Program Kerja Kurikulum 2013

Top PDF Program Kerja Kurikulum 2013:

206010823 Program Kerja Kurikulum 2013 2014

206010823 Program Kerja Kurikulum 2013 2014

Menetapkan kegiatan Proses Belajar Mengajar KBM Guru dapat melaksanakan kegiatan KBM  Membuat kalender pendidikan dan analisa waktu efektif  Pembagian jam mengajar guru dan bimbin[r]

17 Baca lebih lajut

PROGRAM KERJA PRAMUKA SMP KURIKULUM 2013

PROGRAM KERJA PRAMUKA SMP KURIKULUM 2013

Diharapkan dengan selesainya penyusunan program kerja ini pelaksanaan kegiatan kepramukaan pada Gudep Pangkalan SMP ................ dapat terarah, terencana dan berhasil dengan baik sehingga berkontribusi postif bagi peningkatan mutu pendidikan di liungkungan SMP .................

31 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prosem-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prosem-kons

Layanan Konsultasi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam peng[r]

5 Baca lebih lajut

Program Kerja Kegiatan Ekstra Kurikuler Pramuka   Implementasi Kurikulum 2013

Program Kerja Kegiatan Ekstra Kurikuler Pramuka Implementasi Kurikulum 2013

Untuk lebih berperan aktif dalam pembentukan sikap, dalam gerakan pramuka perlu adanya keseragaman langkah bagi pengelola gerakan pramuka yang tergabung dalam suatu gugus depan. Ada keterkaitan erat antara siswa didik sebagai anggota pramuka, pembina pramuka dan unsur majelis pembimbing gugus depan. Tanpa kerja sama yang baik dari unsur-unsur tersebut rasanya tidak mungkin pramuka berperan aktif dalam pembentukan sikap peserta didik.

31 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap probul-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap probul-kons

Pertemuan dengan orang tua, keluarga peserta didik yang mengalami masalah pribadi/sosial/belajar /karir.. Pertemuan dengan orang tua, keluarga peserta didik yang mengalami masalah priba[r]

7 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap proming-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap proming-kons

Alih Tangan Kasus Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan -* ** ** ** ** * Tergantung pada siswa yang datang/memerlukan layanan ** Dengan menggunakan AUM UMUM.[r]

1 Baca lebih lajut

TUGAS PROGRAM BK KURIKULUM 2013

TUGAS PROGRAM BK KURIKULUM 2013

5. Penilaian kinerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 22 ayat (5) Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa penilaian kinerja guru bimbingan dan konseling atau konselor dihitung secara proporsional berdasarkan beban kerja wajib paling kurang 150 (seratus lima puluh) orang siswa dan paling banyak 250 dua ratus lima puluh) orang siswa per tahun.

18 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prota-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prota-kons

Layanan Konsultasi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengemb[r]

4 Baca lebih lajut

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

LEMBAR KERJA Kegiatan : Identifikasi Program Pelayanan Peminatan Peserta Didik Waktu : 1 x 45 menit Bahan : Modul Implementasi Program BK dalam Kurikulum 2013 Pedoman Peminatan Peserta[r]

3 Baca lebih lajut

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

Lembar Kerja Peminatan Peserta Didik

LEMBAR KERJA Kegiatan : Identifikasi Program Pelayanan Peminatan Peserta Didik Waktu : 1 x 45 menit Bahan : Modul Implementasi Program BK dalam Kurikulum 2013 Pedoman Peminatan Peserta[r]

3 Baca lebih lajut

TUGAS PROGRAM BK KURIKULUM 2013

TUGAS PROGRAM BK KURIKULUM 2013

5. Penilaian kinerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 22 ayat (5) Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa penilaian kinerja guru bimbingan dan konseling atau konselor dihitung secara proporsional berdasarkan beban kerja wajib paling kurang 150 (seratus lima puluh) orang siswa dan paling banyak 250 dua ratus lima puluh) orang siswa per tahun.

18 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-1-program-bk

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-1-program-bk

Contoh : Apabila Anda menganggap materi Melanjutkan ke Perguruan Tinggi penting dan Anda sangat membutuhkan materi itu beri ceklist v pada kolom S.. Apabila Anda menganggap materi itu[r]

26 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-rekomendasi

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-rekomendasi

Prestasi Non-Akademik yang Menonjol Bidang Kategori Prestasi/Jenis Jenis Keolahraga an Kesenian Keorganisas ian... Harapan Orang Tua ...[r]

