Persepsi profesi

Top PDF Persepsi profesi:

PENGARUH PERSEPSI PROFESI, KESADARAN ETIS DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK DI KOTA MEDAN

PENGARUH PERSEPSI PROFESI, KESADARAN ETIS DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK DI KOTA MEDAN

rahmat dan hidayahnya serta sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah SAW beserta keluarga, sahabat, serta umat yang mengikuti risalah beliau hingga akhir zaman kelak, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan ”. Penulisan tesis ini dilakukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar magister (S-2) pada Sekolah Pascasarjana magister akuntansi Universitas Sumatera Utara. Tesis ini ditulis dengan mendapatkan banyak bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan dan ketulusan hati penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, (CTM), Sp.A(K), sebagai
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN ETIS TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK   Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN ETIS TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

Persepsi profesi merupakan cara pandang individu terhadap profesi yang digelutinya. Persepsi ini merupakan pandangan individu terhadap suatu profesi. Apabila seseorang mempunyai persepsi positif terhadap suatu profesi, maka dia akan beranggapan bahwa profesi tersebut baik, dan sebaliknya apabila persepsi terhadap suatu profesi adalah negatif, maka anggapan terhadap profesi tersebut akan negatif juga. Dengan persepsi positif yang dimiliki seseorang akan berdampak pada peningkatan loyalitas terhadap profesi atau peningkatan terhadap komitmen profesi orang tersebut dikarenakan persepsi positif akan menumbuhkan rasa bangga dan bertanggungjawab terhadap profesi yang digelutinya sehingga terbentuklah loyalitas terhadap profesi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi profesi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen profesi, pengaruh positif menunjukkan bahwa semakin baik persepsi profesi akan semakin meningkatkan komitmen profesi. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Umi Muawanah (2001) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi profesi terhadap komitmen profesi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan teori 2.1.1 Komitmen Profesi Akuntan Publik - Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan teori 2.1.1 Komitmen Profesi Akuntan Publik - Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Persepsi adalah suatu proses yang ditempuh individu untuk mengorganisasikan dan menafsirkan kesan-kesan indera mereka agar memberikan makna bagi lingkungan mereka (Robbins, 2003 : 160). Dengan demikian, persepsi dapat diartikan dengan suatu proses seseorang mengorganisasikan dan menginterpretasikan kesan kesan indranya sehingga ia dapat memberikan arti kepada lingkungannya. Namun dalam kehidupan sehari-hari apabila kita mengatakan persepsi, orang lebih mengindentikkan dengan pandangan artinya bagaimana pandangan terhadap suatu objek, misalnya persepsi terhadap kode etik, artinya adalah bagaimana pandangan seseorang atas kode etik tersebut, yaitu apa yang dimaksud dengan kode etik, siapa yang memerlukan kode etik dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kode etik selain itu yang perlu diperhatikan adalah bahwa persepsi mungkin berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya. 2.1.2 Persepsi Profesi
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN ETIS TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK   Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN ETIS TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

Dengan memanjatkan puji syukur Alhamdulillah atas kehadirat Allah SWT karena berkat, rahmat dan hidayah-Nya, serta dengan usaha yang sungguh- sungguh, akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN ETIS TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK ( Survey Pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta)” sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Profesi akuntan publik diperlukan untuk dapat memberikan penilaian atas - Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Profesi akuntan publik diperlukan untuk dapat memberikan penilaian atas - Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh Herawati (2007) dengan judul “ Pengaruh Persepsi Profesi dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey Pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Surakarta)”. Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian Herawati adalah

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Saya adalah mahasiswa Sekolah Pascasarjana, Magister akuntansi Universitas Sumatera Utara yang saat ini sedang melaksanakan penelitian dengan judul ” ”Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independensi Auditor Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan.” Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi sebagian dari persyaratan mencapai magister akuntansi di Universitas Sumatera Utara. Berkaitan dengan hal tersebut, saya mohon bantuan kepada Bapak/Ibu untuk bersedia mengisi kuesioner dengan pertanyaan-pertanyaan yang telah tertera dibawah. Bantuan Bapak/Ibu sangat berarti demi terselesaikannya penelitian ini.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Pengaruh Persepsi Profesi, Kesadaran Etis dan Independesi Auditor terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik di Kota Medan

