Qur’an Hadis

Top PDF Qur’an Hadis:

MANAJEMEN PEMBELAJARAN AL QUR AN HADIS BERBASIS MEDIA DIGITAL DI MADRASAH TSANAWIYAH

MANAJEMEN PEMBELAJARAN AL QUR AN HADIS BERBASIS MEDIA DIGITAL DI MADRASAH TSANAWIYAH

Berdasarkan hasil penelitian, bahwa evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Al Qur’an Hadis di Madrasah Tsanawiyah AL Islam Kota Bandung dilakukan menggunakan media Digital berupa aplikasi berbasis online (edmodo) yang didalamnya tersedia berbagai konten lengkap termasuk dalam evaluasi pembelajaran, sehingga guru lebih mudah dalam membuat sistem kerja evaluasi, karena kelengkapan konten yang tersedia dalam aplikasi seperti mekanisme, rekap nilai dan sebagainya. sehingga guru hanya menginput soal dan membuat

10 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PADA MATA PELAJARAN QUR AN HADIS DI MI ISLAMIYAH KECITRAN PURWAREJA KLAMPOK BANJARNEGARA

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PADA MATA PELAJARAN QUR AN HADIS DI MI ISLAMIYAH KECITRAN PURWAREJA KLAMPOK BANJARNEGARA

Mata pelajaran Quran Hadis di Madrasah Ibtidaitah bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan, dan menggemari Quran dan Hadis serta menanamkan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat Al-Quran Hadis untuk mendorong, membina, dan membimbing akhlak dan perilaku peserta didik agar berpedoman kepada dan sesuai dengan isi kandungan ayat-ayat Al-Quran dan Hadis (H. Khoerudin dan Mahfud Junaedi, 2007: 208).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

UJI PUBLIK. i AL-QUR AN HADIS MADRASAH IBTIDAIYAH-KELAS I

UJI PUBLIK. i AL-QUR AN HADIS MADRASAH IBTIDAIYAH-KELAS I

Seiring dengan terbitnya KMA Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah, maka Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menerbitkan buku teks pelajaran. Buku teks pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada madrasah terdiri dari; Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI dan Bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs dan MA/ MAK semua peminatan. Keperluan untuk MA Peminatan Keagamaan diterbitkan buku Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadit, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf dan Bahasa Arab berbahasa Indonesia, sedangkan untuk peminatan keagamaan khusus pada MA Program Keagamaan (MAPK) diterbitkan dengan menggunakan Bahasa Arab.
Baca lebih lanjut

185 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. mata pelajaran, yaitu: Al-Qur an-hadis, Akidah-Akhlak, Al Qur an

BAB I PENDAHULUAN. mata pelajaran, yaitu: Al-Qur an-hadis, Akidah-Akhlak, Al Qur an

Solusi pemecahannya adalah penulis menggunakan metode drill dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis khususnya materi mengenal Nun Sukun dan Tanwin. Penggunaan metode drill adalah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari. Metode ini juga memiliki kemampuan motoris/gerak, seperti menghafalakan kata-kata, menulis, mempergunakan alat.

7 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKTIF MATA PELAJARAN AL-QUR AN HADIS DI MA AZZUHDI SEMARANG

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKTIF MATA PELAJARAN AL-QUR AN HADIS DI MA AZZUHDI SEMARANG

lapangan (Prastowo, 2012). Penelitian ini dilakukan di MA Azzuhdi Semarang dengan fokus pada bagaimana implementasi pendidikan karakter Islam dalam budaya sekolah. Data awal tentang implementasi Pembelajaran Aktif Mata Pelajaran Al-qur’an Hadis di MA Azzuhdi Semarang serta pengembangannya dan hasil implementasinya dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam suasana yang alamiah dengan menggunakan berbagai konsep dan teori yang dikembangkan berdasarkan kondisi dan kenyataan yang terjadi di lapangan. Untuk mengukur keabsahan data penulis menggunakan teknik pemeriksaan data yang lazim digunakan dalam penelitian kualitatif. Sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan yang dapat dengan mudah dipahami oleh dirinya sendiri maupun orang lain (Sugiyono, 2019). Setelah pengumpulan data-data selesai, selanjutnya disusun secara sistematis dan dianalisa secara kualitatif dengan menggunakan metode-metode reduksi data, penyajian data, verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

