Perkembangan Pariwisata

Top PDF Perkembangan Pariwisata:

DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KONDISI EKONOMI SOSIAL DI DESA CIHIDEUNG.

DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KONDISI EKONOMI SOSIAL DI DESA CIHIDEUNG.

Penelitian ini dilakukan di Desa Cihideung, salah satu desa yang terletak di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Desa ini terkenal dengan agrowisatanya yaitu Taman Bunga Cihideung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Ekonomi Sosial Di Desa Cihideung”. Dampak perkembangan pariwisata dapat dilihat dari berbagai aspek seperti ekonmi, sosial, lingkungan, budaya dan sebagainya. Dan dari berbagai aspek dampak tersebut dapat berupa dampak yang positif ataupun dampak yang negatif. Oleh karena itu dalam penelitian ini difokuskan menganalisis dampak perkembangan pariwisata terhadap aspek ekonomi dan sosial saja, supaya lingkup penelitian tidak terlalu besar dan agar masalah penelitian dapat terjawab dengan baik. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan pariwisata yang terjadi di Cihideung serta menganalisis dampak yang ditimbulkan terhadap aspek ekonomi dan aspek sosial.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

PENGARUH PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAp perkembangan

PENGARUH PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAp perkembangan

(4) Perkembangan pariwisata di Indonesia juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa Indonesia terutama dalam hal khazanah kosa kata. Misalnya: agrowisata, apartemen, awak kabin, bandara, bar, bartender, brosur, Usaha Perjalanan Wisata, kargo, souvenir, reservasi, Diparda, destinasi, objek wisata, daerah tujuan wisata, ekowisata, embarkasi, hotel, restoran, jasa boga, kepariwisataan, paspor, devisa, visa, pelancong, pramusaji, pramuwisata, prasmanan, bufe, sadar wisata, sapta pesona, tata graha, tour, wisatawan, paket wisata, wisatawan domestic (wisdom), dan wisatawan mancanegara (wisman). Sedangkan masalah yang muncul adalah belum maksimalnya fungsi bahasa Indonesia sebagai sarana pengungkap komponen dan produk-produk industri pariwisata.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Pertumbuhan Sektor Properti Terhadap Perkembangan Pariwisata di Berastagi

Analisis Pengaruh Pertumbuhan Sektor Properti Terhadap Perkembangan Pariwisata di Berastagi

Berkaitan dengan pertumbuhan properti pariwisata serta pengaruhnya terhadap perkembangan pariwisata, maka penulis akan melakukan analisis tentang pengaruh pertumbuhan sektor properti terhadap perkemangan pariwisata di Berastagi. Subjek penelitian adalah properti pariwisata yang difokuskan pada hotel berbintang dan non bintang menggunakan indikator jumlah tempat tidur, serta jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara selama 20 tahun (1985-2004), serta 30 orang responden penelitian dari wisatawan yang sedang melakukan kunjungan wisata di Berastagi untuk melihat kepuasan terhadap properti dan kepariwisataan Berastagi. Pengujian hipotesa penelitian menggunakan metode analisis statistik regresi ganda untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan properti pariwisata (jumlah tempat tidur hotel berbintang dan non bintang) terhadap perkembangan pariwisata (jumlah kunjungan wisatawan domestrik dan mancanegara).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengaruh Perkembangan Pariwisata Terhadap Kebudayaan Dan Bahasa

Pengaruh Perkembangan Pariwisata Terhadap Kebudayaan Dan Bahasa

Kebudayaan merupakan suatu yang sangat penting bagi perkembangan pariwisata.Dengan berkembangnya pariwisata diharapkan semakin baik pula kehidupan masyarakat kedepannya dan perkembangan pariwisata akan memberikan efek terhadap kehidupan masyarakat setempat maupun masyarakat lokal, maka dari itu, kebudayaan itu harus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat.selain pengaruh pariwisata terhadap kebudayaan, pariwisata juga dapat mempengaruhi bahasa yaitu mempengaruhi dalam bidang kosa kata dan istilah, artinya perkembangan pariwisata dapat memperkaya khasanah perbendaharaan kata dan istilah dalam bahasa Indonesia.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Peran Industri Kerajinan Dan Makanan Dalam Perkembangan Pariwisata Di Kota Medan

