan kemampuan koping. Pendapat ini juga didukung Lubkin dan Larsen (2007) yang menyebutkan salah satu penyebab keletihan biasanya terjadi pada kondisi/penyakit yang menyebabkan nyeri. Keletihan memengaruhi fungsi fisik dalam melakukan aktivitas sehari-hari, perubahan hubungan dengan orang lain, isolasi sosial, dan kualitas hidup. Akan tetapi kedua pendapat di atas tidak didukung oleh Brunner dan Suddarth’s (2002) yang menyatakan bahwa keletihan tidak termasuk salah satu faktor yang memengaruhi respons nyeri.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penggunaan metilprednisolon sebagai pereda nyeri pada pasien nyeri punggung bawah akut di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Penggunaan metilprednisolon sebagai pereda nyeri pada pasien nyeri punggung bawah akut di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Pengambilan data dilakukan dengan mengukur nilai VAS pada pasien NPB pada saat belum menerima terapi dan 3-14 hari setelah menjalankan terapi, pengisian kuisioner outcome dan kejadian efek samping, dan pengisian data obyektif pasien terkait terapi. Pengukuran nilai VAS digunakan untuk mengukur nilai nyeri sebelum dan sesudah terapi NPB. Pengisian kuisioner digunakan untuk menghitung persentase angka kejadian efek samping dan outcome terapi. Data obyektif digunakan untuk memperoleh data terkait riwayat penyakit, pengobatan yang diterima melalui electronic prescription ,dan data pendukung yang tidak dapat diambil langsung dari pasien.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN METILPREDNISOLON SEBAGAI PEREDA NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH AKUT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA

PENGGUNAAN METILPREDNISOLON SEBAGAI PEREDA NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH AKUT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA

Tiga dari 15 pasien (20%) pada kelompok analgesik nonsteroid dengan tambahan metilprednisolon cenderung merasakan tidak adanya pengurangan nyeri saat beraktivitas dan 4 dari 15 pasien (26,67%) pada kelompok tersebut juga mengeluhkan nyeri saat atau menjelang tidur setelah menerima terapi, namun analisis data dengan uji Fisher’s Exact diperoleh nilai p >0,05 untuk kedua outcome terapi (tabel 4).

10 Baca lebih lajut

NYERI | Karya Tulis Ilmiah

NYERI | Karya Tulis Ilmiah

Banyak pasien dan anggota tim kesehatan cenderung untuk memandang obat sebagai satu-satunya metode untuk menghilangkan nyeri. Namun begitu, banyak aktivitas kaperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu dalam menghilangkan nyeri. Meskipun asda beberapa lapran anekdot mengenai ketidakefektifan tindakan-tindakan ini, sedikiy diantaranya yang belum dievaluasi melalui penelitian riset yang sistematik. Metode pereda nyeri nonfarmakologis biasanya mempunyai resiko yang sangat rendah. Meskipun tindakan tersebut bukan merupakan pengganti untuk obat-obatan, tindakan tersebut mungkin dipelukan atau sesuai untuk mempersingkat episode nyeri yang berlangsung hanya beberapa detik atau menit. Dalam hal ini, terutama saat nyeri hebat yang berlangsung berjam-jam atau berhari-hari, mengkombinasikan teknik
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KLIEN DENGAN DISMINOREA PRIMER MENGGUNAKAN AROMATERAPI LEMON SECARA INHALASI DI DESA KALIBEJI KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN - Elib Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KLIEN DENGAN DISMINOREA PRIMER MENGGUNAKAN AROMATERAPI LEMON SECARA INHALASI DI DESA KALIBEJI KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN - Elib Repository

Angka kejadian nyeri menstruasi didunia sangat besar rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap Negara mengalami nyeri menstruasi. Angka kejadian (prevalensi) nyeri menstruasi berkisar 45-49% dikalangan wanita usia produktif. Walaupun umumnya tidak berbahaya, namun sering kali dirasa mengganggu bagi wanita yang mengalaminya. Derajat nyeri dan kadar gangguan tentu tidak sama untuk setiap wanita. Ada yang masih bisa beraktifitas (sesekali sambil menahan sakit), ada pula yang tidak bisa beraktifitas karena nyeri (Proverawati, 2009). Angka kejadian di desa Kalibeji kecamatan Sempor kabupaten Kebumen pada bulan November 2016 didapatkan wanita remaja yang mengalami disminorea berjumlah 10 orang. Dengan terjadinya disminorea pada remaja, rata-rata remaja biasanyamenurunkan atau menghilangkan nyeri haid (disminore) dengan cara minum obat pereda nyeri (obat warung), minum jamu tradisional, mengoleskan minyak kayu putih pada daerah perut.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Judul Efek Analgesik Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale roscoe ) Terhadap Inflamasi Pulpa pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cniculus) (Penelitian In Vivo)

