PERWALIAN ANAK

Top PDF PERWALIAN ANAK:

SKRIPSI PERAN DAN FUNGSI  PERWALIAN ANAK   PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK.

SKRIPSI PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK.

Puji syukur penulis panjatkan kehadhirat Allah SWT serta shalawat serta salam, penulis sanjungkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya. S ehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK “ . Yang disusun sebagai persyaratan untuk menyelesaikan studi akhir tingkat sarjana pada fakultas hukum jurusan perdata di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

13 Baca lebih lajut

PERWALIAN ANAK ZINA DALAM PERSPEKTIF HADITS (STUDI KRITIK SANAD DAN MATAN) - Raden Intan Repository

PERWALIAN ANAK ZINA DALAM PERSPEKTIF HADITS (STUDI KRITIK SANAD DAN MATAN) - Raden Intan Repository

Kemudian letak perbedaan lafadznya adalah dalam hadits riwayat Abu Daud menggunakan اَهيِلاَىَم ِنْذِإ ِر ْيَغِب ْتَحَكَو ٍةَأَرْما اَمُّيَأ sedangkan pada hadits Ibnu Majah menggunakan ُّيِلَىْلا اَهْحِكْىُي ْمَل ٍةَأَرْما اَمُّيَأ dan pada hadits Imam Ahmad menggunakan اَهيِلاَىَم ِنْذِإ ِرْيَغِب ْتَحِكْوُأ ٍةَأَرْما اَمُّيَأ . Perbedaan lainnya terdapat pada hadits Abu Daud dengan menggunakan Lafadz اَهَل ُرْهَمْلاَف اَهِب َلَخَد ْنِإَف ٍتاَّرَم sedangkan Ibnu Majah menggunakan اَهُرْهَم اَهَلَف اَهَباَصَأ ْنِإَف dan Imam Ahmad hanya menggunakan اَهُرْهَم اَهَلَو . Perbedaan lainnya pada lafadz hadits riwayat Abu Daud ُهَل َّيِلَو َلَ ْهَم ُّيِلَو ُناَطْلُّسلاَف اوُرَجاَشَت ْنِإَف sedangkan Ibnu majah menggunakan ُهَل َّيِلَو َلَ ْهَم ُّيِلَو ُناَطْلُّسلاَف اوُرَجَتْشا ْنِإَف dan Imam Ahmad menggunakan ُهَل َّيِلَو َلَ ْهَم ُّيِلَو َناَطْلُّسل ا َّنِإَف اوُرَجَتْشا ْنِإَف . walaupun ada perbedaan- perbedaan, namun demikian tidaklah merubah topik perwalian anak zina. Perbedaan-perbedaan tersebut masih dapat ditolerir dan bukan berarti matan hadits-hadits tersebut mengandung syadz dan „ illat. Perbedaan redaksi tersebut dikarenakan dalam periwayatan hadits terdapat periwayat secara lafadz dan secara maknanya saja.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

Nasab dan perwalian anak hasil hubungan seksual sedarah (incest) dalam perspektif hukum Islam.

Nasab dan perwalian anak hasil hubungan seksual sedarah (incest) dalam perspektif hukum Islam.

Berdasarkan kenyataan yang ada, maka sudah sepatutnya dibutuhkan pembahasan yang lebih jauh untuk menganalisis nasab dan perwalian anak hasil hubungan seksual sedarah (incest) dalam perspektif hukum Islam guna mengetahui sejauh mana status atau kedudukan anak tersebut dalam hukum Islam, sehingga hak-hak anak tersebut dapat diperjuangkan sebagaimana yang seharusnya dia terima, serta mengetahui dampak yang timbul terhadap hubungan seksual sedarah, baik dari sisi dampak sosial maupun dampak psikologi. Tentu saja permasalahan ini tidak mengesampingkan kaul fukaha dan undang-undang lain yang terkait dengan hukum perkawinan Islam,
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK.

BAB 1 PENDAHULUAN PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK.

