Pre-menopause

Top PDF Pre-menopause:

HUBUNGAN GAMBARAN DIRI DENGAN KECEMASAN PADA IBU PRE MENOPAUSE DI RT 07 PEDUKUHAN IX NGESTIHARJO KASIHAN BANTUL NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Gambaran Diri dengan Kecemasan pada Ibu Pre Menopause di RT 07 Pedukuhan IX Ngestiharjo Kasihan Bantul - DIGILIB UN

HUBUNGAN GAMBARAN DIRI DENGAN KECEMASAN PADA IBU PRE MENOPAUSE DI RT 07 PEDUKUHAN IX NGESTIHARJO KASIHAN BANTUL NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Gambaran Diri dengan Kecemasan pada Ibu Pre Menopause di RT 07 Pedukuhan IX Ngestiharjo Kasihan Bantul - DIGILIB UN

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan karakteristik responden berdasarkan pekerjaan seperti yang diperlihatkan pada tabel 4.3 yang menunjukkan bahwa dari 36 responden, sebagian besar tidak bekerja yaitu sebanyak 18 orang (50,0%), sedangkan sebagian kecil sebagai PNS yaitu sebanyak 1 orang (2,8%). Hasil penelitian didapat ibu pre menopause di RT 07 Padukuhan IX Ngestiharjo Bantul yang tidak memiliki pekerjaan mempunyai tingkat kecemasan yang berat dan juga banyak yang mempunyai gambaran diri tidak baik. Hal ini dikarenakan ibu-ibu pre menopause di wilayah RT 07 Pedukuhan IX Ngestiharjo Bantul Yogyakarta, banyak yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. Sehingga dapat dikatakan bahwa pekerjaan ibu pre menopause di RT 07 Pedukuhan IX Ngestiharjo Kasihan Bantul dapat mempengaruhi gambaran diri dan kecemasan ibu pre menopause di RT 07 Pedukuhan IX Ngestiharjo Kasihan Bantul.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

SKRIPSI DIAJUKAN UNTUK  MEMENUHI PERSYARATAN AKHIR DALAM  Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Kualitas Tidur Wanita Pre Menopause.

SKRIPSI DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN AKHIR DALAM Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Kualitas Tidur Wanita Pre Menopause.

Penelitian ini menggunakan metode quasi exsperimental dengan menggunakan rancangan one group pre-test and post-test design. Jumlah sampel adalah 15 orang, dengan usia 40-50 tahun. Cara pengambilan sampel adalah purposive sampling, yakni pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik analisa data yang digunakan adalah Wilcoxon Test. Dari uji analisis tersebut didapat nilai p= 0,001 atau nilai p< 0,05, yang artinya ada pengaruh pemberian senam aerobic low impact terhadap kualitas tidur wanita pre menopause. Semoga penelitian ini dapat berlanjut dan dapat berguna bagi peneliti, tenaga medis ataupun masyarakat umum.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN OSTEOPOROSIS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA WANITA PRE-MENOPAUSE DI KELURAHAN JEBRES SURAKARTA.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN OSTEOPOROSIS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA WANITA PRE-MENOPAUSE DI KELURAHAN JEBRES SURAKARTA.

Osteoporosis terjadi akibat ketidakseimbangan antara proses demineralisasi yang lebih tinggi dan proses mineralisasi tulang. Begitu wanita mencapai usia menopause, maka semakin menurun pula kadar kalsium dalam tulang. Diduga hal ini berkaitan erat dengan kemampuan tubuh mensekresi hormon estrogen. Hormon ini bekerja secara tidak langsung melalui pengaturan produksi hormon lainya berdasarkan fungsi setiap hormon. Pada wanita dewasa yang sehat, sekresi hormon kalsitonin juga dipengaruhi oleh adanya hormon estrogen. Jadi, dengan menurunnya sekresi estrogen ini, pengendalian sekresi kalsitonin pada sel parafolikuler tiroid menjadi terganggu. Maka pengeroposan tulang terjadi pada wanita menopause (Javier, 2010). Sebelum terjadi fase menopause biasanya didahului dengan fase pre-menopause. Bagi kebanyakan perempuan, gejala pre-menopause akan mulai muncul pada rentang waktu usia 40 tahun akibat menurunya kadar estrogen yang menimbulkan gejala yang sangat mengganggu aktivitas kehidupan wanita, termasuk hilangnya kesuburan dan meningkatnya risiko osteoporosis pada kondisi menjelang menopause (Proverawati, 2010).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Kualitas Tidur Wanita Pre Menopause.