Peran Industri Kerajinan Dan Makanan Dalam Perkembangan Pariwisata Di Kota Medan

Sebelum melakukan perjalanan city tour atau yang dikenal dengan keliling kota, perlu terlebih dahulu untuk kita mengetahui apa jenis objek wisata yang akan dikunjungi, sehingga akan cepat mengingat kesan yang kita peroleh setelah melakukan perjalanan. Karena dalam melakukan perjalanan membutuhkan persiapan yang tidak hanya untuk fisik saja tetapi juga mental dan pikiran serta pengetahuan yang cukup untuk mencerna apa yang menjadi keunikan dari objek wisata yang kita kunjungi tersebut. Keunggulan dari pariwisata kota Medan selama ini masih sedikit masyarakat (khususnya orang medan) yang paham dan mau berpartisipasi untuk menjaga dan melestarikannya.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA MONUMEN KRESEK DI KABUPATEN MADIUN

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA MONUMEN KRESEK DI KABUPATEN MADIUN

Dalam penelitian ini persepsi dilihat dari dimensi sikap dan pandangan. Persepsi masyarakat menyangkut perubahan pada pola pikir/ pola hidup masyarakat, perubahan pola pekerjaan dimana masyarakat Desa Kresek merupakan masyarakat tradisional agraris yang hidup dari pertanian. Ketika pariwisata datang ke daerahnya dengan berbagai arus modern yang memicu berbagai perubahan dan mengarah pada kemajuan daerah, akan menimbulkan bermacam persepsi dari masyarakat setempat dan mengubah pola pekerjaan dari tradisional agraris menjadi pedagang.Persepsi masyarakat tersebut akan mendorong pada respon masyarakat sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH WISATA KULINER TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA KOTA SOLO.

PENGARUH WISATA KULINER TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA KOTA SOLO.

Laporan tugas akhir ini berisi tentang pengaruh Wisata Kuliner terhadap perkembangan Pariwisata Kota Solo, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tujuan dan motif yang membuat wisatawan datang berwisata ke Kota Solo, untuk mengetahui kuliner favorit yang sering di cari para wisatawan, untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam meningkatkan Wisata Kuliner, untuk mengetahui sebab yang menjadikan Wisata Kuliner sebagai icon Kota Solo, mengatahui factor yang mempengaruhi perkembangan Wisata Kuliner di Kota Solo.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Bali dalam Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan di Tengah Perkembangan Pariwisata

Bali dalam Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan di Tengah Perkembangan Pariwisata

Budaya dalam sistem masyarakat Bali selalu mengalami proses pembaharuan. Pembaharuan tersebut terjadi karena perkembangan ide dan gagasan manusia dalam melihat lingkungan serta perkembangan zaman. Hal inilah yang dikatakan manusia sebagai pengisi masyarakat dan kebudayaan. Manusia selalu aktif mengubah, merenovasi, mengembangkan, dan bahkan menghayati perkembangan masyarakat dan kebudayaannya. Karena jika dilihat dalam periodisasi sejarah, kebudayaan selalu mengalami perkembangan dari masa ke masa sesuai dengan perkembangan hidup, ide, gagasan, dan lingkungan dimana manusia itu tumbuh. Sehingga dengan sistem kebudayaan tersebut, memberikan identitas tertentu bagi masyarakat yang diwariskan secara mentradisi yang ditransormasikan dalam bentuk sistem budaya yang bersifat kognitif, artinya sistem budaya dilihat sebagai sebuah bentuk pengetahuan serta identitas tertentu pada suatu wilayah yang dapat digunakan untuk memahami dunia yang satu dengan yang lainnya (Keesing, 1991; 119). Dengan kata lain, dengan ciri atau karakter kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing wilayah yang beraneka ragam, menjadikan budaya tersebut identitas yang melingkupi didalamnya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perkembangan Pariwisata Kabupaten Karanganyar tahun 1987 – 2000

