prestasi belajar kimia

Top PDF prestasi belajar kimia:

Pengaruh Keaktifan Siswa pada Metode Pembelajaran Kuantum terhadap Prestasi Belajar Kimia Dasar I Kelas X Pokok Bahasan Kimia Koloid di SMK Kimia Industri Theresiana Semarang Tahun Ajaran 2004/2005.

Pengaruh Keaktifan Siswa pada Metode Pembelajaran Kuantum terhadap Prestasi Belajar Kimia Dasar I Kelas X Pokok Bahasan Kimia Koloid di SMK Kimia Industri Theresiana Semarang Tahun Ajaran 2004/2005.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh keaktifan siswa dalam pembelajaran kuantum terhadap prestasi belajar kimia pokok bahasan kimia koloid pada siswa Kelas X SMK Kimia Industri Theresiana Semarang Tahun Pelajaran 2004/2005, terbukti dari hasil analisis regresi diperoleh F hitung = 458,43

1 Baca lebih lajut

Hubungan antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru Kimia dan Motivasi Akademik dengan Prestasi Belajar Kimia - Ubaya Repository

Hubungan antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru Kimia dan Motivasi Akademik dengan Prestasi Belajar Kimia - Ubaya Repository

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang dirasakan sulit oleh siswa SMA, hal ini dibuktikan dari belum tercapainya nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Secara teori diperkirakan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi guru Kimia dan motivasi akademik berhubungan terhadap prestasi belajar Kimia siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi siswa terhadap kompetensi guru Kimia dan motivasi akademik dengan prestasi belajar Kimia.

1 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN MEDIA LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN AWAL (Studi Prestasi Belajar Kimia Kompetensi Dasar Larutan Buffer dan Hidrolisis Garam pada Siswa Kelas XI Semeste

PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN MEDIA LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUIL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN AWAL (Studi Prestasi Belajar Kimia Kompetensi Dasar Larutan Buffer dan Hidrolisis Garam pada Siswa Kelas XI Semeste

1. Tesis yang berjudul: “ Pembelajaran Kimia dengan Model Inkuiri Terbimbing Menggunakan Media Laboratorium Riil dan Virtuil Ditinjau dari Gaya Belajar dan Kemampuan Awal (Studi Prestasi Belajar Kimia Kompetensi Dasar Larutan Buffer dan Hidrolisis Garam pada Siswa Kelas XI Semester 2 SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015) ” ini adalah karya penelitian saya sendiri dan tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang tertulis dengan acuan yang disebutkan sumbernya, baik dalam naskah karangan dan daftar pustaka. Apabila ternyata di dalam naskah tesis ini dapat dibuktikan terdapat unsur-unsur plagiasi, maka saya bersedia menerima sangsi, baik Tesis beserta gelar magister saya dibatalkan serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

Penyebab prestasi Kimia rendah menurut Marpaung (2004) yang pertama dan terutama adalah pada pembelajaran Kimia itu sendiri. Pembelajaran Kimia di sekolah pada umumnya masih bersifat menjejalkan pengetahuan ke pikiran anak. Guru-guru cenderung memindahkan pengetahuan yang dia miliki ke pikiran anak dengan bermacam-macam cara : (1) memberi tahu, (2) mengajari, (3) melatih seperti men-drill untuk menyelesaikan soal, (4) menanyakan fakta-fakta, (5) mementingkan hasil daripada proses, (6) memuji anak kalau dia bisa menjawab dengan betul dan memarahi dengan berbagai cara kalau dia menjawab salah, (7) mengajarkan materi secara urut halaman per halaman tanpa membahas keterkaitan antara konsep-konsep atau masalah. Pembelajaran Kimia di Kelas X SMA Negeri 1 Purwantoro sudah menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan menerapkan pembelajaran kooperatif, namun pelaksanaannya belum berjalan seperti yang diharapkan. Penyebabnya karena belum adanya pedoman pembelajaran kooperatif dengan metode dan penilaian yang baku, sehingga dalam pelaksanaan KTSP guru masih mencoba-coba menerapkan pembelajaran kooperatif dengan “caranya sendiri”.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2 SLEMAN.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2 SLEMAN.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar kimia antara peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Sleman yang mengikuti pembelajaran menggunakan model PBL dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Direct Instructions, jika pengetahuan awal dikendalikan secara statistik.

