Proses Politik

Top PDF Proses Politik:

Dampak Proses Politik dan Konsekuensi Ekonomi dalam Pembentukan Suatu Standar | Mardiyah | Jurnal Akuntansi dan Investasi 809 2391 1 PB

Dampak Proses Politik dan Konsekuensi Ekonomi dalam Pembentukan Suatu Standar | Mardiyah | Jurnal Akuntansi dan Investasi 809 2391 1 PB

Dampak Politik dan Konsekuensi Ekonomi Dalam Pembentukan Suatu Standar Standar dibentuk untuk mengurangi moral hazard yaitu manajemen berusaha untuk overstated (aktiva dan revenues ) dan understated ( liability dan cost ) walaupun pada akhirnya juga muncul moral hazard yang lain yaitu proses politik. Pembentukan standar sebagai proses politik mempengaruhi pemerintah, sektor publik, dan sektor privat. Standar yang dibentuk digunakan sebagai disclosure (contoh: contigent liabilities bila jumlah bisa diperkirakan harus di- recognition /dijurnal) , uniformity ( uniformity artinya standar akuntansi dibuat dalam upaya terjadinya keseragaman dengan asumsi: intepretasi tunggal dan mempunyai daya komparabilitas yang tinggi) , regulation (contoh: gain dan losses tidak boleh dari operasi dan penempatannya sesudah pajak) , dan measurement (investasi jangka panjang dengan NPV) . Standar yang dibentuk selalu berkaitan dengan konsekuensi ekonomi yaitu berkaitan dengan kos keagenan (berapa banyak pihak yang dilukai atau dengan kata lain berapa banyak kos yang dikeluarkan dengan adanya standar baru dan respon pasar (yang berkaitan dengan publik goods (tidak ada nilainya yang sering ditumpangi free raider ) dan economic goods (barang ekonomis/bernilai sehingga perlu usaha untuk mendapatkannya supaya economic goods maka L/K tidak ada kebocoran informasi sehingga standar harus ditetapkan dan pembuatannya diserahkan kepada pasar). Lebih jelas dapat dilihat dalam gambar 1.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Politik Sayap Kiri di Indonesia : Proses Politik Partai Ralyat Demokratik 1999-2009.

Politik Sayap Kiri di Indonesia : Proses Politik Partai Ralyat Demokratik 1999-2009.

Gerakan sosial PKI dan komunisme dilarang, semua partai kiri ikut dilarang. Kelompok-kelompok kiri yang tersisa dalam MURBA, PRD dan Acoma bergabung kedalam PDI. Sementara tokoh-tokoh PSI masuk kedalam pemerintahan Orde baru dan mulai mendekat pada liberalisme. Di pihak lain generasi muda PSI mulai melakukan protes-protes politik namun berhasil dipadamkan oleh represi Orde Baru. Kajian neo maxis masuk melalui pemikiran Arif Budiman, Dawam raharjo, Adi Sasono, Farchan Bulkin dan Fazlur Akhmad (Daniel Inderakusuma)

20 Baca lebih lajut

Politik Sengketa Hukum dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Jembrana 2010.

Politik Sengketa Hukum dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Jembrana 2010.

Pemilukada di Bali baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota secara umum berlangsung tertib dan tepat waktu sesuai tahapan yang telah ditentukan. Namun Pemilukada Kabupaten Jembrana 2010 merupakan perkecualian karena sempat terkatung-katung dan bahkan dicabut tahapannya. Penundaan tersebut berakibat pada terjadinya sengketa hukum di sejumlah lembaga peradilan. Politik sengketa hukum dalam Pemilukada Kabupaten Jembrana 2010 merupakan persoalan yang kompleks dan dinamis sehingga perlu diungkap untuk mengetahui dan memahami berbagai persoalan yang melatarbelakanginya. Penelitian mengenai politik sengketa hukum tersebut sangat penting dilakukan agar ke depan dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan menuju terwujudnya Pemilukada yang lebih demokratis, transparan, dan akuntabel. Dalam penelitian ini, permasalahan yang diteliti adalah proses politik sengketa hukum, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya politik sengketa hukum, serta pergulatan makna politik sengketa hukum dalam Pemilukada Kabupaten Jembrana 2010. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif. Pemilihan metode penelitian dilakukan dengan alasan kesesuaian antara metode yang dipilih dengan konteks dan rumusan masalah yang diteliti. Penelitian ini menggunakan teori relasi kuasa/ pengetahuan, teori transpolitika, dan teori semiotika hukum.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN ATAU WAKIL PR

PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN ATAU WAKIL PR

Konstitusi tersebut tidak memuat sanksi politik maupun pidana apabila Presiden dan/atau Wakil Presiden terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan oleh DPR. Isi putusan Mahkamah Konstitusi hanya terbatas pada menyatakan permohonan DPR mengenai alasan pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden diterima atau ditolak. Hal ini berarti putusan Mahkamah Konstitusi tersebut tidak memiliki kekuatan hukum untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden ataupun menjatuhkan pemidanaan, terlebih lagi dengan tidak adanya kewajiban bagi MPR untuk mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi. Dengan demikian maka pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden tetap merupakan keputusan politik yang menjadi kewenangan MPR. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden yang dianut UUD NRI 1945 cenderung menerapkan model impeachment yang ditandai dengan pengambilan keputusan oleh lembaga politik yaitu MPR. Hal yang berbeda apabila putusan Mahkamah Konstitusi memiliki kekuatan hukum misalnya melalui adanya suatu ketentuan yang mengharuskan MPR untuk mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi, ataupun melalui adanya mekanisme yang memungkinkan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden secara tidak langsung seperti yang dipraktikkan di Jerman. Putusan Mahkamah Konstitusi Jerman dapat memberhentikan Presiden secara administratif dengan membekukan tugas-tugas kePresidenannya dengan jalan memerintahkan pengadilan interim untuk mencegah Presiden melaksanakan fungsi-fungsi kePresidenannya, apabila nantinya keputusan parlemen berbeda dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Hal ini menunjukkan adanya supremasi hukum dalam proses politik pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden, dimana pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden harus didasarkan pada alasan yang benar menurut hukum melalui putusan oleh lembaga yudikatif. Bukan sebaliknya hanya didasarkan karena alasan yang terkait dengan kepentingan politik semata misalnya adanya pertentangan atau sengketa antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Presiden dan/atau Wakil Presiden.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Materi 5 Pembelajaran PKn Kelas X SMK Tr

Materi 5 Pembelajaran PKn Kelas X SMK Tr

Ideologi negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, akan selalu dikaitkan dengan proses politik dalam pengaturan penyelengga- raan pemerintahan negara yang meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Dalam struktur politik, Pancasila menjadi sumber segala sumber hukum. 7. Pedoman

79 Baca lebih lajut

Belajar Soal UAS PKN Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil UAS 1 PKn Kelas XI

Belajar Soal UAS PKN Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil UAS 1 PKn Kelas XI

Sosialisasi politik 24.Kondisi suatu masyarakat yang tidak peduli terhadap system politik atau proses politik yang terjadi disebut budaya politik… a.. Aktif 25.Salah satu prinsip demo[r]

5 Baca lebih lajut

Kumpulan Soal UTS SMA Sederajat Kelas XI Terbaru 2016/2017 uts 1 PKn Kelas XI

Kumpulan Soal UTS SMA Sederajat Kelas XI Terbaru 2016/2017 uts 1 PKn Kelas XI

Sosialisasi politik 24.Kondisi suatu masyarakat yang tidak peduli terhadap system politik atau proses politik yang terjadi disebut budaya politik… a.. Aktif 25.Salah satu prinsip demo[r]

5 Baca lebih lajut

PARTAI POLITIK TANDINGAN SEBAGAI REFLEKS (1)

PARTAI POLITIK TANDINGAN SEBAGAI REFLEKS (1)

Kemunculan partai politik tandingan pada tahun 2014 yang lalu menggambarkan kondisi dilematis pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Dalam pesta kontestasi politik selama tahun 2014, ada fenomena menarik yang mewarnai proses politik demokrasi di Indonesia. Beberapa partai politik di Indonesia mengalami pergulatan konflik yang cukup kuat di internal partainya masing- masing. Dinamika hebat tersebut disebabkan oleh terpecahnya kekuatan elit-elit internal partai politik dalam menentukan arah politik partainya. Kepentingan peta koalisi dalam pemilihan presiden yang dilaksanakan pasca pemilu legislatif menjadi pemicu lahirnya perbedaan sikap diantara para elit di internal partainya masing-masing.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

