Plant Medan

Top PDF Plant Medan:

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan. Laporan ini ditulis berdasarkan materi yang disampaikan oleh pihak PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan dan tinjauan langsung ke lapangan.

17 Baca lebih lajut

Analisis Hubungan Manajemen Modal Kerja dengan  Rentabilitas pada PT. Kimia Farma Plant Medan.

Analisis Hubungan Manajemen Modal Kerja dengan Rentabilitas pada PT. Kimia Farma Plant Medan.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan Strata-1 Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Skripsi yang berjudul “Analisis Hubungan Manajemen Modal Kerja dengan Rentabilitas pada PT. Kimia Farma Plant Medan” ditulis berdasarkan riset langsung ke perusahaan yang melibatkan banyak pihak dalam proses penyelesaiannya, baik secara langsung atau tidak. Oleh karena itu pada kesempatan ini Penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada:
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan terdiri dari 3 bagian yaitu Bagian Produksi, Bagian Pengelolaan Mutu (Pengawasan Mutu dan Pemastian Mutu) dan Perencanaan Produksi dan Pengendalian Inventaris (PPPI). Kepala Bagian Produksi dan Kepala Bagian Manajemen Mutu (Pemastian Mutu atau Pengawasan Mutu) merupakan personil yang berbeda dan independen satu terhadap yang lain, hal ini dilakukan untuk menghindari kerjasama yang bersifat negatif terutama yang berhubungan dengan kualitas produk. Selain itu pula, adanya program pelatihan yang dilakukan secara periodik atau berkala pada setiap triwulan yang terutama diberikan pada karyawan baru maupun karyawan lama yang berada di bagian produksi, bagian laboratorium maupun di bagian gudang.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri Di P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

7. Seluruh staf dan karyawan P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan atas bantuan dan kerjasama yang diberikan selama Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan. 8. Orang tua dan seluruh keluarga serta teman-teman atas semangat, bantuan

11 Baca lebih lajut

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Tugas Akhir berjudul “Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri”. Tugas Akhir ini disusun sebagai salah satu syarat untuk dapat menyelesaikan pendidikan Program Studi Diploma III Analis Farmasi dan Makanan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.

33 Baca lebih lajut

Uji Disolusi Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Uji Disolusi Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya yang telah memberikan pengetahuan, kekuatan, kesehatan dan kesempatan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini yang berjudul “Uji Disolusi Tablet Kalsium Laktat Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan”. Tugas akhir ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk menyelesaikan Program Diploma III Analis Farmasi Dan Makanan di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.

38 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di P.T. KIMIA FARMA (Persero) Tbk. Plant Medan

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di P.T. KIMIA FARMA (Persero) Tbk. Plant Medan

Aspek manajemen mutu merupakan inti dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), dimana mutu setiap produk yang dihasilkan harus dilakukan Pemastian Mutu dan Pengawasan Mutu yang merupakan hal terpenting dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sehingga aspek ini merupakan aspek pertama dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Industri P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan memiliki Sistem Manajemen Mutu yang baik. Hal ini terbukti dari adanya sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan ISO (International Organization for Standardization) 9001:2008 sehingga sistem manajemen mutu di P.T. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan sudah terjamin. Hal ini didukung oleh bagian Pemastian Mutu dan Pengawasan Mutu yang sangat teliti dan cermat dalam mengawasi mutu setiap produk yang hendak dipasarkan dan mengambil langkah-langkah penting untuk mencegah setiap kemungkinan buruk yang dapat mempengaruhi kualitas obat.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Uji Disolusi Kapsul Kloramfenikol Secara Spektrofotometri UV-Visible yang di Produksi Oleh PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Uji Disolusi Kapsul Kloramfenikol Secara Spektrofotometri UV-Visible yang di Produksi Oleh PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Chloramphenicol is a broad-spectrum antibiotic that is active against gram positive and gram negative bacteria that are currently used by people to treat these types of infections due to bacteria by inhibiting protein synthesis required for the formation of the bacterial cells widely. The purpose of this test is to determine whether Chloramphenicol capsules produced by PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan has been fulfilled dissolution test of the requirements as determined by the Pharmacopoeia Edition V. Chloramphenicol capsules must go through a series of tests to determine the quality of the capsule. One of the test is the dissolution test. Where dissolution is a process of transfer of drug molecules from the solid become the solution medium. The sample consisted of six capsules taken from a single batch. Dissolution test was performed by using a type of basketball (basket method) and the assay solute conducted by using UV-Visible spectrophotometry. So from the test results shown that the levels of solute from all six tablets capsule chloramphenicol 250 mg examined are 91.715%, 96.181%, 96.250% 92 900%, 97.836% and 95.091% with high levels of solute average capsule chloramphenicol 250 mg 95.091% is in accordance with the limits set in the Indonesian Pharmacopoeia Edition V.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan

PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan berdiri pada tahun 1967 dengan nama Radja Farma dan dulunya juga merupakan perusahaan farmasi milik Belanda yang dinasionalisasikan oleh pemerintah Indonesia. Pada tahun 1971 perusahaan ini berubah nama menjadi PT. Kimia Farma dan menjadi perusahaan cabang dari PT. Kimia Farma Jakarta. Dengan adanya SK. Direksi No. Kep. 14/DIR/VI/2004 pada tanggal 14 juni 2004 maka PT. Kimia Farma (Persero) cabang Medan berubah menjadi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan. Distribusi obat-obatan dikelola oleh Unit Logistik Sentral (ULS) yang berada di Jakarta. ULS ini nantinya yang mendistribusikannya melalui PT. Kimia Farma Trading & Distribution.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Di Pt. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Di Pt. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Tablet Kalsium Laktat merupakan salah satu sediaan yang sering digunakan sebagai terapi suplemen pada hipokalsemia atau kebutuhan kalsium meninggi. Sediaan ini merupakan garam kalsium yang berguna untuk menjamin kebutuhan tubuh akan kalsium. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk menetapkan kadar tablet Kalsium Laktat produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan apakah memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia edisi IV (1995), sehingga dengan kadar yang tepat tablet dapat memberikan efek terapi yang dikehendaki.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

Betametason adalah obat kortikosteroid yang dalam strukturnya mengandung fluor dan mempunyai kerja yang kuat terhadap alergi dan peradangan lokal. Betametason dalam bentuk krim biasanya mengandung senyawa Betametason Valerat 0,1 %. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui apakah kadar betametason valerat dalam formulasi sediaan krim hasil produksi PT. Kimia Farma Tbk. Plant Medan memenuhi syarat seperti yang tertera pada Farmakope Indonesia Edisi V dimana Krim Betametason Valerat mengandung betametason valerat, C 27 H 37 FO 6 , setara dengan betametason,
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Kadar Metampiron Dalam Tablet Antalgin 500 mg di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk Plant Medan Secara Titrasi Iodimetri

Analisis Kadar Metampiron Dalam Tablet Antalgin 500 mg di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk Plant Medan Secara Titrasi Iodimetri

tablet antalgin 500 mg yang di produksi oleh PT. Kimia Farma (persero) Tbk plant Medan secara titrasi iodimetri. Dimana pada proses analisis ini dilakukan dengan berdasarkan reaksi oksidasi. Titrasi dilakukan dalam suasana netral sedikit asam, dimana pada saat titrasi berlangsung gugus - SO 3 Na di oksidasi oleh I 2 menjadi -SO 4 Na, dimana akan terjadi perubahan

2 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan Karunia-Nya berupa kesehatan dan keterbukaan pikiran bagi penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini yang berjudul ‘’Penentuan KadarBetametason Valerat Dalam Krim Betaso-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma ( Persero ) Tbk. Plant M edan“ dengan tepat waktu. Tidak lupa pula penulis panjatkan shalawat dan salam atas junjungan Nabi kita Muhammad SAW, yang telah membimbing kita dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang benderang.

12 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

Penentuan Kadar Betametason Valerat Dalam Krim Betason-N Secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. PLANT MEDAN

pada etiket dalam dasar krimyangsesuai.Penetapan kadar betametason valerat dilakukan dengan menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi sesuai dengan prosedur dan alat HPLC pump merk Waters 1525dengan panjang gelombang maksimum 254 nm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kadar rata-rata betametason valerat dalam krim Betason-N berturut-turut dari batch A60118 T, batch A60119 T, batch A60120 T yang diproduksi PT. Kimia Farma Tbk. Plant Medan yaitu sebesar 103.197 % ; 102.113% ; 100.760%. Farmakope Indonesia Edisi ke-V memberi persyaratan kadar krim betametason, yaitu tidak kurang dari 90,0 % dan tidak lebih dari 110,0 % dari jumlah yang tertera pada etiket, sehingga hasil penetapan kadar yang dilakukan memenuhi persyaratan.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Di Pt. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Penetapan Kadar Tablet Kalsium Laktat Di Pt. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan Secara Titrasi Kompleksometri

Tablet Kalsium Laktat merupakan salah satu sediaan yang sering digunakan sebagai terapi suplemen pada hipokalsemia atau kebutuhan kalsium meninggi. Sediaan ini merupakan garam kalsium yang berguna untuk menjamin kebutuhan tubuh akan kalsium. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk menetapkan kadar tablet Kalsium Laktat produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan apakah memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia edisi IV (1995), sehingga dengan kadar yang tepat tablet dapat memberikan efek terapi yang dikehendaki.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Evaluasi Mutu Krim Hydrocortisone 2,5% Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk

Evaluasi Mutu Krim Hydrocortisone 2,5% Produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk

Obat topikal kulit dapat berupa salep, krim, pasta dan obat cair. Hydrocortisone adalah salah satu obat kulit topikal kortikosteroid oles yang termasuk ringan. Obat ini bekerja dengan mengurangi inflamasi, kemerahan, serta gatal-gatal pada kulit. Kortikosteroid topikal adalah obat yang digunakan di kulit pada tempat tertentu.Krim hydrocotisone harus melalui serangkaian pengujian untuk menentukan kualitas krim tersebut.Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui sediaan krim hydrocortisonehasil produksi PT. Kimia Farma Tbk. Plant Medan memenuhi syarat seperti yang tertera pada Farmakope Indonesia Edisi V. Uji evaluasi krim hydrocortisone dilakukan dengan beberapa pengujian antara lain organoleptik, homogenitas, pH, keseragaman sediaan, stabilitas, uji batas mikroba. Semua uji ini dilakukan di laboratorium PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Analisis Kadar Tablet Parasetamol Generik

Analisis Kadar Tablet Parasetamol Generik

Tujuan: Analisis ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar parasetamol dari tablet parasetamol generik produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan telah memenuhi persyaratan sesuai dengan yang ditetapkan pada Farmakope Indonesia Edisi V yaitu dengan kadar tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket.

1 Baca lebih lajut

Analisis Kadar Tablet Parasetamol Generik

Analisis Kadar Tablet Parasetamol Generik

Untuk mengetahui apakah kadar dari tablet parasetamol generik produksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan telah memenuhi persyaratan sesuai dengan yang ditetapkan pada Farmakope Indonesia Edisi V yaitu dengan kadar tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket.

Baca lebih lajut

Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Industri

Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Industri

2.1 Tata Cara Pemberian Persetujuan Prinsip ........................................... 6 2.2 Tata Cara Pemberian Izin Usaha Industri Farmasi ............................. 7 3.1 Struktur Organisasi Dewan Direksi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. 34 3.2 Denah Lokasi PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Medan ............ 38 3.3 Denah Bak Pengolahan Limbah Cair PT. Kimia Farma (Persero)

Baca lebih lajut

Selection parameters for pigeonpea cajan

Selection parameters for pigeonpea cajan

Proline accumulation, accepted as an indicator of environmental stress, is also considered to have important protective roles.Some authors have suggested that proline acts as an antioxidant in Cd-stressed cells and thereby improves metal tolerance (Sharma and Dietz 2006, Siripornadulsil et al. 2002). Others have reported that many plants have been reported to accumulate proline (Pro) when exposed to heavy metals (Alia and Saradhi 1991, Talanova et al. 2000). However, the precise mechanism and the functional significance of proline accumulation in plants under heavy metal stress have not been elucidated to date. Costa and Morel (1994) have suggested that proline accumulation in plants under Cd stress is induced by a Cd imposed decrease of the plant water potential. However, proline maintains the water balance under Cd stress thereby suggesting that proline- mediated alleviation of water deficit stress could substantially contribute to the Cd tolerance of the plant. But the direct conclusive evidence as to the role for the water potential in heavy metal-induced proline accumulation is still lacking. A recent study has shown that proline alleviates Cd toxicity by detoxifying ROS, and increasing the activity of SOD and CAT and glutathione content (Xu et al. 2009). Rai (2002) suggests that the possible role of proline against heavy metals is by forming chelates with the metals. There are indications that proline forms a proline-metal complex and protects the activity of glucose-6-phosphate dehydrogenase and nitrate reductase against inhibition by Cd and Zn (Sharma et al.1998). Apart from acting as an heavy metal alleviator, proline also acts as an important cytoplasmic osmoticum, a scavenger of free radicals, source of nitrogen and carbon for post stress growth, a stabilizer of membranes, machinery for protein synthesis and a sink for energy to regulate redox potential (Rai et al. 2004). Muneer et al. (2011) reported that proline content increase at all concentrations of cadmium exposure in Vigna radiata and maximum increase was found at 0.50 mM which was about 119 to 120%. In Cajanus cajanand Vigna mungo there was an accumulation of proline under heavy metals (Co, Cd. Zn and Pb) treatment (Alia and Saradhi 1991). Similar results were observed in case of Cajanus cajan when given aluminium treatment (Bhamburdekar and Chavan 2011). 4.2.f. Phenolics
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...