pola sidik jari

Top PDF pola sidik jari:

Perbandingan Garis Simian dan Pola Sidik Jari pada Kelompok Retardasi Mental dan Kelompok Normal

Perbandingan Garis Simian dan Pola Sidik Jari pada Kelompok Retardasi Mental dan Kelompok Normal

alkohol 70%, setelah bersih dikeringkan. Tinta khusus untuk dermatoglifi dengan roller karet dioleskan pada sebidang kaca. Bagian dari tangan yang akan diambil sidik jarinya ditempelkan pada kaca tersebut, dengan cara digulingkan dari satu sisi ke sisi lainnya. Satu persatu jari dicapkan dengan cara digulingkan dari sisi yang satu ke sisi yang lainnya pada kertas HVS. Setelah seluruh jari tangan diambil stempelnya, kemudian seluruh telapak tangan ditempelkan kembali pada kaca yang sudah di oleskan tinta stempel. Telapak tangan tersebut ditempelkan kembali pada kertas HVS. Kemudian persentase garis Simian, pola sidik jari dan jumlah rigi pada penderita retardasi mental dan normal dihitung. Semua data disusun dalam bentuk tabel dan ditabulasi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pola sidik jari kromatogram klt untuk identifikasi keragaman kualitas jahe merah

Pola sidik jari kromatogram klt untuk identifikasi keragaman kualitas jahe merah

jahe emprit, dan lengkuas. untuk mengetahui ada tidaknya senyawa yang terdapat pada jahe, maka digunakan senyawa penciri untuk pembanding, yaitu 6- gingerol. Gambar 18 menunjukan bahwa senyawa 6-gingerol itu hanya terdapat pada sampel jahe merah, jahe gajah, dan jahe emprit dengan nilai Rf sebesar 0.24 (Lampiran 19). Sedangkan pada lengkuas tidak terdapat senyawa 6-gingerol. Lengkuas memiliki pola sidik jari kromatogram yang berbeda dari ketiga jenis jahe ini, sehingga ketika ada pemalsuan bahan baku jamu jahe langsung dapat terlihat perbedaannya dengan menggunakan KLT. Berbeda dengan Pola sidik jari kromatogram yang dihasilkan antara jahe merah, jahe gajah dan jahe emprit. Pola sidik jari yang dihasilkan belum bisa dibedakan karena pola kromatogram yang dihasilkan sama. kemungkinan ketiga jenis jahe ini mempunyai komponen kimia yang sama, dan yang membedakan hanya jumlah kandungannya saja. Perlu dilakukannya analisis lebih lanjut yaitu analisis kuantitatif dengan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) atau kromatografi gas sehingga dapat terlihat jumlah kandungan komponen kimia yang berbeda dari ketiga jenis jahe tersebut.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI KARAKTER SESEORANG BERDASARKAN POLA SIDIK JARI TANGAN DENGAN EKSTRAKSI CIRI MOMEN INVARIAN

IDENTIFIKASI KARAKTER SESEORANG BERDASARKAN POLA SIDIK JARI TANGAN DENGAN EKSTRAKSI CIRI MOMEN INVARIAN

Sidik jari tangan seseorang merupakan ciri yang unik, karena tidak ada seorangpun yang mempunyai sidik jari yang sama. Beberapa studi tentang sidik jari telah mempelajari adanya keterkaitan antara pola sidik jari dengan karakter seseorang. Pada tulisan ini dibahas perancangan dan realisasi sistem untuk mengidentifikasi karakter seseorang berdasarkan pola sidik jari tangan menggunakan jaringan saraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Sidik jari tangan akan dikenali polanya dengan menggunakan jaringan saraf tiruan LVQ. Masukan untuk jaringan LVQ berupa nilai tujuh momen invarian, yang diperoleh dari citra sidik jari. Berdasarkan hasil klasifikasi pola sidik jari oleh jaringan LVQ, karakter seseorang diidentifikasi sesuai dengan referensi pada database. Dari hasil pengujian identifikasi karakter terhadap sepuluh responden, diperoleh keberhasilan identifikasi karakter sebesar 90%. Pengujian juga dilakukan pada citra sidik jari yang dirotasi dan ditranslasi. Citra sidik jari yang dirotasi, tidak mempengaruhi hasil pengklasifikasian, sedangkan untuk citra yang ditranslasi, pengklasifikasian tidak terpengaruh sampai translasi sebesar 10% .
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pola Sidik Jari Penderita Skizofrenia  Pada Beberapa Suku Di Kota Medan