MAKALAH SOSIOLOGI POLITIK MEDIA SOSIAL D

MAKALAH SOSIOLOGI POLITIK MEDIA SOSIAL D

Berdasarkan hal tersebut, jelas bahwa penggunaan internet dalam komunikasi politik, telah dimungkinkan dan sangat urgen serta strategis dalam masyarakat informasi. Internet telah mengubah komunikasi dengan cara yang sangat mendasar, terutama melibatkan banyak interaksi atau interaktivitas antara komunikator dengan pengguna. Melalui internet, kegiatan komunikasi politik dapat terlaksana dengan menyertakan jutaan orang di seluruh dunia, tanpa adanya hubungan yang bersifat pribadi. Jika internet digunakan untuk komunikasi politik, maka penerima komunikasi politik yang dapat tercipta oleh internet terebut sangat khas, yaitu jutaan individu yang terhubung oleh jaringan komputr, yang disebut dengan dunia maya (cyberspace). Media elektronik baru ini telah membuat perubahan besar dalam masyarakat dengan segala dampak positif dan negatifnya (Severin-Tankard,2009 :465).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

DIBUAT UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN CLOSE

DIBUAT UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN CLOSE

Aristoteles dalam pandangannya mengenai politik mengemukakan, pandangan klasik melihat politik sebagai suatu asosiasi warga Negara yang berfungsi membicarakan dan menyelenggarakan hal ihwal yang menyangkut kebaikan bersama seluruh anggota masyarakat 1 . Ilmu politik sendiri, sebagai

4 Baca lebih lajut

Politik dan proses lingkungan

Politik dan proses lingkungan

kelompok tertentu dalam masyarakat, memungkinkan Lada (1986, pp.180-1) untuk mengklaim: Paling-paling lembaga dan proses yang seharusnya menjadi penengah netral sangat condong ke arah dan dimanipulasi oleh para pemilik modal. Melalui mereka, demonstran lingkungan dirugikan langsung ketika mereka mencoba untuk membuat kasus mereka di 'demokratis' forum. Di sini, reformis lingkungan bisa mendapatkan keuntungan dari mengambil papan, ecocentric desakan radikal pada hubungan perlindungan lingkungan dan organisasi politik. Argumen - menempatkan sebagian articulately oleh Dryzeck (1990, pasal 6 dan 7) -bahwa resolusi efektif untuk masalah lingkungan harus ac¬companied oleh demokratisasi pembuatan kebijakan sangat relevan dan merupakan titik kita akan kembali ke dalam penutup yang bab. Di sisi lain, harus dikatakan bahwa sementara menerima bahwa prosedur perencanaan jauh dari sempurna, tidak sayang bahwa konflik environmental dapat direduksi menjadi politik kelas direndahkan. Untuk satu hal, pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir merupakan sumber pekerjaan dan, seperti yang kita lihat pada Bab 7, salah satu alasan untuk kelemahan relatif dari gerakan anti-nuklir di Inggris adalah dukungan lokal yang telah muncul untuk perkembangan seperti . Selain itu, para penentang pembangunan itu sendiri sering (al¬though tidak berarti selalu) orang yang relatif makmur mengadopsi sikap NIMBY. Dalam konteks ini, bisa dikatakan bahwa setidaknya beberapa pengembangan lebih bermanfaat bagi kelas pekerja dan dicegah oleh mereka yang mencari untuk melindungi standar relatif tinggi hidup (Blower, 1984, pp.264-5).
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

pkn sbg pendidikan politik

pkn sbg pendidikan politik

KONSEP PENDIDIKAN POLITIK Alfian 1992, dalam bukunya Pemikiran Dan Perubahan politik Indonesia menyatakan Pendidikan politik sebagai usaha yang sadar untuk mengubah proses sosi[r]

10 Baca lebih lajut

Organizational politics and multisource feedback : an opportunity of a therat?

Organizational politics and multisource feedback : an opportunity of a therat?

¾ Penelitian ini menginvestigasi kecenderungan dari politik organisasional, pengertian tentang proses proses pengertian tentang proses-proses organisasional, control terhadap even-e[r]

5 Baca lebih lajut

TUGAS KOMUNIKASI POLITIK KOMUNIKASI POLI

TUGAS KOMUNIKASI POLITIK KOMUNIKASI POLI

Melihat dua ilmuan yang menjelaskan tentang unsur komunikasi politik, terdapat perbedaan sudut pandang. Jika dipahami lebih jauh lagi kita dapat menyimpulkan bahwa unsur komunikasi politik adalah semua hal yang berhubungan dengan proses komunikasi yang didalamnya mengandung makna politik, atau bertujuan untuk politik baik itu isi pesan maupun pelaku komunikasi politik.