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh antara persepsi profesi, kesadaran etis dan independensi auditor secara simultan dan parsial terhadap komitmen profesi akuntan publik di kota Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan survey lapangan yaitu dengan menyebarkan kuesioner. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dengan metode Purposive Sampling. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dengan memberikan 40 kuesioner ke 20 Kantor akuntan publik yang ada di kota Medan. Dari hasil penyebaran kuesioner dan pengumpulannya kembali, jumlah data yang dapat diolah berjumlah 34 kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan (Uji F) dapat diketahui bahwa ketiga variabel independen yaitu persepsi profesi, kesadaran etis dan independensi auditor berpengaruh signifikan terhadap komitmen profesi akuntan publik. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa Persepsi profesi berpengaruh terhadap komitmen profesi akuntan publik, kesadaran etis berpengaruh terhadap komitmen profesi akuntan publik, dan independensi auditor berpengaruh terhadap komitmen profesi akuntan publik di kota Medan.
Baca lebih lanjut

102 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN (1)

PENGARUH PERSEPSI PROFESI DAN KESADARAN (1)

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Adanya pengaruh positif dan signifikan untuk variabel persepsi profesi terhadap komitmen profesi akuntan publik, kesadaran etis tidak mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap komitmen profesi akuntan publik, komitmen profesi akuntan publik dipengaruhi sebesar 59,6% oleh variabel persepsi profesi dan kesadaran etis. Sedangkan sisanya sebesar 40,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Bagi auditor mengetahui persepsi profesinya sebagai seorang auditor adalah sangat penting sekali dan perlu ditingkatkan karena dengan mengetahui persepsi tersebut maka komitmen auditor juga akan semakin baik kinerjanya hal ini terbukti bahwa persepsi profesi berpengaruh positif terhadap komitmen profesi akuntan publik di wilayah Surakarta, Kesadaran etis bagi auditor juga merupakan hal yang penting
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI PROFESI, KESADARAN ETIS, DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Survei pada Auditor di Kantor Akuntan Publik di Surakarta dan Yogyakarta) Anik Susilowati

PENGARUH PERSEPSI PROFESI, KESADARAN ETIS, DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KOMITMEN PROFESI AKUNTAN PUBLIK (Survei pada Auditor di Kantor Akuntan Publik di Surakarta dan Yogyakarta) Anik Susilowati

Persepsi profesi adalah proses seseorang untuk memahami lingkungan yang meliputi orang, objek, symbol, dan sebagainya yang melibatkan proses kognitif. Proses kognitif merupakan proses pemberian arti yang melibatkan tafsiran pribadi terhadap rangsangan yang muncul dari objek tertentu. Indikator yang digunakan untuk mengukur persepsi profesi ada dua macam yaitu (1) Standar teknis yang terdiri dari 1 – 4 atau 4 item pertanyaan (2) kompetensi dan kehati-hatian profesional pertanyaan nomor 5 – 10 atau 6 item pertanyaan. Masing-masing item pertanyaan diukur dengan menggunaka skala likert 5 poin, di mana semakin mengarah ke poin 1 menunjukkan persepsi profesi semakin rendah dan mengarah ke poin 5 menggambarkan bahwa persepsi profesi semakin tinggi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Persepsi Profesi dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Surakarta).

Pengaruh Persepsi Profesi dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Surakarta).