AL- QUR AN HADIS KELAS III

AL- QUR AN HADIS KELAS III

AL- QUR’AN HADIS KELAS III 118 Oleh karena itu sesama muslim kita harus bersatu, sesama mukmin juga harus hidup rukun, saling bersatu padu, dan tidak mudah bercerai-berai karena dengan menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam akan kuat, kita harus saling menguatkan satu sama lain.. Sebaliknya kalau tidak bersatu maka berpecah belah. Dan kalau umat Islam sudah berpecah belah maka akan mudah dikalahkan oleh umat lain.

149 Baca lebih lajut

71235591 PBK Al qur an Hadis MA

71235591 PBK Al qur an Hadis MA

Lanjutan…  Bagi siswa yang memiliki nilai tidak tuntas 3 matapelajaran pada semester 2 untuk kenaikan kelas misal nilai Kimia kurang, Ekonomi kurang, Bahasa Inggris kurang, dan dia[r]

96 Baca lebih lajut

SILABUS PEMBELAJARAN: AL-QUR AN HADIS

SILABUS PEMBELAJARAN: AL-QUR AN HADIS

• Secara berkelompok mencari informasi yang terkait dengan pengertian Al-Qur’an dan hadis, fungsi Al-Qur’an, dan hadis, dan kedudukan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman hidup dari berbagai sumber; buku literatur, jurnal, ensiklopedi, media elektronik maupun cetak.

20 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. dari itu Al-Qur an dan hadis yang merupakan dasar bagi umat Islam, sehingga

BAB I PENDAHULUAN. dari itu Al-Qur an dan hadis yang merupakan dasar bagi umat Islam, sehingga

Berdasarkan beberapa definisi diatas, maka penulisberkeinginan untuk menggali lebih jauh terkait penggunaan metode demonstrasi dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Menurut penulis, metode demonstrasi dirasa sangat sesuai dengan mata pelajaran ini karena untuk dapat memahami kandungan makna Al-Qur’an dan hadis dibutuhkan metode atau cara yang konkrit untuk menambah wawasan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran.

14 Baca lebih lajut

KONSEP KESEHATAN DALAM AL-QUR AN DAN HADIS. Diong Liong Akbar

KONSEP KESEHATAN DALAM AL-QUR AN DAN HADIS. Diong Liong Akbar

Dalam kehidupan manusia, kesehatan merupakan salah satu aspek primer yang perlu mendapat perhatian sejajar dengan aspek kehidupan primer lain seperti aspek pendidikan maupun aspek ekonomi. Dalam konsep Ad-Dhoruriyyat atau maqashid syari’ah yang dikemukakan Al-Ghazali, aspek kesehatan memperoleh tempat dan masuk dalam Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa). Hal ini menunjukkan bahwa manusia harus memelihara jiwanya dari beberapa macam gangguan seperti musuh atau dalam hal ini memelihara jiwa dari berbagai macam penyakit yang dapat dilakukan melalui aspek kesehatan. Dalam memelihara jiwa melalui aspek kesehatan, manusia tidak lantas tanpa aturan dan arahan. Dalam hal ini, Al-Quran telah memberikan gambaran bagaimana seharusnya manusia memelihara kesehatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengertian kesehatan sekaligus bagaimana memelihara kesehatan sesuai dalam Konsep Al-Quran Hadis yang diperoleh melalui metode kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyaknya ayat Al-Quran dan riwayat Hadits tentang kesehatan menunjukkan bahwa manusia diperintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dalam rangka ikhtiar diri untuk menjalankan rangkaian ibadah kepada Allah.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Kuliah Ulumul Qur`an

