PRODUKSI EDAMAME BEKU

Top PDF PRODUKSI EDAMAME BEKU:

ANALISIS PRODUKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI EDAMAME BEKU DI PT. MITRATANI DUA TUJUH JEMBER MENGGUNAKAN METODE OMAX

ANALISIS PRODUKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI EDAMAME BEKU DI PT. MITRATANI DUA TUJUH JEMBER MENGGUNAKAN METODE OMAX

Analisis Produktivitas pada Bagian Produksi Edamame Beku Di PT. Mitratani Dua Tujuh Jember Menggunakan Metode OMAX; Siti Faisa, 081710101010; 2012:74 halaman; Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Jember.

16 Baca lebih lajut

ANALISIS PRODUKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI EDAMAME BEKU DI PT. MITRATANI DUA TUJUH JEMBER MENGGUNAKAN METODE OMAX

ANALISIS PRODUKTIVITAS PADA BAGIAN PRODUKSI EDAMAME BEKU DI PT. MITRATANI DUA TUJUH JEMBER MENGGUNAKAN METODE OMAX

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “ Analisis Produktivitas pada Bagian Produksi Edamame Beku Di PT. Mitratani Dua Tujuh Jember Menggunakan Metode OMAX ” adalah benar – benar hasil karya saya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan kepada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isi laporan ini sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

16 Baca lebih lajut

Karakteristik Fisik Kimia dan Organolept

Karakteristik Fisik Kimia dan Organolept

hardness (1000.28 gF), moisture content (77.79 % w.b), and uniformity of the pore with commercial tofu. Edamame tofu has ash content (16.47% d.b) and carbohydrate (by difference) (20.78% d.b) higher than commercial tofu. Springiness of tofu (47.88 mm), protein content (42.78% d.b), fat content (19.92% d.b), and total phenolic (30.12 mg GAE/100 g material) were lower than commercial tofu and still meet the Indonesian National Standard. In addition, edamame tofu contains 6.6 mg/100 g material of chlorophyll which commercial tofu didn’t have. Edamame tofu has soft texture, somewhat brittle, the taste was less good, and has different aroma from commercial tofu.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

KARAKTERISASI NODUL AKAR DAN BAKTERI Rhizobium sp. PADA KEDELAI LOKAL WILIS DAN KEDELAI INTRODUKSI EDAMAME

KARAKTERISASI NODUL AKAR DAN BAKTERI Rhizobium sp. PADA KEDELAI LOKAL WILIS DAN KEDELAI INTRODUKSI EDAMAME

Nodul akar efektif pada tanaman kedelai merupakan hasil simbiosis bakteri Rhizobium sp. yang mampu melakukan fiksasi Nitrogen dari udara, pada umumnya dapat memenuhi kurang lebih 66 – 74 % dari kebutuhan nitrogen tanaman, sehingga dapat mengurangi kebutuhan pupuk N anorganik (Yutono, 1985). Namun asosiasi yang saling menguntungkan antara Rhizobium sp. dengan varietas kedelai mengharuskan adanya kompatibilitas sehingga antara keduanya ini harus serasi (Sindhoesarojo, 1995). Mengingat Edamame merupakan varietas introduksi dari Jepang maka perlu diteliti strain Rhizobium sp.di Indonesia yang kompatibel. Hasil penelitian Haryanto et el., (2002) menunjukkan bahwa inokulum Rhizobium sp. yang berasal dari Legin ternyata tidak efektif untuk kedelai varietas Edamae. Demikian pula penelitian Haryanti et al., (2003) menggunakan inokulum Rhizobium sp. dari Rhiphosant, menunjukkan tidak kompatibel terhadap nodulasi akar kedelai varietas Edamame. Namun dari kedua penelitian tersebut diperoleh informasi bahwa pada perlakuan kontrol (tanpa inokulasi) justru terbentuk nodul akar yang efektif. Hal ini menunjukkan bahwa pada tanah Regosol bekas tanaman kedelai terdapat R. japonicum indigenous yang serasi dengan kedelai varietas Edamame sehingga terbentuk nodul akar yang efektif. Untuk itu perlu dilakukan isolasi dan karakterisasi, agar diperoleh informasi tentang R. japonicum indigenous tersebut dan selanjutnya dapat dikembangkan menjadi inokulum komersial untuk meningkatkan produksi kedelai varietas Edamame.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Dokumen.tips contoh proposal pkm k lolos

Dokumen.tips contoh proposal pkm k lolos

Usaha CuKa MeKar (Cup Cake Edamame Kartun) ini sangat potensial dan memiliki prospek pengembangan yang positif. Sejauh ini belum ada produsen yang memproduksi produk tersebut dari Edamame yang memiliki konsep yang sama dengan produk ini. Peluang ini juga didukung oleh ketersedian bahan baku di Jember yang melimpah sehingga kontinuitas dari produk dapat terjaga. Hal ini juga dapat dikembangkan menjadi salah satu oleh-oleh khas Jember. Ide pengembangan produk ini juga bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan daerah, menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran apabila dapat dikembangkan dalam skala besar. Maka dari itu perlu didirikannya usaha CuKa MeKar (Cup Cake Edamame Kartun) semacam ini.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Analisis Bauran Pemasaran dan Struktur Pasar pada Produk Segar Edamame (Glycin max (L) Merrill) (Studi Kasus di PD. Grace Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat).