Judul Efek Analgesik Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale roscoe ) Terhadap Inflamasi Pulpa pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cniculus) (Penelitian In Vivo)

2. Untuk melihat efek analgesik ekstrak jahe merah (Zingiber officinale roscoe) pada konsentrasi 1% dan 2% dibanding dengan eugenol yang sering dipakai sebagai pereda nyeri pada gigi-gigi yang mengalami inflamasi pulpa pada hari pertama dan ketiga?

23 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Efek Analgesik Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinalle roscoe) Terhadap Inflamasi Pulpa pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cuniculus) (Penelitian in vivo)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Efek Analgesik Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinalle roscoe) Terhadap Inflamasi Pulpa pada Gigi Kelinci (Oryctolagus cuniculus) (Penelitian in vivo)

Beberapa bahan yang digunakan sebagai pereda nyeri diantaranya eugenol, dan glukosteroid. Eugenol merupakan salah satu jenis bahan pereda nyeri. Rasa nyeri yang sering disebabkan pada kasus perawatan pulpotomi yang mengalami kedaruratan sering mengandalkan eugenol sebagai bahan pereda nyeri. 4 Eugenol mempunyai sifat antimikroba. Pada pemakaian yang berlebihan, eugenol mempunyai sifat sitotoksis dan dapat menyebabkan iritasi. 1,5 Eugenol dapat menyebabkan terjadinya nekrosis sementum, tulang, dan radang periapikal. 6 Eugenol juga mempunyai efek antiinflamasi yaitu menghambat siklooksigenase yang mensintesis enzim prostaglandin. 5 Efek analgesik dari eugenol dengan memblok ion kanal dan saraf aferen. Selain itu, eugenol juga memblok Na + dan K + . Eugenol juga dapat menghambat Ca 2+ yang mengeluarkan neurotransmiter yang akan menghambat PGE 2 . 7
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Obat Sakit Gigi Yang Biasa Diberikan Ole

Obat Sakit Gigi Yang Biasa Diberikan Ole

diminum 3x dalam sehari setiap 8 jam (harus dihabiskan semuanya walau sakit gigi sudah reda). Fungsinya adalah untuk mengobati infeksi bakteri.Obat sakit gigi yang kedua adalah anti inflamasi ( alternatif, banyak yang menyarankan tidak perlu ), anda dapat menggunakan natrium diklofenak 50 mg (dewasa) (10bji). Obat sakit gigi yang kedua ini ditujukan untuk mengatasi pembengkakan, minumlah 3x sehari setiap 8 jam. Obat sakit gigi ketiga yang dapat anda gunakan adalah analgetik. Analgetik ini adalah obat pereda nyeri, untuk obat sakit gigi ini anda dapat menggunakan asam mefenamat 500mg (dewasa)(10biji), biasanya dokter menyarankan obat ini diminum saat anda sakit gigi saja. Catatan untuk asam mefenamat, bagi anda yang menderita maag sebaiknya diganti dengan paracetamol (efek analgetiknya lebih kecil) dengan cara pemakaian yang sama. Obat sakit gigi di atas biasanya dapat anda beli di apotek tanpa menggunakan resep dokter. Informasi ini saya berikan untuk kondisi terdesak saja, memeriksakan gigi ke dokter gigi lebih baik, karena pada saat pemeriksaan dokter gigi akan lebih detail mengetahui kondisi pasien dan melakukan rencana perawatan yang terbaik.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Tentang Obat yang mengandung zat Analget

Tentang Obat yang mengandung zat Analget

 Analgetik Non-Narkotik maupun Narkotik merupakan zat pereda nyeri/sakit dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin di tempat luka dan pemutus saraf penghantar rasa nyeri dari ot[r]

13 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN STIMULASI SARAF ELEKTRIK TENS DAN TERAPI ES TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN SIMPLE FRAKTUR DIRUANG PREMEDIKASI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU HAJI SURABAYA

PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN STIMULASI SARAF ELEKTRIK TENS DAN TERAPI ES TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN SIMPLE FRAKTUR DIRUANG PREMEDIKASI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU HAJI SURABAYA

