predicate crime

Top PDF predicate crime:

PROVING MONEY LAUNDERING CRIME WITHOUT ACCUSATION OF PREDICATE CRIME

PROVING MONEY LAUNDERING CRIME WITHOUT ACCUSATION OF PREDICATE CRIME

In the accusation of Court Decision Number 57/PID. SUS/2014/PN.SLR, the prosecutor filed the accusation with the article of money laundering crime without referring to the article on the predicate crime, as regulated in Article 2 of Law on Money Laundering Crime. Such matters affect the judges in proving the elements of money laundering crime known or reasonably suspected to be the result of a predicate crime. Issues of interest to review in the analysis are: 1) why does determining the form of the accusation play important role in the money laundering crime? and 2) how does the judge prove the element of money laundering crime if the predicate crime is not accused? To analyse these problems, the juridical-normative method with legislative and conceptual approaches was used in this analysis. The accusation form determination in money laundering crime becomes the basis for the judge to determine the proof system in proving the element. With the precise proof the judge can prove the element of money laundering crime. It is therefore vey important to precisely write the accusation letter in the money laundering crime. However in proving the money laundering crime the predicate crime should be proved first.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Tindak Pidana Narkoba Sebagai Predicate Crime On Money Laundering

Analisis Yuridis Tindak Pidana Narkoba Sebagai Predicate Crime On Money Laundering

Kelemahan pemberantasan tindak pidana narkoba oleh criminal justice sytem khususnya Polri untuk memita pertanggungjawaban pelaku yang mendanai kegiatan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang tanpa izin disebabkan oleh sistem pertanggungjawaban pelaku yang dianut oleh KUH Pidana terutama menyangkut adanya prinsip pertanggungjawaban pidana yang dianut oleh KUH Pidana bahwa pada dasarnya yang dapat diminta pertanggungjawabkan adalah kepada diri seseorang pelaku tindak pidana yang harus memenuhi 4 (empat) persyaratan sebagai berikut: Pertama, ada suatu tindakan (commission atau ommission) oleh si pelaku. Kedua, yang memenuhi rumusan-rumusan delik dalam undang-undang. Ketiga, tindakan itu bersifat “melawan hukum” atau unlawful serta pelakunya harus dapat dipertanggungjawabkan. Di samping itu, kelemahan pada proses pembuktian tindak pidana Narkoba sebagai predicate crime, misalnya rendahnya penanganan kasus money laundering dengan menempatkan tindak pidana Narkoba sebagai predicate crime disebabkan terbatasnya penyidik Polri yang menangani kasus ini, selain itu penyidikan TPPU membutuhkan dana besar, lagi pula cepatnya transaksi keuangan membuat terbentur dengan waktu. Contohnya, transaksi keuangan yang mencurigakan dari Pemantau Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dilakukan penyidikan kemudian berkas dikirim ke Jaksa, sesampai di meja Jaksa berkas dikembalikan dengan isyarat agar dipenuhi terlebih dahulu predicat crime (tindak pidana aslinya yakni Narkoba), padahal untuk menentukan dan memproses tindak pidana asal memerlukan koordinasi lebih lanjut, baik tehnis, waktu serta dana.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

