Permen Karet

Top PDF Permen Karet:

PENGARUH PEMBERIAN PERMEN KARET XYLITOLT

PENGARUH PEMBERIAN PERMEN KARET XYLITOLT

(mean±SD = 0,403±0,179) dan sesudah perlakuan (mean±SD = 1,497±0,121) terdapat peningkatan dan mempunyai nilai p=0,000 (p<0,05), hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian permen karet xylitol dengan dosis 9 butir per hari berpengaruh terhadap laju aliran saliva, karena pada saat pemberian permen karet xylitol akan terjadi peningkatan laju aliran saliva. Peningkatan laju aliran saliva pada penelitian ini dikarenakan oleh melihat, menghidu aroma, dan mengunyah permen karet yang mengandung xylitol, 5,47 sehingga hipotesis nol yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan laju aliran saliva setelah pemberian permen karet xylitol dengan dosis 9 butir per hari pada pasien radioterapi kepala dan leher di RSUP Dr. Kariadi Semarang ditolak.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian - PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITHOL TERHADAP PENINGKATAN pH SALIVA PADA PEMAKAI ALAT ORTHODONTI CEKAT - Repository Poltekkesjogja

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian - PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET XYLITHOL TERHADAP PENINGKATAN pH SALIVA PADA PEMAKAI ALAT ORTHODONTI CEKAT - Repository Poltekkesjogja

Penelitian tentang pengaruh mengunyah permen karet xylithol terhadap peningkatan pH saliva pada pemakai alat orthodonti cekat, telah dilaksanakan pada bulan Desember 2018 dengan jumlah responden sebanyak 60 pasien di Klinik Joy Dental Yogyakarta sebagai kelompok perlakuan dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien dan sebagai kelompok kontrol dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil sebagai berikut :

7 Baca lebih lajut

Perbandingan Efektivitas Mengunyah Permen Karet Antara Yang bertekstur Relatif Keras (Chewing Gum) dan Yang Bertekstur Relatif Lunak (Bubble Gum) Terhadap Penurunan Populasi Bakteri Dalam Rongga Mulut.

Perbandingan Efektivitas Mengunyah Permen Karet Antara Yang bertekstur Relatif Keras (Chewing Gum) dan Yang Bertekstur Relatif Lunak (Bubble Gum) Terhadap Penurunan Populasi Bakteri Dalam Rongga Mulut.

Mulut merupakan suatu tempat yang amat ideal bagi perkembangan bakteri. Salah satu cara menjaga kebersihan mulut dengan mengunyah permen karet yang dapat melindungi gigi dari kerusakan. Pada proses pengunyahan, semua kelenjar saliva terangsang untuk aktif berproduksi. Mengunyah permen karet disarankan untuk mengendalikan populasi bakteri dalam rongga mulut hingga batas tertentu. Sekarang begitu banyak macam permen karet yang beredar di pasaran, termasuk yang bertekstur relatif keras (chewing gum) dan yang bertekstur relatif lunak (bubble gum).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