Di Instalasi Bedah Sentral RSU Haji, khususnya di ruang premedikasi, terlebih dahulu dilakukan pre Anestesi bagi para pasien yang akan menjalani operasi, meliputi penjelasan tindakan Anestesi yang akan dijalani pasien dan juga pengelolaan nyeri. Dalam manajemen nyeri, banyak pasien dan anggota tim kesehatan cenderung untuk memandang obat sebagai satu-satunya metode untuk menghilangkan nyeri. Namun begitu, banyak aktivitas kaperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu dalam menghilangkan nyeri. Metode pereda nyeri nonfarmakologis biasanya mempunyai resiko yang sangat rendah. Meskipun tindakan tersebut bukan merupakan pengganti untuk obat-obatan, tindakan tersebut mungkin dipelukan atau sesuai untuk mempersingkat episode nyeri yang berlangsung hanya beberapa detik atau menit dan juga berguna untuk memperlancar proses pembiusan di meja operasi (Brunner & Suddarth, 2001). Salah satunya terapi es dan Stimulasi Elektrik Saraf Transkutan (TENS) sebagai metode pereda nyeri nonfarmakologis, yang sampai saat ini belum teraplikasikan di Instalasi Bedah Sentral RSU Haji khususnya di ruang premedikasi, mengingat keefektifannya yang belum dievaluasi melalui penelitian riset yang sistematik.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada An. A dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Ganggan Rasa Nyaman Nyeri di RSUD. dr. Pirngadi Medan

Asuhan Keperawatan pada An. A dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Ganggan Rasa Nyaman Nyeri di RSUD. dr. Pirngadi Medan

Nyeri akut ini terjadi setelah cedera akut, penyakit, atau intervensi bedah dan memiliki awitan yang cepat dengan intensitas yang bervariatif (ringan sampai berat) dan berlangsung untuk waktu yang singkat . Fungsi nyeri akut adalah untuk memberi peringatan akan cedera atau penyakit yang akan datang. Nyeri akut biasanya akan menghilang dengan atau tanpa pengobatan setelah area yang rusak pulih kembali (Prasetyo, 2010).

3 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBERIAN OLESAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN KELUHAN NYERI SENDI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDHI LUHUR YOGYAKARTA

EFEKTIVITAS PEMBERIAN OLESAN JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN KELUHAN NYERI SENDI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDHI LUHUR YOGYAKARTA

Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat dan anugerah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Efektivitas Pemberian Olesan Jahe Merah Terhadap Penurunan Keluhan Nyeri Sendi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Luhur Yogyakarta”. Sholawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan benar hingga akhir zaman.

18 Baca lebih lajut

Gambaran Karakteristik Pasien Nyeri di Poliklinik Nyeri RSUP H. Adam Malik Medan Periode Juli 2014 – Juni 2015

Gambaran Karakteristik Pasien Nyeri di Poliklinik Nyeri RSUP H. Adam Malik Medan Periode Juli 2014 – Juni 2015

efek samping yang sementara daripada menderita nyeri yang hebat. Berbagai macam obat untuk tujuan terapi nyeri akut dan berat saat ini telah tersedia, mulai dari obat non steroid antiinflamsi konvensional, OAINS jenis koksib, sampai opioid. Pasien dengan nyeri kronik tidak membutuhkan efek obat yang cepat, dan umumnya tidak mentoleransi efek samping obat. Dokter dalam memilih terapi farmaka untuk nyeri kronik perlu memeriksa dan menegakkan diagnosis nyeri lebih spesifik pada setiap pasien. Apakah nyeri kronik yang diderita adalah nyeri inflamasi atau nyeri neuropatik, apakah nyeri karena keganasan atau bukan. Diagnosis tersebut sangat penting dalam pemilihan obat. Untuk nyeri inflamasi, misalnya osteoarthritis dapat dipergunakan berbagai analgesik, OAINS, maupun opioid, tergantung dari berat ringannya intensitas nyeri. Dalam memilih analgetika, sebagai dokter sebaiknya menyesuaikan berat ringannya nyeri dengan efektivitas obat. Akhir-akhir ini untuk menilai efektivitas obat dipergunakan istilah Number Needed to Treat (NNT) yang menggambarkan jumlah pasien yang diterapi dengan obat tertentu untuk mendapatkan hasil satu orang diantaranya mengalami pengurangan nyeri minimal 50% selama 4-6 jam, yang bukan karena efek plasebo (Meliala et all, 2004 dalam McQuay and Moore, 1999).
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Hubungan Koping Nyeri dengan Intensitas Nyeri pada Pasien Nyeri Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan

Hubungan Koping Nyeri dengan Intensitas Nyeri pada Pasien Nyeri Kronis di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan

Data kuesioner disusun sendiri oleh peneliti sendiri maka penting dilakukan uji reliabilitas yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar derajat atau kemampuan alat ukur secara konsisten sasaran yang akan diukur pada kelompok subjek yang sama. Menurut Arikunto (2002), rumus uji formula Chronbach Alpha dapat dilakukan untuk menguji reliabilitas instrumen dengan skala likert pada pertanyaan tertutup (closed ended) dengan skor tidak pernah (TP): 1, kadang- kadang (KK): 2, sering (S): 3, dan sangat sering (SS): 4. Dalam penelitian ini digunakan uji reliabilitas instrumen eksternal yaitu pemberian instrumen hanya satu kali dengan satu bentuk instrumen yang diuji cobakan diluar kelompok responden. Uji reliabilitas ini dilakukan dengan menggunakan formula Chronbach Alpha untuk kuesioner koping nyeri pada nyeri kronik. Uji reliabilitas dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuesioner pada 30 orang nyeri kronik seperti kanker (kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium, kanker maksila), effusi pleura, diabetes melitus kronis dan tumor di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Pirngadi. Kuesioner ini dikatakan reliabilitas bila hasil reliabilitas
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Gambaran Konsumsi Sumber Vitamin Dan Mineral, Status Gizi, dan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMP Shafiyyatul Amaliyyah Tahun 2015

Gambaran Konsumsi Sumber Vitamin Dan Mineral, Status Gizi, dan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMP Shafiyyatul Amaliyyah Tahun 2015

1.3 Kejadian Dismenorea Tingkat Nyeri Berdasarkan Konsumsi Kalsium Kalsium * Tingkat Nyeri Crosstabulation Tingkat Nyeri Total nyeri ringan nyeri sedang nyeri berat Kalsium kurang C[r]

22 Baca lebih lajut

Pengertian Nyeri | Karya Tulis Ilmiah Pengertian Nyeri

Pengertian Nyeri | Karya Tulis Ilmiah Pengertian Nyeri

melaporkan nyeri berat atau pada pasien yang tidur nyenyak dengan cepat sebe-lum atau setelah melaporkan nyeri berat. Bagaimana pun, tidak semua, pasien dengan nyeri berat menampakkan tanda-tanda fisiologis atau perilaku dari nyeri. Tidak adanya tanda-tanda ini tidak harus membuat perawat menyimpulkan bahwa nyeri tidak ada; keberadaan dari tanda-tanda ini tidak selalu berarti bahwa pasien meng-alami nyeri. Indikator Fisiologis Nyeri. Perubahan fisiologis invo-lunter dianggap sebagai indikator nyeri yang lebih akurat dibanding laporan verbal pasien. Bagaimana pun, respons involunter ini seperti meningkatnya frekuensi nadi dan pernapasan, pucat dan berkeringat adalah indikator rangsangan sistem saraf otonom, bukan nyeri.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KASTURI (Mangifera casturi Kosterm.)

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KASTURI (Mangifera casturi Kosterm.)

Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui daya antioksidan ekstrak etanol kulit buah tumbuhan kasturi menggunakan uji kualitatif dan kuantitatif dengan metode pereda[r]

9 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Prioritas Masalah Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri Akut  Di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas

Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Prioritas Masalah Gangguan Rasa Nyaman: Nyeri Akut Di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas

Secara umum didapati pasien sadar, lemah dengan suhu tubuh 36,5ºC, tekanan darah 180/100 mmHg, nadi 80 kali/menit, pernafasan 22 kali/ menit, skala nyeri 6 (1-10), tinggi badan 146 cm dan berat badan 51 Kg. Dalam melakukan pengkajian dilakukan juga pemeriksaan Head to toe untuk memperoleh data pemeriksaan fisik lebih lengkap. Dalam pemeriksaan kepala dan rambut didapati bentuk kepala bulat dan simetris, ubun-ubun tidak ada benjolan. Penyebaran rambut merata dan keadaan rambut beruban dan bersih. Pada pemeriksaan wajah, warna kulit pasien kuning langsat dengan struktur wajah oval dan simetris. Mata lengkap dan simetris, palpebra terdapat lingkaran hitam, lembab, konjungtiva pucat, sklera putih, pupil isokor, kornea dan iris bening tidak ada katarak, ketajaman penglihatan tidak baik mulai kabur.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Show all 3886 documents...

Related subjects