Kuliah Ulumul Qur`an

Ruang lingkup ilmu-ilmu Al- Quran adalah segala pembahasan mengenai Al- Qur’an baik langsung maupun tid ak langsung. Dalam buku ini, rungkap lingkup ilmu- ilmu Al-Qur’an dapat terlihat dalam daftar isi sebelumnya. Mula-mula dibahas tentang pengertian Al-Qur’an, baik secara etimologis maupun terminologis, termasuk di dalamnya tentang wahyu. Kemudian dibahas tentang bagaimana cara Al- Qur’an turun dari Allah SWT ke Lauh Mafuzh, dari Lauh Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia, dan dari Baitul ‘Izzah kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah itu dibahas tentang Makkiyah dan Madaniyah, apa yang menjadi ukuran satu surat atau ayat dikelompokkan menjadi Makkiyah dan Madaniyah, apakah tempat turunnya, waktu turunnya atau sasaran kepada siapa pesan-pesan Al-Qur’an disampaikan. Para ulama juga tidak lupa membahas tentang ayat yang pertama dan terakhir turun secara mutlak dan juga yang pertama dan terakhir turun dalam tema-tema tertentu.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

LINGKUNGAN DALAM KAJIAN AL-QUR`AN: Krisis Lingkungan dan Penanggulangannya Perspektif Al-Qur`an

LINGKUNGAN DALAM KAJIAN AL-QUR`AN: Krisis Lingkungan dan Penanggulangannya Perspektif Al-Qur`an

Dilihat dari kacamata al-Qur`an bahwa banjir adalah bentuk kemurkaan Allah atau musibah dari Allah akibat kerusakan yang diperbuat manusia. Refleksi teologis demikian terlihat dari muatan ayat prolog banjir Nabi Nuh (Q.S. 1-24), al-A`raf: 59-63) dan banjir nabi Hud yang didahului oleh penceritaan pelaksanaan religius mengajak umat untuk beriman pada Allah (al-`Araf: 65-71). Akan tetapi, umat kedua Nabi tersebut menolak ajakan religius tersebut. Kedua Nabi tersebut tidak sabar, kemudian mengadu kepada Allah sekaligus memohon kepada Allah sekaligus mohon agar diturunkan bencana kepada para pendusta Ternyata permohonan kedua nabi
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

SISTEMATIKA AL-QUR`AN (Mengungkap Rahasia Susunan Surat dalam Al-Qur`an)

SISTEMATIKA AL-QUR`AN (Mengungkap Rahasia Susunan Surat dalam Al-Qur`an)

Nama lengkapnya adalah Muhammad bin al-Qasim bin Muhammad atau Abu Bakar bin al- Anbari l-Baghdadi. Ia dikenal sebgai ulama yang produktif dalam menelurkan beberapa karya, terutama di bidang Qirâ'ât. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ia pernah menyatakan, "Allah menurunkan al- Qur`ân secara keseluruhan ke langit dunia, kemudian menurunkannya berangsur-angsur selama dua puluh tahun lebih. Surat-surat al-Quran turun secara kasuistik, sedangkan ayat turun sebagai jawaban atas pertanyaan seseorang, Jibril memberhentikan bacaan Nabi pada akhir ayat dan surat. Dengan demikian susunan surat sama dengan susunan ayat dan huruf, semuanya dari Nabi. Siapa yang mendahulukan atau mengakhirkannya, berarti telah merusak tatanan al-Qur`ân. Lihat keterangan ini dalam; Abu Bakr al- Khathib al-Baghdadi, Târîkh Baghdâd, (Beirut: Dâr el-Kutub al-'Ilmiyyah, t.th.), juz III, h. 181-182. lihat juga al-Suyûthi, al-Itqân fî 'Ulûm al-Qur`ân fî 'Ulûm al-Qur'ân, (Beirut: Muassasah al-Kutub al- Tsaqâfiyyah, 1996), juz I, h. 176
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

