Persepsi yang Baik Atas Efektifitas Sistem

Top PDF Persepsi yang Baik Atas Efektifitas Sistem:

Materi Metodelogi Penelitian.

Materi Metodelogi Penelitian.

koefisien regresi persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan b3 = 0.324 artinya meningkatnya per-sepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan para wajib pajak akan m[r]

42 Baca lebih lajut

ANALISISM Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Membayar Pajak Wajib Pajak Pekerja Bebas (Studi Kasus Pada KPP Pratama Boyolali).

ANALISISM Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Membayar Pajak Wajib Pajak Pekerja Bebas (Studi Kasus Pada KPP Pratama Boyolali).

Hasil penelitian yang dilakukan terdapat beberapa faktor yang ada pada peneltian yang mempengaruhi kepatuhan membayar pajak antara lain: pengetahuan dan pemahaman akan peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, kesadaran membayar pajak, pelaksanaan sanksi pajak, tingkat penghasilan, dan dari hasil penelitian yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan membayar pajak yaitu: penegetahuan dan pemahaman akan peraturan perpajakan, kesadaran membayar pajak, dan tingkat penghasilan, dan yang tidak punya pengaruh signifikan adalah persepsi efektifitas sistem pajak, dan pelaksanaan sanksi pajak.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH KESADARAN, PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

PENGARUH KESADARAN, PENGETAHUAN, PERSEPSI, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS

Widayati dan Nurlis (2010) meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan untuk membayar pajak wajib badan orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas. Adapun faktor – faktor tersebut adalah kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan, dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada wajib pajak yang melakukan pekerjaan bebas yang terdaftar di KPP Pratama Gambir Tiga. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis maka diperoleh hasil bahwa semua faktor di atas mempunyai pengaruh terhadap kemauan wajib pajak untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KPP PRATAMA YOGYAKARTA.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KPP PRATAMA YOGYAKARTA.

Tujuan pembatasan masalah ini adalah agar ruang lingkup peneliti tidak luas dan lebih fokus untuk menghindari kesalahan sehingga tidak menyimpang dari pokok permasalahan serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, peneliti membatasi masalah yang hanya pada Kemauan Membayar Pajak, Kesadaran Membayar Pajak, Pengetahuan dan Pemahaman tentang Peraturan Perpajakan, Persepsi yang Baik Atas Efektifitas Sistem Perpajakan dan Sanksi Perpajakan pada Wajib Pajak yang melakukan Pekerjaan Bebas yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Yogyakarta di Kota Yogyakarta tahun 2014.
Baca lebih lanjut

179 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Yang Terdaftar Pada KPP Pratama Salatiga.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Yang Terdaftar Pada KPP Pratama Salatiga.

Pajak merupakan sumber penerimaan negara terbesar. Sehingga usah a untuk meningkatkan penerimaan pajak terus dilakukan oleh pemerintah. Khususnya dari wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas karena mereka lebih rentan terhadap pelanggaran pajak. Berdasarkan fakta tersebut kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan serta tingkat kepercayaan terhadap sistem pemerintahan dan hukum terhadap kemauan membayar pajak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (STUDI KASUS DI KELURAHAN KEMIRI) - Perbanas Institutional Repository

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (STUDI KASUS DI KELURAHAN KEMIRI) - Perbanas Institutional Repository

eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari diri Wajib Pajak sendiri dan berhubungan dengan karakteristik individu yang menjadi pemicu dalam menjalankan kewajiban perpajakannya. Faktor internal yang mempengaruhi kepatuhan Wajib Pajak adalah faktor pendidikan, faktor kesadaran keberagaman, faktor kesadaran perpajakan, faktor pemahaman terhadap undang-undang dan peraturan perpajakan dan faktor rasional. Berbeda dengan faktor internal, faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri Wajib Pajak, seperti situasi dan lingkungan di sekitar Wajib Pajak.. Pelayanan fiskus yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, seperti diatur melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. SE-84/PJ/2011 tentang pelayanan prima. Dalam penelitian yang dilakukan Supadmi (2010) disebutkan bahwa untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, kualitas pelayanan pajak harus ditingkatkan oleh aparat pajak. Faktor lain dalam kepatuhan pajak yaitu persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, sanksi perpajakan,pengetahuan peraturan perpajakan dan kesadaran membayar pajak
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG  Faktor- Faktor Yang Mepengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Di Kabupaten Blora.

FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN UNTUK MEMBAYAR PAJAK BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG Faktor- Faktor Yang Mepengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Di Kabupaten Blora.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kesadaran Membayar Pajak, Persepsi yang Baik Atas Efektifitas Sistem Perpajakan, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kemauan Membayar Pajak karena memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, sedangkan Pengetahuan dan Pemahaman Akan Peraturan Perpajakan berpengaruh secara signifikan terhadap Kemauan Membayar Pajak karena memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Faktor- Faktor Yang Mepengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Di Kabupaten Blora.

