Prestasi Belajar Siswa

Top PDF Prestasi Belajar Siswa:

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMKN 40 JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMKN 40 JAKARTA - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Kebiasaan belajar siswa merupakan factor yang juga dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kebiasaan belajar adalah suatu cara yang dimiliki oleh setiap siswa ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung dan berhubungan dengan bagaimana dan cara serta kondisi belajar yang diinginkan siswa tersebut dalam mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi. Jadi kebiasaan belajar yang dilakukan oleh seorang siswa adalah perilaku yang terhubung dalam diri siswa tersebut, sehingga perilaku tersebut selalu konsisten dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar dilaksanakan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA N 1 KARANGDOWO TAHUN AJARAN 2009 / 2010 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA N 1 KARANGDOWO TAHUN AJARAN 2009 / 2010 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

melengkapi alat-alat peraga yang diharapkan dapat menunjang efektifitas dan efisiensi belajar-mengajar, menyediakan berbagai sumber informasi dan lain sebagainya. SMA N 1 Karangdowo terletak di Jl. Sentono, Karangdowo, Klaten. SMA ini memiliki 22 kelas yang terdiri dari Kelas X ada 8 kelas, kelas XI ada 6 kelas yang terdiri 3 IPS dan 3 IPA, sedangkan kelas XII terdiri dari 7 kelas yang terdiri dari 3 kelas IPA dan 4 kelas IPS. Perpustakaan SMA ini letaknya sangat srategis yaitu di tengah-tengah kelas sehingga mudah dijangkau oleh siswa. Perpustakaan ini dikelola oleh 6 tenaga pengelola, yaitu Kepala Perpustakaan dan tenaga teknis Perpustakaan. Koleksi yang disediakan di perpustakaan ini cukup memadai dengan berbagai macam variasi, kualitas dan kuantitasnya, sehingga mendukung kegiatan belajar-mengajar siswa dan dapat menarik siswa datang ke perpustakaan untuk memanfaatkan bahan pustaka yang disediakan perpustakaan. Daerah Klaten terdapat penerbit Intan Pariwara, sehingga koleksi yang disediakan di perpustakaan merupakan hasil terbitannya dapat digunakan oleh siswa untuk menambah referens belajar. Dengan siswa rajin ke perpustakaan, membuat siswa tersebut memiliki banyak pengetahuan atau wawasan bertambah sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

Pengaruh kedisplinan guru terhadap prestasi belajar siswa pada pendidikan agama islam di SMP PGRI I Ciputat

Pengaruh kedisplinan guru terhadap prestasi belajar siswa pada pendidikan agama islam di SMP PGRI I Ciputat

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif (Hitungan Angka). Teknik pengambilan sampel yaitu Sampling Random atau Sampling Campur atau Sampling Acak. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan rumus product moment. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus product moment diperoleh r hitung 0,76. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan dengan r tabel dengan df = 31 pada taraf signifikan 5% adalah 0,349 dan pada taraf signifikan 1% adalah 0,449. berarti r hitung lebih besar dari r tabel. Dengan demikian perhitungan ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kedisiplinan guru terhadap prestasi belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan guru dapat berpengaruh terhadapa prestasi siswa.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (Kelompok Investigasi) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Sub Pokok Bahasan Kebijakan Pelaksanaan Sistem Sewa Tanah dan Sistem Tanam Paksa Masa Kolonial Belanda Siswa Kelas VIII

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (Kelompok Investigasi) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Sub Pokok Bahasan Kebijakan Pelaksanaan Sistem Sewa Tanah dan Sistem Tanam Paksa Masa Kolonial Belanda Siswa Kelas VIII