Perkembangan Pariwisata Kabupaten Karanganyar tahun 1987 – 2000

berwisata. Dalam buku ini dijelaskan bahwa industri wisata adalah kumpulan dari macam-macam perusahaan yang secara bersama-sama menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan wisatawan pada khususnya selama dalam perjalanan. Pariwisata sebagai industri dapat berhasil baik jika mencakup tiga faktor. Faktor pertama yaitu tersedianya objek dan atraksi wisata, meliputi segala sesuatu yang menjadi daya tarik bagi orang yang mengunjungi suatu daerah tujuan wisata misalnya keindahan alam, kebudayaan bangsa, kesenian rakyat, adat-istiadat, tata cara hidup masyarakat, festival tradisional, upacara keagamaan, dan sebagainya. Kedua, adanya fasilitas accesibility yaitu sarana dan prasarana yang berhubungan dengan segala fasilitasnya sehingga memungkinkan para wisatawan mengunjungi suatu daerah tujuan wisata tertentu. Ketiga, terjadinya fasilitas amenities yaitu sarana kepariwisataan yang dapat memberikan pelayanan pada wisatawan selama dalam perjalanan wisata yang dilakukannya, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ketiga faktor ini merupakan syarat yang harus ada bila kita hendak menjadikan pariwisata sebagai industri. Agar segala sesuatunya berjalan lancar sesuai tujuan pengembangan pariwisata itu sendiri diperlukan suatu badan atau lembaga yang bertanggung jawab untuk mengelolanya. Badan atau lembaga ini bersifat sentral dan mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan kepariwisataan secara menyeluruh.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Potensi Dan Perkembangan Pariwisata Di Kabupaten Mandailing Natal

Potensi Dan Perkembangan Pariwisata Di Kabupaten Mandailing Natal

Pengembangan dan pembangunan suatu daerah wisata memerlukan kerjasama erat dari pemerintah, perencana fisik, arsitek, investor juga memerlukan bantuan dari pakar ekonomi, sosiologi, ekowisata, serta masyarakat yang diharapkan aktif ikut serta dalam melancarkan segala usaha yang diupayakan oleh pemerintah demi kebaikan bersama. Pada tahap pembangunan sekarang ini, pariwisata masuk kedalam proses perkembangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat terutama dari segi ekonomi dan ilmu pengetahuan. Pariwisata juga mengembangkan tugas pokok untuk dapat menciptakan dan meningkatkan devisa Negara, memperkenalkan alam dan kebudayaan Indonesia, semuanya dilakukan dengan tetap memelihara dan memperlihatkan kepribadian nasional serta kelestarian lingkungan hidup.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

SEJARAH PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN DEFI

SEJARAH PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN DEFI

Atas  dasar  itu,  maka  kata  “Pariwisata”  seharusnya  diartikan  sebagai  suatu  perjalana  yang  dilakukan  berkali‐kali  atau  berputar‐putar,  dari  suatu  tempat  ke  tempat  lain,  yang  dalam  bahasa  Inggeris  disebut  dengan  kata  “tour”.  Sedangkan  untuk  pengertian  jamak  kata  “kepariwisataan”  dapat  digunakan  kata  “tourisme”  atau  “tourism”.  lebih  lanjut  batasan  pariwisata  menurut  ketetapan  MPRS  No  I‐II  tahun 1960, sebagai berikut : 