2 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-kerja-1-1

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-kerja-1-1

c. Pada jenjang pendidikan menengah umum di SMA/MA, Guru BK/Konselor membantu peserta didik menentukan minat terhadap kelompok mata pelajaran pilihan yang tersedia, menentukan mata pelajaran pilihan di luar mata pelajaran kelompok minatnya, dan menentukan minat pendalaman mata pelajaran untuk mendapatkan kesempatan mengikuti mata kuliah di perguruan tinggi, selama peserta didik yang bersangkutan berada di kelas XII dan atas kerjasama sekolah dengan perguruan tinggi. Pada jenjang pendidikan menengah kejuruan, yaitu di SMK, Guru BK/Konselor membantu peserta didik menentukan minat dalam memilih program keahlian yang tersedia, dan menentukan mata pelajaran keahlian pilihan di luar mata pelajaran program keahlian minatnya. Guru BK/Konselor di SMA/MA dan SMK membantu peserta didik menentukan minatnya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan kemampuan dasar umum (kecerdasan), bakat, minat,dan kecenderungan pilihan masing-masing peserta didik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Dalam permendiknas Nomor 23 tahun 2006 dirumuskan SKL yang harus dicapai peserta didik melalui proses pembelajaran bidang studi, maka kompetensi peserta didik yang harus dikembangkan melalui pelayanan bimbingan dan konseling adalah kompetensi kemandirian untuk mewujudkan diri (self actualization) dan pengembangan kapasitasnya (capacity development) yang dapat mendukung pencapaian kompetensi lulusan. Sebaliknya, kesuksesan peserta didik dalam mencapai SKL akan secara signifikan menunjang terwujudnya pengembangan kemandirian. B. Dasar Penyusunan Program Layanan
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

Guru adalah pembimbing siswa terutama guru BK/BP. Peran guru Pembimbing merupakan faktor yang utama,namun tercapai atau tidaknya keberhasilan layanan akan banyak ditentukan oleh program pelaksanaannya. Program Bimbingan dan Konseling ini bukan hanya sebagai salah satu sumber atau pegangan dari guru BK, melainkan juga sangat berguna bagi Kepala Sekolah sebagai manajer pendidikan di sekolah.

20 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-3-ept

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-3-ept

EVALUASI EVALUASI • Proses untuk menentukan derajat Proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan b[r]

18 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEMESTER GASAL TAHUN 2016/2017 SMK PIRI SLEMAN, Jl. Kaliurang Km. 7.8, Sinduharjo KECAMATAN NGAGLIK, KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 15 Juli 2016 s.d 15 September 2016.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEMESTER GASAL TAHUN 2016/2017 SMK PIRI SLEMAN, Jl. Kaliurang Km. 7.8, Sinduharjo KECAMATAN NGAGLIK, KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 15 Juli 2016 s.d 15 September 2016.

Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan program yang memberikan pengalaman dan kesemptatan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa program pendidikan sebagai calon pendidik atau tenaga kependidikan. Pelaksanaan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan untuk menyiapkan dan menghasilkan tenaga kependidikan (calon guru) yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang profesional. Program PPL ini meliputi pelaksanaan praktik mengajar terbimbing sebanyak minimal 4 yang dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2016 dengan salah satu tempat yang menjadi lokasi adalah SMK PIRI Sleman yang beralamat di Jalan Kaliurang KM 7.8 Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, D.I. Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORETIK A. Konsep Kurikulum 2013 1. Pengertian Kurikulum 2013 - STUDI KOMPARASI KONSEP MATERI DAN KONSEP PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) BAHASA INDONESIA SEKOLAH MENENGAH KEJURU

BAB II KAJIAN TEORETIK A. Konsep Kurikulum 2013 1. Pengertian Kurikulum 2013 - STUDI KOMPARASI KONSEP MATERI DAN KONSEP PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI PADA KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) BAHASA INDONESIA SEKOLAH MENENGAH KEJURU

Sebagai contoh, hadirnya konteks budaya terlihat pada teks laporan dan teks deskripsi. Kedua teks ini dikelompokkan ke dalam genre faktual, tetapi struktur teks dan nilai/norma yang melatarbelakangi berbeda. Struktur teks laporan adalah klasifikasi umum dan deskripsi bagian, sedangkan struktur teks deskripsi adalah deskripsi umum dan deskripsi bagian. Satuan leksikogramatikal pada teks laporan harus mengandung nilai objektif, faktual bukan opini dan bersifat generik. Sementara itu, satuan leksikogramatikal pada teks deskripsi yang merupakan opini (bersifat subjektif) dapat dimunculkan dan bersifat spesifik. Oleh karena itu, dalam pembelajaran bahasa berbasis teks, bahasa tidak boleh dilihat secara parsial, melainkan secara utuh (Mahsun, 2013).
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Perangkat dan Program Guru BK Kurikulum 2013 PROGRAM BULANAN

Perangkat dan Program Guru BK Kurikulum 2013 PROGRAM BULANAN

Disipin belajar c.Pembuatan jadwal belajar Belajar lebih memahami hasil belajar yang telah diperoleh dihubungkan dengan peminatan Belajar Layanan informasi 3 -4 Tema : PEMINATAN [r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...