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA SEC (1)

PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA SEC (1)

Salah satu materi pelajaran kimia SMA kelas XI IPA semester 1 adalah materi laju reaksi, khususnya faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Biasanya guru menggunakan metode praktikum terpisah dalam menyampaikan materi tersebut, sehingga menimbulkan ketidaksinambungan pemahaman peserta didik serta kurang efektif dan efisiennya pembelajaran. Oleh karena itu, pelaksanaan praktikum terintegrasi merupakan salah satu alternatif metode pembelajaran untuk materi tersebut dan diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan praktikum terpisah. Hal tersebut diharapkan dapat memupuk sikap ilmiah dan sekaligus meningkatkan prestasi belajar kimia peserta didik.
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN SIKAP D

HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN SIKAP D

Artinya, pada tingkat keyakinan 95% hipotesis ketiga diterima yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua dan sikap disiplin belajar siswa terhadap pelajaran kimia dengan prestasi belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri se-Kota Mataram Tahun Pelajaran 2013/2014. Dengan kata lain, jika perhatian dan pengawasan orang tua terhadap anak dilakukan dengan baik, maka siswa akan tumbuh menjadi anak yang disiplin dan hal ini akan berimplikasi pada peningkatan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian Sukma (2014) yang menyimpulkan bahwa disiplin belajar dan perhatian orang tua secara bersama
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA.

Berdasarkan hasil observasi peneliti saat melaksanakan KKN-PPL di SMA Angkasa Adisutjipto Sleman, guru seringkali menggunakan model pembelajaran ekspositori saat menyampaikan materi pembelajaran kimia sehingga siswa menjadi pasif dan cenderung tidak mau menanyakan materi yang belum mereka pahami. Model pembelajaran ekspositori merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada guru dimana proses komunikasi hanya berjalan satu arah dari guru ke siswa. Kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran tersebut
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

 this  file 109 160 1 SM

this file 109 160 1 SM

dengan lingkungannya, sehingga persepsinya mudah terpengaruh oleh perubahan lingkungan. Karakteristik lain yang dimiliki siswa FD adalah cenderung menerima struktur yang sudah ada karena kurang memiliki kemampuan untuk merestrukturisasi, cenderung mengikuti tujuan yang sudah ada, cenderung bekerja dengan men- gutamakan motivasi eksternal, dan lebih tertarik pada penguatan eksternal,berupa hadiah atau dorongan lain. odel pembelajaran EEK yang pada proses pembelajarannya selalu Model embelajaran EEK secara garis besar kegiatan pembelajarannya meliputi (1) kegiatan pendahuluan yang meliputi apersepsi dan motivasi, (2) kegiatan inti yang meliputi eksplorasi, elaborasi dan konirmasi, dan (3) kegiatan penutup yang meliputi kegiatan menyimpulkan hasil pembelajaran, penilaian dan releksi, umpan balik dan tindak lanjut. Hal ini men- dorong siswa yang memiliki gaya kognitif ield dependent lebih an- tusias mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru dalam model pembelajaran EEK yang lebih banyak berperan aktif dalam pembelajaran sangat membantu siswa yang memiliki gaya kognitif ield dependent (FD). Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang di- laksanakan, yaitu siswa yang memiliki gaya kognitif FD menunjuk- kan hasil prestasi belajar kimia dan konsep diri lebih tinggi daripada siswa FD yang belajar dengan mengikuti model PBM. Implikasi ini akan terjadi di dalam pembelajaran sehingga guru harus berusaha lebih keras dalam meningkatkan prestasi belajar kimia dan konsep diri bagi siswa yang memiliki gaya kognitif FD.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS RUMAH SECARA INDIVIDUAL DENGAN MEMANFAATKAN SUMBER BELAJAR MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI DI MAN GODEAN.

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS RUMAH SECARA INDIVIDUAL DENGAN MEMANFAATKAN SUMBER BELAJAR MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI DI MAN GODEAN.