12 Baca lebih lajut

Perkembangan Pariwisata di buleleng Bali

Perkembangan Pariwisata di buleleng Bali

Tidak semua pengembangan agrowisata bisa berjalan dengan baik. Agrotourism di Sibetan-Kabupaten Karangasem yang memanfaatkan kegiatan dan hasil pertanian salak-yang merupakan icon buah Bali sebagai objek dan daya tarik wisatanya tidak beroperasi sebagaimana yang direncanakan. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap kegagalan pengelolaan agrowisata di tempat ini. Ketidakjelasan manajemen pengelolaan merupakan faktor utama. Objek agrowisata ini tidak dikelola dengan baik mulai dari penataan areal yang dijadikan objek, operasional kegiatan tour, dan sumber daya manusia. Faktor lain adalah pemasaran. Objek Agrowisata Sibeten belum dipasarkan secara maksimal oleh manajeman pengelolanya sehingga belum banyak dikenal oleh para operator tour yang menjual paket-paket wisata di Bali. Pemerintah khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem semestinya mempetakan kembali objek-objek wisata yang ada di wilayahnya dan selanjutnya mempromosikan melalui media masa, televisi, internet dan media publikasi lainnya. Selain manajemen dan pemasaran, kerjasama antar stakeholder pariwisata (pemerintah, LSM, masyarakat lokal, industri pariwisata, dan akademisi) belum berjalan dengan baik karena hanya travel agent yang menjual paket wisata ke daerah Timur Bali saja yang berjalan sendiri-sendiri tanpa ada dukungan dari stakeholder pariwisata yang lainnya. Kesimpulannya, pertanian sangat memungkinkan untuk disenergikan dengan pariwisata yang diwujudkan dalam pengembangan agrowisata. Perlu adanya komitmen dari seluruh stakeholder pariwisata untuk bersama-sama menerapkan kosep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) atau di Bali sering disebut sebagai Ajeg Bali yaitu keberlanjutan sumber daya alam, sosial-budaya, dan pemberian manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISA SWOT PERKEMBANGAN PARIWISATA IND

ANALISA SWOT PERKEMBANGAN PARIWISATA IND

meningkatnya minat wisatawan terhadap perjalanan wisata budaya. Naiknya trend wisata budaya ini dapat menjadi peluang untuk lebih mengintegrasikan ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai daya Tarik wisata untuk lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama bagi usaha skala kecil dan menengah. Lalu ditambah lagi dengan banyaknya makanan khas, kerajinan dan pernak pernik lainnya yang mungkin hanya dapat ditemui di Indonesia seperti makanan Gudeg dari jogja, Nasi Pedas & Ayam betutu dari bali lalu untuk ulos yang berasal dari batak atau Sumatera Utara sudah bisa menjadi salah satu kekuatan dari Pariwisata di Indonesia.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Kajian Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pasar Buah Berastagi

Kajian Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pasar Buah Berastagi

Pemerintah harus melibatkan dan bekerjasama dengan masyarakat lokal sehingga pengambilan keputusan yang ditujukan dalam pengembangan pariwisata sesuai dengan harapan setiap pihak (Hampton, 2005). Keterlibatan masyarakat memiliki pengaruh dalam perkembangan pariwisata di suatu kawasan (Yusof, Ibrahim, Muda, dan Amin, 2012). Perkembangan pariwisata di Pasar Buah Berastagi tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan masyarakat. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, dampak positif dari pariwisata akan dapat dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah (Hampton, 2005).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDADULUAN  OBJEK-OBJEK PARIWISATA DI HINDIA BELANDA (Suatu Kajian Deskriptif terhadap Foto-foto Pariwisata Alphons Hustinx).

PENDADULUAN OBJEK-OBJEK PARIWISATA DI HINDIA BELANDA (Suatu Kajian Deskriptif terhadap Foto-foto Pariwisata Alphons Hustinx).

objek tersebut sebagai objek yang unik dan eksotik (2003:307). Dalam kaitan dengan fungsi fotografi dalam perkembangan pariwisata tersebut, penelitian ini mencermati dua hal. Pertama, objek-objek pariwisata apa saja yang berada di Hindia Belanda yang terekam dalam foto-foto Alphons Hustinx dan kedua, bagaimana Alphons Hustinx menggambarkan objek-objek pariwisata tersebut di dalam setiap fotonya.

Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN OBJEK WISATA BUDAYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT BATAK TOBA DI DESA SIALLAGAN KECAMATAN SIMANINDO KABUPATEN SAMOSIR, SKRIPSI. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANTROPOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2015.