Analisis Bauran Pemasaran dan Struktur Pasar pada Produk Segar Edamame (Glycin max (L) Merrill) (Studi Kasus di PD. Grace Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat).

Jumlah Produk Segar Edamame Kg Febuari 2012 yang dikirim Berdasarkan Ritel Wilayah Jakarta, Depok dan Bali... Jumlah Produk Segar Edamame Kg Maret 2012 yang dikirim.[r]

24 Baca lebih lajut

Perkembangan Populasi Hama dan Musuh Alami Kedelai Edamame (Glycine max varietas edamame) pada Fase Vegetatif dan Generatif

Perkembangan Populasi Hama dan Musuh Alami Kedelai Edamame (Glycine max varietas edamame) pada Fase Vegetatif dan Generatif

Pengendalian yang biasa dilakukan oleh petani adalah pengendalian secara kimia menggunakan insektisida, namun penggunaanya masih belum sesuai dengan kaidah-kaidah pengendalian yang bijaksana, seperti frekuensi yang terlalu tinggi, dosis insektisida yang kurang optimal, atau penggunaan volume semprot yang kurang dari semestinya (Tengkano et al 1992) sehingga menyebabkan pengendalian kurang berhasil. Selain itu, pengendalian menggunakan insektisida secara berlebihan terbukti dapat berdampak buruk terhadap keberadaan musuh alami (Tengkano et al. 1992; Dadang & Prijono 2008). Padahal keberadaan musuh alami pada areal pertanaman juga berperan penting untuk mengendalikan populasi hama. Penggunaan musuh alami merupakan salah satu cara pengendalian hama yang ramah lingkungan. Penggunaan musuh alami memiliki keuntungan dibandingkan cara pengendalian lain karena banyak dari musuh alami bersifat spesifik terhadap mangsa/inang tertentu. Beberapa predator yang ditemukan pada pertanaman kedelai adalah Paederus fuscipes Curt., Menochilus sexmaculatus Fabricius, Coelophora inaequalis Fabricius, Anaxipha longipennis Serville (Taulu 2001), Pardosa pseudoannulata (Boes. & Str.), Atypena adelinae Barr. & Lit., dan Chlaenius circumstatus Brulle (Winasa 2001). Meidyawati (2006) melaporkan beberapa jenis musuh alami yang ditemukan pada tajuk edamame seperti Coccinellidae, Oxyopes sp., Pardosa sp., dan Andrallus sp.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

The Development of Soybean Grading Algorithm Using Image Processing and Artificial Neural Network

The Development of Soybean Grading Algorithm Using Image Processing and Artificial Neural Network

Metode grading mempengaruhi keseragaman pada setiap kelas mutu suatu produk, dan metode grading yang baik menjadi acuan bagi produsen dan konsumen dalam menentukan harga suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan algoritma pengolahan citra edamame yang mampu menggolongkan polong edamame dalam empat kelas mutu yaitu SQ (standart quality), SG (second grade), TG (third grade), dan RJ (reject). Sampel yang digunakan adalah 2500 polong edamame segar yang dihasilkan oleh PT. Mitra Tani Dua Tujuh Jember. Citra edamame diolah untuk mendapatkan enam parameter mutu yang sesuai dengan kriteria grading edamame yaitu panjang polong, area polong, perimeter, area cacat, indeks R (r), dan indeks G (g), yang akan digunakan sebagai input pada jaringan syaraf tiruan. Enam variasi jaringan syaraf tiruan (JST) dikembangkan untuk pelatihan JST (2000 data). Bobot-bobot dari pelatihan variasi JST terbaik digunakan pada propagasi maju untuk menduga kelas mutu data testing (500 data), kemudian diintegrasikan pada program pengolah citra edamame sehingga secara otomatis program dapat menduga kelas mutu citra edamame.
Baca lebih lanjut

192 Baca lebih lajut

KARATERISTIK YOGURT EDAMAME HASIL FERMENTASI KULTUR CAMPURAN BAKTERI ASAM LAKTAT KOMERSIAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS BIJI-BIJIAN CHARACTERISTIC of YOGURT EDAMAME RESULT by FERMENTATION of MIXED LACTIC ACID BACTERIA as FUNCTIONAL FOOD From GRAIN