HUBUNGAN MENGUNYAH PERMEN KARET (CHEWING GUM) DENGAN ATENSI

HUBUNGAN MENGUNYAH PERMEN KARET (CHEWING GUM) DENGAN ATENSI

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Universitas Northumbra, Inggris, dengan responden 75 orang yang berusia antara 24-26 tahun didapatkan didapatkan kesimpulan bahwa mengunyah permen karet dapat meningkatkan atensi. Responden yang mengunyah permen karet mendapatkan nilai yang signifikan lebih tinggi (Wilkinson, 2002). Penelitian lain di Jepang menunjukkan aliran darah ke otak mengalami peningkatan sebesar 25 % ketika mengunyah permen karet (Sasaki, 2001). Selain itu, mengunyah permen karet juga dapat mempengaruhi fungsi otak denga mekanisme hubungan antar saraf. Ketika seseorang mengunyah akan merangsang saraf pada rongga mulut (N. Trigeminus) untuk menghantarkan sinyal ke otak, yang nantinya akan merangsang pusat kesadaran manusia (reticular activating system) sehingga kesadaran dapat meningkat yang nantinya akan meningkatkan atensinya (Ono dkk., 2010)
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENGARUH PERMEN KARET DENGAN PEMANIS XYLITOL TERHADAP pH PLAK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH PERMEN KARET DENGAN PEMANIS XYLITOL TERHADAP pH PLAK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Menurut penelitian yang dilakukan Sudhana J W, Astoeti TE, Trenggono BS (2007) terhadap pengaruh permen karet ber-xylitol sebanyak 4 gram xylitol perhari selama periode 28 hari menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada pH plak intradental kelompok kontrol dan perlakuannya. Penelitian tersebut juga menggunakan alat microtouch electrode pH-meter (Orion 9863 BN). 5

14 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET YANG MENGANDUNG ASAM SITRAT DENGAN YANG TIDAK MENGANDUNG ASAM SITRAT TERHADAP LAJU ALIR SALIVA.

PERBANDINGAN PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET YANG MENGANDUNG ASAM SITRAT DENGAN YANG TIDAK MENGANDUNG ASAM SITRAT TERHADAP LAJU ALIR SALIVA.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perbandingan pengaruh mengunyah permen karet yang mengandung asam sitrat dengan mengunyah permen karet yang tidak mengandung asam sitrat terhadap laju alir saliva?

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Mengunyah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Terhadap Volume dan pH Saliva.

Pengaruh Mengunyah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Terhadap Volume dan pH Saliva.

Salah satu polialkohol yang terdapat secara alamiah di alam adalah xylitol. Bahan ini tidak dapat difermentasi oleh bakteri kariogenik. Jika mengunyah permen karet yang mengandung xylitol, maka akan terjadi perangsangan sekresi saliva. Kandungan saliva pun berubah, yaitu terjadi peningkatan konsentrasi bikarbonat, fosfat, dan kalsium.

17 Baca lebih lajut

Efektivitas  Mengunyah Permen  Karet Yang Mengandung Sukrosa Dan Xilitol Terhadap  Perbedaan Akumulasi Plak   Pada Mahasiswa Fkg Usu

Efektivitas Mengunyah Permen Karet Yang Mengandung Sukrosa Dan Xilitol Terhadap Perbedaan Akumulasi Plak Pada Mahasiswa Fkg Usu

Xilitol murni berupa kristal putih, dengan wujud dan rasa seperti gula. Pada label produk pangan, xilitol sering dimasukkan sebagai karbohidrat dan sebagian kecil sebagai poliol, meskipun dalam pustaka xilitol termasuk dalam kelompok poliol atau alkohol polihidrat atau gula alkohol. Xilitol mengandung kurang dari 40% kalori dan energi yang lebih sedikit jika dibandingkan karbohidrat lainnya. Satu gram xilitol menghasilkan 2,4 kalori. Dalam kemasan permen karet kandungan xilitol sebesar 1236 mg per saji dan manitol 1206 mg per saji. Menurut Yusuf xilitol yang diaplikasikan dalam permen karet mengandung furonan dan kalsium fosfat yang memberikan efek positif apabila dikonsumsi dua butir dalam lima kali sehari sehabis makan, sikat gigi dan sebelum tidur. 19
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Efek Mengunyah Permen Karet Terhadap Peningkatan Memori Jangka Pendek Dengan Menggunakan 3 Metode.

Efek Mengunyah Permen Karet Terhadap Peningkatan Memori Jangka Pendek Dengan Menggunakan 3 Metode.