IMAN KEPADA AL QUR AN

IMAN KEPADA AL QUR AN

kepada Rasul-rasulNya, petunjuk untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, di samping itu Al Qur’an juga menunjukkan dan menjelaskan kesalahan dan perubahan pada Kitab-kit[r]

5 Baca lebih lajut

KAJIAN KISAH-KISAH DALAM AL-QUR AN (tinjauan historis dalam memahami al-qur an)

KAJIAN KISAH-KISAH DALAM AL-QUR AN (tinjauan historis dalam memahami al-qur an)

Story is a learning method turned out to have its own charm, can touch the feelings, psychological and thinking power of a person. The story has an invaluable educational function in a process of planting Islamic values and teachings. Al- Qur'an is not only discusses monotheism matters related to ubudiyah mankind, but also related to historical problems that occur in the preceding peoples, so that the human can take 'ibrah for the sake of improving the life to come on the ext future. In terminology, the word”story” is derived from the Arabic word, qassas. The word qassa s itself is the plural of the word qisas which is means the trail or tracing the former or the story (the story). As for the various stories in Al-Qur'an can be seen from several sides, point od view from the time of the event side, then also seen in material term or content of the story is described in Al-Qur'an. While the actor techniques in the Qur'an are art, religious forms and advice form. The purpose is to provide way of life and references to take lessons from some of the stories described in Al- Qur'an.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Lingkungan dalam Kajian Al-qur`an: Krisis Lingkungan dan Penanggulangannya Perspektif Al-qur`an

Lingkungan dalam Kajian Al-qur`an: Krisis Lingkungan dan Penanggulangannya Perspektif Al-qur`an

kata pertama yaitu mudhaf, dan kata DO —ODP¯Q sebagai kata kedua, yaitu mudahafun ilaihi. Kata rabbun merupakan bentuk masdar yang berarti pemilik, pendidik, dan pemelihara. Kata rabbun merupakan salah satu nama baik dan predikat khusus bagi Allah swt. Sedangkan kata DO —ODP¯Q merupakan bentuk jamak dari kata alam yang berarti nama, dunia, organisme dan spesies. Oleh karena itu, kata DO —ODP¯Q berarti banyak organisme atau seluruh spesies yaitu meliputi seluruh spesies biotik seperti manusia, binatang mikroba dan spesies abiotik misalnya tumbuh-tumbuhan, benda mati, mineral, biosfer. Semua makhluk hidup dan mati ini bertasbih memuji kebesaran Allah sebagai pendidik, pemelihara alam, 38 seperti contoh ayat al-Qur`an yang berbunyi: Tujuh lapis langit, dan bumi dan seluruh isinya
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pemaknaan Hadis-Hadis Isbal oleh Kelompok Salafi Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur an Harun As-Syafi i, Yogyakarta: Analisis Teori Resepsi

Pemaknaan Hadis-Hadis Isbal oleh Kelompok Salafi Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur an Harun As-Syafi i, Yogyakarta: Analisis Teori Resepsi

