Perilaku Peduli

Top PDF Perilaku Peduli:

PROJECT DINDING KREATIVITAS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PEDULI KEBERSIHAN LINGKUNGAN KELAS DARI PERILAKU VANDALISME (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-D SMP Negeri 19 Bandung).

PROJECT DINDING KREATIVITAS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU PEDULI KEBERSIHAN LINGKUNGAN KELAS DARI PERILAKU VANDALISME (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VIII-D SMP Negeri 19 Bandung).

James E. Koftan (1968) mengatakan vandalisme adalah, “The ignorant or willful destruction or defacement of school property”. Vandalisme adalah, pengrusakan atau pembinasaan properti (milik sekolah) dengan sengaja. Koftan dengan jelas menyatakan, bahwa segala tindakan yang mengakibatkan rusaknya properti sekolah dengan sengaja adalah perilaku vandalisme. Peneliti berpendapat, bahwa rusak itu bukan sekedar rusak secara fisik sehingga mengakibatkan terganggunya fungsi utama dari properti milik sekolah itu secara baik. Properti milik sekolah seperti meja, bangku, dinding kelas, pintu dan lain sebagainya, berubah tampilannya menjadi benda yang kotor dan kumuh akibat aksi coret-coret yang dilakukan peserta didik, juga termasuk kedalam perilaku vandalisme. Kelas yang kotor secara tidak langsung memperlihatkan sikap dari peserta didik yang tidak mampu menjaga lingkungan sekitarnya.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Perilaku Peduli Lingkungan Mahasiswa FIS UNY

Perilaku Peduli Lingkungan Mahasiswa FIS UNY

1 ACOMPARATIVE STUDY ON THE BEHAVIOR OF ENVIRONMENTAL CARE AMONG THE GROUPS OF STUDENTS WHO ATTENDED DIFFERENT ENVIRONMENTAL EDUCATION IN THE FACULTY OF SOCIAL SCIENCES, YOGYAKARTA S[r]

8 Baca lebih lajut

Survei Perilaku Peduli Lingkungan Hidup 2013 Buku II. Pedoman Pencacahan

Survei Perilaku Peduli Lingkungan Hidup 2013 Buku II. Pedoman Pencacahan

Pemanasan global dan perubahan iklim yang melanda dunia memberikan dampak serius pada kehidupan sosial, ekonomi, lingkungan serta budaya. Pemanasan global dan perubahan iklim yang terjadi tidak hanya ditimbulkan oleh rangkaian kejadian alam biasa, akan tetapi lebih diakibatkan oleh perilaku manusia. Hasil kajian Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada tahun 2007 memastikan bahwa perubahan iklim global terjadi akibat atmosfer bumi dipenuhi oleh Gas Rumah Kaca (GRK), seperti karbon dioksida (CO 2 ) dan metana (CH 4 ). Gas karbon dioksida dihasilkan dari proses
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PERILAKU SISWA DI SMP MAMBA’UL HISAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PERILAKU SISWA DI SMP MAMBA’UL HISAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

signifikan untuk variabel perilaku peduli sesama terhadap pembentukkan karakter adalah 0,000 dan nilai tersebut lebih kecil besar dari pada probabilitas 0.05 (0,000 < 0.05). Dengan demikian, pengujian menunjukkan Ho ditolak Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dari hasil tersebut yang memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter terhadap perilaku peduli sesama siswa di SMP Mamba’ul Hisan Gandusari Blitar.

5 Baca lebih lajut

Hidup Tenang dengan Berperilaku Terpuji

Hidup Tenang dengan Berperilaku Terpuji

Orang yang peduli selalu memperhatikan dan membantu orang lain dalam kesulitan.. Dapatkah kamu memberi satu contoh perilaku peduli.[r]

17 Baca lebih lajut

Perilaku Warga Sekolah dalam Mengimplementasikan Program Adiwiyata (Studi di SMK Negeri 2 Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Perilaku Warga Sekolah dalam Mengimplementasikan Program Adiwiyata (Studi di SMK Negeri 2 Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Perilaku peduli lingkungan perlu dilestarikan, ditularkan dan disebarkan kepada sekolah atau masyarakat dengan membiasakan, memberikan pengertian dan contoh perilaku peduli lingkungan seperti yang tercermin dalam program Adiwiyata.

