rentabilitas dan permodalan

Top PDF rentabilitas dan permodalan:

PENDAHULUAN  ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR GEMOLONG.

PENDAHULUAN ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR GEMOLONG.

Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan ratio likuiditas, rentabilitas dan permodalan perlu dilakukan oleh suatu BPR. Dengan dilakukannya analisis terhadap keadaan keuangan akan diketahui apakah telah terdapat suatu perbaikan atau bahkan sebaliknya di dalam kondisi keuangan BPR tersebut. Media yang dapat dipakai untuk meneliti kondisi keuangan BPR adalah laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan rugi laba. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk mengambil judul “ Analisis Ratio Likuiditas, Rentabilitas Dan Permodalan Pada PD. BPR Bank Pasar Gemolong ”.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN   EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR BOYOLALI.

EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR BOYOLALI.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada BPR diukur dari ratio likuiditas, ratio rentabilitas dan ratio permodalan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : “Diduga kinerja ( performance) keuangan yang diukur dari ratio likuiditas, rentabilitas dan permodalan pada PD. BPR. Bank Pasar Boyolali menunjukkan kinerja keuangan yang baik.”

12 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA  Evaluasi Kinerja (Performance) Keuangan Diukur Dari Ratio Likuiditas, Rentabilitas Dan Permodalan Pada PD. Bpr Bank Pasar Boyolali.

EVALUASI KINERJA (PERFORMANCE) KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA Evaluasi Kinerja (Performance) Keuangan Diukur Dari Ratio Likuiditas, Rentabilitas Dan Permodalan Pada PD. Bpr Bank Pasar Boyolali.

Erwind Wijaya, B100 980 220, judul : “Evaluasi Kinerja (Performance) Keuangan Diukur Dari Ratio Likuiditas, Rentabilitas Dan Permodalan Pada PD. BPR Bank Pasar Boyolali”. Skripsi Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun 2004.

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA BPR BANK PASAR BANJARNEGARA.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA BPR BANK PASAR BANJARNEGARA.

Analisis kinerja keuangan dengan menggunakan ratio likuiditas, rentabilitas dan permodalan perlu dilakukan oleh suatu BPR. Dengan dilakukannya analisis terhadap keadaan keuangan akan diketahui apakah telah terdapat suatu perbaikan atau bahkan sebaliknya di dalam kondisi keuangan BPR tersebut. Media yang dapat dipakai untuk meneliti kondisi keuangan BPR adalah laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan rugi laba. Berdasarkan uraian tersebut, penulis mengambil judul “ANALISIS KINERJA KEUANGAN DIUKUR DARI RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA BPR BANK PASAR BANJARNEGARA”.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh risiko usaha, rentabilitas dan Permodalan terhadap skor kesehatan Pada bank pembangunan daerah - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh risiko usaha, rentabilitas dan Permodalan terhadap skor kesehatan Pada bank pembangunan daerah - Perbanas Institutional Repository

Dalam penelitian ini, rasio yang digunakan untuk mengukur permodalan adalah CAR. Pengaruh CAR terhadap skor kesehatan bank adalah positif, karena apabila CAR meningkat maka telah terjadi kenaikan total modal dengan persentase kenaikan lebih besar daripada persentase kenaikan ATMR. Peningkatan CAR berpengaruh pada peningkatan pengelolahan permodalan bank yang semakin tinggi. Peningkatan CAR mengakibatkan skor kesehatan bank pada aspek permodalan meningkat, dengan asumsi bahwa skor kesehatan bank pada aspek lain tidak berubah, maka total skor kesehatan bank mengalami peningkatan. Secara empiris, hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Maria Constantin Katarina Hewen (2014) dan Ivtha Subroto (2016) menyimpulkan bahwa CAR memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap skor kesehatan bank, hal tersebut mendukung hipotesis penelitian yang memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap skor kesehatan bank.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Pengaruh risiko usaha, rentabilitas dan Permodalan terhadap skor kesehatan Pada bank pembangunan daerah - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh risiko usaha, rentabilitas dan Permodalan terhadap skor kesehatan Pada bank pembangunan daerah - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh ROE terhadap skor kesehatan bank adalah positif, karena apabila ROE meningkat maka telah terjadi kenaikan laba setelah pajak dengan persentase kenaikan lebih besar daripada persentase kenaikan modal bank itu sendiri. Peningkatan ROE berpengaruh pada peningkatan pengelolahan permodalan bank itu sendiri yang semakin tinggi. Peningkatan ROE mengakibatkan skor kesehatan bank pada aspek rentabilitas meningkat, dengan asumsi bahwa skor kesehatan bank pada aspek yang lain tidak berubah, maka total skor kesehatan bank mengalami peningkatan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH RISIKO USAHA, RENTABILITAS DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RISIKO USAHA, RENTABILITAS DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini, dengan judul “ PENGARUH RISIKO USAHA, RENTABILITAS, DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA ”.