Penelitian mengenai akuntansi keperilakuan merupakan salah satu topik yang menarik untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Dalam hal ini menyangkut perilaku auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam menjalankan profesinya. Hal ini disebabkan karena profesi auditor mempunyai kedudukan yang unik dibandingkan dengan profesi lain. Seorang auditor dalam melaksanakan audit bukan semata untuk kepentingan klien melainkan juga untuk kepentingan pihak lain. Yang berkepentingan terhadap laporan keuangan auditan. Profesi ini mendapat kepercayaan dari klien untuk membuktikan kewajaran laporan keuangan oleh klien. Sehubungan dengan posisi tersebut, maka seorang auditor dituntut untuk dapat mempertahankan kepercayaan yang telah didapatkan dari klien dan pihak ketiga. Untuk itu seorang auditor harus memiliki komitmen profesi yang kuat terhadap profesinya.
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

PENDAHULUAN Pengaruh Persepsi Profesi Dan Kesadaran Etis Terhadap Komitmen Profesi Akuntan Publik (Survey pada Kantor Akuntan Publik Wilayah Yogyakarta).

yang tinggi yang dituangkan dalam bentuk aturan khusus. Aturan khusus ini merupakan aturan main dalam menjalankan atau mengemban profesi tersebut, yang biasa disebut sebagai kode etik. Setiap profesi yang memberikan pelayanan jasa pada masyarakat harus memiliki kode etik, yang merupakan seperangkat prinsip–prinsip moral yang mengatur tentang perilaku profesional (Agoes). Kode etik harus dipenuhi dan ditaati oleh setiap profesi yang memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat dan merupakan alat kepercayaan bagi masyarakat luas. Tanpa kode etik, profesi akuntan tidak akan ada karena fungsi akuntan adalah sebagai penyedia informasi untuk proses pembuatan keputusan bisnis oleh para pelaku bisnis. Etika profesi merupakan karakteristik suatu profesi yang membedakan profesi dengan profesi lain, yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku para anggotanya (Murtanto dan Marini).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI DIPANDANG DARI SEGI  PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI DIPANDANG DARI SEGI GENDER DAN DISIPLIN AKADEMIS.

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI DIPANDANG DARI SEGI PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI DIPANDANG DARI SEGI GENDER DAN DISIPLIN AKADEMIS.

Populasi penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi, mahasiswa manajemen, mahasiswa administrasi, dan mahasiswa hukum. Sampel penelitian ini diambil sebanyak 258 responden dari populasi tersebut. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada sampel. Data yang diperoleh diuji validitasnya dengan menggunakan validitas konstruk. Dari perhitungan data diperoleh bahwa 25 butir pertanyaan untuk data etika bisnis dinyatakan valid dan untuk data etika profesi sebanyak 19 pertanyaan juga dinyatakan valid. Reliabilitas data diuji dengan menggunakan Cronbach Alpha. Uji Normalitas data dilakukan dengan menggunakan one sample Kolmogorov Smirnov.Sedangkan metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis digunakan Two Way Anova.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Hubungan antara persepsi mahasiswa psikologi Universitas Sanata Dharma terhadap profesi psikolog dengan motif berprestasi - USD Repository

Hubungan antara persepsi mahasiswa psikologi Universitas Sanata Dharma terhadap profesi psikolog dengan motif berprestasi - USD Repository

Mahasiswa psikologi yang dapat mengembangkan persepsi positif terhadap profesi psikolog kemungkinan besar akan memiliki orientasi masa depan sebagai psikolog. Mereka mempunyai keinginan untuk menjadi psikolog karena mereka menilai bahwa profesi tersebut memiliki banyak keunggulan, baik itu secara sosial, ekonomi, profesional maupun dalam hal kondisi pekerjaannya. Ini berarti bahwa secara sosial mahasiswa Psikologi USD menganggap psikolog cukup memiliki prestise dan mendapatkan tempat dalam masyarakat. Sedang secara ekonomi profesi ini menjanjikan pendapatan finansial yang tinggi, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan anggotanya sehari-hari. Secara profesional mahasiswa menilai bahwa tanggung jawab psikolog cukup besar, terlihat dari kontribusi yang diberikan profesi ini terhadap perkembangan masyarakat. Dan akhirnya mereka melihat bahwa kondisi kerja psikolog cukup menyenangkan, karena pekerjaannya memiliki banyak tantangan sehingga dapat memicu perkembangan kreatifitas anggotanya. Di samping itu profesi ini menyediakan cukup waktu luang bagi anggotanya untuk bersantai ataupun menjalankan aktivitas lain di luar pekerjaan.
Baca lebih lanjut