2 Baca lebih lajut

this PDF file PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PERTANIAN OLEH LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA JADIMULYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN | Iskandar | MODERAT (Modern dan Demokratis) 1 PB

this PDF file PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PERTANIAN OLEH LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA JADIMULYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN | Iskandar | MODERAT (Modern dan Demokratis) 1 PB

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa selama ini pemberdayaan petani melalui tahap penyadaran dan pembentukan perilaku sadar dan peduli sehingga merasa membutuhkan kapasitas diri belum benar-benar dimiliki masyarakat khususnya petani sehingga belum ada perubahan yang signifikan dari masyarakat petani dalam meningkatkan kesejahteraanya hal ini diduga disebabkan karena belum optimalnya petugas atau lembaga dalam melakukan melakukan komunikasi dengan masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pertanian serta masih kurangnya memberikan motivasi untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dalam bidang pertanian sehingga belum dapat menumbuhkan kemauan masyarakat untuk berkembang sehingga mampu menggali potensinya dalam mengembangkan pertanian.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMK MOYUDAN - UMBY repository

BAB I PENDAHULUAN - HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMK MOYUDAN - UMBY repository

Minat untuk menolong orang lain termasuk kedalam perilaku prososial. Perilaku prososial didasari dukungan nilai dan norma yang dianut individu. Perilaku prososial merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurut Baron & Byrne (2003) perilaku prososial adalah suatu tindakan menolong yang menguntungkan orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan mungkin bahkan melibatkan suatu resiko bagi orang yang menolongnya. Perilaku prososial ini pada umumnya diperoleh melalui proses belajar, yakni penguatan dan peniruan. Beberapa penelitian memperlihatkan dengan jelas bahwa anak akan membantu dan memberi lebih banyak bila mendapatkan ganjaran karena melakukan perilaku prososial (Sears, dkk, 2001). Aspek-aspek perilaku prososial menurut Mussen, dkk (2002) yaitu (1) Berbagi, yaitu kesediaan untuk berbagi perasaan dengan orang lain baik suka maupun duka; (2) Menolong, yaitu kesediaan untuk menolong orang lain yang sedang berda dalam kesulitan; (3) Berdemawan, yaitu kesediaan untuk memberikan secara sukarela sebagian barang miliknya kepada orang lain yang membutuhkan; (4) Kerjasama, yaitu kesediaan untuk bekerja sama dengan orang lain guna tercapainya suatu tujuan; (5) Jujur, yaitu kesediaan untuk tidak berbuat curang terhadap orang lain disekitarnya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI (ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR) DENGAN PRODUKTIVITAS PADA KARYAWAN PT PENERBIT ERLANGGA JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB I PENDAHULUAN - HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI (ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR) DENGAN PRODUKTIVITAS PADA KARYAWAN PT PENERBIT ERLANGGA JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

fokus pada deskripsi pekerjaan yang telah diberikan padanya sehingga karyawan itu sendiri memiliki perilaku kewargaan organisasi yang rendah. Lalu tidak sedikit karyawan yang kurang aktif dalam usaha perusahaan untuk meningkatkan kualitas produksi yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan penurunan produktivitas karyawan itu sendiri serta berdampak pula terhadap produktivitas perusahaan.

9 Baca lebih lajut

Menunjukkan motivasi internal dan peduli

Menunjukkan motivasi internal dan peduli

Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang ke-beragaman produk budidaya dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya.. Menghayati perilaku [r]

1 Baca lebih lajut

this PDF file PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PERTANIAN OLEH LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA JADIMULYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN | Iskandar | MODERAT (Modern dan Demokratis) 1 PB

this PDF file PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PERTANIAN OLEH LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA JADIMULYA KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN | Iskandar | MODERAT (Modern dan Demokratis) 1 PB

Untuk membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Kemandirian tersebut meliputi kemandirian berpikir, bertindak dan mengendalikan apa yang mereka lakukan tersebut. Pemberdayaan masyarakat hendaknya mengarah pada pembentukan kognitif masyarakat yang lebih baik.Kondisi kognitif pada hakikatnya merupakan kemampuan berpikir yang dilandasi oleh pengetahuan dan wawasan seorang atau masyarakat dalam rangka mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Kondisi konatif merupakan sikap perilaku masyarakat yang terbentuk yang diarahkan pada perilaku yang sensitif terhadap nilai-nilai
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Penanaman Sikap Pendidikan Anak Usia Dini

Penanaman Sikap Pendidikan Anak Usia Dini

Penanaman karakter pada anak harus dimulai dari guru karena anak peniru ulung. Semua yang ditangkap indera anak akan menjadi perilaku anak jika dilakukan terus-menerus. Guru dan seluruh orang dewasa yang ada di satuan PAUD harus menyadari bahwa mereka adalah model bagi pengembangan perilaku anak. Oleh karena itu, patut guru dan semua orang dewasa di satuan PAUD memiliki kesamaan pikir, kesamaan perilaku, dan kesamaan tanggung jawab dalam menanamkan perilaku pada anak.Untuk membangun perilaku yang konsisten pada guru dan orang dewasa lainnya, perlu disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pada setiap kegiatan rutin yang dilakukan sehari-hari bersama anak. Standar Operasional Prosedur dalam tatanan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini bukan hanya menjadi lampiran dari KTSP, melainkan dokumen penting yang memuat prosedur penanaman karakter anak- anak usia dini dibentuk. SOP disusun oleh satuan PAUD dengan mengacu pada visi, misi, dan tujuan satuan. Contoh pembuatan SOP dipaparkan lebih jauh dalam Pedoman Penyusunan SOP.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Gaya Hidup and Konsumen Yang Bertanggung (1)

