Produksi Perikanan, Ekspor, Konsumsi per Kapita dan

Top PDF Produksi Perikanan, Ekspor, Konsumsi per Kapita dan:

ANALISIS PENGARUH KURS,GDP PER KAPITA INDIA,HARGA DAN KONSUMSI CRUDE PALM OIL (CPO) DALAM NEGERI TERHADAP EKSPOR CRUDE PALM OIL KE INDIA TAHUN 1998.I-2007.IV.

ANALISIS PENGARUH KURS,GDP PER KAPITA INDIA,HARGA DAN KONSUMSI CRUDE PALM OIL (CPO) DALAM NEGERI TERHADAP EKSPOR CRUDE PALM OIL KE INDIA TAHUN 1998.I-2007.IV.

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul: “Analisis Pengaruh Kurs,GDP per Kapita India,Harga dan Konsumsi Crude Palm Oil (CPO) dalam Negeri Terhadap Ekspor Crude Palm Oil ke India Tahun 1998.I-2007.IV” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

18 Read more

ANALISIS PENGARUH KURS,GDP PER KAPITA INDIA,HARGA DAN KONSUMSI CRUDE PALM OIL (CPO) DALAM NEGERI TERHADAP EKSPOR CRUDE PALM OIL KE INDIA TAHUN 1998.I-2007.IV.

ANALISIS PENGARUH KURS,GDP PER KAPITA INDIA,HARGA DAN KONSUMSI CRUDE PALM OIL (CPO) DALAM NEGERI TERHADAP EKSPOR CRUDE PALM OIL KE INDIA TAHUN 1998.I-2007.IV.

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul: “Analisis Pengaruh Kurs,GDP per Kapita India,Harga dan Konsumsi Crude Palm Oil (CPO) dalam Negeri Terhadap Ekspor Crude Palm Oil ke India Tahun 1998.I-2007.IV” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

18 Read more

Konsumsi Baja per Kapita Tahun 2014

Konsumsi Baja per Kapita Tahun 2014

Setelah dilakukan wawancara kepada salah satu engineer pabrik SSP, didapatkan informasi bahwa diantara seluruh mesin dan peralatan produksi pabrik slab baja, mesin yang tingkat kehandalannya paling rendah adalah CCM3. Hal tersebut disebabkan oleh CCM3 sejak dibangun belum pernah mengalami revitalisasi atau upgrading seperti halnya CCM-1 dan CCM-2 yang telah direkondisi pada tahun 2012. Selain itu beberapa peralatan CCM3 khususnya control system telah obsolete sehingga sulit mendapatkan spare parts di pasaran.

8 Read more

Pengaruh Produksi Olahan dan Ekspor Hasil Perikanan terhadap PDRB Kota Bitung.

Pengaruh Produksi Olahan dan Ekspor Hasil Perikanan terhadap PDRB Kota Bitung.

Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia dengan sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dan dikelilingi dengan pulau-pulau yang sangat kaya akan beragam sumber daya alam yang baik salah satunya dibidang kelautan dan perikanan karena merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia selain dibidang kehutanan, pariwisata, pertambangan dan pertanian. Sumber daya alam di bidang kelautan dan perikanan memiliki potensi yang cukup besar dari potensi hasil laut, karena perairannya terdiri dari perairan nusantara, laut teritorial dan perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia seluas 5,8 juta km dan memiliki sumberdaya ikan sebesar 6,4 juta ton per tahun. Sumber daya alam merupakan salah satu faktor penunjang untuk devisa Negara dalam mengekspor ikan laut serta memiliki potensial untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pembangunan kelautan harus ditempatkan sebagai mainstream pembangunan ekonomi nasional. Bagi sebuah negara, keberhasilan pembangunan ekonominya dapat diukur dan digambarkan secara umum oleh tingkat laju pertumbuhan ekonominya. Mankiw (2007 : 16) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu negara disamping indikator-indikator lain seperti tingkat pengangguran, angka kemiskinan, laju inflasi, dan lain sebagainya.
Show more

11 Read more

Analisis pengaruh produksi kedelai, konsumsi kedelai, pendapatan per kapita, dan kurs terhadap impor kedelai di Indonesia

Analisis pengaruh produksi kedelai, konsumsi kedelai, pendapatan per kapita, dan kurs terhadap impor kedelai di Indonesia

Diperoleh hasil penelitian bahwa secara parsial produksi kedelai (X 1 ) tidak berpengaruh signifikan terhadap impor kedelai di Indonesia, konsumsi kedelai (X 2 ) tida[r]