ANALISIS PENEGAKAN HUKUM KORUPSI SEBAGAI PREDICATE CRIME DALAM TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

ANALISIS PENEGAKAN HUKUM KORUPSI SEBAGAI PREDICATE CRIME DALAM TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

asalnya, seperti korupsi, namun rezim anti pencucian uang (AML Regime) dihampir seluruh negara menempatkan TPPU sebagai suatu kejahatan yang tidak tergantung pada kejahatan asalnya dalam hal akan dilakukannya proses penyidikan TPPU. Tindak pidana yang berdiri sendiri ini tidak bersifat absolut artinya kemandiriannya dapat dilaksanakan pada proses awal penanganan perkara TPPU yang apabila sudah sampai pada pembuktian di sidang pengadilan maka seluruh unsur TPPU harus dibutikan. Salah satu unsur tersebut adalah “ diketahui atau patut diduga bahwa Harta Kekayaan berasal dari hasil tindak pidana ” , begitu unsur ini tidak terbukti atau tindak pidana asalnya tidak terbukti, tidaklah serta merta pembuktian TPPU tidak terbukti karena masih ada hal yang harus diperhatikan bahwa terdapat kewajiban terdakwa untuk membuktikan bahwa harta kekayaannya berasal dari kegiatan yang sah yaitu pembalikan beban pembuktian (reverse burden of proof). Apabila terdakwa tidak mampu membuktikan asal-usul harta kekayaannya, maka tetap saja unsur “ diketahui atau patut diduga bahwa Harta Kekayaan berasal dari hasil tindak pidana ” dinyatakan tetap terbukti meskipun tindak pidana asal (predicate crime) dari TPPU tidak terbukti. Dengan kata lain, tidak terbuktinya tindak pidana asal tidak akan menghalangi proses hukum atas TPPU.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Kejahatan Perdagangan Anak Sebagai Predicate Crime Dalam Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang

Kejahatan Perdagangan Anak Sebagai Predicate Crime Dalam Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang

Pencucian Uang Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 yaitu: Pencucian uang adalah perbuatan menempatkan, mentransfer, membayarkan, membelanjakan, menghibahka[r]

136 Baca lebih lajut

Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Perpajakan Melalui Penerapan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Perpajakan Melalui Penerapan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Pelaku kejahatan sebelum melakukan pencucian uang, terlebih dahulu melakukan suatu tindak pidana tertentu misalnya tindak pidana asal predicate crime yang terdiri dari 26 dua puluh ena[r]

151 Baca lebih lajut

Training & Wrokshop Action Plan & Pelaporan APU PPT bagi BPR – Perbarindo

Training & Wrokshop Action Plan & Pelaporan APU PPT bagi BPR – Perbarindo

Researcher on Strategic Analysis and Typology of Money Laundering and Predicate Crime Educational Background Master Degree Accounting University of Indonesia, Jakarta Bachelor of E[r]

2 Baca lebih lajut

Melaka Crime Visualisation Application.

Melaka Crime Visualisation Application.

This project is to create a system that can help people to get information about crime statistic. Maybe there are some websites or application that already prepared to give information about crime but this new application is to deliver information better and easy to understand. This new application will be created containing map, chart and other visualization of data which can be understand better than text or other type of data presentation.

24 Baca lebih lajut

Parenting and Children Crime

Parenting and Children Crime

There are some factors that can drive a child to commit a crime, such as weakness of education and controlling, also prompt nurturing from the parents. Putting moral lesson in every stage of child’s education is one of many ways to minimize the number of criminality. The writer said, organizing a nation behavior is not sufficient to be done only in formal education, but also have to done in non-formal education, such as in family. Family, especially parents are the most important role on child’s growth. Before going to be parents, they supposed to learn about parenting. So that when they have children they know how to fulfil the necessary of children and also the rights of them. According to CRC (Convention on The Rights of The Child), parents have a big responsibility of their children, as stated in articles number 5 “Governments should respect the rights and responsibilities of families to direct and guide their children so that, as they grow, they learn to use their rights properly. Helping children to understand their rights does not mean pushing them to make choices with consequences that they are too young to handle. Article 5 encourages parents to deal with rights issues "in a manner consistent with the evolving capacities of the child". The Convention does not take responsibility for children away from their parents and give more authority to governments. It does place on governments the responsibility to protect and assist families in fulfilling their essential role as nurturers of children.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

KEJAHATAN TINGKAT TINGGI | Galih | Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 423 1741 1 PB

KEJAHATAN TINGKAT TINGGI | Galih | Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 423 1741 1 PB

Pada tindak pidana biasa “pelakunya tidak tergolong kelompok intelektual mereka termasuk orang kebanyakan yang tidak memiliki jabatan tertentu dalam pemerintahan maupun dalam badan usaha. Penggunaan hasil kejahatan yang termasuk white collar crime biasanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sekunder seperti, mobil mewah, rumah mewah membeli barang-barang lux, investasi tanah, disimpan diBank dalam negeri maupun luar negeri, dan lain-lain. Sedang pada kejahatan biasa hasil yang diperoleh biasanya hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan primer seperti makan, minum, serta kebutuhan biologis lainnya. (ejurnal.esaunggul.ac.id)
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Penegakan Hukum terhadap Cyber Crime di