PENDAHULUAN Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Kualitas Tidur Wanita Pre Menopause.

Wanita memiliki siklus hidup yang menarik. Mulai dari menstruasi, pre menopause , menopause , dan senium. Sebelum terjadi fase menopause didahului dengan fase yang disebut pre menopause . Pre menopause adalah suatu kondisi fisiologis pada wanita yang telah memasuki proses penuaan yang ditandai dengan menurunnya kadar hormonal estrogen dari ovarium yang sangat berperan dalam reproduksi dan seksualitas. Sebagian besar wanita mulai mengalami gejala pre menopause pada usia 40an dan puncaknya tercapai pada usia 50 tahun. Fase ini ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur, dengan pendarahan haid yang memanjang dan jumlah darah haid yang banyak, dan kadang- kadang disertai nyeri haid (Wendy, 2009).
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PADA WANITA PRE MENOPAUSE DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PADA WANITA PRE MENOPAUSE DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI

mereka menyatakan bahwa program kesehatan yang terkait dengan pre menopause belum mendapat perhatian serius, misalnya belum ada pendidikan atau penyuluhan kesehatan tentang persiapan wanita menghadapi pre menopause yang dilaksanakan oleh pihak puskesmas. Program kesehatan reproduksi yang di fasilisatasi oleh puskesmas masih terbatas pada pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan dan pelayanan keluarga berencana. Selain itu, dari hasil wawancara 10 orang wanita pre menopouse dan menopause diketahui bahwa mereka belum mengetahui tentang pre menopause dan gejala-gejala yang menyertai ,serta tidak mengetahui penyebab keluhan-keluhan yang mereka alami sehingga mereka mengalami kekecewaan.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

HUBUNGAN JENIS PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA WANITA PRE-MENOPAUSE USIA 40-50 TAHUN DI DUSUN KANOMAN GIRIREJO IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2011

HUBUNGAN JENIS PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA WANITA PRE-MENOPAUSE USIA 40-50 TAHUN DI DUSUN KANOMAN GIRIREJO IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2011

Dalam penelitian ini, peneliti mengambil data depresi pre- menopause pada wanita usia 40-50 tahun dengan menggunakan skala Beck Depression Inventory (BDI) yang dapat mengukur gejala-gejala depresi meliputi gejala efektif, tingkah laku, motivasi, kognitif, dan vegetatif atau somatik. Beck Depression Inventory ini terdiri dari 21 pernyataan yang kemudian skor depresi akan dikategorikan sesuai dengan pembagian tingkat depresi oleh Beck (1988) yaitu tidak depresi / depresi ringan (skor <21), ringan – sedang (skor 21-30), sedang – berat (skor 31-40), dan depresi berat (skor >40).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

D3 PER 1306594 Chapter5

D3 PER 1306594 Chapter5

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan ibu premenopause usia 40-45 tahun tentang menopause di Desa Gunung Leutik Kecamatan Ciparay berdasarkan karakteristik didapatkan hasil bahwa ibu berpengetahuan baik sebanyak 110 orang (59,5%), cukup sebanyak 23 orang (12,4%) dan kurang sebanyak 52 orang (28,1%) secara umum pengetahuan ibu pre menopause di Desa Gunung Leutik berada pada kategori pengetahuan baik.

2 Baca lebih lajut

D3 PER 1306594 Bibliography

D3 PER 1306594 Bibliography

47 Aftri Tianingsu Utami, 2016 GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRE MENOPAUSE USIA 40-45 TAHUN TENTANG MENOPAUSE BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI DESA GUNUNG LEUTIK KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN [r]

2 Baca lebih lajut

D3 PER 1306594 Title

D3 PER 1306594 Title

HALAMAN ORISINALITAS GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRE MENOPAUSE USIA 40-45 TAHUN TENTANG MENOPAUSE BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI DESA GUNUNG LEUTIK KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG [r]