5 Baca lebih lajut

POLITIK HUKUM TATA KELOLA KEPELABUHANAN NASIONAL Studi Kasus Dwelling Time di Tanjung Priok - Jakarta - repo unpas

POLITIK HUKUM TATA KELOLA KEPELABUHANAN NASIONAL Studi Kasus Dwelling Time di Tanjung Priok - Jakarta - repo unpas

Berbagai persoalan di atas, mengerucut kepada Dwelling Time, berbagai kalangan, Kementerian dan Lembaga ramai membicarakan dwelling time, sampai Kejaksaan, Kepolisian, KPK, BPK, dan BPKP ikut turun secara langsung mengurusi dwelling time, Kami memandang bahwasanya, penilaian soal proses dwelling time yang dianggap memakan waktu terlalu lama oleh pemerintah sebenarnya adalah bukan masalah besar. Dwelling time adalah waktu yang dihitung mulai dari satu peti kemas (kontainer) dibongkar dan diangkat dari kapal hingga peti kemas tersebut meninggalkan terminal pelabuhan melalui pintu utama. Dari sudut pandang otoritas pelabuhan, tidak apa-apa dwelling time memakan waktu lama, asal tidak mengganggu aktivitas yang lain. Pada praktiknya, ada kalanya dwelling time menghabiskan waktu hingga satu bulan. Namun, ada juga yang memakan waktu sangat singkat. Yang jadi permasalahan itu, kalau terjadi stagnansi di pelabuhan. Yang lama itu biasanya karena menunggu dokumen. Artinya apa, proses perijinan yang harus diperbaiki, sebab titik sentralnya ada proses administrasi saja.
Baca lebih lanjut

445 Baca lebih lajut

Politik Pembangunan Lingkungan Lembaga Swadaya Masyarakat

Politik Pembangunan Lingkungan Lembaga Swadaya Masyarakat

Menurut Warjio (2013), Strategi pembangunan pada dasarnya adalah cara atau jalan yang terbaik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan semula berdasarkan platform yang di buat. Karena itu strategi pembangunan yang baik akan dapat menghasilkan pencapaian tujuan yang diinginkan secara efesien dan efektif. Strategi pembangunan mestilah disesuaikan dengan kondisi, potensi yang Menurut Todaro, pembangunan adalah sebuah proses multi dimensional yang mencakup berbagai perubahan atas struktur sosial, sikap-sikap masyarakat dan institusi nasional, disamping tetap mengejar akselerasi, pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan, serta pengetasan kemiskinan. Pembangunan juga diartikan sebagai suatu proses perubahan sosial dengan partisipasi yang luas dalam suatu masyarakat yang dimaksudkan untuk mencapai kemajuan sosial dan material (termasuk bertambah besarnya keadilan, kebebasan dan kualitas yang dihargai) untuk mayoritas rakyat melalui kontrol yang lebih besar yang mereka peroleh terhadap lingkungan mereka.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

702156394.doc 108.56KB 2015-10-12 00:18:09

702156394.doc 108.56KB 2015-10-12 00:18:09

Hal itu penting karena pemilih pemula adalah pemilih yang ikut andil menentukan pemimpin negeri ini. Perilaku pemilih pemula menjadi indikator kualitas demokrasi secara substansial pada saat ini dan masa akan datang. Karena kondisinya masih labil dan mudah diberikan wawasan politik dan demokrasi secara benar baik dari suprastruktur politik maupun infrastruktur politik. Maka pemilih pemula masih terbuka menjadi pemilih yang cerdas dan kritis dalam menentukan pemimpin di Indonesia.Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis mengadakan penelitian tentang “Pendidikan Politik Pemula Dalam Persiapan Pemilihan Walikota Semarang” dengan judul “Dampak Sosialisasi Politik Terhadap Tingkat Partisipasi Pemilih Pemula ”. 1.2. Rumusan Masalah
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

kajian pendidikan politik dan pemilu dal

kajian pendidikan politik dan pemilu dal

Kondisi ini kemudian mengalami perubahan besar ketika reformasi digulirkan. Pemilihan umum baik legislative maupun Presiden dan wakil presiden serta beberapa jabatan structural di bawahnya dilaksanakan secara langsung dan terbuka. Euphoria publik pun begitu besar, dan berharap aspirasinya terakomodir dan tersalur dengan baik. Inilah espektasi besar public terhadap proses pemilihan umum secara langsung di Indonesia.

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...