Penegakan Hukum terhadap Cyber Crime di

Salah satu contoh kasus kejahatan cyber crime adalah pemblokiran ISP Indonesia oleh komunitas Merchants International di tahun 2004. Sebagai pembenarannya, banyak ISP Indonesia diblokir oleh komunitas tersebut dan semua pengguna (user) di Indonesia termasuk warga negara asing yang memegang kartu kredit tidak boleh melakukan transaksi secara online. Jadi yang diblokir bukan kartu kredit di Indonesia melainkan IP (Internet Provider) negara Indonesia, yang mana penolakan transaksi online lewat kartu kredit melalui IP Indonesia seperti Netzo.com, Amazone.com dan beberapa lainnya, praktis tidak dapat diterima oleh jaringan jual beli secara online. Hal ini disebabkan prosesnya yang telah atau sedang menghadapi kerentanan akibat kriminalitas.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Discrrete mathematics for Computer Science 08QLogic

Discrrete mathematics for Computer Science 08QLogic

Logic with quantifiers aka First-Order Logic Predicate Logic Quantificational Logic.[r]

9 Baca lebih lajut

886 Sams Teach Yourself Core Data for Mac and iOS in 24 Hours, 2nd Edition

886 Sams Teach Yourself Core Data for Mac and iOS in 24 Hours, 2nd Edition

Creating a Fetch Request and Predicate with Xcode 183 LISTING 10.1 Use a Predicate Template with Hard-Coded Data // get the data model -- perhaps from the persistent store coordinator [r]

480 Baca lebih lajut

Introduction to Cyber Crime

Introduction to Cyber Crime

Cyber crime is an evil having its origin in the growing dependence on computers in modern life. In a day and age when everything from microwave ovens and refrigerators to nuclear power plants is being run on computers, cyber crime has assumed rather sinister implications. Major cyber crimes in the recent past include the Citibank rip off. US $ 10 million were fraudulently transferred out of the bank and into a bank account in Switzerland. A Russian hacker group led by Vladimir Kevin, a renowned hacker, perpetrated the attack. The group compromised the bank's security systems. Vladimir was allegedly using his office computer at AO Saturn, a computer firm in St. Petersburg, Russia, to break into Citibank computers. He was finally arrested on Heathrow airport on his way to Switzerland
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KONSEP DAN PENGERTIAN CYBER CRIME

KONSEP DAN PENGERTIAN CYBER CRIME

Jika dilihat dari penyebabnya, penyimpangan perilaku cyber crime bisa dimasukkan dalam kaitannya dengan proses belajar. Hal tersebut sangat sesuai dengan teori proses belajar yang menyatakan bahwa suatu penyimpangan perilaku dapat terjadi melalui proses belajar dengan sosialisasi nilai-nilai atau norma-norma yang menyimpang. Dalam kaitannya dengan contoh kasus diatas, seseorang dapat melakukan haccking terhadap situs resmi pihak kepolisian pastilah melalui proses belajar terlebih dahulu. Sebeb tidak mungkin seseorang bisa melakukan tindakan haccking tanpa adanya ilmu atau pengalaman yang pernah ia dapatkan baik melalui sosialisasi secara langsung (dengan diajarkan oleh seseorang secara langsung) maupun dengan sosialisasi tidak langsung (dengan melihat orang lain kemudian mencontohnya, ataupun dengan membaca buku-buku / artikel-artikel riteratur yang ditulis oleh orang lain).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