Pola Sidik Jari Penderita Skizofrenia Pada Beberapa Suku Di Kota Medan

Sidik jari manusia merupakan salah satu contoh untuk mengetahui peranan poligen. Pola sidik jari setiap individu tidak memiliki kesamaan, walaupun terlahirkan secara kembar identik. Berdasarkan sistem Galton, sidik jari dapat dibedakan menjadi 3 pola dasar yaitu: bentuk lengkung atau “arch” (diinisialkan A), bentuk sosok atau “loop” (diinisialkan L) dan bentuk lingkaran atau “whorl” (diinisialkan W). Pada ujung jari-jari tangan setiap manusia terdapat garis-garis serta alur yang membentuk gambaran sidik jari. Perhitungan banyaknya rigi dilakukan mulai triradius sampai ke pusat dari pola sidik jari (Suryo, 1989).
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI POLA SIDIK JARI BERBASIS TRANSFORMASI WAVELET DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PROPAGASI BALIK

IDENTIFIKASI POLA SIDIK JARI BERBASIS TRANSFORMASI WAVELET DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PROPAGASI BALIK

Puji syukur tak henti-hentin ya terpanjatkan kepada Allah Ta’ala , Tuhan semesta alam yang senantiasa memberikan nikmat dan ridho kepada hamba-hamba- Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Identifikasi Pola Sidik Jari Berbasis Transformasi Wavelet dan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik. Skripsi ini digunakan untuk memenuhi salah satu syarat guna meraih gelar Sarjana Sains (S-1) pada Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

97 Baca lebih lajut

MAKALAH FINGERPRINT FAST PENGENALAN SIDIK JARI MENGGUNAKAN SPIRAL

MAKALAH FINGERPRINT FAST PENGENALAN SIDIK JARI MENGGUNAKAN SPIRAL

1. Studi Pustaka yang sebagian besar berasal dari buku-buku dan browsing melalui internet referensi yang berkaitan pengenalan pola sidik jari dengan Fingerprints dengan metode Spiral ModeMetode . 2. Observasi (Penelitian Langsung), yaitu sebuah metode pengumpulan

12 Baca lebih lajut

Pola Multifaktor Sidik Jari Pada Penderita Obesitas Di Daerah Medan Dan Sekitarnya

Pola Multifaktor Sidik Jari Pada Penderita Obesitas Di Daerah Medan Dan Sekitarnya

Dermatoglifi adalah ilmu tentang bentuk atau pola sidik jari. Penelitian tentang sidik jari ini telah dilakukan selama 200 tahun lebih. Sidik jari memiliki bentuk yang tetap, tidak akan mengalami perubahan dan berbeda antara individu yang satu dengan individu yang lain. Kemungkinan adanya bentuk sidik jari yang sama memiliki perbandingan 1: 64.000.000.000. Penelitian sidik jari ini diawali oleh Gouard Bidloo pada tahun 1685 dengan bukunya yang berisi detail gambar sidik jari. Kemudian dilanjutkan oleh Profesor bidang Anatomi di Universitas Barcelona yang melakukan observasi sidik jari melalui mikroskop. Penelitian dan analisis mengenai sidik jari ini terus menerus dilakukan hingga pada tahun 1962, Harold Cummins, mengemukakan pertama kali mengenai kata Dermatoglifi. Perkembangan sidik jari ini berhubungan atau sejalan dengan perkembangan sel-sel otak manusia (Nurulchaq, 2008).
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Perbandingan Proporsi Garis Simian, Pola Dan Jumlah Rigi Sidik Jari Pada Kelompok Retardasi...