4 Baca lebih lajut

Penyimpangan Pola Prevalensi Hipertensi di Indonesia – Penyusulan oleh Perempuan pada Usia 28 Tahun: Masukan untuk Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Penyimpangan Pola Prevalensi Hipertensi di Indonesia – Penyusulan oleh Perempuan pada Usia 28 Tahun: Masukan untuk Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Artikel kebijakan ini bertujuan memberi masukan perbaikan program pencegahan dan penanganan hipertensi di puskesmas dan masyarakat. Riskesdas 2010 dan 2013 menunjukkan fenomena yang berbeda dengan negara lain. Prevalensi hipertensi perempuan pre menopause lebih tinggi dibandingkan lelaki. Tujuan analisa untuk melakukan eksplorasi faktor risiko yang menyebabkan terjadinya penyusulan prevalensi hipertensi pada usia relatif muda. Usia, indeks massa tubuh, distress emosional , jenis kelamin dan penggunaan kontrasepsi merupakan faktor kontributor yang dianalisa. Hasil menunjukkan usia merupakanmerupakan kontributor tertinggi terjadinya hipertensi. Prevalensi hipertensi perempuan non pengguna kontrasepsi tidak berbeda dengan lelaki, sedangkan pengguna kontrasepsi hormonal memiliki risiko lebih tinggi terhadap hipertensi dibanding pengguna kontrasepsi non hormonal. Hasil analisa belum dapat secara konklusif memperoleh faktor risiko yang menyebabkan terjadinya penyusulan dini hipertensi perempuan. Namun diduga terkait dengan penggunaan kontrasepsi hormonal dan lebih tingginya prevalensi faktor risiko hipertensi.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA IBU-IBU PREMENOPAUSE DI PEDUKUHAN DAHROMO 1 SEGOROYOSO PLERET BANTUL YOGYAKARTA 2010 - DIGILIB UNISAYOGYA

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA IBU-IBU PREMENOPAUSE DI PEDUKUHAN DAHROMO 1 SEGOROYOSO PLERET BANTUL YOGYAKARTA 2010 - DIGILIB UNISAYOGYA

Abstract:This research is aiming to seek the influence of counselling towards the level of anxiety of pre menopause women in Dahromo 1 Rural Segoroyoso Pleret Bantul Yogyakarta in 2010 in facing menopause.The research utilizes non equivalent control group experimental design method. The numbers of samples in this study are 15 men for the experimental group and 14 people for the control group. Unvariate data analysis used in this study is categorizing anxiety based on T-MAS, bevariate analysis is conducted by statistical t-test. Normality of the data in this study uses Kolmogorof-Smirnov. T-test results showed a significant number of smaller Independent Sample Test where (<) 0.05 is 0.043. Therefore we can conclude that there is an influence counselling towards the level of anxiety of pre menopause women in Dahromo 1 Rural Segoroyoso Pleret Bantul Yogyakarta in 2010 in facing menopause.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

D3 PER 1306594 Abstract

D3 PER 1306594 Abstract

Setiap wanita akan mengalami menopause dalam siklus kehidupannya. Perubahan yang mencolok dalam masa menopause terlihat dalam perubahan fisik dan psikologis. Perubahan fisik bila tidak ditangani dengan tepat akan mengakibatkan kecemasan dan stress pada wanita. Menopause adalah suatu masa peralihan dalam kehidupan wanita yang menunjukan bahwa ovarium telah berhenti menghasilkan sel telur, aktivitas menstruasi berkurang dan akhirnya berhenti, serta pembentukan hormon wanita (estrogen dan progesteron) yang berkurang. Menopause terjadi karena perubahan hormonal dalam tubuh. Pengetahuan wanita yang kurang tentang menopause akan menyebabkan berbagai keluhan wanita dalam menghadapi menopause. Dampak dari menopause akan mengakibatkan penyakit seperti osteoporosis. Hal ini akan mengurangi tingkat kesejahteraan hidup wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan ibu pre menopause usia 40-45 tahun tentang menopause berdasarkan karakteristik di Desa Gunung Leutik Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan teknik pengambilan sample menggunakan cluster random sampling dengan jumlah sample sebanyak 185 orang. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik 110 orang (59,5%), cukup 23 orang (12,4%) dan kurang 52 orang (28,1%) maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu pre menopause di Desa Gunung Leutik berpengetahuan baik. Dengan baiknya pengetahuan ibu pre menopause tentang menopause diharapkan ibu siap dalam menghadapi menopause. Rekomendasi pada penelitian ini ditujukan kepada bidan desa dan kader agar lebih meningkatkan pengetahuan tentang menopause dan mengikuti penyuluhan kesehatan, pelatihan dan mengikuti bimbingan konseling yang dijadwalkan secara berkala kepada ibu-ibu yang ada di Desa Gunung Leutik.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PREMENOPAUSE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA IBU PREMENOPAUSE DI DUSUN CAMBAHAN NOGOTIRTO GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PREMENOPAUSE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP

PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PREMENOPAUSE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA IBU PREMENOPAUSE DI DUSUN CAMBAHAN NOGOTIRTO GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PREMENOPAUSE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP

Banyak perempuan premenopause mengeluh bahwa dengan datangnya premenopause mereka akan menjadi pencemas, mereka cemas menjelang berakhirnya masa reproduksinya dan menyadari dirinya akan menjadi tua yang berarti kecantikannya akan memudar dan fungsi organ tubuhnya akan menurun sehingga menghilangkan kebanggaanya sebagai perempuan. Selain itu juga perempuan premenopause yang tidak mendapatkan informasi yang benar sehingga yang dibayangkannya adalah efek negatif yang akan dialami setelah memasuki masa pre menopause dan menopause (Proverawati A dan Sulistyawati E, 2010). Dibutuhkan pengetahuan sejak dini untuk dapat mengubah persepsi, meningkatkan pengetahuan, serta sikap masyarakat tentang premenopause.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

MENOPAUSE  DAN PERMASALAHANNYA

MENOPAUSE DAN PERMASALAHANNYA

Bagi wanita yang tidak mempunyai anak, atau tidak menikah , menopause berarti pudarnya harapan untuk menunaikan tugas kewanitaannya. Sebetulnya dalam menopause libido masih tetap ada, kecuali apabila sebaliknya yang diingini. Jadi kehidupan seksual suami istri dapat berlangsung terus dalam menopause, bahkan frekuensi coitus dapat meningkat bagi pasangan-pasangan tertentu. Kesulitan lain adalah bahwa masa klimakterium dan menopause sering merupakan masa kegoncangan (stress) dalam kehidupan berkeluarga. Anak-anak mencapai usia pubertas dengan segala konsekuensinya yang dapat menyebabkan rasa cemas dan kecewa pada orang tua, dan pula pengeluaran-pengeluaran bertambah oleh karena itu tidak mengherankan bahwa banyak wanita dalam usia 40 tahun sering mengalami berbagai macam keluhan dan penyakit.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

MENOPAUSE DAN PERMASALAHANNYA | Karya Tulis Ilmiah

MENOPAUSE DAN PERMASALAHANNYA | Karya Tulis Ilmiah

Gejala pokoknya adalah nyeri waktu bersetubuh sebagai akibat vagina yang kering (peradangan akan menambah rasa nyeri). Hal ini dapat dicegah dengan penggunaan bahan-bahan pelumas (lubrikan) seperti “baby cream/oil”, jelly, dsb. Apabila perlu dengan tambahan salep/krim antibiotik dan secara selektif krim estrogen atau krim testoteron 1-2%. Suatu studi menunjukan bahwa wanita yang seksual aktif sampai umur tua mengalami perlambatan proses pengeringan vagina sehingga disarankan untuk terus aktif secara seksual agar fungsi vagina dapat dipertahankan sesudah menopause.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Hubungan Karakteristik Ibu Menopause Dengan Adaptasi Menopause Di Desa Cimenyan Tahun 2015.

Hubungan Karakteristik Ibu Menopause Dengan Adaptasi Menopause Di Desa Cimenyan Tahun 2015.

Indonesia menjadi lima besar lanjut usia terbanyak di dunia dengan jumlah sesuai sensus penduduk 2010 berjumlah 18,1 juta jiwa, pada tahun 2030 diperkirakan akan mencapai 36 juta. Paradigma gejala menopause mengalami perubahan dari dahulu sampai sekarang.Temuan terbaru mengenai gejala menopause, seperti depresi dianggap bukan suatu gejala menopause yang umum terjadi. Oleh karena itu, perbedaan pengalaman gejala menopause dari berbagai negara menunjukkan pentingnya penelitian lebih lanjut dengan pemahaman tentang gejala menopause di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui bagaimana hubungan karakteristik ibu menopause dengan adaptasi menopause di Desa Cimenyan tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik, bersifat deskriptif dengan studi cross sectional untuk melihat hubungan anatara variabel dependen dengan variabel independen yang diukur secara bersamaan. Dengan jumlah populasi 1200 maka jumlah sampel yang didapat adalah 93 responden. Sampel diambil dengan cara simple random sampling.. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu korelasi rank Spearman. Penelitian dilakukan di Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat. Waktu Penelitian dilakukan bulan September 2015. Hasil penelitian kuantitatif yaitu Adaptasi menopause di Desa Cimenyan tergolong kategori ringan. Sebagian besar Ibu menopause di Desa Cimenyan mengalami menarche pada usia normal. Sebagian besar ibu menopause di Desa cimenyan multipara. Sebagian besar Ibu menopause di Desa Cimenyan perpendidikan SD. Sebagian besar ibu menopause di Desa Cimenyan tidak bekerja. Mayoritas ibu menopause di Desa Cimenyan mengalami menopause yang tergolong normal. Tidak ada hubungan antara menarche dengan adaptasi menopause. Tidak ada hubungan antara paritas dengan adaptasi menopause. Tidak ada hubungan antara pendidikan dengan adaptasi menopause. Ada hubungan antara pekerjaan dengan adaptasi menopause. Tidak ada hubungan antara usia menopause dengan adaptasi menopause.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perbandingan Kadar Saliva 17 Beta Estradiol    Pada Wanita Menopause Dengan Keluhan Dan Tanpa Keluhan Di RSUP H. Adam Malik Dan RS. Jejaring FK USU Medan