Pemberian tugas dengan memanfaatkan sumber belajar media teknologi informasi khususnya internet dapat menjadi dampak positif penggunaan internet di bidang pendidikan, melatih peserta didik untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepadanya dan juga bertanggung jawab terhadap penggunaan teknologi informasi. Disamping pemanfaatan dari kemajuan teknologi, pemberian tugas rumah berbasis media teknologi informasi ini juga masih sangat jarang diterapkan di sekolah. Penggunaan teknologi informasi digunakan sebagai bahan acuan mengerjakan tugas rumah tergolong masih sangat minim mengingat masih kurang efektif pengerjaan tugas rumah dengan memanfaatkan sumber belajar teknologi informasi karena siswa tergolong hanya copy dan paste tanpa memahami isi dari bacaan. Keberhasilan suatu proses pembelajaran disamping tugas pendidik, peserta didik turut memegang peranan dalam menentukan pencapaian tujuan pendidikan. Sebaik-baiknya penyajian materi pelajaran yang disampaikan pendidik, tetapi peserta didik tidak mempunyai perhatian dalam proses pembelajaran maka tujuan yang diharapkan sukar tercapai. Oleh sebab itu peneliti memilih judul penelitian “Pengaruh Pemberian Tugas
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langgam belajar dan kaitannya dengan prestasi belajar Kimia Anorganik 2 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNY Yogyakarta. Populasi penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa subsidi Jurusan Pendidikan Kimia UNY Yogyakarta, yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia dan Program Studi Kimia. Semua mahasiswa subsidi angkatan 2007 dari semua program studi dipilih sebagai sampel penelitian (purposive sampling). Indeks Prestasi (IP) kumulatif dan skor ujian akhir matakuliah Kimia Anorganik 2 mahasiswa subsidi Program Studi Pendidikan Kimia dan Program Studi Kimia angkatan 2007 digunakan sebagai data prestasi belajar. Dilakukan analisis kuantitatif (Uji t) pada data tersebut untuk menggambarkan perbedaan rerata prestasi belajar antar kedua kelompok mahasiswa. Dalam penelitian ini, data tentang langgam belajar dikumpulkan menggunakan PLSI. Setiap item PLSI berhubungan dengan hanya salah satu dari empat dimensi (E/I, S/N, T/F atau J/P), dan dinilai sesuai dengan kecenderungan langgam belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia cenderung menunjukkan langgam belajar ESTJ. Perbaikan dan pengembangan disain dan proses pembelajaran perlu mempertimbangkan karakteristik dimensi langgam belajar ESTJ. Kesenjangan langgam belajar dan mengajar perlu diminimalkan agar tingkat retensi mahasiswa sangat kecil dan capaian prestasi belajar maksimal. Diversifikasi strategi pembelajaran disesuaikan langgam belajar mahasiswa. Prestasi belajar sebaiknya ditentukan dengan mempertimbangkan multidomain: kognitif, afektif dan psikomotor.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN KONVENSIONAL TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MENYUKE KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT.

PERBANDINGAN PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DAN KONVENSIONAL TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MENYUKE KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT.

Menurut Ambarwati (2011:4), pada pelaksanaannya para siswa tidak dibiarkan begitu saja menganalisis hasil eksperimen namun mereka tetap mendapatkan arahan sehingga hasilnya sesuai dengan yang menjadi tujuan pembelajaran. Pendekatan inkuiri terbimbing menggunakan prinsip metode ilmiah dalam tahapannya seperti: perumusan masalah, penyusunan hipotesis, pengumpulan data, analisis data dan pembuatan simpulan. Dalam pendekatan inkuiri terbimbing, siswa dituntut untuk aktif berpikir secara mandiri dan guru hanya berperan sebagai fasilitator dan mediator. Sehingga siswa tidak dijadikan sebagai obyek belajar lagi, tetapi juga sebagai subyek dalam menerima pelajaran. Ketika siswa mulai memiliki sikap aktif dan kritis sebagai hasil dari pendekatan inkuiri ini maka hal tersebut akan motivasi siswa dalam belajar dan meningkatkan prestasi belajar pelajaran kimia.
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM KOLOID TERHADAP NILAI KARAKTER DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 7 PURWOREJO.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM KOLOID TERHADAP NILAI KARAKTER DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 7 PURWOREJO.