Hasil Skor rerata tes visual gambar, visual tulisan, dan audio sebelum dibandingkan setelah mengunyah permen karet mengalami peningkatan yang signifikan (p<0,01). Hasil dari uji ANAVA satu arah terhadap 3 pasang rerata perlakuan menunjukkan bahwa minimal terdapat sepasang perlakuan yang berbeda ( p< 0.01). Uji Beda Rata- rata Fisher’s LSD menunjukkan bahwa semua pasangan berbeda, kecuali pasangan preVisual tulisan dengan preVisual gambar dan PostVisual tulisan dan postVisual gambar (p>0,05). Perbandingan jumlah mahasiswa yang memiliki kemampuan belajar tipe visual dibanding dengan belajar tipe audio adalah sebesar 5:2.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Analisa Jenis Dan Kadar Pemanis Buatan Pada Permen Karet Yang Beredar Di Kota Medan Tahun 2010

Analisa Jenis Dan Kadar Pemanis Buatan Pada Permen Karet Yang Beredar Di Kota Medan Tahun 2010

Permen karet terbuat dari bahan alami atau sintetis getah sebagai ramuan utamanya memiliki gizi dan rasa pokok, seperti gula dan zat pengharum, dimana akan berangsur-angsur hilang oleh kunyahan. Dengan adanya pemanis buatan yang memiliki rasa manis jauh lebih tinggi daripada gula dan harganya yang relatif murah, sebagai pemanisnya ditambahkan pemanis buatan seperti sakarin, siklamat dan pemanis buatan lainnya. Pemanis buatan (sintesis) merupakan bahan tambahan yang dapat memberikan rasa manis dalam makanan, tetapi tidak memiliki nilai gizi. Pemanis buatan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET UNTUK MENGURANGI JUMLAH KONSUMSI ROKOK PADA MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO - repository perpustakaan

PENGARUH MENGUNYAH PERMEN KARET UNTUK MENGURANGI JUMLAH KONSUMSI ROKOK PADA MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO - repository perpustakaan

Hasil: Menunjukan bahwa rata-rata jumlah konsumsi rokok pada kelompol intervensi sebelum mengunyah permen karet sebesar 8,2 sedangkan sesudah mengunyah permen karet sebesar 4,9. Dan pada kelompok kontrol, rata-rata jumlah konsumsi rokok sebelum mengunyah permen karet sebesar 8,2 sedangkan sesudah sebesar 8,1.Hasil uji Paired T-Test jumlah konsumsi rokok sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi diperoleh nilai t hitung sebesar 15,838,nilai t tabel sebesar 2,14 dan p-value 0,000.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSUMSI PERMEN KARET YANG MENGANDUNG XYLITOL TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH KONSUMSI PERMEN KARET YANG MENGANDUNG XYLITOL TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Penelitian ini masih memiliki kekurangan, antara lain belum dapat mengungkapkan efek xylitol sendiri (tanpa efek permen karet) pada penurunan indeks plak, sebab kontrol yang digunakan pada penelitian ini adalah tidak diberi perlakuan apapun. Penelitian ini tidak membandingkan efek permen karet yang mengandung xylitol terhadap permen karet tanpa pemanis, sebab sulit menemukan permen karet tanpa pemanis di pasaran. Permen karet yang terdapat di pasaran umumnya mengandung sukrosa, sedangkan sukrosa merupakan gula yang dapat dimetabolisme oleh bakteri plak sehingga mendorong pertumbuhan plak pada permukaan gigi. 2 Penelitian ini juga belum dapat memberikan informasi apakah
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Yang Mengandung Xylitol Terhadap Populasi Bakteri Aerob Pada Plak Gigi.

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Yang Mengandung Xylitol Terhadap Populasi Bakteri Aerob Pada Plak Gigi.