Perwalian itu dapat dilakukan oleh seseorang dan atau suatu badan atau yayasan. Salah satu pihak yang melaksanakan perwalian adalah panti asuhan. Banyak hal yang melatar belakangi diserahkannya seorang anak kepada panti asuhan, diantaranya adalah karena faktor ekonomi yang menyebabkan orang tua tidak mampu merawat anak tersebut maupun anak yang sudah tidak mempunyai orang tua. Sebenarnya bagaimana peran dan fungsi perwalian anak dalam mengasuh anak yang dilakukan oleh panti asuhan, maka penulis tertarik untuk meneliti dan menyusun dalam penulisan skripsi ini dengan judul: PERAN DAN FUNGSI PERWALIAN ANAK DALAM MENGASUH ANAK.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PERWALIAN ANAK HASIL TINDAK PERKOSAAN AYAH TERHADAP ANAK TIRI DI BAWAH UMUR DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN.

PERWALIAN ANAK HASIL TINDAK PERKOSAAN AYAH TERHADAP ANAK TIRI DI BAWAH UMUR DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN.

Berdasarkan hasil penelitian, anak hasil tindak perkosaan ayah terhadap anak tiri dikategorikan anak luar kawin. Anak luar kawin tidak dapat dinasabkan kepada ayahnya menurut Hukum Islam dan menurut Undang-undang Perkawinan anak luar kawin dapat memiliki hubungan perdata dengan ayahnya. Perwalian anak hasil perkosaan ayah terhadap anak tiri di bawah umur bersifat sementara, sampai ibu dari anak tersebut dewasa, yaitu berusia lebih dari 18 tahun menurut Undang-undang Perkawinan atau 21 tahun menurut Hukum Islam melalui Kompilasi Hukum Islam. Peraturan pemerintah terkait dengan perwalian sudah seharusnya segera rumuskan dengan memperhatikan peraturan yang telah ada sehingga tidak terjadi perbedaan pengaturan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pelaksanaan perwalian anak Oleh panti asuhan widya kasih boyolali Berdasarkan hukum yang berlaku di indonesia

Pelaksanaan perwalian anak Oleh panti asuhan widya kasih boyolali Berdasarkan hukum yang berlaku di indonesia

Panti Asuhan Widya Kasih merupakan sebuah yayasan yang didirikan pada tanggal 26 Juni 1991 dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 26 Juni 1991. Panti Asuhan Widya Kasih memulai kegiatannya pada tanggal 2 Agustus 1991. Awalnya Panti Asuhan Widya Kasih hanya mengontrak sebuah rumah untuk dijadikan sebagai kantor dan penampungan anak asuh. Pengurus panti asuhan mengalami berbagai kendala yang menyebabkan selama empat tahun keberadaan mereka belum bisa didaftarkan di Dinas Sosial Kabupaten, karena tidak ada dukungan dari lingkungan. Akhirnya pada tahun 1995, Panti Asuhan Widya Kasih dapat membeli sebidang tanah dan membangun asrama yang permanen pada sebuah lingkungan baru yang mau mendukung kegiatan panti asuhan dan panti asuhan dapat mengembangkan kegiatannya sampai saat ini.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Alhamdulillah, segala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah menganugerahkan berkat, kesehatan dan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul : “ PELAKSANAAN PERWALIAN ANAK DI PANTI ASUHAN MENURUT UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN AKIBAT HUKUMNYA ”.

9 Baca lebih lajut

Pengurusan Harta Warisan Anak Di Bawah Umur Yang Berada Di Bawah Perwalian (Studi Penetapan Pengadilan Agama Medan Nomor 4 Pdt.P 2015 Pa.Mdn)

Pengurusan Harta Warisan Anak Di Bawah Umur Yang Berada Di Bawah Perwalian (Studi Penetapan Pengadilan Agama Medan Nomor 4 Pdt.P 2015 Pa.Mdn)