Gaya Hidup and Konsumen Yang Bertanggung (1)

Foneomena perilaku manusia yang penting saat dunia menghadapi krisis lingkungan dan krisis perubahan iklim seperti saat ini adalah budaya konsumtif. Setidaknya, ini yang ditangkap Romo Mudji (2011) dalam empat hal. Pertama, berubahnya ruang publik yang semula merupakan ruang berkespresi kreatif kini bergeser menjadi kawasan berfungsi ekonomi pasar. Kedua, Gaya hidup yang berkiblat pada pasar, iklan dan perilaku konsumtif. Orang berlomba-lomba tampil sesuai saran iklan-iklan, yang biasanya dibawakan para selebritis. Mereka merasa merasa berarti bila terus menerus mengikuti gaya hidup konsumtif. I buy therefore I exits. Ketiga. Hegemoni konsumsi, melalui teknologi, kemudahan dan penyeragaman, melalui restoran cepat saji, ATM atau kartu kredit, "katedral-katedral konsumsi" 1 dan alih fungsi ruang publik menjadi pusat perbelanjaan. Keempat, Daya sihir mal, komplek bangunan modern yang arsitekturnya dimanipulasi sedemikian rupa menjadi "shoping town" ataupun "shoping vilage" sehingga membuat orang nyaman untuk terus berbelanja, sekaligus merasa bergengsi jika melakukannya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KONTINUITAS PEMBIASAAN PERILAKU BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA - Repository Universitas Ahmad Dahlan

PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KONTINUITAS PEMBIASAAN PERILAKU BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA - Repository Universitas Ahmad Dahlan

Pengetahuan dan pengalaman yang dibangun secara terus menerus diperlukan pula untuk dapat menciptakan jejak memori akan yang membekas dalam otak anak seh- ingga menjadi suatu sifat kepribadian. Gestalt menekankan fakta bahwa otak adalah sistem fisik yang menghasilkan kekuatan medan. Kekuatan ini mengubah informasi sensoris (indrawi) yang masuk dan karenanya menen- tukan pengalaman sadar. Koffka mengasum- sikan pengalaman ini akan membangkitkan proses memori. Proses ini adalah aktivitas otak berdasarkan pengalaman lingkungan. Ketika proses berhenti, jejak dari efeknya masih tert- inggal di otak (Hergenhann & Matthew H. Olson, 2008). Itulah yang dimaksud dengan jejak memori. Untuk membuat seseorang atau seorang anak memiliki perilaku membuang sampah pada tempat sampah yang sesuai den- gan jenisnya diperlukan media yang mampu menciptakan jejak memori pada otaknya, se- hingga perilaku tersebut akan terinternalisasi di dalam diri dan perilaku tersebut menjadi sesuatu yang mudah dan menyenangkan un- tuk dilakukan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

[7] RPP SD KELAS 3 SEMESTER 2   Mari Kita Berhemat untuk Mas

[7] RPP SD KELAS 3 SEMESTER 2 Mari Kita Berhemat untuk Mas

TUJUAN  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluar[r]

34 Baca lebih lajut

[4] RPP SD KELAS 3 SEMESTER 1   Ringan Sama Dijinjing Berat

[4] RPP SD KELAS 3 SEMESTER 1 Ringan Sama Dijinjing Berat

TUJUAN  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluar[r]

33 Baca lebih lajut

RPP Kelas 4 Tema Selalu Berhemat Energi

RPP Kelas 4 Tema Selalu Berhemat Energi

 Menunjukkan perilaku hemat energi (mematikan lampu yang tidak terpakai, mematikan TV yang tidak ditonton, mematikan kran air bila tidak dipakai)  Menyusun pertanyaan-pertanyaan dengan benar mengenai isi teks bacaan  Menentukan dengan tepat gagasan pokok paragraf yang ada dalam teks

28 Baca lebih lajut

[3] RPP SD KELAS 6 SEMESTER 1   Tokoh dan Penemu www.sekolahdasar.web.id

[3] RPP SD KELAS 6 SEMESTER 1 Tokoh dan Penemu www.sekolahdasar.web.id

TUJUAN  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluar[r]

43 Baca lebih lajut

Hormat dan Peduli pada diri sendiri

Hormat dan Peduli pada diri sendiri

HORMAT DAN PEDULI PADA DIRI SENDIRI  Mengidentifikasi perlakuan yang kurang baik dan tepat terhadap unsur jasmani, dalam hal kesehatan dan penampilan diri, beserta tindakan perbaik[r]

21 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...