THE IMPLEMENTATION OF ADDITIONAL CRIMINAL CHARGES OF CORPORATE CRIME LIABLITY IN ENVIRONMENTAL CRIME

THE IMPLEMENTATION OF ADDITIONAL CRIMINAL CHARGES OF CORPORATE CRIME LIABLITY IN ENVIRONMENTAL CRIME

Kedua , pasca Perang Dunia I. Pada tahap ini dalam undang-undang telah ditentukan bahwa suatu perbuatan pidana dapat dilakukan oleh korporasi namun tanggung jawab untuk itu masih menjadi beban dari pengurus atau anggota pimpinan dari badan hukum tersebut. Ketiga , pada waktu dan sesudah Perang Dunia II, tanggung jawab pidana langsung dari korporasi dianut juga. Secara kumulatif korporasi dipertanggungjawabkan menurut hukum pidana, di samping mereka yang memberi perintah atau memimpin secara nyata telah berperan dalam perbuatan pidana itu. Apabila kita memperhatikan narasi pengakuan korporasi sebagai subjek hukum pidana, berikut tahapan pertanggungjawabannya yang dikemukakan oleh Schaffmeister, Keijzer, & Sutorius tersebut, sekilas kita dapat menyimpulkan bahwa korporasi dapat melakukan kejahatan. Dikatakan demikian karena ia mulai diakui sebagai subjek hukum sehingga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Pertanyaan kemudian adalah apakah kejahatan korporasi itu? Simpson (2005: 6), mengatakan: corporate crime is type of white collar crime . Demikian pula Braithwaite (1984: 6), mengatakan bahwa corporate crime is the conduct of a corporation, or of employees acting on behalf of a corporation, which is prescribed and punishible by law .
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Prediksi Kerawanan Wilayah Terhadap Tindak Pencurian Sepeda Motor Menggunakan Metode (S)ARIMA Dan CART | Utomo | IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) 16643 57655 1 PB

Prediksi Kerawanan Wilayah Terhadap Tindak Pencurian Sepeda Motor Menggunakan Metode (S)ARIMA Dan CART | Utomo | IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) 16643 57655 1 PB

Pada penelitian ini dilakukan kombinasi menggunakan metode ( Seasonal ) ARIMA dan klasifikasi decision tree CART untuk memprediksi kerawanan wilayah terhadap tindak pencurian sepeda motor. Pada penelitian ini, metode ( Seasonal ) ARIMA digunakan untuk melakukan prediksi terhadap data berkala ( time series ) untuk variabel jumlah kasus, kendaraan, penduduk dan pengangguran serta angkatan kerja. Hasil dari prediksi tersebut kemudian dihitung ke dalam indeks kasus, autho-theft rate , crime rate, crime index, kepadatan penduduk, dan indeks pengangguran yang digunakan untuk proses klasifikasi decision tree CART untuk menentukan atau memprediksi kerawanan suatu wilayah terhadap tindak pidana pencurian sepeda motor.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HACKING di DUNIA CYBER crime

HACKING di DUNIA CYBER crime

Namun keindahan internet tidak seindah namanya yang dijanjikan dapat memberikan berbagai informasi yang ada di belahan dunia manapun, karena berbagai kejahatan yang ada di kehidupan nyata ternyata lebih banyak ditemukan didunia internet. Kejahatan di internet ini populer dengan nama cyber crime seperti Pencurian terhadap data,Akses terhadap jaringan internal,Perubahan terhadap data-data penting,Pencurian informasi dan berujung pada penjualan informasi.

11 Baca lebih lajut

Tinjauan Regulasi tentang Cyber Crime

Tinjauan Regulasi tentang Cyber Crime

Daftar beberapa kasus Cybercrime di Indonesia:  Pembobolan kartu Kredit melalui Internet yang dilakukan oleh Petrus Pangkur dengan hukuman 1 tahun penjara karena melakukan penipua[r]

28 Baca lebih lajut

Apa itu cyber crime Psikologi

Apa itu cyber crime Psikologi

Pertumbuhan dan Perkembangan Pertumbuhan dan Perkembangan  Pertumbuhan adalah suatu proses Pertumbuhan adalah suatu proses perubahan dalam rentangan waktu perubahan dalam rentangan w[r]

8 Baca lebih lajut

Show all 472 documents...