Penguasaan dan perlindungan terhadap orang dan benda, dimana seseorang wali berhak menguasai dan melindungi satu barang, sehingga orang yang bersangkutan mempunyai hukum dengan benda tersebut, misalnya benda miliknya atau hak milik orang lain yang telah diserah terimakan secara umum kepadanya. Jadi, wali dapat melakukan penguasaan dan perlindungan atas barang tersebut sah hukumnya.Masalah perwalian anak tidak lepas dari suatu perkawinan, karena dari hubungan perkawinanlah lahirnya anak dan bila pada suatu ketika terjadi perceraian, salah satu orang tua atau keduanya meninggal dunia, maka dalam hal ini akan timbul masalah perwalian, dan anak-anak akan berada dibawah lembaga perwalian. Wali merupakan orang yang mengatur dan bertanggung jawab terhadap kepentingan anak- anak tersebut baik mengenai diri si anak maupun harta benda milik anak tersebut.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERWALIAN TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR KORBAN TSUNAMI DI ACEH

TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PERWALIAN TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR KORBAN TSUNAMI DI ACEH

Dari hasil penelitian diketahui bahwa perwalian ada yang dilaksanakan bukan hasil penunjukkan resmi berdasarkan hukum formal, tetapi berdasarkan persetujuan bersama dalam keluarga. Sehingga pengelolaan harta milik si anak yang membutuhkan wali pun tidak dijalankan sesuai petunjuk hukum, melainkan berjalan apa adanya, hal ini menyebabkan tidak memiliki suatu kepastian hukum. Perwalian merupakan suatu lembaga yang berupaya untuk mengurusi kepentingan anak yang belum dewasa, baik kepentingan pribadinya maupun kepentingan harta bendanya. wali wajib bertanggung jawab atas kesejahteraan dan mengurus harta benda anak yang berada dibawah perwaliannya, Wali dapat dituntut oleh keluarga sianak ataupun anak itu sendiri atas kerugian yang ditimbulkan oleh wali. Kendati dalam peraturan perundang-undangan telah diatur permasalahan perwalian ini, akan tetapi pasca tsunami peraturan tentang perwalian ini tidak di indahkan dalam menanganinya sehingga banyak menyisakan pemasalahan hukum yang tidak terselesaikan. Khususnya masyarakat adat Aceh yang memiliki karakter sederhana cenderung memahami dan melaksanakan sesuatu melalui suatu prosedur yang mudah dan tidak berbelit-belit. Akibat kurangnya pemahaman dari masyarakat menyangkut hukum perwalian dan kurangnya kontrol dari pihak-pihak atau lembaga perwalian yang berwenang menjadi wali/wali pengawas serta kurangnya koordinasi antara lembaga yang terlibat meyebabkan keberadaan perwalian anak yang berada di Gampong (desa) tidak terpantau baik kepengurusan maupun pengawasannya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Perwalian Terhadap Anak Di Bawah Umur Korban Tsunami Di Aceh

Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Perwalian Terhadap Anak Di Bawah Umur Korban Tsunami Di Aceh

Di Aceh terdapat kecenderungan bahwa perwalian formal pada umumnya dilakukan hanya untuk anak yatim yang memiliki harta warisan. Sedangkan, anak- anak yatim yang miskin dan tidak mempunyai harta warisan dari orang tuanya, penunjukkan atau penetapan wali bagi mereka secara resmi oleh Pengadilan seringkali kurang mendapat perhatian dari sanak kerabat terdekat dari anak yatim tersebut. Minimnya perhatian terhadap proses administrasi perwalian bagi anak yatim yang miskin tampaknya berhubungan erat dengan keberadaan harta warisan yang dimiliki oleh anak yatim. Selain itu ada juga perwalian anak yang memiliki harta namum perwalianya tidak ditunjuk secara formal oleh Pengadilan atau Mahkamah Syar’iyah. Tanpa adanya penetapan pengadilan yang resmi dan mengikat atau pun penunjukan wali yang diketahui dan diawasi oleh aparat desa, dikhawatirkan harta kekayaan si anak yatim suatu hari akan habis dibelanjakan atau diselewengkan oleh wali yang tak bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Rumah Yatim Amaliya Berbasis Web