Pembaharuan dalam bidang pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan suatu bangsa. Salah satu usaha untuk memperbaharui dunia pendidikan adalah dengan menciptakan iklim pembelajaran yang mengaktifkan siswa yaitu dengan menggunakan cara-cara mengajar yang tidak konvensional lagi. Di dalam pembelajaran sejarah guru yang selalu monoton dalam menyampaikan materi pelajaran akan membuat peserta didik kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya metode pembelajaran baru untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Salah satunya dengan menggunakan model Group Investigation. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana prestasi belajar siswa yang diajar dengan model Group Investigation, (2) bagaimana prestasi belajar siswa yang tidak diajar dengan model Group Investigation, dan (3) adakah perbedaan secara sifnifikan antara siswa yang diajar dengan model Group investigation dengan yang tidak menggunakan model tersebut ?
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (Kelompok Investigasi) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Sub Pokok Bahasan Kebijakan pelaksanaan Sistem Sewa Tanah dan Sistem Tanam Paksa Masa Kolonial Belanda Siswa Kelas VIII

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (Kelompok Investigasi) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Sub Pokok Bahasan Kebijakan pelaksanaan Sistem Sewa Tanah dan Sistem Tanam Paksa Masa Kolonial Belanda Siswa Kelas VIII

Pembaharuan dalam bidang pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan suatu bangsa. Salah satu usaha untuk memperbaharui dunia pendidikan adalah dengan menciptakan iklim pembelajaran yang mengaktifkan siswa yaitu dengan menggunakan cara-cara mengajar yang tidak konvensional lagi. Di dalam pembelajaran sejarah guru yang selalu monoton dalam menyampaikan materi pelajaran akan membuat peserta didik kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu adanya metode pembelajaran baru untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Salah satunya dengan menggunakan model Group Investigation. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana prestasi belajar siswa yang diajar dengan model Group Investigation, (2) bagaimana prestasi belajar siswa yang tidak diajar dengan model Group Investigation, dan (3) adakah perbedaan secara sifnifikan antara siswa yang diajar dengan model Group investigation dengan yang tidak menggunakan model tersebut ?
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

PENGARUH DISIPLIN SISWA DI KELAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA : Studi perbandingan antara Siswa dengan Prestasi Belajar Tinggi dan Siswa dengan Prestasi Belajar Rendah pada Mata Pelajaran Ekonomi/ Akuntansi XI IPS SMA Kartika XIX-2 Bandung.

PENGARUH DISIPLIN SISWA DI KELAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA : Studi perbandingan antara Siswa dengan Prestasi Belajar Tinggi dan Siswa dengan Prestasi Belajar Rendah pada Mata Pelajaran Ekonomi/ Akuntansi XI IPS SMA Kartika XIX-2 Bandung.

besarnya sampel Arikunto (2006: 13 4) menyatakan bahwa ”Apabila subjek kurang dari 100, lebih baik diambil semua. Tetapi jika subjeknya lebih besar dapat diambil antara 10-15 % atau 20- 25 % atau lebih...”. Sesuai dengan pendapat tersebut, maka akan diambil sampel sebanyak populasi tersebut yaitu 66 siswa yang merupakan jumlah populasinya. Selanjutnya seperti yang dikemukakan Arikunto (2010:174) bahwa “Apabila seseorang ingin

45 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS III SD NEGERI PURWODADI PURWOREJO.

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS III SD NEGERI PURWODADI PURWOREJO.

Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan salah satu pendekatan yang dapat dipakai untuk mengatasi masalah yang dialami siswa tersebut.   Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan keterlibatan siswa setiap tahapan pembelajaran dengan cara menghubungkannya dengan dunia nyata. Proses pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) akan berlangsung secara alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer pengetahuan dari guru. Selain itu, dalam pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) menekankan pada aktivitas siswa secara penuh, baik fisik maupun mental (Udin Syaefudin, 2009: 165). Dalam pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), siswa dapat belajar dengan menyenangkan, lebih termotivasi untuk belajar, aktif mencari, mengkontruksi sendiri pengetahuan, serta lebih mudah memahami dan menerima materi yang dipelajari. Melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) ini, diharapkan siswa memiliki minat belajar yang tinggi terhadap pembelajaran matematika dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
Baca lebih lanjut

268 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR TARIKH ANTARA SISWA KELAS CAMPURAN DENGAN KELAS  Studi Komparasi Prestasi Belajar Tarikh Antara Siswa Kelas Campuran Dengan Kelas Terpisah Putra Putri Di Kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.

STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR TARIKH ANTARA SISWA KELAS CAMPURAN DENGAN KELAS Studi Komparasi Prestasi Belajar Tarikh Antara Siswa Kelas Campuran Dengan Kelas Terpisah Putra Putri Di Kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.

Hasil analisis data ditemukan bahwa situasi pembelajaran di kelas terpisah lebih kondusif daripada di kelas campuran, kemudian untuk nilai Fo = 5,59 dan Ft: 1% = 4,98 dan 5 %= 3,15. Harga Fo hasil perhitungan 5,59 berarti lebih besar dari harga Ft baik berdasarkan taraf signifikan 5% maupun 1%. Oleh karena itu, Fo sangat signifikan dengan p < 0,01, serta hasil pengujian Mean juga menyatakan adanya perbedaan. Dengan demikian ada pengaruh pengelompokan kelas terhadap prestasi belajar siswa, sehingga hipotesis alternative diterima.

21 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DI KELAS IV SD NEGERI TAMBAK REJO 03 - Unissula Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DI KELAS IV SD NEGERI TAMBAK REJO 03 - Unissula Repository

Melihat kondisi permasalahan yaitu kedisiplinan siswa masih kurang tentu hal tersebut akan berdampak pada prestasi belajar siswa yang masih tergolong rendah karena sikap disiplin tentu akan mempengaruhi prestasi belajar siswa, seperti halnya siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah maka siswa tersebut akan mendapatkan nilai yang kurang baik. Prestasi belajar yang masih rendah tidak hanya di pengaruhi oleh sikap disiplin siswa yang kurang, akan tetapi ada faktor lainnya yang mempengaruhi prestasi belajar siswa tidak maksimal, seperti halnya penggunaan metode atau model pembelajaran dalam pembelajaran sehari-hari di kelas yang kurang tepat untuk diterapkan dalam materi atau pelajaran yang diberikan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI MEDIA SIMULASI ANIMASI KOMPUTER DAN FILM PENDEK DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN ANALITIS DAN GAYA BELAJAR SISWA | Wicaksono | Inkuiri 3785 8370 1 SM

PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI MEDIA SIMULASI ANIMASI KOMPUTER DAN FILM PENDEK DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN ANALITIS DAN GAYA BELAJAR SISWA | Wicaksono | Inkuiri 3785 8370 1 SM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek, kemampuan penalaran analitis, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 4 Sragen pada kelas XI TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) Tahun Ajaran 2012/ 2013 terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel sebanyak 2 kelas, kelas XI TKJ 1 sebagai kelas eksperimen I mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan kelas XI TKJ 2 sebagai kelas eksperimen II mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui media film pendek. Data diperoleh melalui teknik tes untuk prestasi kognitif, kemampuan penalaran analitis, angket gaya belajar, dan lembar observasi untuk prestasi afektif. Teknik analisis data menggunakan ANAVA tiga jalan dengan General Linier Model (GLM) melalui program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek terhadap prestasi belajar siswa; (2) ada pengaruh kemampuan penalaran analitis terhadap prestasi belajar siswa; (3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa; (4) ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek dengan kemampuan penalaran analitis siswa terhadap prestasi belajar siswa; (5) tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek dengan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa; (6) ada interaksi antara kemampuan penalaran analitis dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa; (7) tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan kontekstual melalui media simulasi animasi komputer dan film pendek, kemampuan penalaran analitis dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori - PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn MATERI SISTEM PEMERINTAHAN KABUPATEN, KOTA DAN PROVINSI MELALUI MODEL MIND MAPPING DI KELAS IVA SD NEGERI 2 PLIKEN - repository perpustakaan

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori - PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn MATERI SISTEM PEMERINTAHAN KABUPATEN, KOTA DAN PROVINSI MELALUI MODEL MIND MAPPING DI KELAS IVA SD NEGERI 2 PLIKEN - repository perpustakaan