PENDAHULUAN Faktor- Faktor Yang Mepengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Di Kabupaten Blora.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas adalah kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan, dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan. Dengan pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan pajak, kesadaran wajib pajak dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan diharapkan agar wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas mempunyai kemauan untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Accounting Analysis Journal FAKTOR FAKTO

Accounting Analysis Journal FAKTOR FAKTO

___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, dan tingkat kepercayaan terhadap sistem hukum dan pemerintahan terhadap kepatuhan membayar pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak UMKM kategori orang pribadi yang memiliki usaha bebas yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Kabupaten Kendal. Metode pemilihan sampel penelitian ini menggunakan accidental sampling, sehingga diperoleh 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak UMKM di Kabupaten Kendal, sedangkan tingkat kepercayaan terhadap sistem hukum dan pemerintahan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak UMKM di Kabupaten Kendal. Bagi Kantor Pelayanan Pajak hendaknya melakukan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 yang lebih intensif kepada masyarakat terutama pemilik UMKM agar mampu mendorong pemilik UMKM untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Mempunyai Usaha Dan Pekerjaan Bebas (Studi Kasus Pada KPP Pratama Karanganyar).

PENDAHULUAN Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Mempunyai Usaha Dan Pekerjaan Bebas (Studi Kasus Pada KPP Pratama Karanganyar).

Kemauan membayar pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kondisi sistem administrasi perpajakan suatu negara, pelayanan pada wajib pajak, penegakan hukum perpajakan, dan tarif pajak (Devano dan Rahayu, 2006). Hal ini diperkuat dengan penelitian Widayati dan Nurlis (2010) yang menyimpulkan bahwa faktor kesadaran membayar pajak dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap kemauan wajib pajak untuk membayar pajak. Sedangkan faktor pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan pajak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemauan wajib pajak untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG  PRIBADI YANG MELAKUKAN  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas (Studi Kasus pada KPP Pratama Surakarta).

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas (Studi Kasus pada KPP Pratama Surakarta).

Penelitian ini mengembangkan dari penelitian (Handayani et al. 2012) yaitu Kesadaran membayar pajak, Pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan, Persepsi yang baik atas Efektifitas sistem perpajakan, dan Tingkat kepercayaan terhadap sistem pemerintah dan hukum. Sedangkan dalam penelitian ini dilakukan penambahan dua variabel independen yaitu Kualitas pelayanan perpajakan dan persepsi wajib pajak atas manfaat pajak yang dirasakan, sehingga diharapkan akan memberikan tambahan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan Wajib Pajak dalam membayar pajak. Variabel kualitas pelayanan perpajakan ini merupakan salah satu variabel dari penelitian yang dilakukan oleh Hardiningsih dan Yulianawati (2011) tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan membayar pajak.Variabel persepsi wajib pajak atas manfaat pajak yang dirasakan merupakan salah satu variabel dari penelitian yang dilakukan oleh Ryanni (2013) tentang faktor-faktor yang mempengarui kemauan membayar pajak oleh wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di kantor pelayanan pajak pratama bintan. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis pengaruh Kesadaran membayar pajak, Pengetahuan dan pemahaman terhadap peraturan perpajakan, Persepsi yang baik atas Efektifitas sistem perpajakan, Kualitas pelayanan perpajakan, Persepsi wajib pajak atas manfaat pajak yang dirasakan, dan Tingkat kepercayaan terhadap sistem Pemerintahan dan Hukum terhadap kemauan membayar pajak.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

40 BAB IV GAMBARAN SUNYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Gambaran Subjek Penelitian

40 BAB IV GAMBARAN SUNYEK PENELITIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Gambaran Subjek Penelitian

Berdasarkan tabel 4.10 menunjukkan bahwa tanggapan responden tentang variabel persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan mempunyai nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,14. Rata – rata jawaban tertinggi terletak pada indikator pertanyaan ke 5 yaitu sebesar 4,25 bahwa Pendaftaran NPWP dapat dilakukan melalui e-Registration dari website pajak. pada hal ini dapat dijelaskan bahwa dengan adanya peraturan pajak terbaru dapat melakukan pendaftaran melalui e-Registration dari website pajak.

42 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di KPP Pratama Surakarta.

PENDAHULUAN Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di KPP Pratama Surakarta.

Bab II adalah tinjauan pustaka, berisi tinjauan pustaka yang menguraikan tentang landasan teori-teori dan mendukung penyelesaian masalah dalam penyusunan skripsi, antara lain tentang kepatuhan membayar pajak, kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan, kualitas pelayanan, penelitian terdahulu, pengembangan hipotesis, dan kerangka pemikiran teoritis.