Sistem Informasi Rumah Yatim Amaliya Berbasis Web

Pengolahan data yang ada di rumah yatim amaliya meliputi data anak asuh, data donasi dan monitoring anak ataupun perwalian anak masih belum efektif dikarenakan hanya menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel saja. Yang dimaksudkan dengan tidak efektif adalah ketidak adaan integrasi data antara data anak asuh, data donasi, data monitoring anak ataupun perwalian anak sehingga yang terjadi bertumpuknya file-file yang bilamana di butuhkan akan memerlukan waktu yang lama. Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan menuangkannya kedalam bentuk laporan skripsi ini dengan judul “ SISTEM INFORMASI RUMAH YATIM AMALIYA BERBASIS WEB ” .
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Perwalian Menurut Konsep Hukum Tertulis di Indonesia | Ishak | Kanun : Jurnal Ilmu Hukum 6875 22048 1 PB

Perwalian Menurut Konsep Hukum Tertulis di Indonesia | Ishak | Kanun : Jurnal Ilmu Hukum 6875 22048 1 PB

Apabila di perhatikan sebab-sebab berada di bawah perwalian dan juga di ketentuan Pasal 51 UU No. 1/1974, maka dapat dipahami bahwa UU No. 1/1974, selain mengenal perwalian dengan surat wasiat atau seccara lisan, juga mengenal perwalian yang ditunjuk oleh hakim. Akan tetapi UU No. 1/1974, tidak mengenal jenis perwalian menurut undang- undang. Menurut UU No. 1/1974, perceraian orang tua tidak mengakibatkan anak yang belum berumur 18 tahun atau belum kawin berada di bawah perwalian, anak tersebut tetap berada dalam kekuasaan salah seorang orang tuanya. Demikian pula halnya untuk anak di luat kawin, maka anak tersebut berada dalam keuasaan orang tua yaitu ibunya.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Daftar Perwalian Anggaran.

Daftar Perwalian Anggaran.

Sri Eko Pamudji Sudarko, M.Kes Pengembangan Dan Uji Coba Alat Skrining Jatuh Dan Model Pencegahan Jatuh Pada Pasien Anak Untuk Digunakan Di Konteks Indonesia FIK Bersaing No Nama dan [r]

3 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK LUAR KAWIN DALAM PERWALIAN DAN MEWARIS DITINJAU DARI HUKUM ISLAM

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK LUAR KAWIN DALAM PERWALIAN DAN MEWARIS DITINJAU DARI HUKUM ISLAM

Anak luar kawin yang diakibatkan karena perkosaan ataupun hubungan luar kawin yang dilakukan atas dasar suka sama suka, jika anak luar kawin tersebut perempuan dan hendak melangsungkan perkawinan maka yang berhak menjadi walinya adalah Hakim, karena dia tidak memiliki wali nasab dari pihak bapak yang berhak menjadi walinya, sebagaimana anak yang dilahirkan dalam perkawinan yang sah (anak sah). Hukum waris anak luar kawin seperti ini dia hanya bisa mewarisi dari pihak ibu dan keluarga ibunya saja, dia tidak bisa mewarisi dari pihak laki-laki yang menghamili ibunya, karena hubungan luar kawin tidak menetapkan nasab dan juga mahram. Apabila anak luar kawin yang dilahirkan akibat wathi syubhat maka yang berhak menjadi walinya adalah laki- laki yang menghamili ibunya secara syubhat tersebut, dan hukum waris anak luar kawin akibat wathi syubhat dia bisa mewaris dari pihak ibu yang melahirkannya dan juga bisa mewaris dari pihak laki-laki yang menghamili ibunya, karena wathi syubhat menetapkan nasab terhadap laki-laki yang mewathi syubhat ibunya, akan tetapi wathi syubhat tidak menyebabkan mahram.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Permohonan Menjadiwali Oleh  Seorang Nenek Terhadap Cucu-Cucunya Ketika Ibu  Kandung Masih Hidup (Studi Kasus Putusan MA  No.372k/ PDT/ 2008)