Perbandingan Kadar Saliva 17 Beta Estradiol Pada Wanita Menopause Dengan Keluhan Dan Tanpa Keluhan Di RSUP H. Adam Malik Dan RS. Jejaring FK USU Medan

Pengantar Estrogen dikenal untuk mengatur pertumbuhan sel, diferensiasi dan fungsi dalam reproduksi serta tidak masa reproduksi jaringan. Efek estrogen dimediasi oleh reseptor estrogen (ER), dan dua subtipe yang berbeda dari ERs telah diidentifikasi, yaitu ER (Hijau et al. 1986,Greene et al. 1986) dan ER (Kuiper et al. 1996). Meskipun ERs dinyatakan dalam banyak jaringan yang berbeda, jaringan individu berbeda secara dramatis dalam ekspresi mereka dua subtipe. ER diekspresikan terutama dijaringan estrogen, seperti kelenjar susu dan endometrium. Sebaliknya, ER terutama dinyatakan dalam jaringan yang hanya baru-baru telah diidentifikasi sebagai target untuk estrogen - misalnya, dalam kolon dan prostat epitel. Hormon steroid seks tampaknya memberikan peran penting dalam fisiologi rongga mulut manusia. Sejumlah studi menunjukkan bahwa jaringan lunak mulut sensitif terhadap perubahan kadar steroid perempuan. Estrogen juga dikenal untuk memodulasi pematangan epitel pada organ target klasik, dan sama, penurunan kadar estrogen selama menopause adalah diduga mempengaruhi proses pematangan epitel mulut, mengarah menjadi tipis, epitel atrofi rentan terhadap inflamasi perubahan. Secara klinis, wanita menopause mungkin menunjukkan gejala ketidaknyamanan berbicara ditandai dengan sensasi terbakar, sensasi mulut kering dan penurunan sekresi air liur.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Perbedaan Sikap Terhadap Menopause Pada Wanita Yang Bekerja Dan Tidak Bekerja

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Perbedaan Sikap Terhadap Menopause Pada Wanita Yang Bekerja Dan Tidak Bekerja

Namun, beberapa wanita yang bekerja juga merasakan hal yang negatif terhadap menopause. Wanita menopause yang bekerja memiliki peran ganda sebagai seorang istri, ibu rumah tangga, menjalankan tugas reproduksi, anggota masyarakat, dan pencari nafkah, sehingga dalam menjalankan peran tersebut sering mengalami stres (Astrini, 2001). Diantara wanita bekerja yang mengalami kesulitan saat bekerja dapat mengalami gejala yang berat. Stres juga dapat timbul karena hot flashes yang sering muncul. Pada beberapa wanita bekerja, hal ini menimbulkan gangguan produktifitas dan rasa malu, karena tubuh secara mendadak menghasilkan sensasi panas disertai dengan kulit kemerahan pada wajah dan kulit kepala untuk beberapa saat dan keringat yang berlebihan (Ballard, 2003). Berikut penuturan A yang sedang menjalani pekerjaan saat menopause :
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Gejala Menopause terhadap Kualitas Hidup Wanita Menopause.

Pengaruh Gejala Menopause terhadap Kualitas Hidup Wanita Menopause.

Gejala yang paling mengganggu untuk wanita selama menopause sangat penting untuk ditindaklanjuti. Sebuah studi di Iran, menyatakan bahwa gejala menopause bervariasi tergantung pada budaya, gaya hidup dan faktor fisik faktor. Dalam studi tersebut dilaporkan terdapat gejala menopauseyang paling sering muncul yaitu gejala psikologis, somatik dan seksual. Gejalamenopauseseperti mood swing, masalah seksual, masalah tidur, pelupa, sering kencingmemiliki dampak negatif pada kualitas hidupyang kurang mendapat perhatian. 16

15 Baca lebih lajut

Show all 4432 documents...