Gigi secara mengagumkan dirancang untuk melakukan pengunyahan. 3,14 Pengunyahan merupakan proses pemecahan partikel makanan dan pencampuran makanan dengan . 15 Sekresi dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya makanan di dalam mulut, penglihatan, bau, atau bahkan pikiran tentang makanan. 14 Mengunyah permen karet juga dapat menstimulasi aliran yang dapat mempertinggi efek bufer dalam plak. 8,17,18 Hal ini selanjutnya dapat menyebabkan pengurangan jumlah bakteri dalam rongga mulut karena

32 Baca lebih lajut

Perbedaan Laju Aliran Saliva yang Distimulasi dengan Mengunyah dan Menghisap Permen Karet pada Pasien Mengonsumsi Antidepresan dengan Xerostomia di RSUP Haji Adam Malik Medan

Perbedaan Laju Aliran Saliva yang Distimulasi dengan Mengunyah dan Menghisap Permen Karet pada Pasien Mengonsumsi Antidepresan dengan Xerostomia di RSUP Haji Adam Malik Medan

Berdasarkan fakta-fakta diatas, maka perlu dilakukan penelitian tentang perbedaan laju aliran saliva yang distimulasi dengan mengunyah dan menghisap permen karet xylitol pada pasien yang mengkonsumsi antidepresan. Permen karet xylitol dipilih karena permen karet ini mengandung rendah gula sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit sistemik. Keamanan serta efektifitas dari xylitol sebagai bahan makanan, obat-obatan terutama pada produk kesehatan mulut juga direkomendasikan oleh lembaga kesehatan internasional. 14 Maka pada penelitian ini diharapkan dapat mengetahui perbedaan laju aliran saliva yang distimulasi dengan mengunyah dan menghisap permen karet xylitol pada pasien mengonsumsi antidepresan yang mengalami xerostomia.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Pengaruh Pengunyahan Permen Karet Yang Mengandung Sukrosa dan Permen Karet Yang Mengandung Xylitol Terhadap Kapasitas Bufer dan PH Saliva.

Pengaruh Pengunyahan Permen Karet Yang Mengandung Sukrosa dan Permen Karet Yang Mengandung Xylitol Terhadap Kapasitas Bufer dan PH Saliva.

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang dominan di Indonesia. Mikroorganisme dalam flora oral normal manusia memetabolisme karbohidrat terfermentasi dan menghasilkan produk asam yang menurunkan pH plak dan menyebabkan terjadinya proses demineralisasi sehingga terbentuk karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh pengunyahan permen karet yang mengandung sukrosa dan permen karet yang mengandung xylitol terhadap kapasitas bufer dan pH saliva.

30 Baca lebih lajut

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Terhadap Peningkatan Memori Jangka Pendek dan Denyut Nadi.

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Terhadap Peningkatan Memori Jangka Pendek dan Denyut Nadi.

Mengunyah permen karet menghasilkan kontraksi otot yang ritmis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Onozuka menunjukkan bahwa mengunyah permen karet meningkatkan aktivitas neuronal otak. Pada otak sendiri terdapat pemetaan bagian tubuh secara sensorik dan motorik, pemetaan ini disebut sebagai homunkulus. Homunkulus motorik yang berkaitan dengan mulut menempati 30% dari homunkulus yang utuh, jadi mengunyah permen karet mengaktifkan area yang luas pada otak. Selama aktivitas otak yang berlebih, metabolisme neuronal dapat meningkat beberapa kali lipat sehingga otak membutuhkan lebih banyak oksigen dan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan metabolismenya yang berasal dari darah perifer. Hal ini menyebabkan peningkatan curah jantung yang dipompa ke otak sehingga denyut jantung dan aliran darah ke otak meningkat. Semakin banyak oksigen dan nutrisi yang dipompakan ke otak maka semakin optimal fungsi otak khususnya dalam proses pembentukan memori (Guyton and Hall, 1999; Farella, 1999; Onozuka et al., 2002; www.simplyteeth.com, 2002; www.speedlearning.org, 2002; Saito et al., 2006).
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Efek Mengunyah Permen Karet Yang Mengandung Sukrosa, Xylitol, Probiotik Terhadap Volume, Kecepatan Aliran, Viskositas, pH, Dan Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Saliva.