11 Read more

Analisis Pengaruh Produksi Ikan dan Anggaran Dinas Perikanan terhadap Pendapatan per kapita Kabupaten Tapanuli Tengah

Analisis Pengaruh Produksi Ikan dan Anggaran Dinas Perikanan terhadap Pendapatan per kapita Kabupaten Tapanuli Tengah

Penelitian ini berjudul"Analisa Pengaruh Produksi Ikan Dan Anggaran Dinas Perikanan Terhadap Pendapatan Per Kapita Kabupaten Tapanuli Tengah," Penelitian ini menggunakan data ser[r]

80 Read more

Analisis peramalan ekspor, konsumsi domestik dan produksi Crude Palm Oil (CPO)

Analisis peramalan ekspor, konsumsi domestik dan produksi Crude Palm Oil (CPO)

Pada tahun 2009 produksi CPO Indonesia sebesar 21.000.000 ton dan alokasi untuk ekspor adalah 80 persen yaitu 16.938.000 ton, sedangkan konsumsi domestik terus meningkat dari tahun ke tahun (PPKS, 2010). Karena tidak diimbangi dengan produksi CPO, maka tingginya konsumsi domestik ini mengakibatkan Indonesia harus tetap mengimpor CPO dari negara penghasil CPO lainnya. Hal ini tentunya sangat ironis sekali dengan status Indonesia yang merupakan negara penghasil CPO nomor satu di dunia, tetapi Indonesia belum mampu menyeimbangkan distribusi CPO untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya dan untuk memenuhi permintaan ekspor. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Indonesia mengimpor 11.861 ton CPO pada tahun 2002, sedangkan pada tahun 2005 Indonesia mengimpor 14.061 ton dan 24.484 ton pada tahun 2009. Rata-rata Indonesia mengimpor CPO sebesar 13.380 ton per tahun dalam tiga tahun belakangan ini. Bahkan pada tahun 2010 Indonesia mengimpor CPO sebesar 70.000 ton, dan itu setara dengan produksi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 23.333,34 ha tiap tahun (Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 2010). Selain itu nilai impor CPO juga mengalami peningkatan, tercatat pada tahun 2009 nilai impor CPO sebesar 16.822.000 US$ yang jauh lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 8.953.000 US$ (Direktorat Jenderal Perkebunan, 2010). Data impor dan nilai impor CPO Indonesia dapat dilihat pada Tabel 4.
Show more

130 Read more

1652 ID pengaruh produksi olahan dan ekspor hasil perikanan terhadap pdrb kota bitung

1652 ID pengaruh produksi olahan dan ekspor hasil perikanan terhadap pdrb kota bitung

Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia dengan sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dan dikelilingi dengan pulau-pulau yang sangat kaya akan beragam sumber daya alam yang baik salah satunya dibidang kelautan dan perikanan karena merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia selain dibidang kehutanan, pariwisata, pertambangan dan pertanian. Sumber daya alam di bidang kelautan dan perikanan memiliki potensi yang cukup besar dari potensi hasil laut, karena perairannya terdiri dari perairan nusantara, laut teritorial dan perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia seluas 5,8 juta km dan memiliki sumberdaya ikan sebesar 6,4 juta ton per tahun. Sumber daya alam merupakan salah satu faktor penunjang untuk devisa Negara dalam mengekspor ikan laut serta memiliki potensial untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pembangunan kelautan harus ditempatkan sebagai mainstream pembangunan ekonomi nasional. Bagi sebuah negara, keberhasilan pembangunan ekonominya dapat diukur dan digambarkan secara umum oleh tingkat laju pertumbuhan ekonominya. Mankiw (2007 : 16) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu negara disamping indikator-indikator lain seperti tingkat pengangguran, angka kemiskinan, laju inflasi, dan lain sebagainya.
Show more

11 Read more

EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA SAING KOMODITI PERIKANAN LAUT DI PASAR LOKAL DAN PASAR EKSPOR

EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA SAING KOMODITI PERIKANAN LAUT DI PASAR LOKAL DAN PASAR EKSPOR

Manfaat data dan informasi dari hasil penelitian adalah (1) data dan infor- masi tingkat efisiensi biaya produksi dan pemasaran komoditi perikanan di pasar lokal dan pasar ekspor adalah sebagai ba- han perencanaan perbaikan proses pro- duksi dan transaksi komoditi perikanan di pasar lokal dan pasar ekspor; (2) data dan informasi daya saing komoditi perikanan di pasar lokal dan pasar ekspor adalah sebagai bahan perencanaan penentuan be- saran quota perdagangan komoditi per- ikanan di pasar lokal dan pasar ekspor.
Show more