Perbandingan Proporsi Garis Simian, Pola Dan Jumlah Rigi Sidik Jari Pada Kelompok Retardasi...

Hasil penelitian menunjukkan proporsi garis Simian lebih tinggi pada kelompok retardasi mental (14%) dibanding kelompok noinial (8%), tetapi uji Chi-Kuadrat tidak berbeda nyata pada p = 0,05. Pola sidik jari kelompok retardasi mental dan kelompok normal sama, tetapi proporsinya tidak sama, urutan dari yang tertinggi adalah : loop ulna, whorl, loop radial dan arch, dengan uji Chi-Kuadrat berbeda nyata pada p = 0,05. Nilai indeks Dankmeijer kelompok retardasi mental (9,12) lebih tinggi dibanding kelompok normal (0,39). Nilai indeks Furuhata kelompok retardasi mental (48,92) lebih rendah dibanding kelompok normal (64,09). Nilai indeks Cummins & Midlo kelompok retardasi mental (12,9) lebih rendah dibanding kelompok normal (13,9). Rata-rata jumlah rigi sidik jari kelompok retardasi mental (114,1) lebih rendah dibanding kelompok normal (142,8), dengan uji t berbeda nyata pada p = 0,05.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Penentuan Jenis Kelamin Berdasarkan Kerapatan Alur Sidik Jari Chapter III VII

Penentuan Jenis Kelamin Berdasarkan Kerapatan Alur Sidik Jari Chapter III VII

a) Bagian atas pada batas radial dari cetakan sidik jari dipilih sebagai daerah untuk dianalisa karena pada semua jenis pola sidik jari menunjukkan kesamaan arah alur pada area tersebut. Metode ini berfungsi untuk mengisolasi alur dalam area yang telah ditentukan untuk dapat dilakukan proses penghitungan alur pada sidik jari. Sebuah segi empat berukuran 5x5 mm 2

20 Baca lebih lajut

Implementasi Jaringan Syaraf Metode Bidirectional Associative Memory Untuk Pengenalan Pola Wajah

Implementasi Jaringan Syaraf Metode Bidirectional Associative Memory Untuk Pengenalan Pola Wajah

Identifikasi Pola Sidik Jari dengan Jaringan Syaraf Tiruan Bidirectional Associative Memory.. Makalah Ilmu Komputer FMIPA, UGM.[r]

1 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI SIDIK JARI DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR MINUTIA

IDENTIFIKASI SIDIK JARI DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR MINUTIA

Sidik jari manusia merupakan bukti materi yang amat penting. Tak ada sidik jari yang identik di dunia ini sekalipun di antara dua saudara kembar. Dalam dunia sains pernah dikemukakan, jika ada 5 juta orang di bumi, kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian. Untuk membandingkan sidik jari satu dengan yang lain digunakan suatu metode yang bernama Minutiae Based Matching. Minutiae atau minutia adalah guratan-guratan yang terdapat pada kulit jari di tangan manusia, minutia inilah yang membentuk pola sidik jari. Minutia memiliki jenis yang berbeda-beda, dimana jumlah dan bentuk minutia akan menjadi fitur penting yang diuji untuk mendapatkan kesesuaian pola sidik jari.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Perbandingan Proporsi Garis Simian, Pola dan Jumlah Rigi Sidik Jari pada Kelompok Retardasi...

Perbandingan Proporsi Garis Simian, Pola dan Jumlah Rigi Sidik Jari pada Kelompok Retardasi...