Efek Mengunyah Permen Karet Yang Mengandung Sukrosa, Xylitol, Probiotik Terhadap Volume, Kecepatan Aliran, Viskositas, pH, Dan Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Saliva.

Naracoba dipilih secara random, dibagi menjadi tiga, kelompok pertama diberi permen karet yang mengandung sukrosa, kelompok kedua diberi permen karet yang mengandung xylitol dan kelompok ketiga diberi permen karet yang mengandung probiotik. Setiap kelompok diintruksikan mengunyah satu tablet selama 10 menit, dua kali sehari (pagi dan sore) selama 28 hari. Sehari sebelum dan hari ke 28, kelompok pertama, kedua dan ketiga, diambil sampel salivanya dengan cara spitting method , yang sebelumnya diistirahatkan dulu selama 15 menit. Kemudian saliva dibawa ke laboratorium untuk diukur volume, kecepatan aliran, viskositas, pH dan ditanam pada media agar TYCSB yang sebelumnya dilakukan pengenceran seri saliva kemudian setelah tiga hari dihitung jumlah koloni Streptococcus mutans .
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS MENGUNYAH PERMEN KARET RENDAH GULA DAN MENGULUM ES BATU TERHADAP PENURUNAN RASA HAUS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD TUGUREJO SEMARANG

EFEKTIFITAS MENGUNYAH PERMEN KARET RENDAH GULA DAN MENGULUM ES BATU TERHADAP PENURUNAN RASA HAUS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD TUGUREJO SEMARANG

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat rasa haus pada kelompok mengunyah permen karet rendah gula sebelum intervensi adalah 5,08 (haus sedang), sedangkan setelah diberikan intervensi rata- rata tingkat rasa haus turun menjadi 4,08 (haus sedang), sehingga terjadi penurunan tingkat rasa haus sebesar 20%. Berdasarkan hasil uji Wilcoxson didapatkan p value 0,006 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan tingkat rasa haus sebelum dan setelah diberikan intervensi mengunyah permen karet rendah gula pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Tugurejo Semarang.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Terhadap Waktu Reaksi.

Pengaruh Mengunyah Permen Karet Terhadap Waktu Reaksi.

Metode : Penelitian dilakukan pada 10 orang mahasiswa FK-UKM dengan usia berkisar antara 19 – 21 tahun. Perhitungan waktu reaksi dilakukan dengan menggunakan kronoskop terhadap cahaya berwarna merah, kuning, hijau dan jingga masing-masing 10 kali. Pengukuran WRS dilakukan dengan mengunyah permen karet dan tidak mengunyah permen karet.

19 Baca lebih lajut

Perbedaan Laju Aliran Saliva yang Distimulasi dengan Mengunyah dan Menghisap Permen Karet Pada Pasien Mengonsumsi Antidepresan dengan Xerostomia Di RSUP Haji Adam Malik Medan

Perbedaan Laju Aliran Saliva yang Distimulasi dengan Mengunyah dan Menghisap Permen Karet Pada Pasien Mengonsumsi Antidepresan dengan Xerostomia Di RSUP Haji Adam Malik Medan

Berdasarkan fakta-fakta diatas, maka perlu dilakukan penelitian tentang perbedaan laju aliran saliva yang distimulasi dengan mengunyah dan menghisap permen karet xylitol pada pasien yang mengkonsumsi antidepresan. Permen karet xylitol dipilih karena permen karet ini mengandung rendah gula sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit sistemik. Keamanan serta efektifitas dari xylitol sebagai bahan makanan, obat-obatan terutama pada produk kesehatan mulut juga direkomendasikan oleh lembaga kesehatan internasional. 14 Maka pada penelitian ini diharapkan dapat mengetahui perbedaan laju aliran saliva yang distimulasi dengan mengunyah dan menghisap permen karet xylitol pada pasien mengonsumsi antidepresan yang mengalami xerostomia.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Show all 6359 documents...