15 Baca lebih lajut

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KINERJA RENTABILITAS DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian Program Pendidikan Sarjana Program Studi Manajemen

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KINERJA RENTABILITAS DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian Program Pendidikan Sarjana Program Studi Manajemen

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah m,emberikan Rahmat dan Hikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KINERJA RENTABILITAS DAN PERMODALAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA” dengan baik dan lanc ar.

16 Baca lebih lajut

ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR  ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR GEMOLONG.

ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, RENTABILITAS DAN PERMODALAN PADA PD. BPR BANK PASAR GEMOLONG.

Ratio Rentabilitas : (1) Net Profit Margin : Net profit margin terjadi peningkatan yaitu tahun 2007 dan tahun 2008 yang berarti setiap satu rupiah pendapatan bersih menghasilkan laba bersih sebelum pajak. (2) Return on Investment : Return on Investment pada tahun 2007 dan 2008 mengalami penurunan yaitu pada tahun 2007 dan tahun 2008 yang berarti setiap satu rupiah total aktiva mampu menghasilkan laba bersih setelah pajak. (3) Ratio Permodalan : Ratio permodalan yang dihitung dengan primary ratio mengalami peningkatan. Tahun 2007 dan tahun 2008 meningkat. Peningkatan ini terjadi karena kenaikan jumlah equity capital.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

nalisis rasio camel terhadap ekspansi kredit Bank umum swasta nasional devisa dan bank umum swasta nasional non devisa

nalisis rasio camel terhadap ekspansi kredit Bank umum swasta nasional devisa dan bank umum swasta nasional non devisa

Hipotesis adalah jawaban sementara tentang rumusan masalah penelitian yang belum dibuktikan kebenarannya. Di dalam penelitian ini diduga terdapat beberapa variabel yang mempengaruhi ekspansi kredit antara Bank Devisa dan Bank Non Devisa, yaitu Rasio Permodalan (CAR), Rasio Aktiva Produktif (NPL), Rasio Rentabilitas (ROA, ROE, NIM, BOPO), Rasio Likuiditas (LDR), Rasio Kepatuhan (GWM). Rasio dapat menggambarkan suatu hubungan atau pertimbangan antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain. Penggunaan alat analisis berupa rasio dapat menjelaskan atau memberi gambaran kepada penganalisis tentang baik buruknya kondisi suatu bank.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Penilaian tingkat kesehatan keuangan koperasi kredit berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah RI No. 194/KEP/M/IX/1998 : studi kasus pada Credit Union Lantang Tipo - USD Repository

Penilaian tingkat kesehatan keuangan koperasi kredit berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah RI No. 194/KEP/M/IX/1998 : studi kasus pada Credit Union Lantang Tipo - USD Repository

sendiri tahun 2004 c. (0,0778) lebih besar dari pada komposisi rasio modal sendiri tahun 2005 e. (0,0776) dan komposisi rasio total aktiva pada pada tahun 2004 d. (0,9222) lebih kecil dari pada komposisi rasio total aktiva pada pada tahun 2005 f. (0,9224), jadi mengakibatkan perhitungan rasio Permodalan (1) menjadi turun untuk tahun 2004 dan 2005. Sedangkan pada tahun 2005 s.d 2006 pertumbuhan modal sendiri lebih besar dari tingkat pertumbuhan asset (modal sendiri g. (52,76%) lebih besar dari pada pertumbuhan asset yaitu h. (47,04%)), dan juga jika dilihat dari komposisi antara modal sendiri dan total assetnya pada tahun 2005 s.d 2006 komposisi juga berbeda, hal ini juga yang mengakibatkan adanya kenaikan Permodalan (1) pada tahun 2005 s.d 2006 sebesar 1,02% (komposisi modal sendiri tahun 2005 sebesar i. (0,0776) tidak sama dengan komposisi modal sendiri tahun 2006 yaitu k. (0,0862), dengan kata lain ada kenaikan sebesar 0,0086 (0,0862 – 0,0776), sedangkan komposisi total assets tahun 2005 sebesar j. (0,9224) dan komposisi total asset tahun 2006 yaitu l. (0,9138), mengalami penurunan sebesar 0,0086 (0,9138– 0,9224).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Syarat–Syarat Mencapai Gelar Ahli Madya Pada Program Studi D3 Keuangan Dan Perbankan

TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Syarat–Syarat Mencapai Gelar Ahli Madya Pada Program Studi D3 Keuangan Dan Perbankan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesehatan Bank pada PD. BPR BKK Boyolali periode tahun 2015 – 2016 sesuai dengan undang undang perbankan yang berlaku ditinjau dari faktor permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas, likuiditas serta untuk mengetahui dinamika Non Performing Loan mempunyai hubungan dengan tingkat kesehatan bank.

Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Perbankan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Structural Equation Modelling-Partial Least Square

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Perbankan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Structural Equation Modelling-Partial Least Square

Perusahaan yang tercatat di BEI melaporkan laporan keuangan secara berkala. Laporan keuangan memuat hasil keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Terdapat tiga bagian dalam laporan tersebut yaitu neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas. Dalam memudahkan menganalisa hasil laporan tersebut digunakan rasio keuangan. Rasio ini diin-dikasikan mempengaruhi nilai perusahaan. Bank Indonesia menetapkan terdapat 5 bagian yang menjadi pendoman perbankan di Indonesia dalam mengukur rasio keuangan diantaranya permodalan, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas dan kepatuhan [6].
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO CAMEL TERHADAP DANA PIHAK KETIGA PADA INDUSTRI PERBANKAN (Studi kasus perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011 - 2013) - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RASIO CAMEL TERHADAP DANA PIHAK KETIGA PADA INDUSTRI PERBANKAN (Studi kasus perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011 - 2013) - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari kinerja fundamental bank atau performa bank berupa kekuatan permodalan, likuiditas, kualitas aktiva, tingkat keuntungan dan rasio biaya terhadap dana pihak ketiga bank serta menguji hubungan dari masing-masing variabel dalam penelitian. Kinerja fundamental bank atau performa bank yang diuji terdiri dari variabel-variabel yang diproksikan dari rasio CAMELS, yang diwakili oleh variabel akuntansi Capital Adequacy Ratio (CAR); Loan to Deposit Ratio (LDR); Net Interest Margin (NIM); Non Performing Loan (NPL); Biaya Operasi dan Pendapatan Operasi (BOPO); dan Return on Asset (ROA). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu dari data Direktori Perbankan Indonesia (DPI) yang dipublikasikan lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode laporan keuangan bank tahun 2011 hingga 2013. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji F dan uji t. Pada tingkat keyakinan 95% hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh variabel di dalam kinerja fundamental bank yang mempengaruhi DPK adalah CAR, LDR, NPL, BOPO, ROA. Sedangkan NIM dalam model tidak mempengaruhi DPK.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM HASIL KOMBINASI BISNIS DAN NON KOMBINASI BISNIS DITINJAU DARI PERMODALAN, RENTABILITAS, DAN LIKUIDITAS

ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM HASIL KOMBINASI BISNIS DAN NON KOMBINASI BISNIS DITINJAU DARI PERMODALAN, RENTABILITAS, DAN LIKUIDITAS

Berdasarkan Pedoman Perhitungan Rasio Keuangan yang terdapat pada Lampiran 14 Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001, rasio permodalan dapat dihitung dengan menggunakan CAR (Capital Adequacy Ratio) dan rasio aktiva tetap terhadap modal. Rentabilitas dapat dihitung menggunakan rasio ROA (Return On Assets), ROE (Return On Equity), NIM (Net Interest Margin), dan BOPO (Beban operasi terhadap pendapatan operasi). Sedangkan likuiditas dapat dihitung menggunakan rasio LDR (Kredit terhadap dana pihak ketiga).

167 Baca lebih lajut

Tingkat Kesehatan Pt. Bank Rakyat Indonesia Syariah Periode 2014-2016 Dengan Menggunakan Rasio Camel - Electronic theses of IAIN Ponorogo

Tingkat Kesehatan Pt. Bank Rakyat Indonesia Syariah Periode 2014-2016 Dengan Menggunakan Rasio Camel - Electronic theses of IAIN Ponorogo

Pada tanggal 30 April 1997 Bank Indonesia menetapkan suatu ketentuan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh lembaga keuangan perbankan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Indonesia nomor 30/12/KEP/DIR dan surat edaran Bank Indonesia No. 30/3/UPPB yaitu tentang Tata Cara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank, pelaksanaan penilaian ini dilakukan dengan cara mengkualifikasikan beberapa komponen dari masing-masing faktor, yaitu komponen Capital (Permodalan), Asset (Aktiva), Management (Manajemen), Earning (Rentabilitas), dan Liquidity (Likuiditas) atau disingkat dengan istilah CAMEL. 14 Penilaian CAMEL ini dimaksudkan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...