Hasil penelitian menunjukkan proporsi garis Simian lebih tinggi pada kelompok retardasi mental (14%) dibanding kelompok normal (8%), tetapi uji Chi-Kuadrat tidak berbeda nyata pada p = 0,05. Pola sidik jari kelompok retardasi mental dan kelompok normal sama, tetapi proporsinya tidak sama, urutan dari yang tertinggi adalah : loop ulna, whorl, loop radial dan arch, dengan uji Chi-Kuadrat berbeda nyata pada p = 0,05. Nilai indeks Dankmeijer kelompok retardasi mental (9,12) lebih tinggi dibanding kelompok normal (0,39). Nilai indeks Furuhata kelompok retardasi mental (48,92) lebih rendah dibanding kelompok normal (64,09). Nilai indeks Cummins & Midlo kelompok retardasi mental (12,9) lebih rendah dibanding kelompok normal (13,9). Rata-rata jumlah rigi sidik jari kelompok retardasi mental (114,1) lebih rendah dibanding kelompok normal (142,8), dengan uji t berbeda nyata pada p = 0,05.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

KLASIFIKASI SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE MINUTIAE

KLASIFIKASI SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE MINUTIAE

Minutiae merupakan pola-pola garis yang berkumpul menjadi satu menjadi pola sidik jari manusia [1]. Minutiae memiliki jenis, dan arahnya masing-masing, dalam satu sidik jari dapat terbentuk dari ratusan minutiae sebagai karakteristik suatu individu. Jenis-jenis minutiae yang ada pada sidik jari yaitu seperti dots (titik), island (pulau) bentuknya seperti dots tetapi lebih panjang, bifurcation yang bentuknya awalnya terdiri dari dua baris yang lalu bergabung menjadi satu garis, ridge termination yang bentuknya garis yang terputus, lake (danau) yang bentuknya pada suatu garis di tengahnya terdapat perpisahan garis menjadi dua tetapi garis kembali lagi seperti semula yang berbentuk seperti danau pada tengah garis, crossover yang berbentuk dua garis yang tersambung oleh satu garis diantara dua kedua garis tersebut, dan banyak lagi jenis atau bentuk minutiae yang lainnya [2]. 2.3. Image Preprocessing
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Tinjauan Yuridis Kegunaan Sidik Jari Dalam Proses Penyidikan(Studi kasus di Polresta Surakarta).

PENDAHULUAN Tinjauan Yuridis Kegunaan Sidik Jari Dalam Proses Penyidikan(Studi kasus di Polresta Surakarta).

Dalam hal ini penyidik diberi wewenang untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada, seperti halnya bukti yang terdapat di tempat kejadian perkara (TKP). mengidentifikasi sidik jari merupakan salah satu upaya penyidik dalam memperoleh bukti yang ada.

10 Baca lebih lajut

Implementasi Low Power Mode Pada Sistem Keamanan Ignition Coil Breaker Sepeda Motor dengan Pengenalan Sidik Jari

Implementasi Low Power Mode Pada Sistem Keamanan Ignition Coil Breaker Sepeda Motor dengan Pengenalan Sidik Jari

Berkembang pesatnya teknologi serta ilmu pengetahuan tentu menghasilkan banyak keuntungan. Demikian juga halnya dengan tindakan kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor dimana pelakunya melakukan aksi mulai dari menggunakan kunci T dan cairan kimia. Dari permasalahan inilah muncul ide untuk membuat sistem keamanan biometrik kendaraan bermotor menggunakan sidik jari dengan menerapkan low power. Sistem keamanan ini dibuat dengan menggunakan sensor sidik jari R305 untuk menyimpan dan mendeteksi sidik jari pengguna, mikrokontroler arduino nano v3.0 sebagai pemroses data dari sensor sidik jari serta modul relay yang berfungsi sebagai saklar yang dihubungkan kepada ignition coil system yang terdapat disepeda motor. Sistem ini juga didukung dengan fitur wake dan sleep berupa external interrupt yang di picu oleh push button untuk memicu kondisi wake dari sleep. Dari pengujian menunjukkan bahwa sensor sidik jari berhasil melakukan proses enroll dan authentication. Dari pengujian juga diperoleh bahwa sistem dapat menghemat daya sebesar 32,95 % saat modul relay dalam keadaan aktif dan 51,92 % saat modul relay dalam keadaan tidak aktif . Selain itu, sistem juga mempunyai waktu bangun dengan rata-rata 134,2 milidetik untuk bisa melakukan wake dari kondisi sleep.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