11 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Pemenuhan Kewajiban Perpajakannya (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Terdaftar Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta & Sukoharjo).

PENDAHULUAN Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Pemenuhan Kewajiban Perpajakannya (Studi Empiris Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Terdaftar Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surakarta & Sukoharjo).

Beberapa faktor seperti kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan dan pelayanan fiskus dalam melayani kebutuhan wajib pajak, memiliki kemungkinan mempengaruhi kemauan wajib pajak dalam membayar pajaknya. Menurut Utami dan Kardinal (2013) bahwa kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak merupakan perilaku wajib pajak berupa pandangan atau perasaan yang melibatkan pengetahuan, keyakinan, dan penalaran disertai kecenderungan untuk bertindak sesuai peraturan yang diberikan oleh sistem dan ketentuan pajak tersebut. Menurut Probondari (2013) berbagai masalah yang mempengaruhi kesadaran wajib pajak dikelompokkan menjadi dua yaitu, faktor internal seperti institusi pajak, meliputi regulasi perpajakan yang mungkin masih dianggap rumit,belum sederhana dalam dukungan teknologi informasi wajib pajak serta profesionalisme SDM. Faktor eksternal bisa berasal dari diri wajib pajak maupun lingkungannya yang tidak baik sehinga wajib pajak tidak patuh.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Pada Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada KPP Pratama Boyolali).

PENDAHULUAN Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Pada Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus Pada KPP Pratama Boyolali).

kesadaran membayar pajak dan persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap kemauan Wajib Pajak untuk membayar pajak. Sedangkan faktor pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan pajak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemauan Wajib Pajak untuk membayar pajak. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian dari Handayani, Faturokhman, dan Pratiwi (2012).

10 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KERELAAN WAJIB PAJAK UNTUK MEMBAYAR PAJAK  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kerelaan Wajib Pajak Untuk Membayar Pajak Studi Empiris Pada Wajib Pajak yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukoharjo.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KERELAAN WAJIB PAJAK UNTUK MEMBAYAR PAJAK Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kerelaan Wajib Pajak Untuk Membayar Pajak Studi Empiris Pada Wajib Pajak yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukoharjo.

digunakan dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang priabdi yang terdaftar di KPP Pratama Semarang Candisari dan tergolong sebagai wajib pajak efektif. Penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa faktor kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan dan pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak.

18 Baca lebih lajut

Copyright © 2018, K I N E R J A - ISSN Print: 1907 3011 - ISSN Online: 2528-1127 1 Pengaruh store atmosphere terhadap impulse buying pada bisnis ritel

Copyright © 2018, K I N E R J A - ISSN Print: 1907 3011 - ISSN Online: 2528-1127 1 Pengaruh store atmosphere terhadap impulse buying pada bisnis ritel

Hasil penelitian ini mendukung dan memperkuat hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa General Interior berpengaruh positif terhadap pembelian Impulse Buying. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa semakin baik pengelolaan terhadap General Interior maka semakin baik pula persepsi konsumen atas General Interior tersebut dan semakin besar pula dorongan konsumen untuk melakukan pembelian pada toko tersebut.

5 Baca lebih lajut

matrik

matrik

pemberian sanksi, kesadaran wajib pajak dan persepsi efektifitas sistem perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pelaku usaha kecil TIKA YUNIASTUTI PENGARUH KESADARAN WA[r]

12 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi di Wilayah KPP Pratama Semarang Candisari) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi di Wilayah KPP Pratama Semarang Candisari) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Upaya lain seperti reformasi sistem perpajakan juga telah dilakukan pemerintah. Setelah reformasi perpajakan tahun 1983 Official-assessment system sudah tidak berlaku lagi dan diberlakukan self-assessment system. Dalam Official- assessment system, fiskus diberi wewenang untuk menetapkan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak (WP). Sedangkan untuk self-assessment, sistem ini memberikan kepercayaan penuh kepada wajib pajak (WP) untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melaporkan seluruh pajak yang menjadi kewajibannya (Tarjo dan Kusumawati, 2006). Dengan kata lain, wajib pajak menentukan sendiri besarnya pajak yang terutang dan menjadikan kepatuhan wajib pajak menjadi faktor yang sangat penting dalam hal untuk mencapai keberhasilan penerimaan pajak. Di samping menganut self-assessment system, Indonesia juga menganut Withholding System, sistem pemungutan pajak ini memberikan wewenang kepada pihak lain atau pihak ketiga untuk memotong dan memungut besarnya pajak yang terhutang oleh wajib pajak. Pihak ketiga disini adalah pihak lain selain pemerintah dan wajib pajak.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...