Persoalan isbal telah dikaji dan dibahas dalam banyak tulisan. Diantaranya adalah tulisan dari Armansyah M.H yang berjudul Polemik Isbal Dan Sombong Serta Pendapat Ulama Terkait Mukhtalif Al Hadits. Dalam tulisan ini dibahas mengenai kontroversi pemahaman hadis dan istinbath hukum pakaian isbal dikalangan ulama (Armansyah, 2019). Tulisan dari Miski dengan judul Fenomena Meme Hadis Celana Cingkrang Dalam Media Sosial, kajian tulisan ini lebih difokuskan pada banyaknya meme hadis celana cingkrang yang bertebaran di media sosial. Menurut Miski hal ini adalah sebagai bentuk penegasan identitas kelompok pendukung celana cingkrang sekaligus sebagai retaliasi kelompok tersebut (Miski, 2017). Artikel yang ditulis oleh Muhammad Nasir dengan judul Kontroversi Hadis-Hadis Tentang Isbal (Telaah Kritis Sanad Dan Matan Hadis Serta Metode Penyelesainnya). Fokus tulisan dalam artikel adalah tentang telaah matan dan juga sanad hadis yang berbicara mengenai persoalan isbal (Nasir, 2013). Selain itu ada juga artikel yang ditulis oleh Bobby Zulfikar Akbar yang berjudul Kontekstualisasi Hadits Tentang Anjuran Memelihara Jenggot Dan Larangan Isbal Pada Zaman Kekinian. Artikel ini lebih menfokuskan pada pembahasan mengenai hukum memelihara jenggot dan pakaian isbal yang dikontekstualisasikan dengan zaman kekinian dan bagaimana menyikapi perbedaan pendapat mengenai hukum memelihara jenggot dan pakaian isbal (Akbar, 2018).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Al-Qur`an dan Jender: Menghindari Bias Jender dalam Penafsiran Al-Qur`an

Al-Qur`an dan Jender: Menghindari Bias Jender dalam Penafsiran Al-Qur`an

Manna’ al-Qatthan, menulis setidaknya ada tiga pendapat Ulama dalam memaknai tujuh huruf tersebut, pendapat pertama merupakan pendapat mayorits Ulama yang mengatakan bahwa tujuh huruf yang dimaksud ialah tujuh macam bahasa dari bahasa-bahasa Arab tentang satu makna. Pendapat kedua mengatakan bahwa tujuh huruf tersebut ialah tujuh macam bahas dari bahasa-bahasa Arab dengan mana Al- Qur`an diturunkan, yakni kata-kata dalam Al-Qur`an secara keseluruhan tidak keluar dari ketujuh macam bahasa tadi, yaitu bahasa yang paling fasih di kalangan bangsa Arab kendati sebagian besarnya ialah bahasa Arab. Dan pendapat ketiga mengatakan tujuh huruh ialah tujuh wajah, pendapat keempat memaknai tujuh huruf dengan tujuh macam hal yang di dalamnya terjadi ikhlitaf atau perbedaan, pendapat kelima mengatakan tujuh huruf tersebut tidak dapat diartikan secara harfiyah akan tetapi hanya sebagai lambing semata yang dipandang oleh bnagsa Arab sebagai simbol kesenpurnaan, dan pendapat keenam mengatakan tujuh huruf dengan tujuh qiraat. 20
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Mubhamat Al-Qur an: Telaah Konsep dan Kaidah Mubham dalam Al-Qur an

Mubhamat Al-Qur an: Telaah Konsep dan Kaidah Mubham dalam Al-Qur an

Berdasarkan hal tersebut, ilmu al-mubhamat ini yang tidak dijelaskan dalam Al-Qur’an, dan tidak pula dirincikan penjelasannya sedikitpun (kecuali yang dijelaskan Al-Qur’an pada[r]

12 Baca lebih lajut

MATEMATIKA DALAM AL-QUR AN

MATEMATIKA DALAM AL-QUR AN

Selama ini ide tentang integrasi sains dan agama masih cenderung sebagai wacana, dan masih sedikit bukti konkret yang dapat menunjukkan bahwa sains dan agama adalah terintegrasi atau dapat diintegrasikan. Matematika merupakan pelajaran yang dianggap sulit dan ditakuti oleh sebagian siswa. Matematika dianggap sebagai ilmu umum yang tidak mempunyai kaitan sama sekali dengan agama (Al-Quran). Anggapan ini sudah saatnya dihilangkan karena kenyataannya Al-Quran juga berbicara matematika. Tulisan ini akan mengangkat bukti konkret bahwa Al-Quran berbicara dan memuat hitungan matematis.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...