Analisis Yuridis Permohonan Menjadiwali Oleh Seorang Nenek Terhadap Cucu-Cucunya Ketika Ibu Kandung Masih Hidup (Studi Kasus Putusan MA No.372k/ PDT/ 2008)

Wijaya tidak akan membawa anak-anak tersebut apabila cerai dengan Suwandi Alain Wijaya (Almarhum), dengan perkataan lain bahwa akta dibawah tangan yang berupa surat pernyataan ini sama dengan akta otentik. Selain mempunyai nilai pembuktian sebagai bukti bebas dan merupakan pengakuan baik isi pernyataan maupun tanda tangan tidak sanggahan. Dengan dalil logika dan perihal tersebut diatas, dapat menggugurkan penetapan terhadap status Jely Nonny untuk menjadi wali asuh anak- anaknya, orang tua seusianya telah menelantarkan anak-anak kandungnya yang masih dibawah umur dewasa, akibat perselingkuhan akan menjadi moral bawaan sebelumnya, perilaku tersebut biasanya tidak menjamin akan dapat mewujudkan tanggung jawab, mengasuh dan memelihara, mendidik dan melindungi anak-anaknya (Cindyana, Melvina, dan Ricky Wijaya).
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

View of WALI NIKAH DALAM PERSPEKTIF EMPAT MADZHAB

View of WALI NIKAH DALAM PERSPEKTIF EMPAT MADZHAB

Hadits ini menerangkan bahwa ayah harus bermusyawarah dengan anak gadisnya untuk meminta persetujuannya apabila ayah hendak mengawinkan dengan seseorang dan izin yang diberikan tidak perlu dengan terus terang, dan cukup dengan diam. Musyawarah perlu dilakukan karena untuk kehati-hatian, lebih baik untuk jiwa perempuan atau anak gadisnya, dan merupakan akhlak yang mulia. Tindakan ini merujuk kepada firman Allah SWT: “dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu”. (QS. Ali Imron. 3.: 159) Dan secara psikologis anak gadis masih meras a malu untuk mengatakan terus terang dan seandainya dia tidak suka dengan pilihan orang tuanya dia akan menangis atau menolaknya dengan tegas. 62
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

ANALISIS HUKUM ISLAM ATAS DAMPAK POLIGAMI TERHADAP PEMENUHAN HAK-HAK ANAK DAN ISTRI DI KELURAHAN CELEP KECAMATAN SIDOARJO KABUPATEN SIDOARJO.

ANALISIS HUKUM ISLAM ATAS DAMPAK POLIGAMI TERHADAP PEMENUHAN HAK-HAK ANAK DAN ISTRI DI KELURAHAN CELEP KECAMATAN SIDOARJO KABUPATEN SIDOARJO.

bagi suami. Selain itu perasan perempuan ketika dipoligami saling merasa cemburu ketika mendapati suaminya bersenang-senang dengan perempuan lain (istri lain). Sehingga berkesan bahwa poligami cenderung mendatangkan dosa berkepanjangan (selama hidup berpoligami) sehingga bisa dikatakan bahwa poligami yang demikian itu berarti haram bagi pelakunya. Sedangkan bagi sang anak, ketika melihat orang tuanya berpoligami, maka timbul perasaan kecewa di hati anak, kasing sayangnya terbagi dengan anak-anak dan istri yang lainnya dan pemenuhan kebutuhannya tidak terpenuhi dengan baik yang berakibat mental dan kesehatan anak terganggu. Oleh karena itu lebih baik difikirkan kemaslahatan dan madhorotnya. Hal ini sejalan dengan konsep mas{lah{ah mursalah yaitu agar terlebih dahulu seorang suami lebih berhati-hati dalam menghadapi problema rumah tangga yang sudah seyogyanya keluarga dilindungi dengan sebaik-baiknya tanpa menyakiti hati mereka Oleh karena itu, pernikahan monogami lebih maslahat daripada poligami bagi setiap anggota keluarga dan masyarakat pada umumnya.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...