12 Read more

PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENGELUARAN KONSUMSI PER KAPITA RUMAH TANGGA

PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PENGELUARAN KONSUMSI PER KAPITA RUMAH TANGGA

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari modal sosial yang dimiliki rumah tangga terhadap tingkat konsumsi per kapitanya. Dalam hal ini akan diuji modal sosial yang diterjemahkan ke dalam partisipasi anggota rumah tangga baik formal maupun informal dalam menjamin pengeluaran konsumsi mereka. Ada beberapa mekanisme untuk melihat bagaimana modal sosial mempengaruhi hasil. Pertama, pengawasan kinerja pemerintah difasilitasi oleh modal kapital yang lebih besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kedua, peranan kelompok ataupun komunitas dalam memecahkan masalah dengan elemen ”common property” lokal mempunyai potensi yang sangatlah penting. Modal sosial mungkin dapat memfasilitasi kerjasama yang lebih besar yang secara langsung bermanfaat bagi anggota komunitas. Ketiga, penyebaran inovasi dapat difasilitasi dengan hubungan antar individu. Keempat, aktivitas perkumpulan yang lebih besar dimungkinkan akan meminimumkan informasi yang tidak sempurna, sehingga biaya transaksi menjadi lebih rendah dan semakin memperluas transaksi di pasar output, kredit, tanah dan tenaga kerja yang berdampak pada pendapatan yang lebih tinggi. Yang terakhir, pembagian risiko rumah tangga dan asuransi informal mungkin mengakibatkan rumah tangga untuk mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi tetapi dengan aktivitas resiko dan teknik produksi yang lebih besar (Narayan dan Lant,1999:872-873).
Show more

18 Read more

GDP = konsumsi + investasi + pengeluaran pemerintah + ekspor - impor

GDP = konsumsi + investasi + pengeluaran pemerintah + ekspor - impor

GDP (Gross Domestic Product) atau Produk Domestik Bruto dalam Bhs Ind, adalah salah satu dari beberapa indikator yang mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi. GDP diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun). GDP berbeda dari produk nasional bruto karena memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut. Sehingga GDP hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. Sebaliknya, PGDP memperhatikan asal usul
Show more

9 Read more

Prospek Ekspor Produk Perikanan dan Kelautan ke Uni Eropa

Prospek Ekspor Produk Perikanan dan Kelautan ke Uni Eropa

mengenai standar mutu dan keamanan pangan, maka Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menghasilkan produk perikanan yang sehat, aman, dan bermutu baik. Dalam rangka melaksanakan tanggung jawabnya, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membangun Sistem Perkarantinaan Ikan dan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Sistem tersebut merupakan suatu sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir dalam rangka memberikan jaminan terhadap produk hasil perikanan yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha sejak pra produksi sampai dengan pendistribusian agar dapat memenuhi persyaratan kesehatan ikan dan aman untuk dikonsumsi manusia. Sebagai upaya pelaksanaan pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Karantina serta penerapan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.15/MEN/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, Menteri Kelautan dan Perikanan membentuk Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) yang kemudian ditunjuk sebagai Otoritas Kompeten dalam pengendalian.
Show more

28 Read more

PEDOMAN EKSPOR PERIKANAN KE NEGARA MITRA (BELANDA, THAILAND DAN JEPANG)

PEDOMAN EKSPOR PERIKANAN KE NEGARA MITRA (BELANDA, THAILAND DAN JEPANG)

Dilain pihak, produksi domestik mengalami trend penurunan selama dekade terakhir dikarenakan penurunan hasil tangkapan ikan laut sementara udang menghadapi penyakit. Thailand mempunyai kapasitas industry pengolahan yang cukup besar sementara permintaan domestik mengalami pertumbuhan yang disebabkan meningkatnya pendapatan konsumen lokal, maka impor produk perikanan niscaya meningkat dan diperkirakan terus meningkat dalam tahun-tahun mendatang. Ikan merupakan salah satu menu dan sumber protein utama di Thailand. Tingkat konsumsi ikan sekitar 30 kg/perkapita/tahun. Dengan jumlah penduduk lebih dari 60 juta orang, pasar domestik dapat menyerap lebih 2 juta ton produk perikanan pertahun. Produk perikanan lokal dan spesies tropis seperti tilapia, makarel, pomfret, udang, sotong mendominasi konsumsi.
Show more