APLIKASI SISTEM PARKIR MENGGUNAKAN SIDIK JARI

APLIKASI SISTEM PARKIR MENGGUNAKAN SIDIK JARI

Teknologi di dunia akhir-akhir ini telah memberikan perubahan besar. Tampak bahwa manusia dapat menikmati beberapa teknologi yang akan membawanya memasuki peradaban yang baru dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Komputer merupakan salah satu contoh bagian terpenting dari teknologi, yang dalam kesehariannya dapat membantu pekerjaan manusia mempercepat dan mempermudah pekerjaan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk merancang aplikasi yang dapat memberikan kemudahan, keamanan dan efisiensi waktu transaksi parkir. Selain itu juga dapat memberikan kemudahan dalam pengecekan pengendara serta memberikan akurasi data laporan per periode waktu. Melalui aplikasi ini diharapkan agar pengecekan pengendara dapat diarahkan melalui sidik jari sehingga tingkat keamananya lebih terjamin dan pelayanan parkir dapat menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan dibangunnya aplikasi parkir ini dapat membantu mempermudah pelaporan dan mempercepat proses pelayanan parkir. Kata Kunci : teknologi, parkir, sidik jari
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

SKRIPSI KEGUNAAN SIDIK JARI (DACTYLOSCOPY) DALAM  Kegunaan Sidik Jari (Dactyloscopy) Dalam Proses Penyidikan Untuk Mengungkap Tindak Pidana.

SKRIPSI KEGUNAAN SIDIK JARI (DACTYLOSCOPY) DALAM Kegunaan Sidik Jari (Dactyloscopy) Dalam Proses Penyidikan Untuk Mengungkap Tindak Pidana.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, karena penelitian ini adalah suatu penelitian bersifat de skriptif analitif, terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau keadaan ata u peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar untuk mengungkapkan fakta. Berdasarkan penelit ian tersebut diperoleh hasil bahwa kegunaan sidik jari (dachtyloscopy) dalam proses penyidikan adalah sebagai bantuan teknis dalam penyelenggarakan penyidikan dan sangat penting untuk membantu penyidik dalam mengungkap atau menyelesaikan suatu tindak pidana yang terjadi. Di dalam P asal 184 KUHAP alat bukti yang sah adalah keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, keterangan terdakwa. Berdasarkan pasal tersebut di dalam proses penyidikan, sidik jari yang di temukan di TKP (tempat kejadian perkara) akan dikembangkan oleh penyidik dalam tahap penyidikan menjadi alat bukti petunjuk. Dengan adanya ilmu sidik jari (dachtyloscopy) maka sidik jari latent dapat juga digunakan untuk mengetahui atau menemukan pelaku tindak pidana yang belum di temukan pelakunya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENUTUP PEMANFAATAN IDENTIFIKASI SIDIK JARI OLEH KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN.

PENUTUP PEMANFAATAN IDENTIFIKASI SIDIK JARI OLEH KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN.

Kepolisian dalam mengungkap tindak pidana pembunuhan tidak selalu memanfaatkan identifikasi sidik jari, karena tidak selalu ada bekas sidik jari pada setiap barang bukti yang ditinggalka[r]

5 Baca lebih lajut

APLIKASI SISTEM PARKIR MENGGUNAKAN SIDIK JARI.

APLIKASI SISTEM PARKIR MENGGUNAKAN SIDIK JARI.

Penyelesaian untuk melakukan optimalisasi dalam proses yang berhubungan dengan transaksi parkir tersebut di atas adalah masalah yang cukup serius. Perlu adanya aplikasi parkir yang mampu menyelesaikan proses transaksi parkir dalam waktu cepat dan tepat, sehingga transaksi dapat dilakukan lebih aman dan efisien, salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah sistem parkir yang menggunakan sidik jari, karena dibanding dengan sistem parkir yang masih menggunakan karcis sistem ini jauh lebih cepat ,tepat dan efisien .

107 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...