184 Baca lebih lajut

Gambaran Persepsi Masyarakat terhadap Profesi Perawat di Wilayah Kelurahan Pisangan

Gambaran Persepsi Masyarakat terhadap Profesi Perawat di Wilayah Kelurahan Pisangan

Profesi keperawatan mempunyai otonomi dalam kewenangan dan tanggung jawab pada setiap tindakan yang dilakukan.Tindakan yang diberikan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan. Persepsi positif tentang profesi perawat akan meningkatkan minat masyarakat berkunjung ke instansi pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap profesi perawat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskritif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 106 warga di Kelurahan Pisangan Ciputat dengan teknik purposive sampling.Pengambilan data kuantitatif diadopsi dari kuesioner CNPI (16 pernyataan) dengan Measure of Sampling Adequacy (MSA) 0,931.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,2% responden memiliki persepsi positif terhadap profesi perawat, 59,4% responden memiliki persepsi positif terhadap caring profesi perawat dan 56,6% memiliki persepsi positif terhadap fungsi profesi perawat. Berdasarkan pelayanan kesehatan di RS, Puskesmas, dan Klinik mayarakat memiliki persepsi positif terhadap profesi perawat yaitu sebesar 53%,53,2% dan 72%, caring perawat sebesar 60,8%, 62,5% dan 63,6% sedangkan untuk fungsi independen dan dependen perawat di rumah sakit memiliki persentase terbesar yaitu 72,5% dan 92,2%. Dengan demikian masyarakat memiliki persepsi yang positif terhadap profesi perawat, caring dan fungsi perawat. Peneliti menyarankan agar profesi perawat selalu menerapkan sikap caring dan fungsi profesi sehingga dapat tercapainya tujuan pelayanan keperawatan yang optimal.
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI PSIK UNIVERSITAS JEMBER

HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI PSIK UNIVERSITAS JEMBER

oleh pendapat Catalano (dalam Efendi,2011), perawat mempunyai otonomi dalam bekerja, artinya perawat bekerja dengan keilmuannya sendiri dalam merawat pasien, tidak tergantung instruksi dokter dalam bekerja. Pelayanan keperawatan yang saat ini terjadi diberbagai rumah sakit belum mencerminkan praktik keperawatan profesional dengan otonominya. Metode pemberian asuhan keperawatan yang dilaksanakan belum sepenuhnya berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan klien secara komprehensif (bio-psikososial dan spiritual), melainkan lebih berorientasi pada pelaksanaan tugas rutin seorang perawat yang merupakan tugas limpahan wewenang dari dokter (kolaborasi). Kenyataan inilah yang membuat pekerjaan perawat menjadi tidak optimal. Perawat hanya tampak sebagai pesuruh dokter, bukan mitra yang otonomi. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan memberikan gambaran bahwa perawat tidak memiliki otonomi yang besar dalam praktiknya, hal tersebut mengakibatkan mahasiswa memiliki persepsi negatif mengenai profesi keperawatan.
Baca lebih lanjut

190 Baca lebih lajut

PERSEPSI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

PERSEPSI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI TERHADAP PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN PENDIDIK - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini membahas tentang persepsi yang ada dalam diri seorang mahasiswa jurusan akuntansi terhadap akuntan pendidik terkait dengan gaji atau penghargaan finansial, lingkungan kerja, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, dan pertimbangan pasar kerja. Jenis penelitian kualitatif deskriptif yang memberikan kebebasan kepada peneliti untuk lebih mengembangkan hasil temuannya namun tetap harus sesuai dengan batas penelitian. Objek yang diteliti adalah mahasiswa jurusan akuntansi yang sedang memprogram skripsi pada semester gasal 2015/2016, mahasiswa yang dijadikan objek penelitian sebanyak 30 mahasiswa seperti yang telah diuraikan sangat jelas pada bab sebelumnya.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Persepsi Siswa Tentang Profesi Guru Dan Lingkungan Keluarga Pengaruhnya Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Siswa Kelas Xii Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nalumsari Tahun Ajaran 2014/2015.