kegiatan belajar berlangsung, agar peserta didik mampu mengemukakan pendapat secara aktif dan mampu menarik kesimpulan dengan lebih mudah. Sebelum kegiatan demonstrasi dilaksanakan, peserta didik diberi LKPD terlebih dahulu untuk selanjutnya LKPD tersebut dapat digunakan sebagai penuntun peserta didik dalam menarik kesimpulan tentang kegiatan demonstrasi yang dilakukan. Selanjutnya, ketika kegiatan demonstrasi berlangsung, dengan didampingi peneliti, masing-masing perwakilan kelompok dipersilakan maju kedepan kelas dan melakukan kegiatan demonstrasi dengan bimbingan peneliti. Peneliti juga mendampingi anggota diskusi kelompok dalam mencatat data yang diperoleh sampai dengan kegiatan penarikan kesimpulan selama kegiatan demonstrasi berlangsung. Usai kegiatan demonstrasi, peneliti meminta salah seorang perwakilan kelompok selain yang telah melakukan demonstrasi untuk mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas. Berbeda dengan kelas eksperimen 1, selama kegiatan presentasi berlangsung, terlihat peserta didik kurang aktif dalam bertanya, menyanggah maupun memberikan masukan pada kelompok yang sedang melakukan presentasi. Pada dasarnya, peserta didik terlihat antusias baik saat kegiatan penyampaian materi, saat berdiskusi, saat melakukan, memperhatikan, hingga mempresentasikan hasil diskusi mengenai kegiatan demonstrasi tentang pemahaman terhadap sistem koloid beserta sifat- sifatnya, hanya saja beberapa peserta didik masih terlihat ragu dalam bertanya maupun dalam berpendapat.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN METODE PRAKTIKUM YANG DILENGKAPI DENGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DAN DIAGRAM VEE DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI KELAS VII SEMESTER GEN

PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN METODE PRAKTIKUM YANG DILENGKAPI DENGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DAN DIAGRAM VEE DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI POKOK PERUBAHAN MATERI KELAS VII SEMESTER GEN

Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) pengaruh pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi, 2) pengaruh sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi, dan 3) interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian desain faktorial 2x2. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VII di MTs Negeri 1 Surakarta. Analisis data menggunakan Anava Dua Jalan Sel Tak Sama. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) ada pengaruh pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee terhadap prestasi belajar siswa yaitu mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, 2) ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok perubahan materi yaitu mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, 3) tidak ada interaksi antara pembelajaran kimia melalui pendekatan CTL dengan metode praktikum yang dilengkapi dengan LKS dan Diagram Vee dengan sikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa pada materi pokok perubahan materi. Kata kunci: Pendekatan CTL, sikap ilmiah, LKS dan Diagram Vee, prestasi belajar siswa,
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Konsep Diri Dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Jurusan Akuntansi Kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Ajaran 2010/2011.

PENDAHULUAN Pengaruh Konsep Diri Dan Kebiasaan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Jurusan Akuntansi Kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Tahun Ajaran 2010/2011.

Dalam KTSP siswa dituntut adanya semangat dan dorongan untuk belajar dengan lebih aktif dan inovatif. Bila dilihat dari kenyataan hasil prestasi belajar mata pelajaran akuntansi di tingkat SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara saat ini belum mencapai hasil yang optimal. Dalam proses belajar mengajar pasti terdapat beberapa kelemahan yang mempengaruhi hasil belajar siswa tersebut. Dari hasil observasi diketahui bahwa dalam proses pembelajaran siswa kelas XI Jurusan Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara tahun ajaran 2010/2011 ditemukan kelemahan-kelemahan siswa yaitu: siswa kurang memperhatikan, kurang terfokus, dan kurangnya kesadaran siswa dalam pembelajaran akuntansi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MASALAH DENGAN METODE PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ALAT LABORATORIUM | Saputri | Inkuiri 3824 8456 1 SM

PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MASALAH DENGAN METODE PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ALAT LABORATORIUM | Saputri | Inkuiri 3824 8456 1 SM

Dalam penelitian ini digunakan pembelajaran kimia berbasis masalah dengan metode proyek dan eksperimen. Bilgin (2009) menyatakan bahwa tujuan pembelajaran berbasis masalah adalah menjadikan siswa berfikir lebih aktif dalam belajar dan tidak hanya memperoleh pengetahuan dari guru. Beberapa tahapan dalam pembelajaran berbasis masalah dimulai dengan pemberian masalah pada siswa, mengorganisasikan siswa untuk meneliti, memberikan kesempatan siswa melakukan investigasi, pada tahapan proses investigasi inilah digunakan metode proyek dan metode eksperimen, tahap selanjutnya adalah penyajikan hasil karya dan yang terakhir adalah menganalisis, mengevaluasi, serta menarik kesimpulan dari proses penyelesaian masalah yang telah dilakukan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN METODE PROBLEM POSING DAN PEMBERIAN TUGAS DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS DAN KREATIVITAS SISWA.

PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN METODE PROBLEM POSING DAN PEMBERIAN TUGAS DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS DAN KREATIVITAS SISWA.

dari pemberian tugas ini adalah resitasi yang berarti melaporkan atau menyajikan kembali tugas yang telah dikerjakan atau dipelajari. Selain metode pembelajaran, faktor internal siswa seperti kemampuan berpikir analisis dan kreativitas dapat mempengaruhi keberhasilan belajar siswa namun kenyataannya belum menjadi perhatianguru. Kemampuan berpikir analisis dan kreativitas perlu diperhatikan karena berhubungan langsung dengan karakteristik materi dan metode pembelajaran yang digunakan. Kemampuan berpikir analisis sangat mempengaruhi pembentukan sistem konseptual siswa. Pembelajaran dengan mengutamakan kemampuan berpikir analisis mampu mendukung tercapainya prestasi belajar yang lebih tinggi. Proses pembelajaran pada hakekatnya adalah untuk mengembangkan aktifitas dan kreativitas melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar. Menurut Uzer Usman dan Setiawati (1993: 11-12) “Dalam kegiatan belajar mengajar anak golongan kreatif lebih mampu menemukan masalah-masalah mampu memecahkan pula, sehingga guru perlu memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak kreatif sehingga bakat dan minat dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya”.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MASALAH DENGAN METODE PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ALAT LABORATORIUM | Ayu Saputri | Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika 5537 11861 1 SM

PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MASALAH DENGAN METODE PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN ALAT LABORATORIUM | Ayu Saputri | Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika 5537 11861 1 SM

Mata pelajaran kimia oleh sebagian siswa masih dianggap sebagai pelajaran yang sulit dipahami. Hal ini disebabkan banyak konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak dan merupakan mata pelajaran yang secara khusus baru dipelajari pada tingkat SMA/MA. Materi kimia khusunya laju reaksi merupakan materi yang di dalamnya banyak terdapat pembuktian-pembuktian teori secara laboratoris dan ada beberapa konsep yang dapat dianalogikan dalam kehidupan sehari- hari. Hal ini merupakan tantangan bagi pengajar untuk menentukan model pembelajaran yang tepat agar indikator pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs AL HUDA BANDUNG TULUNGAGUNG PADA MATERI BANGUN RUANG TAHUN AJARAN 2010 2011 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB II SEPTA REVISI

PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MTs AL HUDA BANDUNG TULUNGAGUNG PADA MATERI BANGUN RUANG TAHUN AJARAN 2010 2011 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB II SEPTA REVISI

Proses pembelajaran merupakan suatu proses kegiatan interaksi antara dua unsur manusiawi, yakni siswa sebagai pihak yang belajar dan guru sebagai pihak yang mengajar, dengan siswa sebagai subjek pokoknya. Dalam interaksi belajar mengajar seorang guru harus berusaha menghidupkan dan memberikan motivasi agar terjadi proses interaksi yang kondusif. Kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan yang paling penting dari proses pendidikan. Hal ini berarti berhasil atau gagalnya pencapaian tujuan pendidikan tergantung pada proses belajar yang dialami siswa, baik ketika ia berada di sekolah maupun di lingkungan rumah atau keluarganya sendiri. Sebelum membahas proses belajar mengajar matematika berikut diuraikan tentang definisi belajar matematika dan mengajar matematika.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN KESTABILAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN

HUBUNGAN KESTABILAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN

Nasution (2006) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah penguasaan seseorang terhadap pengetahuan atau keterampilan tertentu dalam suatu mata pelajaran yang lazim diperoleh dari nilai tes atau angka yang diberikan guru. Bila angka yang diberikan guru rendah, maka prestasi seseorang dianggap rendah. Bila angka yang diberikan guru tinggi, maka prestasi seorang siswa dianggap tinggi sekaligus dianggap sebagai siswa yang sukses dalam belajar. Ini berarti prestasi belajar menuju kepada optimal dari kegiatan belajar, hal senada diungkapkan oleh Woodworth dan Marquis bahwa prestasi belajar adalah kemampuan aktual yang dapat diukur secara langsung dengan menggunakan tes (Arifuddin, 2009).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...