KARATERISTIK YOGURT EDAMAME HASIL FERMENTASI KULTUR CAMPURAN BAKTERI ASAM LAKTAT KOMERSIAL SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS BIJI-BIJIAN CHARACTERISTIC of YOGURT EDAMAME RESULT by FERMENTATION of MIXED LACTIC ACID BACTERIA as FUNCTIONAL FOOD From GRAIN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yogurt edamame hasil fermentasi kultur campuran dengan kajian jumlah kultur campuran dan waktu fermentasi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu jumlah kultur campuran dan waktu fermentasi. Jumlah kultur campuran yang digunakan adalah 3%, 5% dan 7% sedangkan waktu fermentasi adalah 6 jam, 12 jam dan 24 jam dengan tiga kali ulangan. Analisa yang dilakukan pada produk yogurt edamame adalah pH, konsistensi dan organoleptik. Perlakuan terbaik selanjutnya dianalisa aktivitas antioksidan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test dengan bantuan software SPSS. Penentuan perlakuan terbaik dengan metode De Garmo. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah yogurt dengan jumlah kultur 7% dengan waktu fermentasi 24 jam. Yogurt ini memiliki karakteristik pH 4,39, konsistensi 3,56 cm, kesukaan warna, aroma, rasa dan tekstur netral. Sedangkan pada mutu hedonic warna agak hijau, aroma dan rasa asam, tekstur kental. Aktivitas antioksidan yogurt edamame adalah 19,18%
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

The Development of Soybean Grading Algorithm Using Image Processing and Artificial Neural Network

The Development of Soybean Grading Algorithm Using Image Processing and Artificial Neural Network

Penelitian pendahuluan mempunyai dua tujuan. Tujuan yang pertama adalah menentukan prosedur image acquisition terbaik untuk mendapatkan hasil citra polong edamame yang diharapkan. Proses ini didahului dengan penentuan jarak kamera dan penentuan proses penyinaran hingga didapatkan penyinaran yang seragam dan optimal. Metode penentuan image caquisition adalah trial and error. Apabila proses ini berhasil maka citra yang ditangkap kamera digital dan ditampilkan oleh monitor komputer sama atau mendekati aslinya, sedikit timbul bayangan, dan tidak ada cahaya berlebih yang mempengaruhi warna obyek. Proses ini juga untuk mengetahui background yang paling baik untuk digunakan dalam pengambilan citra, dalam arti bayang-bayang yang ditimbulkan sedikit, tidak menimbulkan perubahan warna obyek, dan mudah untuk diolah pada program pengolahan citra.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Kaji Banding Kemampuan Bertahan Terhadap Proses Pembekuan Spermatozoa Sapi Simmental, Limousin dan Fries Holstein

Kaji Banding Kemampuan Bertahan Terhadap Proses Pembekuan Spermatozoa Sapi Simmental, Limousin dan Fries Holstein

Kebutuhan protein hewani masyarakat akan semakin meningkat, oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan ternak dengan sumberdaya genetik yang cukup tinggi. Salah satu ternak penghasil protein hewani adalah sapi. Permintaan hasil produk ternak ini dipengaruhi oleh tingkat pendapatan, jumlah penduduk, sosial budaya, serta selera masyarakat. Permintaan di wilayah perkotaan cenderung lebih tinggi, karena jumlah penduduk lebih padat dan pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan pedesaan, oleh karena itu untuk meningkatkan produksi dan kualitas sapi saat ini diterapkan teknologi inseminasi buatan (IB). Salah satu kegiatan dari IB adalah memproduksi semen beku, adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas semen beku yang dihasilkan seperti kualitas semen segar, jenis sapi yang digunakan dan proses produksi semen beku. Semen beku memiliki keunggulan yaitu dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, namun memiliki kelemahan yaitu kualitas semen dapat menurun setelah semen diencerkan, dikarenakan selama proses pembekuan spermatozoa melewati berbagai suhu ekstrim yang dapat menurunkan kualitas semen.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI EDAMAME Glycine

BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI EDAMAME Glycine

Kacang kedelai merupakan tanaman yang berasal dari Asia dan memiliki beberapa jenis atau spesies seperti kedelai lokal, kedelai hitam, dan kedelai edamame. Kedelai merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki prospek tinggi di Indonesia. Karena, kedelai memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, sehingga kedelai ini banyak digunakan sebagai bahan baku makanan seperti tempe, tahu, kecap, susu kedelai, dan sebagainya. Dalam praktikum budidaya yang dilakukan, menggunakan kedelai edamame untuk dibudidayakan.

17 Baca lebih lajut

Kajian Ekonomi Usahatani Kedelai Edamame

Kajian Ekonomi Usahatani Kedelai Edamame

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) untuk mengetahui tingkat keuntungan usahatani kedelai edamame di Kecamatan Kalisat, (2) untuk mengetahui efisiensi ekonomis usahatani kedelai edamame di Kecamatan Kalisat , (3) untuk mengetahui pengaruh faktor produksi lahan, tenaga kerja serta sarana produksi pupuk terhadap produksi kedelai edamame di Kecamatan Kalisat, dan (4) untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani kedelai edamame di Kecamatan Kalisat.

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...