PERKEMBANGAN OBJEK WISATA BUDAYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT BATAK TOBA DI DESA SIALLAGAN KECAMATAN SIMANINDO KABUPATEN SAMOSIR, SKRIPSI. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANTROPOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2015.

Pariwisata merupakan industri besar dan merupakan sektor jasa dengan tingkat pertumbuhan paling pesat didunia saat ini. Bersama dengan industri teknologi dan informasi, industri pariwisata diperkirakan menjadi pergerakan utama perekonomian abad XXI. Selain itu, industri pariwisata juga sangat mempengaruhi pendapatan negara, terutama negara yang memiliki destinasi wisata dan potensi alam yang indah. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan untuk menambah pendapatan devisa negara. Sehingga dalam pengembangannya, pemerintah berusaha untuk menetapkan kebijakan-kebijakan yang dapat mendukung perkembangan pariwisata tersebut.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Perkembangan dan Potensi Obyek Pariwisata Kota Surakarta.

PENDAHULUAN Analisis Perkembangan dan Potensi Obyek Pariwisata Kota Surakarta.

4 dan VCD yang terbukti mampu mengalihkan orientasi kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, perubahan perilaku wisatawan tersebut harus direspon dengan kegiatan promosi yang terus menerus (Susanty, 2010). Destinasi wisata yang ditawarkan harus sudah berbasis teknologi informasi, dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan dan meningkatkan kualitas pariwisata daerah menuju pasar internasional. Daerah harus melakukan inovasi, kreasi dan pengembangan terhadap potensi pariwisata dengan mencari dan menciptakan sesuatu yang baru terhadap destinasi pariwisata yang diunggulkan.Sejarah perkembangan pariwisata dunia dimulai seiring perkembangan industri itu sendiri. Perkembangan kebijakan pariwisata dunia telah mengalami tiga tahapan generasi yang berbeda yaitu, paradigma kebijakan pariwisata massal, paradigma kebijakan pariwisata untuk kesejahteraan sosial dan paradigma kebijakan pariwisata terpadu (Fayos-Sola 1996, dalam Kodhyat 1996).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Tahun 2011 pdda2011

Tahun 2011 pdda2011

Buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai lingkup kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan perkembangan infrastruktur perhubungan darat selama 5 tahun terakhir, sehingga dapat bermanfaat bagi publik dan khalayak yang berkepentingan di bidang transportasi darat.

Baca lebih lajut

PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DAN JUMLAH HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PULAU LOMBOK

PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DAN JUMLAH HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PULAU LOMBOK

Jika dilihat dari Tabel 1.1 dapat diketahui jumlah kunjungan wisatawan ke pulau Lombok enam tahun terakhir cendrung meningkat sempat mengalami penurunan pada tahun 2010 dari 767.903 orang menjadi 722.002 orang atau sekitar 5,98 persen. Namun pada tahun berikutnya terus meningkat sampai tahun 2014. Pada tahun 2014 setelah diterapkannya program Visit Lombok Sumbawa oleh pemerintah daerah NTB pertumbuhan wisatawan yang berkunjung ke Lombok mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu sebesar 150,05% dengan jumlah wisatawan 4.012.515 orang. Begitu banyaknya wisatawan yang berwisata ke Lombok dibutuhkan berbagai penunjang fasilitas pariwisata seperti hotel dan penginapan, fasilitas rekreasi, tempat dan atraksi wisata, yang merupakan aset pariwisata yang besar dan dapat mendukung pengembangan industri pariwisata di Lombok.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

URUSAN PILIHAN PARIWISATA DARFT LKPJ 2013 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

URUSAN PILIHAN PARIWISATA DARFT LKPJ 2013 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

Dari data tersebut diatas menunjukan adanya perkembangan yang positif pada bidang pariwisata di Kota Semarang dari tahun ke tahun. Dilihat dari jumlah wisatawan yang berkunjung pada tahun 2013 sebanyak 3.157.658. Sedangkan target kunjungan wisatawan tahun 2013 adalah sebanyak 1.944.979 orang . berarti melebihi target sebesar 62 %.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...