Model mind mapping telah banyak diteliti dan hasilnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran yang lain. Ayu Setyaning Palupi (2008) pada Program Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto, hasilnya menunjukan bahwa adanya peningkatan kreativitas siswa yaitu pada siklus I respon rata- ratanya sebesar 35, 52%, pada siklus II respon rata-ratanya sebesar 51, 1% dan pada siklus III respon rata-ratanya sebesar 68, 92%. Sedangkan perolehan nilai rata-rata tes hasil belajar dari siklus I sampai siklus III selalu mengalami kenaikan. Ketuntasan yang diperoleh pada siklus I sebesar 42, 86%, pada siklus II sebesar 70, 59%, pada siklus III sebesar 88, 24%. Dengan demikian, model mind mapping dapat meningkatkan kreativitas siswa dan dapat meningkatkan pula prestasi belajar siswa.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dan Think Pair Share (TPS) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Berprestasi

Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dan Think Pair Share (TPS) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Berprestasi

dengan rincian 14 siswa pada kelas eksperimen satu dan 14 siswa pada kelas eksperimen dua. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan awal matematika, angket motivasi berprestasi, dan tes prestasi belajar matematika. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh simpulan bahwa (1) Prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran TPS lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe STAD. (2) Prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi berprestasi tinggi lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi berprestasi sedang maupun rendah, dan prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi berprestasi sedang lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika siswa dengan motivasi berprestasi rendah. (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE STAD ( STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS )PADA SUB POKOK BAHASAN BESAR SUDUT­SUDUT,

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE STAD ( STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS )PADA SUB POKOK BAHASAN BESAR SUDUT­SUDUT,

Dalam pembelajaran materi geometri tidak cukup dengan menggunakan metode konvensional karena dalam metode konvensional guru hanya mentransfer pengetahuan kepada murid secara satu arah, siswa belajar hanya dengan mendengarkan dan mencatat materi pelajaran, siswa tidak memahami konsep karena siswa hanya menghafal rumus sehingga tidak ada kebermaknaan dalam mempelajari materi tersebut yang sebenarnya banyak aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Sering kali siswa mencoba untuk menyelesaikan kesulitan ini sendiri tanpa mengkomunikasikannya dengan siswa lain atau guru, sehingga guru tidak tahu materi mana yang sudah dan materi mana yang belum dapat dipahami oleh siswa. Selain itu guru dan siswa lain juga tidak dapat membetulkan apabila terjadi kekeliruan atau miskonsepsi tentang materi yang baru saja disampaikan. Oleh karena itu diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang dapat mengakomodir kebutuhan siswa tersebut, salah satunya dengan penerapan metode pembelajaran yang tepat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

t pok 0808081 table of content

t pok 0808081 table of content

1.1. Desain Penelitian Ex Post Facto……...………………………………. 16 3.1. Desain Penelitian Ex Post Facto……...………………………………. 65 4.1. Perbedaan Rata-rata Prestasi Belajar Ditinjau dari Motivasi…………. 97 4.2. Perbedaan Rata-rata Prestasi Belajar Ditinjau dari Kegiatan

Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PETA KONSEP DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI KOTA PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 2010  2011

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PETA KONSEP DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI KOTA PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 2010 2011

Menurut Lawson (2000: 26) “A major aim mathematics education is to devise ways of encouraging students to take more active roles in acquiring, experimenting with, and using the mathematical ideas and procedures that are included in the school curriculum”. Artinya bahwa tujuan utama dari pembelajaran matematika adalah untuk menemukan jalan yang memberikan harapan siswa untuk melakukan banyak peranan dengan kecakapan, mengadakan percobaan dengan atau menggunakan ide-ide secara matematis dan prosedural yang dimasukkan dalam kurikulum sekolah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PRAKTIK MOTOR LISTRIK SISWA JURUSAN TEKNIK LISTRIK DI SMK MIGAS CEPU

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PRAKTIK MOTOR LISTRIK SISWA JURUSAN TEKNIK LISTRIK DI SMK MIGAS CEPU

Pendidikan kejuruan di Indonesia khususnya Sekolah Menengah Kejuruan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berorientasi pada dunia kerja sudah berkembang yaitu dengan kurikulum yang mengacu pada karakteristik sistem serta bertujuan untuk mempersiapkan anak didik dalam memenuhi lapangan kerja dan mengembangkan sikap professional dan menyiapkan siswa agar mampu berkarier, maupun berkompetisi dan mampu mengembangkan diri serta menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang.

Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Motivasi Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Matematika Materi Lingkaran Pada Siswa Kelas VIII MTsN Pulosari Tahun Ajaran 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh Pemberian Motivasi Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Matematika Materi Lingkaran Pada Siswa Kelas VIII MTsN Pulosari Tahun Ajaran 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Berdasarkan uraian di atas, bahwa pembelajaran matematika tidak hanya memiliki tujuan material saja yaitu siswa mampu menerapkan dan terampil dalam matematika dan menjadikan prestasi mereka bagus. Tetapi pembelajaran matematika juga memiliki tujuan membentuk kepribadian siswa. Kepribadian yang penulis maksud disini adalah kepribadian sikap (emosi). Dari kemampuan menerapkan dan trampil dalam matematika itulah akan diketahui prestasi belajar matematika yang diperoleh siswa.

Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA KOMPUTER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA PENGAJARAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN.

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA KOMPUTER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA PENGAJARAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN.

Seminar nasional dengan tema ”Sinergi Riset Kimia dan Pendidikan Kimia Dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa Berbasis Sumber Daya Alam Sumatera Utara” tentu saja akan bermanfaat bagi pengembangan ilmu kimia dan bidang ilmu terkait lainnya. Pengembangan tersebut tentu saja baik ditinjau dari sisi materi, penelitian maupun teknologi pembelajarannya dan pembentukan karakter yang mencerminkan sifat- sifat pada ilmu kimia itu sendiri. Kita telah paham bahwa pemahaman terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi akan dicapai manakala pemahaman terhadap ilmu dasarnya sangat memadai. Oleh karena itu penelitian Bidang kimia dan teknik pembelajaranya perlu dilakukan terus menerus agar aplikasi pada bidang-bidang tersebut dapat dipahami oleh pembelajarnya. Seminar nasional ini harus mampu mendorong para peneliti dan praktisi pendidikan bidang kimia untuk dapat meramu bidang ini, sehingga mudah dipahami oleh siswa di dalam kelas, mampu melakukan penelitian, dan mengimplementasikan terapannya pada teknologi yang sesuai.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS (SNH) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK BILANGAN DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN DI KABUPATEN KEBUMEN | Muslikh

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS (SNH) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK BILANGAN DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN DI KABUPATEN KEBUMEN | Muslikh

Adapun saran dari hasil penelitian ini: 1) secara umum pada materi pokok bilangan guru dan calon guru disarankan untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe SNH dengan pendekatan saintifik, pada kelas yang didominasi oleh siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, rendah model pembelajaran SNH dengan pendekatan saintifik dapat dijadikan alternatif dalam melakukan inovasi pembelajaran, 2) bagi para peneliti yang lain dapat menggunakan model pemebelajaran yang ada pada penelitian ini dengan menggunakan tinjauan yang lain pada materi bilangan, misalnya menggunakan tinjauan dari kemampuan numerik siswa, karena kemampuan numerik itu terdiri dari kemampuan dasar tentang bilangan dan kemampuan mengadakan perhitungan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA   Pengaruh Lingkungan Belajar Dan Bimbingan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Pada Siswa Kelas Xi Ips Sma Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014.

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA Pengaruh Lingkungan Belajar Dan Bimbingan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Pada Siswa Kelas Xi Ips Sma Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014.

p-value = 0,000 diterima pada taraf signifikansi 5%. Kontribusi lingkungan belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa adalah sebesar 10,2%; 2) Bimbingan belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014. Hasil analisis regresi memperoleh nilai t hitung sebesar 6,108 > t tabel (2,000) dengan p-value =

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...