PENDAHULUAN Persepsi Siswa Tentang Profesi Guru Dan Lingkungan Keluarga Pengaruhnya Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Siswa Kelas Xii Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nalumsari Tahun Ajaran 2014/2015.

Penelitian ini akan membahas tentang minat menjadi guru pada siswa kelas XII di SMA NEGERI 1 NALUMSARI. Realita minat menjadi guru saat ini dirasa kurang maksimal. Menurut Barizi (2009:138- 139), “profesi guru seharusnya diisi oleh orang-orang besar, berpengetahuan luas, dan memiliki keahlian yang bermutu karena akan mencetak sumber daya manusia yang unggul”. Namun, sulit untuk menarik siswa - sebagai output pembelajaran - ke dalam profesi guru. Mereka lebih tertarik masuk ke dunia kerja yang dari aspek materi lebih menjanjikan. Akibat yang harus diterima adalah profesi guru diisi oleh orang-orang yang kurang mampu mengisi bidang mata pelajaran yang membutuhkan kemampuan berkompetisi dan keahlian yang handal.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ANALISIS PERSEPSI TENTANG KEBIJAKAN PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU DAN HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI MENJADI GURU : Studi Kasus pada Mahasiswa Program Studi Kependidikan FPEB-UPI.

ANALISIS PERSEPSI TENTANG KEBIJAKAN PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU DAN HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI MENJADI GURU : Studi Kasus pada Mahasiswa Program Studi Kependidikan FPEB-UPI.

Lestari, Mariana Puji. (2008).Pengaruh Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Tentang Sertifikasi Guru Terhadap Minat dan Motivasi Mahasiswa Menjadi Guru. Skripsi. Malang : Program Studi Pendidikan AkuntansiUniversitas Negeri Malang

9 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA AKUNTANSI DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JATIM DALAM PEMILIHAN PROFESI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK.

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA AKUNTANSI DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JATIM DALAM PEMILIHAN PROFESI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK.

Berdasarkan penjelasan dan hasil penelitian sebelumnya, penelitian ini lebih memfokuskan pada profesi akuntan publik, hal ini lebih dikarenakan beberapa pertimbangan berikut : (1). bidang akuntan publik dipandang sebagai bidang yang menjanjikan prospek yang cerah sebagai pilihan karier seseorang yang menempuh studi di jurusan akuntansi. Karier ini juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan ketrampilan serta memberikan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang bervariasi karena dapat ditugaskan di berbagai bagian pada berbagai perusahaan yang memiliki karakteristik yang berbeda (Kunartinah, 2003).
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

PERSEPSI DAN SIKAP MAHASISWA PARIWISATA TERHADAP PROFESI INDUSTRI HOSPITALITAS DI TIMOR-LESTE.

PERSEPSI DAN SIKAP MAHASISWA PARIWISATA TERHADAP PROFESI INDUSTRI HOSPITALITAS DI TIMOR-LESTE.

Hasil penelitian berdasarkan skala likert menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pariwisata terhadap profesi hospitalitas di Timor-Leste berada dalam kondisi cenderung netral atau sedang yang ditunjukkan dengan rerata 2,97, sikap mahasiswa pariwisata terhadap profesi hospitalitas dalam kategori sedang yang ditunjukkan dengan skor rata-rata 3,14. Jika dilihat dari hasil rerata dari persepsi dan sikap mahasiswa yang cenderung netral, maka dapat diasumsikan bahwa mahasiswa pariwisata secara umum belum memahami seluk beluk industri hospitalitas dengan baik. Oleh karena itu, perspektif mereka terhadap profesi industri hospitalitas masih minim, dan mahasiswa tidak memiliki keyakinan yang mantap atau pesimis terhadap profesi hospitalitas. Faktor yang dominan mempengaruhi persepsi dan sikap mahasiswa pariwisata terhadap profesi hospitalitas adalah faktor persepsi dalam diri target (profesi hospitalitas) dengan koefisien korelasi sebesar 0,848. Hal ini berarti persepsi dan sikap mahasiswa pariwisata terhadap profesi hospitalitas dipengaruhi oleh kesempatan pengembangan profesi dan saingan pekerjaan.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...