133 Read more

Kapita Selekta Kebijakan Perikanan Tangkap

Kapita Selekta Kebijakan Perikanan Tangkap

Land-Locked States yang memiliki pengertian Negara Tak Berpantai, sudah tentu tidak termasuk dalam Coastal States.. Dalam sharing sumber daya alam laut di ZEE dengan land-locked States, [r]

20 Read more

Analisis Produksi dan Konsumsi Pisang Dunia serta Peluang Ekspor Pisang Indonesia

Analisis Produksi dan Konsumsi Pisang Dunia serta Peluang Ekspor Pisang Indonesia

donesia. Kecilnya volume ekspor ini disebabkan ini memang kecil dibandingkan potensi karena Indonesia hanya memproduksi jenis produksi Indonesia. Karena suatu peluang dan ekspor (cavendish) yang kecil. Sedangkan tantangan bagi Indonesia untuk mengembangkan dan besar produksi Indonesia terdiri dari memproduksi yang disukai negara-negara berbagai jenis lokal, bukan jenis Selain itu juga digalakkan promosi cavendish yang umumnya disukai negara-negara untuk inemperkenalkan berbagai jenis Indo- pengimpor Produksi Indonesia nesia kepada konsumen dunia.
Show more

6 Read more

Produksi, konsumsi, harga dan ekspor kopi Indonesia ke negara tujuan ekspor utama di Asia, Amerika dan Eropa

Produksi, konsumsi, harga dan ekspor kopi Indonesia ke negara tujuan ekspor utama di Asia, Amerika dan Eropa

Kopi jenis Arabika merupakan jenis kopi yang pertama kali dibudidayakan di Indonesia. Kopi jenis ini menjadi andalan ekspor pemerintah Belanda yang dikenal dengan nama Kopi Jawa atau Java Coffee. Setelah hampir 100 tahun Java Coffee menjadi andalan ekspor pemerintah Belanda, pasca tahun 1876 terjadi penurunan produksi kopi jenis Arabika akibat serangan penyakit jamur Hemileia Vastratix B. Akibat penyakit ini, produksi kopi menurun sebesar lebih dari 60 persen. Untuk mengantisipasi kekurangan produksi kopi, maka sejak tahun 1900 pemerintah Belanda membudidayakan kopi jenis Robusta setelah sebelumnya gagal membudidayakan kopi jenis Liberika. Kopi jenis Robusta yang relatif tahan penyakit kemudian berkembang hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Pada pasca perang dunia kedua, Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi terbesar ketiga dunia, setelah Brazil dan Kolombia (Lubis, 2002).
Show more

164 Read more

konsumsi dan produksi konsumsi dan produksi

konsumsi dan produksi konsumsi dan produksi

Fungsi Produksi-Dua Kasus Khusus input-input produksi bersifat substitusi sempurna satu sama lain (perfect substitutes) . Di sini MRTS-nya konstan pada seluruh titik di isokuan. Akibatnya, output yang sama (katakanlah q3) dapat dihasilkan dengan sebagian besar modal (pada A), sebagian besar tenaga kerja (pada C), atau dengan paduan seimbang kedua input (pada B). Tingkat dimana modal dan tenaga kerja dapat di substitusikan satu sama lain adalah sama tanpa memandang tingkat input yang sedang digunakan.

11 Read more

EKSPOR, IMPOR & INVESTASI SEKTOR PERIKANAN

EKSPOR, IMPOR & INVESTASI SEKTOR PERIKANAN

• 1997: Keputusan Dirjen Perikanan No. IK.340/DJ.10106/97, Alat tangkap cantrang, arad, otok, dan garuk kerang dikecualikan sebagai jaring trawl, diperbolehkan untuk nelayan kecil dengan ukuran kapal maksimal 5 GT, mesin maksimal 15 PK. Mesh size >1 inchi, tanpa otter board, bobbin, rantai pengejut

81 Read more

Makalah Ekspor Perikanan Indonesia docx

Makalah Ekspor Perikanan Indonesia docx

Secara teoritis, perdagangan internasional terjadi karena dua alasan utama. Pertama, negara-negara berdagang karena pada dasarnya mereka berbeda satu sama lain. Setiap negara dapat memperoleh keuntungan dengan melakukan sesuatu relatif lebih baik. Kedua, negara-negara melakukan perdagangan dengan tujuan untuk mencapai skala ekonomi (economies of scale) dalam produksi. Maksudnya, jika setiap negara hanya memproduksi sejumlah barang tertentu, mereka dapat menghasilkan barang-barang tersebut dengan skala yang lebih besar dan karenanya lebih efisien jika dibandingkan kalau negara tersebut memproduksi segala jenis barang. Pola-pola
Show more

17 Read more

Show all 10000 documents...